Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

‎Teken MoU, Ikut Berbagi Indonesia Dan JSIT Sumatera Utara Diharapkan Bisa Hadirkan Kebermanfaatan Bagi Ummat

Sabtu, Agustus 16, 2025


‎PATIMPUS.COM - Dalam rangka memperkuat sinergi program keummatan, sosial, dan kemanusiaan, Ikut Berbagi Indonesia (IBI) bersama Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Sumatera Utara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).

‎Penandatanganan itu juga menjadi momentum penting dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat dan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara. 

‎Melalui kerja sama tersebut, berbagai program kemanusiaan, pendidikan, dan pemberdayaan akan dihadirkan secara kolaboratif agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan.

‎Direktur Ikut Berbagi Indonesia, Bang Koko Cihuy, menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama ini.

‎"Alhamdulillah, hari ini kita dipertemukan dalam sinergi kebaikan. Kolaborasi dengan JSIT Sumatera Utara ini adalah ikhtiar untuk memperkuat peran dakwah sosial dan kemanusiaan. Harapan kami, langkah bersama ini bisa menjadi wasilah keberkahan, memperluas manfaat, dan menebar kebaikan yang nyata untuk umat. InsyaAllah, dengan kebersamaan kita bisa lebih banyak menolong yang membutuhkan,” ungkap Koko Cihuy, Sabtu, (16/8/2025).

‎Sementara itu, Ketua JSIT Sumatera Utara, Dr Asvet Tarigan MAP MSI, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama strategis ini.

‎"Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan bersinergi bersama Ikut Berbagi Indonesia, kami optimis program-program keummatan dan kemanusiaan akan semakin dirasakan manfaatnya, khususnya oleh anak-anak didik, keluarga besar sekolah Islam terpadu, dan masyarakat luas. Semoga Allah meridhai langkah kita,” terang Asvet Tarigan.

‎Asvet Tarigan juga menambahkan bahwa sekolah-sekolah JSIT tidak hanya mencetak generasi unggul di kelas, tetapi juga membangun peradaban melalui kepedulian dan aksi nyata ditengah masyarakat.

‎"Kami yakin, dengan semangat amal jama'i, sinergi guru, orang tua dan siswa, Ikut Berbagi akan menjadi bukti nyata bahwa sekolah-sekolah JSIT tidak hanya mencetak generasi unggul di kelas, tetapi juga membangun peradaban melalui kepedulian dan aksi nyata di tengah masyarakat. Mari kita kuatkan langkah, satukan hati, dan teguhkan niat untuk menghidupkan budaya berbagi sebagai bagian dari dakwah dan pendidikan yang kita jalankan," jelasnya lagi.

‎Dengan semangat kebersamaan dan nilai ukhuwah serta sinergi antara Ikut Berbagi Indonesia dan JSIT Sumatera Utara diharapkan mampu menjadi energi positif untuk menghadirkan solusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan. (Soni)


‎MAI Dan IBI Salurkan Program Air Bersih Untuk Masjid Salam Al Qadir Di Karo

Minggu, Juli 27, 2025



PATIMPUS.COM - Mandiri Amal Insani (MAI) dan Ikut Berbagi Indonesia (IBI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program sosial berkelanjutan. 

‎MAI dan IBI menyalurkan bantuan air bersih untuk Masjid Salam Al Qadir yang terletak di Desa Perbulan, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara dan turut hadir dalam proses peresmian program sumur bor, Sabtu (26/7/2025).

‎Bantuan yang disalurkan MAI dan IBI berupa penyediaan air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh jamaah masjid dan warga sekitar. Program itu hadir sebagai respons atas kebutuhan masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan dalam mengakses air bersih, khususnya untuk keperluan ibadah dan kegiatan harian.

‎T. Benny, selaku perwakilan pemerintah dan masyarakat Desa Perbulan mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas program sumur bor tersebut.

‎"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari Mandiri Amal Insani dan Ikut Berbagi Indonesia. Selama ini, kami kesulitan untuk mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. Kini, dengan adanya instalasi air bersih di masjid kami, ibadah menjadi lebih khusyuk dan kebutuhan warga pun dapat terpenuhi," ucapnya.

‎Ketua MAI Region 1, Yudhistira Permana Bangun, menyatakan bahwa program ini adalah bagian dari visi jangka panjang lembaga tersebut dalam mendukung akses dasar masyarakat terhadap air bersih, terutama di daerah-daerah yang terdampak krisis air.

‎“Air bersih adalah kebutuhan mendasar setiap manusia. Kami berharap bantuan ini bukan hanya menunjang aktivitas ibadah di Masjid Salam Al Qadir, tetapi juga menjadi sumber manfaat bagi masyarakat sekitar dalam jangka panjang,” terangnya.

‎Sementara itu, Direktur Ikut Berbagi Indonesia, Koko Cihuy menekankan pentingnya sinergi dalam aksi sosial.

‎"Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci dari perubahan. Program ini adalah bukti nyata bahwa dengan bekerjasama, kita bisa memberikan dampak yang lebih luas. Semoga fasilitas ini tidak hanya bermanfaat bagi masjid, tapi juga menjadi sumber kebaikan bagi masyarakat di sekitarnya," ungkap Koko.

‎Program air bersih ini menjadi bagian dari komitmen kedua lembaga dalam menjalankan misi kemanusiaan dan memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, khususnya di wilayah terpencil dan terdampak keterbatasan infrastruktur. (Soni)

‎Ustad Syafrizal Harahap Dilantik Jadi Ketua PD DMI Kota Medan ‎

Minggu, Juli 27, 2025


‎PATIMPUS.COM - Ribuan warga Medan dari berbagai elemen organisasi Islam menghadiri acara Medan Berzikir, Seminar Masjid dan sekaligus Pelantikan Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Medan Periode 2025-2030 di Masjid Al Jihad, Jalan Abdullah Lubis Medan, Sabtu (26/7/2025).

‎Seminar Masjid yang diselenggarakan DMI Kota Medan menghadirkan narasumber seperti H. Sugiat Santoso, M. SP Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI yang juga sebagai Pembina PD DMI Kota Medan memaparkan tentang Masjid dan Kekuatan Ummat, Gerakan Masjid dimasa Nabi yang disampaikan Ustadz H. Abdul Latif Khan, S.Ag., Peran, Fungsi Masjid dan Kesultanan Deli hingga kini disampaikan oleh Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam.

‎Hadir narasumber, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, SE., M.SP. dalam materinya menyoroti tingginya angka peredaran narkoba di Sumut khususnya Kota Medan.

‎"80 persen penghuni lapas kasusnya narkoba, dan mirisnya para pelaku narkoba itu sebagian besar saudara kita muslim. Dan saat ini bagaimana generasi muda kita saat ini sudah jauh dari ghiroh semangat perjuangan dan sejarah para sahabat, sudah jauh dari masjid. jika ini terjadi terus menerus bisa jadi Indonesia bisa dikalahkan tanpa kekerasan, oleh karena itu pada pelantikan Dewan Masjid Indonesia Kota Medan ini saya menegaskan bahwa ini menjadi tugas kita, tugas sebagai aktivis Masjid," ungkap Sugiat Santoso.


‎"Jadi Selamat sukses atas pelantikan DMI Kota Medan, insyaallah dibawah kepemimpinan Ustad Syafrizal, dari 1400 masjid di kota Medan ini menjadi garda yang kuat, menjadi masjid yang solid, menjadikan masjid menjadi tempat solusi dari persoalan ummat," tutup Sugiat yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina DMI Kota Medan.

‎Selain itu, dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan turut hadir Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap. Dalam sambutanya, Zaki yang juga sebagai Ketua Majelis Mustasyar DMI Kota Medan  menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat sukses atas pelantikan PD DMI Kota Medan.

‎Zakiyuddin mengatakan, dirinya bersama Wali Kota Medan Rico Waas tengah berupaya agar seluruh masjid yang ada di kota Medan disertifikatkan sehingga diharapkan tidak ada lagi timbul persoalan akibat tanah-tanah yang diwakafkan tersebut.

‎Hal lain diungkapkan oleh Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam.

‎Tuanku Sultan Mahmud menyampaikan rasa bahagianya bisa diundang menjadi narasumber pada pelantikan DMI Kota Medan. 

‎"Alhamdulillah, saya merasa senang, sangat bahagia dan juga sebagai Dewan Pembina saya sangat bersyukur bisa menjadi pembicara di acara pelantikan DMI Kota Medan, tadi saya banyak berbicara tentang kesultanan Deli dalam keislaman nya dan peran-perannya dari dulu hingga kini. Saya berharap dengan kehadiran DMI Kota Medan, kita bisa memperkuat ukhuwah islamiyah dan mensejahterakan masjid-masjid yang ada di Kota Medan di Tanah Deli," ungkap Seripaduka Sultan Deli.

‎Sementara itu, Ketua PD DMI Kota Medan Periode 2025-2030, H. Syafrizal Harahap, SH.I  mengatakan Pelantikan DMI Kota Medan kali ini sengaja dilakukan di Masjid dengan dirangkaikan Zikir dan Seminar  Masjid yang bertujuan selain mempererat silaturahmi, juga membangkitkan semangat religius bahwa hakikat masjid itu sebagai tempat dan solusi terbaik bagi umat melakukan berbagai aktivitas di dalamnya.

‎"Alhamdulillah, hari ini Pelantikan Dewan Masjid Kota Medan kami merangkainya dengan Medan Berzikir, kemudian Seminar Masjid ya. Jadi dengan Zikir kita berharap ini  menjadi substansi daripada masjid, karena masjid adalah rumah Allah, maka dengan berzikir kita mengingat Allah didalam rumah-NYA," ungkap ungkap Syafrizal Harahap kepada awak media usai acara.

‎Ustadz Syafrizal sapaan akrabnya menambahkan DMI merupakan tempat berhimpun dan berkumpulnya para takmir Masjid sehingga kehadirannya diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada para Badan Kenaziran/Kemakmuran Masjid (BKM) agar menjadikan masjid-masjid khususnya yang ada di Kota Medan bisa makmur dan keberadaan Masjid juga bisa memakmurkan jamaahnya terkhusus masyarakat sekitarnya sehingga bisa menjadi solusi persoalan ummat.

‎Ustadz Syafrizal Harahap juga menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya kepada Pemko Medan, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI H. Sugiat Santoso, M.SP, para undangan, tokoh, terkhusus kepada panitia serta pengurus DMI Kota Medan atas atensi, dukungan, bantuannya sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan sukses.

‎" Dukungan dari semua pihak inilah yang menguatkan DMI Kota Medan, bahwa DMI ini milik kita bersama karena masjid milik kita bersama," ungkapnya penuh syukur.

‎Saat ditanya terkait program kedepan DMI Kota Medan khususnya untuk generasi muda, Syafrizal menjelaskan DMI Kota Medan tetap akan melakukan silaturahim dan berdiskusi bersama antar BKM terkait bagaimana pengelolaan SDM dan masjid.

‎"Kita mencoba merubah mindset para BKM, bagaimana memberdayakan SDM, mengurus dan mengelola masjid yang baik sehingga masjid bisa menjadi tempat berkumpul, masjid menjadi tempat solusi yang menyejukkan bagi para jamaah khususnya generasi muda, jadi kita berharap ketika visi SDM dalam mengelola Masjid sudah baik, maka secara alami para jamaah khususnya generasi muda akan terberdayakan serta terbina," jelas Syafrizal.

‎Pantauan awak media, turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Medan

‎H. Zakiyuddin Harahap, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, SE., M.SP (Pemateri), Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam (Pemateri), Ust. H. Abdul Latif Khan (Pemateri), Ketua MUI Kota Medan Dr. H. Hasan Matsum, MA., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, MA., Wakil Ketua DPRD Kota Medan H. Zulkarnaen, S.KM., Ketua DMI Sumatera Utara H. Irhamuddin Siregar, MA., Ketua Majelis Pakar DMI Kota Medan Ir. H. Ahmad Parlindungan Batubara, M.Si, Ketua Al Washliyah Kota Medan H. Abdul Hafizh Harahap, M.Kom.I., Ketua BAZDA Kota Medan M. Nursyam, S.Pd.I, Perwakilan Muhammadiyah Kota Medan, Perwakilan Kodim 0201 Medan, Perwakilan Polrestabes Medan, Perwakilan Bank Sumut Syariah, Perwakilan Bank BCA Syariah, Ibu-ibu Pengajian BKMT, Muslimat Al Washliyah, Aisiyah, Muslimat NU, BKM se Kota Medan dan BKPRMI Kota Medan. (Soni)

Forwakes Sumut Gelar Hari Anak Nasional

Rabu, Juli 23, 2025


PATIMPUS.COM - Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara menggelar Seminar Hari Anak Nasional 2025 dengan tema Melindungi Anak Menjaga Masa Depan Bangsa di Murni Teguh Memorial Hospital, Medan, Rabu (23/7/2025). 

Seminar ini diisi oleh penampilan yang menggugah dari Agus Susilo, selaku pendiri Teater Rumah Mata, yang membawakan theatrical seorang pengemis yang hidup di bawah kolong jembatan, namun ingin anaknya berhasil dan bisa menjadi seorang presiden. 

Pesan itu pula yang ingin disampaikannya di perinatan Hari Anak Nasional 2025 kepada khalayak ramai dan dari kalangan manapun agar bisa memanfaatkan masa sekolah untuk belajar bersungguh-sungguh demi masa depan yang cerah.

Ketua Panitia, Berry Sanjay mengatakan seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya perlindungan, kesehatan, dan kesejahteraan anak sebagai generasi penerus bangsa. 

"Kita sepakat bahwa membangun masa depan anak-anak adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya orang tua, tapi juga pemerintah, tenaga kesehatan, pendidik, media, dan masyarakat secara luas," ucap Berry. 

Sementara itu, Ketua Forwakes Sumut, Mahbubah Lubis mengatakan momentum Hari Anak Nasional bukan hanya sekadar peringatan, tetapi merupakan refleksi menjadikan anak sebagai prioritas pembangunan bangsa.

"Melalui kegiatan seminar ini, Forwakes Sumut ingin menegaskan kembali peran penting media dalam edukasi publik, khususnya dalam isu kesehatan anak," jelasnya.

Mahbubah menambahkan informasi yang benar, mudah diakses, dan disampaikan secara humanis dapat menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang ideal.

"Kami juga mengapresiasi kolaborasi luar biasa dengan Murni Teguh Memorial Hospital Medan para narasumber, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini," urainya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, HM Faisal Hasrymi, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hery Valona Bonatua Ambarita, S.Kep, M.Kes menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) dengan dukungan penuh dari Rumah Sakit Murni Teguh, yang turut memfasilitasi pelaksanaannya.

Ia menekankan bahwa momen ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan pengingat bagi seluruh pihak tentang tanggung jawab bersama dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan tangguh.

"Kami sangat mengapresiasi Forwakes yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Tujuannya sangat mulia, yakni memastikan anak-anak kita tumbuh sesuai standar perkembangan yang ditetapkan secara nasional, mulai dari level pusat hingga posyandu," ujar Heri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak harus dilakukan secara berkesinambungan sejak usia dini. Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat menjadi ujung tombak untuk memantau kondisi anak-anak di masyarakat.

"Anak adalah investasi bangsa. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga dan merawat mereka agar tumbuh dan berkembang sesuai tahapan usianya. Dengan menjaga anak, kita sedang menjaga masa depan bangsa," tambahnya.

Direktur Murni Teguh Memorial Hospital, dr Jong Khai, MARS, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara yang menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025.

"Kami sangat mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi Forwakes ini. Saat diajak bekerja sama, kami langsung menyambut baik karena kami menyadari pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia," ujar dr. Jong Khai.

Dalam kesempatan itu, Forwakes Sumut juga memberikan bingkisan sekolah kepada puluhan anak-anak, yang menjadi simbol nyata kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

Sebagai bentuk dukungan, Alwen Ong selaku pemilik Tutu Kambing membagikan 100 botol minuman susu kambing secara gratis kepada seluruh peserta. Acara itu dihadiri 100 orang lebih peserta dari mahasiswa FK USU, FK UMSU, FKM USU, mahasiswa Ilmu Komunikasi USU, SMP Bina Bersaudara dan MAN 1 Medan. 

Seminar itu menghadirkan tiga orang narasumber antara lain Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Roima Harahap S.Ag MAP, Wakil Ketua IDAI Sumatera Utara, Dr. 

Mahrani Lubis, SpA(K) dan Administrator Kesehatan di Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Medan, dr Verawati, M.K.M.


Acara ini dapat terselenggara berkat dukungan  BPJS Kesehatan Medan, PERSI Sumatera Utara, Dinas Kesehatan Sumut, Dinas Kesehatan Medan, IDAI Sumut, Rumah Zakat, Tutu Kambing dan Murni Teguh Memorial Hospital Medan. (rel)

‎Sinergi FOZ Sumut Dan DPD Pengembang Indonesia Wujudkan Kepemilikan Rumah Bagi Para Amil

Rabu, Juli 09, 2025


‎PATIMPUS.COM - Untuk mempermudah para amil dalam memiliki rumah melalui program perumahan subsidi dari pemerintah, Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan DPD Pengembang Indonesia gelar sosialisasi program KPR subsidi bagi para amil zakat di Hotel Grandhika, Jalan Setia Budi, Medan, Selasa (8/7/2025). 

‎

‎Dalam sambutannya, Ketua FOZ Sumut, Sulaiman menyampaikan pentingnya hunian layak bagi para amil sebagai bagian dari kebutuhan dasar. 

‎

‎“Kami berharap teman-teman amil diberikan kemudahan dalam hal administrasi, dan memanfaatkan kesempatan hari ini sebaik-baiknya untuk bisa memiliki rumah,” ungkap Sulaiman.

‎

‎Sementara itu, Mukhlis Efendi Lubis dari DPD Pengembang Indonesia mengatakan   rumah subsidi ini merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

‎

‎"Sebagaimana sasarannya ini bagi masyarakat berpenghasilan rendah maka memang pada kesempatan ini kami ingin mempermudah rekan-rekan amil sekalian untuk bisa memiliki rumah," kata Mukhlis.

‎

‎Untuk harga rumah, lanjut Mukhlis. Harga yang ditawarkan sebesar Rp166 juta, tipe 36 dengan luas tanah 84 meter persegi. 

‎

‎"Lebih jelasnya, uang muka itu hanya 1 persen dari total harga rumah, suku bunga tetap, bebas PPN, dan ada bantuan uang muka dari pemerintah," ucap Mukhlis.

‎

‎Mukhlis memaparkan lagi, ada beberapa tahapan yang harus dilalui para amil dalam pengajuan KPR subsidi.

‎

‎"Tahapannya meliputi pengecekan lokasi, pendaftaran melalui aplikasi SiKasep, pengumpulan berkas, verifikasi oleh pihak bank, pembukaan rekening tabungan, akad kredit, hingga serah terima kunci," jelasnya.

‎

‎Adapun lokasi perumahan yang ditawarkan berada di wilayah Kecamatan Sunggal, Namorambe, dan Tanjung Morawa, yang dinilai strategis dan terjangkau bagi para amil.

‎

‎Acara sosialisasi itu turut dihadiri perwakilan dari Bank Sumut Syariah dan Bank Syariah Indonesia yang siap memfasilitasi proses pembiayaan. 

‎

‎Para amil anggota FOZ Sumut tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan aktif berdiskusi mengenai teknis serta persyaratan kepemilikan rumah. (Soni)

‎Semarakkan Muharram 1447 H, FOZ Sumut Gelar Lebaran Yatim

Sabtu, Juli 05, 2025


‎PATIMPUS.COM - Semarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah (H), Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan 15 Lembaga yang tergabung dalam FOZ Sumut menggelar acara santunan anak yatim di Rumah Yatim jalan Setia Budi Medan, Jumat (4/7/2025).

‎

‎Kolaborasi acara santunan yang bertajuk "Lebaran Yatim" ini sukses digelar oleh 15 Lembaga yang tergabung dalam FOZ Sumut, diantaranya Dompet Dhuafa Waspada, Rumah Yatim, YBM BRILiaN, DT Peduli, Rumah Zakat, IZI, Nurul Hayat, BMH, Ulil Albab, Yakesma, LAZ Persis, PPA Darul Quran, Yatim Mandiri, Ayah Yatim Indonesia, dan Ikut Berbagi Indonesia.

‎

‎Dalam sambutannya, Ketua FOZ Sumut Sulaiman mengatakan acara kolaborasi ini dilakukan untuk memuliakan anak yatim.

‎

‎"Di bulan mulia ini, alhamdulillah FOZ Sumut bisa menyelenggarakan kegiatan bersama anak-anak yatim yang diisi dengan santunan dan pembagian paket school kit. Mudah-mudahan apa yang diberikan ini bisa bermanfaat, terutama untuk kebutuhan mereka masuk sekolah nanti," ucap Sulaiman.

‎

‎Pada kesempatan itu juga, Sulaiman mengapresiasi kolaborasi tersebut, ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota yang tergabung dalam FOZ.

‎

‎"Kami ucapkan terima kasih atas kolaborasi kebaikan ini, harapan saya kita dapat tetap menjalin keakraban dan kekompakan agar ketika suatu waktu terdapat kesulitan, kita bisa saling menguatkan satu sama lain," ungkap Sulaiman.

‎

‎Sementara itu, Eka sebagai Pimpinan Rumah Yatim merasa senang karena telah menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut.

‎

‎"Kami turut senang dan bangga, satu kehormatan bagi kami bisa menjadi tuan rumah. Besar harapan kami semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal jariyah untuk kita semua," ucap Eka. (Soni)

‎


‎Gandeng PFI Medan, Majelis Taklim XLSMART Serahkan Bantuan Paket Anak Sekolah Dan Madrasah di Karo ‎

Jumat, Juli 04, 2025


‎PATIMPUS.COM - Dalam rangka Gebyar Muharram 1447 Hijriah, Majelis Taklim XLSMART gandeng PFI Medan menyerahkan bantuan berupa paket perlengkapan sekolah untuk anak yatim, duafa dan muallaf serta bantuan untuk madrasah berupa uang tunai, Alquran, mukena, lobe dan buku di Desa Tiga Pancur, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Kamis (3/7/2025).

‎

‎Corporate Communication XLSMART Sumatera, Aldi Desmet mengatakan acara ini diadakan di 10 kota di Indonesia. Di Sumatera, penyerahan dilakukan di Palembang, Sumatera Selatan dan Karo, Sumatera Utara.

‎

‎"Kegiatan ini dalam rangka Gebyar Muharram 1447H. Untuk Sumatera Utara, kita pilih di Kabupaten Karo untuk penyelenggarannya," ujar Aldi Desmet.

‎

‎Aldi Desmet menjelaskan lagi, dalam paket bantuan untuk anak sekolah, selain tas juga alat tulis sekolah seperti buku tulis, pensil, dan lainnya.

‎

‎"Ada 60 paket yang kita serahkan. Dan kita berharap dapat bermanfaat bagi anak- anak," tambah Aldi.

‎

‎Sementara itu, Kasi SMK Kabupaten Karo, Yusuf Ginting berharap bantuan ini menambah semangat anak- anak untuk belajar sehinga nantinya bisa menjadi orang sukses.

‎

‎"Belajar terus dan jangan takut. Semoga kita menjadi orang sukses. Karena siapapun bisa menjadi sukses asal belajar dan miliki sifat yang baik," ungkap Yusuf.

‎

‎Selain pemberian bantuan, acara ini juga diselingi dengan Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah yang disampaikan oleh Bank Indonesia perwakilan Sumatera Utara.

‎

‎"Cintai Bangga Paham Rupiah, caranya dengan 4 J, yaitu jangan melipat uang, jangan meremas uang, jangan membasahi uang," ujar Dadang Ritonga.

‎

‎Dijelaskannya, penggunaan transaksi menggunakan rupiah akan meningkatkan kedaulatan negara.

‎

‎Sementara itu, Ketua PFI Medan, Riski Cahyadi menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Karo.

‎

‎"Ini adalah kampungnya kawan-kawan PFI Medan, karena kami lama bertugas meliput bencana erupsi Gunung Sinabung, dan ini juga bagian dari bentuk abdi kami di Karo. Kedepan, PFI Medan akan terus berkolaborasi dengan berbagai instansi dan komunitas, agar PFI Medan bisa terus bergerak bersama masyarakat," ujar Risky. (Soni)

Semarak Tahun Baru Islam, RMJA Gelar Turnamen Sepakbola

Selasa, Juli 01, 2025


PATIMPUS.COM - Sebanyak 8 tim mengikuti Turnamen Sepakbola Remaja Masjid Jami' Aur (RMJA). Setiap 1 tim terdiri 4 orang peserta kelahiran antara 2010-2011.


Aidil, Ketua RMJA sekaligus sebagai Ketua Panitia Turnamen Sepakbola kepada awak media saat pertandingan perdana berlangsung di depan halaman Masjid Jami' Aur jalan Kampung Aur lingkungan IV Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun. Selasa (1/7/2025).


"Ya,om Alhamdulillah ada 8 tim yang ikut, adek-adek kita sangat antusias mengikuti turnamen ini. mereka rata-rata kelahiran 2010-2011," kata Aidil.


Aidil menambahkan lagi, turnamen ini diadakan untuk mengisi kekosongan disaat libur panjang, dan juga bertepatan menyemarakkan 1 Muharram sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan ke 435.


"Jadikan adek-adek kita ini libur panjang kan om, jadi mengisi kekosongan mereka kita Remaja Masjid Jami' Aur membuat turnamen ini, nah kenapa kita adakan hari ini, pas kali momentnya Tahun Baru Islam 1 Muharram dan hari ini juga kan pas juga HUT Kota Medan kita," ungkap Aidil.


Aidil juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada masyarakat Aur, dan juga Badan Kenaziran Masjid Jami' Aur (BKMJA) yang turut mendukung kegiatan tersebut.


"Yah... Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-Ibu Masyarakat Kelurahan Aur khususnya lingkungan IV dan III dan terimakasih juga kepada Om Majid selaku Ketua Badan Kenaziran Masjid Jami' Aur yang telah membantu dan mendukung acara kami ini hingga sukses dan lancar kami laksanakan," ungkap Aidil.


Aidil menjelaskan lagi, turnamen tersebut dilakukan dengan sistem grup, dari 8 tim dijadikan 2 grup dan nantinya akan dicari 3 pemenang. Juara 1,2, dan 3 akan dapat Piala, Medali dan uang saku.


Sementara itu, Majid Ketua Badan Kenaziran Masjid Jami' Aur (BKMJA) yang turut menyaksikan berlangsungnya turnamen tersebut, ia mengatakan BKMJA sangat mendukung kegiatan positif yang dilakukan Remaja Masjid Jami' Aur saat ini.


Majid juga mengapresiasi atas terlaksananya Turnamen Sepakbola RMJA, kegiatan positif seperti ini dapat membantu generasi Kampung Aur untuk sehat melalui olahraga, agar kelak akan lahir bibit unggul yang ikut membela tim nasional.


"Alhamdulillah ya, sangat bagus kita BKMJA mengapresiasi kegiatan anak-anak RMJA kita, kegiatan positif seperti ini pasti kita dukung selalu. Insyaallah dengan terus dilakukan kegiatan seperti ini, bisa lahir bibit unggul pemain sepakbola dari Kampung Aur untuk membela tim Nasional kita," kata Majid. (Soni)

Tiga Lembaga Zakat Sumut Sepakat Gelar Aksi Kemanusiaan Untuk Palestina

Jumat, Juni 27, 2025


PATIMPUS.COM - Dalam rangka memperkuat dampak aksi kemanusiaan dan sosial, 3 lembaga zakat dan filantropi besar di Sumatera Utara (Sumut) yakni Ikut Berbagi Indonesia, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), dan Yakesma melakukan pertemuan perdana terkait kolaborasi strategis bertajuk “Growth Together” yang digelar di Kantor IZI Medan, di Jl. Kasuari No.29 C, Sei Sikambing B, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Rabu (25/6/2025). 


Pertemuan perdana kolaborasi ketiga lembaga zakat itu, berlangsung dalam suasana penuh semangat persaudaraan dan kepedulian.


Kolaborasi ini menyepakati program aksi perdana berupa Aksi Kemanusiaan untuk Palestina, sebagai bentuk solidaritas terhadap penderitaan saudara-saudara disana.


Dalam pertemuan itu, Direktur Ikut Berbagi Indonesia Koko Cihuy, menjelaskan "Growth Together bukan sekadar slogan, tapi komitmen ketiga lembaga zakat Sumut untuk tumbuh bersama, menjangkau lebih banyak yang membutuhkan, dan menciptakan dampak nyata untuk Indonesia yang lebih sejahtera.


Hal tersebut, menurut Koko Cihuy merupakan langkah awal dari perjalanan besar bersama.


"Kolaborasi ini bukan hanya soal kerja sama lembaga, tapi bagaimana kita menyatukan hati untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap Koko.


Pimpinan IZI Sumut, Putra Anugrah Pramana, menyambut baik kolaborasi tersebut. ia berharap menyatunya kekuatan umat bisa menebar lebih banyak kebaikan.


“IZI menyambut baik kolaborasi ini. Dengan bersatu, kita bisa menyatukan kekuatan umat. Bersatu untuk menebar lebih banyak kebaikan," tukasnya.


Sementara itu, Pimpinan Yakesma Sumut Muhammad Sandi Pradana, S.Pd. melihat sinergi antar lembaga zakat ini memiliki potensi besar dan akan berdampak lebih kuat.


“Kami melihat potensi besar dalam sinergi ini. Ketika lembaga filantropi bersatu dalam visi dan aksi, maka dampaknya akan jauh lebih kuat. Ini adalah awal dari gerakan Bestie Filantropi yang akan membawa semangat berbagi ke level yang lebih tinggi,” ujar Sandi.


Dengan semangat Growth Together, diharapkan sinergi antar lembaga ini dapat menjadi motor penggerak gerakan kemanusiaan yang lebih besar, terstruktur, dan berdampak nyata baik secara lokal maupun global. 


"Aksi perdana untuk Palestina menjadi tonggak pertama yang menunjukkan bahwa kekuatan kolaborasi bisa menjadi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Nantikan sinergi luar biasa ini. Bestie Filantropi siap hadir membawa harapan dan perubahan, karena ketika kita bersatu, kebaikan akan meluas tanpa batas. #KolaborasiKebaikan #GrowthTogether #BestieFilantropi #ForumZakat #IZI #IkutBerbagi #Yakesma #IndonesiaBerbagi #IndonesiaLebihBaik," jelas Sandi. (Soni).


Aliansi Mahasiswa Kota Medan Menggugat Unjukrasa Ke Kanwil Ditjenpas

Rabu, Juni 25, 2025


PATIMPUS.COM - Aliansi Mahasiswa Kota Medan Menggugat melakukan aksi unjukrasa di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara (Sumut) pada Selasa (24/6/2025).


Aksi unjuk rasa dilakukan terkait terjadinya peredaran narkoba yang dilakukan oleh narapidana yang berasal dari Aceh. Massa pun menuntut transparansi penuh dan tindakan tegas terhadap para napi yang diduga menyeludupkan narkoba ke dalam sel. 


Massa aksi juga menduga bahwa peredaran narkoba di Sumatera Utara tersebut berasal dari Provinsi Aceh, sehingga dalam tuntutan itu mahasiswa juga menekankan bahwa narapidana asal Provinsi Aceh yang ditahan di Lapas/Rutan Provinsi Sumut diduga memiliki keterlibatan pengendalian jaringan narkoba dari Aceh. 


Meski berada dalam pengawasan ketat, pengakuan para pelaku yang diamankan menunjukkan bahwa alur distribusi narkoba belum sepenuhnya terputus dari dalam lembaga pemasyarakatan. 


Pimpinan Aksi Andreas Sitanggang dalam orasinya mengatakan peredaran narkoba yang terjadi di sumut ini harus betul-betul diputus, apalagi narapidana asal provinsi Aceh yang ditahan di lapas bisa melakukan pengendalian terhadap peredaran narkoba tersebut.


“Kami melihat bahwa ada suatu kejanggalan yang terjadi di lapas Sumatera Utara ini. Dimana kami menduga narapidana yang berasal dari Aceh melakukan kebebasan dalam pengendalian narkoba di Sumut ini. Apalagi saat ini mereka masih dalam tahanan dilapas,” pungkas Andreas Sitanggang.


Dugaan tersebut terjadi karena adanya peristiwa penangkapan dua orang warga Aceh di Sumut oleh Polda Sumut. Warga Aceh tersebut tertangkap saat sedang menyeludupkan narkoba jenis sabu sebanyak 72 Kg di Kota Medan. 


“Kejadian ini merupakan kelalaian dari pihak Ditjenpas karena membiarkan terjadinya penyeludupan narkoba yang ada di lapas. Padahal dengan keamaan yang ketat namun hal tersebut bisa dilakukan dengan mudah oleh narapidana pengendali narkoba tersebut.” ungkapnya.


“Kami hadir untuk menawarkan solusi konkret dalam pengetasan peredaran narkoba di sumatera utara, maka kami mendesak Kementrian Imigrasi dan Lapas untuk segera memulangkan masyarakat aceh yang menjadi narapidana narkoba di Sumatera Utara, sebab banyak tertangkap dan dipidanakan pengedar narkoba di Sumut ini merupakan masyarakat provinsi aceh dan kami menduga mereka masih menjalankan jaringan peredaran narkoba di balik lapas, jika tuntutan kami tidak segera di penuhi maka kami akan kembali datang dengan jumlah masa aksi yang lebih banyak serta dengan kemarahan yang tak terbendung,” tutup Andreas dalam orasi aksi tersebut.


Aksi tersebut berjalan dengan membakar ban dan orasi yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa tersebut dan tidak dapat tanggapan langsung dari pihak Ditjenpas Sumut. (Soni)

GRAS dan Laznas Nurul Hayat Medan Salurkan Daging Qurban di Labuhan Deli

Senin, Juni 09, 2025


PATIMPUS.COM - Idul Adha bukan sekadar perayaan, tapi momentum suci untuk berbagi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah Qurban.

Di bulan penuh berkah ini, Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS) berpartisipasi dalam kolaborasi sedekah daging qurban yang diadakan oleh Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat Medan bersama dengan berbagai komunitas di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan ini berlangsung di Desa Paluh Kurau dan Desa Kuala Besar Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada Sabtu (7/6/2025).

Dalam kegiatan yang bertajuk “Sedekah Daging Di Hari Qurban” tim berhasil mengumpulkan amanah dari puluhan orang para dermawan dengan total terkumpul sebanyak 3 ekor kambing untuk disembelih.

Dari 3 ekor kambing, tim mendapatkan sebanyak 200 paket daging kurban kepada 200 Kepala Keluarga (KK) yang siap untuk didistribusikan ke 2 titik lokasi dengan masing-masing titik mendapatkan 100 paket daging berisi daging kambing, tulangan, dan hati dengan berat per kantong rata-rata kurang lebih 1 kg.

Perwakilan Kolaborator Kegiatan Maizul Husna Tanjung yang juga perwakilan dari Laznas Nurul Hayat Medan menjelaskan, program sedekah daging merupakan kegiatan yang ditujukan untuk membangun dan memperkuat kolaborasi di antara berbagai komunitas di provinsi
Sumatera Utara dalam menguatkan hubungan silaturahmi di antara komunitas dengan masyarakat.

Sebanyak 1 lembaga dan 13 organisasi atau komunitas yang berkolaborasi di kegiatan sedekah daging qurban ini diantaranya Laznas Nurul Hayat Medan, Rumnet YMSA, GRAS, Permais, BKM Al-Mukhlisin USU, HN-USU, Komunitas Anak Belawan Hijrah, KSEI Fosei USU, Sikkola Rakyat, Rumah Baca Rambutan, HMJ Basastrasia Unimed, CRNTV UINSU, UKM Panahan ATC USU dan URC SAG Medan.

Husna juga menambahkan di lokasi yang sama selain kolaborasi penyaluran sedekah daging, Laznas Nurul Hayat Medan juga melakukan penyaluran titipan hewan qurban sebanyak 7 ekor kambing. Salah satu pengqurbannya dari Selangor Malaysia.

Dalam pelaksanaan penyaluran daging qurban, juga mengadopsi prinsip ramah lingkungan sejalan dengan Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor 4 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan Idul Adha tanpa sampah plastik. Sebagai bagian dari kampanye #KurbanAsikTanpaSampahPlastik, sebagian daging qurban dikemas menggunakan besek bambu, menggantikan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Alhamdulillah semua berjalan lancar, terima kasih untuk seluruh yang mensupport kegiatan ini dan berharap tahun depan bisa kembali berbagi ke desa-desa dan mesjid-mesjid sepi
pengqurban untuk berbagi senyum bareng mereka.

Dan kolaborasi ini juga dapat memberikan dampak positif hingga menjadi inspirasi bagi lembaga lainnya untuk turut serta dalam aksi kegiatan serupa.

Ucapan terima kasih juga datang dari warga, salah satunya Ahmad Mazeni yang merupakan tokoh masyarakat Dusun XV Kurandak.

"Saya berterima kasih kepada tim sedekah daging dan para donatur atas pemberian daging qurban ini. Semoga yang berqurban Allah balas dengan pahala surga dan senantiasa
melipatgandakan kebaikan Bapak/Ibu/Saudara, aamiin," ujarnya.

Founder / Ketua Umum GRAS Nurhabli Ridwan mengatakan Dusun XV Kurandak Desa Paluh Kurau dan Desa Kuala Besar merupakan kampung terpencil yang ada di Kabupaten Deli Serdang. Untuk mencapainya dibutuhkan waktu 2-3 jam perjalanan dari Kota Medan.

Di dusun yang terdiri dari masyarakat pesisir ini begitu menanti kedatangan daging kurban. Sebab, di sana termasuk daerah yang tertinggal. sempat bertahun-tahun tak bisa menikmati daging kurban.

Di dusun itu bukannya tak ada kurban sama sekali. Namun, memang tidak begitu banyak orang yang berkurban. Karena lokasi kampung itu agak terpisah dengan warga Dusun lainnya, warg di kampung terpencil itu pun tak kebagian.

Sedekah daging untuk menghadirkan kebahagiaan pada Hari Raya Qurban hingga ke pelosok desa yang jarang tersentuh hewan qurban. Banyak saudara kita di daerah terpencil yang
bertahun-tahun belum pernah merasakan nikmatnya daging qurban.

Melalui program ini, alhamdulillah Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS) bisa berkontribusi menyebarkan keberkahan qurban, menjangkau mereka yang jauh dari pusat kota, namun dekat dengan keikhlasan dan kita hadi dengan senyum dan haru di wajah mereka.

Nurhabli Ridwan yang juga Kader Konservasi Alam binaan Balai Besar KSDA Sumatera Utara juga sangat mendukung aksi pengurangan sampah plastik dalam kegiatan penyaluran daging qurban yang di laksanakan oleh Laznas Nurul Hayat Medan.

Momen Idul Adha ini menjadi salah satu kesempatan untuk mengajak lebih banyak orang menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan.

Dalam proses pembagian hewan kurban , tidak sedikit masyarakat yang membagikan daging menggunakan kantong plastik. Sehingga menimbulkan penumpukan sampah dan tentunya kategori sampah yang susah terurai.

Karena terbukti sampah plastik selain mencemari lingkungan, juga merusak beberapa ekosistem baik di darat maupun laut.

Terdapat alternatif wadah ramah lingkungan pembungkus daging kurban sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai diantaranya menggunakan besek.

Besek adalah anyaman dari bahan baku organik yang berfungsi sebagai wadah barang atau makanan. Besek bisa berasal dari berbagai jenis bahan baku seperti besek bambu, besek daun kelapa, dan besek daun pandan.

Besek merupakan kearifan lokal Indonesia yang kini semakin tersisih karena masifnya penggunaan kantong plastik sekali pakai. Kita bisa beralih kembali dengan menggunakan
besek sebagai wadah pendistribusian daging kurban untuk mengurangi timbulan sampah plastik.
Mari bersama kita jadikan hari raya Idul adha sebagai momentum transformatif. Kita ubah niat baik menjadi tindakan nyata.

Kita wujudkan qurban yang suci sekaligus ramah bumi. Sebab
menyembelih hewan kurban tidak harus menyakiti lingkungan alam. Sebaliknya, melalui Qurban ramah lingkungan, kita bisa meraih keberkahan bagi semua makhluk, baik manusia, hewan, dan lingkungan. (rel)

Kolaborasi IKAL SMA Negeri 6, Guru, Pegawai Dan ASN, Sembelih 8 Hewan Qurban

Minggu, Juni 08, 2025


PATIMPUS.COM - Ikatan Alumni (IKAL) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Medan berkolaborasi dengan para guru dan pegawai melaksanakan pemotongan hewan qurban Idul Adha 1446 H yang berlangsung di sekolah tersebut jalan Ansari Medan pada Sabtu (7/6/2025).


Sedikitnya 7 ekor lembu dan seekor kambing pada Idul Adha tahun ini diperoleh dari 50 pekurban dan akan dibagikan kepada seluruh siswa siswi, para guru dan PNS di SMA Negeri 6 serta untuk masyarakat umum yang berada disekitar sekolah. 


"Semua pelajar, guru dan PNS SMA Negeri 6 dapat daging qurban demikian juga panitia dari IKAL serta masyarakat umum," kata Taswir Mahyar didampingi Sekretaris Risna Nasution, Bendahara Nova Lubis,  Wakil Bendahara. Evi Traca Wakil Bendahara Kak Dedek, Wakil Sekretaris Dedi Armansyah  .


Ketua IKAL SMAN 6 terdahulu, Dr T Indra Azrial mengatakan kegiatan qurban ini bagus untuk pererat terus tali silaturahmi dan harus ditingkatkan. 


Sedangkan Benny Hasrul Harahap, Wakil Ketua IKAL SMAN 6 mengungkapkan acara yang digagas oleh IKAL SMA Negeri 6 patut diapresiasi dan terus ditumbuhkembangkan. 


"Kegiatan IKAL banyak, tidak hanya semata acara hari ini saja. Oleh karena itu perlu ide-ide maupun gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi sekolah, bagi alumni, bagi adek adek yang sedang belajar maupun bagi masyarakat lainnya," ujar pengacara di Medan ini.


Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Medan, Renata Nasution mengapresiasi kegiatan tersebut, menurutnya Lebaran Haji tahun ini yang merupakan kolaborasi IKAL SMA Negeri 6 dengan para guru dan ASN cukup luar biasa karena seluruh siswa, para guru  dan ASN di sekolah dapat daging kurban. 


"Luar biasa dan saya beri apresiasi terhadap acara qurban IKAL SMAN 6 di sekolah. Guru dan pelajar Kristen semua diberi daging qurban, tak ada pilih kasih, semua dapat," ujarnya.


Dikatakan, pada tahun ini seluruh siswa, para guru serta ASN berkolaborasi dengan alumni  menggelar acara qurban yang sedemikian bagus. 


"Acara-acara IKAL  selanjutnya harus didukung dan ditingkatkan agar yang muda-muda terinspirasi. Sudah 4 sekolah saya ditugaskan tetapi baru kali ini semua pelajar guru dan ASN mendapat sebaran daging qurban. Selain itu kiranya perlu juga pengurus IKAL melakukan komunikasi dengan para guru yang muda. Sebab setahun dua tahun ke depan banyak guru yang pensiun. Jadi perlu dibuka komunikasi untuk memudahkan koordinasi dan kolaborasi," ujar Renata.


Koordinator Acara yang juga pengurus bidang agama mewakili IKAL SMAN 6, Syamsul Harahap mengatakan silaturahmi yang dibangun ini perlu terus dibina dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik. Demikian juga yang dikatakan Koordinator Acara, Alinafiah Nasution yang juga Wakil Ketua IKAL SMAN 6. Bahwa pada Idul Adha 1446 H, IKAL SMA Negeri 6 menyembelih 7 ekor sapi dan seekor kambing. 


"Tahun depan akan kita tingkatkan dan kita laksanakan dengan lebih baik lagi," tutupnya. (Soni)


Ekobis

Pendidikan

Hukum

Kesehatan

Komunitas

Jajanan

Peristiwa

Tradisi