Tampilkan postingan dengan label BMKG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BMKG. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Januari 2021

Gempa Bumi Getarkan Seluma, Bengkulu

    Sabtu, Januari 30, 2021  



PATIMPUS.COM - Gempa bumi berkekuatan 5,3 magnitudo mengguncang Seluma, Bengkulu, pada Sabtu (30/1/2021) sekitar Jam 17.52 WIB. 


Pusat gempa berada di 37 kilometer Barat Daya Seluma, Bengkulu dengan kedalaman 30 kilometer.


Gempa tersebut dilaporkan tak berpotensi tsunami.       


"Tidak berpotensi tsunami," tulis akun @infoBMKG.


Gempa tersebut sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.


Hingga kini, belum diketahui apakah terdapat korban jiwa maupun kerugian yang diakibatkan gempa tersebut. (don)

Jumat, 22 Januari 2021

Sulawesi Utara Digoyang Gempa 7,1 Magnitudo

    Jumat, Januari 22, 2021  

PATIMPUS.COM - Sulawesi Utara diguncang gempa dengan kekuatan 7,1 magnitudo, Kamis (21/1/2021) jam 19.23 WIB. Namun gempa yang terjadi malam itu tidak berpotensi tsunami.


“Gempa ini tidak berpotensi Tsunami,” kata Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).


Berdasarkan analisis BMKG, gempa berlokasi 134 km Timur Laut Melonguane Sulawesi Utara, dengan titik koordinat 4.98 Lintang Utara, 127.38 Bujur Timur, pada kedalaman 154 km.


Belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.


Masyarakat dapat mengakses aplikasi InaRISK melalui telepon pintar untuk mengetahui risiko bahaya di sekitar.


Masyarakat juga dihimbau untuk memantau portal BMKG untuk mengetahui berbagai informasi gempa terkini dan potensi cuaca untuk menghindari informasi tidak benar yang meresahkan masyarakat. (don/sua)

Kamis, 21 Januari 2021

Musim Hujan Di Sumut Masih Terjadi Hingga Februari

    Kamis, Januari 21, 2021  



PATIMPUS.COM - Sumatera Utara (Sumut) masih menghadapi musim penghujan hingga bulan Februari 2021. Namun intensitas hujan saat ini sudah berkurang dari bulan sebelumnya (Desember 2020).


“Kami prediksi peralihan musim hujan ke kemarau di minggu kedua atau ketiga pada bulan Februari,” kataKepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I Medan Eridawati MSi kepada wartawan, Rabu (20/1/2021).


Ia menjelaskan, curah hujan akan terjadi bervariasi sedang hingga lebat, suhu cuaca secara umum sekitar 17-32 derajat celsius dan hotspot (titik panas) tidak ada.


“Curah hujan di pegunungan dan lereng lebih lebat,” ujarnya.


Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang tinggal ataupun melintas di daerah pegunungan dan lereng agar tetap waspada dan berhati-hati. Untuk yang tinggal di daerah bantaran sungai agar menjaga lingkungannya dan tidak membuang sampah sembarangan.


Terpisah, dokter spesialis penyakit tropik dan infeksi, Dr dr Umar Zein DTM&H KPTI menerangkan, dampak hujan bagi kesehatan masyarakat yaitu ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan paling rawan dialami masyarakat yang terkena banjir ialah gangguan kulit serta diare. Namun untuk pascabanjir, adalah risiko dari ancaman penyakit leptospirosis.


“Itu suatu penyakit yang berhubungan dengan lingkungan pada saat banjir. Penyakit ini sangat berbahaya, cuma munculnya ketika pascabanjir karena masa inkubasi,” katanya.


Leptospirosis, jelas Umar Zein yang juga konsultan penyakit tropik dan infeksi, merupakan suatu penyakit yang ditularkan melalui kencing tikus. Sebab, kencing hewan pengerat itu mengandung bakteri, sehingga dapat menyebabkan demam yang mirip dengan DBD.


“Karena tikus mengontaminasi air. Leptospirosis menular melalui kulit yang terluka. Walaupun kecil tapi kumannya bisa masuk ke aliran darah,” terangnya. (don)


Jumat, 15 Januari 2021

21 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Kalsel

    Jumat, Januari 15, 2021  



PATIMPUS.COM - Banjir yang terjadi di Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan sejak Rabu (3/1/2021) jam 10.30 WITA lalu akibat intensitas hujan yang tinggi, telah mengakibatkan 21.990 jiwa menjadi pengungsi.


Hal itu berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi Nasional Penanggulangan Bencana, yang diterima Patimpus Jumat (15/1/2021) Siang.


Berdasarkan pantauan Patimpus di lokasi, air sungai masih naik dan menggenangi rumah warga di Kabupaten Tanah Laut.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut melaporkan bahwa saat ini tinggi muka air terpantau sekitar 150 cm sampai 200 sentimeter yang merendam 6.346 unit rumah. Disamping itu, BPBD juga terus melakukan pendataan 5 titik pengungsian bagi masyarakat. 


BPBD Kabupaten Tanah Laut juga menginformasikan akses jalan dari Palaihari ke Banjarmasin terputus akibat banjir. Saat ini tim gabungan bergotong royong dalam melakukan penanganan bencana yang terjadi. 




BPBD Kabupaten Tanah Laut juga mendata beberapa kebutuhan mendesak yang dibutuhkan masyarakat terdampak seperti sandang, pangan, terpal, matras, selimut dan peralatan dasar kebencanaan.


Berdasarkan pentauan BMKG, Kalimantan Selatan berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. 


BNPB menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga, ditengah musim hujan yang akan terjadi hingga Februari 2021. Masyarakat juga dapat memantau informasi prakiraaan cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). (ali)


© 2023 patimpus.com.