Tampilkan postingan dengan label Sumut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumut. Tampilkan semua postingan

‎Komunitas YBCI Aceh-Sumut Gelar Anniversary Ke-2 Di Langkat

Senin, Juni 15, 2026

LANGKAT (patimpus.com) - Komunitas Yaris Club Indonesia (YBCI) Regional Aceh Sumut sukses menggelar 2nd Anniversary, dengan rangkaian kegiatan Family Gathering, Camping, dan Musyawarah Besar (Mubes) yang berlangsung selama dua hari, 13–14 Juni 2026. 

‎Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anggota bersama keluarga dengan rute perjalanan dari Medan menuju Rumah Ladang, Langkat. 

‎Kegiatan diawali dengan titik kumpul di Masjid Al-Fatih Binjai, dilanjutkan dengan konvoi kendaraan menuju lokasi kamp Rumah Ladang, Langkat dengan tetap mengedepankan keselamatan berkendara. 

‎Setibanya dilokasi, peserta bersama-sama mendirikan tenda dan mempersiapkan area kegiatan dalam suasana kebersamaan dan gotong royong. Kemudian dilanjutkan dengan barbekyu, makan malam bersama, dan hiburan.

‎Memasuki acara inti, pembukaan berlangsung khidmat dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Ketua Panitia dan Ketua YBCI Aceh Sumut, Wanda.

‎Dalam sambutannya, Wanda menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh anggota. Ia juga menegaskan bahwa momentum ulang tahun ke-2 ini menjadi tonggak penting dalam mempererat solidaritas komunitas. 

‎“Perjalanan dua tahun ini bukan hanya tentang otomotif, tetapi tentang kebersamaan, kekeluargaan, dan komitmen untuk terus tumbuh bersama. Saya berharap YBCI Aceh Sumut semakin solid, kompak, dan mampu memberikan kontribusi positif, baik bagi anggota maupun masyarakat,” ujar Wanda. Sabtu (13/6/2026).

‎Pada hari kedua, suasana semakin hangat melalui berbagai kegiatan family gathering, mulai dari sarapan pagi, permainan kebersamaan, hingga outbound yang melibatkan seluruh anggota keluarga. 

‎Rangkaian acara ditutup dengan pembagian hadiah, sesi hiburan, serta kegiatan bersih-bersih lingkungan sebelum kembali ke Medan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi fondasi utama YBCI Aceh Sumut.  (Soni)

‎Ribuan Jamaah Hadiri Haul Tuan Guru Syeikh KH Ali Mas'ud Al Banjari Di Kampung Matfa Langkat

Rabu, Juni 03, 2026

‎LANGKAT (patimpus.com) - Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Sumatra menghadiri Peringatan Haul Akbar ke-15 Tuan Guru Syeikh KH Ali Mas'ud Al Banjari, di Kampung Darussalam Matfa Indonesia RT 03 Dusun III Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Rabu (3 Juni 2026). 

‎Haul Tuan Guru ini yang mengusung tema 'Menjalin Silaturahmi Untuk Menguatkan Rasa Persatuan, Persaudaraan Serta Kasih Sayang Kepada Seluruh Ummat,' ini berlangsung meriah, khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. 

‎Haul Akbar ini menjadi momen penting untuk mengenang Tuan Guru Syeikh KH Ali Mas'ud Al Banjari dalam perjuangannya menyebarkan ajaran ilmu tauhid.

‎Penerus Tuan Guru Syeikh KH Ali Mas'ud Al Banjari, Tuwan Imam mengatakan kegiatan haul ini menjadi momen penting untuk menjalin silaturahmi untuk menguatkan rasa persatuan.


‎"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah, kalangan dan berbagai agama, semoga pertemuan kita ini semakin menguatkan silaturahmi, persatuan dan kasih sayang, dan saya berharap semoga ilmu yang telah didapat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bermanfaat bagi orang yang banyak," ujar Tuwan Imam.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PKK Kabupaten Langkat Hj Endang Kurniasih Syah Afandin, Yonif 8 Marinir Pangkalanbrandan Lettu Marinir Cipta Handana, Yonif TP 907 Dewa Shahdan, Ketua KAHMI Sumut H Rusdi Lubis, Pimpinan MTTQ Aby Jumar Ali dan jemaah, Ketua Muslimat NU Kota Medan Hj Tapi Rumondang, DG Suleiman Lions Club Internasional District 307 A2 Indonesia, Ketua Pemuda Muslimin Indonesia-Sumut, Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan Risky Cahyadi, perwakilan Komunitas Jurnalis Anak Medan Rahmad Suryadi, perwakilan Pondok Pesantren Babur Ridho Rahmatullah Pija, pimpinan Pondok Pesantren Mazila Ustadz M Dahrul, Kodim Langkat dan Kepolisian Polsek Sei Lepan.

‎Kegiatan tersebut ditutup dengan makan bersama dengan seluruh tamu undangan dan ribuan masyarakat yang hadir.  (Soni)

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Kamis, Mei 21, 2026

LANGKAT (patimpus.com) - Komitmen memperkuat kesehatan ibu dan anak terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Langkat. Hal tersebut terlihat dalam Rapat Koordinasi Program “Sehati Bunda” yang digelar di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Langkat, Rabu (20/05).


Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah antara pemerintah daerah, Kemendukbangga/BKKB, serta mitra pembangunan guna memastikan keberlanjutan program dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr. Mahyuzar, bersama Bupati Langkat, H Syah Afandin, jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat, Population Service International (PSI), serta Yayasan Cipta.


Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan fokus utama pada penguatan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu pasca persalinan, serta keluarga berisiko stunting.


Dalam rapat koordinasi tersebut, berbagai capaian Program Sehati Bunda turut dipaparkan, termasuk tantangan yang masih dihadapi di lapangan serta strategi percepatan intervensi di wilayah prioritas. Program ini dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung percepatan penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di Kabupaten Langkat.


Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dr. Mahyuzar, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak dapat dicapai hanya oleh satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintah dan mitra pembangunan.


“Program Sehati Bunda membutuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak. Mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, hingga mitra pembangunan harus bergerak bersama agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” ujar Dr. Mahyuzar.


Ia juga menekankan bahwa upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak merupakan investasi penting dalam membangun generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. Menurutnya, intervensi yang tepat sejak masa kehamilan hingga pasca persalinan akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas keluarga di masa mendatang.


“Penanganan stunting tidak hanya berbicara soal anak, tetapi juga tentang kesiapan keluarga, kesehatan ibu, pola pengasuhan, dan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan sejak dini,” tambahnya.


Sementara itu, Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Langkat dengan Kemendukbangga/BKKBN dan seluruh mitra terkait. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung implementasi Program Sehati Bunda agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.


“Kami menyambut baik pelaksanaan rapat koordinasi ini sebagai bentuk penguatan sinergi bersama. Pemerintah Kabupaten Langkat berkomitmen mendukung Program Sehati Bunda demi mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas,” ungkap Syah Afandin.


Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan kesehatan di daerah. Dengan dukungan bersama, ia optimistis program-program intervensi kesehatan ibu dan anak dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.


Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak diharapkan semakin solid dalam menjalankan Program Sehati Bunda, terutama dalam memperluas akses pelayanan kesehatan dan pendampingan bagi keluarga berisiko stunting. Tidak hanya menjadi program layanan kesehatan, Sehati Bunda juga diharapkan mampu menjadi gerakan bersama untuk membangun keluarga yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera di Kabupaten Langkat. (don)

Warga Halaban Pertanyakan Koperasi Bentukan PT Putri Hijau

Senin, Februari 16, 2026


PATIMPUS.COM - Koperasi Jasa Mulia Jaya yang dibentuk pada 2018 dan berperan sebagai mitra perusahaan sekaligus pengelola kebun plasma masyarakat di Kabupaten Langkat menuai sorotan. 


Koperasi ini diduga sarat praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme karena mayoritas pengurusnya berasal dari internal perusahaan mitra, yakni PT Putri Hijau.


Struktur pengurus Koperasi Jasa Mulia Jaya disebut didominasi karyawan perusahaan, mulai dari ketua yang menjabat asisten kebun, sekretaris staf kantor hingga bendahara kepala tata usaha. Sementara anggota dari masyarakat luar kebun hanya sebagian kecil.


Salah seorang pengurus kelompok tani yang enggan disebut namanya menyampaikan kekecewaan karena sekitar 10 butir janji kerjasama pengelolaan kebun plasma belum terealisasi. Kelompok tani beranggotakan 35 orang itu juga menilai pengelolaan plasma tidak transparan.


Informasi yang dihimpun menyebut luas kebun plasma sekitar 22 hektare. Padahal, ketentuan UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan yang kemudian diperkuat UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta Permentan Nomor 18 Tahun 2021 mewajibkan perusahaan perkebunan memfasilitasi kebun masyarakat minimal 20 persen dari luas HGU melalui pola kemitraan inti plasma.


Perwakilan manajemen saat ditemui Kamis (13/2/2026) menyebut perbaikan administrasi menjadi syarat pengajuan perpanjangan HGU dan mengakui luas plasma sekitar 22 hektare.


Terkait ketentuan porsi 20 persen dan teknis kemitraan, pihak perusahaan mengarahkan konfirmasi ke bagian humas. Ketua koperasi belum berhasil dimintai keterangan. (don)

Ahmad Darwis Desak Kejatisu Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana KIP Di LLDikti Wilayah ‎

Sabtu, Februari 14, 2026


PATIMPUS.COM - Menanggapi adanya laporan dari mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Untuk Rakyat (GUNTUR) ke Kejatisu. Anggota (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ahmad Darwis mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I (LLDikti Wilayah I) Sumut, Sabtu (14/2/2026).

‎Ahmad Darwis menegaskan bahwa kasus ini menyangkut masa depan mahasiswa dari keluarga kurang mampu sehingga harus menjadi prioritas penanganan aparat penegak hukum.

‎“Kasus ini menyangkut masa depan masyarakat miskin. Karena itu, harus menjadi prioritas bagi kejaksaan,” tegasnya.

‎Darwis juga berharap Kejatisu menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan. Menurutnya, profesionalisme dapat tercermin dari progres penanganan yang jelas, mulai dari tahap telaah hingga pemanggilan dan pemeriksaan saksi untuk pengumpulan data serta keterangan.

‎“Penuntasan kasus ini ditunggu masyarakat karena menyangkut masa depan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik baik, namun secara ekonomi kurang beruntung,” ujarnya.

‎Ahmad Darwis menilai, klarifikasi menyeluruh penting dilakukan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam proses penetapan maupun penyaluran bantuan pendidikan dan Jika ditemukan ketidaksesuaian dengan aturan, maka harus ditindak sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, apabila tidak terbukti, hasilnya juga perlu disampaikan secara terbuka agar tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.

‎Sebagai mitra kerja pemerintah di bidang pendidikan, Komisi E DPRD Sumut mendorong evaluasi dan pengawasan internal oleh seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran KIP Kuliah benar-benar tepat sasaran. 

‎Darwis juga menekankan pentingnya data penerima yang akurat, verifikasi lapangan, sistem digital yang objektif dan terintegrasi, keterbukaan informasi publik, serta pengawasan independen.

‎Sementara itu, dari pihak Kejatisu menyampaikan bahwa laporan yang masuk masih dalam tahap telaah awal oleh tim intelijen untuk mengkaji klasifikasi laporan dan menentukan langkah lanjutan sesuai mekanisme hukum. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, proses penanganan akan dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‎Di sisi lain, Kepala LLDikti Wilayah I, Syaiful Anwar Matondang, memberikan klarifikasi bahwa pihaknya hanya mengusulkan perguruan tinggi yang memenuhi syarat administratif untuk mengikuti program KIP Kuliah. 

‎Persyaratan tersebut meliputi status kampus aktif, memiliki akreditasi institusi dan program studi, tidak dalam pembinaan, serta rutin melaporkan data ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

‎Menurutnya, setelah usulan disampaikan ke pemerintah pusat, proses pencairan bantuan dilakukan langsung oleh pemerintah, yakni pembayaran biaya pendidikan ke rekening yayasan perguruan tinggi dan uang saku ke rekening mahasiswa penerima. 

‎Ia juga menegaskan bahwa LLDikti Wilayah I tidak melakukan pungutan dalam proses tersebut dan setiap perguruan tinggi wajib menandatangani pakta integritas.

‎“Lembaga kami berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan mengajak masyarakat menunggu proses klarifikasi yang sedang berlangsung sebelum mengambil kesimpulan,” ujarnya.

‎Kasus ini menjadi perhatian publik karena program KIP Kuliah dinilai sangat strategis dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Transparansi dan akuntabilitas diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan maupun aparat penegak hukum. (Soni)

Musrenbang Kecamatan Besitang Susun Prioritas Pembangunan RKPD 2027

Selasa, Februari 10, 2026


PATIMPUS.COM - Bupati Langkat yang diwakili Asisten I Setdakab Langkat Drs H Rudi Kinandung MAP, selaku Ketua Tim Musrenbang Kecamatan RKPD 2027, membuka Musrenbang Kecamatan Besitang di Aula Kantor Camat Besitang, Selasa (10/2/2026).


Dalam sambutannya, Rudi Kinandung menyebut Musrenbang menjadi forum penting untuk menyelaraskan rencana pembangunan daerah. Tema RKPD 2027 difokuskan pada penguatan kemandirian daerah melalui peningkatan infrastruktur, ketahanan pangan, dan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan program pengentasan kemiskinan ekstrem dan pemulihan pascabencana.


Empat prioritas utama disampaikan, yaitu pemulihan pascabencana dan ekonomi daerah, pemerataan infrastruktur dan konektivitas, optimalisasi irigasi pertanian, serta peningkatan kapasitas SDM dan daya saing daerah.


Camat Besitang Restra Yudha SIP, menegaskan Musrenbang adalah amanat regulasi tahunan sekaligus peluang bagi desa dan kelurahan mengusulkan program prioritas, meski di tengah efisiensi anggaran.


Kegiatan diisi pemaparan profil rencana pembangunan dan sosial ekonomi desa/kelurahan. Hadir unsur Pemkab Langkat, tim Musrenbang, TNI-Polri, kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, organisasi, serta pers. (raj)

Kerusakan Jembatan Penghubung di Besitang Jadi Sorotan Warga

Kamis, Januari 29, 2026


PATIMPUS.COM - Kondisi jembatan penghubung yang berada di perbatasan Kelurahan Bukit Kubu menuju Desa Sunga Merah, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, menjadi perhatian warga setempat.


Jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting yang digunakan masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.


Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (29/01/2026), sekitar pukul 08.00 WIB, terlihat adanya kerusakan pada beberapa bagian struktur jembatan, khususnya pada sisi penyangga. Kondisi tersebut menyebabkan fungsi jembatan tidak lagi optimal dan dinilai memerlukan penanganan lebih lanjut.


Sebagai langkah sementara, diketahui telah dilakukan pemasangan penopang tambahan menggunakan batang kelapa. Penanganan tersebut bersifat sementara dan belum mencakup perbaikan struktur secara menyeluruh.


Jembatan ini digunakan oleh pejalan kaki maupun pengendara roda dua sebagai jalur penghubung antarwilayah. Keberadaan jembatan dalam kondisi aman dan layak dinilai sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat sekitar.


Warga berharap pihak terkait dapat melakukan pengecekan serta mengambil langkah penanganan yang diperlukan agar jembatan tersebut dapat digunakan dengan aman dan nyaman. Hingga saat ini, masyarakat yang melintas diimbau untuk tetap berhati-hati. (raj)

Sambut Bulan Ramadan, Warga Bersihkan Masjid Baitul Huda Simpang III Besitang

Minggu, Januari 25, 2026


PATIMPUS.COM – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H, masyarakat bersama pengurus Masjid Baitul Huda Simpang III, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, melaksanakan kegiatan gotongroyong membersihkan lingkungan masjid, Ahad (25/01/2026).


Kegiatan gotongroyong ini diikuti oleh pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), tokoh masyarakat, serta warga sekitar.


Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias dan kompak melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari membersihkan halaman masjid, mencuci karpet, menyemprot lantai, membersihkan selokan, hingga merapikan area depan masjid.


Kegiatan gotongroyong tersebut juga merupakan bentuk kepedulian warga terhadap Masjid Baitul Huda pasca terjadinya banjir bandang, di mana masih terdapat sisa-sisa lumpur dan material banjir yang menempel di sejumlah bagian masjid dan lingkungan sekitarnya. Pembersihan ini dilakukan agar masjid kembali bersih, layak, dan nyaman digunakan oleh jamaah.


Selain bagian dalam masjid, warga juga membersihkan lingkungan sekitar, termasuk area parkir dan akses jalan. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi meningkatnya jumlah jamaah selama bulan Ramadan, baik untuk salat berjamaah, salat tarawih, maupun kegiatan keagamaan lainnya.



Dalam kegiatan tersebut, Sucipto turut memberikan bantuan melalui kawannya dari Tebing Tinggi berupa air mineral, cairan pembersih, serta kain sarung. Bantuan tersebut sangat membantu kelancaran gotongroyong dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan serta kenyamanan rumah ibadah.


Ketua Badan Kemakmuran Masjid Baitul Huda menyampaikan bahwa gotongroyong ini merupakan agenda rutin sekaligus bentuk respon bersama atas kondisi masjid pasca banjir.


“Selain menyambut Ramadan, kegiatan ini kami lakukan untuk membersihkan sisa-sisa lumpur akibat banjir bandang. Kami ingin memastikan masjid benar-benar bersih dan jamaah dapat beribadah dengan nyaman,” ujarnya.


Salah seorang warga yang ikut bergotongroyong juga mengungkapkan bahwa kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan utama masyarakat.


“Kami merasa terpanggil untuk bersama-sama membersihkan masjid, apalagi setelah terdampak banjir. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai warga,” katanya.


Kegiatan gotongroyong diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar Masjid Baitul Huda kembali berfungsi dengan baik dan Bulan Suci Ramadan membawa keberkahan bagi seluruh umat, khususnya masyarakat Simpang III Besitang. (rajali)

‎Jelang Pelantikan, PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya Audiensi Dengan Bupati Labusel

Selasa, Januari 13, 2026


PATIMPUS.COM - Menjelang pelantikan, Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) Labuhanbatu Raya melakukan audensi dengan Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) pada Selasa (13/01/2026).

‎Audiensi Ketua Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya, Amirudin Siregar beserta jajaran pengurus PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya periode 2026-2029 ini diterima langsung dengan penuh keakraban oleh Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang di ruangan kerjanya.

‎Pertemuan tersebut membahas tentang beberapa agenda diantaranya kelancaran acara Seminar Nasional Kepemudaan dan Pelantikan PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya periode 2026-2029.

‎Ketua Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya, Amirudin Siregar, mengatakan pihaknya bermaksud Mengundang Bupati Labuhanbatu Selatan sebagai Tamu Kehormatan dalam Rangkaian Acara tersebut. Menurutnya sosok Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang sangat memahami kondisi kepemudaan daerah. 

‎“Pertama Kami dari Pemuda PERSIS sangat mengharapkan Kehadiran Bapak Bupati, Dikarenakan beliau adalah Role Model Inspirator Pemuda Di Sumatera Utara, Beliau sangat memahami kondisi kepemudaan, dan sebagaimana kita ketahui beliau juga sebelumnya merupakan pimpinan di KNPI, Selanjutnya kita juga menyampaikan mohon dukungan demi kelancaran kegiatan seminar kepemudaan  dan Pelantikan mendatang," ujar Amir.

‎Sementara itu, Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Simatupang  menyampaikan bahwa kedatangan PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya ini adalah untuk itikad baik dan siap untuk hadir serta mensupport acara pelantikan tersebut.

‎“Tentu kami siap untuk hadir mensupport acaran pelantikan tersebut”. Ungkapnya.

‎Informasi yang diterima awak media, Pelantikan PD Pemuda PERSIS Labuhanbatu Raya ini nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 07 Februari 2026 mendatang, dan akan mengundang Seluruh Elemen Pimpinan Organisasi Kepemudaan dan Tokoh Pemuda, mahasiswa Tiga Kabupaten, Yaitu Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan & Labuhanbatu Utara. (Soni)


BPN Deli Serdang Serahkan Sertifikat ARTIS

Selasa, Oktober 21, 2025


PATIMPUS.COM - Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang menyerahkan sertipikat melalui program ARTIS (Antar Sertipikat Gratis) kepada Ibu Asdelina yang beralamat di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, baru-baru ini.


Ibu Asdelina menerima program ini dikarenakan keterbatasan waktu dan jarak tempuh.


Ibu Asdelina merasa senang karena Sertipikat Balik Namanya telah diterimanya tanpa pungutan biaya apapun.


Beliau juga mendoakan agar BPN Kabupaten Deli Serdang ke depannya lebih baik dan dan ditingkatkan lagi kinerjanya.


Dalam hal ini, BPN Deli Serdang mengimbau masyarakat agar dapat mengurus sertipikat tanahnya langsung tanpa calo. (rel)

‎Kiprah Guru Mahmudin Nyalakan Cahaya Iman Warga Pedesaan Dalam Keterbatasan ‎

Kamis, September 11, 2025


PATIMPUS.COM - Ditengah dinamika keterbatasan dalam kehidupan, ada sosok seorang Mahmudin Ali Syukur Siregar, guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Padang Lawas yang tidak pernah lelah menyalakan cahaya iman.

‎Sepeda motornya menjadi saksi bisu perjalanan dakwahnya dari desa ke desa, mengantar pesan kebaikan dengan ketulusan hati. 

‎Meski hidup dalam kesederhanaan, semangatnya melampaui batas, menjadikannya teladan tentang arti pengabdian yang sesungguhnya.

‎Saat siang itu, usai mengajar di Madrasah. Selepas azan Zuhur, Mahmudin hanya sempat berganti pakaian sebelum kembali bergegas melanjutkan aktivitasnya dalam berdakwah.

‎Sepeda motornya sudah siap di depan rumah, menantinya menembus jalanan desa yang sebagian masih berbatu dengan tujuannya adalah wirid Yasin di Kecamatan Barumun Tengah, sebuah kegiatan rutin yang selalu dihadirinya.


‎Guru MTsN 2 Padang Lawas ini kini berstatus ASN PPPK. Namun, bagi Mahmudin, pengabdian tidak berhenti di ruang kelas. Setiap Jumat usai salat, ia berkeliling dari satu desa ke desa lain, menyampaikan pesan dakwah sederhana namun penuh makna dan mengingatkan jamaah agar selalu ingat pada Allah dan menyiapkan bekal menuju akhirat.

‎“Tidak ada yang tahu kapan ajal menjemput. Maka perbanyaklah amal shalih, jauhi maksiat, dan jangan tunda taubat,” ucap Mahmudin lantang, disambut tatapan khusyuk jamaah.

‎Hari itu, Mahmudin membawakan tema Siksa Kubur dan Amalan yang Meringankan. Ia mengingatkan pentingnya zikir, salat, sedekah, membaca Al-Qur’an, serta menjaga hubungan baik sesama. 

‎Meski tema berat, penyampaiannya lembut dan sederhana, sehingga mudah dipahami serta menyentuh hati.

‎Di balik kiprahnya, Mahmudin menjalani kehidupan yang penuh kesahajaan. Istrinya sehari-hari berjualan es kelapa di pinggir jalan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. 

‎Namun keterbatasan ekonomi tidak pernah menyurutkan langkahnya dalam menebar ilmu dan cahaya iman.

‎Tak hanya mengisi wirid Yasin, Mahmudin juga sering dipercaya sebagai khatib Jumat dan penceramah pada peringatan hari besar Islam. Panas terik, hujan deras, atau perjalanan jauh tak pernah menjadi penghalang. 

‎Sepeda motornya tetap melaju, sementara hatinya teguh membawa pesan kebaikan dan setiap perjalanan dakwah baginya bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati yang penuh pengorbanan.

‎Nurjamila Harahap, seorang jamaah wirid, mengaku selalu terinspirasi. “Ceramah beliau selalu menambah wawasan kami. Penyampaiannya sederhana, tapi menyentuh hati dan membuat kami ingin memperbaiki diri,” ujar Nurjamila haru.

‎Kepala MTsN 2 Padang Lawas, Yahya Siregar, juga memberikan apresiasi tinggi. “Kami bangga memiliki guru yang tidak hanya berdedikasi di madrasah, tapi juga aktif di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi teladan bagi para guru dan siswa, bahwa mengajar dan berdakwah adalah amal yang saling melengkapi,” tutur Yahya.

‎Dari mimbar ke mimbar, dari desa ke desa, Mahmudin terus bergerak menyalakan cahaya iman. Sosoknya menjadi bukti bahwa kesederhanaan tak pernah menghalangi seseorang untuk memberi manfaat.

‎Mahmudin bagaikan pelita kecil di jalan desa, cahayanya mungkin sederhana, namun sinarnya tak pernah padam, menuntun banyak hati untuk kembali kepada Sang Pencipta. (rel/Soni)

‎Kakanwil Kemenag Sumut Tekankan Pengurus Masjid Harus Inovatif Dan Profesional

Kamis, September 04, 2025


PATIMPUS.COM - Dihadapan 60 pengurus Masjid Kabupaten/Kota Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara (Sumut) H Ahmad Qosbi SAg MM, menyampaikan pengurus masjid harus dapat mencari inovasi dan strategi dalam pengelolaan masjid dan yang terpenting memiliki sifat profesional.

‎Ahmad Qosbi juga mengingatkan agar pengurus BKM memantapkan niat sebagai pengurus Masjid, menuangkan seluruh hati dan pikirannya dalam melakukan upaya memakmurkan Masjid.

‎“Niat dan integritas itu penting bagi pengurus BKM, luruskan niat, jangan berpikiran yang macam macam, niatkan bahwa ini mengurus rumah Allah SWT, hati dan pikiran harus menunjukkan sikap akhlakul karimah, karena niat kita sudah baik dalam memakmurkan masjid kita jadi amanah terhadap tugas mengurus Masjid ini”, ungkap Qosbi dalam kegiatan Peningkatan Kualitas Kompetensi SDM Masjid pada Rabu (03/09/2025) di Deli Serdang.

‎Terkait realitas permasalahan sosial yang dihadapi oleh pengurus Masjid, Ahmad Qosbi menyampaikan bahwa ada banyak tantangan dalam mengurus Masjid, untuk itu diperlukan tekad yang kuat untuk memakmurkan masjid dan tidak terpikat dengan uang. 

‎“Ada banyak kasus kasus BKM yang muncul di tengah tengah masyarakat, Saya sudah pernah tugas di KUA hampir 10 tahun, kasus kasus BKM ini umumnya permasalahan pengurus yang diduga tidak amanah, pengurus yang tidak mau berganti, pengelolaan keuangan yang tidak transparan ataupun kurangnya pemahaman dalam mengelola masjid. Namun dengan iman dan tekad yang kuat memakmurkan Masjid, Insyallah kita bisa konsentrasi mengurus Masjid dan Masjid semakin dicintai Masyarakat," ungkap Qosbi.

‎Qosbi berpesan agar para pengurus BKM dapat mencari strategi dan inovasi baru dalam pengelolaan Masjid. Sejatinya masjid dapat menjadi tempat layanan ibadah, menuntut ilmu, pembinaan keagamaan dan pemberdayaan umat. 

‎“Disini kita belajar merumuskan formula formula baru atau inovasi inovasi baru sehingga masyarakat mau hadir ke Masjid dan cinta dengan Masjid, bagaimana anak anak kita generasi generasi penerus juga mau datang ke Masjid”, pesan Qosbi.

‎Dihadapan para peserta, Ahmad Qosbi menekankan sikap profesionalisme pengurus BKM dalam pengelolaan Masjid. Qosbi juga menyampaikan bahwa diperlukan orang-orang profesional dalam mengelola Masjid, individu-individu yang paham pedoman pengelolaan Masjid dan menguasai aturan aturan ataupun regulasi regulasi terkait pengelolaan Masjid. 

‎“Kita perlu profesional dalam mengelola Masjid, jangan sesuka hati kita saja. Ingat, perlu untuk menguasai dasar pengelolaan Masjid, baik aturan ataupun regulasi pemerintah dan aturan yang sesuai dengan Alquran dan Hadist, itulah yang kita jadikan pedoman dalam menciptakan manajemen Masjid yang profesional”, tegas Qosbi.

‎Dalam kesempatan ini pula, Qosbi berharap sinergi dan kolaborasi dengan pengurus BKM dan juga tokoh-tokoh agama dapat mewujudkan cita-cita Kementerian Agama. 

‎“Saya senang bisa bertemu Bapak Bapak semua yang merupakan tokoh Agama di tengah tengah masyarakat, inilah saat ini Kementerian Agama, cita-cita kami membawa marwah Kementerian Agama semakin baik, cita-cita Kementerian Agama seperti apa yang sudah disampaikan oleh Menteri Agama yakni mendekatkan umat dengan agamanya dan agama dekat dengan umatnya," tutup Qosbi. (Soni)

Kakanwil Kemenag Sumut Minta ASN Paluta Komitmen Dan Loyal

Jumat, Agustus 29, 2025


PATIMPUS.COM - Usai dari Padang Lawas, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara H Ahmad Qosbi SAg MM berkunjung ke Kantor Kemenag Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis (28/08/2025). 

‎Kunjungan Ahmad Qosbi ke kantor Kemenag Paluta masih dalam rangka melakukan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dijajaran Kanwil Kemenag Sumut.

‎Dalam sambutannya, Ahmad Qosbi menyampaikan agar ASN dijajaran Kanwil Kemenag Sumut harus saling bahu membahu, saling tolong menolong, dan saling bekerja sama dalam menyukseskan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

‎“Hari ini ASN di Kanwil Kemenag Sumut terus bertambah, dimulai dari pengangkatan PPPK dan juga PNS yang baru lulus. Ini menjadi modal besar bagi kita  untuk bahu membahu mengawal program Kementerian Agama agar sampai dan bermanfaat kepada masyarakat,” ucap Kakanwil.

‎Ahmad Qosbi juga meminta seluruh ASN untuk membantu institusi Kemenag Sumut agar menjadi yang terdepan dalam melakukan pelayanan optimal,  jangan sampai dengan penambahan aparatur malah menjadi beban.

‎“Kita semakin banyak harusnya semakin mudah melayani masyarakat. Jangan sampai dengan banyaknya kita malah menjadi tidak dapat memaksimalkan kinerja sehingga masyarakat kecewa. Mari sama-sama kita bangun institusi ini dan sama-sama mewujudkan cita-cita,” jelas Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga berpesan agar ASN mensyukuri apa yang telah didapatkan hari ini. Ia menegaskan pemerintah telah berupaya untuk memenuhi hak ASN dan berupaya lebih profesional, akuntabel,  dan loyal terhadap institusi terutama kepada Kanwil Kemenag Sumut serta menjadi garda terdepan dalam menyukseskan Asta Protas Kementerian Agama.

‎“Saudara semua sudah berjanji dan mengabdi untuk masyarakat. Maka dari itu, jadilah diri sendiri. Penuhi janji saudara untuk mengabdi dan melayani masyarakat. Untuk sesuatu hal yang menjadi harapan saudara sekalian, mari kita sama-sama cari jalan keluarnya, tentu harus berdasarkan regulasi dan aturan yang berlaku. Jangan mau diadu domba dengan orang yang tidak punya kapasitas dan legalitas dalam mengambil keputusan. Nanti akibatnya saudara sendiri yang menyesal karena dipermainkan oleh oknum tersebut,” jelas Qosbi.

‎Sementara itu, Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Paluta Mara Timbul Daulay mengatakan ASN ibarat tim sepakbola dan punya peran serta tanggung jawab masing-masing sehingga harus konsisten menjaga pola permainan. 

‎Dengan begitu, kemenangan dapat diraih dan masyarakat bersorak gembira dengan konsistensi tersebut.

‎“Kita hari ini didatangi pelatih provinsi. Maka dari itu, ini menjadi asupan kita semua untuk menyerap apa yang disampaikan Kakanwil Kemenag Sumut. Mari kita jaga konsistensi kita dalam bertugas,” terang Mara Timbul Daulay.

‎Ia juga berharap kegiatan hari ini menjadi pemacu seluruh ASN untuk gerak cepat menyelesaikan segala tugas dan tanggung jawab.

‎“Tentu prioritasnya adalah pelayanan ke pada masyarakat,” ucap Mara Timbul.

‎Hadir dalam Pembinaan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Padang Lawas Utara Mara Timbul Daulay SPd MM, Kasubbag TU, Para Kasi dan Penyelenggara, serta ASN di Kantor Kementerian Agama Paluta. (Soni)

Ekobis

Pendidikan

Hukum