Headline News

Massa KOMBAT Dukung Surya Paloh Dan Tegaskan Kekecewaan Terkait Pemberitaan Tempo

‎ PATIMPUS.COM - Sebagai bentuk respons kekecewaan atas polemik visual pada sampul majalah Tempo yang menampilkan sosok Surya Paloh, ribuan...

Massa KOMBAT Dukung Surya Paloh Dan Tegaskan Kekecewaan Terkait Pemberitaan Tempo
| Kamis, April 16, 2026

By On Kamis, April 16, 2026


PATIMPUS.COM - Sebagai bentuk respons kekecewaan atas polemik visual pada sampul majalah Tempo yang menampilkan sosok Surya Paloh, ribuan massa yang tergabung dalam Komando Belah Tanah Air (KOMBAT) Restorasi Indonesia Sumatera Utara (Sumut) melakukan aksi damai dipusat Kota Medan, Lapangan Merdeka Medan pada Kamis (16/4/2026).

‎Sebelum berorasi menyampaikan aspirasi damainya didepan Posbloc, massa aksi KOMBAT melakukan longmarch disepanjang pinggiran Lapangan Merdeka Medan dengan membentangkan spanduk bertuliskan dukungan kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan mengkritik cover serta isi Majalah Tempo edisi 13-19 April 2026 yang berjudul 'Nasdem Indonesia Raya TBK'.

‎Dalam orasinya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) KOMBAT Sumut Ricky Anthony yang diwakili Ketua Ketua Harian DPW KOMBAT Sumut, Andika Sitepu menyatakan keberatannya atas pemberitaan majalah Tempo yang mendiskreditkan Surya Paloh.

‎"Yang saya hormati masyarakat Kota Medan, dan teman-teman media pers. Izinkanlah saya menyampaikan orasi mewakili Ketua DPW KOMBAT Sumut Bapak Ricky Anthony. Beliau tidak dapat hadir dikarenakan adanya tugas dan wewenang demi bangsa dan masyarakat. Hari ini kami kembali menyampaikan keberatan kami atas pemberitaan Tempo yang mendiskreditkan bapak Surya Paloh," ungkap Andika melalui mobil komando.

‎Andika menambahkan KOMBAT dan NasDem sangat menghormati kebebasan pers, karena Surya Paloh juga merupakan tokoh pers di negeri ini. Namun apa yang dituliskan Majalah Tempo dalam edisi itu, menurutnya, tidak benar dan sepihak.

‎"Kita hormat sama media, kita sangat menghargai media dan kita butuh media. Media yang memberikan pendidikan, pemberitaan yang benar sesuai dengan profesionalisme kode etik jurnalistik bukan pemberitaan yang bohong bukan pemberitaan yang hoax sehingga akan terjadinya kesalahpahaman," jelas Andika.

‎Andika juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pemberitaan majalah Tempo, menurutnya lagi selain cover, salah satu yang menjadi keberatan KOMBAT adalah isi berita.

‎"Karena dalam berita itu digambarkan seolah-olah Bapak Surya Paloh sudah tidak mampu lagi memimpin Partai NasDem. Seolah-olah Bapak Surya Paloh sudah jatuh bangkrut sehingga harus menjual partai ini atau bergabung ke partai lain," jelas Andika.

‎Sementara itu, Ketua DPD KOMBAT Kota Medan, Samsir Pohan yang turut menyampaikan orasinya menyatakan aspirasinya.

‎"Kenapa kita hadir hari ini, kenapa kita berdiri panas-panas hari ini. Sebagai kader Kombat sebagai kombatan, kita marah, kita terpanggil karena orang yang kita cintai, inspirator kita bapak Surya paloh dihinakan, direndahkan oleh majalah tempo yang selama ini kita percayai," tegas Samsir.

‎Hal senada juga disampaikan oleh orator lainnya, Taufiq Hidayat Tanjung. Ia menegaskan, KOMBAT akan tetap pada sikap tegas untuk membela Surya Paloh. 

‎Menurut Taufiq, Karikatur yang dimuat oleh Tempo sangat merendahkan martabat sosok pendiri sekaligus Ketua Umum Partai Nasdem, dan juga tokoh pers negeri.

‎"Hari ini kita hadir untuk membela bapak Surya Paloh yang belakangan diserang martabatnya oleh Majalah Tempo. Surya Paloh telah banyak berbuat kepada bangsa, baik sebagai tokoh pers maupun politisi. Surya Paloh tidak pantas diberlakukan seperti itu, apalagi jika datanya tidak valid," ungkap Taufiq.

‎Salah satu massa aksi, M. Yamin Nasution menyatakan Kader KOMBAT Sumatera Utara menyampaikan sikapnya melalui aspirasi aksi damai, tertib dan mengedepankan penyampaian secara konstitusional secara terbuka sebagai bentuk solidaritas terhadap Surya Paloh yang merupakan figur publik dan tokoh nasional.

‎“Hari ini, Kami ingin menyampaikan sikap secara terbuka, namun tetap menjaga ketertiban dan keamanan di lokasi aksi. Ini adalah aksi damai sebagai bentuk keberatan atas pemberitaan yang kami nilai tidak pantas dan tidak berimbang,” jelas M. Yamin Nasution yang juga merupakan Ketua DPC KOMBAT Medan Maimun.

‎Pantauan awak media, massa KOMBAT yang turun dalam aksi damai tersebut berasal dari berbagai daerah Sumatera Utara seperti Langkat, Deli Serdang dan Kota Medan. (Soni)

Komisi II DPRD Medan Tegaskan Direktur RS Pirngadi Naikkan Honor Dokter Spesialis
| Kamis, April 16, 2026

By On Kamis, April 16, 2026


PATIMPUS.COM - Karena sudah menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) bukan UPT Dinas Kesehatan, RSUD dr Pirngadi Medan harua mandiri mengelola keuangan sediri.


Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung kepada  Plt Direktur Rumah Sakit (RS) Pirngadi Medan dr Mardohar Tambunan.


"Kalau sudah BLUD harus bisa mandiri menghasilkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Jangan berharap lagi bantuan dari APBD menutupi biaya belanja," ujar Henry Jhon Hutagalung, saat rapat evaluasi triwulan I TA 2026 realisasi capaian kerja pihak RS Pirngadi Medan bersama Komisi II selaku konterpart di gedung DPRD Medan, Selasa (15/4/2026). 


Rapat dipimpin Ketua Komisi Kasman bin Marasakti bersama Wakil Ketua Komisi Modesta Marpaung, didampingi anggota komisi Henry Jhon Hutagalung, Lily MBA, Binsar Simarmata dan dr Ade Taufiq.


Sebelumnya, diawal rapat, Plt Dirut RS Pirngadi Medan Mardohar Tambunan, telah memaparkan  kondisi RS yang belum mampu bersaing dengan beberapa pihak RS swasta di Kota Medan. Bahkan pendapatan asli belum mampu menutupi belanja. Sehingga terjadi besaran belanja dengan selisih pendapatan sebesar Rp 5 Miliar.


Mendapat keterangan itu, pantas saja salah satu anggota komisi Henry Jhon mempertanyakan hal kejanggalan dimaksud. "Kalau seperti itu keadaannya, lalu dari mana pihak manajemen menutupi selisih besaran belanja kekurangan Rp 5 Miliar," tanya Henry.


Mendengar pertanyaan Henry Jhon, paparan Mardohar berhenti sejenak  dan melanjutkan kembali. Dengan penuh kehati hatian, Mardohar melanjutkan paparan dengan menjawab, bahwa kekurangan Rp 5 M ditutupi dari APBD Pemko Medan. 


Mendapat jawaban itu, tentu saja Henry Jhon sedikit kaget. "Nah, ini yang menjadi masalah, kalau sudah status BLUD harus bisa mandiri kelola keuangan dan patut dipertanyakan apa sudah benar aliran dananya dan melalui audit," ungkapnya.


Dari paparan Mardohar, terungkap pemakaian  BOR dari sekitar 500 bed hanya mencapai 50 persen. "Kondisi ini patut kita prihatin. Dimana, saat ini seluruh RS swasta selalu kamar penoh. Konon RS Pirngadi kekurangan pasien. Maka harus disikapi serius untuk pembenahan," terangnya. 


Untuk itu Henry Jhon mendesak Dirut RS Pirngadi Mardohar Tambunan harus memperbaiki total kinerjanya dengan profesional. Begitu juga soal rujukan pasen dari Puskesmas diwajibkan prioritas ke RS milik Pemko Medan yakni Pirngadi dan Bachtiar Djafar. 


Selain itu, Henry Jhon menyarankan kepada Walikota Medan supaya meningkatkan gaji dokter spesialis yang ada di RS Pirngadi Medan. Hal itu perlu dilakukan guna merangsang minat para dokter betah mengabdi dan menjalankan tugas kamanusiaan di  Pirngadi. (don)

Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan
| Rabu, April 15, 2026

By On Rabu, April 15, 2026


PATIMPUS.COM – Kebutuhan peserta Program JKN untuk mendapat respons yang cepat dan solutif saat mengalami kendala di lapangan, mendapat perhatian khusus dari jajaran Direksi BPJS Kesehatan periode 2026-2031. 


Komitmen ini dibuktikan dengan diluncurkannya 8 Program Quick Wins yang ditargetkan tuntas terlaksana dalam 100 hari kerja pertama Direksi BPJS Kesehatan baru. 


Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menjelaskan bahwa Quick Wins ini terdiri atas 4 Program Customer Centric dan 4 Program Collaborative.  


“Program Customer Centric kami kembangkan secara khusus untuk mengakomodir kebutuhan fundamental peserta JKN yang dirumuskan dengan menjaring aspirasi masyarakat. Harapan masyarakat sama, yaitu bisa direspons dengan cepat dan solutif apabila mereka menemui masalah saat mengakses layanan administrasi atau layanan kesehatan. Secara paralel, Program Collaborative juga dijalankan untuk memperluas jangkauan layanan terintegrasi, sehingga melibatkan sinergi dengan berbagai stakeholders dalam implementasinya,” jelas Pujo pada Rabu (15/04). 


Adapun 4 Program Customer Centric tersebut meliputi 1) Respons Cepat Solutif, 2) Iuran Kuat, 3) Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda, dan 4) Eliminasi Inefisiensi. 


Langkah Respon Cepat Solutif difokuskan untuk menangani keluhan peserta JKN terhadap pelayanan BPJS Kesehatan atau mitranya, sekaligus meningkatkan jangkauan komunikasi hingga ke pedesaan.  


“Quick Wins ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung salah satu poin asta cita Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan SDM yang salah satunya melalui kesehatan. Program JKN sudah memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia, ada banyak orang yang sudah merasakan manfaat kehadirannya. Oleh karena itu, kami mohon dukungan segenap pihak untuk bersama-sama mengawal Program JKN ini supaya bisa berjalan semakin baik lagi,” ujar Pujo usai acara Launcing PANDAWA 24 Jam dan Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama tersebut. 


Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menambahkan bahwa salah satu inovasi yang dikembangkan dalam Quick Wins Respons Cepat Solutif adalah Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) 24 jam. 


Jika dahulu peserta JKN hanya bisa mengakses PANDAWA pada 08.00 -17.00 waktu setempat, maka kini masyarakat bisa mengakses PANDAWA dengan chat ke nomor Whatsapp 08118165165 selama 24 jam penuh. 


“Di samping layanan PANDAWA 24 jam, kami juga berkomitmen menghadirkan layanan prioritas dengan standar waktu layanan kurang dari 5 menit. Kami menjamin untuk layanan-layanan prioritas ini akan direspons dalam waktu kurang dari 5 menit oleh petugas PANDAWA. Ini adalah standar baru layanan cepat yang kami persembahkan bagi peserta JKN,” ungkap Akmal. 


Layanan prioritas yang dimaksud mencakup tiga hal. Pertama, penambahan anggota keluarga bagi peserta bayi baru lahir PBI JK, pegawai swasta/BUMN/BUMD, PNS/TNI/POLRI dan pensiunan/veteran. 


Kedua, pengaktifan kembali status kepesertaan JKN bagi anak usia di atas 21 tahun yang masih kuliah, peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) non aktif yang berpindah segmen menjadi peserta mandiri, dan WNI yang kembali dari luar negeri. 


Ketiga, perubahan atau perbaikan data berupa golongan dan gaji PNS/TNI/POLRI, nomor handphone, dan perubahan identitas (NIK, KK, tanggal lahir, dan alamat). 


“Indonesia sudah masuk ke arah digital welfare state. Artinya layanan publik ke depan bisa bergerak dari reaktif menjadi proaktif. Layanan publik yang cepat dan solutif menjadi yang utama, digitalisasi membantu kita melawan inefisiensi waktu. PANDAWA 24 jam merupakan arah besar transformasi digital nasional,” kata Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid yang hadir dalam acara tersebut. 


Sementara itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengatakan bahwa akses layanan kesehatan yang mudah dan responsif merupakan fondasi utama membangun kualitas SDM. Ia pun mengapresiasi PANDAWA 24 jam dan Quick Wins BPJS Kesehatan yang dinilainya merupakan terobosan besar untuk menjawab kebutuhan masyarakat. 


“Inovasi PANDAWA 24 jam merupakan langkah progresif yangs sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. BPJS Kesehatan membuktikan bahwa negara hadir memberikan kemudahan akses bagi seluruh masyarakat tanpa terikat ruang dan waktu,” jelas Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainul Tauhid Sa’adi. 


Adapun Program Customer Centric lainnya adalah Iuran Kuat, yakni optimalisasi penerimaan iuran dengan melibatkan kolaborasi stakeholders JKN, misalnya dalam bentuk donasi corporate social responsibility (CSR), serta cicilan iuran secara harian dan mingguan (pengembangan Program REHAB). 


Di sisi lain, ada pula Program Prolanis Muda yang diperuntukkan bagi peserta penderita diabetes melitus dan hipertensi di bawah usia 45 tahun. Di samping itu, juga dilakukan Eliminasi Inefisiensi melalui optimalisasi pencegahan, pendeteksian, dan penanganan perilaku inefisiensi (termasuk fraud) dan pemanfaatan ‘Intelligence Claim’ berbasis artificial intelligence (AI) untuk membantu proses verifikasi klaim. 


Di sisi lain, 4 Program Collaborative meliputi: 1) P-Care MBG untuk memantau tumbuh kembang siswa penerima MBG di 3 sekolah, serta status kesehatan dan kepesertaan JKN petugas SPPG di 3 lokasi SPPG; 2) Siswa Sehat Sekolah Rakyat, yaitu pemeriksaan kesehatan berkala siswa di 3 sekolah rakyat; 3) Desa Sehat JKN, yang melibatkan kerja sama dengan Koperasi Merah Putih (KDMP) dalam uji coba penyelenggaraan jaminan kesehatan dengan KDMP sebagai agen fasilitator; serta 4) JKN 3T, yakni kerja sama dengan kapal bantu rumah sakit TNI AL ke daerah 3T, serta pengiriman tenaga kesehatan ke daerah 3T. (don)

RSU Haji Medan Raih Golden Trophy dan BLUD Bintang 5 di TOP BUMD Awards 2026
| Selasa, April 14, 2026

By On Selasa, April 14, 2026


PATIMPUS.COM - UPTD Khusus RSU Haji Medan Provinsi Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Golden Trophy dan predikat BLUD Bintang 5 pada ajang TOP BUMD Awards 2026.


Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja unggul, inovasi, serta kontribusi RSU Haji Medan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur RSU Haji Medan, dr. Yulinda Elvi Nasution, MKes dari TOP BUMD Award 2026 ddi Hotel Raffles Jakarta, tepatnya di Dian Ballroom, Ciputra World, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026). 


Direktur RSU Haji Medan, dr. Yulinda Elvi Nasution, MKes menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran rumah sakit serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.


“Dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati, kami menyampaikan terima kasih atas penghargaan Golden Trophy dan BLUD Bintang 5 yang kami terima. Ini adalah buah dari kolaborasi seluruh insan RSU Haji Medan serta dukungan luar biasa dari pemerintah daerah,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/4/2026). 


Secara khusus, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Surya, serta Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulaiman Harahap, yang dinilai terus memberikan arahan dan dukungan dalam penguatan layanan kesehatan.


"Secara khusus, kami menghaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Mhd. Bobby Afif Nasution, SE, MM, Gubernur Sumatera Utara, Bapak Surya, B.Sc, Wakil Gubernur, Bapak Sulaiman Harahap, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi, serta seluruh pemangku kepentingan yang senantiasa memberikan arahan, kepercayaan, dan dukungan bagi penguatan layanan kesehatan yang kami selenggarakan,' imbuhnya. 


Menurutnya, penghargaan ini bukan menjadi tujuan akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, serta akuntabilitas sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).


“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan, khususnya di Sumatera Utara dan Indonesia,” tambahnya.


Ajang TOP BUMD Awards sendiri merupakan salah satu penghargaan nasional bergengsi yang menilai kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan BLUD berdasarkan aspek pencapaian, perbaikan, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah dan perekonomian nasional.


Dengan raihan ini, RSU Haji Medan diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai institusi layanan kesehatan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (don)

‎Masuk Di Grup A Cabor Mini Soccer Porwasu 2026, Tim JCS Polrestabes Medan Siap Bersaing Rebut Piala Gubsu Ke-II
| Rabu, April 08, 2026

By On Rabu, April 08, 2026


PATIMPUS.COM - Semangat penuh sportifitas menuju juara dalam Event Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara (Porwasu) 2026 memperebutkan Piala Gubsu ke II, semakin menunjukkan persaingan sengit.

‎Dari Cabang Olahraga Mini Soccer, berdasarkan hasil Technical Meeting (TM) yang berlangsung di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut pada Selasa, 7 April 2026, Tim Jurnalis Club Soccer (JCS) Polrestabes berada di Grup A, JCS Polrestabes bersaing ketat bersama Tim WIB, Asahan FC dan Labuhan Batu FC.

‎Manager Tim JCS Polrestabes Medan, Drs H Iwan Suherman, S.Sos, optimis terhadap para jagoannya dalam mengarungi Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara.

‎ 

‎"Kami optimis mengarungi event Porwasu tahun ini. Bagi kami bergabung di grup apapun tidak masalah. Kami akan berikan kemampuan yang optimal," ungkap Iwan Suherman di sela-sela pencabutan pembagian grup di Aula Dispora Sumut, Jalan Willem Iskandar. 

‎Iwan Suherman menambahkan, persiapan Tim JCS Polrestabes Medan pada ajang Porwasu tahun ini, sudah lebih siap dibandingkan tahun lalu.

‎"Persiapan kita sudah cukup maksimal, sudah mulai dilakukan sebelum bulan Ramadhan. Kita mengandalkan semangat dan kekompakan tim," ucap Iwan. 

‎Iwan Suherman berharap, selain sebagai ajang silaturahmi, event Porwasu 2026 ini juga merupakan ajang meningkatkan sportivitas sesama wartawan sekaligus menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Medan. 

‎"Melalui event Porwasu ini, JCS Polrestabes Medan juga siap menjaga sportivitas dan situasi Kamtibmas yang kondusif di Kota Medan," terangnya. 

‎Diinfomasikan sebelumnya, Porwasu 2026 memperebutkan Piala Gubsu ke II ini mempertandingkan beberapa cabang olahraga diantaranya, Mini Soccer, tenis meja, catur dan dam domino.

‎Event Olahraga tersebut, diikuti wartawan se-Sumatera Utara dan akan berlangsung pada Kamis-Jumat, 8-9 April 2026 mendatang. (Soni)

Fraksi PAN - Perindo Soroti RS Bachtiar Djafar Minim Dokter Spesialis
| Selasa, April 07, 2026

By On Selasa, April 07, 2026


PATIMPUS.COM - Fraksi PAN - Perindo DPRD Kota Medan mendorong reformasi sistem pelayanan kesehatan, khususnya di tingkat puskesmas, dalam pembahasan Ranperda perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan.


Pandangan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan yang digelar pada Senin, 6 April 2026, di Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No. 1.


Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Drs Wong Cun Sen didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala, S.Pd.I, Zulkarnaen SKM, dan Hadi Suhendra serta para anggota DPRD lainnya.


Turut hadir Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan.


Pandangan Fraksi PAN–Perindo disampaikan oleh juru bicara, T. Bahrumsyah, S.H., M.H., dalam agenda jawaban fraksi terhadap tanggapan kepala daerah.


Fraksi PAN–Perindo menekankan pentingnya perubahan paradigma pelayanan puskesmas dari yang selama ini berfokus pada pengobatan (kuratif) menjadi promotif dan preventif.


“Puskesmas harus lebih mengutamakan upaya pencegahan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat, bukan hanya menunggu pasien datang berobat,” ujar Bahrumsyah.


Selain itu, fraksi menilai penghapusan ketentuan mandatory spending anggaran kesehatan sebesar 10 persen memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menyusun anggaran yang lebih fleksibel berbasis kebutuhan masyarakat.


Fraksi PAN–Perindo juga mendorong agar seluruh puskesmas di Kota Medan berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar lebih fleksibel dalam pengelolaan keuangan dan peningkatan pelayanan.


Tak hanya itu, fraksi meminta evaluasi terhadap tarif retribusi pelayanan kesehatan agar tetap sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat.


Sorotan tajam juga diarahkan pada Rumah Sakit Bachtiar Djafar yang dinilai belum optimal dalam memberikan pelayanan.

Fraksi mengungkapkan bahwa dari sekitar 100 tempat tidur yang tersedia, baru 10 hingga 20 persen yang dapat dimanfaatkan akibat kekurangan dokter spesialis.


“Kondisi ini sangat memprihatinkan, sehingga perlu langkah konkret, termasuk pemberian insentif tambahan untuk menarik dokter spesialis,” tegasnya.


Di akhir pandangannya, Fraksi PAN–Perindo menyatakan setuju agar Ranperda perubahan sistem kesehatan tersebut dilanjutkan pembahasannya ke tahap berikutnya.(don)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis