Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 September 2021

Tampilkan Hiburan di OPPO Reno6 ke Layar TV



PATIMPUS.COM - Smartphone kini semakin mudah digunakan oleh pemiliknya untuk melakukan berbagai hal, mulai dari berkomunikasi dengan kerabat dan teman, mendokumentasikan peristiwa, mendukung kerja, hingga menonton film atau video. Sebagai perangkat hiburan, smartphone bisa untuk memutar streaming film di mana saja, apalagi kini layanan streaming TV berbayar banyak menyediakan pilihan konten menarik.

Menonton film di perangkat smartphone seperti OPPO Reno6 cukup nyaman karena layar AMOLED-nya berukuran 6.4 inci. Rasio layar 91.7% dan resolusi 2400 x 1080 (FHD+), dengan refresh rate 90 Hz semakin membuat pengguna smartphone ini menikmati tontonan dengan enak. Apabila film yang kamu nikmati dengan OPPO Reno6 ingin dibagikan bareng anggota keluarga di rumah, maka bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ada sejumlah metode yang kamu gunakan untuk menghubungkan smartphone ke layar televisi, di antaranya sebagai berikut:

Manfaatkan Fitur Screencast

Kamu bisa memanfaatkan fitur Screencast yang telah ada di dalam menu Settings di perangkat OPPO Reno6. Nyalakan terlebih dahulu Location permissions dengan cara memilih Allow all the time, Allow only while using the app, Ask every time, atau Deny. Pastikan ponsel dan perangkat smart TV terkoneksi ke jaringan yang sama atau pesawat televisi memiliki fitur wireless yang sudah menyala. Hubungkan keduanya agar film yang sedang diputar di smartphone bisa tampil di layar TV.

Menggunakan Google Chromecast Ultra

Chromecast merupakan perangkat untuk menghubungkan ponsel OPPO Reno6 ke televisi. Perangkat ini dikembangkan oleh Google. Dongle HDMI ini dapat digunakan untuk memutar konten audio dan visual, seperti film atau streaming musik untuk ditampilkan melalui layar TV. Pengguna juga bisa mengontrolnya lewat aplikasi Google Home. Cara menggunakannya yakni menghubungkan Chromecast ke pesawat televisi melalui port HDMI. Aktifkan koneksi Wi-Fi untuk proses sinkronisasi dan pastikan ponsel dan TV (chromecast) terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama. Selanjutnya buka aplikasi Google Home di smartphone dan pilih akun Google Anda di bagian bawah. Kamu pastikan juga akun yang dipilih sudah terverifikasi dan tersambung ke Chromecast. Pilih opsi "Local Devices" untuk menemukan perangkat TV dan di bagian bawah, pilih "Device Settings" untuk melihat daftar TV yang terhubung ke akun Google. Nah, smartphone pengguna dapat langsung terhubung ke perangkat televisi secara otomatis.

Screen Mirroring melalui Aplikasi Google Home

Screen mirroring merupakan cara yang mudah untuk memindahkan tampilan dari smartphone ke layar TV, apabila konten yang ada tidak terproteksi atau mendukung casting. Kamu tetap memerlukan Chromecast atau smart TV yang kompatibel untuk bisa menggunakan fitur ini, yang kemudian bisa dihubungkan dengan aplikasi Google Home. Aktifkan koneksi Wi-Fi untuk proses sinkronisasi, lalu pastikan OPPO Reno6 dan TV terhubung ke jaringan yang sama. Buka aplikasi Google Home dan pilih akun Google kamu di bagian kanan bawah. Selanjutnya pilih opsi "Mirror Device" dan tunggu nama perangkat TV yang muncul di smartphone. Terakhir, klik opsi "Cast Screen or Audio" untuk langsung terhubung ke perangkat televisi secara otomatis

Gunakan Konverter USB Type-C to HDMI

Salah satu cara yang praktis adalah menggunakan converter. Namun kekurangannya, converter seperti ini menggunakan kabel sehingga jarak antara smartphone dan televisi akan lebih terbatas. Menggunakan konverter ini sangat mudah. Cukup hubungkan ke port USB Type-C di smartphone OPPO Reno6 dengan HDMI di layar televisi. Selain Type-C, kamu juga bisa menggunakan Micro USB to HDMI Adapter. Biasanya, adaptor seperti ini juga dapat mengisi daya ponsel. Dengan demikian, pengguna tidak perlu risau baterai ponselnya akan habis meski tengah digunakan. Port Micro USB saat ini sudah ditanggalkan oleh smartphone OPPO yang beralih ke Type-C karena koneksi datanya lebih cepat.

Streaming lewat Aplikasi DLNA

Jika televisi yang kamu gunakan berjenis smart TV, maka bisa memanfaatkan aplikasi DLNA agar smartphone OPPO Reno6 dapat langsung terhubung dengan TV tersebut. DLNA (Digital Living Network Alliance) merupakan sebuah protokol untuk streaming yang memungkinkan beberapa perangkat tertentu seperti TV atau kotak media di jaringan untuk menemukan konten media yang tersimpan di komputer. Fitur ini akan berguna karena memungkinkan kamu untuk menelusuri koleksi media yang tersimpan di satu tempat dengan berbagai perangkat. Fitur DLNA juga memudahkan kamu untuk mengatur perangkat saat melakukan streaming video, foto, dan musik dengan perangkat lain yang didukung DLNA di jaringan. Ada sejumlah aplikasi DLNA yang tersedia di Google Play Store seperti LocalCast, Plex, VLC, DLNA Channel, BubbleUPnP, AirPinCast, dan sebagainya.

Share:

Kamis, 20 Mei 2021

Netizen Indonesia Bombardir Bintang 1 Aplikasi Facebook


PATIMPUS.COM - Netizen Indonesia melampiaskan dukungannya kepada Palestina dengan cara membombardir Bintang 1 Aplikasi Facebook di Google Playstore, karena dianggap terlalu berpihak ke Israel.

Alhasil, aplikasi facebook di Google Playstore kini punya rating hingga Kamis (20/5/2021) jam 02.00 WIB, rata-rata 2,6 saja. Sejak 16 Mei 2021, banyak pengguna Google Play Store yang memberikan rating bintang 1 dengan alasan Facebook membatasi dukungan pada Palestina.

Sebelumnya, ratusan pengguna media sosial memang telah menuduh Instagram dan Facebook menghapus konten dan akun yang melaporkan kekerasan militer Israel terhadap warga Palestina di Sheikh Jarrah.

Menurut laporan Arab News, salah satu video yang dihapus Facebook adalah arsip berita milik jurnalis Palestina, Maha Rezeq.

Arsip berita tersebut melaporkan soal seorang pemukim Israel bernama Jacob yang mengambil alih rumah milik warga Palestina, Muna El-Kurd, pada 2009 silam. Jacob mengatakan kepada El-Kurd bahwa jika dia tidak mencuri rumahnya maka orang lain akan mencurinya.

“Apa yang saya bagikan adalah rekaman mentah, video, kesaksian orang-orang di lapangan, beberapa di antaranya benar-benar berasal dari mulut orang Israel, mulut seorang pemukim, mengapa itu kontroversial? Semuanya sudah jelas, tidak ada darah atau cuplikan gambar yang melanggar standar komunitas,” kata Rezeq.

Rezeq mengatakan kepada Arab News bahwa hanya kontennya tentang Syekh Jarrah yang dihapus. "Satu-satunya hal yang dihapus dari arsip saya adalah cerita dan postingan yang terkait dengan pengungkapan kejahatan Israel terhadap orang Palestina,” kata dia.

Sensor serupa juga dialami oleh Mohammed El-Kurd, seorang penulis Palestina dari Yerusalem. Dia mendapat peringatan bahwa akunnya bisa dihapus ketika mem-posting video dan cerita tentang kekerasan di Sheikh Jarrah pada 4 Mei 2021.

"Beberapa postingan Anda sebelumnya tidak mengikuti Pedoman Komunitas kami", bunyi pesan itu, yang menandai posting-nya sebagai hate speech. "Jika Anda memposting sesuatu yang bertentangan dengan pedoman kami lagi, akun Anda dapat dihapus, termasuk postingan, arsip, pesan, dan pengikut Anda."

Facebook juga kedapatan menghapus 57 konten dari akun El-Kurd karena melanggar pedoman.

Adapun Instagram, yang dimiliki oleh Facebook, menjelaskan di Twitter bahwa mereka sedang menghadapi masalah teknis pada 6 Mei 2021, setelah ratusan orang mulai melaporkan penyensoran terhadap dukungan untuk Palestina.

“Kami tahu bahwa beberapa orang mengalami masalah saat mengupload dan melihat cerita. Ini adalah masalah teknis global yang tersebar luas yang tidak terkait dengan topik tertentu dan kami sedang memperbaikinya sekarang. Kami akan memberikan pembaruan secepat kami bisa,” kata mereka.

Alasan tersebut dianggap tidak masuk akal oleh Nadim Nashif, direktur organisasi nirlaba bernama 7amleh yang mengadvokasi hak digital Palestina.

“(Ini) sangat aneh, seperti yang Anda tahu, membandingkan apa yang terjadi di lingkungan tertentu di Yerusalem, dengan negara-negara besar seperti Kanada, AS, dan Kolombia, kedengarannya tidak masuk akal bagi kami, tidak terdengar seperti benar-benar menjelaskan, karena di Kanada dan AS mereka menurunkan berita-berita yang bertopik beragam, (tapi) di sini tagar tertentu (yang dihapus), khususnya tentang Syekh Jarrah,” ujarnya.

Nashif mengatakan penyensoran terhadap warga Palestina terjadi melalui dua saluran.

“Salah satu faktornya adalah apa yang dilakukan orang Israel, mereka pada dasarnya mencoba mendorong platform media sosial untuk mengadopsi standar mereka sendiri tentang apa yang seharusnya ada dan apa yang tidak boleh ada. Ada kerja sama yang kuat antara mereka dan Facebook terutama,” jelasnya.

Di sisi lain, platform media sosial tengah kesulitan untuk mengatasi hoaks dan misinformasi yang disebarkan oleh pendukung Israel maupun Palestina.

Menurut laporan The New York Time, hoaks di media sosial ini membuat sejumlah platform membatasi fungsi mereka dan menghapus konten yang dianggap misinformasi. Beberapa di antaranya adalah Facebook, Instagram, WhatsApp, dan TikTok.

Pada gilirannya, hoaks-hoaks dari kedua pendukung berpotensi mematikan, kata para ahli disinformasi. Hoaks di tengah konflik kedua negara dapat mengobarkan ketegangan antara Israel dan Palestina, apalagi ketika kecurigaan dan ketidakpercayaan telah meningkat.

"Banyak rumor dan telepon yang rusak, tetapi sekarang dibagikan karena orang sangat ingin berbagi informasi tentang situasi yang sedang terjadi," kata Arieh Kovler, seorang analis politik dan peneliti independen di Yerusalem yang mempelajari hoaks.

“Apa yang membuatnya lebih membingungkan adalah bahwa itu adalah campuran dari klaim palsu dan hal-hal asli, yang dikaitkan dengan tempat yang salah atau waktu yang salah,” pungkasnya.

Share:

Selasa, 20 April 2021

Sering Dikirimi Tag Link Porno, Ini Cara Mencegahnya


Illustrasi

PATIMPUS.COM - Di media sosial facebook, orang lagi heboh memposting peringatan tag link porno dari akun tak dikenal. Bahwasannya tag link porno itu bukan dirinya yang mengirim. Bagaimana cara mengatasinya?




Dikutip dari detikINET, Alfons Tanujaya mengatakan hal tersebut bukanlah kasus phising, tapi diduga jebakan klik iklan yang diklik pengguna facebook.


"Bukan phising. Kalau phising adalah aktivitas memalsukan situs guna mendapatkan data. Kemungkinan penyebar mau mendapatkan keuntungan dari klik iklan ke situs porno," kata Alfons Tanujaya dari Vaksincom, Senin (19/4/2021).


Alfons prihatin karena kejadian tagging link porno ini dilakukan pada bulan puasa Ramadhan. Tentu hal ini cukup mengganggu kenyamanan bagi yang sedang berpuasa. Jadi bagaimana sebenarnya modus si pelaku?


"Ini modusnya memanfaatkan settingan awal atau default Facebook yang membolehkan setiap orang tagging akun Facebook meskipun tidak kenal," kata dia.


Alfons memantau sepanjang hari ini, Facebook tampaknya sudah menghapus konten-konten mengganggu ini. Facebook rupanya cepat merespons laporan keluhan dari para pengguna yang terganggu dengan kejadian ini.


Menurut Alfons solusi dan cara menangkal agar tidak kena tag link porno adalah dengan mengubah setelan tagging di akun Facebook masing-masing. Bagaimana caranya?






Masuklah ke bagian setting, scroll ke bawah maka tampak ada bagian Profil dan Penandaan atau Profile and Tagging.



Di situ ada setelan: Tinjau postingan yang menandai Anda sebelum postingan tersebut ditampilkan di profil Anda?




"Di settingan awal ini adalah Nonaktif. Harusnya setelan yang benar dan aman adalah Aktif.




Jadi kalau lain kali di-tag, harus di-review dulu oleh pemilik akun. Jika pemilik akun tidak setuju, maka tag tersebut bisa dihapus," pungkasnya.


Nah, mudahkan. Silahkan dicoba. (det)

Share:

Jumat, 22 Januari 2021

Xiaomi Rilis Poco M3 Seharga Rp 1,8 Juta



PATIMPUS.COM - Digadang-gadangkan akan menjadi entry level killer di pasar Indonesia, Xiaomi resmi merilis handphone Poco M3.


Klaim tersebut sebenarnya hendak dibuktikan Xiaomi lewat spesifikasi Poco M3 di atas kertas. Mulai dari layar, prosesor, hingga kamera HP ini tampak serupa dengan HP mid-end, meski harganya cuma dipatok dengan harga entry-level.


Poco M3 sendiri punya layar IPS inci seluas 6,53 inci dengan resolusi Full HD Plus (1080 x 2340 pixel). Ia memiliki proteksi Corning Gorilla Glass 3 di bagian depan dan belakangnya. 


Di bagian dapur pacu, HP ini mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon 662 dan kartu grafis Adreno 610. Kemampuannya bakal didukung oleh RAM LPDDR4x dan memori internal UFS 2.2 yang terdiri dari varian 4/64 GB dan 6/128 GB. 


Poco M3 sendiri telah berjalan dengan sistem operasi Android 10 dengan sistem antarmuka MIUI 12. 


Masuk ke aspek fotografi, Poco M3 mengandalkan tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 48 MP (f/1.8), macro 2 MP (f/2.4), dan depth sensor 2 MP (f/2.4). Di bagian depan, ia memiliki sebuah lensa kamera selfie 8 MP (f/2.1). 

Untuk menunjang masa hidup baterai, Xiaomi menyematkan baterai jumbo 6.000 mAh di Poco M3. Ia juga punya fast charging 18 Watt. 


Dengan spesifikasi tersebut, Xiaomi membanderol Poco M3 dengan harga Rp 1.899.000 (harga perkenalan online Rp 1.799.000) untuk varian RAM dan memori internal 4/64 GB. 


Sementara untuk varian 6/128 GB, ia dihargai Rp 2.299.000 (harga perkenalan Rp 2.199.000) Ia tersedia dalam tiga varian warna yakni Power Black, Cool Blue, dan Poco Yellow.  


Poco M3 mulai dijual di Indonesia secara first sale pada 26 Januari pukul 10.00 WIB di Lazada, akulaku, mi.com dan di Authorized Mi Shop. (don/kum)

Share:

Kamis, 14 Januari 2021

Dampak Kebijakan Facebook? Telegram Mencapai 500 Juta Pengguna Aktif




PATIMPUS.COM - Dalam 72 jam terakhir, lebih dari 25 juta pengguna baru di dunia bergabung ke Telegram.


Hal ini akibat adanya kebijakan Facebook yang akan mengambil seluruh data pengguna WhatsApp.


Atas migrasinya pengguna WA, Telegram mengucapkan terima kasih.




"Terima Kasih, ya! Pencapaian ini terjadi karena pengguna seperti Anda telah menyebarkan kebaikan Telegram dan mengajak teman untuk bergabung!" ujarnya di Channel Telegram, Kamis (14/1/2021).


"Jika Anda menemui beberapa kontak Anda bergabung ke Telegram beberapa waktu ini, sambut mereka dengan fitur menarik seperti stiker animasi atau pesan video," himbaunya kepada pengguna lama, agar memyambut teman baru. (don)



Share:

OPPO Reno5 Habis Terjual Dalam Waktu 3 Menit




PATIMPUS.COM - Kemarin OPPO meluncurkan secara resmi perangkat Reno5 di Indonesia, sekaligus memperkenalkan lini seri Reno5 yang terdiri dari Reno5 5G dan Reno5 F.


Setelah peluncuran, OPPO mengadakan penjualan kilat secara daring melalui situs e-dagang Shopee. Konsumen sangat antusias dalam penjualan kilat perangkat ini hingga Reno5 habis terjual sebelum waktu yang ditetapkan berakhir.


“Terima kasih atas sambutan luar biasa konsumen Indonesia kepada perangkat Reno5. Perangkat ini habis terjual 400 unit dalam sesi penjualan kilat di situs e-dagang Shopee hanya dalam waktu 3 menit. Sejatinya penjualan kilat ini berlangsung dari pukul 21.00 hingga pukul 23.59 WIB, namun dalam waktu 3 menit perangkat langsung habis terjual. Namun tidak perlu khawatir, mulai hari ini konsumen dapat melakukan pemesanan pada situs yang sama hingga 21 Januari mendatang.” Ujar Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia.


Dari penjualan perdana tersebut, OPPO menyediakan kuota perangkat yang sama besarnya untuk warna fantasy silver dan starry black. OPPO tidak memberikan harga spesial pada penjualan kilat ini, namun setiap konsumen memiliki keuntungan untuk mendapatkan limited 3in1 Gitbox dan fasilitas direct shipping on the next day yang berupa pengiriman pada keesokan hari untuk pemesan dalam satu wilayah, sedangkan membutuhkan waktu antara 2 hingga 3 hari untuk luar kota. Konsumen yang mengikuti sesi penjualan kilat ini menjadi konsumen pertama yang memiliki perangkat Reno5 sebelum dijual perdana pada 22 Januari 2021 mendatang.


Reno5 hadir dengan membawa kunggulan baru terutama pada videografi dengan kehadiran fitur AI Mixed Portrait, AI Highlight Video dan Dual-view video. Selain itu Reno5 juga membawa prosesor Qualcomm Snapdragon 720G dengan kombinasi 8GB RAM yang membuat sistem operasi ColorOS 11.1 dapat berjalan dengan mulus pada perangkat ini. OPPO juga melengkapi perangkat ini dengan Near-Field-Communication (NFC) untuk mendukung fungsi aplikasi pembayaran digital secara nirkontak. Menariknya, OPPO juga meningkatkan kemampuan charging dengan 50W Flash Charge yang dapat mengisi penuh perangkat kurang dari satu jam. Pengisian ini juga memiliki kompartibilitas dengan protokol pengisian VOOC 4.0, SuperVOOC, PD 2.0 dan Qualcomm Quick Charge 2.0. (don/rel)           


Share:

Info TNI-Polri

Olahraga

Bencana Alam

Nasional

Kasus Korupsi

Internasional

Ekonomi

Peristiwa

Kriminal

Sekitar Sumut

Kesehatan

PatimpusTV

Dukung Kami

Label

Arsip Blog

Jangan Klik

Info Kuliner

Info Selebritis

Apa Cari?

Religi

Visitor

Artikel

Pendidikan

Politik

Cuci Mata

Jangan Lihat