‎Kepulangan Kloter 02 Debarkasi Medan, 3 Jamaah Haji Asal Sumut Telah Wafat Di Tanah Suci

Kamis, Juni 04, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) - Di tengah kesibukan aktivitas kepulangan (Debarkasi) jama'ah haji di seluruh dunia, Wakil Gubernur Sumatera Utara, H Surya BSc, mewakili Gubernur Sumatera Utara resmi menyambut sebanyak 358 jamaah dan petugas haji Kloter 02 Debarkasi Medan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan pada Rabu (03/06/2026). 

‎Kloter 02 Debarkasi Medan merupakan jamaah asal Kabupaten Langkat yang berjumlah 352 orang, terdiri dari 137 jemaah pria dan 215 jemaah wanita, didampingi enam petugas kloter, dua Petugas Haji Daerah (PHD), dan tiga petugas pusat. 

‎Dari total manifest kloter, satu jemaah wafat di Tanah Suci dan satu jemaah lainnya masih menjalani perawatan sehingga belum dapat kembali bersama rombongan.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A, Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H, Asisten I Setda Provinsi Sumatera Utara H. Basarin Yunus Tanjung, Wakil Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan Syahril, General Manager PT Garuda Indonesia Medan Bobby Pratama Saragih, Kabag Kesra Kabupaten Langkat H. Muhammad Suhaimi, S.STP., M.AP, Sekretaris PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan Dr. H. Torang Rambe, M.Ag, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Langkat H. Umar Saleh Maruhawa, M.Pd, Ketua LPTQ Sumut H. Mhd. Yasir Tanjung, Kabiro Kesra Setdaprov Sumut H. Abu Kosim, serta unsur PPIH dan tamu undangan lainnya.

‎Acara diawali dengan pembacaan doa oleh Tim Pembimbing Ibadah Haji sebagai ungkapan syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji dan kepulangan jemaah ke Tanah Air.

‎Membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Kloter 02 Debarkasi Medan yang telah kembali ke Tanah Air setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

‎“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, saya menyampaikan Ahlan wa Sahlan, selamat datang kembali di Tanah Air kepada seluruh jemaah haji Kloter 02 Debarkasi Medan. Alhamdulillah, bapak dan ibu kembali dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji,” ujarnya.

‎Surya mengatakan ibadah haji merupakan puncak perjalanan spiritual seorang muslim yang mengajarkan kesabaran, kedisiplinan, persaudaraan, dan kepatuhan kepada Allah SWT. Karena itu, pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci hendaknya menjadi bekal berharga untuk diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

‎Surya mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap para jamaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima dapat menjaga kemabruran haji dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

‎Ia menegaskan bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada para haji dan hajjah untuk menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Menurutnya, predikat haji mabrur tidak hanya diukur dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga tercermin dari perubahan sikap, perilaku, dan kontribusi positif setelah kembali ke tengah masyarakat.

‎Wagub Sumut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam memberikan pelayanan kepada jamaah haji, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan ke Tanah Air.

‎Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jamaah haji Kloter 02 Debarkasi Medan.

‎Zulkifli mengatakan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, petugas kloter, tenaga kesehatan, hingga para petugas yang memberikan pelayanan kepada jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

‎"Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji Kloter 02 Debarkasi Medan. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan bapak serta ibu memperoleh predikat haji yang mabrur," ungkapnya.

‎Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjaga semangat ibadah dan nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama di Tanah Suci agar dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

‎"Kemabruran haji hendaknya tercermin dalam akhlak, kepedulian sosial, serta semangat untuk terus berbuat kebaikan. Kami berharap para jemaah dapat menjadi teladan dan membawa manfaat bagi lingkungan serta masyarakat di daerah masing-masing," tambahnya.

‎Pada kesempatan tersebut, dilakukan prosesi pengalungan selempang kepada petugas kloter, ketua rombongan (Karom), dan ketua regu (Karu) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendampingi serta melayani jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. Pengalungan dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara didampingi Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Asisten I Setda Provinsi Sumatera Utara, dan Bupati Langkat.

‎Selanjutnya, perwakilan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan menyampaikan sosialisasi terkait pemantauan kesehatan jamaah selama 21 hari setelah kepulangan dari Arab Saudi.

‎Petugas BBKK Medan menjelaskan bahwa seluruh jamaah akan berada dalam masa pemantauan kesehatan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan kesehatan pasca-perjalanan internasional. 

‎Jamaah diimbau segera melapor ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, muntah, atau keluhan kesehatan lainnya.

‎Selain itu, jamaah yang berada dalam kondisi sehat juga dianjurkan untuk tetap melapor kepada petugas kesehatan setempat sebagai bagian dari proses pendataan dan pemantauan kesehatan pasca-haji.

‎Usai acara penyambutan, panitia secara bertahap memanggil jemaah sesuai nomor manifes untuk proses penyerahan dokumen dan koper. Panitia juga menyediakan konsumsi bagi jemaah sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal untuk berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.

‎>>>3 Jamaah Sumut Wafat

‎Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji (Kemenhaj) Sumatera Utara (Sumut) Debarkasi Medan, terdapat kurang lebih 3 jamaah haji asal Sumut telah wafat di tanah suci karena sakit.

‎1. Kasiani Sigito Tarmidi, ID Reg. 25, jenis kelamin perempuan, usia 69 tahun dari Kloter 8 asal Kota Medan, Almarhumah wafat pada 10 Mei 2026 pukul 00:44 di RS King Abdul Aziz Mekkah dimakamkan di Saraya, Suhada Al Haram. 

‎2. Isron Baitul, ID Reg. 119, jenis kelamin laki-laki, usia 68 tahun. Jamaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal dari Kloter 6 ini wafat pada 27 Mei 2026 pukul 18:22 di RS Saudi National Makkah dimakamkan di Saraya, Suhada Al Haram.

‎3. Nadhirah Sirajuddin Ismail, ID Reg. 139, jenis kelamin perempuan, usia 66 tahun. Jamaah haji asal Kabupaten Langkat dari Kloter 2 ini wafat pada 29 Mei 2026 pukul 12:19 di Markaz 14 Mina, dimakamkan di Syariah.

‎Sementara satu jamaah lainnya dari Kloter 2 atas nama Wagini Kasan Winangun belum dapat kembali bersama rombongan karena masih menjalani perawatan akibat sakit.

‎Kepulangan Kloter 02 Debarkasi Medan ini menandai berlanjutnya proses pemulangan jamaah haji Sumatera Utara dari Tanah Suci dengan harapan seluruh jamaah dapat membawa pulang nilai-nilai kemabruran haji untuk diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 

‎Usai acara penyambutan, panitia secara bertahap memanggil jamaah sesuai nomor manifes untuk proses penyerahan dokumen dan koper. Panitia juga menyediakan konsumsi bagi jamaah sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal untuk berkumpul kembali bersama keluarga tercinta. (Soni)

» Thanks for reading: ‎Kepulangan Kloter 02 Debarkasi Medan, 3 Jamaah Haji Asal Sumut Telah Wafat Di Tanah Suci

Ekbis

Pendidikan

Hukum