Warga Halaban Pertanyakan Koperasi Bentukan PT Putri Hijau
| Senin, Februari 16, 2026

By On Senin, Februari 16, 2026


PATIMPUS.COM - Koperasi Jasa Mulia Jaya yang dibentuk pada 2018 dan berperan sebagai mitra perusahaan sekaligus pengelola kebun plasma masyarakat di Kabupaten Langkat menuai sorotan. 


Koperasi ini diduga sarat praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme karena mayoritas pengurusnya berasal dari internal perusahaan mitra, yakni PT Putri Hijau.


Struktur pengurus Koperasi Jasa Mulia Jaya disebut didominasi karyawan perusahaan, mulai dari ketua yang menjabat asisten kebun, sekretaris staf kantor hingga bendahara kepala tata usaha. Sementara anggota dari masyarakat luar kebun hanya sebagian kecil.


Salah seorang pengurus kelompok tani yang enggan disebut namanya menyampaikan kekecewaan karena sekitar 10 butir janji kerjasama pengelolaan kebun plasma belum terealisasi. Kelompok tani beranggotakan 35 orang itu juga menilai pengelolaan plasma tidak transparan.


Informasi yang dihimpun menyebut luas kebun plasma sekitar 22 hektare. Padahal, ketentuan UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan yang kemudian diperkuat UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta Permentan Nomor 18 Tahun 2021 mewajibkan perusahaan perkebunan memfasilitasi kebun masyarakat minimal 20 persen dari luas HGU melalui pola kemitraan inti plasma.


Perwakilan manajemen saat ditemui Kamis (13/2/2026) menyebut perbaikan administrasi menjadi syarat pengajuan perpanjangan HGU dan mengakui luas plasma sekitar 22 hektare.


Terkait ketentuan porsi 20 persen dan teknis kemitraan, pihak perusahaan mengarahkan konfirmasi ke bagian humas. Ketua koperasi belum berhasil dimintai keterangan. (don)

Ahmad Darwis Desak Kejatisu Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana KIP Di LLDikti Wilayah  ‎
| Sabtu, Februari 14, 2026

By On Sabtu, Februari 14, 2026


PATIMPUS.COM - Menanggapi adanya laporan dari mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Untuk Rakyat (GUNTUR) ke Kejatisu. Anggota (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ahmad Darwis mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I (LLDikti Wilayah I) Sumut, Sabtu (14/2/2026).

‎Ahmad Darwis menegaskan bahwa kasus ini menyangkut masa depan mahasiswa dari keluarga kurang mampu sehingga harus menjadi prioritas penanganan aparat penegak hukum.

‎“Kasus ini menyangkut masa depan masyarakat miskin. Karena itu, harus menjadi prioritas bagi kejaksaan,” tegasnya.

‎Darwis juga berharap Kejatisu menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan. Menurutnya, profesionalisme dapat tercermin dari progres penanganan yang jelas, mulai dari tahap telaah hingga pemanggilan dan pemeriksaan saksi untuk pengumpulan data serta keterangan.

‎“Penuntasan kasus ini ditunggu masyarakat karena menyangkut masa depan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik baik, namun secara ekonomi kurang beruntung,” ujarnya.

‎Ahmad Darwis menilai, klarifikasi menyeluruh penting dilakukan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam proses penetapan maupun penyaluran bantuan pendidikan dan Jika ditemukan ketidaksesuaian dengan aturan, maka harus ditindak sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, apabila tidak terbukti, hasilnya juga perlu disampaikan secara terbuka agar tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.

‎Sebagai mitra kerja pemerintah di bidang pendidikan, Komisi E DPRD Sumut mendorong evaluasi dan pengawasan internal oleh seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran KIP Kuliah benar-benar tepat sasaran. 

‎Darwis juga menekankan pentingnya data penerima yang akurat, verifikasi lapangan, sistem digital yang objektif dan terintegrasi, keterbukaan informasi publik, serta pengawasan independen.

‎Sementara itu, dari pihak Kejatisu menyampaikan bahwa laporan yang masuk masih dalam tahap telaah awal oleh tim intelijen untuk mengkaji klasifikasi laporan dan menentukan langkah lanjutan sesuai mekanisme hukum. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, proses penanganan akan dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‎Di sisi lain, Kepala LLDikti Wilayah I, Syaiful Anwar Matondang, memberikan klarifikasi bahwa pihaknya hanya mengusulkan perguruan tinggi yang memenuhi syarat administratif untuk mengikuti program KIP Kuliah. 

‎Persyaratan tersebut meliputi status kampus aktif, memiliki akreditasi institusi dan program studi, tidak dalam pembinaan, serta rutin melaporkan data ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

‎Menurutnya, setelah usulan disampaikan ke pemerintah pusat, proses pencairan bantuan dilakukan langsung oleh pemerintah, yakni pembayaran biaya pendidikan ke rekening yayasan perguruan tinggi dan uang saku ke rekening mahasiswa penerima. 

‎Ia juga menegaskan bahwa LLDikti Wilayah I tidak melakukan pungutan dalam proses tersebut dan setiap perguruan tinggi wajib menandatangani pakta integritas.

‎“Lembaga kami berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan mengajak masyarakat menunggu proses klarifikasi yang sedang berlangsung sebelum mengambil kesimpulan,” ujarnya.

‎Kasus ini menjadi perhatian publik karena program KIP Kuliah dinilai sangat strategis dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Transparansi dan akuntabilitas diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan maupun aparat penegak hukum. (Soni)

Musrenbang Kecamatan Besitang Susun Prioritas Pembangunan RKPD 2027
| Selasa, Februari 10, 2026

By On Selasa, Februari 10, 2026


PATIMPUS.COM - Bupati Langkat yang diwakili Asisten I Setdakab Langkat Drs H Rudi Kinandung MAP, selaku Ketua Tim Musrenbang Kecamatan RKPD 2027, membuka Musrenbang Kecamatan Besitang di Aula Kantor Camat Besitang, Selasa (10/2/2026).


Dalam sambutannya, Rudi Kinandung menyebut Musrenbang menjadi forum penting untuk menyelaraskan rencana pembangunan daerah. Tema RKPD 2027 difokuskan pada penguatan kemandirian daerah melalui peningkatan infrastruktur, ketahanan pangan, dan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan program pengentasan kemiskinan ekstrem dan pemulihan pascabencana.


Empat prioritas utama disampaikan, yaitu pemulihan pascabencana dan ekonomi daerah, pemerataan infrastruktur dan konektivitas, optimalisasi irigasi pertanian, serta peningkatan kapasitas SDM dan daya saing daerah.


Camat Besitang Restra Yudha SIP, menegaskan Musrenbang adalah amanat regulasi tahunan sekaligus peluang bagi desa dan kelurahan mengusulkan program prioritas, meski di tengah efisiensi anggaran.


Kegiatan diisi pemaparan profil rencana pembangunan dan sosial ekonomi desa/kelurahan. Hadir unsur Pemkab Langkat, tim Musrenbang, TNI-Polri, kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, organisasi, serta pers. (raj)

Kerusakan Jembatan Penghubung di Besitang Jadi Sorotan Warga
| Kamis, Januari 29, 2026

By On Kamis, Januari 29, 2026


PATIMPUS.COM - Kondisi jembatan penghubung yang berada di perbatasan Kelurahan Bukit Kubu menuju Desa Sunga Merah, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, menjadi perhatian warga setempat.


Jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting yang digunakan masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.


Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (29/01/2026), sekitar pukul 08.00 WIB, terlihat adanya kerusakan pada beberapa bagian struktur jembatan, khususnya pada sisi penyangga. Kondisi tersebut menyebabkan fungsi jembatan tidak lagi optimal dan dinilai memerlukan penanganan lebih lanjut.


Sebagai langkah sementara, diketahui telah dilakukan pemasangan penopang tambahan menggunakan batang kelapa. Penanganan tersebut bersifat sementara dan belum mencakup perbaikan struktur secara menyeluruh.


Jembatan ini digunakan oleh pejalan kaki maupun pengendara roda dua sebagai jalur penghubung antarwilayah. Keberadaan jembatan dalam kondisi aman dan layak dinilai sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat sekitar.


Warga berharap pihak terkait dapat melakukan pengecekan serta mengambil langkah penanganan yang diperlukan agar jembatan tersebut dapat digunakan dengan aman dan nyaman. Hingga saat ini, masyarakat yang melintas diimbau untuk tetap berhati-hati. (raj)

Sambut Bulan Ramadan, Warga Bersihkan Masjid Baitul Huda Simpang III Besitang
| Minggu, Januari 25, 2026

By On Minggu, Januari 25, 2026


PATIMPUS.COM – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H, masyarakat bersama pengurus Masjid Baitul Huda Simpang III, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, melaksanakan kegiatan gotongroyong membersihkan lingkungan masjid, Ahad (25/01/2026).


Kegiatan gotongroyong ini diikuti oleh pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), tokoh masyarakat, serta warga sekitar.


Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias dan kompak melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari membersihkan halaman masjid, mencuci karpet, menyemprot lantai, membersihkan selokan, hingga merapikan area depan masjid.


Kegiatan gotongroyong tersebut juga merupakan bentuk kepedulian warga terhadap Masjid Baitul Huda pasca terjadinya banjir bandang, di mana masih terdapat sisa-sisa lumpur dan material banjir yang menempel di sejumlah bagian masjid dan lingkungan sekitarnya. Pembersihan ini dilakukan agar masjid kembali bersih, layak, dan nyaman digunakan oleh jamaah.


Selain bagian dalam masjid, warga juga membersihkan lingkungan sekitar, termasuk area parkir dan akses jalan. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi meningkatnya jumlah jamaah selama bulan Ramadan, baik untuk salat berjamaah, salat tarawih, maupun kegiatan keagamaan lainnya.



Dalam kegiatan tersebut, Sucipto turut memberikan bantuan melalui kawannya dari Tebing Tinggi berupa air mineral, cairan pembersih, serta kain sarung. Bantuan tersebut sangat membantu kelancaran gotongroyong dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan serta kenyamanan rumah ibadah.


Ketua Badan Kemakmuran Masjid Baitul Huda menyampaikan bahwa gotongroyong ini merupakan agenda rutin sekaligus bentuk respon bersama atas kondisi masjid pasca banjir.


“Selain menyambut Ramadan, kegiatan ini kami lakukan untuk membersihkan sisa-sisa lumpur akibat banjir bandang. Kami ingin memastikan masjid benar-benar bersih dan jamaah dapat beribadah dengan nyaman,” ujarnya.


Salah seorang warga yang ikut bergotongroyong juga mengungkapkan bahwa kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan utama masyarakat.


“Kami merasa terpanggil untuk bersama-sama membersihkan masjid, apalagi setelah terdampak banjir. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai warga,” katanya.


Kegiatan gotongroyong diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar Masjid Baitul Huda kembali berfungsi dengan baik dan Bulan Suci Ramadan membawa keberkahan bagi seluruh umat, khususnya masyarakat Simpang III Besitang. (rajali)

‎Jelang Pelantikan, PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya Audiensi Dengan Bupati Labusel
| Selasa, Januari 13, 2026

By On Selasa, Januari 13, 2026


PATIMPUS.COM - Menjelang pelantikan, Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) Labuhanbatu Raya melakukan audensi dengan Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) pada Selasa (13/01/2026).

‎Audiensi Ketua Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya, Amirudin Siregar beserta jajaran pengurus PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya periode 2026-2029 ini diterima langsung dengan penuh keakraban oleh Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang di ruangan kerjanya.

‎Pertemuan tersebut membahas tentang beberapa agenda diantaranya kelancaran acara Seminar Nasional Kepemudaan dan Pelantikan PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya periode 2026-2029.

‎Ketua Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya, Amirudin Siregar, mengatakan pihaknya bermaksud Mengundang Bupati Labuhanbatu Selatan sebagai Tamu Kehormatan dalam Rangkaian Acara tersebut. Menurutnya sosok Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang sangat memahami kondisi kepemudaan daerah. 

‎“Pertama Kami dari Pemuda PERSIS sangat mengharapkan Kehadiran Bapak Bupati, Dikarenakan beliau adalah Role Model Inspirator Pemuda Di Sumatera Utara, Beliau sangat memahami kondisi kepemudaan, dan sebagaimana kita ketahui beliau juga sebelumnya merupakan pimpinan di KNPI, Selanjutnya kita juga menyampaikan mohon dukungan demi kelancaran kegiatan seminar kepemudaan  dan Pelantikan mendatang," ujar Amir.

‎Sementara itu, Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Simatupang  menyampaikan bahwa kedatangan PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya ini adalah untuk itikad baik dan siap untuk hadir serta mensupport acara pelantikan tersebut.

‎“Tentu kami siap untuk hadir mensupport acaran pelantikan tersebut”. Ungkapnya.

‎Informasi yang diterima awak media, Pelantikan PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya ini nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 07 Februari 2026 mendatang, dan akan mengundang Seluruh Elemen Pimpinan Organisasi Kepemudaan dan Tokoh Pemuda, mahasiswa Tiga Kabupaten, Yaitu Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan & Labuhanbatu Utara. (Soni)


BPN Deli Serdang Serahkan Sertifikat ARTIS
| Selasa, Oktober 21, 2025

By On Selasa, Oktober 21, 2025


PATIMPUS.COM - Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang menyerahkan sertipikat melalui program ARTIS (Antar Sertipikat Gratis) kepada Ibu Asdelina yang beralamat di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, baru-baru ini.


Ibu Asdelina menerima program ini dikarenakan keterbatasan waktu dan jarak tempuh.


Ibu Asdelina merasa senang karena Sertipikat Balik Namanya telah diterimanya tanpa pungutan biaya apapun.


Beliau juga mendoakan agar BPN Kabupaten Deli Serdang ke depannya lebih baik dan dan ditingkatkan lagi kinerjanya.


Dalam hal ini, BPN Deli Serdang mengimbau masyarakat agar dapat mengurus sertipikat tanahnya langsung tanpa calo. (rel)

‎Kiprah Guru Mahmudin Nyalakan Cahaya Iman Warga Pedesaan Dalam Keterbatasan   ‎
| Kamis, September 11, 2025

By On Kamis, September 11, 2025


PATIMPUS.COM - Ditengah dinamika keterbatasan dalam kehidupan, ada sosok seorang Mahmudin Ali Syukur Siregar, guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Padang Lawas yang tidak pernah lelah menyalakan cahaya iman.

‎Sepeda motornya menjadi saksi bisu perjalanan dakwahnya dari desa ke desa, mengantar pesan kebaikan dengan ketulusan hati. 

‎Meski hidup dalam kesederhanaan, semangatnya melampaui batas, menjadikannya teladan tentang arti pengabdian yang sesungguhnya.

‎Saat siang itu, usai mengajar di Madrasah. Selepas azan Zuhur, Mahmudin hanya sempat berganti pakaian sebelum kembali bergegas melanjutkan aktivitasnya dalam berdakwah.

‎Sepeda motornya sudah siap di depan rumah, menantinya menembus jalanan desa yang sebagian masih berbatu dengan tujuannya adalah wirid Yasin di Kecamatan Barumun Tengah, sebuah kegiatan rutin yang selalu dihadirinya.


‎Guru MTsN 2 Padang Lawas ini kini berstatus ASN PPPK. Namun, bagi Mahmudin, pengabdian tidak berhenti di ruang kelas. Setiap Jumat usai salat, ia berkeliling dari satu desa ke desa lain, menyampaikan pesan dakwah sederhana namun penuh makna dan mengingatkan jamaah agar selalu ingat pada Allah dan menyiapkan bekal menuju akhirat.

‎“Tidak ada yang tahu kapan ajal menjemput. Maka perbanyaklah amal shalih, jauhi maksiat, dan jangan tunda taubat,” ucap Mahmudin lantang, disambut tatapan khusyuk jamaah.

‎Hari itu, Mahmudin membawakan tema Siksa Kubur dan Amalan yang Meringankan. Ia mengingatkan pentingnya zikir, salat, sedekah, membaca Al-Qur’an, serta menjaga hubungan baik sesama. 

‎Meski tema berat, penyampaiannya lembut dan sederhana, sehingga mudah dipahami serta menyentuh hati.

‎Di balik kiprahnya, Mahmudin menjalani kehidupan yang penuh kesahajaan. Istrinya sehari-hari berjualan es kelapa di pinggir jalan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. 

‎Namun keterbatasan ekonomi tidak pernah menyurutkan langkahnya dalam menebar ilmu dan cahaya iman.

‎Tak hanya mengisi wirid Yasin, Mahmudin juga sering dipercaya sebagai khatib Jumat dan penceramah pada peringatan hari besar Islam. Panas terik, hujan deras, atau perjalanan jauh tak pernah menjadi penghalang. 

‎Sepeda motornya tetap melaju, sementara hatinya teguh membawa pesan kebaikan dan setiap perjalanan dakwah baginya bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati yang penuh pengorbanan.

‎Nurjamila Harahap, seorang jamaah wirid, mengaku selalu terinspirasi. “Ceramah beliau selalu menambah wawasan kami. Penyampaiannya sederhana, tapi menyentuh hati dan membuat kami ingin memperbaiki diri,” ujar Nurjamila haru.

‎Kepala MTsN 2 Padang Lawas, Yahya Siregar, juga memberikan apresiasi tinggi. “Kami bangga memiliki guru yang tidak hanya berdedikasi di madrasah, tapi juga aktif di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi teladan bagi para guru dan siswa, bahwa mengajar dan berdakwah adalah amal yang saling melengkapi,” tutur Yahya.

‎Dari mimbar ke mimbar, dari desa ke desa, Mahmudin terus bergerak menyalakan cahaya iman. Sosoknya menjadi bukti bahwa kesederhanaan tak pernah menghalangi seseorang untuk memberi manfaat.

‎Mahmudin bagaikan pelita kecil di jalan desa, cahayanya mungkin sederhana, namun sinarnya tak pernah padam, menuntun banyak hati untuk kembali kepada Sang Pencipta. (rel/Soni)

‎Kakanwil Kemenag Sumut Tekankan Pengurus Masjid Harus Inovatif Dan Profesional
| Kamis, September 04, 2025

By On Kamis, September 04, 2025


PATIMPUS.COM - Dihadapan 60 pengurus Masjid Kabupaten/Kota Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara (Sumut) H Ahmad Qosbi SAg MM, menyampaikan pengurus masjid harus dapat mencari inovasi dan strategi dalam pengelolaan masjid dan yang terpenting memiliki sifat profesional.

‎Ahmad Qosbi juga mengingatkan agar pengurus BKM memantapkan niat sebagai pengurus Masjid, menuangkan seluruh hati dan pikirannya dalam melakukan upaya memakmurkan Masjid.

‎“Niat dan integritas itu penting bagi pengurus BKM, luruskan niat, jangan berpikiran yang macam macam, niatkan bahwa ini mengurus rumah Allah SWT, hati dan pikiran harus menunjukkan sikap akhlakul karimah, karena niat kita sudah baik dalam memakmurkan masjid kita jadi amanah terhadap tugas mengurus Masjid ini”, ungkap Qosbi dalam kegiatan Peningkatan Kualitas Kompetensi SDM Masjid pada Rabu (03/09/2025) di Deli Serdang.

‎Terkait realitas permasalahan sosial yang dihadapi oleh pengurus Masjid, Ahmad Qosbi menyampaikan bahwa ada banyak tantangan dalam mengurus Masjid, untuk itu diperlukan tekad yang kuat untuk memakmurkan masjid dan tidak terpikat dengan uang. 

‎“Ada banyak kasus kasus BKM yang muncul di tengah tengah masyarakat, Saya sudah pernah tugas di KUA hampir 10 tahun, kasus kasus BKM ini umumnya permasalahan pengurus yang diduga tidak amanah, pengurus yang tidak mau berganti, pengelolaan keuangan yang tidak transparan ataupun kurangnya pemahaman dalam mengelola masjid. Namun dengan iman dan tekad yang kuat memakmurkan Masjid, Insyallah kita bisa konsentrasi mengurus Masjid dan Masjid semakin dicintai Masyarakat," ungkap Qosbi.

‎Qosbi berpesan agar para pengurus BKM dapat mencari strategi dan inovasi baru dalam pengelolaan Masjid. Sejatinya masjid dapat menjadi tempat layanan ibadah, menuntut ilmu, pembinaan keagamaan dan pemberdayaan umat. 

‎“Disini kita belajar merumuskan formula formula baru atau inovasi inovasi baru sehingga masyarakat mau hadir ke Masjid dan cinta dengan Masjid, bagaimana anak anak kita generasi generasi penerus juga mau datang ke Masjid”, pesan Qosbi.

‎Dihadapan para peserta, Ahmad Qosbi menekankan sikap profesionalisme pengurus BKM dalam pengelolaan Masjid. Qosbi juga menyampaikan bahwa diperlukan orang-orang profesional dalam mengelola Masjid, individu-individu yang paham pedoman pengelolaan Masjid dan menguasai aturan aturan ataupun regulasi regulasi terkait pengelolaan Masjid. 

‎“Kita perlu profesional dalam mengelola Masjid, jangan sesuka hati kita saja. Ingat, perlu untuk menguasai dasar pengelolaan Masjid, baik aturan ataupun regulasi pemerintah dan aturan yang sesuai dengan Alquran dan Hadist, itulah yang kita jadikan pedoman dalam menciptakan manajemen Masjid yang profesional”, tegas Qosbi.

‎Dalam kesempatan ini pula, Qosbi berharap sinergi dan kolaborasi dengan pengurus BKM dan juga tokoh-tokoh agama dapat mewujudkan cita-cita Kementerian Agama. 

‎“Saya senang bisa bertemu Bapak Bapak semua yang merupakan tokoh Agama di tengah tengah masyarakat, inilah saat ini Kementerian Agama, cita-cita kami membawa marwah Kementerian Agama semakin baik, cita-cita Kementerian Agama seperti apa yang sudah disampaikan oleh Menteri Agama yakni mendekatkan umat dengan agamanya dan agama dekat dengan umatnya," tutup Qosbi. (Soni)

Kakanwil Kemenag Sumut Minta ASN Paluta Komitmen Dan Loyal
| Jumat, Agustus 29, 2025

By On Jumat, Agustus 29, 2025


PATIMPUS.COM - Usai dari Padang Lawas, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara H Ahmad Qosbi SAg MM berkunjung ke Kantor Kemenag Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis (28/08/2025). 

‎Kunjungan Ahmad Qosbi ke kantor Kemenag Paluta masih dalam rangka melakukan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dijajaran Kanwil Kemenag Sumut.

‎Dalam sambutannya, Ahmad Qosbi menyampaikan agar ASN dijajaran Kanwil Kemenag Sumut harus saling bahu membahu, saling tolong menolong, dan saling bekerja sama dalam menyukseskan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

‎“Hari ini ASN di Kanwil Kemenag Sumut terus bertambah, dimulai dari pengangkatan PPPK dan juga PNS yang baru lulus. Ini menjadi modal besar bagi kita  untuk bahu membahu mengawal program Kementerian Agama agar sampai dan bermanfaat kepada masyarakat,” ucap Kakanwil.

‎Ahmad Qosbi juga meminta seluruh ASN untuk membantu institusi Kemenag Sumut agar menjadi yang terdepan dalam melakukan pelayanan optimal,  jangan sampai dengan penambahan aparatur malah menjadi beban.

‎“Kita semakin banyak harusnya semakin mudah melayani masyarakat. Jangan sampai dengan banyaknya kita malah menjadi tidak dapat memaksimalkan kinerja sehingga masyarakat kecewa. Mari sama-sama kita bangun institusi ini dan sama-sama mewujudkan cita-cita,” jelas Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga berpesan agar ASN mensyukuri apa yang telah didapatkan hari ini. Ia menegaskan pemerintah telah berupaya untuk memenuhi hak ASN dan berupaya lebih profesional, akuntabel,  dan loyal terhadap institusi terutama kepada Kanwil Kemenag Sumut serta menjadi garda terdepan dalam menyukseskan Asta Protas Kementerian Agama.

‎“Saudara semua sudah berjanji dan mengabdi untuk masyarakat. Maka dari itu, jadilah diri sendiri. Penuhi janji saudara untuk mengabdi dan melayani masyarakat. Untuk sesuatu hal yang menjadi harapan saudara sekalian, mari kita sama-sama cari jalan keluarnya, tentu harus berdasarkan regulasi dan aturan yang berlaku. Jangan mau diadu domba dengan orang yang tidak punya kapasitas dan legalitas dalam mengambil keputusan. Nanti akibatnya saudara sendiri yang menyesal karena dipermainkan oleh oknum tersebut,” jelas Qosbi.

‎Sementara itu, Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Paluta Mara Timbul Daulay mengatakan ASN ibarat tim sepakbola dan punya peran serta tanggung jawab masing-masing sehingga harus konsisten menjaga pola permainan. 

‎Dengan begitu, kemenangan dapat diraih dan masyarakat bersorak gembira dengan konsistensi tersebut.

‎“Kita hari ini didatangi pelatih provinsi. Maka dari itu, ini menjadi asupan kita semua untuk menyerap apa yang disampaikan Kakanwil Kemenag Sumut. Mari kita jaga konsistensi kita dalam bertugas,” terang Mara Timbul Daulay.

‎Ia juga berharap kegiatan hari ini menjadi pemacu seluruh ASN untuk gerak cepat menyelesaikan segala tugas dan tanggung jawab.

‎“Tentu prioritasnya adalah pelayanan ke pada masyarakat,” ucap Mara Timbul.

‎Hadir dalam Pembinaan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Padang Lawas Utara Mara Timbul Daulay SPd MM, Kasubbag TU, Para Kasi dan Penyelenggara, serta ASN di Kantor Kementerian Agama Paluta. (Soni)

Kakanwil Kemenag Sumut Tinggalkan Pesan Ke ASN Padanglawas
| Kamis, Agustus 28, 2025

By On Kamis, Agustus 28, 2025


PATIMPUS.COM - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara (Sumut) H Ahmad Qosbi SAg MM, memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kantor Kemenag, Kabupaten Padang Lawas pada Rabu (27/08/2025).

‎Dalam pembinaan ASN tersebut, Ahmad Qosbi menyampaikan bahwa pemimpin merupakan cerminan dari bawahannya. 

‎"Kualitas, perilaku, dan kondisi pemimpin akan mencerminkan kualitas, perilaku, dan kondisi orang-orang yang dipimpinnya, serta sebaliknya. Gaya kepemimpinan seorang pemimpin secara langsung memengaruhi perilaku dan produktivitas bawahannya. Maka dari itu, pimpinan harus menjadi teladan, menjadi pembimbing, dan menjadi orang yang bisa membuat gairah bawahannya semangat dalam bekerja,” ucap Ahmad Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga mengatakan agar seluruh ASN agar memperbaiki kinerja dan memperbaiki akhlak. Dengan begitu, tugas dan fungsi ASN dalam melayani masyarakat dapat terwujud secara optimal.

‎“Bagaimana mungkin kita bisa menjadi pelayan masyarakat kalau kinerja dan akhlak kita tidak baik. Kerja tim buruk. Kita tidak percaya dengan tim. Sebagai tim, kita harus saling berkontribusi, berkolaborasi, dan bekerja sama agar seluruh program kerja Kementerian Agama berjalan dengan lancar,” ungkap Qosbi.

‎Di momen itu juga Qosbi meminta seluruh ASN untuk menyukseskan Asta Protas Kementerian Agama RI dan menyukseskan program Cek Kesehatan Gratis pada satuan pendidikan agama dan keagamaan di Padanglawas.

‎Ahmad Qosbi juga meminta seluruh ASN terutama para pendidik untuk menerapkan Kurikulum Cinta dan bagaimana sesama manusia harus saling menghargai satu sama lain.

‎“Selain cinta kita kepada sesama manusia dalam rangka menjaga harmonisasi dalam kehidupan, kita juga harus mencintai mahluk hidup di sekitar kita. Hewan, tumbuhan, dan lainnya yang saling membutuhkan,” ujar Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga berpesan kepada otoritas pendidikan agama dan keagamaan untuk menekankan pentingnya mengemas konsep cinta menjadi kurikulum yang menarik serta aplikatif. 

‎Usai melaksanakan Pembinaan, Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi, melakukan kunjungan kerja ke beberapa Madrasah Negeri diantaranya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padanglawas, MAN 2 , Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1, dan beberapa MIN di Padanglawas.

‎Ahmad Qosbi meninjau langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan Cek Stunting kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Padanglawas.

‎Selain itu, Ahmad Qosbi juga memantau pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA) Barumun.

‎Rangkaian kegiatan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan semua tugas berjalan dengan optimal dan membuat masyarakat puas dengan pelayanan yang diberikan. Serta meminta para pendidik untuk berinovasi menerapkan Kurikulum Cinta.

‎“Harus dipastikan agar semua berjalan sesuai aturan, sesuai tujuan, dan yang paling penting kita laksanakan dengan pelayanan sepenuh hati,” ucapnya. (Soni)


‎Kakanwil Kemenag Sumut Tinjau Cek Kesehatan Gratis Di MAN 2 Labura  ‎
| Kamis, Agustus 28, 2025

By On Kamis, Agustus 28, 2025


PATIMPUS.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H Ahmad Qosbi SAg MM melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Madrasah Aliyah Negeri 2 Labuhanbatu Utara (Labura), Selasa (26/08/2025). 

‎Dalam kunkernya ke Madrasah Aliyah Negeri 2 Labura, Ahmad Qosbi melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya Cek Kesehatan Gratis (CKG) para siswa.

‎H. Ahmad Qosbi mengungkapkan, pihaknya tengah melaksanakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto berupa Cek Kesehatan Gratis (CKG) di madrasah, pesantren, dan satuan pendidikan keagamaan di Sumatera Utara (Sumut).

‎“Ini merupakan bagian suksesi pelaksanaan program PHTC Bapak Presiden RI. Beberapa waktu yang lalu kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara juga diteruskan oleh Kementerian Agama di daerah. Alhamdulillah saat ini prosesnya sedang berjalan dan insya Allah kita siap sukseskan ke pada seluruh anak-anak siswa di seluruh satuan kerja,” ucap Ahmad Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga mengatakan CKG merupakan langkah strategis dalam menanamkan budaya hidup sehat sejak dini sehingga akan tumbuh sehat baik jasmani dan rohani.

‎“Kita lihat anak-anak kita di sini sehat-sehat dan semoga kesehatan tersebut selalu menyertai dalam langkah mereka meraih cita-cita. Program ini harus kita sukseskan,” tutur Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Labura dan para petugas yang ikut menyukseskan pelaksanaan CKG di MAN 2 Labura.

‎Selain Cek Kesehatan Gratis, Ahmad Qosbi juga meresmikan Smart Digital Classroom sebagai bagian dari mewujudkan program Asta Cita Kementerian Agama RI.

‎Dengan adanya Smart Digital Classroom, Qosbi berharap seluruh siswa, guru, tenaga pendidik, kepala madrasah agar melek digitalisasi dan selalu memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memudahkan pelaksanaan pembelajaran di madrasah.

‎Qosbi juga meminta para siswa untuk taat pada guru, berkolaborasi dengan guru, dan bersama-sama meraih prestasi sebanyak-banyaknya.

‎“Jadikan teknologi sebagai bagian dari mencapai prestasi madrasah baik untuk para siswa dan guru juga. Mari sama-sama kita bekerja sama untuk masa depan yang cerah,” Ucap Qosbi. 

‎Sementara itu, Kakankemenag Labuhanbatu Utara Agus Priadi mengungkapkan Labuhanbatu Utara terus meningkatkan kualitas terutama pada pendidikan agama dan keagamaan di Labura. Ia mengatakan saat ini tengah melakukan sosialsiasi Kurikulum Cinta baik di madrasah, pendidikan agama dan keagamaan.

‎Sementara itu Kepala MAN 2 Labura Nasrah Bina Sejahtera mengungkapkan MAN 2 Labura terus berupaya mewujudkan program Asta Cita Kementerian Agama RI terutama digitalisasi pembelajaran.

‎Nasrah juga mengatakan bahwa para siswa di MAN 2 Labura banyak meraih prestasi di berbagai bidang terutama pada bidang teknologi informasi.

‎“Selain itu kami juga melakukan pembinaan dan upaya disiplin para guru dengan merealisasikan absensi digital untuk para guru agar seluruh guru bertugas dengan baik dan tertib,” ucap Nasrah.

‎Hadir dalam kunjungan kerja tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Labuhanbatu Utara H Agus Priadi SAg MSi, Kepala MAN 2 Labura Nasrah Bina Sejahtera SPdI MSi, Kasubbag TU dan para Kasi Kantor Kemenag Labuhanbatu Utara. (Soni)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis