Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

‎Gelar Wisuda Akbar Ke-X, Jabal Noor Cetak 260 Penghafal Al-Qur'an ‎

Sabtu, Mei 30, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) -  Sekolah Islam Terpadu (SIT) Jabal Noor bersama Pondok Pesantren (Ponpes) Qur'an Jabal Noor sukses menggelar acara Wisuda Akbar Tahfidz Al-Qur'an yang ke-X hari ini, Sabtu (30/5/2026). 

‎Dalam momentum acara yang menjadi sejarah terindah itu, sebanyak 260 santri dan santriwati dari berbagai jenjang pendidikan resmi diwisuda setelah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an.

‎Acara monumental tersebut disaksikan langsung oleh sekitar 1.100 tamu undangan ini dan berlangsung dengan khidmat dan meriah di Griya Benn Convention Hall, Jalan Tengku Amir Hamzah, Medan.

‎Wisuda Akbar dihadiri langsung oleh pimpinan pondok pesantren, KH Zulfiqar Hajar Lc, beserta keluarga besar yang turut berhadir mendampingi, terlihat di antaranya Ustadz Hasanul Arifin, Ustadz Amar Zulfiqar, serta Ustadz Khalid Zulfiqar yang hadir bersama istri dan anak-anak.

‎Kehadiran sejumlah tokoh lintas sektor, akademisi senior, dan pejabat pemerintahan juga turut menambah kekhidmatan acara. Selain itu, tampak hadir juga memberikan dukungan penuh, perwakilan resmi dari Walikota Medan serta perwakilan dari Kapolrestabes Medan.

‎Selain itu, hadir pula para tokoh masyarakat dan akademisi terkemuka seperti Prof Dr H Mohammad Hatta, Prof Dr H Amiruddin MS, Dr H Amhar Nasution, serta Ibu Hj Inong. 

‎Turut hadir juga Bapak H. Erwin selaku panitia pembangunan Pondok Pesantren Jabal Noor, yang selama ini ikut mengawal pengembangan sarana pendidikan bagi para santri.

‎Selain prosesi wisuda yang sakral, Para hadirin disuguhkan berbagai penampilan seni islami yang dibawakan oleh siswa-siswi SIT Jabal Noor, seperti musikalisasi puisi yang penuh penghayatan, serta lantunan sholawat dan lagu-lagu religi melalui kesenian Hadroh dan Qosidah yang dibawakan secara apik dan memukau.

‎Direktur SIT Jabal Noor, Ustadz Chandradika Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian luar biasa para santri. Beliau menekankan pentingnya menjaga hafalan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

‎"Kami sangat bersyukur dan bangga melihat kegigihan anak-anak kita hingga bisa berdiri di panggung wisuda hari ini. Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi mereka untuk menjadi agen perubahan yang membawa syiar Islam. Kami berharap nilai-nilai Al-Qur'an ini melekat dalam karakter mereka dan menjadi fondasi untuk meraih masa depan yang gemilang," tutur Ustadz Chandradika Setiawan.

‎Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren, KH Zulfiqar Hajar Lc, juga mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara ini. Beliau menyampaikan bahwa wisuda akbar tahun ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qur'ani yang tangguh dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

‎"Harapan kami, para lulusan dari SIT Jabal Noor dan Pondok Pesantren Jabal Noor ini dapat menjadi generasi yang bermanfaat, saleh dan saleha, berbakti kepada orang tua, serta mampu mengharumkan nama baik keluarga, masyarakat, dan negara, baik di tingkat nasional maupun internasional," ungkap KH Zulfiqar Hajar Lc. dalam sambutannya.

‎Geliat dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak juga terlihat dari banyaknya karangan bunga ucapan selamat yang memenuhi area convention hall sejak Jumat malam, menandakan besarnya dukungan masyarakat terhadap pendidikan berbasis Al-Qur'an di Sumatera Utara.

‎Melalui momentum Wisuda Akbar ke-X ini, SIT dan Ponpes Qur'an Jabal Noor menegaskan kembali komitmennya dalam mencetak kader-kader bangsa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak dan spiritual yang bersumber dari Al-Qur'an. (Soni)

Yapim Medan Gelar ‎Purnawiyata, Orangtua Siswa Ajak Masyarakat Daftarkan Anaknya

Senin, Mei 11, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Setelah menjalani pendidikan selama 3 tahun, secara resmi Yapim Taruna Medan menggelar Purnawiyata Angkatan 27 untuk melepas 251 siswa-siswi kelas XII tahun ajaran 2025-2026 dari Sekolah Menengah Atas (SMA) IPA-IPS, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer Jaringan, Akuntansi Keuangan, Manajemen Perkantoran, dan Perhotelan.

‎Hal itu diungkapkan Tongam Sitanggang SPd, Kepala SMK 1 sekaligus mewakili Yayasan Yapim Taruna Medan di acara Purnawiyata Yapim Medan Jalan Darussalam, Hotel Grand Kanaya Medan,  pada Senin (11/5/2026).

‎Tongam Sitanggang menyampaikan rasa syukurnya dan mengapresiasi suksesnya acara Purnawiyata yang dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Yapim Taruna Sumut-Riau, Dra. Asnawati Situngkir, Staf, Pegawai dan guru Yapim Taruna Medan serta seluruh orang wali murid.

‎"Kita bersyukur suksesnya acara ini, jadi Yayasan Yapim Taruna Medan mengapresiasi suksesnya acara Purnawiyata, dan menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh panitia yang sudah mensukseskan acara ini," ungkap Tongam.

‎Tongam Sitanggang juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh orang tua wali murid yang telah bersedia hadir diacara tersebut dan memohon maaf jika ada penyambutan yang kurang berkenan.

‎"Kami Yayasan Yapim Medan, Kepala Sekolah SMA, SMK 1, SMK 2, para guru, dan seluruh staf pegawai mengucapkan ribuan terimakasih kepada bapak ibu orang tua murid yang telah berhadir dan mempercayakan anak-anaknya untuk kami didik selama 3 tahun di Yapim Medan ini, dan Jika ada kekurangan, tutur kata dan penyambutan kurang berkenan di hati bapak ibu Kami mohon maaf," ungkap Tongam.

‎Diakhir sambutannya, Tongam Sitanggang juga berpesan kepada seluruh siswa-siswi setelah tamat dari Yapim Medan menjaga nama baik almamater, karakter dan integritas, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

‎"Di akhir sambutan saya ini, saya berharap siswa-siswi Yapim Taruna Medan baik SMK 1, SMK 2, maupun SMA tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga karakter dan integritas yang telah ditempa di sekolah ini. Teruslah bermimpi besar, jadilah pembelajar sepanjang hayat, dan ingatlah bahwa kesuksesan sejati adalah saat kehadiranmu memberi manfaat bagi sesama. Jaga nama baik almamater di mana pun kalian melangkah," tutup Tongam Sitanggang.

‎Sementara itu, Kepala SMA dan SMK 2 Yapim Taruna Medan Vera Panjaitan, S.Pd, M.Pd. berharap seluruh siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan di Yapim Medan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan mampu bersaing didunia usaha serta industri dengan modal pengetahuan, ketrampilan, disiplin serta kejujuran.

‎"Saya berharap semoga Siswa-siswi kami semua dapat melanjutkan pendidikan ke Jenjang yang lebih tinggi dan siap bersaing dalam Dunia Usaha dan Industri bermodalkan pengetahuan, ketrampilan, disiplin dan jujur yang telah didapat di Yapim Taruna Medan selama 3 tahun ini," ungkap Vera Panjaitan.

‎Ketua Panitia Purnawiyata Angkatan 27 tahun ajaran 2025-2026, Hartati Swasta Tambunan, S.Pd dalam laporannya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melepas secara resmi siswa-siswi kelas XII SMA/SMK-1/ SMK-2 YAPIM Medan yang telah menyelesaikan masa studi dan mengembalikan tanggung jawab pendidikan siswa-siswi kepada orang tua wali murid.

‎Selain itu juga, kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara warga sekolah dan orang tua siswa serta sebagai ajang kreativitas seni siswa-siswi, seperti menampilkan seni vokal, tari maupun drama.

‎"Kami laporkan, secara umum peserta didik telah menyelesaikan Ujian Akhir Sekolah dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), adapun jumlah siswa kelas XII yang dilepas pada tahun pelajaran 2025/ 2026 ini adalah sebanyak kurang lebih 251 siswa, diantaranya SMA sebanyak 95 Siswa, jurusan IPA 33 siswa, jurusan IPS: 62 siswa, SMK-1 sebanyak 90 siswa, jurusan TKRO berjumlah 41 siswa, TKJ 49 siswa. SMK-2  sebanyak 64 siswa, yakni jurusan Akutansi 10 Siswa, jurusan Perkantoran 19 siswa dan jurusan Akomodasi Perhotelan 35 siswa," ungkap Hartati.

‎Salah satu perwakilan orang tua siswa,  dari kelas XII, Bapak Valeria dalam sambutannya juga menyampaikan rasa syukurnya dan terimakasih kepada seluruh guru Yapim Medan.

‎"Selama 3 tahun anak-anak kami ini kami titip dan percayakan ke bapak ibu guru Yapim Medan. Kami sebagai orang tua yakin dan percaya bahwa ilmu yang bapak ibu guru ajarkan sudah tersampaikan semua kepada anak-anak kami, mudah-mudahan semua ilmu yang diajarkan itu dapat bermanfaat bagi anak-anak kami dimasa mendatang, untuk itu Kami sebagai orang tua menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua guru Yapim Medan karena telah mendidik dan mengajarkan anak-anak kami menjadi anak yang berbudi, anak yang berakhlak, dan menjadi pemimpin," ungkap Valeria salah satu orang tua siswa jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

‎Valeria juga menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh guru Yapim Medan dan dengan bangga mengapresiasi 'Yapim Medan is the best' serta mengajak orang tua siswa lainnya agar mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah Yapim Medan.

‎"Mungkin selama 3 tahun ini, anak-anak Kami ada berbuat salah yang melukai hati bapak ibu guru, mungkin selama mendidik anak-anak kami, anak kami ada membuat bapak ibu marah, tapi bapak ibu guru tetap sabar mendidik anak kami, maka dari itu Kami sebagai orang tua memohon maaf yang sebesar-besarnya," ucap Valeria.

‎"Kami orang tua siswa yakin dan percaya semua dedikasi, kesabaran bapak ibu dalam mendidik anak kami semua itu demi menjadikan anak kami menjadi anak-anak yang berbudi, berakhlak dan menjadi pemimpin yang baik, sekali lagi kami sebagai orang tua siswa mengucapkan terimakasih, dan Kami dengan bangga mengatakan 'Yapim Medan is the best', Jadi mari Bapak ibu orang tua murid semuanya, mari kita ajak tetangga, dan anak-anak kita untuk kita daftarkan sekolah ke Yapim Medan," tambah Valeria.

‎Informasi yang didapat awak media, Yapim Taruna Medan telah membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026-2027 beralamat dijalan Air Bersih nomor 59 Medan. 

‎Yapim Taruna Medan sendiri terdiri dari Unit SMP, SMA yakni IPA-IPS, dan SMK 1 dengan pilihan jurusan Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer Jaringan, serta unit SMK 2 terdiri dari jurusan Akuntansi Keuangan, Manajemen Perkantoran, dan Perhotelan. (Soni)

‎Tiga Mahasiswi STIK-P Medan Ikuti Nyantri Foto Camp ANTARA 2026

Jumat, Februari 27, 2026


PATIMPUS.COM – Tiga mahasiswi STIK-P Medan terpilih sebagai peserta Nyantri Foto Camp 2026 yang diselenggarakan oleh ANTARA dan akan berlangsung pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026 di Wisma Grafika ANTARA, Puncak, Bogor.

‎Informasi yang diumumkan melalui akun Instagram Antarafoto.com, dari 20 peserta Nyantri Foto Camp ANTARA 2026, diketahui tiga peserta merupakan Mahasiswi STIK-P Medan yang berhasil lolos seleksi. Diantaranya Fadhilah Putri Iksyah, Nazwah Apriani, dan Putri Pratama Sianturi.

‎Ketiganya dinyatakan lolos setelah mengikuti seleksi ketat dan dinilai memiliki potensi serta kemampuan yang mumpuni dibidang fotografi jurnalistik sehingga layak mengikuti program pembinaan bergengsi tingkat nasional tersebut.

‎Rektor Universitas STIK-P Medan, Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP, saat dijumpai wartawan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para mahasiswi tersebut. Ia berharap, keberhasilan ini dapat membawa nama baik Provinsi Sumatera Utara, Khususnya Pemerintah Kota Medan, sekaligus membuka perhatian serta dukungan lebih luas bagi generasi muda Kota Medan yang berprestasi di bidang fotografi jurnalistik.

‎“Terpilihnya ketiga Mahasiswi STIK-P Medan, tidak terlepas dari didikan para dosen serta bimbingan senior Potret STIK-P Medan yang terus mengarahkan menjadi fotografer yang profesional dalam menghasilkan karya foto,” ujar Dr. Sakhyan Asmara yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat Kota Medan.

‎Ia menambahkan, selain karena didikan para dosen dan senior Potret di lingkungan STIK-P Medan, keberhasilan tersebut juga merupakan buah dari semangat serta kerja keras para mahasiswi tersebut.

‎Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Ketua Kelompok Studi Fotografi (KSF) POTRET STIK-P Adil Situmorang mengapresiasi dan juga menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi adik juniornya.

‎Adil mengatakan ketiga mahasiswi STIK-P yang mengikuti Nyantri Foto Camp ANTARA 2026 merupakan anggota baru angkatan 16 (enam belas) KSF POTRET bernama Continuous (Kontinu).

‎" Angkatan Kontinu beranggotakan 7 orang, mereka resmi dilantik sebagai anggota baru angkatan ke 16, setelah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) pada 14 Oktober 2024 lalu dengan penyeleksian yang ketat," ungkap Adil saat dihubungi via WhatsApp, Jum'at  (27/2/2026).

‎Adil berharap keikutsertaan ketiga anggota baru KSF POTRET STIK-P pada kegiatan Nyantri Foto Camp 2026 ANTARA dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa/i lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, khususnya dalam dunia fotografi jurnalistik dan media.  (Soni)


‎STAI Hikmatul Fadhilah Wisuda 50 Sarjana Pendidikan Agama

Jumat, Desember 26, 2025


PATIMPUS.COM -  Sekolah Tinggi  Agama Islam (STAI) Hikmatul Fadhilah melaksanakan wisuda Sekira 50  Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), pada Selasa (23/12/2025) di Hotel Karibia Boutique Jalan Timor, Medan Timur.

‎Hadir dalam acara Wisuda Sarjana STAI Hikmatul Fadhilah, diantaranya Kapolrestabes Medan yang di wakili Kapolsek Medan Timur Komisaris Polisi Agus Butar-butar, Dandim 0201/Medan di wakili Danramil 02/MT Kapten Inf Sugino, Walikota Medan di wakili Kabid Pembinaan Ketenagaan Mujiono, Kementerian Agama Medan diwakili Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Firdansyah Manaek, S.Ag, MH, Ketua Badan Penyelenggara PTS Prof Dr Bahdin Nur Tanjung, SE, MM, Ketua Forum Pengajian Sumatera Utara, Hj Khalijah Erde, perwakilan MUI Medan dan para orang tua wisudawan.

‎Hj Hikmatul Fadhilah selaku Ketua STAI, Hikmatul Fadhilah dalam sambutannya mengatkan, bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Wisuda merupakan momentum untuk bisa melangkah maju ke depan.

‎"Wisuda adalah titik momentum dari sebuah proses panjang pendidikan yang telah dilalui dengan segala pengorbanan, waktu, tenaga, fikiran dan biaya. Itu semua terbayarkan dengan pengukuhan wisuda hari ini, Kita berharap seluruh wisudawan STAI Hikmatul Fadhilah terdepan pada capaian perubahan sosial yang cepat," ujar Hj Hikmatul Fadhilah.

‎Lebih jauh ditegaskan aktifis dan tokoh pendidikan perempuan Sumatera Utara ini bahwa penguasaan ilmu dan teknologi berbasis digitalisasi, menuntut seorang sarjana untuk mampu merespon dan beradaptasi dengan perubahan yang ada.

‎"Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis digitalisasi menuntut setiap wisudawan agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada, teruslah gali seluruh potensi yang ada, jangan cepat berpuas diri dengan yang didapatkan saat ini,"tegasnya.

‎Disamping itu, Ketua STAI Hikmatul Fadhilah mengingatkan agar para wisudawan tetap menjunjung tinggi kehormatan almamater, orang tua dan kehormatan diri sebagai seorang sarjana.

‎"Kepada wisudawan jadilah pribadi yang baik, soleh dan bertanggung jawab, hormati orang tua, jaga nama baik almamater dan jaga kehormatan sebagai seorang intelektual," ujarnya.

‎Sementara Orasi ilmiah disampaikan Prof Dr H Bahdin Nur Tanjung, SE, MM Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (ABPPTS) Sumatera Utara kembali mengingatkan dan menegaskan, masa depan penuh tantangan.

‎"Pendidikan guru agama Islam sangat dibutuhkan di semua jenjang pendidikan, sebab posisi guru agama memiliki posisi strategis guna menyiapkan para siswa yang berakhlak, bermoral dan soleh,"ujar Prof Bahdin.

‎Lebih jauh disampaikan mantan Rektor UMSU ini, bahwa posisi Perguruan Tinggi Swasta berkontribusi aktif bagi terwujudnya cita-cita proklamasi perjuangan kemerdekaan, yakni mencerdaskan bangsa lewat pendidikan.

‎"Posisi PTS dan PTN turut berkontribusi besar terciptanya generasi bangsa yang cerdas, unggul dan kompetitif, untuk itu mari gali terus potensi diri dan jangan merasa minder (tidak percaya diri) perubahan global menuntut kemampuan diri, adaptif  kemajuan teknologi dan Kampus berperan penting untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa,"ucapnya.

‎Walikota Medan diwakili Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan,Mujiono, mengatakan wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan mulai mentutut tanggung jawab mengaplikasi ilmunya ditengah masyarakat.

‎"Pemko Medan mendukung institusi pendidikan bagi kemajuan dan peradaban. Kehadiran lulusan STAI Hikmatul Fadhilah melengkapi kebutuhan guru agama di tiap jenjang pendidikan. Kota Medan terus bergerak menuju Kota yang maju untuk itu dibutuhkan sumberdaya manusia yang berkualitas bagi kemajuan Kota," ucap Mujiono saat membacakan pidato Walikota Medan.

‎Kementerian Agama Kota Medan di wakili Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) Firdansyah Manaek Hasibuan, S.Ag, MH menegaskan lulusan lembaga pendidikan Islam mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

‎"Pendidikan dibutuhkan komitmen dan kesungguhan dalam mengelola satuan pendidikan yang berkualitas berbasis teknologi dan STAI Hikmatul Fadhilah mampu beradaptasi dengan kemajuan yang ada, kita berharap lulusan STAI Hikmatul Fadhilah mampu bersaing di tataran perubahan yang kompetitif,"ucap Firdan.

‎Sementara yang mewakili Kapolrestabes Medan,  Kapolsek Medan Timur, Kompol agus butar-butar mengatakan agar para wisudawan STAI Hikmatul Fadhillah dapat menjadi manfaat bagi orang lain.


‎"Jadi lah kita bisa bermanfaat untuk orang lain terutama kepada bangsa dan negara," ujarnya.

‎Sedangkan Dandim 0201/ Medan diwaili Danramil 02/MT, Kapten Inf Sugino

‎Danramil 02 Medan Timur mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Kedepan ilmu yang didapat dapat dilaksankan di lpangan dengan baik.


"Jangan sombong dan manfaakan ilmu tersebut untuk kesejaheraan di sekitar kita," ujarnya. Rangkaian acara wisuda diakhiri prosesi pelantikan dan photo bersama.  (Soni)

M Arif Tanjung Gelar Dialog Bersama Pelajar Kota Medan

Jumat, Oktober 31, 2025


PATIMPUS.COM - Untuk mewujudkan makna dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 tahun kepada generasi muda saat ini, Tokoh Masyarakat M Arif Tanjung menggelar edukasi melalui Dialog Bersama Pelajar Kota Medan di Warkop Apa Adanya Jalan Menteng VII nomor 77 Kecamatan Medan Denai Kota Medan, Jumat (31/10/2025) sore.

‎Dialog yang dihadiri siswa-siswi dari SMAN 2 dan SMAN 5 Medan ini bertajuk 'Bangkit dan Berprestasi' mengangkat tema 'Peran Pemuda Di Era Digital'. 

‎Selain adakan dialog, M. Arif Tanjung juga membagi-bagikan puluhan bingkisan peralatan sekolah berupa tas, buku, pena, dan botol minum kepada para siswa.

‎" Ya, Alhamdulillah.. Dialog bersama Pelajar Kota Medan dari SMAN 2 Medan dan SMAN 5 Medan ini sengaja saya lakukan pada saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun dengan tujuan awal kita mengedukasi para siswa-siswi dalam memaknai peringatan bersejarah Sumpah Pemuda ini agar mereka generasi muda mengingat perjuangan tokoh-tokoh muda era perjuangan dahulu, dan menjadi pemantik mereka untuk lebih bersemangat belajar sebagai jalan perjuangan mencapai cita-cita," ungkap M. Arif Tanjung kepada awak media usai acara.

‎"Alhamdulillah di peringatan hari Sumpah Pemuda ini saya mendapat rezeki dan bisa berbagi kepada puluhan siswa SMAN 2 dan SMAN 5 Medan. Nilai materinya mungkin tidak seberapa namun esensinya ini adalah sebagai pemantik agar mereka ingat perjuangan tokoh-tokoh muda dahulu dan mereka bisa lebih giat lagi belajar menggapai cita-cita," tambah Arif Tanjung yang juga sosok pemuda Pemerhati Sosial.

‎Dengan Momentum peringatan Sumpah Pemuda ini, Arif Tanjung juga berharap kegiatan tersebut juga menjadi wadah komunikasi antara generasi muda dan tua dapat terbangun diluar sekolah sembari menikmati kopi. 

‎Sehingga, sambungnya lagi. Ada kesamaan makna dalam memahami peristiwa yang tumbuh di tengah-tengah masyarakat saat ini.

‎"Kita juga menghidangkan makan dan minum untuk anak anak yang hadir pada saat memberikan materi pelatihan terkait bagaimana menyikapi perkembangan era digitalisasi saat ini untuk kedepannya," terang Arif Tanjung. (Soni)


‎Tim Robotics MAN 1 Madina Borong Juara International Robotics Talent Competition 2025 Di Malaysia

Minggu, Oktober 05, 2025


PATIMPUS.COM - MAN 1 Mandailing Natal (Madina) kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dikancah internasional.

‎Tim Robotics MAN 1 Mandailing Natal berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dan Juara 2 pada beberapa kategori perlombaan diajang International Robotics Talent Competition 2025 yang digelar di Royal Military College, Malaysia pada Sabtu (4/10/2025).

‎Dalam kompetisi tersebut, tim Robotics MAN 1 Mandailing Natal berhasil meraih Juara 1 kategori Robot Summo Strategy melalui penampilan gemilang dua siswa kelas XII A, yaitu Muhammad Daffa Rafionaldi dan Royhan Habibi Pulungan. 

‎Tidak hanya itu, pada kategori Summo Battle, siswa atas nama Tio Temanta Ginting (XII C) dan Adifa Denata Negara (XII E) sukses membawa pulang Juara 2. Sementara itu, pada kategori Desain Robot Summo, Ikhsan Alhamdi Lubis (XII C) juga berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 2.

‎Kepala MAN 1 Mandailing Natal, Hajjah Salbiah SAg MM, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian siswa-siswinya. 

‎Menurutnya, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi madrasah, masyarakat Mandailing Natal, bahkan Indonesia.

‎ 

‎Hajjah Salbiah berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berinovasi, berkarya, dan berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

‎“Prestasi ini semakin menegaskan bahwa MAN 1 Mandailing Natal tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang teknologi modern di kancah global. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah dapat melahirkan generasi berprestasi yang siap menjawab tantangan zaman,” ungkap Hajjah Salbiah. 

‎Salbiah mengucapkan selamat kepada Tim Robotics MAN 1 Mandailing Natal atas prestasi gemilang yang berhasil mengharumkan nama madrasah, daerah, dan bangsa di ajang internasional.

‎Sementara itu, Pembimbing Tim Robotics MAN 1 Mandailing Natal Reza Hidayat menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, dan kesungguhan para siswa dalam berlatih.

‎Reza menegaskan bahwa dengan disiplin, semangat pantang menyerah, dan dukungan madrasah, para siswa mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga meraih juara di level dunia. (Soni)

SPI Sumut Gelar Seminar Perdana Pendidikan Karakter Di SMK Negeri 8 Medan

Jumat, Oktober 03, 2025


PATIMPUS.COM ‐ Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Sumatera Utara (Sumut) sukses menggelar seminar perdana pengembangan dan pendidikan karakter bagi kalangan tenaga pendidik di SMK Negeri 8 Medan Jalan SMTK/Doktor Mansyur, Medan Selayang, Kamis  (02/10/2025).

‎Acara ini dibuka dengan laporan Ketua Panitia, Ahmad Ridwan Panjaitan, S.Pd.I, yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat penerapan pendidikan karakter di sekolah.

‎Kepala Sekolah SMK Negeri 8, Wilmahandayani SPd MSi, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif SPI Sumut yang memberi perhatian pada peran tenaga pendidik. Beliau menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai pondasi dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab.

‎Hal senada juga disampaikan Wakasek SMK 8, Lin Aprinauly SPd, yang menyatakan apresiasinya bahwa seminar ini sangat bermanfaat.

‎"Seminar ini sangat bermanfaat bagi kami khususnya untuk sekolah dan berterimakasih, kalau visi misi kita itu berkarakter baik dan kuat menuju indonesia Emas,  memberikan wawasan baru serta metode praktis yang dapat diterapkan guru dalam mendidik siswa di kelas," ungkap Lin Aprinauly saat diwawancarai awak media.

‎Sementara itu, Ketua DPW SPI Sumut, Burhanuddin SE, yang berhalangan hadir menyampaikan permohonan maafnya tidak bisa hadir karena sedang bertugas di luar kota, namun ia menyampaikan dukungannya melalui pesan tertulis: 

‎“Saya mendukung penuh terselenggaranya seminar ini dan berharap dapat menghasilkan gagasan positif untuk kemajuan pendidikan, serta tetap berlangsung sukses.” ungkap Burhanuddin.

‎Alex Surbakti Muslim Halim, Bendahara SPI dalam sambutannya mewakili Ketua SPI Sumut Burhanuddin SE, menekankan bahwa SPI siap Berkolaborasi dengan Lembaga Pendidikan Sathya Sai Indonesia (LPSSI),  bersinergi dengan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang tertib, aman, dan berkarakter.

‎Turut hadir dalam kegiatan ini Sekjen SPI, Ananda Abdinesia Sitepu SH, Direktur Hukum SPI, Faisal Rambe SH, serta Kepala Bidang Informasi dan Data, Aminullah Harahap.

‎Seminar ini menghadirkan Narasumber, I Nyoman Sumantra SPd MSos,  sebagai Penelitian dan Pengembangan, dari Lembaga Pendidikan Sathya Sai Indonesia (LPSSI) yang bekerjasama dengan SPI Sumut. 

‎"Kita sebenarnya berbagi pentingnya pendidikan karakter kepada guru kita di SMK 8 karena guru adalah pemegang peran yang sangat penting sekali, Materi yang disampaikan berfokus pada strategi penguatan karakter peserta didik, membangun budaya disiplin, serta sinergi pendidik dengan masyarakat dalam menciptakan generasi berkarakter unggul," ujarnya.

‎Dengan terlaksananya seminar perdana ini, SPI Sumut menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung dunia pendidikan, sejalan dengan misi membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air. (Soni)


Kakanwil Kemenag Sumut ‎Resmikan PWM Sumut 2025

Jumat, September 26, 2025


PATIMPUS.COM – Perkemahan Wirakarya Madrasah (PWM) Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2025 resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara, H Ahmad Qosbi SAg MM, di Bumi Perkemahan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Kampus IV Tuntungan, Jum'at (26/09/2025).

‎PWM Sumatera Utara 2025 ini, diikuti siswa-siswi madrasah dari 23 kabupaten/kota se-Sumatera Utara, bersama para guru pendamping, kepala madrasah, dan jajaran Kementerian Agama.

Ahmad Qosbi menekankan bahwa PWM bukan sekadar kegiatan perkemahan biasa, tetapi juga sebagai wadah untuk menunjukkan potensi siswa madrasah.

‎“Kegiatan ini adalah ajang silaturahmi, pembentukan karakter, dan peningkatan kompetensi bagi seluruh anak-anak kita. Saat ini, dunia membutuhkan kalian, bukan hanya yang pandai dikelas, tetapi juga yang berakhlak mulia, punya empati, dan peduli pada sesama,” ungkap Ahmad Qosbi.

‎ “Melalui perkemahan ini, adik-adik sekalian akan belajar banyak hal, mulai dari kebersamaan, gotong royong, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Tunjukkan bahwa siswa madrasah bisa bersinergi, berkolaborasi, dan menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat,” tegas Qosbi menambahkan lagi.

‎Ahmad Qosbi mengingatkan lagi bahwa setiap usaha yang dilakukan peserta akan menjadi investasi berharga di masa depan. 

‎“Ingat, setiap keringat yang kalian keluarkan di perkemahan ini akan menjadi bekal untuk masa depan. Kalian adalah duta-duta madrasah yang kelak akan menjadi pemimpin, ulama, ilmuwan, dan pengusaha,” kata Qosbi.

‎Dalam kesempatan itu, Ahmad Qosbi juga menyampaikan apresiasi kepada UINSU Medan atas kerja sama dalam penyelenggaraan PWM 2025. 

‎“Sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi sangat penting dalam mencetak generasi unggul. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih besar bagi umat dan bangsa,” ucap Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga berpesan kepada peserta, agar memanfaatkan setiap momen dengan sungguh-sungguh. “Ikuti setiap kegiatan dengan semangat, disiplin, dan riang gembira. Jalin persahabatan, tukar pengalaman, dan jadilah pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” pesan Qosbi. (Soni)

‎Kiprah Guru Mahmudin Nyalakan Cahaya Iman Warga Pedesaan Dalam Keterbatasan ‎

Kamis, September 11, 2025


PATIMPUS.COM - Ditengah dinamika keterbatasan dalam kehidupan, ada sosok seorang Mahmudin Ali Syukur Siregar, guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Padang Lawas yang tidak pernah lelah menyalakan cahaya iman.

‎Sepeda motornya menjadi saksi bisu perjalanan dakwahnya dari desa ke desa, mengantar pesan kebaikan dengan ketulusan hati. 

‎Meski hidup dalam kesederhanaan, semangatnya melampaui batas, menjadikannya teladan tentang arti pengabdian yang sesungguhnya.

‎Saat siang itu, usai mengajar di Madrasah. Selepas azan Zuhur, Mahmudin hanya sempat berganti pakaian sebelum kembali bergegas melanjutkan aktivitasnya dalam berdakwah.

‎Sepeda motornya sudah siap di depan rumah, menantinya menembus jalanan desa yang sebagian masih berbatu dengan tujuannya adalah wirid Yasin di Kecamatan Barumun Tengah, sebuah kegiatan rutin yang selalu dihadirinya.


‎Guru MTsN 2 Padang Lawas ini kini berstatus ASN PPPK. Namun, bagi Mahmudin, pengabdian tidak berhenti di ruang kelas. Setiap Jumat usai salat, ia berkeliling dari satu desa ke desa lain, menyampaikan pesan dakwah sederhana namun penuh makna dan mengingatkan jamaah agar selalu ingat pada Allah dan menyiapkan bekal menuju akhirat.

‎“Tidak ada yang tahu kapan ajal menjemput. Maka perbanyaklah amal shalih, jauhi maksiat, dan jangan tunda taubat,” ucap Mahmudin lantang, disambut tatapan khusyuk jamaah.

‎Hari itu, Mahmudin membawakan tema Siksa Kubur dan Amalan yang Meringankan. Ia mengingatkan pentingnya zikir, salat, sedekah, membaca Al-Qur’an, serta menjaga hubungan baik sesama. 

‎Meski tema berat, penyampaiannya lembut dan sederhana, sehingga mudah dipahami serta menyentuh hati.

‎Di balik kiprahnya, Mahmudin menjalani kehidupan yang penuh kesahajaan. Istrinya sehari-hari berjualan es kelapa di pinggir jalan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. 

‎Namun keterbatasan ekonomi tidak pernah menyurutkan langkahnya dalam menebar ilmu dan cahaya iman.

‎Tak hanya mengisi wirid Yasin, Mahmudin juga sering dipercaya sebagai khatib Jumat dan penceramah pada peringatan hari besar Islam. Panas terik, hujan deras, atau perjalanan jauh tak pernah menjadi penghalang. 

‎Sepeda motornya tetap melaju, sementara hatinya teguh membawa pesan kebaikan dan setiap perjalanan dakwah baginya bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati yang penuh pengorbanan.

‎Nurjamila Harahap, seorang jamaah wirid, mengaku selalu terinspirasi. “Ceramah beliau selalu menambah wawasan kami. Penyampaiannya sederhana, tapi menyentuh hati dan membuat kami ingin memperbaiki diri,” ujar Nurjamila haru.

‎Kepala MTsN 2 Padang Lawas, Yahya Siregar, juga memberikan apresiasi tinggi. “Kami bangga memiliki guru yang tidak hanya berdedikasi di madrasah, tapi juga aktif di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi teladan bagi para guru dan siswa, bahwa mengajar dan berdakwah adalah amal yang saling melengkapi,” tutur Yahya.

‎Dari mimbar ke mimbar, dari desa ke desa, Mahmudin terus bergerak menyalakan cahaya iman. Sosoknya menjadi bukti bahwa kesederhanaan tak pernah menghalangi seseorang untuk memberi manfaat.

‎Mahmudin bagaikan pelita kecil di jalan desa, cahayanya mungkin sederhana, namun sinarnya tak pernah padam, menuntun banyak hati untuk kembali kepada Sang Pencipta. (rel/Soni)

Ekbis

Pendidikan

Hukum