‎Gelar CSR Perdana, Elais by ARTOTEL Gotong Royong Di Masjid Al Ishlah

Rabu, September 23, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) -  Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Elais by ARTOTEL Medan, salah satu hotel butik dengan sentuhan desain kontemporer khas Artotel Group melakukan aksi bakti sosial dengan mengajak para staffnya bergotong-royong membersihkan Masjid Al Ishlah di Jalan Sei Belutu No.99 Medan pada Jumat, (11/9/2026). 

‎Kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen Elais by ARTOTEL untuk berkontribusi menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah sejak hadir di Kota Medan.

‎Tidak hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal hotel dalam membangun hubungan yang lebih dekat dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar.

‎Hal tersebut dikatakan General Manager Elais by ARTOTEL Medan, Rio Himawan. Rio menambahkan selain memberikan manfaat bagi Masjid Al-Ishlah, aksi gotong royong itu menjadi momentum bagi tim untuk memperkuat rasa kebersamaan di luar aktivitas sehari-hari. 

‎Keterlibatan langsung para staff juga mencerminkan nilai hospitality yang tidak berhenti pada pelayanan kepada tamu, tetapi turut juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap tempat dan orang-orang di sekitar.

‎“Kami percaya bahwa memberikan dampak positif tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. CSR perdana ini adalah langkah sederhana dari Elais by ARTOTEL untuk hadir dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari berbagai kegiatan sosial lainnya yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rio Himawan.

‎Sebagai bagian dari Artotel Group, Elais by ARTOTEL Medan akan terus mengeksplorasi berbagai inisiatif yang memiliki nilai sosial dan lingkungan. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan untuk berkolaborasi serta memberikan dampak positif secara berkelanjutan.

‎Melalui aksi bakti sosial sederhana di Masjid Al-Ishlah, Elais by ARTOTEL memulai perjalanan tersebut dengan satu keyakinan bahwa dampak yang berarti dapat dimulai dari satu langkah kecil.

‎‎

‎Sejak hadir di Kota Medan, Elais by ARTOTEL Medan yang berlokasi di Jalan Sei Serayu No.12 ini merupakan hotel butik dengan sentuhan desain kontemporer khas Artotel Group yang mengedepankan pengalaman menginap yang modern dan berbeda.

‎Hotel Elais by ARTOTEL Medan menawarkan 75 kamar yang terdiri dari kategori Superior, Deluxe, Junior Suite serta Suite yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan kenyamanan berbagai tipe tamu.

‎Tidak hanya itu, dari sisi kulinernya. Elais by ARTOTEL Medan memiliki Wolon All Day Dining, restaurant yang menawarkan beragam pilihan hidangan khas Indonesia dan memiliki konsep rumah kaca yang hangat dan modern.

‎Wolon All Day Dining yang berlokasi diarea Lobby dan dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 23.00 wib, menjadi ruang yang ‎nyaman untuk bersantap, berkumpul maupun merayakan berbagai momen spesial bersama keluarga, teman, dan kolega.

‎Untuk mendukung kebutuhan berbagai kegiatan MICE di Kota Medan, Elais by ARTOTEL Medan juga dilengkapi dengan dua ruang pertemuan yang dapat disatukan sesuai dengan kebutuhan acara dengan kapasitas hingga 80 orang. 

‎Fasilitas ini dapat menjadi pilihan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertemuan. bisnis hingga acara sosial.

‎Artotel Group adalah manajemen operator hotel Indonesia yang mengintegrasikan 4 unit bisnis, Hotel (Stay), Food & Beverages (Dine), Event Management (Play), dan Curated Merchandise (Shop). 

‎Dengan mengusung konsep Gaya Hidup masa kini, Artotel Group menawarkan berbagai pilihan akomodasi dengan berbagai pilihan Brand, ARTOTEL, DAFAM, MAXONE, ROOMS INC. 

‎Artotel Group memiliki inventori lebih dari 100 hotel dan 10.000 kamar tamu dengan berbagai kategori mulai dari hotel ekonomis, hotel butik, hingga hotel mewah yang tersebar di seluruh Indonesia.

‎Selain itu, Artotel Group juga sebagai mitra strategis Louvre Group di Indonesia untuk mengelola dan mengembangkan brand waralaba diantaranya KYRIAD, GOLDEN TULIP, dan ROYAL TULIP.

‎Dibidang Food & Beverage, Artotel Group menyediakan jasa pengelolaan Restoran dan Bar. Melalui Event Management, ARTOTEL Play dan Curated Merchandise dengan brand ARTOTEL Goods.

‎Artotel Group memiliki visi memajukan industri kreatif Indonesia dengan mendukung para seniman muda untuk berkarya melalui kolaborasi yang diciptakan berupa kegiatan pameran, pertunjukan, workshop, dan produksi merchandise berkarakter seni yang dapat dipakai sehari hari dengan harga terjangkau.

‎Untuk memberikan penghargaan kepada para tamu, Artotel Group memiliki program loyalti Artotel Wanderlust dengan memberikan keuntungan lebih buat para tamu yang mendaftar sebagai anggota Artotel Wanderlust, antara lain jaminan harga kamar terbaik, diskon khusus F&B, serta mendapatkan reward point.

‎Artotel Wanderlust dioperasikan melalui aplikasi digital yang dapat diunduh melalui sistem aplikasi IOS dan ndroid dengan pendaftaran secara cuma-cuma dan mudah.

‎Brand ARTOTEL : ARTOTEL, ARTOTEL Suites, ARTOTEL Casa, ARTOTEL Collections, dan ROOMS INC yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Batam dan Bali.

‎Brand DAFAM : GRAND DAFAM, DAFAM, DAFAM EXPRESS, DAFAM COLLECTIONS. yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Pekanbaru, dan Sulawesi Selatan.

‎Brand MAXONE : MAXONE, ALL NITE & DAY, NITE & DAY, ZIA, berLokasi di Jakarta, Ambon, Bali, Bintan, Batam, Balikpapan, Bekasi, Boyolali, Dumai, Jayapura, Makassar, Palembang, Semarang, Surabaya, Tangerang, Tanjung Pinang, dan Yogyakarta.

‎Brand Waralaba KYRIAD, Lokasi : Jakarta, Tangerang, Cepu, Lampung, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Brand Waralaba GOLDEN TULIP, Lokasi : Jakarta, Tangerang, Pantai Indah Kapuk, Bali, Malang, Makassar, Pontianak, Lampung, dan Balikpapan. Sedangkan Brand Waralaba ROYAL TULIP, Lokasi: Bogor, dan Bali 

‎Adapun F&B Outlets : Double Chin, Lidah Lokal, Eat Space, Roca, Bart, Bistro de Braga, B10 CAFÉ, Fat Elephant, 11/12 Rooftop Bar, Slide Bar, Terra All Day Dining, Barley & Barrel, Meet n Eat, One Deck Gastropub, La Gazette, Posana All Day Dining, Yin & Yum, Salute Bar, Caldera at ARTOTEL Cabin Bromo, Daun Semanggi Bistro, The Platform Rooftop Bar, Sitro all Day Dining, De’Attic Rooftop Bar, Cloven All Day Dining, Wolon All ‎Day Dining. (Soni)

‎Ketua PW MIO Indonesia Sumut Dan Ketua PD MIO Karo Besuk KaBid Humas Di RS Advent

Senin, September 21, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) - Ketua PW MIO Indonesia Sumatera Utara (Sumut) Fajar Trihatya SE, bersama Ketua PD MIO Indonesia Kabupaten Karo Jan Warista Ginting, mengunjungi Ketua Bidang Humas (KaBid) MIO Sumut, Joe Sidjabat, yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Advent Medan, Minggu (20/9/2026). 

‎Kunjungan yang berlangsung hangat  penuh keakraban ini juga merupakan bentuk dukungan moril kepada KaBid Humas PW MIO Indonesia Sumut Joe Sidjabat agar semangat dan bersabar dalam menghadapi sakit.

‎Fajar Trihatya menyampaikan motivasi semangat dan doa agar tetap sabar dan tawakal dalam menghadapi proses penyembuhan. 

‎“Setiap penyakit ada obatnya. Doa dan kesabaran penting, semoga Joe segera pulih dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala,” ujar Fajar kepada Joe sebagai bentuk dukungan.

‎Hal senada juga disampaikan, Jan Warista Ginting. ia menambahkan bahwa kunjungan itu bertujuan untuk memberikan semangat serta memastikan bahwa kebutuhan Joe terpenuhi selama masa perawatan.


Kedua pimpinan organisasi juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi mental selama dirawat agar proses pemulihan berjalan lancar.

‎Dalam kesempatan yang sama, Ketua PW MIO Sumut memberi pesan kepada Joe dan anggota pengurus lainnya untuk tetap bersyukur dan menjaga sikap positif meski berada di lingkungan rumah sakit. 

‎"Dimanapun berada harus tetap senang hati dan tetap merasakan bahagia. Sebab apapun itu sakit yang kita rasakan pasti ada obatnya untuk menyembuhkannya," ungkap Fajar lagi.

‎Kunjungan ini mendapat apresiasi dari keluarga pasien dan rekan-rekan pengurus yang menilai langkah tersebut sebagai simbol kuatnya kebersamaan organisasi di tengah tantangan pribadi anggotanya. 

‎Joe Sidjabat, yang menerima kunjungan dengan senyum, senang dan rasa terharu, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa dari seluruh pengurus MIO Sumut.

‎Organisasi MIO Sumut menyatakan akan terus memantau perkembangan kesehatan Joe dan siap memberikan dukungan semangat dan kebersamaan hingga proses pemulihan Joe Sidjabat selesai. (rel/soni)

Disdikbud Kota Medan Diminta Wajibkan Siswa Gunakan Masker

Jumat, September 18, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera mengambil langkah konkret terkait kondisi udara di Kota Medan yang dinyatakan 'Tidak Sehat' akibat sebaran asap yang telah sampai ke sejumlah wilayah di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.


"BMKG sudah menyampaikan bahwa sebaran asap telah sampai ke Sumatera Utara. Akibatnya, saat ini kualitas udara di Kota Medan masuk dalam kategori 'Tidak Sehat'. Kita minta Pemko Medan untuk mengambil langkah konkret terkait kondisi ini," ucap Hadi Suhendra SH kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).


Pimpinan DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar yang akrab disapa Suhendra itu mengatakan, langkah konkret harus segara diambil agar masyarakat Kota Medan dapat terhindar dari berbagai macam penyakit di tengah kondisi buruknya kualitas udara Kota Medan saat ini.


"Apalagi kita juga baru mendapatkan data dari Dinkes Medan bahwa sepanjang Januari - Agustus 2026, jumlah kasus ISPA di Kota Medan mencapai 196.547 kasus. Bagaimana pula dengan kondisi kualitas udara yang saat ini sedang 'Tidak Sehat' akibat sebaran asap, kita khawatir angka ISPA akan melonjak di bulan ini," ujarnya.


Dijelaskan Hadi Suhendra yang merupakan wakil rakyat dari Dapil Medan Utara itu, Dinas Kesehatan Kota Medan perlu segera melakukan sosialisasi terpadu terkait kondisi kualitas udara 'Tidak Sehat' yang saat ini terjadi di Kota Medan.


"Melalui seluruh puskesmas dan dibantu dengan perangkat kewilayahan, Dinkes Medan harus menyosialisasikan situasi ini kepada masyarakat. Kemudian, sosialisasikan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan seperti mengurangi aktivitas di luar rumah, penggunaan masker di luar ruangan, hingga menerapkan pola hidup bersih dan sehat," jelasnya.


Selanjutnya, Suhendra juga meminta Dinkes Medan agar memperhatikan seluruh rumah sakit yang ada di Kota Medan, baik rumah sakit miliki  pemerintah maupun rumah akibat swasta.


"Dinkes Medan harus segera meningkatkan pelayanan kesehatan di tengah situasi udara Tidak Sehat seperti saat ini. Pastikan seluruh rumah sakit di Kota Medan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terkena ISPA atau penyakit lainnya yang timbul karena situasi ini. Jangan lagi ada alasan kamar rawat inap penuh dan lain sebagainya," tegasnya.


Selain kepada Dinkes Medan, Suhendra juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan agar segera mengeluarkan Surat Edaran (SE) ke setiap sekolah yang mewajibkan seluruh siswa untuk menggunakan masker.


"Disdikbud Medan harus segera mengeluarkan Surat Edaran yang mewajibkan seluruh siswa untuk menggunakan masker. Bila perlu, para siswa dapat diliburkan sementara waktu atau mengikuti proses belajar mengajar dengan sistem daring di tengah situasi kualitas udara 'Tidak Sehat' seperti saat ini," tutupnya.


Sebelumnya diberitakan, Kabid P2P Dinkes Medan, dr Shereivia Faradillah M.K.M, menjelaskannya bahwa pada tahun 2026 terjadi peningkatan kasus ISPA di Kota Medan. Untuk periode Januari - Agustus 2026 saja, sudah ditemukan 196.547 kasus.


"Total dari Januari - Agustus, kasus ISPA di Kota Medan sudah mencapai 196.547 kasus. Data ini sudah termasuk karena penyakit lain seperti peneumonia," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).


Dirincikan dr Shereivia, adapun kasus ISPA berdasarkan dominasi rentan usia, yakni Usia Balita 42.608 kasus, Usia Anak 29.695 kasus, Usia Remaja 27.986 kasus, Usia Dewasa 65.376 kasus, dan Usia Lansia 30.882 kasus.


Sementara, adapun 10 puskesmas di Kota Medan dengan penanganan kasus ISPA terbanyak, yakni Puskesmas Helvetia, Puskesmas Desa Binjai, Puskesmas Kedai Durian, Puskesmas Simpang Limun, Puskesmas Amplas, Puskesmas PB Selayang II, Puskesmas Titipapan, Puskesmas Tegal Sari, Puskesmas Glugur Darat, Puskesmas Medan Johor.

(rel/don)

IMO Sumut, SMSI Dan Puluhan Wartawan Medan Doakan Lima Jurnalis Yang Hilang Di Selat Sunda

Kamis, September 17, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Puluhan wartawan Medan mengetuk pintu langit dengan menggelar doa bersama di Surau Majelis Ilmu Fardu Ain (MIFA) Delitua, Deliserdang Sumatera Utara pada Rabu (16/9/2026).

‎Kegiatan doa bersama yang turut dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara (Sumut), H. Ahmad Nuar Erde, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut Erris Napitupulu, dan sejumlah puluhan wartawan lainnya dilakukan untuk mendoakan lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Banten. 

‎Informasi yang didapat hingga hari kesembilan saat ini, tim SAR Gabungan belum menemukan ke lima jurnalis beserta tiga orang awak kapal speedboat membawa mereka menjelajahi Selat Sunda. 

‎Diinformasikan, Tim SAR Gabungan kembali memperluas area pencarian dengan mengerahkan 22 alat utama sistem pertolongan (alut) air. Armada tersebut disebar ke delapan sektor laut dengan total luas area pencarian mencapai sekitar 3.439 mil laut persegi.

‎"Pada hari kesembilan ini, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan mengerahkan 22 alut air yang dibagi ke dalam delapan sektor laut. Pencarian juga didukung oleh dua unit drone thermal Basarnas serta pemantauan di wilayah pesisir Pulau Enggano dan Perairan Bengkulu,” ujar Kepala Basarnas Al Amrad.

‎Lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih dalam pencarian diantaranya M. Bagus Khoerunnas dari Jurnalis Antara, Arie Basuki Jurnalis Merdeka, Yudhistiro Pranoto jurnalis iNews, Firdaus Jaidi jurnalis Anadolu, dan Donal jurnalis freelance, kapten kapal Warta, ABK Surakman, dan guide Heriyanto.

‎Do'a bersama mengetuk pintu langit ini dipimpin langsung oleh pimpinan Majelis Ilmu Fardu Ain (MIFA) Tuan Guru Deli (TGD) Prabu Kresna Erde dan sekaligus memberikan tausyiah singkat tentang kehidupan dikaitkan dengan profesi wartawan.

‎"Profesi jurnalistik adalah profesi yang mulia di hadapan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa karena wartawan mengabarkan kehidupan. Saya yakin kelima sahabat kita ini tidak hilang tapi telah menyatu dengan Tuhan. Untuk itu hari ini kita do'akan semoga mereka tetap  berada di jalan yang benar. Insya Allah mereka syahid kerena takdir Allah SWT, " jelas  Prabu Kresna Erde yang merupakan Pembina DPW IMO Provinsi Sumatera Utara sekaligus mantan wartawan.

‎Dalam sambutan singkatnya, Ketua DPW IMO Sumut, H Ahmad Nuar Erde mengatakan pihaknya berinisiatif menggelar do'a bersama ini untuk mengetuk pintu langit dengan memohon kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa agar kelima jurnalis beserta 3 kru kapal pemandu tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat dan terhindar dari musibah. 

‎"Untuk itu kita mengucapkan terimakasih kepada seluruh wartawan yang hadir dalam kegiatan ini dan kepada Tuan Guru Deli Prabu Kresna Erde diucapkan terima kasih telah menyediakan surau ini sebagi tempat acara,” kata Nuar.

‎Harapan senada juga disampaikan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut Erris Napitupulu. Ia berharap agar do’a ini dapat dihijabah Tuhan Yang Maha Kuasa.

‎"Kita semua juga berdoa agar kelima sahabat jurnalis kita segera ditemukan bagaimanapun kondisinya. Kita juga berharap Tim SAR Gabungan dapat terus mengupayakan pencarian sahabat kita hingga mereka dapat ditemukan,” kata Erris. 

‎Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut H. Farianda Putra Sinik yang berhalangan hadir sangat mendukung kegiatan tersebut dan berharap kelima jurnalis beserta 3 Kru Kapal dapat segera ditemukan. (Soni)

Wakil Walikota Medan Soroti Drainase Tersumbat dan Tak Terhubung di Helvetia

Rabu, September 16, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Masalah genangan air dan banjir menjadi perhatian serius Pemko Medan dibawah kepemimpinan Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Walikota, H Zakiyuddin Harahap.


Saat meninjau ke wilayah Kecamatan Medan Helvetia, Wakil Walikota Zakiyuddin Harahap mendapati adanya drainase yang tersumbat dan belum terintegrasi dengan baik, Rabu (16/9/2026).


Dalam peninjauan tersebut, ada beberapa lokasi vital yang ditemukan mengalami pendangkalan serta penyempitan saluran yang memutus konektivitas parit pemukiman menuju parit utama maupun aliran sungai.


Meliputi Jalan Cempaka, Jalan Kalpataru, hingga kawasan padat Jalan Kapten Muslim khususnya di sekitar Mega Park dan Plaza Millenium. 


Kondisi inilah yang dinilai Zakiyuddin Harahap menjadi biang kerok munculnya genangan air, bahkan saat hujan turun dengan intensitas sedang.


"Insyaallah minggu depan langsung kita tindaklanjuti. Kita akan berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk menyisir titik-titik mana saja yang paritnya tidak terhubung ke parit besar, atau ada bagian yang memutus aliran air," ujar Zakiyuddin Harahap di sela-sela peninjauan.


Menurut Zakiyuddin Harahap, penataan infrastruktur tidak akan optimal tanpa konektivitas saluran yang baik. Sistem drainase yang terputus hanya akan menampung air tanpa menyalurkannya, sehingga memicu genangan lebih cepat.


Tak hanya menuntut pembenahan teknis dari perangkat daerah, Zakiyuddin Harahap juga menegaskan pentingnya kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pembenahan drainase sehebat apa pun akan sia-sia jika parit masih dijadikan tempat pembuangan sampah.


"Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat lingkungan, khususnya parit di sekitar tempat tinggal. Jangan buang sampah sembarangan. Mari kita sama-sama jaga kebersihan agar Kota Medan bebas banjir," tegasnya. (rel/don)

Ekobis

Pendidikan

Hukum

Kesehatan

Komunitas

Jajanan

Peristiwa