IKAL SMAN 6 Gelar Punggahan Bersama Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa
| Rabu, Februari 19, 2025

By On Rabu, Februari 19, 2025


PATIMPUS.COM - Dalam rangka menyambut Ramadhan, Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Medan menggelar acara punggahan dengan makan bersama dan berbagi santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, Minggu (16/2/2025).


Punggahan yang mengangkat thema 'Saling Memaafkan dan Berbagi dengan Anak Yatim Piatu dalam Menyambut Ramadhan' berlangsung khidmad di Aula SMAN 6 jalan Ansari Medan ini diawali pembacaan Al-Qur'an dan sari tilawahnya serta tausiah yang dibawakan Ustad Hasbi Mawardi Lubis, S.Ag.


Ketua Umum IKAL SMAN 6 Medan, HM Husni, SE Msi diwakili Hendra Hakim, Sekretaris Umum IKAL SMAN6 Medan dalam sambutannya menyatakan terima kasih kepada semua alumni yang telah membantu mensukseskan acara tersebut.


"Banyak sumbangan yang kita dapat baik  moral maupun material.  Sumbangan itu kita bagi-bagikan ke pihak ketiga. Kepada Panitia juga kami ucapkan terima kasih. Besarnya antusias dari seluruh alumni dan pihak sekolah, kami juga apresiasi. Mudah-mudahan acara ke depan bisa lebih baik. Karena kerja yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik juga," ucap Hendra.


Sebelumnya Ketua Panitia, H. Taswir Mahyar, alumni 83 melaporkan kegiatan punggahan tersebut, ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran rekan-rekan seluruh alumni dari berbagai angkatan.



"Apapun yang kita kerjakan, itu semua ikarena Allah. Kami juga berterima kasih banyak kepada seluruh donatur dari alumni berbagai angkatan yang memberikan bantuan moral maupun  material. Semoga semua kebaikan abang, kakak maupun adik-adik dan rekan-rekan sekalian, dibalas Allah SWT dengan pahala berlipat ganda," ungkap Taswir.


Sementara tausiah yang dibawakan Ustad Hasbi Al Mawardi Lubis menjelaskan bahwa dalam mencapai bulan kemenangan, Allah beri 3 bulan untuk perisapan yaitu Rajab, Sya'ban dan Ramadhan. 


" Dalam mencapai bulan kemenangan, Allah beri kita 3 bulan untuk persiapan dimulai dari Rajab, Sya'ban dan sampailah kepada Bulan Ramadhan. Mudah-mudahan tahun ini, sama kita mulai puasa dan sama pula kita merayakan Idul Fitri," terangnya.


Dalam taushiahnya ustad Hasbi mengingatkan untuk ziarah kubur sebagai pengingat kematian sehingga bisa lebih giat persiapkan diri dengan melakukan amal kebaikan seperti menyantuni yatim piatu.


" Bagi sebhagian kita juga ada melakukan ziarah.Bagi yang imannya kurang tinggi jangan, tapi kalau sudah mantap imannya, silahkan. Sesungguhnya ziarah kubur itu mengingatkan kita tentang awal hidup dan akhir hidup. Jadi manfaatkanlah hidup kita ini dengan banyak bersedekah. Seperti acara kita ini ialah bersedekah kepada yatim piatu. Lalu orang-orang yang dalam kubur mau minta hidup lagi dan kalau hidup mereka mau bersedekah. Maka apa yang dilakukan IKAL SMAN 6 yaitu bersedekah kepada yatim piatu, hal ini adalah baik dan bagus," kata Ustad Hasbi.


Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Medan, Renata Nasution diwakili Rahmadiah mengatakan bahwa IKAL SMAN 6 luar biasa. Sebab  terus saja menyelenggarakan berbagi kegiatan seperti peringatan hari besar Islam memperingati Isra' Mikraj. Hampir setiap peringatan digelar, bahkan sekolah dan guru-guru tetap diundang, sebagai tanda untuk meningkatkan silaturahmi.


"Apalagi yang datang adalah para alumni, mulai dari angkatan pertama sampai dengan alumni 2024. Kegiatan ini luar biasa dan semoga sukses serta berkelanjutan tetap terus menyelenggarakan. Masih ada alumni yang belum tercover, dan tindak lanjuti itu. Mudah-mudahan ini semakin baik, kokoh dan lebih bagus sehingga IKAL SMAN 6 bisa menjadi contoh sekolah lain," tutup Rahmadiah. (Soni)

PFI Medan Gelar Pelatihan Fotografi di Panca Budi
| Selasa, Februari 11, 2025

By On Selasa, Februari 11, 2025


PATIMPUS.COM - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan berkolaborasi dengan penerbit buku PT Bumi Aksara melaksanakan pelatihan fotografi bersama siswa-siswi tingkat SMP dan SMK Panca Budi. 


Kegiatan ini berlangsung di Aula Al Huda komplek perguruan Panca Budi, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan pada Selasa (11/2/25).


Kepala Sekolah SMK Panca Budi Lukman Sitompul berkesempatan untuk membuka langsung acara pelatihan fotografi dengan tema 'Fotografi Sebagai Passion/Profesi dan Bisnis. Lukman berharap siswa asuhannya dapat mendapatkan ilmu fotografi yang berguna dari pelatihan kali ini.


"Saya berharap pelatihan hari ini bisa memberikan ilmu pengetahuan tentang fotografi kepada perwakilan siswa yang menjadi peserta. Kami menyambut baik atas pelatihan fotografi ini," ujar Lukman.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Cabang Bumi Aksara Medan Kasinton Naibaho turut hadir dan memberikan semangat kepada peserta pelatihan yang berjumlah 100 siswa tersebut. Kasinton berharap, PFI Medan dapat memberikan semangat baru dan ilmu yang bermanfaat kepada para siswa agar mencetak fotografer profesional di masa mendatang.


"Saya ucapkan terima kasih kepada perguruan Panca Budi dan PFI Medan yang mau berkolaborasi untuk memberikan ilmu berguna dan semangat baru dalam hal fotografi kepada peserta didik di sini," ucap Kasinton.


Pelatihan fotografi ini menghadirkan guru tamu dari PFI Medan antara lain Mantan Ketua PFI Medan periode 2020-2023 Rahmad Suryadi serta Kordinator Bidang SDM dan Organisasi PFI Medan Wahyudi. Kegiatan pelatihan dibagi dua sesi yaitu pengenalan sejarah fotografi dan dilanjutkan dengan dasar-dasar fotografi. Diakhir acara, para peserta melakukan hunting foto bersama di lingkungan sekolah untuk mempraktekkan ilmu yang diterima.


Turut hadir dalam pelatihan tersebut Ketua PFI Medan Risky Cahyadi, Sekretaris PFI Medan, Zulfan Dalimunthe, Kepala Sekolah SD Panca Budi M. Sudirman, S.PdI. M. Hum, Kepala Sekolah SMP Panca Budi Dr. Hernawan Syahputra Lubis, MA. dan Kabid Kurikulum Yayasan Panca Budi Indrapurwanto. (Soni)

DPW IMO Indonesia Sumut Silaturahmi Ke Kediaman H Sofyan
| Senin, Februari 10, 2025

By On Senin, Februari 10, 2025


PATIMPUS.COM - Memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari 2025, Keluarga Besar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara (Sumut) pimpinan HA Nuar Erde bersilaturahmi mengunjungi kediaman wartawan senior, H Sofyan di Jalan Sampali No.1, Kelurahan Pandau Hulu II, Medan.


Wartawan senior H Sofyan dalam sepanjang karir jurnalistiknya mengabdikan diri di Kantor Berita Antara dan terakhir Harian Analisa Medan, saat ini kondisinya sedang sakit sehingga berjalan harus menggunakan alat bantu.


Saat tiba di depan rumah, kedatangan pengurus DPW IMO Indonesia Sumut langsung diterima dan disambut baik oleh wartawan sepuh H Sofyan dengan ramah.


"Silahkan masuk ke sebelah kita disitu saja, beginilah, kalian datang senang rasanya hati saya. Ramai. Tak sunyi seperti selama ini," ujarnya saat menerima kedatangan rombongan DPW IMO-Indonesia Sumatera Utara. 


Melihat senyum semangat tokoh pers Sumut ini, Ketua DPW IMO Indonesia Sumut, HA Nuar Erde didampingi para pengurur menyampaikan rasa terima kasih H Sofyan telah menerima kunjungan silaturahmi pengurus DPW IMO Indonesia Sumut dalam rangkaian memperingati Hari Pers Nasional  2025.


"Tak klop rasanya memperingati Hari Pers kalau tidak bersama tokoh pers di daerah ini. Walau hanya sekadar diskusi kecil tapi esensinya membicarakan kehidupan pers dan perjalanannya di negeri ini," ujar HA Nuar Erde.


Nuar Erde menambahkan kegiatan silaturahmi ini merupakan program dari DPW IMO Sumut dalam memperingati hari pers Nasional dan saat peringatan tahun lalu, IMO Indonesia Sumut mengunjungi HM Yazid mantan Ketua PWI Sumut.


"Ya, kunjungan ke tokoh pers di Sumut ini merupakan komitmen sejak awal dibentuknya DPW IMO Indonesia Sumut beberapa tahun lalu dan ini juga sekaligus sebagai upaya bentuk kepedulian yang dilakukan IMO Indonesia Sumut dengan tokoh pers di Sumut yang masih ada dan bisa dimintai latar belakang dan pengalamannya di bidang pers terutama tentang perjalanan dan perkembangan pers di Sumatera Utara," terang Nuar Erde.


Dikatakan HA Nuar Erde lagi, kepengurusan DPW IMO Sumut sekarang ini ada sebanyak 43 orang, selain itu di grup IMO Indonesia Sumut anggota telah terdata mencapai seratusan orang lebih terdiri dari para pemilik perusahaan media yakni Pimpinan Umum, ada juga Pemimpin Redaksi (Pemred), Kepala Perwakilan dan Kepala Biro serta wartawan. 


"Sebagian besar mereka juga yang wartawan sekaligus pendiri atau pemilik media online sendiri. Dan keanggotaaan kami itu adalah media online yang memiliki surat-surat legalitas yang sah seperti syarat yang diberlakukan dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Semua ada suratnya. Tidak bodong," ujar Nuar Erde pendiri media online www.penasumut.online ini.


Sementara itu tokoh pers Sumut H Sofyan, dalam bincang-bincang bersama IMO Indonesia Sumut mengungkapkan tentang perjalanan karir sebagai seorang jurnalis di kota Medan.  Sofyan menuturkan sebenarnya cita-citanya duhulu bukanlah menjadi seorang jurnalis, melainkan menjadi seorang advokat, karena itulah beliau mengambil jurusan hukum kuliah jurusan hukum internasional di USU.


"Untuk mendapatkan titel itu kita harus mengikuti beberapa kali ujian yang waktu itu mahasiswa harus mengikuti C1, C2 dan seterusnya. Namun sayangnya keinginan itu tidak tercapai, kuliah putus di tengah jalan," terang Sofyan menceritakan kepada pengurus IMO Sumut yang hadir.


Pada tahun yang sama, H Sofyan mendapatkan tawaran bekerja di kantor berita Antara. Hanya tiga tahun bekerja disana beliau selanjutnya ditarik menjadi pegawai Bank Kesawan dan karena kurang meminta kerja di bank akhirnya ia memilih jadi wartawan di harian Analisa Medan sampai mencapai jabatan Pemimpin Redaksi dan saat ini walau usianya sudah delapan puluhan rahun tetapi ia masih diberi tugas oleh pemilik Harian Analisa sebagai Redaktur Senior.


Dalam perjalanan karirnya dindunia jurnalistik ia terus di Analisa sebagai wartawan hingga sebagai Pemimpin Redaksi Harian Analisa sudah mencapai 50 tahun. 


"Menjadi wartawan tergantung pada orangnya dan niatnya untuk apa. Pers atau wartawan itu adalah pihak yang memberikan edukasi, informasi bagi pembacanya. Jangan ada pers atau wartawan tapi punya maksud-maksud tertentu yang bukan dalam tujuan sebenarnya, Orang yang betul-betul komit terhadap Pers harus disokong yaitu menyokong mereka yang teguh pada prinsip-prinsip jurnalistik," ungkap H Sofyan yang pernah menjadi Wakil Ketua PWI Sumut era Ketua PWI Sumut Anwar Efendi. 


Walaupun H Sofyan kurang mengikuti perkembangan media online, Ia pun meminta HA Nuar Erde untuk mengurus dan membenahi DPW IMO Sumut dengan baik, agar dapat melahirkan wartawan yang profesional yang memiliki integritas dalam memperjuangkan rakyat demi kebenaran.


"Yang penting jadilah wartawan atau pers yang benar-benar memperjuangkan rakyat dan demi kebenaran. Anggota IMO Indonesia Sumut yang jumlahnya sudah seratusan itu, urus dengan baik, benahi dan perbaiki menuju media, pers dan wartawan yang profesional dan berjalan di jalurnya untuk menjadi pers yang on the track dan media penyampai informasi yang baik dan benar dengan tetap menjaga Marwah demi kebaikan bersama," tandas pria yang berkiprah 50 tahun di Harian Analisa Medan ini.


Adapun jajaran kepengurusan IMO Indonesia Sumut yang berkunjung ke kediaman Tokoh pers Sumut diantaranya, Ketua IMO Sumut, HA Nuar Erde media penasumut.online, Rizal Syam Lubis media BEMNews.com, Bambang Sugiarto Pimpinan Umum/ Pemred portalberita.com, M Syiaful dari Central.com, Soni Muhammad Nor dari Nagapos.com, Lany Lubis dari media bicaranews.com dan Lince media familydutapos.com. (Soni)

KSF Potret Lantik 7 Anggota Baru Angkatan Ke 16 Continuous
| Rabu, Januari 29, 2025

By On Rabu, Januari 29, 2025


PATIMPUS.COM - Sebanyak 7 Orang anggota baru angkatan 16 (enam belas) Kelompok Studi Fotografi (KSF) Potret yang diberi nama Continuous (Kontinu) resmi dilantik setelah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) pada 14 Oktober 2024 lalu dengan penyeleksian yang ketat.


Pelantikan ini digelar selama 2 hari berturut-turut Senin-Selasa, 27-28 Januari 2025 dan berlangsung di Explore Sumatera Rafting Camp, Jalan Perkebunan, Durian Lingga, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.


Sebelumnya, 7 anggota baru angkatan ke-16 itu mengikuti pendidikan dasar yang digelar di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan.


Pendidikan Dasar (Diksar) yang diikuti Calon Potret (Capret) itu bertujuan membekali anggota baru itu ilmu Fotografi, Videografi dan yang terpenting agar mereka lebih mengerti makna persaudaraan KSF Potret yang sudah berdiri sejak 20 Mei 1998.


Selain itu, bekal Diksar yang diberikan kepada Capret ini sebagai wujud komitmen KSF Potret untuk membentuk dan melahirkan fotografer yang handal, tangguh, serta berintegritas saat berada di lapangan nantinya.


"Di sini kami membekali mereka Diksar, agar dapat melatih keterampilan intelektual, etika maupun kepribadian, dan menambah pengetahuan mereka tentang fotografi," ujar Ketua Umum KSF Potret Adil Syahputra Situmorang.


 Adil menambahkan KSF Potret merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) STIK-P Medan, Selama 20 tahun berdiri tujuannya untuk melesat menjadi yang terdepan dalam memajukan para fotografer di Nusantara.


"Seperti tagline Potret yaitu, Keker Dengan Mata Jepret Dengan Hati," pungkas Adil.


Anggota baru KSF Potret angkatan ke 16 yang diberinama Continuous atau Kontinu, diharapkan para anggota ini dapat menjadi semangat baru bagi Potret untuk terus-menerus atau berkelanjutan dalam berkarya di dunia fotografi dan juga dapat mencetak fotografer andal selanjutnya.


Sementara itu Ketua Panitia Pendidikan Dasar (Diksar) KSF Potret angkatan 14 bernama Light Meter, Panyahatan Siregar yang akrab disapa Panya berharap semoga mulai dari sekarang sampai ke depannya angkatan 16 Continuous mampu membangun ikatan persaudaraan dan kekeluargaan supaya tetap erat dan silaturahmi terjaga di antara mereka dan para senior, dan mereka juga dapat menjalankan roda organisasi ini semaksimal mungkin seperti tujuan kita di Potret, Melesat Menjadi yang Terdepan dalam Memajukan Fotografi di Nusantara.


Acara pelantikan tersebut disaksikan oleh perwakilan dari STIKPress, dan perwakilan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan serta para senior KSF Potret.


Adapun ke-7 anggota Potret yang lulus pada angkatan XVI, yakni:

1. Aqillah Nun

2. Bagas Alkusti

3. Fadhilah Putri Iksyah 

4. Nazwah Apriani

5. Putri Pratama Sianturi 

6. Sara Amellya

7. Susan Dameria Hutauruk


(Soni)

Alumni LAAI Hadiri  Pengukuhan Prof Dr Edy Ikhsan SH MA Sebagai Guru Besar Tetap USU
| Sabtu, Januari 25, 2025

By On Sabtu, Januari 25, 2025


PATIMPUS.COM - Alumni Lembaga Advokasi Anak Indonesia (LAAI) menghadiri pengukuhan Prof Dr Edy Ikhsan SH MA sebagai Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara yang dilangsungkan Jum’at (24/1/2025) di Pendopo Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.


Dalam kesempatan itu, Marasamin S Ritonga SH MH didampingi Timo Dahlia Daulay SH MH, salah satu alumni menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pengukuhan guru besar Universitas Sumatera Utara kepada Prof Dr Edy Ikhsan SH M.A yang selama ini menjabat sebagai Wakil Rektor I di USU.


“Kebetulan juga beliau merupakan alumni LAAI, ya tentu kami merasa bangga, segala pemikiran  yang telah diberikan Prof Edy Ikhsan dalam rangka memajukan bangsa Indonesia,” ujar Marasamin.


Dikesempatan itu, marsamin memberikan berupa ulos dan tepung tawar sebagai bentuk rasa syukurnya. Ianya berharap Semoga Prof Dr H OK Edy Ikhsan SH MA, senantiasa dianugerahi usia yang berkah, sehingga dapat terus menebarkan manfaat, kebaikan dan mengamalkan ilmu pengetahuannya.


Prof Dr Edy Ikhsan SH MA, dalam pidato pengukuhanya yang berjudul: Ayam Mati di Lumbung Padi: Kepingan Sejarah Terkuburnya Tanah Adat Orang Melayu di Pesisir Timur Sumatera Utara.


Pada kesempatan itu Edy Ikhsan membacakan orasinya sebagai guru besar dalam bidang hukum tanah adat di Sumatera Utara dan sekaligus sebagai infaq ilmu pengetahuan untuk menambah pemahaman tentang berbagai peristiwa sejarah terkuburnya tanah adat orang Melayu di pesisir timur Sumatera Utara.


“Lebih dari satu setengah abad sejak kedatangan para perkebun asing di wilayah ini nasib orang-orang melayu bagai ayam mati di lubuk padi. Tanah mereka yang kaya dan luas tak mampu mensejahterakan penduduknya namun sebaliknya tergerus dari waktu kewaktu akibat politik hukum yang tidak berpihak dan menjadikan mereka miskin di tanahnya yang subur,” kata Edy Ikhsan saat membacakan orasinya.


Selain Prof Edy Ikhsan beberapa guru besar yang baru dikukuhkan, yakni Prof Dr Drs Kerista Tarigan MEng Sc dari Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Prof Dr Ir Charloq Rosa Nababan MP dari Guru Besar Fakultas Pertanian, Prof Dr Reni Asmara Ariga SKp MARS dari Guru Besar Fakultas Keperawatan, Prof Khairunnisa SSi MPharm PhD Apt dari Guru Besar Fakultas Farmasi, dan Prof Dr Romi Fadillah Rahmat, BComp Sc MSc dari Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom TI). (rel)

Direktur RSJ Prof dr Muhammad Ildrem Terima Kunjungan Forwakes Sumut
| Senin, Januari 20, 2025

By On Senin, Januari 20, 2025


PATIMPUS.COM - Direktur RSJ Prof dr Muhammad Ildrem, drg Ismail Lubis MM, didampingi dr Rita Hartuti Wadir Umum dan Keuangan menerima kunjungan silaturrahim dari Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara (Sumut).


Pada silaturrahim tersebut, Direktur RSJ Prof dr Muhammad Ildrem, drg Ismail Lubis, menyampaikan bahwasanya silaturrahim itu sangatlah baik dilakukan dalam hal bekerjasama untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait RSJ Prof dr Muhammad Ildrem. 


"Tentu kita sangat terbuka terkait informasi ya. Jadi jika ada teman-teman wartawan yang membutuhkan informasi untuk bahan pemberitaan di media-nya, kita tentunya sangat terbuka akan hal itu. Maka saya rasa, pertemuan ini sangat bagus sekali karena kita dapat saling bertukar ilmu khususnya terkait pemberitaan media," kata Direktur RSJ Prof dr Muhammad Ildrem, drg Ismail Lubis MM, Senin (20/1/2025). 


Pada kunjungan itu, drg Ismail Lubis, MM, yang didampingi dr Rita Hartuti Wadir Umum dan Keuangan dan Forwakes berdiskusi terkait fasilitas pelayanan kesehatan, dan perkembangan kesehatan pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). 


Selain itu, Direktur RSJ Prof dr Muhammad Ildrem itu juga menyampaikan adanya rencana untuk membuat program pembinaan kepada pasien yang sudah memasuki tahap tenang agar nantinya mereka lebih produktif. 


"Saya juga berkeinginan untuk membuat seperti pelatihan refleksi, pangkas, doorsmeer dan pembinaan lainnya kepada pasien yang sudah di tahap tenang. Hal itu harapan saya nantinya bisa membuat mereka lebih produktif. Sebab, ada beberapa pasien kita yang walau sudah tenang, dia (pasien) tidak diterima oleh keluarganya," ucap Ismail. 


Pada silahturahmi tersebut, Forwakes Sumut juga menyampaikan beberapa hal yang untuk mempererat sinergitas dan silahturahmi antara RSJ Prof dr Muhammad Ildrem dan Forwakes. Salah satunya agenda untuk mengadakan seminar yang dimana RSJ Prof dr Muhammad Ildrem menjadi narasumber untuk mensosialisasikan pentingnya kesehatan mental. (don)

M Nuh : MBG Baik, Tapi Pakai Dana Zakat Perlu Cari Alternatif Lain
| Sabtu, Januari 18, 2025

By On Sabtu, Januari 18, 2025


PATIMPUS.COM - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Sumatera Utara (Sumut) KH Muhammad Nuh MSP, bersama 20 pegiat zakat di Sumut menggelar forum diskusi terkait program pemberian Makan Bergizi (MBG) di Wong Solo, Jalan Sei Batang Hari Medan, Jum'at (17/1/2025).


Dalam forum diskusi itu, M Nuh menyampaikan pandangannya tentang program prioritas Presiden Prabowo terkait pemberian MBG kepada anak-anak. 


M Nuh menilai program ini secara substansi sangat baik, tetapi penggunaannya dengan dana zakat harus dikaji lebih mendalam sesuai prinsip Al-Qur'an.  


“Respon terhadap program ini positif, namun pelaksanaannya perlu menjaga keseimbangan. Zakat itu berasal dari Al-Qur'an, sehingga penyalurannya harus mengikuti syariat. Substansi aturan zakat tidak boleh dikesampingkan,” terang M Nuh.  


M Nuh juga menekankan pentingnya menciptakan sinergi antara lembaga zakat dan pihak pemerintah. 


Menurutnya, jika lembaga zakat ingin berkontribusi, tetapi harus tetap mematuhi aturan dan prinsip yang sesuai dengan ajaran Islam maka untuk dananya bisa di cari alternatif lain selain dana zakat.  


Selain itu, M Nuh juga mengucapkan rasa syukur atas disepakatinya gencatan senjata untuk Palestina. 


"Semoga ini dapat menghentikan genosida di sana dan jalan menuju kemerdekaan penuh Palestina. Aamiin," ujarnya.


Sementara itu, Sulaiman selaku Ketua Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara, juga turut memberikan tanggapannya terkait program yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Sulaiman menyatakan dukungannya terhadap program MBG karena manfaatnya yang besar untuk kesehatan anak-anak dan pembangunan ekonomi masyarakat sekitar.  


“Kita sepakat dengan program MBG karena manfaatnya luar biasa untuk membangun SDM unggul tetapi baiknya dicarikan sumber selain dana zakat. Karena jika menggunakan dana zakat harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan sesuai syariat Islam," ucap Sulaiman.


Sulaiman juga mengatakan forum diskusi ini sengaja digelar untuk menampung aspirasi dari para pegiat zakat di Sumut.


"Hari ini, kita berdiskusi dengan para aktivis zakat bersama anggota DPD RI untuk menyampaikan aspirasi teman-teman di Sumut. Dengan demikian, harapannya suara pengelola zakat dari daerah ini dapat tersampaikan ke depan melalui anggota DPD RI," ungkap Sulaiman. (Soni)

YPI Gelar Sarasehan Masyarakat  Adat Budaya Melayu
| Sabtu, Januari 18, 2025

By On Sabtu, Januari 18, 2025


PATIMPUS.COM - Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) bekerjasama dengan Tifa Foundation dan aliansi masyarakat adat melayu menggelar Sarasehan Adat Budaya Melayu Masyarakat Pesisir Pantai Timur Sumatera Utara di Gedung Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (18/1).


Sarasehan tersebut dihadiri 250 orang dari berbagai komunitas masyarakat melayu di empat wilayah kesultanan, Langkat, Deli, Serdang,  Asahan dan akademisi, praktisi budaya serta LSM.


Direktur Eksekutif YPI, Mitra Lubis SH, mengatakan saat ini lahan dan hutan yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat adat telah rusak dan diintervensi oleh para pebisnis dan meninggalkan nilai-nilai konservasi.


"Hal ini menyebabkan hilangnya area sumber kehidupan masyarakat adat, baik lahan pertanian maupun kelautan. Pada akhirnya memiskinkan dan meminggirkan taraf hidup masyarakat adat Melayu dan konflik pertanahan yang hingga kini belum  dapat diselesaikan dengan baik," ungkap Mitra.


Ditambahkannya, Selain gangguan ekonomi, hilangnya tanah komunal dan kawasan pesisir masyarakat adat juga membuat mereka terpisah dari komunitasnya. Struktur kepemimpinan adat yang dahulu dipimpin oleh kepala kampung atau bahkan Datok kini tidak lagi berfungsi untuk mengatur masyarakatnya dan  digantikan oleh kepemimpinan kepala desa.


"Beberapa komunitas masyarakat adat melayu yang tersisa, kini hidup dan berjuang mempertahankan tanah yang tersisa. Mereka bertahan dan melawan pihak-pihak yang mengusir dari tanah komunalnya," ungkapnya.




Hal senada disampaikan Koordinator Program Marjoko SH, dimana perlu dilakukan rekomposisi dan penguatan struktur masyarakat adat dan memperjuangkan kembali tanah-tanah komunal yang secara historis menjadi hak masyarakat adat Melayu.


"Berdasarkan atas tujuan bernegara yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945

Atas dasar kesepakatan bersama, Mufakat Masyarakat Adat Melayu Pasisir Pantai Timur Sumatera Utara menghasilkan 14 kesepakatan untuk bisa berdaulat dalam kehidupan, mandiri dalam ekonomi, bermartabat secara budaya, dan menjawab tantangan ini maka diperlukan  kebersamaan yang kokoh untuk bergerak bersama," pungkas Joko.


Sementara Direktur Tifa, Oslan Purba mengapresiasi apa yang dilakukan oleh YPI dan masyarakat Adat Melayu. Menurutnya masyarakat adat melayu dalam melakukan pengelolaan tanah sangat memperhatikan nilai-nilai konservasi  menjadikan eksistensi masyarakat sebagai ujung tombak dalam menjaga kelestarian lingkungan, namun saat ini makin tergusur oleh berbagai konflik.


Ia berharap kesepakatan ini tidak hanya diatas kertas saja tetapi perlu di implementasikan lebih lanjut, bangun persatuan yang kuat, berkoordinasi di internal dan pemerintah tetap berjuang bersama.


Sarasehan ini menghadirkan nara sumber Prof DR Hasim Purba SH MHum, menyajikan  materi tentang “Tanah Ulayah Persepektip Konstitusi” sedangkan DR Tengku Mira Sinar MA, mengangkat materi tentang “Adat Budaya Melayu dan Jati Diri Masyarakat Adat Melayu“ dan Rajalul Halimi Harisun mengupas isu “Konservasi Mangrove sebagai ruang hidup komunitas Melayu”.


Acara diakhiri dengan nyanyian dan joget budaya Melayu. (rel/don)

Khairunnisak Lubis Terpilih Jadi Ketua FJPI Sumut Periode 2025 - 2027
| Selasa, Januari 14, 2025

By On Selasa, Januari 14, 2025


PATIMPUS.COM - Khairunnisak Lubis resmi menjabat sebagai Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara periode 2025–2027 setelah terpilih secara aklamasi dalam pemilihan yang berlangsung di Medan pada Selasa (14/1/2025).


Dengan memperoleh 29 suara dari total 49 daftar pemilih tetap (DPT), Khairunnisak berhasil mengungguli kandidat lainnya, Amelia Murni, yang memperoleh 20 suara.


Proses pemilihan berlangsung secara hybrid, dipimpin oleh majelis pemilihan yang diketuai Mei Leanda, dengan anggota Puput Julianti Damanik dan Lia Anggia Nasution. Sebelum pemungutan suara, kedua calon menyampaikan visi dan misi mereka di hadapan anggota serta pengurus FJPI Sumut.


Dalam pidato kemenangannya, Khairunnisak—yang akrab disapa Nisa—menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk membawa FJPI Sumut ke arah yang lebih maju.


"Visi misi akan kita jalankan tapi bukan saya sendiri tolong bantu saya. Kalau ada yang gak suka sama saya sampaikan saja di grup FJPI. Jangan japri japri. Saya terimakasih kepada teman teman yang memilih saya, semoga saya bisa mengemban amanah ini dengan baik," pungkasnya.


Sebagai seorang jurnalis di Warta Ekonomi, Khairunnisak membawa visi untuk memperkuat peran jurnalis perempuan di Sumatera Utara. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan keterbukaan dalam kepemimpinannya


"Saya mohon bantuan kawan kawan doakan kita semua tetap kompak. Saya mau perempuan jurnalis ini the best dari pada laki laki di luar sana. Saya ingin sama sama keputusan itu kita menjalankannya. Kalau saya salah ingatkan saya. Bantu saya untuk program program baik ke depan. Semoga FJPI di tangan saya bisa berkembang," paparnya. 


Sekretaris Jenderal (Sekjen) FJPI Pusat, Khairiah Lubis, turut memberikan ucapan selamat dan harapan besar kepada Khairunnisak. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah dan integritas organisasi.


"Saya ucapkan selamat semoga bisa mengemban amanah dari seluruh anggota FJPI di Sumut. Jaga marwah FJPI Sumut ke depan dengan baik.  Saya harap Nisa bisa melibatkan seluruh anggota FJPI. Setelah kita memilih satu pemimpin yang mendapatkan suara terbanyak maka seluruh nya mendukung ketua terpilih. Supaya FJPI ini bisa maju, itu pesan saya," tuturnya.


Menurutnya FJPI Sumut merupakan barometer bagi FJPI cabang lain di Indonesia. Masa depan FJPI Indonesia juga ada di FJPI Sumut. 


"FJPI menjadi contoh bagi cabang FJPI di seluruh Indonesia. Mereka melihat apa yang dilakukan teman teman di Sumut. Bahkan kongres nasional FJPI menunggu Musda FJPI Sumut," kata Khairiah Lubis di Acara Pemilihan Ketua FJPI Sumut. 


Khairiah mengatakan masa depan FJPI Indonesia itu juga ada di FJPI Sumut. Apalagi pentolan FJPI Indonesia ada di FJPI Sumut. FJPI saat ini sudah menginjak usia 17 tahun. Oleh karena itu diharapkan sesama anggota harus saling mendukung demi kemajuan FJPI ke depan.


"Sejarah FJPI lahir dari FJPI Sumut 17 tahun. 17 tahun usia yang cukup untuk panjang. Banyak yang sudah kita lalui bersama sama. Dan satu hal yang saya banggakan di FJPI rasa persaudaraan kita saling mendukung jika ada masalah yang terjadi," urainya.


Ketua FJPI Sumut periode 2022–2024, Nurni Sulaiman menyampaikan laporan pertanggungjawaban dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi dukungan anggota selama masa kepemimpinannya dan mencatat tantangan yang dihadapi dalam memimpin organisasi besar seperti FJPI. 


"Mengawali laporan ini saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya selama masa jabatan ini," ungkapnya.


Nurni menyampaikan memimpin FJPI Sumut menjadi sebuah kehormatan sekaligus tantangan baginya. Terlebih lagi FJPI merupakan organisasi yang besar tempat bernaungnya jurnalis perempuan.


"Momen momen sulit ketika harus mengambil keputusan yang tidak populer demi kepentingan organisasi juga menjadi bagian dari perjalanan ini. Saya percaya dengan semangat integritas dan dedikasi yang tinggi FJPI Sumut akan terus maju dan memberikan dampak positif bagi anggota dan perempuan khususnya di Sumut," sebutnya. (rel/don)

Karyawan XL Axiata Gandeng PFI Medan, KSI Dan IZI Gelar Khitan Massal
| Sabtu, Januari 11, 2025

By On Sabtu, Januari 11, 2025


PATIMPUS.COM – Sedikitnya 60 anak penyandang disabilitas tunanetra, tunarungu, daksa, dan grahita (down syndrome) dikhitan di Rumah Difabel Khadijah Sharaswaty Indonesia, Jumat (10/1/2025).


Kegiatan sosial tersebut digelar oleh karyawan PT XL Axiata Tbk  (XL Axiata) melalui MTXL Axiata berkolaborasi dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Rumah Difabel Khadijah Sharaswaty Indonesia (KSI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan.


Acara itu dihadiri langsung Head Sales XL Axiata West Northern 1, Horas Lubis, Ketua Khadijah Sharaswaty Indonesia (KSI), Dewi Natadiningrat, Pimpinan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumut, Putra Anugrah Pramana, dan Ketua PFI Medan, Riski Cahyadi.


Amir MTXL Axiata, Yanuar Tirta Kumaya  mengatakan, kegiatan sosial ini menunjukkan kepedulian karyawan XL Axiata terhadap anak-anak disabilitas dan memberikan mereka kesempatan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak. 


"Khitan merupakan bagian dari kewajiban agama bagi umat Muslim. Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan perawatan yang baik, tanpa terkecuali. Semoga program ini dapat meringankan beban masyarakat yang ingin mengkhitankan anaknya dan semoga menjadi anak yang saleh, serta membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat," ujarnya


Donasi dari MTXL Axiata merupakan hasil pengumpulan dana zakat karyawan XL Axiata yang secara rutin dikumpulkan setiap bulan dan dikelolah Majelis Ta’lim XL Axiata untuk disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima. 


Selain itu, MTXL Axiata berupaya terus sebar kebaikan dan mendorong kolaborasi yang positif bersama pihak lain untuk menjalin silaturahmi dengan kelompok masyarakat dari berbagi kalangan dan memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia. 


XL Axiata juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi kelompok-kelompok yang membutuhkan perhatian lebih. 


Kegiatan khitanan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung.


Pimpinan IZI Sumut, Putra Anugrah Pramana, mengatakan program khitan massal ini menjadi bukti nyata kolaborasi MTXL Axiata dan IZI dengan berbagai pihak yang membawa manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus menebar keberkahan di awal tahun. 


"Sebelumnya MTXL Axiata dan IZI telah melaksanakan Sunatan Massal di Tegal dan Banyuwangi. Kali ini dilaksanakan di Kota Medan, Sumatera Utara, agar manfaat dari kegiatan MTXL Axiata dan IZI juga dirasakan masyarakat di berbagai daerah,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua PFI Medan, Risky Cahyadi mengatakan kolaborasi dalam kegiatan sosial ini bukan pertamakali dilakukan XL Axiata dan PFI Medan. Sebelumnya, kolaborasi juga dilakukan saat pemberian bantuan untuk korban longsor di Kabupaten Karo.


"Kita senang karena XL Axiata selalu melibatkan kita dalam kegiatan sosial. Ini menunjukkan bahwa kita juga ada untuk yang membutuhkan," ujarnya.

 


*Khitanan Massal Di Banyumas Dan Tegal*

 

MTXL Axiata juga telah menyelenggarakan kegiatan khitanan massal di dua lokasi lain di Jawa Tengah, akhir Desember 2024 lalu, yakni di Banyumas dan Tegal. 


Sebanyak 128 anak, terdiri dari 52 anak di Banyumas dan 76 anak di Tegal mengikuti kegiatan yang berlangsung di Griya Sunat Al Rafi, Desa Selandaka, Kabupaten Banyumas, dan Apotek Hidayah, Desa Kalijambe, Kabupaten Tegal. 


Selain bertujuan untuk membantu masyarakat setempat melaksanakan ibadah khitan, kegiatan sosial ini tidak hanya fokus pada proses khitan, tetapi juga memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak-anak peserta. Kegiatan ini dimeriahkan dengan hiburan khusus untuk anak-anak, serta pemberian bingkisan berisi snack dan perlengkapan ibadah berupa set baju koko dan sarung dengan branding MTXL Axiata. 


XL Axiata juga membuka booth khusus di lokasi acara untuk memperkenalkan dan membantu proses registrasi new starter pack (SP) kepada keluarga peserta yang hadir. 


Hal ini merupakan bagian dari komitmen XL Axiata dalam mendukung konektivitas masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai layanan telekomunikasi.  

 

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat. Para orang tua peserta khitanan massal menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif ini, yang dinilai sangat membantu terutama menjelang akhir tahun. 


Dengan mengadakan kegiatan ini, XL Axiata berharap dapat terus menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui program-program sosial yang membawa manfaat nyata dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. (Soni)

Forum Zakat Sumut Gelar Raker
| Sabtu, Januari 11, 2025

By On Sabtu, Januari 11, 2025


PATIMPUS.COM - Setelah dibentuknya kepengurusan periode 2025-2027, Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Rapat Kerja (Raker) di Lantai 9 Menara BRI, Jumat (10/1/2025).


Sulaiman selaku Ketua FOZ Sumut dalam kesempatan itu mengarahkan para pengurus untuk memberikan ide terbaik pada program kerja FOZ Sumut kedepannya.


"Tidak perlu banyak-banyak program kerja yang kita susun, cukup beberapa saja namun bisa terlaksana dan membawa dampak serta manfaat bagi umat," ungkap Sulaiman.


Selain itu, Sulaiman juga memotivasi semangat para pengurus FOZ Sumut untuk menjaga kekompakan dengan menyatukan kekuatan.


"Tugas di sini sama teman-teman yaitu bagaimana menyiarkan ZISWAF, maka dengan  bersama di FOZ kita bisa semakin kuat. Mudah-mudahan semangat kita tetap terus terjaga terutama nantinya dalam menjalankan program kerja yang kita hasilkan nanti," ucapnya.


Sementara itu,  Sekretaris FOZ Sumut Abu Daudturut menjelaskan terkait hasil program kerja FOZ Nasional yang menjadi acuan.


"Ada banyak program kerja dari FOZ Nasional yang bisa dijadikan acuan. Namun, sebagaimana acuan yang artinya bisa disesuaikan sesuai dengan kebutuhan di sini," ujarnya.


Pada raker FOZ Sumut ini, terdapat lima bidang yang merumuskan program kerjanya yakni Bidang I Pengembangan SDM, Bidang II Penguatan Kelembagaan, Bidang III Sinergi dan Kolaborasi, Bidang IV Penguatan Ekosistem, dan Bidang V Inovasi dan Literasi.(Soni)

Habis Jumatan, Forwakes Bagikan Susu Kambing di Masjid Al Annas Dinas Kesehatan Medan
| Jumat, Januari 10, 2025

By On Jumat, Januari 10, 2025


PATIMPUS.COM – Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) kembali menggelar program sosial bertajuk "Sedekah Jumat" di Masjid Annas, Dinas Kesehatan Medan, Jumat (10/1/2025). 


Pada kegiatan kali ini, Forwakes berkolaborasi dengan PT ASI, produsen susu kambing berkualitas, untuk membagikan seratus paket susu kambing kepada jamaah usai salat Jumat.


Ketua Forwakes, Mahbubah Lubis, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Forwakes dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui aksi nyata.


“Sedekah Jumat ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat, terutama dalam memberikan asupan bergizi seperti susu kambing. Susu kambing kaya akan nutrisi yang sangat baik untuk menunjang kesehatan tubuh, apalagi di tengah cuaca yang tidak menentu seperti sekarang. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Mahbubah.


Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari PT ASI, yang turut hadir melalui perwakilannya, Alwen Ong. Dalam sambutannya, Alwen menekankan pentingnya akses masyarakat terhadap produk bernutrisi seperti susu kambing.


“PT ASI selalu berkomitmen untuk mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat. Kami percaya bahwa susu kambing adalah salah satu produk yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kehadiran kami dalam kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung kesehatan masyarakat di Medan,” ujar Alwen.


Para jamaah yang menerima susu kambing menyambut baik inisiatif ini. Mereka mengaku senang bisa mendapatkan produk bernutrisi secara gratis. 


Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Medan, Yuda Pratiwi Setiawan menyambut baik sedekah Jumat yang dilakukan forwakes.


"Kami secara tangan terbuka menyambut positif dan mensupport kegiatan yang dilakukan teman-teman Forwakes," singkatnya. (don)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis