‎PB ISMI Gelar Zikir Dan Doa Bersama Menyambut 1 Muharam 1448 H

Selasa, Juni 16, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB ISMI) menggelar Zikir dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H di Masjid Raya Al-Mashun Medan pada Senin 15 Juni 2026 / 29 Dzulhijjah 1447 H.

‎Zikir dan Doa Bersama dipimpin oleh Ustad Dr Muhammad Iqbal Irham MA dan Ustad H Muhammad Basri MA. Diikuti ratusan jamaah dari Keluarga Besar PB ISMI, PW ISMI, perwakilan dari  Al Washliyah, Muhammadiyah, NU, Persis, PB MABMI, PB GAMI dan masyarakat sekitar beserta jamaah masjid.

‎Ketua Umum PB ISMI Nizhamul SE MM diwakili Ketua Harian PB ISMI Prof Ilmi Abdullah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua jamaah, khusunya pengurus dan keluarga Besar ISMI. 

‎"Sebab kehadiran bapak ibu para pengurus dan anggota adalah bentuk dukungan pada acara ini dan semangat kita untuk beribadah melalui zikir dan doa bersama," kata Prof Ilmi.

‎Apalagi, lanjut Prof Ilmi acara ini didukung penuh Ketua Umim Nizhamul SE MM dan Ketua Dewan Pembina Tun DR H Rahmat Shah dan dihadiri berbagai perwakilan dari masyarakat Melayu yang ada di PB MABIMI dan PB GAMI serta organisasi Islam lainnya.

‎"Atas nama panitia kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekurangan dalam acara ini. Semoga Zikir dan doa yang kita lantunkan tadi menjadi amal jariyah bagi kita semua dan diijabah Allah SWT," jelas Ilmi.

‎Ilmi mengatakan lagi, apa yang sudah dilaksankan ini merupakan agenda kerja dari PB ISMI. "Tahun depan akan kita laksanakan kegiatan ini lebih baik dan lebih besar lagi demi syiar agama kita Agama Islam, ujar Prof Ilmi lagi.

‎Acara Zikir dan Doa Bersama PB ISMI dilaksankan usai shalat Magrib berjamaah. Sebelumnya buka puasa bersama dan Shalat Isya beriamaah. 

Tampak hadir sejumlah Tokoh Melayu antara lain Prof HM Hatta, Prof Djohar Arifin, DR Sakhyan Asmara, Dr Cici Wardhani, Prof Ismail Effendi, Prof Basyaruddin, Prof Nispul Khoiri, DR Tengku Ryo, Nilda Taufiqqurahman, HA Nuar Erde, Erwin Effendi dan undangan lainnya. (Soni)

‎Komunitas YBCI Aceh-Sumut Gelar Anniversary Ke-2 Di Langkat

Senin, Juni 15, 2026

LANGKAT (patimpus.com) - Komunitas Yaris Club Indonesia (YBCI) Regional Aceh Sumut sukses menggelar 2nd Anniversary, dengan rangkaian kegiatan Family Gathering, Camping, dan Musyawarah Besar (Mubes) yang berlangsung selama dua hari, 13–14 Juni 2026. 

‎Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anggota bersama keluarga dengan rute perjalanan dari Medan menuju Rumah Ladang, Langkat. 

‎Kegiatan diawali dengan titik kumpul di Masjid Al-Fatih Binjai, dilanjutkan dengan konvoi kendaraan menuju lokasi kamp Rumah Ladang, Langkat dengan tetap mengedepankan keselamatan berkendara. 

‎Setibanya dilokasi, peserta bersama-sama mendirikan tenda dan mempersiapkan area kegiatan dalam suasana kebersamaan dan gotong royong. Kemudian dilanjutkan dengan barbekyu, makan malam bersama, dan hiburan.

‎Memasuki acara inti, pembukaan berlangsung khidmat dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Ketua Panitia dan Ketua YBCI Aceh Sumut, Wanda.

‎Dalam sambutannya, Wanda menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh anggota. Ia juga menegaskan bahwa momentum ulang tahun ke-2 ini menjadi tonggak penting dalam mempererat solidaritas komunitas. 

‎“Perjalanan dua tahun ini bukan hanya tentang otomotif, tetapi tentang kebersamaan, kekeluargaan, dan komitmen untuk terus tumbuh bersama. Saya berharap YBCI Aceh Sumut semakin solid, kompak, dan mampu memberikan kontribusi positif, baik bagi anggota maupun masyarakat,” ujar Wanda. Sabtu (13/6/2026).

‎Pada hari kedua, suasana semakin hangat melalui berbagai kegiatan family gathering, mulai dari sarapan pagi, permainan kebersamaan, hingga outbound yang melibatkan seluruh anggota keluarga. 

‎Rangkaian acara ditutup dengan pembagian hadiah, sesi hiburan, serta kegiatan bersih-bersih lingkungan sebelum kembali ke Medan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi fondasi utama YBCI Aceh Sumut.  (Soni)

‎Humas Unimed Gelar Workshop Optimalisasi Media Sosial, Laman, dan Unit Layanan Terpadu Perguruan Tinggi

Sabtu, Juni 13, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Bertepatan Hari Media Sosial Nasional, Humas Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Workshop Optimalisasi Media Sosial, Laman, dan Unit Layanan Terpadu Perguruan Tinggi di Lingkungan Unimed Tahun 2026. 

‎Acara ini juga merupakan bagian dari rangkaian Anugerah Media Humas (AMH) Unimed 2026 yang berlangsung di Ruang VIP Gedung Digital Library Unimed pada Kamis (11/06/2026).

‎Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor Unimed, Prof Dr Ir Baharuddin ST MPd dan turut hadir dalam acara tersebut Ketua dan Sekretaris Senat, para Wakil Rektor, Wakil Dekan, Wakil Direktur Pascasarjana, serta para pengelola laman dan media sosial di lingkungan Unimed.

‎Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya adaptasi digital bagi institusi pendidikan sebab di era keterbukaan informasi, performa digital sebuah universitas merefleksikan kualitas layanannya. 

‎Media sosial dan laman resmi perguruan tinggi telah menjadi etalase utama yang memperlihatkan kinerja, prestasi, inovasi, dan kontribusi institusi kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan media digital tidak dapat dilakukan secara biasa-biasa saja, melainkan harus terencana, terukur, kreatif, dan berbasis data. 

‎"Saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, karena menjadi bagian dari upaya mendorong budaya kompetisi positif di lingkungan Universitas Negeri Medan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi setiap fakultas, lembaga, unit, dan program studi untuk terus meningkatkan kualitas publikasi, penyebarluasan informasi, serta pengelolaan media komunikasi institusi," ungkap Prof Baharuddin. 

‎"Melalui pelatihan ini, para pengelola laman dan media sosial di Unimed diharapkan dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat. Langkah ini dinilai strategis untuk mendongkrak reputasi Unimed, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional," sambung Prof Baharuddin.

‎Sementara itu, Dr Isli Iriani Indiah Pane SPd MHum, selaku Koordinator Pusat Kehumasan dan Layanan Terpadu Unimed sekaligus Ketua Panitia, menyampaikan laporan terkait esensi acara. 

‎Isli menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen Unimed untuk terus memacu kreativitas dan inovasi fakultas dan pascasarjana di lingkungan Unimed dalam optimalisasi pengelolaan laman dan media sosial melalui ajang AMH Unimed 2026. Acara ini juga mendukung AIPT, khususnya pada pengelolaan sistem informasi digital yang informatif dan inovatif.

‎"Acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan keterampilan teknis para pengelola medsos dan laman dalam menyusun strategi komunikasi yang solid demi mewujudkan ekosistem informasi kampus yang akurat, citra positif, dan terpercaya," jelas Isli.

‎Isli menambahkan, Workshop ini menghadirkan dua narasumber berkompeten dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yaitu Doddy Zulkifli Indra Atmaja SIKom MSi (Kabag Humas dan Protokol) dan Agi Bahari Ediyana Rusli SIKom. (Ketua Tim Layanan Terpadu/ULT).

‎"Semoga bisa berbagi pengalaman kepada peserta dalam strategi komunikasi publik yang lebih efektif, profesional, dan berdampak positif bagi peningkatan reputasi Universitas Negeri Medan." harap Isli.

‎Dalam pemaparannya, Kabag Humas dan Protokol Kemdiktisaintek, Doddy Zulkifli mengupas tuntas strategi optimalisasi media sosial dan laman perguruan tinggi untuk meningkatkan reputasi, interaksi, serta jangkauan publik. 

‎Kampus didorong menyajikan konten autentik, interaktif, dan ramah pengguna medsos, khususnya mahasiswa dan sivitas akademik kampus serta khalayak luas. Selain itu, perguruan tinggi bisa saling berkolaborasi dalam menyajikan konten-konten kreatif dan berdampak.

‎Di sisi lain, Ketua Tim Layanan Terpadu/ULT Kemdiktisaintek, Agi Bahari membagikan standar pelayanan prima dalam mengelola Unit Layanan Terpadu (ULT) berbasis digital yang terintegrasi dan saling bersinergi. 

‎"Ditengah tingginya ekspektasi publik, perguruan tinggi wajib menyediakan sistem pelayanan yang mudah, terintegrasi, transparan, dan responsif melalui penguatan ULT dan PPID demi membangun reputasi institusi," jelas Agi Bahari. (Soni)

SKM Ungkap Mayoritas Pasien Puas dengan Layanan RSUD Pirngadi

Jumat, Juni 12, 2026

MEDAN (patimpus.com) – Pelayanan di RSUD Dr Pirngadi Medan mendapat penilaian positif dari masyarakat. Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang dilakukan selama Mei 2026 menunjukkan indeks kepuasan mencapai 85,29 atau masuk kategori baik. 


Capaian tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan dan kepuasan pasien serta keluarga pasien terhadap layanan yang diberikan rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan tersebut. 


Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan, mengatakan hasil survei itu menunjukkan mayoritas masyarakat merasa puas terhadap pelayanan yang diterima selama menjalani pengobatan maupun perawatan. 


“Nilai 85,29 masuk kategori baik. Artinya masyarakat secara umum puas terhadap pelayanan yang diberikan rumah sakit,” ujar Mardohar dalam keterangannya, Jumat, 12 Juni 2026.


Menurut Mardohar, hasil survei juga menunjukkan petugas dinilai cukup responsif dalam memberikan pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan. Meski demikian, pihak rumah sakit mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi agar kualitas pelayanan dapat meningkat ke kategori sangat baik. 


Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kelengkapan sarana dan prasarana, percepatan waktu tunggu pasien, serta peningkatan efektivitas penanganan pengaduan dan keluhan masyarakat. 


“Fokus perbaikan kami diarahkan pada kecepatan pelayanan, komunikasi petugas kepada pasien, dan kenyamanan fasilitas rumah sakit,” katanya.

Ia menegaskan hasil survei tersebut tidak hanya menjadi tolok ukur keberhasilan pelayanan yang telah berjalan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan. 


"Hasil survei ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bahan evaluasi bagi kami. Pelayanan yang sudah baik akan dipertahankan, sementara yang masih kurang akan terus diperbaiki agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin optimal," tegasnya.


Dengan capaian tersebut, RSUD Dr Pirngadi berkomitmen mempertahankan kualitas layanan yang sudah dinilai baik oleh masyarakat sekaligus mendorong berbagai pembenahan guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi warga Kota Medan. 


Berdasarkan dokumen SKM Mei 2026, indeks kepuasan masyarakat RSUD Dr Pirngadi tercatat sebesar 3,412 yang dikonversi menjadi nilai 85,29 dengan mutu pelayanan kategori B atau Baik. (don)

Dinkes Medan Dukung Penanganan Tuberculosis Bagi Pasien JKN

Kamis, Juni 11, 2026

MEDAN (patimpus.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Medan melakukan pertemuan dengan jajaran kesehatan dalam mendukung penanganan Tuberculosis (TB) dan jaminan akses pelayanan kesehatan peserta JKN, sehingga diperlukan kerjasama fasilitas kesehatan dengan BPJS Kesehatan. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, drg Henny Savitri MKM, menegaskan, TB masih jadi masalah kesehatan masyarakat dan butuh penanganan terpadu maupun berkesinambungan.

"Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan pelayanan TB diberikan sesuai standar, terlapor dan terjamin pembiayaannya," ujarnya saat ditemui di Aula Dinkes Medan, Kamis (11/6/2026).

Dijelaskan Henny, komitmen percepatan penanggulangan TB Medan mengacu pada Peraturan Presiden No 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan TB dan Peraturan Walikota Medan No 27 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TB.

Dinkes Medan berharap kerja sama yang terjalin mempererat pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, lintas program dan sektor agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang optimal.

"Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan inovasi, tingkatkan efisiensi, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas dengan komitmen dan komunikasi yang baik," katanya. 

Terpisah, Kabag Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS Kesehatan Cabang Medan, dr Rina Afrida memberitahukan, terdapat empat bagian dari standarisasi penjaminan kasus TB.

"Pertama pelayanan kesehatan peserta JKN dengan TB termasuk TB Resistan Obat (RO) dan HIV-AIDS dijamin sebagaimana pelayanan kesehatan lainnya dalam benefit peserta JKN," tuturnya. 

Poin kedua, rujukan berjenjang terintegrasi seperti FKTP dan FKTRL yang menemukan kasus TB RO, merujuk ke FKTRL Pusat Rujukan/Sub Rujukan TB RO untuk kemudian merujuk balik untuk tata laksana FKTRL/FKTP satelit TB RO.

Selanjutnya yang ketiga peran FKTRL atau FKTRL Pusat Rujukan/Sub Rujukan TB RO adalah untuk penegakan diagnosis dan komplikasi atau merawat sampai kondisi stabil untuk rujuk balik.

"Terakhir yang keempat yaitu keberlanjutan pengobatan memastikan agar peserta JKN dengan TB termasuk juga TB RO dan HIV-AIDS memakai obat dari program," ujarnya. 

Selain itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Shereivia Faradillah MKM melalui Ketua Tim Kerja Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PM-PL), Edy Yusuf beritahu hasil pertemuan tersebut.

"Kita mendapat masukan dan informasi dari BPJS Kesehatan terkait dengan pelayanan TB yang bisa diklaim di BPJS Kesehatan, kemudian untuk pelaksanaan pengendalian TB tadi ada beberapa kendala juga," katanya.

Dijelaskan Edy, salah satu kendala diantaranya yaitu pemeriksaan Tes Cepat Molekul (TCM) dari fasilitas kesehatan satelit, ke fasilitas kesehatan TCM yang tentu membutuhkan adanya biaya transportasi.

"Tindaklanjutnya akan kita diskusikan dengan bagian perencanaan Dinkes Kota Medan, dari mana sumber transportasi itu bisa kita anggarkan agar ke depannya pelaksanaan program TB bisa lebih lancar terlaksananya," tuturnya. 

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah perwakilan rumah sakit dari Kota Medan, perwakilan pihak puskesmas, klinik, Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) dan lainnya. (don)

Ekobis

Pendidikan

Hukum