Berobat Gratis Kini Lebih Mudah, Ini Mekanisme UHC Prioritas di Sumut
| Kamis, September 25, 2025

By On Kamis, September 25, 2025


PATIMPUS.COM - Menjelang implementasi Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Provinsi Sumatera Utara yang akan di launching pada akhir Bulan September 2025, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara bersama dengan BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah I menggelar kegiatan sosialisasi secara online, pada Rabu (24/09). 


Adapun peserta yang hadir secara online pada kegiatan tersebut terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Ketua Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya, Asosiasi Fasilitas Kesehatan, Organisasi Profesi, Puskesmas, serta seluruh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan di wilayah Provinsi Sumatera Utara.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Faisal Hasrimy dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program UHC Prioritas – Program Berobat Gratis (Probis) merupakan salah satu inisiatif strategis dari Gubernur Sumatera Utara yang termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat Provinsi Sumatera Utara. 


Maka dari itu, Faisal menegaskan kepada fasilitas kesehatan di wilayah Provinsi Sumatera Utara untuk dapat mengutamakan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.


“Fasilitas kesehatan agar tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Apabila terdapat kendala, proses administrasi dapat menyusul, faskes dan petugas harus tetap memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat,” tegas Faisal.


Lebih lanjut, Faisal juga menyampaikan kepada fasilitas kesehatan untuk dapat segera menetapkan Person in Charge (PIC) yang memahami mekanisme, alur, dan prosedur pendaftaran Program UHC Prioritas. Pimpinan fasilitas kesehatan juga diminta untuk dapat memberikan edukasi kepada seluruh petugas, agar dapat memberikan pelayanan dan informasi yang benar kepada masyarakat.


“Kami meminta kepada garda terdepan di fasilitas kesehatan untuk terus menampilkan raut senyum pada wajahnya saat melayani peserta ketika mengakses layanan. Layani masyarakat dengan baik dan ramah. Terhadap keluhan yang timbul dari para peserta, pimpinan fasilitas kesehatan agar dapat melakukan inventarisasi daftar masalah, agar nanti dapat dicarikan solusinya,” ujar Faisal.


Pada kesempatan yang sama Deputi Direksi Wilayah I BPJS Kesehatan, Nuim Mubaraq menyampaikan beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama seluruh pihak. 


Pertama, fasilitas kesehatan diharapkan sudah dapat menunjuk PIC yang berperan aktif dalam memastikan keaktifan kepesertaan JKN. PIC juga bertugas menjalin koordinasi cepat dengan Dinas Kesehatan setempat dalam proses pendaftaran maupun permasalahan terkait kepesertaan, sehingga peserta mendapatkan kepastian layanan tanpa hambatan administratif.


“Fasilitas kesehatan diharapkan dapat konsisten dalam menjalankan janji layanan. Diantaranya menerima identitas digital (NIK/KTP/KIS) untuk pendaftaran, tidak meminta fotokopi dokumen, pelayanan tanpa biaya tambahan, tidak membatasi hari rawat sesuai dengan indikasi medis, menyediakan obat yang dibutuhkan tanpa membebankan peserta, dan melayani peserta dengan ramah dan tanpa diskriminasi. Selain itu sinergi dengan seluruh pihak terkait untuk memberikan layanan yang mudah, cepat dan setara juga perlu untuk selalu dikedepankan,” kata Nuim.


Sebagai informasi, bagi penduduk Provinsi Sumatera Utara yang membutuhkan layanan kesehatan dengan memanfaatkan Program JKN, dapat mendatangi fasilitas kesehatan tempat dirinya terdaftar atau fasilitas kesehatan yang terdekat bagi masyarakat yang belum terdaftar dalam Program JKN. Nantinya, petugas fasilitas kesehatan akan melihat status keaktifan kepesertaan Program JKN. Apabila aktif, maka peserta dapat langsung mendapatkan pelayanan kesehatan.


Namun, apabila belum terdaftar sebagai peserta Program JKN masyarakat dapat mengajukan diri sebagai peserta UHC Prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Nantinya petugas di fasilitas kesehatan akan mendaftarkan melalui Aplikasi E-Dabu Pemda, dan selanjutnya akan divalidasi dan disetujui pendaftarannya oleh Dinas Kesehatan. Setelah berhasil didaftarkan dan mendapatkan persetujuan, peserta dapat langsung memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. (don)

UHC Prioritas Sumut, BPJS Kesehatan Beberkan Alur Pelayanan JKN Agar Lebih Mudah
| Selasa, September 23, 2025

By On Selasa, September 23, 2025


PATIMPUS.COM – Provinsi Sumatera Utara mencatat prestasi penting dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Deputi Direksi Wilayah I BPJS Kesehatan, Nuim Mubaraq, kepada wartawan, Selasa (23/09/2025) membeberkan bagaimana provinsi ini berhasil mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dua tahun lebih cepat dari target.


Per 1 September 2025, lebih dari 15,6 juta warga Sumut telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dengan tingkat keaktifan mencapai 80 persen.


Nuim menekankan, keberhasilan ini lahir dari kolaborasi nyata antara pemerintah provinsi, kabupaten, kota, dan BPJS Kesehatan. 


Menurut Nuim, alur pelayanan ini menekankan akses mudah bagi semua peserta, termasuk fakir miskin, pekerja pemerintah, pegawai swasta, hingga pekerja mandiri yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan.


“Peserta tidak lagi repot membawa dokumen fisik. Cukup menggunakan KIS digital atau NIK/KTP, maka layanan bisa langsung diterima,” jelas Nuim di dampingi Asisten Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Umum, dan Komunikasi (SDMUK) BPJS Kesehatan Wilayah I, Iwan Adriady, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, dr. Yasmine Ramadhana Harahap dan Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Medan, Ikhwal Maulana.


Inovasi digital menjadi kunci, mulai dari pendaftaran peserta baru, pengecekan status kepesertaan, hingga layanan kesehatan jarak jauh melalui Aplikasi Mobile JKN, P-Care, Vclaim, dan SIPP.


Bagi penduduk Provinsi Sumatera Utara yang membutuhkan layanan kesehatan dengan memanfaatkan Program JKN, dapat mendatangi fasilitas kesehatan tempat dirinya terdaftar atau fasilitas kesehatan yang terdekat bagi masyarakat yang belum terdaftar dalam Program JKN.


Nantinya, petugas fasilitas kesehatan akan melihat status keaktifan kepesertaan Program JKN. Apabila aktif, maka peserta dapat langsung mendapatkan pelayanan kesehatan.



Namun, apabila belum terdaftar sebagai peserta Program JKN masyarakat dapat mengajukan diri sebagai peserta UHC Prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Nantinya petugas di fasilitas kesehatan akan mendaftarkan melalui Aplikasi E-Dabu Pemda, dan selanjutnya akan divalidasi dan disetujui pendaftarannya oleh Dinas Kesehatan. Setelah berhasil didaftarkan dan mendapatkan persetujuan, peserta dapat langsung memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.


Salah satu terobosan yang jarang dipublikasikan adalah pendaftaran bayi baru lahir. Jika ibu tercatat aktif sebagai peserta JKN, bayi langsung dapat didaftarkan melalui aplikasi SIPP dalam 28 hari pertama kelahiran. Jika status ibu nonaktif, reaktivasi melalui Aplikasi Edabu Pemda memastikan bayi tetap mendapatkan perlindungan sejak hari pertama.


“Setiap bayi berhak terlindungi tanpa harus menunggu prosedur yang rumit,” ujar Nuim.


Pelayanan kesehatan di Sumut juga diatur secara sistematis melalui tingkat fasilitas. Peserta yang datang ke fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas atau klinik akan mendapatkan layanan rawat jalan, rawat inap, hingga perawatan gigi sesuai kebutuhan.


Bagi peserta yang membutuhkan penanganan layanan lebih lanjut, peserta dapat dirujuk ke rumah sakit rujukan sesuai indikasi medis. Sistem rujukan ini menjamin pasien mendapatkan layanan tepat, namun dalam kondisi gawat darurat pasien tetap dilayani tanpa menunggu prosedur.


Nuim menegaskan prinsip pelayanan setara bagi semua peserta. Seluruh fasilitas kesehatan di Sumut wajib menerima pendaftaran menggunakan KIS digital atau NIK, melayani peserta tanpa biaya tambahan, menyediakan obat yang dibutuhkan, dan memastikan pasien tidak mengalami diskriminasi.


Bahkan peserta yang berada di luar wilayah domisili tetap bisa mengakses layanan sesuai ketentuan.


Data BPJS Kesehatan menunjukkan pemanfaatan layanan JKN di Sumut meningkat drastis. Dari rata-rata 8.218 kasus per hari pada 2014, kini jumlah ini melonjak menjadi 82.880 kasus per hari. Secara tahunan, kasus yang ditangani meningkat dari 2,9 juta menjadi 30,2 juta pada 2024.


Nuim menyatakan, pencapaian ini membuktikan bahwa masyarakat percaya pada Program JKN dan sistem UHC Prioritas yang diterapkan di Sumut.

“Target kami sederhana, setiap warga Sumut harus mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan merata. UHC Prioritas bukan sekadar slogan, tapi harus terasa nyata di lapangan,” kata Nuim.


Dengan pendekatan ini, Sumut menjadi contoh bagi provinsi lain dalam memastikan akses kesehatan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, selaras dengan visi Presiden “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. (don)

‎IKAL SMA Negeri 6 Santuni Yatim Piatu Anak Alumni Saat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
| Senin, September 22, 2025

By On Senin, September 22, 2025


PATIMPUS.COM - Berthemakan 'Meneladani Rasulullah SAW, Mempererat Ukhuwah Islamiyah', Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) SMA Negeri 6 Medan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Raya Al Mashun, Minggu  (21/9/2025). 

‎Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi semakin bermakna dimoment Hari Besar Islam tersebut IKAL SMA Negeri 6 Medan juga memberikan bantuan kepada 20 anak yatim piatu dari kalangan keluarga besar Alumni SMA Negeri 6 Medan.

‎Ketua Umum IKAL SMA Negeri 6, HM Husni SE diwakili Sekretaris, Hendra Hakim mengatakan bahwa sejumlah kegiatan di SMA Negei 6 sudah banyak dilaksanakan dan hal tersebut 

‎berkat kekompakan dan bantuan dari abang dan kakak serta adik adik Alumni dari berbagai tingkatan.

‎"Ini berkat kebersamaan dan merupakan kebahagian kita juga. Seperti pelaksanaan Qurban, Reuni Akbar, Memberi Santunan kepada  Anak Yatim, Perayaan 17 Agustusan dan berbagai lomba seperti catur, domino, trus gembira, karoke dan berbagai kegiatan lainnya, dengan semangat kebersamaan tiap.kita laksanakan," ujar Hendra yang juga pengusaha RM Uni Una tersebut.

‎Dikatakannya lagi, selain mempererat silaturahmi, pada puncaknya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW IKAL SMAN 6 Medan juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu dari kalangan keluarga besar Alumni SMAN 6 Medan.

‎"Dan pada peringatan Maulid tahun ini, kami support dan mengucapkan  terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras atas semua kegiatan ini. Ke depan kita buat lagi acara dan silaturahmi yang lebih baik dan lebih kompak," katanya.

‎Sementara Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, IKAL SMA Negeri 6 Medan, Taswir Mahyar, mengatakan acara Maulid Nabi tersebut terselenggara berkat kerjasama dan kekompakan para alumni dari berbagai angkatan. 

‎"Kami seluruhbpanitia mengucapkan terima kasih kepada abang, kakak dan adik-adik serta teman teman sekalian atas bantuan moril dan materil yang diberikan terhadap penyelenggaraan acara ini," ujarnya didampingi Bendahara Nova Lubis, Kak Dedek, Risna Nasution, Evi Traca, Safrida dan Ali Nasution serta lainnya.

‎Taswir Mahyar, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur dan panitia dan mengakui masih ada kekurangan disana sini. Maka atas nama seluruh panitia, ia menyampaikan permohonan maaf dan berjanji kedepan berbagai acara kegiatan agama yang akan dilaksanakan IKAL SMA Negeri 6 Medan akan dilaksanakan lebih baik lagi. 

‎Dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW juga diisi  tausiah yang dibawakan Ustad Sulaiman SPdI serta pembacaan Alquran oleh H Supardjo Sayuti dan sari tilawah dibawkan Refida. Salah seorang keluarga Alumni yang menerima bantuan mengatakan kegiatan memberikan santunan kepada anak yaitm dan piatu sangat membantu dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sekolah. 

‎"Alhamdulillah kawan kawan almarhum ayah di SMA Negeri 6, peduli dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu para alumni. Hal ini sangat membantu kami. Mudah mudahan Bapak dan Ibu sekalian sehat sehat dan murahbrezekinya," ucap anak Almargum Faisal, alumni SMA Negeri 6 Angkatan 1985. (Soni)

‎PFI Medan, XLSMART dan APFI Kunjungi Bank Indonesia   ‎
| Sabtu, September 20, 2025

By On Sabtu, September 20, 2025


PATIMPUS.COM - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan mengadakan kunjungan ke Bank Indonesia sebagai bagian dari kegiatan mempererat hubungan dan silaturahmi yang telah terjalin selama ini. 

‎Kunjungan ini berkolaborasi bersama XLSMART dan Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) Sumatera Utara yang disambut langsung oleh Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Hendra Wangsa Dikrama dan jajaran Bank Indonesia di Kantor Bank Indonesia, Jl. Balai Kota No.4, Kesawan, Kota Medan, Jum’at (19/9/2025).

‎Hadir dalam kunjungan ini, Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, Riski Cahyadi, Ketua Asosiasi Profesi Foto Indonesia (APFI) Sumut, M Said Harahap, Corpcomm XLSMART West Region, Aldi Desmet, dan Regional Account Manager West XLSMART, Rizki Gani Kurniawan.

‎Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, Riski Cahyadi, mengatakan, kunjungan silaturahmi merupakan program PFI Medan dengan berbagai lembaga pemerintahan maupun swasta yang ada di Sumatra Utara khususnya Kota Medan.

‎ ”Kunjungan ini bagian dari program PFI Medan untuk menjalin silaturahmi dengan berbagai lembaga pemerintah maupun swasta. Selama ini kami sudah beberapa kali berkolaborasi  diberbagai kegiatan dengan Bank Indonesia, XLSMART dan APFI Sumut. Kunjungan ini memantapkan rencana-rencana kedepan untuk terus bersinergi memberikan yang terbaik buat lembaga dan masyarakat.” ungkap Riski Cahyadi.

‎Riski menambahkan bahwa kedepan PFI Medan akan mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan Bank Indonesia melalui Car Free Day (CFD) dengan mempromosikan foto-foto terbaik yang dihasilkan selama pelaksanaan CFD dan diperlombakan.

‎Kunjungan ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara media dan institusi keuangan nasional. Bank Indonesia menyambut baik dukungan dari PFI Medan dalam peran media sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pewarta foto dapat menghasilkan karya yang terbaik, mendidik, bermanfaat, sekaligus mengedukasi.

‎Akhirnya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pewarta foto di Medan untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam menyebarkan informasi yang positif. Kunjungan ke Bank Indonesia ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara media dan lembaga keuangan dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya Cinta Bangga Paham Rupiah. Dengan demikian, hubungan baik antara PFI Medan dan Bank Indonesia dapat terus terjalin dan berkembang di masa mendatang. (Soni)

‎Total Ada 4.155, Kemenag Umumkan Calon PPPK Paruh Waktu 2024
| Kamis, September 18, 2025

By On Kamis, September 18, 2025


PATIMPUS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan daftar calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun Anggaran 2024. Total ada 4.155 calon PPPK Paruh Waktu yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

‎“Peserta yang tercantum pada pengumuman agar menyampaikan kelengkapan berkas secara elektronik melalui akun masing-masing pada laman https://sscasn.bkn.go.id mulai tanggal 17 s.d. 22 September 2025,” terang Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin di Jakarta, Kamis (18/9/2025).

‎Menurut Kamaruddin Amin, peserta PPPK Paruh Waktu yang telah ditetapkan dalam pengumuman, harus bersedia menerima segala konsekuensi dari peraturan perundangundangan yang berlaku. Bagi peserta yang memberikan keterangan tidak benar/palsu/menyalahi ketentuan pada saat pendaftaran, pemberkasan, dan setelah diangkat menjadi PPPK, Pejabat Pembina Kepegawaian Kementerian Agama berhak membatalkan kelulusan dan memberhentikan status yang bersangkutan sebagai PPPK.

‎“Dalam proses seleksi ini tidak dipungut biaya, Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, baik dari pegawai Kementerian Agama atau dari pihak lain, maka hal tersebut adalah tindak penipuan,” tegas Sekjen Kemenag.

‎Berikut kelengkapan dokumen yang diunggah peserta:

‎a. Pasfoto terbaru menggunakan pakaian formal dengan latar belakang warna merah;

‎b. Asli Ijazah atau bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri, telah memperoleh surat keputusan penyetaraan ijazah dari kementerian yang berwenang;

‎c. Asli Transkrip nilai atau bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri melampirkan Transkrip nilai dan surat keputusan hasil konversi nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari kementerian yang berwenang;

‎d. Hasil cetak/print out DRH dari laman https://sscasn.bkn.go.id yang pada bagian nama, tempat lahir, dan tanggal lahir ditulis tangan sendiri menggunakan huruf kapital/balok dengan tinta hitam, telah ditandatangani sendiri oleh peserta dan dibubuhi meterai 10.000;

‎e. Surat Pernyataan 5 (lima) poin yang telah ditandatangani sendiri oleh peserta dan dibubuhi meterai 10.000 sesuai format sebagaimana terlampir pada pengumuman ini;

‎f. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dan masih berlaku pada saat pengisian DRH; dan

‎g. Surat Keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Dokter yang berstatus Pegawai Negeri Sipil atau Dokter yang bekerja pada Unit Pelayanan Kesehatan Pemerintah (diutamakan menggunakan Fasilitas Pelayanan Kesehatan pada Kementerian Agama) yang dibuat dan ditetapkan paling kurang pada bulan September 2025;

‎“Apabila sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan sebagaimana pada angka 2, peserta PPPK Paruh Waktu tidak mengisi DRH dan/atau tidak dapat memenuhi/melengkapi kelengkapan dokumen sebagaimana dimaksud pada angka 3, maka yang bersangkutan dianggap tidak memenuhi syarat dan/atau dianggap mengundurkan diri sebagai Calon PPPK Paruh Waktu Kementerian Agama,” tegas Kepala Biro SDM Wawan Djunaedi.

‎Menurut Wawan, apabila terdapat peserta memilih untuk mengundurkan diri, maka wajib membuat dan mengunggah surat pengunduran diri yang telah ditandatangani sendiri dan dibubuhi meterai 10.000 sesuai format sebagaimana terlampir pada pengumuman ini. Tujuannya, agar kebutuhan jabatan yang bersangkutan dapat diisi/diganti dari peserta urutan berikutnya pada kebutuhan jabatan yang sama sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

‎“Bagi peserta pengisi/pengganti akan dipanggil melalui pengumuman dan disampaikan selanjutnya,” jelas Wawan.

‎Ditegaskan Wawan, jika ada peserta PPPK Paruh Waktu yang sudah mendapatkan persetujuan Nomor Induk PPPK kemudian mengundurkan diri, maka dia akan dikenai sanksi tidak boleh melamar pada penerimaan ASN untuk 2 (dua) tahun anggaran pengadaan Pegawai ASN berikutnya. (rel/Soni)

‎Kemenag Sumut-UINSU Siap Gelar PWM 2025
| Kamis, September 18, 2025

By On Kamis, September 18, 2025


PATIMPUS.COM - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Ahamd Qosbi, SAg, MM mendukung kegiatan Perkemahan Wirakarya Madrasah (PWM) Sumatera Utara 2025 bekerjasama dengan Gugusdepan 13.4013.410 Pangkalan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan.

‎“Kegiatan kepramukaan ini juga diharapkan sebagai sarana memperkenalkan dunia pendidikan tinggi dengan profil kampus Islam negeri terbesar di Sumut, UINSU Medan kepada ratusan siswa madrasah se-Sumatera Utara,” jelas Ahmad Qosbi saat menerima panitia PWM Sumut 2025 di Kantor Kanwil Kemenag Sumut di Jalan Gatot Subroto, Medan, Rabu (17/9/2025).

‎Ahmad Qosbi berharap kegiatan PWM berjalan sukses dan lancar serta dapat dijadikan ajang silaturrahmi dan interaksi sebagai momentum pembentukan karakter serta pengembangan keterampilan anggota pramuka.

‎Hadir dalam pertemuan itu Ketua Tim Kesiswaan Penmad Kanwil Kemenag Sumut Dr Nursyamsiah, MA dan Ketua Tim Humas, Komunikasi Publik, Data dan Informasi, Imam Mukhair, M.Hum serta staf. 

‎Pertemuan itu membahas perkembangan kegiatan oleh panitia yang akan digelar pada 25-28 September mendatang.

‎Dalam laporannya, Ketua Dewan Racana 13.410 Pristy Karunia menyampaikan, giat PWM Sumut 2025 ini akan diikuti 546 pramuka golongan penegak putra dan putri serta 84 pembina pendamping putra dan putri dan peserta berasal dari 43 madrasah aliyah (MA) negeri dan swasta dari 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

‎Pristy memaparkan gambaran kegiatan, meliputi giat umum, giat prestasi, giat materi kepramukaan dan giat bakti fisik. Giat prestasi meliputi perlombaan tapak perkemahan terbaik, masakan nusatara, karnaval dan tari kreasi nusantara. 

‎Bakti fisik digelar didua desa yakni di Desa Tuntungan I dan Desa Tuntungan II.

‎Sementara giat materi kepramukaan di antaranya materi pemadam kebakaran dibawakan Damkar Kota Medan, lalu materi rappelling, lempar pisau, panahan, pertolongan pertama gawat darurat yang akan melibatkan tim Rich Management. Lalu giat temu tokoh direncanakan akan mendatangkan tokoh Sumatera Utara yakni Musa Rajekshah.

‎Pristy menyampaikan, upacara pembukaan kegiatan digelar Jumat 26 September 2025 pukul 09.00 di Kampus IV UINSU Durin Jangak, Tuntungan, Medan. 

‎Direncanakan pembina upacara pembukaan yaitu Rektor UINSU Prof Dr Hj Nurhayati, MAg selaku Kamabigus 13.409-13.410. Dengan kerja sama dua lembaga ini, diharap kegiatan PWM Sumatera Utara 2025 dapat berjalan dengan aman dan lancar.

‎Waktu tersisa ini dioptimalkan untuk persiapan dan pelaksanaan acara. Turut mendampingi Pristy, Ketua DR 13.409 Rifky Bunayya dan Pemangku Adat 13.410 Nurhapsi Harahap serta Pembantu Pembina 13.409 Ahmad N Putra. (Soni)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis