Jumat, 17 Juni 2022

ARAH BANGSA

    Jumat, Juni 17, 2022  


MEMBACA beberapa komentar pendukung Calon Presiden di akun-akun facebook yang dibuat oleh para Relawan, menarik untuk disimak. Biasanya mereka ini terdiri dari anak-anak muda. Militan memperjuangkan calonnya untuk menjadi Presiden.

Kepercayaan diri mereka tinggi sekali. Dalam pandangan para relawan ini, calon yang mereka dukung itu tanpa cacat. Jika disentil sedikit keraguan kita tentang calonnya, langsung diserang. Tanpa ampun. Ngamuk. Keroyokan.  

Ya! Sudah hampir sebulan ini saya mem-follow akun-akun facebook relawan calon presiden untuk Pemilu 2024. Calon Presiden yang saya maksud itu adalah tokoh-tokoh yang masuk dalam radar lembaga survey. 

Paling tidak ada sepuluh nama capres popular yang saya follow akun facebook relawannya. Tak perlu saya sebut namanya satu persatu. Saya yakin, anda semua sudah tahu.

Saya tahu akun-akun relawan ini bukanlah saluran resmi. Bukan pula dibuat oleh para capres. Pun bukan tolak ukur untuk menilai bibit, bebet dan bobot-nya capres. Bahkan mungkin beberapa akun fake. Akun robot. Akun yang dikendalikan oleh lawan politik. Bisa saja.     

Namun setidak-tidaknya, sedikit-dikitnya, dalam akun-akun relawan capres itu terdapat pendukungnya.


Perlu diketahui, saya tidak punya preferensi politik apapun terhadap akun-akun relawan capres itu. Saya hanya ingin tahu lebih dalam apa pikiran-pikiran para relawan ini. Mau dibawa kemana arah perjalanan bangsa ini kedepan?

Sejauh ini saya belum melihat mereka mendiskusikan hal-hal substantif dan konkret. Bahkan untuk sekedar melawan politik uang pun, jauh dari wacana diskusi mereka. Kita tahu politik uang ini daya rusaknya parah. Demokrasi jadi berbiaya tinggi. Pemimpin yang dihasilkan dari politik uang hanya jadi penghamba oligarki, pemilik modal.   

Kesadaran untuk melawan politik uang merupakan pintu masuk rakyat untuk menentukan arah bangsa. Bangsa yang tenteram dan sejahtera. Sebagaimana yang dicita-citakan para pendiri bangsa.

Tonggak sudah dipancang. Kemarin, 14 Juni 2022. Tahapan pemilu dimulai. Kontestasi lima tahunan ini sangat berpengaruh kepada arah perjalanan bangsa kedepan.

Kita rakyat jangan mau hanya jadi boneka voting saja. Jadilah pemilih rasional. Gunakan hak pilih dengan baik. Sampai ketemu di TPS pada 14 Februari 2024.

(Penulis Ardiansyah Hasibuan : Komisioner KPU Serdang Bedagai)

Previous
Next Post
Tidak ada komentar:
Write Berikan komentar anda
© 2023 patimpus.com.