Plt RSUD Dr Pirngadi Medan Tegaskan Pentingnya Peran Masyarakat Di Sektor Kesehatan

Jumat, Juni 19, 2026

MEDAN (patimpus.com) - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.


Hal tersebut disampaikannya saat membuka Forum Konsultasi Publik RSUD Dr Pirngadi Medan yang digelar di Medan, Jumat (19/6/2026), yang dihadiri unsur masyarakat, perwakilan organisasi, tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya.


Mardohar menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat tidak hanya sebatas menyampaikan kritik dan saran, tetapi juga mencakup proses penyusunan standar pelayanan, pelaksanaan program, hingga evaluasi terhadap layanan yang diberikan.


"Partisipasi masyarakat merupakan unsur penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Keterlibatan masyarakat diperlukan mulai dari penyusunan standar pelayanan, pelaksanaan, hingga evaluasi terhadap layanan yang diberikan," ujarnya.


Menurutnya, masukan dari masyarakat menjadi instrumen penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSUD Dr Pirngadi Medan. Dengan adanya keterlibatan aktif dari masyarakat, rumah sakit dapat mengidentifikasi kebutuhan, harapan, serta berbagai kendala yang dihadapi pasien dan keluarga pasien.


Mardohar menambahkan, pelibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Regulasi tersebut menegaskan bahwa penyelenggara pelayanan wajib membuka ruang partisipasi masyarakat guna mewujudkan pelayanan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.


"Berdasarkan indikator konsultasi publik dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, penyelenggara pelayanan wajib melibatkan masyarakat dalam penyusunan kebijakan pelayanan agar layanan yang diberikan dapat berjalan efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," jelasnya.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik juga dapat diwujudkan melalui pembentukan forum atau lembaga partisipatif yang berfungsi sebagai wadah komunikasi antara penyedia layanan dan masyarakat.


Melalui Forum Konsultasi Publik ini, RSUD Dr Pirngadi Medan berharap terbangun sinergi yang kuat antara rumah sakit dan masyarakat dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.


Forum ini juga menjadi sarana untuk menampung aspirasi, mengevaluasi kualitas layanan yang telah berjalan, serta merumuskan berbagai langkah perbaikan secara berkelanjutan.


"Masukan dan saran dari masyarakat menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kualitas pelayanan. Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis pelayanan kesehatan di RSUD Dr Pirngadi Medan akan semakin responsif, profesional, dan sesuai dengan harapan masyarakat," tutupnya. (don)

Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah, Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran

Kamis, Juni 18, 2026

COT GIREK (patimpus.com) - Ribuan pekerja dan keluarganya di salah satu kebun milik BUMN di Cot Girek, Aceh, kini harus menghadapi tekanan ekonomi yang tidak ringan.


Lebih dari 6 bulan terakhir, pendapatan mereka berkurang drastis akibat okupasi dan penjarahan. Tidak hanya itu, kebun negara tersebut juga merugi hingga miliaran rupiah.


Adalah Kebun Cot Girek PTPN IV Regional 6, yang kerap diokupasi paksa dan dijarah oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai warga setempat. Kegiatan ini muncul akibat kebun negara tersebut akan segera berakhir masa HGU.


Penjarahan disertai kekerasan yang telah berlangsung sejak September 2025 tersebut memberikan dampak langsung kepada pendapatan 2.400 orang pekerja berserta keluarganya yang selama ini menggantungkan hidup disana.


Penjarahan Tandan Buah Segar itu tidak hanya menghilangkan hasil panen kebun, tetapi juga secara langsung mempengaruhi pendapatan mereka yang menggantungkan penghasilan pada produksinya.


Rusli Cut Ali, salah seorang pekerja kebun mengaku kepada awak media bahwa kondisi tersebut telah memberikan dampak yang sangat berat bagi keluarganya.


"Dulu insentif panen, yang kami sebut premi, menjadi harapan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Nilainya Rp 2-5 juta perbulan. Sekarang sudah dari akhir tahun lalu kami tidak mendapatkannya,” ungkap Rusli, Kamis (18/06/2026).


Menurutnya hal ini sangat mengganggu. “Sedangkan anak-anak tetap harus sekolah, periuk nasi harus diisi, sementara penghasilan yang biasa kami andalkan sudah tidak ada lagi. Kami hanya berharap penjarahan ini segera berakhir agar kehidupan kami bisa kembali normal,” pintanya.


Bagi para pekerja PTPN, selain gaji, premi menjadi bagian penting dari pendapatan bulanan mereka. Ketika produksi terganggu akibat pencurian dan penjarahan, premi yang biasanya diterima ikut tergerus  bahkan nihil.


Region Head PTPN IV Regional 6, Yudi Cahyadi menyatakan pihaknya telah berupaya maksimal untuk mencegah penjarahan termasuk dalam  menyelesaikan proses pengurusan perpanjangan HGU yang menjadi akar permasalahan. 


“Upaya-upaya pengamanan dan koordinasi dengan aparat terkait telah kami lakukan. Laporan ke Polisi juga sudah berulang kali. Kita juga sudah mengadu ke pemerintah hingga DPR. Upaya pengurusan perpanjangan HGU juga sudah dilakukan sesuai aturan. Namun aksi penjarahan di Kebun Cot Girek oleh warga pendatang ini malah terus berlarut-larut,” ungkapnya.


Yudi juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi yang dialami pekerja bersama keluarga serta masyarakat sekitar yang sebagian besar menggantungkan hidup dari perkebunan sawit BUMN di negeri serambi Mekah tersebut.


"Kita tentu sangat prihatin. Sekali lagi, kita berharap konflik sosial antara pekerja yang merupakan warga cot girek selama puluhan tahun, dengan warga pendatang yang menjarah ini tidak sampai terjadi” ujar Yudi.


Untuk itu pihaknya terus berharap negara melalui seluruh pihak terkait dapat membantu penyelesaian atas tindakan kriminal yang telah berdampak signifikan tidak hanya bagi pekerja, namun juga menimbulkan kerugian bagi negara tersebut.


⁠Diutarakannya, luas areal yang diokupasi dan dijarah mencapai sekitar 3.200 Ha. Ini mendatangkan kerugian  akibat kehilangan produksi hingga puluhan milyar.


“Sampai awal Juni ini, perhitungan kerugian mencapai Rp 62,6 Milyar. Itu diluar kerusakan tanaman yang nilainya hampir Rp 1 milyar,” terang Yudi.


“Untuk itu kami sangat memohon bantuan seluruh pihak untuk menyelesaikan pernasalahan ini. Semakin banyak hasil panen yang hilang, semakin besar kerugian negara dan yang terutama, semakin besar pula dampaknya terhadap pendapatan masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada aktivitas perkebunan," tukasnya.


Yudi juga menambahkan manajemen PTPN akan terus berupaya guna memperjuangkan aset negara, hak-hak para pekerja sawit dan masyarakat yang bergantung di dalamnya.


"Kebijakan manajemen akan selalu tegak lurus dengan harapan seluruh pekerja dan masyarakat, yaitu permasalahan ini bisa diselesaikan. Tidak perlu ada konflik fisik yang terjadi dan negara tidak perlu lagi menanggung rugi. Kita ingin kebun yang aman, produksi yang kembali normal, sebab di balik setiap tandan buah sawit yang hilang, terdapat hak dan kesejahteraan masyarakat yang ikut terampas," tutupnya. (don)

‎Ketum Pusat Apresiasi Terpilihnya Fajar Trihatya Pimpin PW MIO Indonesia Sumut

Rabu, Juni 17, 2026

‎MEDAN (patimpus.com)  -  Setelah menerima Surat Mandat Nomor 022-SM/PW-SUMUT/A-1/VI/2026 dari Pimpinan Pusat MIO Indonesia, Fajar Trihatya SE, mulai menjalankan mandat tersebut dengan menggelar rapat pembentukan Pimpinan Wilayah (PW) MIO Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

‎Rapat berlangsung di Dara Kopi, Jalan Darussalam, Kota Medan, Selasa (16/6/2026), dan dihadiri sejumlah anggota serta calon pengurus MIO Indonesia yang berdomisili di Sumatera Utara.

‎Dalam rapat tersebut, peserta membahas kebutuhan pembentukan kepengurusan tingkat provinsi sebagai sarana koordinasi dan konsolidasi organisasi media online di wilayah Sumatera Utara.

‎Melalui mekanisme musyawarah yang berlangsung secara terbuka, forum akhirnya mencapai mufakat terkait susunan pimpinan inti PW MIO Indonesia Provinsi Sumatera Utara.

‎Hasil rapat menetapkan Fajar Trihatya SE, sebagai Ketua PW MIO Indonesia Sumatera Utara. Sementara posisi Sekretaris Jenderal Wilayah dipercayakan kepada Rusli SE SH MH, dan jabatan Bendahara Wilayah diamanahkan kepada Supardi. 

‎Selain menetapkan pimpinan inti, forum juga memberikan mandat kepada ketiga pengurus tersebut untuk segera menyusun struktur kepengurusan secara lengkap, mulai dari unsur wakil ketua, wakil sekretaris jenderal, wakil bendahara hingga berbagai departemen dan perangkat organisasi lainnya.

‎Ketua PW MIO Indonesia Sumatera Utara terpilih, Fajar Trihatya, mengatakan pembentukan kepengurusan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat eksistensi dan peran MIO Indonesia di tingkat daerah.

‎“Pembentukan PW MIO Indonesia Sumatera Utara diharapkan menjadi wadah yang mampu mempererat koordinasi antar anggota, meningkatkan profesionalisme insan media online, serta mendukung program-program organisasi yang sejalan dengan visi dan misi MIO Indonesia secara nasional,” ujarnya.

‎Apresiasi atas proses pembentukan kepengurusan tersebut juga disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) MIO Indonesia, Asep Yusuf Setyabudi Prayogie, SH atau yang akrab disapa AYS Prayogie.

‎Menurut AYS, proses pembentukan PW MIO Indonesia Sumatera Utara telah dilaksanakan secara demokratis, adil, dan transparan. Penilaian itu didasarkan pada kelengkapan administrasi yang disampaikan tim caretaker pembentukan, mulai dari dokumentasi kegiatan rapat, daftar hadir peserta, hingga paraf seluruh peserta yang tercantum dalam berita acara rapat.

‎“Ini sebagai bukti proses tata kelola organisasi yang baik yang sudah dilakukan oleh rekan-rekan di Sumut selaku calon pengurus sebelum nantinya disahkan secara definitif,” tegas AYS. 

‎Ia menambahkan, tata kelola organisasi yang baik menjadi fondasi penting dalam membangun MIO Indonesia sebagai organisasi perusahaan pers yang kredibel, profesional, dan mampu menjadi rumah besar bagi media online di berbagai daerah.

‎Dalam keputusan rapat juga ditegaskan bahwa susunan kepengurusan lengkap nantinya akan dikoordinasikan dengan Pimpinan Pusat MIO Indonesia untuk mendapatkan pengesahan melalui Surat Keputusan (SK) resmi organisasi.

‎Dengan terbentuknya kepengurusan awal ini, PW MIO Indonesia Provinsi Sumatera Utara diharapkan dapat menjadi motor penggerak organisasi dalam memperkuat jaringan media online yang profesional, independen, dan berorientasi pada kepentingan publik di wilayah Sumatera Utara.

‎Sementara itu, proses pengesahan kepengurusan definitif akan dilakukan setelah struktur organisasi lengkap disusun dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh Pimpinan Pusat MIO Indonesia. (Soni)

‎Sekolah Unggulan Dengan Akreditasi A, SMKS 1 Yapim Medan Buka PPDB

Rabu, Juni 17, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Untuk menjawab tantangan dunia kerja bagi generasi bangsa, Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) 1 Yapim Taruna Medan secara resmi telah membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. 

‎Hal itu disampaikan oleh Kepala SMKS 1 Yapim Medan, Tongam Sitanggang S.Pd. kepada awak media terkait SPMB Sekolah Kejuruan Swasta di ruang kerjanya jalan Air Bersih no. 59 Medan, Rabu (17/6/2026).

‎Tongam Sitanggang mengatakan lagi, sebagai Sekolah Menengah Kejuruan, SMKS 1 Yapim Medan berkomitmen melahirkan siswa-siswi berprestasi yang siap menjawab tantangan didunia kerja.  SMKS 1 Yapim Medan fokus pada dua jurusan andalannya yakni : 

‎1. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

‎2. Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO).

‎Sebagai sekolah unggulan yang memiliki Akreditasi A, SMKS 1 Yapim Medan dilengkapi beragam fasilitas yang memadai sehingga dapat menunjang motivasi belajar para peserta didiknya.

‎"SMK 1 Yapim Medan kita punya beragam fasilitas penunjang belajar yang memadai untuk siswa-siswi kita, seperti Perpustakaan Sekolah, Gedung Aula, Lapangan Olahraga yang luas, ada juga tempat praktek Lab Komputer, Bengkel, Mushollah, dan Wifi," ungkap Tongam Sitanggang.

‎Tongam Sitanggang juga membeberkan beragam Ekstrakurikuler (Ekskul) yang siap melahirkan siswa-siswi berprestasi dibidangnya, seperti Seni Tari, Futsal, Bola Volly, Karate dan Wushu, Padus dan Sing-song, Dance dan Musik, terakhir PMR.

‎"Pada Open Turnamen Kick Boxing Medan Cup yang digelar 30 sampai 31 Mei 2026 kemaren, Siswa-siswi kita tampil gemilang dengan memperoleh hasil ‎2 Medali Emas diraih oleh Julianus Giawa kelas XI TKJ dan Ivander kelas XI IPA. ‎Kita juga memperoleh 2 Medali Perak diraih oleh Chary Tabel kelas X TKR dan ‎Cinthya XI TKJ dan 1 Medali Perunggu diraih oleh Antonius Silaban X TKR," ungkap Tongam Sitanggang.

‎Tongam Sitanggang menambahkan selain Ekskul SMKS 1 Yapim Medan juga memiliki Intrakurikuler diantaranya ada Keterampilan Komputer, Qira'atul Qur'an, OSIS dan Pramuka.

‎Tongam Sitanggang menjelaskan lagi. pada Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran 2026/2027 ini banyak Penggratisan yang didapatkan.

‎"Nah buat Masyarakat yang mendaftarkan anak-anaknya ke SMKS 1 Yapim Medan, Ayo... Segera buruan daftar... Pendaftaran Peserta Didik Baru di SMKS 1 Yapim Medan banyak Penggratisannya," ajak Tongam Sitanggang dengan penuh semangat.

‎Adapun Syarat Pendaftaran yang harus dipersiapkan untuk masuk ke SMKS 1 Yapim Medan :

‎1. Membawa SKL.

‎2. Membawa Fotocopy Kartu Keluarga (KK).

‎3. Mengisi Formulir Pendaftaran.

‎4. Membawa Pasphoto ukuran 3x4 = 1 lembar.

‎5. Membawa Raport Semester 5 dan 6.

‎Pendaftaran menjadi siswa-siswi SMKS Yapim Medan, bisa melalui online di GELOMBANhttps://nlink.at/PPDB_YAPIMMEDAN_2026 _2027G 2 bisa juga langsung ke Sekolah SMKS 1 Yapim Medan jalan Air Bersih no. 59 Medan.

‎Tongam Sitanggang menambahkan lagi, adapun untuk informasi Help Desk (Narahubung Pendaftaran) atau Contact Person bisa melalui :

1. Kepala Sekolah Tongam Sitanggang S.pd  (0852-9734-1884).

‎2. Drs. Abner Samosir (0852-6163-2567).

‎3. Dra. Sri Ulina Ginting (0813-9771-9897).

‎4. Dariusu Zebua S. Kom (082370383869).

‎5. Muliati Purba S. Pd (0812-6430-5616).

‎6. Dewi Sartika Hutapea S.Pd (0812-6036-9986).

(Soni)

‎Sambut Milad Ke-55, Puan-puan MABMI Salurkan Bantuan Sosial

Rabu, Juni 17, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Dalam rangka memperingati dan menyongsong Milad MABMI ke-55 tahun yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriyah, Pengurus Besar (PB) Puan-puan MABMI menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan kepada keluarga kurang mampu di Kota Medan, Selasa (16/6/2026).

‎Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan didua lokasi berbeda di Kota Medan dengan sasaran utama keluarga besar MABMI yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako serta uang tunai sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas organisasi.

‎Kegiatan ini dilakukan oleh Pengurus Besar Puan-puan MABMI sebagai bagian dari komitmen sosial menjelang milad atau Hari Ulang Tahun (HUT) organisasi tersebut. Bantuan diserahkan langsung kepada dua keluarga penerima, yakni keluarga almarhum Andaz dan keluarga Syahran.

‎Penyerahan bantuan dipimpin oleh Ketua Umum PB Puan-puan MABMI, Hj. Syarifah Supina, SH, didampingi Sekretaris Jenderal Lila Syamsita, SE serta sejumlah pengurus lainnya, yaitu Titiek Naim, Nursafwah ST, MT, Siti Handari, Rubiatun, dan Hartini Zamry.

‎"Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud nyata kepedulian organisasi terhadap sesama anggota yang kurang beruntung, sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan keluarga besar MABMI," tutur Ketua Umum PB Puan-puan MABMI Hj. Syarifah Supina, SH usai merampungkan kegiatan sosial tersebut.

‎Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat solidaritas antaranggota serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan keluarga besar MABMI. (Soni)

Ekobis

Pendidikan

Hukum