Tahun Ini Embarkasi Medan Berangkatkan 5.922 Calhaj Sumut, Dibagi 17 Kloter
On Selasa, April 21, 2026
MEDAN (patimpus.com) - Untuk pertama kalinya Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Embarkasi Medan sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1447 Hijriah/2026 siap memberangkatkan sebanyak 5.922 calon jamaah haji (Calhaj) asal Sumut ke Tanah Suci.
Ke 5.922 Calhaj Sumut tahun ini dibagi menjadi 17 kelompok terbang (Kloter), hal tersebut berdasarkan hasil kurasi data, kuota yang ditetapkan pemerintah pusat, serta pertimbangan teknis pelayanan di embarkasi dan Arab Saudi.
Calhaj Kloter 1 (pertama) tiba di Asrama Haji Embarkasi Medan pada Selasa, 21 April 2026 pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan akan take off pada Rabu, 22 April 2026 pukul 03.05 melalui Bandara Kualanamu Deli Serdang nomor penerbangan GIA 3101.
Jamaah haji Kloter pertama ini berjumlah 360 calhaj berasal dari Kota Binjai berjumlah 223 orang (85 laki-laki, 138 perempuan) dan Kota Medan 131 orang terdiri dari 92 calhaj, dan Jabal Nor sebanyak 39 calhaj, (58 laki-laki, 73 perempuan).
Setiba Asrama Haji Embarkasi Medan, rombongan jamaah haji Kloter 1 ini diarahkan ke Aula Jabal Nur untuk dilakukan serangkaian proses pelayanan satu atap seperti Pemeriksaa Kesehatan, Penyerahan SPMA, Penyerahan Konkarde, Penyerahan Gelang, Penyerahan Boarding Pass, Penyerahan Pasport dan Visa, Penyerahan Living Cost, Penyerahan Kartu Nusuk, selanjutnya sarapan pagi dan istirahat di Hotel Madinah Al-Munawaroh.
Ketua PPIH Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Sumatera Utara Embarkasi Medan, Dr H Zulkifli Sitorus MA, dalam arahannya saat menyambut kedatangan 360 jamaah haji Kloter 1 menegaskan agar menjaga kartu Nusuk yang merupakan dokumen paling krusial dalam pelaksanaan haji tahun ini.
“Kartu Nusuk ini adalah akses resmi Bapak dan Ibu selama berada di Makkah, Madinah, dan Armuzna. Jangan sampai rusak, hilang, atau digunakan orang lain. Bahkan, jangan difoto sembarangan karena barcode didalamnya sangat penting,” ungkap Zulkifli.
Zulkifli Sitorus yang juga Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Sumatera Utara, juga mengingatkan jamaah untuk tetap waspada terhadap barang bawaan ditengah suasana yang padat, serta menjaga kondisi fisik dengan baik dengan memanfaatkan waktu istirahat sebelum menjalani tahapan lanjutan.
Zulkifli juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melakukan perbaikan layanan haji setiap tahunnya. Dengan hadirnya Kementerian Haji dan Umrah sebagai penyelenggara utama tahun ini, diharapkan tata kelola haji menjadi lebih terintegrasi dan profesional.
“Ini menjadi babak baru dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan sistem yang semakin baik dan terarah,” jelas Zulkifli.
Zulkifli Sitorus menambahkan pada tahun ini, terdapat peningkatan layanan keberangkatan. Jamaah tidak lagi melalui terminal kargo, melainkan langsung diberangkatkan melalui terminal internasional Gate 12 dengan fasilitas garbarata.
“Ini merupakan peningkatan layanan untuk memberikan kenyamanan lebih kepada jamaah. Tahun ini, jamaah diberangkatkan langsung melalui terminal internasional dengan fasilitas garbarata,” tambah Zulkifli.
Zulkifli Sitorus berharap dengan adanya persiapan yang semakin matang dan sistem yang terus diperbaiki, seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan lancar, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan.
“Semoga seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Suci Ramadhani SKom MSI mengatakan Kanwil Kemenhaj Embarkasi Medan akan mengedepankan jamaah lansia, dan terkait persiapan dalam pelaksanaan sudah cukup matang, hanya tinggal finishing dalam penyambutan dan pelaksanaan.
"Semua sudah dipersiapkan dengan betul-betul, tinggal finishing pemasangan-pemasangan beberapa stand, tenda, beberapa stand pendukung kegiatan. Kalau untuk teknis semua sudah siap dilaksanakan, karena tidak ada berbeda dari tahun-tahun lalu. Hanya pada saat di bandara saja nanti kita akan melakukan pengantaran calhaj ke pesawat lebih simple, mengingat kita mengedepankan calhaj yang lansia juga," jelas Suci kepada awak media diruang sekretariat Kanwil Kemenhaj Sumut.
Suci menambahkan, seluruh petugas haji daerah dan petugas kloter sudah dibekali pelatihan teknis dan manasik. Tujuannya memastikan layanan selama di asrama, dalam perjalanan, hingga di Arab Saudi berjalan lancar dan sesuai standar pelayanan haji.
Asrama Haji Medan telah menyiapkan skema penerimaan jamaah secara bergelombang dan setiap kloter akan menjalani proses satu atap meliputi verifikasi paspor, visa, penyerahan living cost, pemeriksaan kesehatan akhir, hingga pembagian gelang identitas dan seragam.
"Kalau untuk teknis disini (Asrama Haji Medan) tidak ada perbedaan dari tahun kemari. Semua dijalankan sebagaimana biasanya," ungkap Suci.
Suci menjelaskan lebih lanjut, Pihak Kanwil Kemenhaj menekankan pentingnya kesiapan fisik jamaah dan Calhaj dihimbau untuk menjaga pola makan, istirahat cukup, dan rutin minum obat bagi yang memiliki penyakit penyerta, Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK) akan mendampingi setiap kloter selama perjalanan.
Untuk akomodasi di Arab Saudi, 5.922 Calhaj Sumut akan menempati hotel di Makkah dan Madinah sesuai sistem zonasi yang ditetapkan pemerintah. Jarak hotel ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi bervariasi, sehingga jamaah diminta mengikuti arahan petugas sektor.
Kegiatan ini penyambutan jamaah haji Kloter 1 ini, turut dihadiri oleh Kabag TU Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Alfian, S. Ag, M. AP, Sekretaris PPIH Dr. H. Torang Rambe, M.Ag, Pimpinan Yayasan Majelis Taklim Jabal Noor KH. Zulfiqar Hajar, LC, Kabid Keamanan, Kabid Pembinaan, Kabag Kesra Kota Medan, serta perwakilan Pemerintah Kota Binjai.
Informasi yang didapat awak media, keberagaman usia turut mewarnai, pada kloter pertama ini Jamaah tertua tercatat atas nama Sonimin Amat Ngariman (81) asal Binjai, sementara jemaah termuda adalah Nazwa Mora Kania Nasution (20) asal Medan. (Soni)





