Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

STIE Eka Prasetya ‎Gelar PKM Travel Photography Di SMKN 1 Medan, Dorong Peningkatan Kompetensi Siswa

Jumat, Oktober 23, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Eka Prasetya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk 'Travel Photography Skill : Meningkatkan Nilai Kompetensi Siswa SMKN 1 Medan Jurusan Usaha Perjalanan Wisata melalui Ilmu Fotografi di Era Digital', pada Jumat (23/10/2026), bertempat di Grand Hall STIE Eka Prasetya Medan.

‎

‎Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam bidang fotografi, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menghasilkan konten visual yang menarik dan bermanfaat bagi kebutuhan pendidikan maupun dunia kerja.

‎

‎Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Medan, Jenri Hamongan Saragih SPd MPd, yang menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan positif tersebut. 

‎

‎Menurutnya, kegiatan PKM menjadi salah satu upaya untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi siswa agar lebih siap menghadapi perkembangan dunia digital.

‎

‎Turut hadir Dedy Lazuardi SE MM, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yang mendampingi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut.

‎

‎Dalam kegiatan ini, para siswa mendapatkan materi dasar fotografi, pemahaman mengenai pentingnya keterampilan visual di era digital, serta praktik fotografi menggunakan smartphone. 

‎

‎Kegiatan juga dikemas secara interaktif untuk meningkatkan antusiasme dan partisipasi siswa selama mengikuti pelatihan.

‎

‎Rizky Mulya Akbar, selaku ketua pelaksana PKM sekaligus pemateri, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

‎

‎“Saya berharap semoga dengan diadakannya kegiatan PKM ini, ilmu yang diberikan dapat bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi adik-adik siswa SMKN 1 Medan. Di era digital saat ini, skill fotografi sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga untuk pendidikan, promosi, dan dunia kerja.” Ujar Rizky.

‎

‎Ia juga berharap agar para siswa dapat mengembangkan keterampilan fotografi secara berkelanjutan dan memanfaatkan teknologi yang tersedia, termasuk smartphone, untuk menghasilkan karya visual yang kreatif dan berkualitas.

‎

‎Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa. Keterampilan fotografi diharapkan menjadi bekal tambahan bagi siswa untuk menghadapi tantangan serta peluang di era digital.

‎

‎*PKM Sebagai Bentuk Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi*

‎

‎Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan. 

‎

‎Kegiatan PKM STIE Eka Prasetyadi SMKN 1 Medan ini, berfokus pada pengenalan dan praktik keterampilan fotografi sebagai kompetensi pendukung bagi siswa di era digital. (Soni)

Gelar Kegiatan Edukasi Di Hari Sumpah Pemuda, M Arif Tanjung Targetkan Puluhan Siswa Berprestasi ‎

Selasa, Oktober 13, 2026

 


‎MEDAN (patimpus.com) - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026, Pemerhati Sosial dan Tokoh Masyarakat Sumatera Utara, M Arif Tanjung akan menggelar kegiatan edukasi edisi kedua dengan menargetkan puluhan siswa berprestasi dari lima sekolah negeri setingkat SMA di Kota Medan.

‎

‎Kegiatan edukasi yang mengangkat tema 'Bangkit Untuk Meraih Prestasi' ini merupakan edisi kedua dan akan dijadwalkan pada Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai, di Jalan Menteng VII No. 7, Medan.

‎

‎Arif Tanjung mengatakan, kegiatan edukasi yang melibatkan generasi muda tersebut sebagai wujud kepedulian, khususnya para pelajar berprestasi, agar terus mengembangkan potensi diri dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

‎

‎“Kami akan mengundang puluhan siswa dan siswi berprestasi dari lima sekolah negeri setingkat SMA yang ada di Kota Medan,” ujarnya.

‎

‎Arif Tanjung menambahkan lagi, ia tidak saja akan menyajikan makanan dan minuman untuk peserta yang hadir, tetapi juga memberikan Tali Asih perlengkapan sekolah kepada para pelajar yang berprestasi. 

‎

‎Tidak hanya itu, sambung Arif Tanjung, dalam kegiatan tersebut, para peserta nantinya akan mendapatkan ilmu bermanfaat yang dirangkai dalam edukasi pelatihan menangkal hoaks dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dengan harapan para pelajar mampu menghadapi tantangan bangsa diera digital yang tengah berkembang saat ini.

‎

‎"Pelajar perlu dibekali kemampuan memilah informasi yang benar di tengah derasnya arus informasi di media sosial. Pemahaman terhadap teknologi AI juga penting agar generasi muda dapat memanfaatkannya secara positif dan bertanggung jawab," terang Arif Tanjung.

‎

‎Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda, Kegiatan edukasi yang akan menghadirkan Ratih Danu Warso SPd MPd, sebagai pembawa acara dan Muhammad Safi’i Sitorus SH MH, sebagai pemateri, Arif Tanjung berharap semangat Sumpah Pemuda tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi diwujudkan melalui peningkatan prestasi, kepedulian sosial, serta kemampuan generasi muda menghadapi perkembangan zaman. (Soni)

Kapolri ‎Isi Kuliah Umum Di Depan 6.027 Mahasiswa Baru UMSU, Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan

Senin, September 28, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) - Sebanyak 6027 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengikuti PKKMB Kolosal Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung khidmat, meriah dan penuh semangat kebangsaan di Kampus Utama Jalan Kapten Mukhtar Basri Medan, Senin (28/9/2026).

‎

‎PKKMB Kolosal tahun ini menjadi yang terbesar dan paling istimewa. Pasalnya, hadir langsung dua tokoh nasional : Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir,M.Si dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si yang memberikan Kuliah Umum Kebangsaan.

‎

‎Turut hadir Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, SE., MM, Wali Kota Medan Rico Waas, Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan, serta tuan rumah Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim,M.Pd beserta ribuan civitas akademika.

‎

‎*Haedar Nashir : Terima Kasih Polri Dukung Muktamar ke-49 di Sumut*

‎

‎Dalam orasi kebangsaannya, Haedar Nashir menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah dan Polri atas dukungan penuh terhadap Persyarikatan Muhammadiyah, termasuk persiapan pembangunan Gedung Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Sumatera Utara.

‎

‎“Dukungan ini adalah komitmen bersama untuk mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa. Muhammadiyah akan terus hadir berkontribusi membangun peradaban Indonesia yang berkemajuan,” ujar Haedar disambut tepuk tangan ribuan maba.

‎

‎Kepada 6.027 mahasiswa baru, Haedar berpesan agar bangga menyandang almamater UMSU. Menurutnya, kuliah bukan sekadar mengejar IPK tinggi.

‎

‎“Kuliah bukan hanya soal akademik, tapi proses belajar kehidupan. Di sinilah kalian ditempa membangun akhlak, karakter, kedewasaan, dan belajar menghargai keberagaman,” tegasnya.

‎

‎Kuliah Umum Kapolri : Bonus Demografi dan Bahaya Hoaks

‎

‎Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampil memukau saat menyampaikan kuliah umum. Di hadapan ribuan mahasiswa, Kapolri menekankan bahwa mahasiswa UMSU adalah calon pemimpin di era bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

‎

‎“Mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan ijazah formal. Harus punya karakter kuat, adaptif terhadap perubahan, dan menjadikan keberagaman Indonesia sebagai kekuatan, bukan kelemahan,” kata Sigit.

‎

‎Orang nomor satu di Polri itu juga mengingatkan tantangan berat generasi Z saat ini: gempuran teknologi Artificial Intelligence (AI), kejahatan siber, narkoba, dan banjir informasi hoaks di media sosial.

‎

‎“Jangan hanya jadi pengguna teknologi. Jadilah agen perubahan yang memberikan edukasi dan pengaruh positif bagi masyarakat. Saring sebelum sharing, dan kuasai literasi digital,” pesan Kapolri.

‎

‎PKKMB Kolosal UMSU 2025 ini ditutup dengan yel-yel penyemangat 6.027 mahasiswa baru yang siap menjadi generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, dan berkarakter. (rel/soni)

Ribuan Mahasiswa Baru UMSU mengikuti PKKMB

Senin, September 28, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang diikuti 6.027 mahasiswa, dengan mengangkat tema acara 'Satu Klik Sejuta Dampak' berlangsung dipelataran Kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan pada Senin (28/9/2026).


Dihadiri langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Gubernur Sumatera Utara, Wakil Menteri, Bupati Deli Serdang, Walikota Medan, dan Para Anggota Dewan di tingkat daerah. 


Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir MSi, dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa baru bahwa berkuliah di UMSU berarti berada di rumah besar pergerakan Muhammadiyah yang senantiasa berorientasi memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.


“Pendidikan adalah pilar strategis dalam membangun peradaban bangsa secara bertahap (thabaqan 'an thabaq). Belajarlah dari bangsa-bangsa maju di dunia yang bangkit melalui etos belajar dan kemandirian. Jangan pernah menyandarkan masa depan kepada orang lain, karena perubahan nasib bangsa ada di tangan kalian sebagai pelaku perubahan menuju Indonesia Emas," pesan Prof. Haedar Nashir.


Dalam kesempatan itu pula, Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberikan kuliah umum drngan menyoroti ancaman ruang siber seperti kejahatan narkotika lintas batas via platform digital, judi online, penipuan berbasis rekayasa sosial, hingga fenomena bandwagon effect di media sosial yang rentan memicu polarisasi bila tidak diimbangi literasi digital yang kokoh.


Lebih lanjut, Kapolri memotivasi mahasiswa untuk memanfaatkan jendela momentum bonus demografi Indonesia menjelang 2030–2035 agar negara ini keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle-income trap).


"Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan yang harus bermental baja. Anda ditempa bukan di ruang yang serba mudah, melainkan melalui kemampuan beradaptasi dan integritas menyelesaikan masalah bangsa. Jaga persatuan di tengah keanekaragaman, jauhi narkoba, dan jadilah pionir transformasi kepemimpinan digital Indonesia," tegas Kapolri disambut gemuruh tepuk tangan ribuan mahasiswa di auditorium.


Dukungan terhadap kemajuan pendidikan tinggi di Sumatera Utara turut ditegaskan oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM. Dalam sambutannya, gubernur mengapresiasi kontribusi nyata UMSU dalam mencetak generasi terdidik dan mengumumkan alokasi beasiswa dari Pemerintah Provinsi Sumut untuk mahasiswa UMSU. Bobby juga menekankan pentingnya respons adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.


“Sesuai tema hari ini, di era kecerdasan buatan dan lompatan teknologi yang begitu cepat, mahasiswa UMSU tidak boleh sekadar menjadi konsumen digital, melainkan harus mampu menjadi produsen, inovator, dan pencipta karya yang berdaya saing,” tutur Bobby.


Sebelumnya, Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd mengatakan ini adalah momen istimewa dan bangga atas bergabungnya 6.027 mahasiswa baru pada jenjang S1, S2, dan S3, sehingga total mahasiswa aktif UMSU kini menembus angka 29.617 orang.


Rektor Prof Akrim menyampaikan bahwa status UMSU sebagai perguruan tinggi Islam di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah tidak menutup pintu bagi masyarakat beragama lain. 


Keberadaan lebih dari seribu mahasiswa nonmuslim menjadi bukti nyata bahwa atmosfer akademik di UMSU mengedepankan toleransi, rasa aman, dan kesetaraan hak belajar.


Saat ini terdapat 117 orang mahasiswa aktif yang menempuh pendidikan di UMSU dan Kehadiran mahasiswa lintas agama dan bersanding pula dengan diterimanya 46 mahasiswa internasional dari kawasan Asia dan Afrika ini, mencerminkan keragaman, kemajemukan dan nilai-nilai universal Islam berkemajuan yang inklusif. 


‎“Peningkatan ini merupakan amanah besar dari masyarakat. UMSU terus berkomitmen menjadi kampus yang unggul, terpercaya, dan inklusif. Di antara mahasiswa baru, terdapat ratusan mahasiswa lintas agama serta mahasiswa asing dari berbagai negara," ujar Rektor.


Dia juga menyinggung kesiapan UMSU yang dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah dan 'Aisyiyah ke-49 tahun 2027 mendatang, dengan percepatan pembangunan Kampus Terpadu seluas kurang lebih 25 hektar di Kabupaten Deli Serdang, termasuk gedung Auditorium Berkemajuan dan Sport Hall.


Tidak hanya sebagai kampus yang inklusif dan terbuka. UMSU juga menjadi mitra strategis bagi Kepolisian Republik Indonesia. Saat ini terdapat sebanyak 59 personil kepolisian yang sedang menempuh pendidikan lanjut di UMSU, melengkapi tradisi banyaknya alumni korps kepolisian yang telah menyelesaikan studi di kampus ini.


Salah satu figur personil kepolisian tersebut adalah Bripda Garal Habibi Sembiring, yang saat ini menjadi mahasiswa aktif Fakultas Hukum UMSU. Dihadapan Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi, Rektor UMSU Prof Dr Akrim, M.Pd memperkenalkan Bripda Garal Habibi dengan prestasi membanggakan yaitu sebagai Juara 3 Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional pada cabang Hifzil Qur'an 10 Juz tahun 2026.


‎Menariknya, pada pembukaan PKKMB Tahun 2026 ini, Bripda Garal Habibi bertindak sebagai pembaca ayat suci Al-Qur'an di hadapan Kapolri dan seluruh tamu kehormatan.


‎Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dari PP Muhammadiyah dan Rektor UMSU kepada Kapolri, sesi foto bersama Forkopimda, serta penampilan seni budaya persembahan orkestra mahasiswa UMSU. (rel/soni)

‎Unimed Jadi Tuan Rumah Rakernas HAPPENMASI Ke 4 Tahun 2026

Sabtu, September 26, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) - Jurusan Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan (UNIMED) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke 4 Himpunan Akademisi dan Program Studi Pendidikan Masyarakat Seluruh Indonesia (HAPPENMASI) Tahun 2026. 

‎

‎Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 23–25 September 2026, di Hotel Grand Mercure Medan dan Digital Library UNIMED ini, mengangkat tema 'Transformasi Keilmuan Pendidikan Masyarakat Menuju Ekosistem PNFI yang Adaptif dan Berdaya saing.' 

‎

‎Rakernas diikuti puluhan peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya IKIP Siliwangi, Universitas Insan Cendekia Mandiri, Universitas Ibn Khaldun, Universitas Muhammadiyah Parepare, Universitas Pendidikan Mandalika, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Islam Nusantara, Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Universitas Pattimura, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Mulawarman, Universitas Riau, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Sriwijaya, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Palangka Raya, Universitas Nusa Cendana, Universitas Jember, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Medan, serta Universitas Negeri Manado.

‎

‎Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNIMED, Prof Dr Zainuddin MSi dan turut dihadiri Ketua HAPPENMASI, para wakil dekan, Sekretaris Happenmasi, ketua dan sekretaris jurusan, serta delegasi program studi Pendidikan Masyarakat dari berbagai provinsi di Indonesia.

‎

‎Dalam sambutannya, Prof Dr Zainuddin MSi, menyampaikan Rakernas Happenmasi menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dan program studi Pendidikan Masyarakat di Indonesia.

‎

‎ “Perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta dinamika kebutuhan masyarakat menuntut perguruan tinggi untuk terus melakukan inovasi dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui forum nasional ini, kita berharap lahir berbagai gagasan, program, dan kerja sama yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Pendidikan Masyarakat. Sinergi antarpogram studi harus terus diperkuat agar mampu menjawab berbagai tantangan yang berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

‎

‎Sementara itu, Ketua Happenmasi, Prof Dr Uyu Wahyuddin MPd, menyampaikan, Rakernas merupakan forum strategis untuk mengevaluasi program organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja Happenmasi kedepan dan diharapkan dapat menghasilkan rumusan program kerja yang konkret.

‎

‎“Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para akademisi untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan praktik baik dalam pengembangan program studi Pendidikan Masyarakat. Rakernas diharapkan dapat menghasilkan rumusan program kerja yang konkret, memperkuat jejaring akademik antar perguruan tinggi, serta membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kualitas lulusan," jelas Uyu Wahyuddin.

‎

‎"Melalui Rakernas Happenmasi ke-4, UNIMED turut menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan jejaring pendidikan tinggi nasional dan pengembangan Pendidikan Masyarakat yang adaptif, kolaboratif, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.” tambahnya.

‎

‎Pada Rakernas ini juga mengundang Prof. Dr. Hafid Abbas (Guru Besar Universitas Negeri Jakarta) sebagai Narasumber General Studium. 

‎

‎Pada kesempatan tersebut, Prof Hafid mengatakan pentingnya memikirkan bagaimana menciptakan dan memperluas peluang kerja bagi lulusan Pendidikan Masyarakat ke depan.

‎

‎“Kita perlu memikirkan bagaimana menciptakan dan memperluas peluang kerja bagi lulusan Pendidikan Masyarakat ke depan. Kompetensi yang dimiliki harus semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Kami sangat berharap Happenmasi dapat menjadi wadah yang mampu memperkuat jejaring, melahirkan inovasi, serta mendorong kolaborasi antar perguruan tinggi agar lulusan Pendidikan Masyarakat semakin adaptif, profesional, dan memiliki ruang kontribusi yang lebih luas di tengah masyarakat,” ujarnya. (rel/Soni)

Ekobis

Pendidikan

Hukum

Kesehatan

Komunitas

Jajanan

Peristiwa

Tradisi