Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

Kabupaten di Sumut dan Aceh Perkuat Kesiapan Investasi Lanskap Berkelanjutan

Jumat, Juni 26, 2026

MEDAN (patimpus.com) - Sepuluh kabupaten/kota di Sumatera Utara dan Aceh memperkuat kesiapan daerah untuk membuka peluang pendanaan, kolaborasi, dan investasi lanskap berkelanjutan melalui kegiatan konsultasi dan validasi hasil kajian kesiapan kabupaten yang difasilitasi oleh Coalition for Sustainable Livelihoods (CSL). 


Kegiatan ini mempertemukan pemerintah daerah, mitra pembangunan, organisasi masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyepakati hasil kajian sekaligus mendorong langkah tindak lanjut dalam mendukung pendekatan yurisdiksi berkelanjutan.

Kajian dilakukan di sepuluh wilayah, yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Langkat, dan Mandailing Natal di Provinsi Sumatera Utara; serta Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam di Provinsi Aceh. 


Melalui pengumpulan data, diskusi multipihak, dan validasi bersama pemerintah daerah, kajian ini menghasilkan profil kesiapan kabupaten yang memetakan aspek tata kelola, kapasitas implementasi, perlindungan lingkungan, penguatan penghidupan masyarakat dan sistem produksi, serta potensi pembiayaan dan insentif sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan berkelanjutan.


Edward Manihuruk, CSL Lead, menjelaskan bahwa kajian kesiapan kabupaten menjadi fondasi penting bagi daerah untuk membangun kesiapan sebelum peluang investasi dan dukungan pendanaan masuk. 


“Setiap daerah memiliki kondisi dan potensi yang berbeda, sehingga kesiapan menjadi kunci agar investasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hasil kajian ini membantu sepuluh kabupaten memahami kebutuhan penguatan, membuka peluang pendanaan dan kolaborasi, serta menarik investasi yang bertanggung jawab. Melalui pengembangan dashboard kesiapan kabupaten, informasi utama tiap wilayah dapat dipahami secara lebih terstruktur sehingga menjadi dasar bersama bagi pemerintah daerah dan mitra pembangunan dalam menentukan prioritas, mengidentifikasi peluang dan tantangan, serta mendorong implementasi di tingkat lanskap,” ujar Edward.


Mewakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sumatera Utara, Sry Puspa Sari ST MSi, menyampaikan bahwa hasil kajian dapat menjadi masukan penting untuk memperkuat arah pembangunan daerah yang lebih terukur dan berkelanjutan.


“Kami memahami kajian ini sebagai langkah strategis untuk membantu daerah melihat peluang dan tantangan yang perlu ditindaklanjuti bersama. Hasil kajian ini diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan, penguatan tata kelola, perluasan akses pembiayaan, serta mendorong investasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas pihak menjadi penting agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif sekaligus tetap menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sry.


Mewakili Pemerintah Provinsi Aceh, Salim Alkatiri SE, Sekretaris Bappeda Kabupaten Bener Meriah menekankan pentingnya memastikan hasil kajian dapat diterjemahkan menjadi langkah implementasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan memperkuat kemandirian ekonomi.


“Bener Meriah memiliki komoditas unggulan kopi sekaligus kawasan hutan lindung yang perlu dijaga secara seimbang. Tantangan penggunaan pestisida dan bahan kimia yang tinggi perlu dijawab melalui penerapan praktik budidaya yang lebih berkelanjutan, peningkatan kapasitas pelaku perkebunan, serta pemanfaatan teknologi yang lebih modern. Ke depan, pendekatan hulu hilir yang terintegrasi perlu diperkuat agar peningkatan produksi, kualitas sumber daya manusia, ketersediaan air, dan pengembangan ekonomi hilirisasi dapat berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan,” ujarnya.



Kartini E Christina Nahampun SSTP MSP, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Tapanuli Utara memberikan tanggapannya bahwa hasil kajian ini menunjukkan pentingnya pendampingan dan dukungan yang lebih merata bagi daerah. 


“Kami melihat adanya korelasi antara pendampingan yang dilakukan mitra pembangunan dengan besarnya intervensi yang diterima oleh kabupaten/kota. Sebagai contoh, meskipun 67% kawasan Ekosistem Batang Toru berada di Kabupaten Tapanuli Utara, perhatian dan intervensi yang diterima masih perlu terus diperkuat. Potensi stok karbon yang dimiliki juga menjadi peluang penting yang perlu ditindaklanjuti melalui penyusunan roadmap daerah, termasuk pemetaan stok karbon dan identifikasi sumber pendanaan,” ujarnya.


”Pengalaman menghadapi kerugian akibat bencana pada akhir tahun lalu juga menjadi pengingat bahwa daerah perlu semakin siap dalam mengantisipasi risiko ke depan melalui perencanaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” tambah Kartini.


Ke depan, CSL bersama para pihak akan terus mendorong ruang pembelajaran, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi multipihak untuk mendukung implementasi program konservasi, restorasi, produksi berkelanjutan, serta peningkatan penghidupan masyarakat melalui pendekatan lanskap dan yurisdiksi di Sumatera Utara dan Aceh. (don/rel)

‎Ketum Pusat Apresiasi Terpilihnya Fajar Trihatya Pimpin PW MIO Indonesia Sumut

Rabu, Juni 17, 2026

‎MEDAN (patimpus.com)  -  Setelah menerima Surat Mandat Nomor 022-SM/PW-SUMUT/A-1/VI/2026 dari Pimpinan Pusat MIO Indonesia, Fajar Trihatya SE, mulai menjalankan mandat tersebut dengan menggelar rapat pembentukan Pimpinan Wilayah (PW) MIO Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

‎Rapat berlangsung di Dara Kopi, Jalan Darussalam, Kota Medan, Selasa (16/6/2026), dan dihadiri sejumlah anggota serta calon pengurus MIO Indonesia yang berdomisili di Sumatera Utara.

‎Dalam rapat tersebut, peserta membahas kebutuhan pembentukan kepengurusan tingkat provinsi sebagai sarana koordinasi dan konsolidasi organisasi media online di wilayah Sumatera Utara.

‎Melalui mekanisme musyawarah yang berlangsung secara terbuka, forum akhirnya mencapai mufakat terkait susunan pimpinan inti PW MIO Indonesia Provinsi Sumatera Utara.

‎Hasil rapat menetapkan Fajar Trihatya SE, sebagai Ketua PW MIO Indonesia Sumatera Utara. Sementara posisi Sekretaris Jenderal Wilayah dipercayakan kepada Rusli SE SH MH, dan jabatan Bendahara Wilayah diamanahkan kepada Supardi. 

‎Selain menetapkan pimpinan inti, forum juga memberikan mandat kepada ketiga pengurus tersebut untuk segera menyusun struktur kepengurusan secara lengkap, mulai dari unsur wakil ketua, wakil sekretaris jenderal, wakil bendahara hingga berbagai departemen dan perangkat organisasi lainnya.

‎Ketua PW MIO Indonesia Sumatera Utara terpilih, Fajar Trihatya, mengatakan pembentukan kepengurusan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat eksistensi dan peran MIO Indonesia di tingkat daerah.

‎“Pembentukan PW MIO Indonesia Sumatera Utara diharapkan menjadi wadah yang mampu mempererat koordinasi antar anggota, meningkatkan profesionalisme insan media online, serta mendukung program-program organisasi yang sejalan dengan visi dan misi MIO Indonesia secara nasional,” ujarnya.

‎Apresiasi atas proses pembentukan kepengurusan tersebut juga disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) MIO Indonesia, Asep Yusuf Setyabudi Prayogie, SH atau yang akrab disapa AYS Prayogie.

‎Menurut AYS, proses pembentukan PW MIO Indonesia Sumatera Utara telah dilaksanakan secara demokratis, adil, dan transparan. Penilaian itu didasarkan pada kelengkapan administrasi yang disampaikan tim caretaker pembentukan, mulai dari dokumentasi kegiatan rapat, daftar hadir peserta, hingga paraf seluruh peserta yang tercantum dalam berita acara rapat.

‎“Ini sebagai bukti proses tata kelola organisasi yang baik yang sudah dilakukan oleh rekan-rekan di Sumut selaku calon pengurus sebelum nantinya disahkan secara definitif,” tegas AYS. 

‎Ia menambahkan, tata kelola organisasi yang baik menjadi fondasi penting dalam membangun MIO Indonesia sebagai organisasi perusahaan pers yang kredibel, profesional, dan mampu menjadi rumah besar bagi media online di berbagai daerah.

‎Dalam keputusan rapat juga ditegaskan bahwa susunan kepengurusan lengkap nantinya akan dikoordinasikan dengan Pimpinan Pusat MIO Indonesia untuk mendapatkan pengesahan melalui Surat Keputusan (SK) resmi organisasi.

‎Dengan terbentuknya kepengurusan awal ini, PW MIO Indonesia Provinsi Sumatera Utara diharapkan dapat menjadi motor penggerak organisasi dalam memperkuat jaringan media online yang profesional, independen, dan berorientasi pada kepentingan publik di wilayah Sumatera Utara.

‎Sementara itu, proses pengesahan kepengurusan definitif akan dilakukan setelah struktur organisasi lengkap disusun dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh Pimpinan Pusat MIO Indonesia. (Soni)

‎Sambut Milad Ke-55, Puan-puan MABMI Salurkan Bantuan Sosial

Rabu, Juni 17, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Dalam rangka memperingati dan menyongsong Milad MABMI ke-55 tahun yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriyah, Pengurus Besar (PB) Puan-puan MABMI menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan kepada keluarga kurang mampu di Kota Medan, Selasa (16/6/2026).

‎Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan didua lokasi berbeda di Kota Medan dengan sasaran utama keluarga besar MABMI yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako serta uang tunai sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas organisasi.

‎Kegiatan ini dilakukan oleh Pengurus Besar Puan-puan MABMI sebagai bagian dari komitmen sosial menjelang milad atau Hari Ulang Tahun (HUT) organisasi tersebut. Bantuan diserahkan langsung kepada dua keluarga penerima, yakni keluarga almarhum Andaz dan keluarga Syahran.

‎Penyerahan bantuan dipimpin oleh Ketua Umum PB Puan-puan MABMI, Hj. Syarifah Supina, SH, didampingi Sekretaris Jenderal Lila Syamsita, SE serta sejumlah pengurus lainnya, yaitu Titiek Naim, Nursafwah ST, MT, Siti Handari, Rubiatun, dan Hartini Zamry.

‎"Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud nyata kepedulian organisasi terhadap sesama anggota yang kurang beruntung, sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan keluarga besar MABMI," tutur Ketua Umum PB Puan-puan MABMI Hj. Syarifah Supina, SH usai merampungkan kegiatan sosial tersebut.

‎Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat solidaritas antaranggota serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan keluarga besar MABMI. (Soni)

‎PB ISMI Gelar Zikir Dan Doa Bersama Menyambut 1 Muharam 1448 H

Selasa, Juni 16, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB ISMI) menggelar Zikir dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H di Masjid Raya Al-Mashun Medan pada Senin 15 Juni 2026 / 29 Dzulhijjah 1447 H.

‎Zikir dan Doa Bersama dipimpin oleh Ustad Dr Muhammad Iqbal Irham MA dan Ustad H Muhammad Basri MA. Diikuti ratusan jamaah dari Keluarga Besar PB ISMI, PW ISMI, perwakilan dari  Al Washliyah, Muhammadiyah, NU, Persis, PB MABMI, PB GAMI dan masyarakat sekitar beserta jamaah masjid.

‎Ketua Umum PB ISMI Nizhamul SE MM diwakili Ketua Harian PB ISMI Prof Ilmi Abdullah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua jamaah, khusunya pengurus dan keluarga Besar ISMI. 

‎"Sebab kehadiran bapak ibu para pengurus dan anggota adalah bentuk dukungan pada acara ini dan semangat kita untuk beribadah melalui zikir dan doa bersama," kata Prof Ilmi.

‎Apalagi, lanjut Prof Ilmi acara ini didukung penuh Ketua Umim Nizhamul SE MM dan Ketua Dewan Pembina Tun DR H Rahmat Shah dan dihadiri berbagai perwakilan dari masyarakat Melayu yang ada di PB MABIMI dan PB GAMI serta organisasi Islam lainnya.

‎"Atas nama panitia kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekurangan dalam acara ini. Semoga Zikir dan doa yang kita lantunkan tadi menjadi amal jariyah bagi kita semua dan diijabah Allah SWT," jelas Ilmi.

‎Ilmi mengatakan lagi, apa yang sudah dilaksankan ini merupakan agenda kerja dari PB ISMI. "Tahun depan akan kita laksanakan kegiatan ini lebih baik dan lebih besar lagi demi syiar agama kita Agama Islam, ujar Prof Ilmi lagi.

‎Acara Zikir dan Doa Bersama PB ISMI dilaksankan usai shalat Magrib berjamaah. Sebelumnya buka puasa bersama dan Shalat Isya beriamaah. 

Tampak hadir sejumlah Tokoh Melayu antara lain Prof HM Hatta, Prof Djohar Arifin, DR Sakhyan Asmara, Dr Cici Wardhani, Prof Ismail Effendi, Prof Basyaruddin, Prof Nispul Khoiri, DR Tengku Ryo, Nilda Taufiqqurahman, HA Nuar Erde, Erwin Effendi dan undangan lainnya. (Soni)

‎Humas Unimed Gelar Workshop Optimalisasi Media Sosial, Laman, dan Unit Layanan Terpadu Perguruan Tinggi

Sabtu, Juni 13, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Bertepatan Hari Media Sosial Nasional, Humas Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Workshop Optimalisasi Media Sosial, Laman, dan Unit Layanan Terpadu Perguruan Tinggi di Lingkungan Unimed Tahun 2026. 

‎Acara ini juga merupakan bagian dari rangkaian Anugerah Media Humas (AMH) Unimed 2026 yang berlangsung di Ruang VIP Gedung Digital Library Unimed pada Kamis (11/06/2026).

‎Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor Unimed, Prof Dr Ir Baharuddin ST MPd dan turut hadir dalam acara tersebut Ketua dan Sekretaris Senat, para Wakil Rektor, Wakil Dekan, Wakil Direktur Pascasarjana, serta para pengelola laman dan media sosial di lingkungan Unimed.

‎Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya adaptasi digital bagi institusi pendidikan sebab di era keterbukaan informasi, performa digital sebuah universitas merefleksikan kualitas layanannya. 

‎Media sosial dan laman resmi perguruan tinggi telah menjadi etalase utama yang memperlihatkan kinerja, prestasi, inovasi, dan kontribusi institusi kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan media digital tidak dapat dilakukan secara biasa-biasa saja, melainkan harus terencana, terukur, kreatif, dan berbasis data. 

‎"Saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, karena menjadi bagian dari upaya mendorong budaya kompetisi positif di lingkungan Universitas Negeri Medan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi setiap fakultas, lembaga, unit, dan program studi untuk terus meningkatkan kualitas publikasi, penyebarluasan informasi, serta pengelolaan media komunikasi institusi," ungkap Prof Baharuddin. 

‎"Melalui pelatihan ini, para pengelola laman dan media sosial di Unimed diharapkan dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat. Langkah ini dinilai strategis untuk mendongkrak reputasi Unimed, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional," sambung Prof Baharuddin.

‎Sementara itu, Dr Isli Iriani Indiah Pane SPd MHum, selaku Koordinator Pusat Kehumasan dan Layanan Terpadu Unimed sekaligus Ketua Panitia, menyampaikan laporan terkait esensi acara. 

‎Isli menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen Unimed untuk terus memacu kreativitas dan inovasi fakultas dan pascasarjana di lingkungan Unimed dalam optimalisasi pengelolaan laman dan media sosial melalui ajang AMH Unimed 2026. Acara ini juga mendukung AIPT, khususnya pada pengelolaan sistem informasi digital yang informatif dan inovatif.

‎"Acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan keterampilan teknis para pengelola medsos dan laman dalam menyusun strategi komunikasi yang solid demi mewujudkan ekosistem informasi kampus yang akurat, citra positif, dan terpercaya," jelas Isli.

‎Isli menambahkan, Workshop ini menghadirkan dua narasumber berkompeten dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yaitu Doddy Zulkifli Indra Atmaja SIKom MSi (Kabag Humas dan Protokol) dan Agi Bahari Ediyana Rusli SIKom. (Ketua Tim Layanan Terpadu/ULT).

‎"Semoga bisa berbagi pengalaman kepada peserta dalam strategi komunikasi publik yang lebih efektif, profesional, dan berdampak positif bagi peningkatan reputasi Universitas Negeri Medan." harap Isli.

‎Dalam pemaparannya, Kabag Humas dan Protokol Kemdiktisaintek, Doddy Zulkifli mengupas tuntas strategi optimalisasi media sosial dan laman perguruan tinggi untuk meningkatkan reputasi, interaksi, serta jangkauan publik. 

‎Kampus didorong menyajikan konten autentik, interaktif, dan ramah pengguna medsos, khususnya mahasiswa dan sivitas akademik kampus serta khalayak luas. Selain itu, perguruan tinggi bisa saling berkolaborasi dalam menyajikan konten-konten kreatif dan berdampak.

‎Di sisi lain, Ketua Tim Layanan Terpadu/ULT Kemdiktisaintek, Agi Bahari membagikan standar pelayanan prima dalam mengelola Unit Layanan Terpadu (ULT) berbasis digital yang terintegrasi dan saling bersinergi. 

‎"Ditengah tingginya ekspektasi publik, perguruan tinggi wajib menyediakan sistem pelayanan yang mudah, terintegrasi, transparan, dan responsif melalui penguatan ULT dan PPID demi membangun reputasi institusi," jelas Agi Bahari. (Soni)

Ketua IKA BKPRMI Medan Sembelih Hewan Kurban Idul Adha 1447 H

Kamis, Mei 28, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Ketua Ikatan Keluarga Alumni Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kota Medan, Muhammad Ichwan, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh masyarakat Kota Medan dan umat Islam di mana pun berada.

‎Dalam momentum Hari Raya Kurban tahun ini, Muhammad Ichwan, S.Ikom, melaksanakan penyembelihan dua ekor sapi kurban bersama jajaran pengurus dan anggota organisasi kemasyarakatan di Jalan Darussalam Gang Karya Bakti, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

‎Kegiatan tersebut turut dibantu oleh jajaran pengurus dan anggota DPC LPM Medan Petisah, di antaranya Sekretaris Ishak Ali Muda, Ketua Bunyamin Tanjung, Sekretaris Dharma Saputra Samosir, Ketua Caretaker PD PPM Sumut Deni Sugara, serta kader Pemuda Panca Marga lainnya.

‎Dalam keterangannya kepada awak media, Muhammad Ichwan menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat nilai keikhlasan, solidaritas sosial, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dr. Mustafa Kamil Adam Sp.PD, yang telah turut menyumbangkan satu ekor sapi kurban dalam kegiatan tersebut.

‎“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan kurban kita, mengampuni dosa-dosa kita, serta melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Berkurban menjadi sarana mensyukuri limpahan rezeki dan nikmat dari Allah SWT, sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar melalui pembagian sekitar 250 bungkus daging kurban,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Rabu (27/5/2026).

‎Muhammad Ichwan juga menambahkan bahwa keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

‎Menurutnya, IKA BKPRMI Kota Medan akan terus mendorong berbagai program sosial yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat, termasuk memastikan distribusi daging kurban dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran.

‎“Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan membangun masyarakat yang lebih peduli serta solid,” tutupnya.

‎Ucapan dan kegiatan sosial tersebut juga dibagikan melalui kanal media elektronik serta berbagai platform media sosial guna menjangkau masyarakat lebih luas.(Soni)

Ekobis

Pendidikan

Hukum