Headline News

MIFA Sumut Siap Kawal Surat Edaran Walikota Medan Soal Penataan Penjualan Daging Nonhalal

PATIMPUS.COM - Majelis Ilmu Fardhu 'Ain (MIFA) Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Surat Edaran (SE) Wali ...

MIFA Sumut Siap Kawal Surat Edaran Walikota Medan Soal Penataan Penjualan Daging Nonhalal
| Selasa, Februari 24, 2026

By On Selasa, Februari 24, 2026


PATIMPUS.COM - Majelis Ilmu Fardhu 'Ain (MIFA) Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan terkait penataan perdagangan daging non halal di Medan.


Hal itu ditegaskan oleh Ketua Dewan Pembina MIFA Sumut, Tuan Guru Deli KH Prabu Kresno Erde, SSos kepada media pada Selasa, (23/2/2026).


Menurut Tuan Guru Deli KH Prabu Kresno Erde, langkah tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga ketertiban, kenyamanan, serta memberikan kepastian bagi masyarakat, khususnya umat Muslim, dalam menjalankan ajaran agama.


Tuan Guru menjelaskan lagi, penataan perdagangan daging non halal perlu dilakukan secara bijak, teratur, dan tetap mengedepankan prinsip toleransi antar umat beragama. Dengan adanya pengaturan yang jelas, diharapkan tidak terjadi lagi kerancuan di lapangan yang dapat meresahkan masyarakat.


“MIFA Sumut siap mengawal kebijakan ini agar berjalan dengan baik, adil, dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” ujar Tuan Guru Deli.


Ia juga mengajak seluruh pihak, baik pedagang maupun masyarakat, untuk mendukung kebijakan Pemerintah Kota Medan tersebut demi terciptanya ketertiban bersama. MIFA Sumut menilai bahwa kebijakan ini bukan untuk membatasi, melainkan sebagai upaya penataan agar seluruh aktivitas perdagangan berjalan sesuai aturan serta saling menghormati antar keyakinan.


Dengan pengawalan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk MIFA Sumut, diharapkan implementasi SE Wali Kota Medan ini dapat berjalan efektif dan membawa dampak positif bagi kehidupan sosial di Kota Medan. (Soni)

‎DPC Kombat Maimun Komitmen Dukung Satu Tahun Kepemimpinan Rico-Zaki
| Selasa, Februari 24, 2026

By On Selasa, Februari 24, 2026


PATIMPUS.COM - Ratusan Massa dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Restorasi Indonesia Kota Medan bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Mahasiswa Kombat melakukan aksi solidaritas damai dengan menyatakan dukungannya terhadap satu tahun Kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap didepan Kantor Wali Kota Medan pada Selasa (24/2/2026).

‎Dalam aksi damai itu, turut hadir pula memberikan dukungan terhadap Kepemimpinan Rico-Zaki Ketua DPC Kombat Medan Maimun M. Yamin Nasution beserta jajaran pengurus dan Dewan Pimpinan Ranting Kelurahan Se Kecamatan Medan Maimun.

‎M. Yamin Nasution didampingi Sekretaris Fefri Amrianto beserta jajaran pengurus dan anggota se Medan Maimun menyatakan dengan tegas Kombat Medan Maimun dibawah komando DPD Kombat Kota Medan komitmen dan siap mendukung penuh langkah dan kebijakan pasangan Wali Kota Medan dan Wakilnya Rico Waas - Zakiyuddin Harahap.

‎"Kami DPC Kombat Medan Maimun dibawah Komando DPD Kombat Restorasi Indonesia Kota Medan komitmen dan mendukung penuh langkah dan kebijakan bang Rico dan bang Zaki sebagai Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan dalam mengokohkan pondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, bebas dari mahar jabatan, berintegritas, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemko Medan," tegas Yamin.

‎Menurut Yamin, dalam satu tahun kepemimpinan Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap telah menunjukkan keberanian melawan sistem bobrok secara nyata yang berpihak pada pemerintahan dengan nilai moral yang berpihak pada kejujuran serta menolak tunduk pada permainan kotor dari segelintir oknum pejabat culas.

‎"Sebagaimana yang dikatakan Ketua DPD Kombat Kota Medan, Kombat Restorasi Indonesia mengajak seluruh warga Kota Medan untuk jangan mau diadu domba demi kepentingan pribadi segelintir oknum. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan demi terwujudnya Medan yang Kondusif, Berintegritas, Bebas Mahar Jabatan, Bebas praktik korupsi, kolusi dan Pungli," ungkap Yamin.

‎"Kami juga satu Komando bersama DPD Kombat Medan untuk mengingatkan kepada para oknum 'Bandit Proyek, oknum culas yang menyerang pribadi Wali Kota Medan untuk tidak mengadu domba warga Kota Medan demi kepentingan pribadi karena titipan proyek ditolak. Karena Kami Kombat Siap berdiri didepan melawan," tutup Yamin.

‎Pantauan awak media di lokasi aksi, massa Aksi Kombat Restorasi Indonesia Kota Medan menyatakan Empat Poin yang menjadi dasar dukungan terhadap kepemimpinan Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap, diantaranya : 

‎1. Tidak memberi ruang bagi pejabat jahat, culas dan curang di lingkungan Pemko Medan.  

‎Kombat mendukung langkah berani Rico-Zaki membersihkan birokrasi dari oknum yang merusak sistem pemerintahan.

‎2. Rico-Zaki tidak tunduk pada oknum bandit rakus, mafia birokrasi, proyek serta preman politik dan berani menolak segala bentuk pemaksaan kehendak baik dalam penentuan jabatan maupun pengelolaan proyek.

‎3. Kombat mendukung penuh langkah nyata Rico-Zaki dalam menciptakan moral birokrasi pemerintahan yang bersih tanpa korupsi dan pungli.

‎4. Mengapresiasi sikap tegas Wali Kota Medan dalam menolak 'Mahar Jabatan', praktik jual beli posisi. Hal ini membuktikan dalam pemerintahan Rico Waas berjalan dengan transparansi dan prinsip meritokrasi. ‎(Soni)

Makhluk Ini Yang Sebabkan Murid SMK Di Sidikalang Diduga Keracunan MBG
| Senin, Februari 23, 2026

By On Senin, Februari 23, 2026


PATIMPUS.COM - Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Faisal Hasrimy melalui, Sekretaris Dinas Kesehatan Hamid Rijal memberitahu hasil pemeriksaan sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab keracunan ratusan siswa di Kabupaten Dairi keracunan.


"Terkait hasil sampel MBG yang telah diperoleh ditemukan adanya mikrobiologi, berdasarkan surat Laboratorium Kesehatan Daerah yang melakukan pemeriksaan mikrobiologi," ujarnya kepada Wartawan, Senin (23/2/2026).


Mikrobiologi tersebut, dikatakan Hamid, ditemukan di kedua sampel MBG yang berasal dari SMK Swasta HKBP Sidikalang dan SMK Arina Sidikalang yang membuat ratusan siswa-siswi keracunan.


"Jadi hasil (laboratorium) ini sudah kita sampaikan bahwa memang ada beberapa temuan dari menu (MBG) hang di uji dan detailnya pun sudah kita sampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi," ucapnya.


Lebih lanjut, Hamid mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Sumut telah meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi untuk menelaah lebih lanjut atau dilakukan langkah-langkah lebih lanjut berdasarkan hasil temuan itu.


"Kita harapkan untuk mengambil langkah lebih lanjut, termasuk berkoordinasi dengan pengelola SPPG, Badan Gizi Nasional, Sekolah, Dinas Pendidikan, dan pihak  terkait lainnya," tuturnya.


Koordinasi tersebut didorong agar nanti melakukan advokasi terkait dengan hasil laboratorium yang sudah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi kepada seluruh lintas sektor. 


Sebelumnya, menu MBG yang dikonsumsi siswa-siswi SMK Swasta HKBP Sidikalang pada, Senin (9/2/2026) lalu yaitu nasi, ayam gulai, tahu goreng, pisang, timun, selada dan total ada 170 siswa keracunan.


Sedangkan menu MBG untuk siswa-siswi SMK Arina Sidikalang yang diberikan pada (10/2/2026) ialah nasi, ikan goreng, sayur toge, tempe goreng, buah salak dan total ada 110 siswa keracunan.(don)

‎Karang Taruna Medan Maimun Berbagi Takjil Ramadhan Di Kelurahan Sukaraja
| Minggu, Februari 22, 2026

By On Minggu, Februari 22, 2026


PATIMPUS.COM - Memasuki Ramadhan keempat, Karang Taruna Medan Maimun berbagi takjil di sepanjang Jalan Brigjend Katamso Kelurahan Sukaraja, pada Minggu (22/2/2026).

‎Ketua Karang Taruna Medan Maimun Guntur Lubis mengatakan kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan program perdana Karang Taruna Medan Maimun yang dilakukan setelah terpilihnya kepengurusan baru.

‎"Ya, Alhamdulillah. Berbagi takjil ini program perdana kita Karang Taruna Medan Maimun, setelah kita melakukan temu karya pemilihan pengurus baru kemarin," kata Guntur.

‎Guntur Lubis menambahkan, terlaksananya kegiatan hari ini juga tidak terlepas dari dukungan Plt Kecamatan Medan Maimun Eva Lucia Br Simamora SE, dan juga dari seluruh jajaran pengurus  Karang Taruna SE Kecamatan Medan Maimun.

‎"Kita Karang Taruna Medan Maimun mengucapkan ribuan terimakasih kepada ibu Camat selaku Plt Kecamatan Medan Maimun ibu Eva Lucia Br Simamora SE, kegiatan ini terlaksana tak terlepas dari dukungan beliau dan juga seluruh jajaran pengurus Karang Taruna SE Kecamatan Medan Maimun," ungkap Guntur.

‎Guntur juga menjelaskan bahwa kegiatan  saat ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi di jajaran pengurus Karang Taruna se Kecamatan Medan, dan berbagi rezeki untuk masyarakat pengguna jalan yang sebentar lagi handak berbuka puasa.

‎Sementara itu, Ketua Panitia Program Ramadhan Hengky Pramono Siregar menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan berbagi takjil untuk masyarakat.

‎Hengky menambahkan kegiatan berbagi takjil ini, nantinya akan digulirkan ke kelurahan lain yang ada di Kecamatan Medan Maimun.  

‎"Ya program berbagi takjil kita hari ini perdana di Kelurahan Sukaraja, nanti akan kita gulirkan ke kelurahan lainnya, kemungkinan Minggu depan di Kelurahan Sei Mati," ungkap Hengki.

‎Hengki juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para donatur yang turut mendukung terlaksananya kegiatan berbagi takjil bubur kacang hijau.

‎"Terimakasih buat para donatur khususnya kawan-kawan Karang Taruna se Kecamatan Medan, yang ikut berpartisipasi, terimakasih juga kepada ibu Eva yang juga turut mendukung program Ramadhan Karang Taruna Medan Maimun. Semoga niat kita semua menjadi ibadah dan dapat pahala yang berlipat ganda mumpung ini Bulan Ramadhan," tutup Hengki. (Soni)


Keluarga Besar Perguruan Mamiyai Al Ittihadiyah Buka Puasa Bersama dan Sholat Tarawih Ramadhan 1447 H
| Sabtu, Februari 21, 2026

By On Sabtu, Februari 21, 2026


PATIMPUS.COM - Dalam rangka menjalin silaturahim sekaligus doa bersama mengenang Alm Soritaon Siregar keluarga besar perguruan Mamiyai Al-Ittihadiyah, melaksanakan buka puasa bersama anak yatim dan anak didik perguruan Mamiyai Al-Ittihadiyah.


Kegiatan dilaksanakan di Masjid dan Amanah Hall Jalan Bromo No.30 Kelurahan Tegal Sari II Kecamatan Medan Area, Sabtu (21/2/2026).


Pembina Yayasan Perguruan Al Ittihadiyah  DR M Syafril Harahap MSi, menyampaikan, kegiatan buka bersama ini sekaligus mengenang Alm Soritaon Siregar. "Semoga almarhum diberikan Allah ampunan dan pahala yang berlipat ganda," harapnya.


Kegiatan ini, lanjutnya, juga untuk mewujudkan silaturahmi kita sehingga apa yang diinginkan pendirinya (Almarhum H Syarif Siregar) bisa terealisasi dengn baik. Sesuai dengan tujuan didirikan untuk mencerdaskan generasi Islam dan berkontribusi untuk mensejahterahkan umat Islam di Indonesia dan khususnya di Medan.


Sementara Ketua Yayasan Perguruan, Mamiyai sekaligus mewakili keluarga Khairuna MPd  mengatakan, momen buka bersama ini mempererat silaturahmi dan persaudaraan kita.


"Semoga kita semakin kompak dan semangat beribadah. Bulan Ramadhan jadikan unttuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Juga mengenang bapak Almarhum Soritaon Siregar," ujarnya.


Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Perguruan Mamiyai Al-Ittihadiyah, Mery Nina Hafni Harahap yang juga istri almarhum Soritaon Siregar, kepala sekolah, guru guru Mamiyai, rekan rekan almarhum dan Anggota DPRD Medan dr Ade Taufik SpOG yang juga alumni SMAN 7 Medan serta undangan.


Dalam tausiyahnya, Al Ustadz Drs  H. Sempurna Silalahi menyampaikan, Ramadhan momentum untuk memperbaiki diri. 


"Ramadhan adalah bulan pengampunan, membersihkan diri. Ramadhan ladangnya pahala," ucapnya yang juga mantan anak panti asuhan Mamiyai.


Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Nurhidayah Siregar, sari tilawah Dinda Melia Sari. Juga 

penampilan sholawat oleh anak anak panti asuhan Perguruan Mamiyai. 


Dalam kesempatan itu diadakan rapat pengurus IKA Alumni SMAN 7 dalam rangka melaksanakan kongres yang direncanakan bulan Juli 2026. (rel)

Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Sabet Predikat ZI WBK 2025
| Jumat, Februari 20, 2026

By On Jumat, Februari 20, 2026


PATIMPUS.COM - Upaya panjang dalam membangun birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik akhirnya membuahkan hasil membanggakan bagi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara.


Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), BKKBN Sumut resmi meraih predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 dalam ajang SAKIP & ZI Awards 2025.


Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan bertema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045,” yang menjadi momentum nasional dalam mendorong penguatan reformasi birokrasi di seluruh instansi pemerintah. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr. Fatmawati, S.T., M.Eng., mengikuti kegiatan tersebut secara daring bersama jajaran ASN sebagai bentuk komitmen nyata dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan berintegritas.


Predikat Zona Integritas menuju WBK merupakan capaian strategis yang tidak diraih secara instan. Penghargaan ini menjadi refleksi dari proses panjang perubahan budaya kerja organisasi, mulai dari penguatan sistem akuntabilitas kinerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, penataan manajemen organisasi, hingga pembangunan lingkungan kerja yang menjunjung tinggi nilai integritas dan profesionalisme.


Bagi BKKBN Sumut, capaian ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus kehormatan besar. Predikat WBK tidak hanya menjadi simbol keberhasilan administratif, tetapi juga bukti nyata bahwa semangat reformasi birokrasi telah diimplementasikan secara konsisten dalam setiap lini pelayanan kepada masyarakat.


Kepala Perwakilan BKKBN Sumut menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran ASN yang terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik dan berdampak langsung bagi masyarakat.


“Sebuah kebanggaan dan kehormatan besar bagi kami. Pencapaian ini bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti dan komitmen dari seluruh jajaran Kemendukbangga/BKKBN Sumut dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani dengan sepenuh hati,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Penyuluh KB (PKB/PLKB), OPD KB kabupaten/kota, mitra kerja, serta seluruh stakeholder di Sumatera Utara yang selama ini telah membangun sinergi kuat dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan keluarga dan kependudukan. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.


Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi sesaat, tetapi mampu dipertahankan dan terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang melalui konsistensi kinerja dan penguatan budaya integritas di lingkungan kerja.


“Harapan kami, predikat ini dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan masyarakat merasakan manfaat nyata dari setiap program yang dijalankan,” tambahnya.


Predikat WBK menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BKKBN Sumut untuk terus menjaga integritas organisasi serta meningkatkan standar pelayanan publik yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar maupun gratifikasi. Komitmen ini sejalan dengan upaya menghadirkan birokrasi modern yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan.


Partisipasi dalam SAKIP & ZI Awards 2025 sekaligus memperkuat peran BKKBN Sumatera Utara dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta berkontribusi aktif dalam pencapaian target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.


Lebih dari sekadar penghargaan, raihan ZI WBK Tahun 2025 menjadi tonggak penting perjalanan transformasi organisasi. Dengan semangat integritas, kolaborasi, dan pelayanan sepenuh hati, BKKBN Sumatera Utara optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah, tidak hanya hari ini, tetapi juga di masa yang akan datang. (don)


Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis