Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

‎Matangkan Program Kerja, PW MIO Indonesia Sumut Gelar Rapat Koordinasi Lanjutan ‎

Rabu, Agustus 26, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) - Untuk mematangkan sejumlah agenda strategis menjelang pelantikan, Jajaran Pengurus dan anggota Pimpinan Wilayah (PW) Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar Rapat Koordinasi Lanjutan di Kantor Sekretariat PW MIO Sumut, jalan Besar Tanjung Selamat No.112 B, Kabupaten Deli Serdang. Rabu (26/8/2026).

‎Kegiatan rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PW MIO Indonesia Sumut yang membahas lima agenda utama, yakni:

‎1. Rencana pelantikan PW MIO Sumut.

‎2. Rencana audiensi organisasi.

‎3. Pembentukan panitia pelantikan MIO Sumut.

‎4. Penyusunan dan pelaksanaan program kerja organisasi.

‎5. Rencana pemberlakuan iuran anggota MIO Sumut.

‎Pembahasan tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh perangkat organisasi agar memiliki arah kerja yang jelas serta mampu menjalankan roda organisasi secara terstruktur dan profesional.

‎Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PW MIO Indonesia Sumatera Utara, Fajar Trihatya, SE, bersama Sekretaris Wilayah Rusli, SE., SH., MH dan jalannya konsolidasi diharapkan dapat mendorong seluruh pengurus serta anggota agar aktif dalam mengambil bagian untuk penguatan organisasi.

‎*MIO Sumut Harus Hadir Hingga Pelosok Daerah*

‎Dalam sambutannya, Ketua PW MIO Indonesia Sumut Fajar Trihatya, SE menegaskan bahwa konsolidasi internal merupakan fondasi penting dalam membangun organisasi yang solid.

‎“Rapat koordinasi ini bukan sekadar membahas agenda pelantikan, tetapi bagaimana kita menyatukan langkah dan membangun komitmen bersama untuk memajukan MIO Indonesia di Sumatera Utara.” jelas Fajar.

‎Menurut Fajar, keberadaan MIO Sumut diharapkan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi mampu berkembang hingga ke berbagai daerah di Sumatera Utara.

‎“Kita ingin MIO Sumut menjadi organisasi yang solid, profesional dan mampu memberikan kontribusi positif bagi insan media. Karena itu, kita harus membangun jaringan organisasi sampai ke pelosok daerah Sumatera Utara,” tegasnya.

‎Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme serta menjalankan organisasi sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama.

‎*Konsolidasi Jadi Kunci Penguatan Organisasi*

‎Sementara itu, Sekretaris Wilayah PW MIO Indonesia Sumut Rusli, SE., SH., MH menekankan pentingnya koordinasi antarpengurus agar setiap agenda organisasi dapat berjalan efektif.

‎Menurutnya, pembentukan kepanitiaan pelantikan, program kerja serta rencana audiensi harus dipersiapkan secara matang sehingga pelaksanaan seluruh agenda organisasi dapat berlangsung terarah dan bertanggung jawab.

‎Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat soliditas internal PW MIO Indonesia Sumut.

‎Dengan semangat kebersamaan, jajaran pengurus dan anggota berkomitmen membangun MIO Indonesia Sumut sebagai wadah organisasi media yang profesional, independen, solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pers serta masyarakat di Sumatera Utara.

‎"Rapat koordinasi boleh berakhir, tetapi konsolidasi organisasi harus terus berjalan." tutup Rusli.  (rel/soni)

‎Pameran Foto PFI Di Plaza Medan Fair Tampilkan Rekam Jejak Ketangguhan Sumatera Bangkit Dari Bencana

Kamis, Agustus 20, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) -  Pewarta Foto Indonesia (PFI) bersama Yayasan mataWaktu dan PLN menggelar roadshow pameran foto terakhir di Kota Medan.

‎Pameran foto bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang Aceh, Padang dan Sumatera Utara bertajuk 'Prahara Pulau Emas' ini digelar meriah di Atrium Utara Plaza Medan Fair, Lantai 1, Kota Medan, pada Rabu (19/8/2026).

‎Pameran foto di Kota Medan tersebut merupakan lokasi terakhir dalam road show pameran foto 3 kota yang dimulai sejak 27 Juli 2026 di Kota Padang, Sumatera Barat dan menampilkan 140 karya yang dibukukan dan 68 karya dipamerkan dari 48 Pewarta Foto se-Indonesia.

‎Kegiatan pameran foto 'Prahara Pulau Emas' tersebut dibuka langsung oleh Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang ditandai dengan penandatanganan poster kegiatan oleh Rico Waas bersama Ketua PFI Medan Riski Cahyadi.

‎Tidak hanya sekedar menampilkan pameran foto biasa, para pengunjung bisa merasakan visual langsung dari vibes perjuangan pemulihan listrik dan ketangguhan para survivor buat bangkit kembali pasca bencana. 

‎Ketua Panitia Pameran, Irsan Mulyadi, melaporkan kepada Walikota bahwa karya-karya yang dipamerkan merupakan hasil Para pewarta foto terbaik yang berasal dari Aceh, Medan, Padang, hingga Jakarta, serta kantor berita asing, kantor berita nasional, dan media di Sumatra Utara.

‎"Kita membuat pameran foto di Medan. Pameran fotonya itu bercerita tentang bencana di Aceh, Sumatera, dan di Sumatera Barat," ujar Irsan.

‎Ia menjelaskan tujuan pameran bukan untuk bersedih, melainkan mengingatkan masyarakat bahwa Sumatera merupakan daerah rawan bencana.

‎"Kita bukan mau bersedih dengan pameran foto ini. Tetapi kita ingin mengingatkan kepada masyarakat bahwa kita hidup di daerah bencana. Kapan saja bencana itu bisa terjadi. Jadi kita harus bisa memitigasi, kita harus bisa berempati," katanya.

‎Menurut Irsan, puncak dari pameran ini adalah harapan. "Bukan kita mau memamerkan tentang kesedihan, tidak. Tetapi ada satu harapan yang ingin kita sampaikan kepada publik. Bahwa ini kita harus bangkit," tegasnya.

‎Selain itu, Irsan menyebut PFI juga aktif memberikan edukasi di sekolah dan berbagai lembaga. Ia membanggakan bahwa PFI merupakan satu-satunya organisasi pewarta foto di Indonesia yang memiliki 4 anggota bergelar doktor dan sedikitnya 8 bergelar master.

‎Dalam sambutannya, Rico Waas mengapresiasi kerja para pewarta foto. Ia menyebut foto memiliki kekuatan narasi yang lebih dalam dibanding video.

‎"Sebuah foto itu menceritakan ribuan kata. Karena dia di salah satu frame yang tidak bergerak, tapi kita yang bisa memaknainya, bisa menceritakan mungkin panjang lebar dari A sampai Z," ujar Rico.

‎Ia mencontohkan salah satu foto dalam pameran yang menampilkan seorang laki-laki memakai daster saat banjir. Menurutnya, foto itu memiliki makna mendalam tentang belum tersalurkannya bantuan pakaian saat itu.

‎Rico juga mengenang masa-masa awal bencana. Pada 26 November 2025 malam, ia bersama seluruh OPD dan Forkopimda tidak tidur karena debit air Sungai Deli naik sangat cepat. Beberapa camat bahkan tidak bisa dihubungi karena rumahnya terendam.

‎"Ada camat yang bercerita, kami bertahan dua hari Pak. Saya hanya mikirkan anak saya. Anak saya kasih makan pakai Indomie sama air dingin," kenangnya.

‎Walikota menegaskan Pemko Medan siap berkolaborasi dan menyediakan ruang bagi PFI untuk pameran serupa di masa depan. 

‎"Kalau Pak Wali sudah tahu tentang stringer. Jadi saya yakin tempat itu bakal ada. Tapi teman-teman juga harus komitmen untuk menjaga Pak Wali," canda Irsan yang dijawab setuju oleh Walikota.

‎Sementara itu, Korwil PFI Sumatera Utara, Hendra Syamhari, menjelaskan Prahara Pulau Emas sebelumnya telah diluncurkan dalam bentuk buku foto di Yogyakarta pada 25 Juli 2026. Pameran kemudian digelar di Istana Pagaruyung, Tanah Datar, Sumatra Barat, dan di Banda Aceh pada 3–8 Agustus 2026.

‎Dia menyebut para pewarta foto rela meninggalkan keluarga demi mengabadikan kondisi di lapangan.

‎"Ada adik kita, Yudi. Anaknya masih bayi, dia tinggalkan anak dan istrinya naik sepeda motor untuk meliput," kata Hendra.

‎Menurutnya, tujuan pameran ini adalah untuk mencatat sejarah. "Besok anak cucu kita akan melihat Sumatera pernah hancur akibat tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Ini sebuah sejarah yang sudah kita torehkan," ujarnya.

‎Acara ini juga mendapat dukungan dari Pelindo Multi Terminal, PT Agincourt Resources dan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1. (Soni)

Silaturrahim Dengan Insan Pers, Aliansyah S SHU Harap Media Corong Keadilan

Rabu, Agustus 19, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Media massa diharapkan menjadi corong meneggakkan keadilan dan kebenaran disaat warga disuguhkan oleh informasi hoaks dan tidak berimbang.


“Tidak semua informasi yang diperoleh masyarakat terkonfirmasi dari sumbernya sehingga masyarakat percaya saja dengan berita hoaks. Media yang berkompetenlah yang meluruskan informasi itu,” ujar Aliansyah S SHU, selaku MPKT Karang Taruna Sumut, didampingi M Akhiruddin selaku Sekjen Karang Taruna Sumut, saat bersilaturahim dengan insan pers di Nasi Goreng Pemuda Medan, Selasa (18/08/2026) malam.


Aliansyah S SHU yang akrab disapa Bang Acai ini menyebutkan, di era digitalisasi ini, banyak informasi yang menyesatkan masyarakat, terutama melalui media sosial. Bahkan ada informasi yang sudah bertahun lamanya, kembali muncul dan dikonsumsi khalayak ramai.


“Saat ini, setiap pemilik handphone dengan mudah mengupload informasi ke medsos. Begitu mudahnya memviralkan seseorang yang belum tentu bersalah. Gunakanlah medsos dengan bijak tanpa merugikan orang lain,” pinta pengusaha aksesoris Toko Acai Jaya yang terletak di Jalan B Katamso, Medan ini.


Aliansyah mengapresiasi peran jurnalis dalam menyajikan informasi dan meminta masyarakat agar membaca berita-berita yang benar dari media yang profesional. (don)

‎Meski Sungai Deli Meluap, Warga Kampung Aur Tetap Semangat Gelar Upacara Bendera HUT RI Ke 81

Rabu, Agustus 19, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Tingginya intensitas volume air Sungai Deli sejak subuh tadi mengakibatkan derasnya arus sehingga warga Kampung Aur, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, tidak bisa menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 81 tahun di sungai seperti tahun sebelumnya.

‎Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat para pemuda Sanggar Perkasa selaku Panitia untuk menyemarakkan kegiatan HUT RI ke 81.

Bersama warga Kampung Aur, para pemuda tetap semangat menggelar upacara bendera di depan halaman Masjid Jami' Kampung Aur.

‎Ketua Panitia Pelaksana HUT RI ke 81 Sanggar Perkasa, Arsini Pilli mengatakan, kegiatan upacara bendera di Sungai Deli sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya di Kampung Aur dalam upaya mengkampanyekan pelestarian Sungai Deli.

‎"Yah, rencana kami sebenarnya dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 81 tahun, sebelum memulai perlombaan kita gelar upacara bendera di Sungai Delinya. Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas kita Sanggar Perkasa dan Warga Kampung Aur setiap peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia, ini kita lakukan dengan tujuan mengkampanyekan dan mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan Sungai Deli," ungkap Arsini Pilli kepada awak media usai upacara bendera, Senin (17/8/2026).

‎Arsini yang akrab disapa Andeh Acek, mengatakan lagi, rencananya upacara bendera diadakan di Sungai Deli. Namun karena intensitas volume air tinggi dan derasnya arus sungai, Sanggar Perkasa bersama masyarakat Aur mengalihkan upacara bendera peringatan HUT RI ke 81 tahun di halaman depan masjid.

‎"Sejak subuh tadi volume air naik dan arus deras, seharusnya kita gelar upacara bendera di Sungai Deli, namun itu tak menyurutkan semangat kita untuk tetap mengadakannya, makanya kita alihkan didarat," tambah Arsini lagi.

‎Arsini menjelaskan lebih lanjut, point utama kegiatan memperingati HUT RI ke 81 tahun ini untuk menanamkan semangat nasionalisme, patriotisme, serta mengenang perjuangan para pahlawan kepada masyarakat khususnya generasi muda mengingat Sanggar Perkasa ini didirikan sejak tahun 1982 sebagai wadah kreativitas dan pembinaan generasi muda Kampung Aur dan sekitarnya.

‎Saat ditanya terkait perlombaan untuk menyemarakkan HUT RI ke 81 tahun, Arsini menjelaskan selesai upacara bendera akan diadakan berbagai perlombaan unik. Sebanyak lebih kurang 10 jenis perlombaan unik akan memacu semangat warga Aur untuk merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun.

‎Perlombaan tersebut diantaranya Lomba mewarnai, panjat pinang dan pacu ban di Sungai Deli, untuk di darat ada lomba terompa (engklek), terompa beregu, balap karung goni, lomba guli dalam sendok, makan kerupuk, rebut kursi DPR, turnamen Bola Keranjang pakai kain sarung, dan lainnya.

‎"Biasanya habis upacara bendera, baru kita mulai lombanya, lebih kurang 10 jenis perlombaan, ada kita gelar di sungai dan ada juga di darat.

‎Arsini juga menyampaikan, bahwa selain upacara bendera, perlombaan, masyarakat Kampung Aur yang merupakan pedagang juga menggelar Bazzar Kemerdekaan Kuliner UMKM.

‎"Selain kegiatan lomba, upacara kita juga ada Bazzar Kemerdekaan Kuliner UMKM, jadi disini ada berbagai jenis Kuliner yang enak, higienis dengan harga ekonomis. Karena mayoritas masyarakat Kampung Aur pedagang," ucap Arsini.

‎Hal senada juga disampaikan Syafri Tanjung yang menjadi pembina upacara bendera peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 81 tahun yang diadakan Sanggar Perkasa bersama Warga Kampung Aur.

‎Syafri Tanjung yang akrab disapa pak Icap memakai kostum khas Jendral Sudirman saat menjadi pembina upacara bendera pada peringatan HUT RI ke 81 tahun.

‎Pak Icap mengatakan, kegiatan seperti ini sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya diadakan Sanggar Perkasa bersama Warga Kampung Aur, yang tujuannya menanamkan nilai nasionalisme, patriotisme dan juga pelestarian Sungai Deli kepada masyarakat khususnya generasi muda.

‎Terkait pelestarian Sungai Deli, sambung Syafri Tanjung lagi. Pada peringatan HUT RI ke 81 tahun ini saat upacara bendera Sanggar Perkasa, Laskar Bocah Sungai Deli (Labosude), dan Komunitas Peduli Anak (KOPA) bersama masyarakat Aur bersatu mendeklarasikan Kemerdekaan Sungai Deli.

‎"Kegiatan seperti ini sebenarnya sudah rutin kita buat, tujuannya kita ingin menanamkan nilai nasionalisme, patriotisme kepahlawanan dan yang terpenting mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk bersama menjaga kelestarian Sungai Deli. Terkait Pelestarian Sungai Deli, tadi kita Mendeklarasikan Kemerdekaan Sungai Deli, kita bersatu mewujudkan persatuan dan kesatuan untuk menjaga kebersihan lingkungan terkhusus kelestarian Sungai Deli yang dimulai dari bersatu untuk tidak membuang sampah di Sungai," ungkap Syafri Tanjung.

‎Sebagai pembina dan mantan pengurus Sanggar Perkasa. Syafri Tanjung juga menjelaskan, bahwa Sanggar Perkasa merupakan wadah generasi muda, didirikan sejak tahun 1982 dengan tujuan untuk membina generasi muda agar bisa mandiri, memiliki akhlak, mengembangkan bakat dan kreativitas terhadap olahraga, seni tari, seni drama. 

‎"Melalui wadah Sanggar Perkasa ini, kita akan membina generasi muda kita agar memiliki jiwa kepemimpinan yang berakhlak, mandiri, dan berintegritas. Selain itu Sanggar Perkasa juga wadah pembinaan kreativitas, baik di olahraga, seni budaya, seni tari, seni suara, seni drama sehingga generasi kita jauh dari Narkoba," ujar Syafri Tanjung.

‎Pantauan awak media di lokasi acara, warga Kampung Aur dimulai dari anak-anak Remaja, dan Orang tua antusias mengikuti upacara bendera memperingati HUT RI ke 81 tahun dan bahkan dari emak-emaknya ada yang memakai pakaian tradisional. 

‎Upacara bendera peringatan HUT RI ke 81 tahun turut diikuti oleh ratusan masyarakat Aur. Turut berpartisipasi juga DPC KOMBAT Medan Maimun yang ikut berbaur bersama masyarakat dalam upacara bendera tersebut. (Soni)

‎DPC KOMBAT Medan Maimun Dan Jajaran Laksanakan Gotong Royong Massal

Minggu, Agustus 16, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) - Dewan Pimpinan Kecamatan (DPC) Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Restorasi Indonesia Medan Maimun ikut melaksanakan kegiatan Gotong Royong Massal Sambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 81 tahun yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Medan Maimun pada Sabtu (15/8/2026).

‎Kegiatan Gorong Royong Massal tersebut berlangsung di sepanjang Jalan Mangkubumi hingga persimpangan Jalan Letjen Suprapto.

‎Sebelum gotong royong dimulai, tepatnya di depan SD Negeri 060902 jalan Mangkubumi, bersama dengan unsur Pemerintahan Kecamatan Medan Maimun, unsur Kelurahan Se Medan Maimun, unsur TNI-POLRI, Ketua DPC KOMBAT Restorasi Indonesia (RI) Medan Maimun, M Yamin Nasution didampingi Bendahara Soni M Nor, Wakil Ketua Afrizal, Elvi Sukaesih, Wakil Sekretaris Aprilia Sembiring, dan jajaran pengurus Ranting KOMBAT Kelurahan SE Medan Maimun mengikuti upacara pengarahan kegiatan dari Camat Kecamatan Medan Maimun Rizki Hari Adam Lubis SSTP.

‎Ketua DPC KOMBAT Medan Maimun, M Yamin Nasution menyambut baik kegiatan Gotong Royong Massal Sambut HUT RI ke 81 tahun yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Medan Maimun bersama jajarannya.


‎"Alhamdulillah, kita bisa hadir kegiatan Gotong Royong Massal Sambut HUT RI ke 81 tahun yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Medan Maimun, kegiatan Gotong Royong ini tentu kita sambut baik, makanya kita ikut hadir Gotong Royong," ungkap Yamin.

‎Keikutsertaan KOMBAT Medan Maimun dalam kegiatan Gotong Royong Massal bersama Pemerintah Kecamatan Medan Maimun ini sebagai wujud KOMBAT hadir bersinergi dan menjalin komunikasi yang baik bersama pemerintah.

‎Yamin menambahkan kehadiran KOMBAT harus dirasakan kebermanfaatannya ditengah-tengah masyarakat, termasuk menjalin sinergi dan komunikasi yang baik dengan pemerintah.

‎"Sebagaimana instruksi komando dari Ketua DPW KOMBAT Restorasi Indonesia Sumatera Utara, Bapak Ricky Anthony dan Ketua DPD KOMBAT Kota Medan, Bapak Samsir Pohan kehadiran KOMBAT harus dirasakan bermanfaat ditengah-tengah masyarakat, kehadiran KOMBAT juga harus menjalin hubungan baik dan juga menjadi pengawas kinerja pemerintah. Jika baik kinerjanya kita sambut baik, jika menyalah dan merugikan masyarakat kita hadir untuk mengawasi dan mengingatkan pemerintah," ujar Yamin.

‎Pantauan awak media, usai upacara pengarahan dari Camat Kecamatan Medan Maimun Rizki Hari Adam Lubis SSTP, masa gotong royong terdiri dari unsur pemerintahan Kecamatan Medan Maimun, unsur Kelurahan se Medan Maimun, dan DPW KOMBAT bersama jajaran Ranting KOMBAT Kelurahan se Medan Maimun bergerak ke titik masing-masing untuk melakukan pembersihan di sepanjang Jalan Mangkubumi. (Soni)

Ekobis

Pendidikan

Hukum

Kesehatan

Komunitas

Jajanan

Peristiwa