![]() |
MEDAN (patimpus.com) - Ratusan rumah warga yang bermukim di daerah pinggiran aliran Sungai Deli, Medan, terendam banjir sejak Rabu (28/10/2026) malam sekita jam 22.00 WIB.
Camat Kecamatan Medan Maimun, Rizki Hari Muda Lubis SSTP, kepada wartawan Kamis (29/10/2026) mengatakan, Pemko Medan melalui BPBD telah menyalurkan bantuan berupa nasi bungkus kepada warga yang terdampak.
“Untuk rumah yang terendam ada sekitar ratusan rumah dengan dihuni sekitar 700 Kepala Keluarga (KK). Untuk sementara bantuan yang diberikan masih nasi bungkus dan perahu karet dari BNPB Pemko Medan,” ungkap Adam.
Camat menambahkan, banjir yang terjadi di bulan ini sudah terjadi beberapa kali akibat tingginya curah hujan baik di kawasan pegunungan maupun di Kota Medan sendiri.
Kepala Lingkungan IV, Adnan Buyung mengatakan, di lingkungannya dari 430 KK, terdapat 250 KK yang terdampak banjir.
“Warga yang terdampak sebagian bertahan di rumah sedangkan yang mengungsi memilih di mengungsi di pinggir jalan,” ungkap Kepling.
Sementara, Anggota DPRD Medan, Syaiful Ramadhan, yang meninjau lokasi banjir mengatakan, bendungan Lau Simeme sudah berfungsi, namun hanya mengendalikan banjir hingga ke Sungai Percut.
“Untuk pengendalian banjir Sungai Deli, pemerintah pusat akan melakukan pembangunan pintu air di lokasi kanalisasi Titikuning,” ujar Aleg dari PKS ini.
Menurutnya selama ini setiap terjadi banjir, air sungai lebih dominan mengarah ke hilir Sungai Deli, sehingga kanal yang mestinya membuang air ke arah Sungai Denai tidak maksimal.
Akibatnya, pemukiman warga di sepanjang pinggir Sungai Deli tetap terendam banjir. “Realisasi pembangunannya diperkirakan tahun depan,” ungkap Syaiful.
Hingga berita ini dibuat, air banjir perlahan-lahan mulai surut. Sementara listrik di sekitar lokasi banjir dipadamkan untuk mengantisipasi korsleting listrik. (don)




