RSU Haji Medan Layani 1.099 Pasien UHC dan Perluas ICU

Kamis, Juli 16, 2026

MEDAN (patimpus.com) - UPTD Khusus RSU Haji Medan mencatat sebanyak 1.099 masyarakat telah memanfaatkan Program Universal Health Coverage (UHC) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sejak diluncurkan pada Oktober 2025 hingga Juni 2026.


Dari jumlah tersebut, 738 pasien menjalani rawat inap, 360 pasien menjalani rawat jalan, sementara hanya satu pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit lain karena membutuhkan penanganan lanjutan.


Wadir Umum dan Pengembangan SDM Rumah Sakit Haji Medan Provsu, Ridesman Nasution, SKM, SH, M.Kes mengatakan capaian tersebut menunjukkan kesiapan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada peserta UHC.


Menurutnya, mayoritas pasien dapat ditangani di RSU Haji Medan tanpa perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.


"Hanya satu kasus yang memerlukan rujukan. Selebihnya dapat kami tangani di RSU Haji Medan," ujarnya.


Ia menjelaskan sekitar 80 persen pengguna layanan berasal dari Deliserdang karena letak RSU Haji Medan berada di wilayah tersebut. Meski demikian, program UHC tidak hanya berlaku di RSU Haji Medan.


Menurut Ridesman, masyarakat dapat memperoleh layanan di seluruh rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.


"Masih ada anggapan bahwa UHC Gratis hanya berlaku di RSU Haji Medan. Padahal seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat melayani peserta program tersebut sesuai ketentuan," katanya.


Ia menegaskan tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien umum, peserta BPJS Kesehatan maupun peserta UHC.


"Standar pelayanan yang diberikan tetap sama. Tidak ada perlakuan berbeda terhadap pasien," ujarnya.


Menambahi itu, Pelaksana Harian (Plh) Wakil Direktur Pelayanan Medis, Keperawatan, dan Penunjang UPTD Khusus RSU Haji Medan, Fitrady Ulianda Siregar, M.Kes,  menerangkan peserta yang belum memiliki kepesertaan BPJS aktif tetap dapat memperoleh pelayanan melalui skema UHC.


Setelah pasien datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), petugas akan memverifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk proses pendaftaran kepesertaan.


"Begitu didaftarkan melalui mekanisme UHC, kepesertaan BPJS langsung aktif sehingga pasien bisa segera memperoleh pelayanan. Ini berbeda dengan kepesertaan mandiri yang memiliki masa tunggu," jelasnya.


Namun, ia mengingatkan masyarakat tetap harus mengikuti sistem rujukan berjenjang untuk kasus yang tidak termasuk kondisi gawat darurat.


"Untuk penyakit yang tidak masuk kategori kegawatdaruratan, masyarakat tetap harus melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama seperti puskesmas atau klinik sebelum dirujuk ke rumah sakit," katanya.


Mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien, RSU Haji Medan tengah melakukan pengembangan fasilitas pelayanan.


Kapasitas ruang Intensive Care Unit (ICU) dewasa ditingkatkan dari 10 menjadi 15 tempat tidur, sementara ruang ICU anak dan neonatal diperluas dari 7 menjadi 20 tempat tidur.


Selain itu, kapasitas tempat tidur di Instalasi Gawat Darurat (IGD) juga ditambah dari 16 menjadi 27 tempat tidur.


Rumah sakit juga memperkuat pelayanan dengan menambah dokter spesialis, subspesialis serta melengkapi berbagai alat kesehatan untuk mendukung layanan jantung, stroke, bedah saraf, hingga pelayanan intensif lainnya.


Sementara itu, Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan UPTD Khusus RSU Haji Medan, Fakhrial Mirwan Hasibuan, menjelaskan meningkatnya jumlah pelayanan kesehatan turut berpengaruh terhadap kinerja keuangan rumah sakit.


Ia menyebut pendapatan RSU Haji Medan terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir seiring bertambahnya jumlah layanan yang diberikan kepada masyarakat.


Meski demikian, menurutnya peningkatan pendapatan bukan menjadi tujuan utama rumah sakit.


"Orientasi utama kami tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program UHC justru memastikan masyarakat yang sebelumnya terkendala biaya tetap dapat memperoleh layanan kesehatan," katanya.


Di sisi lain, Wakil Direktur Umum dan Pengembangan SDM UPTD Khusus RSU Haji Medan, Ridesman Nasution, SKM, menegaskan seluruh tenaga kesehatan wajib memberikan pelayanan sesuai standar profesi, standar pelayanan, dan standar operasional prosedur (SOP).


Ia mengatakan komitmen tersebut tertuang dalam maklumat pelayanan rumah sakit, termasuk kesiapan menerima sanksi apabila terbukti tidak memberikan pelayanan sesuai ketentuan.


"Kami siap menerima sanksi apabila tidak memberikan pelayanan sesuai standar yang berlaku. Yang menjadi ukuran adalah standar profesi, standar pelayanan, dan SOP, bukan semata-mata keinginan pasien yang bisa berbeda dengan ketentuan medis," ujar Ridesman.


"Maklumat pelayanan tersebut dipublikasikan secara terbuka di lingkungan rumah sakit maupun melalui media sosial sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat," tandasnya. (don)

Saipul Bahri Minta Inspektorat Bantu Walikota Tindak Tegas ASN Terlibat Judol dan Narkoba

Rabu, Juli 15, 2026

MEDAN (patimpus.com) - Anggota Komisi I DPRD Medan Saipul Bahri SE dorong Walikota Medan Rico Waas melalui Inspektorat untuk menindak tegas dan terus melakukan pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan yang terlibat Judi Online (Judol) maupun Narkoba. 


Menurut politisi Partai Nasdem itu, bila ada oknum yang terlibat dengan kedua penyakit masyarakat tersebut supaya diberi efek jera sanksi tegas. "Ada saja informasi, keterlibatan oknum di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan dengan Judol bahkan Narkoba. Untuk itu, kita minta supaya dilakukan penyelidikan berikut sanksi tegas," sebut Saipul Bahri SE (foto) kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).


Disampaikan Saipul yang membidangi hukum dan pemerintahan itu, mudah mudahan saja informasi keterlibatan ASN Pemko Medan dengan Judol dan Narkoba tidak ada benar. "Kalau ada yang terlibat supaya ditindak tegas. Karena sangat berdampak buruk terhadap kinerja sebagai pelayan masyarakat. Intinya jangan sampai berdampak buruk lebih besar," tukas Saipul pensiunan TNI AL itu.


Maka itu, Saipul Bahri sangat berharap agar setiap pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan supaya masing masing mendeteksi anak buahnya jangan sampai terlibat Judol dan Narkoba. "Bila ada yang terlibat, dampak buruknya sangat besar, kondisi ekonomi keluarganya pasti terganggu. Begitu juga dengan dampak kinerja buruk di lingkungan kerjanya seperti korupsi waktu maupun anggaran," ungkapnya.


Dikatakan Saipul, berharap kepada masyarakat bila ada mengetahui ada keterlibatan ASN terlibat Judi dan Narkoba supaya dilaporkan kepada pihak berwajib, ke inspektorat maupun Kepolisian. 


"Begitu juga terhadap pimpinan OPD yang terbukti melindungi bawahannya supaya ikut diberi sanksi. Inspektorat diharapkan dapat menjalan tugasnya dengan baik, membantu Walikota penegakan disiplin dan aturan," tandas Saipul. (rel)

RSU Haji Medan Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Edukasi di PRSU

Rabu, Juli 15, 2026


MEDAN (patimpus.com) – UPTD Khusus RSU Haji Medan Provinsi Sumatera Utara kembali berpartisipasi dalam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 yang berlangsung selama 3 Juli hingga 2 Agustus 2026, dengan membuka stand pelayanan kesehatan gratis sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.


Petugas RSU Haji Medan yang bertugas di PRSU, Aditya Chandra mengatakan selama penyelenggaraan PRSU, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh informasi mengenai layanan unggulan yang dimiliki RSU Haji Medan.


"Berbagai layanan pemeriksaan kesehatan yang diberikan secara gratis di stand RSU Haji Medan meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan, edukasi mengenai pencegahan penyakit, dan tersedia khusus pemeriksaan gula darah pada saat weekend (Jumat, Sabtu, Minggu). Serta, penyampaian informasi mengenai pelayanan dan fasilitas kesehatan yang tersedia di RSU Haji Medan.


Selain itu, pengunjung juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan tenaga kesehatan mengenai kondisi kesehatan maupun upaya pencegahan penyakit," ungkap Aditya, Rabu 15 Juli 2026.


Selama pelaksanaan PRSU, layanan yang paling banyak dimanfaatkan oleh pengunjung adalah pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan gula darah.


Tingginya antusiasme masyarakat terhadap kedua layanan tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes melitus.


Di samping pemeriksaan kesehatan, layanan konsultasi kesehatan juga menjadi salah satu layanan yang banyak diminati oleh pengunjung dari berbagai kalangan.


"Keikutsertaan RSU Haji Medan dalam PRSU bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan pencegahan penyakit.


Momentum PRSU juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan berbagai layanan unggulan, fasilitas, serta tenaga medis profesional yang dimiliki RSU Haji Medan kepada masyarakat Sumatera Utara," jelas Aditya.


Dia menambahkan, melalui pembukaan stand ini, RSU Haji Medan menargetkan semakin banyak masyarakat yang mengenal layanan rumah sakit, memanfaatkan fasilitas kesehatan secara optimal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini.


Selain memberikan manfaat langsung kepada pengunjung PRSU melalui layanan pemeriksaan gratis, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan RSU Haji Medan sebagai rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.


"RSU Haji Medan berharap kehadiran stand pelayanan kesehatan di PRSU tidak hanya menjadi ajang promosi layanan rumah sakit, tetapi juga menjadi media edukasi yang efektif dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan berkala, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat Sumatera Utara semakin baik serta masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan kesehatan yang profesional, ramah, dan berkualitas di RSU Haji Medan," pungkasnya. (don)

PTPN IV Regional 2 Salurkan Beasiswa bagi 44 Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di Simalungun

Rabu, Juli 15, 2026


SIMALUNGUN (patimpus.com) – PTPN IV Regional 2 kembali menyalurkan beasiswa kepada 44 siswa berprestasi dan kurang mampu di lingkungan Yayasan Pendidikan PTPN IV Regional 2.


Bantuan pendidikan tersebut diserahkan secara simbolis dalam Seremoni Penyerahan Bantuan Beasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu yang berlangsung di Nagori Bah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Jumat (3/7/2026). 


Menurut Region Head PTPN IV Regional 2, Budi Susanto, pendidikan adalah fondasi penting dalam mencetak generasi yang unggul sekaligus mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya tujuan keempat tentang Pendidikan Berkualitas. Karena itu, PTPN IV Regional 2 memandang beasiswa sebagai bentuk investasi bagi masa depan anak-anak di sekitar wilayah operasional Perusahaan.


“Kami ingin memberikan apresiasi kepada siswa dan siswi yang telah menunjukkan prestasi membanggakan, sekaligus membantu anak-anak dari keluarga yang membutuhkan agar tetap memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan yang berkualitas,” ujar Budi.


Sebanyak 44 penerima beasiswa berasal dari 11 sekolah di bawah naungan Yayasan Pendidikan PTPN IV Regional 2. Masing-masing sekolah mengirimkan empat siswa yang dipilih berdasarkan prestasi akademik serta kondisi ekonomi keluarga. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar sekaligus memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan pendidikan para penerima.


Dalam kesempatan itu, Budi juga mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk terus mendukung PTPN IV Regional 2 sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan bersama. Menurutnya, keberhasilan perusahaan akan membuka ruang yang lebih luas bagi pelaksanaan berbagai program sosial, termasuk di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar.


“Kami berharap anak-anak ini kelak tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, bahkan berpeluang ikut membangun PTPN IV di masa mendatang. Gunakan bantuan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, menjaga akhlak, menghormati guru dan orang tua, serta tidak pernah berhenti mengejar cita-cita,” kata Budi.


Plh. Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2, Hwin Dwi Putera, menjelaskan program beasiswa tersebut merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang secara konsisten dijalankan Perusahaan di bidang pendidikan. Tahun ini, bantuan diberikan kepada 44 siswa yang berasal dari 11 sekolah di lingkungan Yayasan Pendidikan PTPN IV Regional 2. 


Terdapat beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Termasuk prestasi dan kondisi ekonomi keluarga. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, kata Hwin, sudah menjadi salah-satu investasi jangka panjang yang terus didorong PTPN IV Regional 2 melalui berbagai program sosial.


“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pendidikan para siswa sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap proses belajar mereka. Perusahaan akan terus mendorong program-program TJSL yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi daerah,” ujar Hwin.


Seremoni penyerahan beasiswa ini turut dihadiri Camat Jawa Maraja Bah Jambi Sudiono, Pangulu Nagori Bah Jambi Yuki Murdiansyah, Kepala Sub Bagian TJSL Afni Ria Safitri, para kepala sekolah dan wakil kepala sekolah Yayasan Pendidikan PTPN IV Regional 2, serta seluruh siswa penerima beasiswa beserta orang tua. 


Melalui program TJSL, lanjut Hwin, PTPN IV Regional 2 berharap akses pendidikan yang lebih baik dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Perusahaan meyakini investasi di bidang pendidikan akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


“Kami percaya keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi lahirnya generasi yang cerdas, berprestasi, dan memiliki cita-cita tinggi,” pungkasnya. (don)

‎KORSA Apresiasi Langkah Cepat Pertamina Optimalkan Distribusi BBM di Sumut

Senin, Juli 13, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Korps Rakyat Bersatu (KORSA) mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam mengoptimalkan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Utara dan upaya tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat ditengah meningkatnya kebutuhan BBM.

‎Sekretaris Jenderal KORSA, M Ritonga, mengatakan penambahan 15 unit mobil tangki (MT) dan 30 Awak Mobil Tangki (AMT) bantuan merupakan langkah strategis untuk mempercepat penyaluran BBM ke berbagai SPBU di Sumatera Utara dan menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan keseriusan Pertamina dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

‎"Kami mengapresiasi respons cepat Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang terus bekerja keras memastikan distribusi BBM tetap berjalan optimal. Langkah ini menunjukkan bahwa kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama," ujar M Ritonga di Medan, Senin (13/7/2026).

‎Ritonga menilai penyesuaian operasional distribusi yang dilakukan Pertamina merupakan langkah yang tepat, terutama setelah meningkatnya konsumsi BBM selama masa libur sekolah. Karena itu, koordinasi yang terus dilakukan dengan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat normalisasi distribusi di seluruh wilayah Sumatera Utara.

‎Lebih lanjut, M Ritonga mengajak masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Menurutnya, pembelian sesuai kebutuhan akan membantu menjaga kelancaran distribusi sehingga pasokan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat.

‎"Kami mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada Pertamina yang saat ini terus melakukan berbagai upaya percepatan distribusi. Dengan kerja sama semua pihak, kami yakin kondisi akan segera kembali normal," katanya.

‎KORSA juga menyatakan dukungannya terhadap setiap langkah yang dilakukan Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Organisasi tersebut berharap pelayanan distribusi BBM dapat terus ditingkatkan sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa kendala yang berarti.

‎Di akhir pernyataannya, M Ritonga menegaskan bahwa KORSA akan terus mendukung kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia berharap sinergi antara Pertamina, pemerintah, aparat, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin dengan baik demi memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta menjaga stabilitas pasokan energi di Sumatera Utara. (Soni)

Ekobis

Pendidikan

Hukum

Kesehatan

Komunitas