-->
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Kloter 3 Berangkat, 1 Jemaah Ditunda, Sudah 1.079 Calhaj Terbang Ke Tanah Suci

Jumat, April 24, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) - Aktivitas penyelenggaraan ibadah haji Sumatera Utara (Sumut) Embarkasi Medan masih terus berlanjut. Hingga saat ini, rombongan jamaah calon haji (Calhaj) Kelompok Terbang (Kloter) 3 yang sejak Kamis 23 April 2026 sudah masuk Asrama Haji (Ahmed), kini para tamu Allah tersebut akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) Deli Serdang pada Jum'at, 24 April 2026 pukul 01.20 WIB dini hari.

‎Dengan diberangkatkannya Rombongan jamaah Kloter 3 ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Sumut Embarkasi Medan secara bertahap sudah memberangkatkan sebanyak 1.079 calhaj asal Sumatera Utara.

‎ 

‎Informasi yang diterima awak media, dari total 1.079 jamaah PPIH Kanwil Kemenhaj Sumut Embarkasi Medan, pada Kloter 1  dan 2 tercatat masing-masing sebanyak 360 jamaah sudah diberangkatkan, sedangkan pada Kloter 3, sebanyak 359 jamaah akan take off di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) menuju tanah suci.

‎359 rombongan jamaah calon haji Kloter 3 ini berasal dari Kabupaten Asahan 1 orang, Kabupaten Deli Serdang sebanyak 6 orang, Kabupaten Langkat 1 orang, Kabupaten Mandailing Natal 1 orang, Kabupaten Simalungun 1 orang, Kota Medan sebanyak 235 orang, dan Kota Pematang Siantar 109 orang.

‎Nantinya, 359 jamaah Kloter 3 yang terdiri dari 137 laki-laki, 222 perempuan akan didampingi oleh 1 orang Petugas Haji Daerah (PHD) Kota Medan, 2 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), dan 2 orang Tenaga Kesehatan Haji/Tim Kesehatan Haji (TKH).

‎ 

‎Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA dalam sambutannya pada acara pelepasan rombongan Kloter 3 di Aula Madinahtul Hujjaj Asrama Haji Medan pada Kamis malam, (23/4/2026), Zulkifli Sitorus mengingatkan para jamaah untuk tidak membawa barang berlebihan, dan menegaskan tiga hal penting saat ditanah suci yaitu tetap tenang, tertib, dan siap.

‎“Mohon diperhatikan, jangan membawa terlalu banyak barang. Dan yang terpenting, jangan meninggalkan barang apa pun. Satu tas yang ringkas, dokumen lengkap, dan obat pribadi yang cukup akan membuat perjalanan lebih nyaman,” tegas Zulkifli Sitorus.

‎Zulkifli Sitorus juga meminta agar jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, mengikuti arahan ketua rombongan, serta fokus menjalankan ibadah selama di Tanah Suci.

‎“Jaga kesehatan, atur tenaga, dan perbanyak doa. Fokus pada tujuan utama, yakni meraih haji mabrur. Sepulangnya nanti, jadilah pribadi yang membawa keberkahan bagi lingkungan,” tambah Zulkifli.

‎Seluruh layanan, mulai dari kesehatan, bimbingan ibadah, hingga logistik, disiagakan penuh demi memastikan para jemaah dapat menunaikan ibadah dengan aman dan nyaman. 

‎Harapannya, seluruh tamu Allah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur dan hajah mabrurah.

‎Sementara itu, informasi yang diterima dari Kepala Bagian Tata Usaha Kemenhaj Sumut Alpian Pinem, membenarkan bahwa dari data awal 360 jamaah calhaj Kloter 3, satu orang ditunda keberangkatannya karena kondisi kesehatan, sehingga hanya 359 orang yang diberangkatkan menuju tanah suci.

‎Alpian Pinem menjelaskan satu jamaah yang gagal berangkat merupakan warga asal Kota Medan atas nama Supartini Gino Salaman, dengan nomor manifes 104.

‎“Yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan perjalanan karena sakit sebelum masuk asrama,” ungkap Alpian Pinem.

‎Pihak panitia akan terus memastikan seluruh jamaah yang diberangkatkan dalam kondisi siap, baik dari segi kesehatan maupun administrasi, guna mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. (Soni)

‎Sekretaris Itjen Kemenhaj RI Dan Kakanwil Kemenhaj Sumut Sambut 360 Jamaah Calhaj Kloter 4 ‎

Jumat, April 24, 2026


MEDAN (‎patimpus.com) - Sebanyak 360 jamaah calon haji (Calhaj) dan petugas haji Kloter 4 yang berasal dari 9 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara tiba di Asrama Haji Embarkasi Medan pada Jumat (24/4/2026) siang.

‎Para tamu Allah itu diarahkan memasuki Aula Jabal Nur untuk mengikut proses layanan one stop service (layanan satu atap), seperti Pemeriksaan Kesehatan, Penyerahan SPMA, Penyerahan Konkarde, Penyerahan Gelang, Penyerahan Boarding Pass, Penyerahan Pasport dan Visa, Penyerahan Living Cost masing-masing jamaah sebesar 750 Riyal, Penyerahan Kartu Nusuk, dan akhirnya istirahat di Hotel Madinah Al-Munawaroh Asrama Haji Embarkasi Medan.

‎Adapun Calhaj Kloter 4 yang berasal dari 9 Kabupaten/Kota ini terdiri dari Kabupaten Baru Bara sebanyak 187 jamaah, Kota Tebing Tinggi 81 jamaah, Kabupaten Dairi 17 jamaah, Kabupaten Karo 13 jamaah, Kabupaten Langkat 45 jamaah, Kabupaten Serdang Bedagai 4 jamaah, Kota Gunung Sitoli 5 jamaah, Kota Medan 1 jamaah dan Binjai 1 jamaah. 

‎Jamaah haji Kloter 4 ini dipimpin Muhammad Reza Pahlevi dibantu 1 orang Petugas Haji Daerah (PHD) Kota Tebing Tinggi, 1 orang PHD dari Kabupaten Deli Serdang, 1 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 1 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan 2 orang Tenaga Kesehatan Haji/Tim Kesehatan Haji (TKH).

‎360 jamaah Calhaj yang terdiri dari 150 laki-laki dan 210 perempuan ini disambut oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia (RI), Zainal Abidin bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Sumut, Zulkifli Sitorus serta pejabat lainnya.



‎Sekretaris Itjen Kemenhaj RI, Zainal Abidin dalam sambutannya mengatakan berbeda dari tahun sebelumnya yang dibagikan di Arab Saudi, kartu Nusuk ini baru pertama kalinya dibagikan sebagai identitas jamaah haji dan diaktifkan saat para jamaah berada di embarkasi.

‎Zainal Abidin berharap agar jamaah menjaga kartu Nusuk tersebut dengan baik dan aman karena itu merupakan dokumen resmi sebagai jaminan status hukum jamaah saat melaksanakan ibadah haji.

‎ "Kartu Nusuk adalah dokumen resmi yang menjamin status hukum jamaah dan memungkinkan mereka untuk melaksanakan ibadah dengan lancar, dalam sistem terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan dan mencapai standar organisasi dan keamanan tertinggi di tempat-tempat suci,” ungkap Zainal.

‎Ia menambahkan lagi, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menjelaskan bahwa kartu Nusuk merupakan alat utama untuk mengatur masuknya jamaah ke Makkah dan Masjidil Haram, mempermudah pergerakan mereka antar tempat suci sehingga dapat meningkatkan kelancaran pergerakan dan mengurangi kemacetan, sesuai dengan rencana operasional yang tepat untuk manajemen kerumunan.

‎Selain itu, sebagai bagian dari transformasi digitalnya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga telah menyediakan versi digital kartu Nusuk yang dapat diakses melalui aplikasi Nusuk dan Tawakkalna.

‎Hal ini memungkinkan para jamaah haji untuk mengakses data mereka secara instan dan mempermudah proses verifikasi serta akses ke layanan terkait haji kapan saja.

‎Kartu ini merupakan identitas resmi yang dikeluarkan untuk semua jamaah haji dan umrah serta mereka yang bekerja di dalam sistem haji.

‎Menurut Kementerian Haji dan Umrah, inisiatif ini bertujuan untuk memberikan fasilitas khusus, penawaran, dan diskon kepada pemegang kartu Nusuk dari entitas nasional terkemuka di berbagai sektor.

‎Detail entitas tersebut dapat diperoleh dari platform Nusuk, dan ini termasuk sektor-sektor seperti ritel, transportasi, katering, perhotelan, kesehatan, dan hiburan.

‎Informasi yang diterima awak media, para jamaah haji Kloter 4 ini dijadwalkan akan take off dari Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) menuju Arab Saudi pada Sabtu siang 25 April 2026, pukul 13.05 WIB.  (Soni)

Gubsu Lepas ‎Keberangkatan Jamaah Calhaj Kloter II Asal Langkat

Kamis, April 23, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) - Sebanyak 360 jamaah calon haji (Calhaj) Kelompok Terbang II asal Kabupaten Langkat dijadwalkan akan diberangkatkan dari Kualanamu International Airport (KNIA) pada Kamis 23 April 2026 dinihari, pukul 01.30 WIB dengan menaiki Pesawat Garuda nomor flight GA 3402 menuju tanah suci. 

‎Sebelum keberangkatan rombongan jamaah calon haji Kloter II, seperti biasanya Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara Embarkasi Medan akan menggelar acara pelepasan untuk para tamu Allah di Aula Madinahtul Hujjaj Asrama Haji Embarkasi Medan, pada Rabu (22/4/2026) malam, sekira pukul 22.00 WIB.

‎Pada acara pemberangkatan tersebut, tampak hadir sejumlah Anggota DPR RI diantarnya Ashari Tambunan, Muhammad Husni, Ansory Siregar yang dipimpin Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution, Bupati Langkat Syah Afandin untuk melepas keberangkatan jamaah Calhaj Kloter 2 asal Kabupaten Langkat.

‎Tampak hadir juga dalam acara pelepasan tersebut Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Sumut Zulkifli Sitorus dan jajaran serta Sekda Sumut Sulaiman Harahap.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution berpesan kepada jamaah haji, untuk tetap menjaga kekompakan, fokus ibadah, menjaga kesehatan dan tidak mengerjakan yang tidak ada keterkaitan dengan ibadah haji. Bobby Nasution juga berharap agar jamaah haji mendoakan keberkahan untuk Sumatera Utara agar dijauhkan dari bencana dan tetap menjaga nama baik Sumut dan Indonesia.

‎“Jaga kesehatan dan fokus ibadah, tetap jaga nama baik Sumatera Utara dan mendoakannya,” ucap Gubernur Bobby Nasution saat acara pemberangkatan jamaah haji Kloter 2 asal Langkat.

‎Sementara itu Ketua Komisi VIII DPR RI H. Marwan Dasopang bersama rombongan, menyampaikan berbahagia seluruh jamaah haji yang bisa berangkat tahun ini, setelah menunggu 13 sampai 14 tahun.

‎“Tidak mudah menunggu selama 14 tahun sembari berharap-harap cemas apakah bisa berangkat atau tidak, alhamdulilah tahun ini bisa berangkat, masih ada 5 juta lebih yang lagi menunggu antrian untuk berangkat,” ujar Marwan Dasopang.

‎Marwan Dasopang juga menegaskan agar Kementerian Haji mampu menghadirkan ibadah haji yang lebih berkualitas dari pelayanan haji sebelumnya, tetap mengaktifkan kebijakan nusuk dan ketika jamaah mendarat di Saudi seluruh jamaah sudah terlayani secara baik.

‎Marwan Dasopang juga menyampaikan kondisi dunia yang sedang bergejolak dikarenakan adanya konflik dan itu berimbas, sehingga Pemerintah mengeluarkan anggaran 1,8T rupiah sebagai biaya tambahan dikarenakan konflik.

‎“Pertambahan biaya tidak di bebani kepada jamaah, karena Presiden Prabowo Subianto tegas mengatakan negara yang akan menanggung biaya tambahan dan tidak di bebankan kepada jamaah,” tegas Marwan disambut riuh tepuk tangan jamaah.

‎Informasi yang diterima awak media dari Humas PPIH Kanwil Kemenhaj Sumut, 360 jamaah calon haji Kloter II asal Langkat terdiri dari 137 laki-laki, 217 perempuan, 2 Petugas Haji Daerah (PHD) Kota Medan, 1 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 1 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan 2 orang Tenaga Kesehatan Haji/Tim Kesehatan Haji (TKH).  (Soni)

‎Tahun Ini Embarkasi Medan Berangkatkan 5.922 Calhaj Sumut, Dibagi 17 Kloter

Selasa, April 21, 2026


‎MEDAN (patimpus.com) - Untuk pertama kalinya Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Embarkasi Medan sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1447 Hijriah/2026 siap memberangkatkan sebanyak 5.922 calon jamaah haji (Calhaj) asal Sumut ke Tanah Suci. 

Ke ‎5.922 Calhaj Sumut tahun ini dibagi menjadi 17 kelompok terbang (Kloter), hal tersebut berdasarkan hasil kurasi data, kuota yang ditetapkan pemerintah pusat, serta pertimbangan teknis pelayanan di embarkasi dan Arab Saudi.

‎Calhaj Kloter 1 (pertama) tiba di Asrama Haji Embarkasi Medan pada Selasa, 21 April 2026 pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan akan take off pada Rabu, 22 April 2026 pukul 03.05 melalui Bandara Kualanamu Deli Serdang nomor penerbangan GIA 3101.

‎Jamaah haji Kloter pertama ini berjumlah 360 calhaj berasal dari Kota Binjai berjumlah 223 orang (85 laki-laki, 138 perempuan) dan Kota Medan 131 orang terdiri dari 92 calhaj, dan Jabal Nor sebanyak 39 calhaj, (58 laki-laki, 73 perempuan).

‎Setiba Asrama Haji Embarkasi Medan, rombongan jamaah haji Kloter 1 ini diarahkan ke Aula Jabal Nur untuk dilakukan serangkaian proses pelayanan satu atap seperti Pemeriksaa Kesehatan, Penyerahan SPMA, Penyerahan Konkarde, Penyerahan Gelang, Penyerahan Boarding Pass, Penyerahan Pasport dan Visa, Penyerahan Living Cost, Penyerahan Kartu Nusuk, selanjutnya sarapan pagi dan istirahat di Hotel Madinah Al-Munawaroh.

‎Ketua PPIH Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Sumatera Utara Embarkasi Medan, Dr H Zulkifli Sitorus MA, dalam arahannya saat menyambut kedatangan 360 jamaah haji Kloter 1 menegaskan agar menjaga kartu Nusuk yang merupakan dokumen paling krusial dalam pelaksanaan haji tahun ini.

‎“Kartu Nusuk ini adalah akses resmi Bapak dan Ibu selama berada di Makkah, Madinah, dan Armuzna. Jangan sampai rusak, hilang, atau digunakan orang lain. Bahkan, jangan difoto sembarangan karena barcode didalamnya sangat penting,” ungkap Zulkifli.

‎Zulkifli Sitorus yang juga Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Sumatera Utara, juga mengingatkan jamaah untuk tetap waspada terhadap barang bawaan ditengah suasana yang padat, serta menjaga kondisi fisik dengan baik dengan memanfaatkan waktu istirahat sebelum menjalani tahapan lanjutan.

‎Zulkifli juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melakukan perbaikan layanan haji setiap tahunnya. Dengan hadirnya Kementerian Haji dan Umrah sebagai penyelenggara utama tahun ini, diharapkan tata kelola haji menjadi lebih terintegrasi dan profesional.

‎“Ini menjadi babak baru dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan sistem yang semakin baik dan terarah,” jelas Zulkifli.

‎Zulkifli Sitorus menambahkan pada tahun ini, terdapat peningkatan layanan keberangkatan. Jamaah tidak lagi melalui terminal kargo, melainkan langsung diberangkatkan melalui terminal internasional Gate 12 dengan fasilitas garbarata.

‎“Ini merupakan peningkatan layanan untuk memberikan kenyamanan lebih kepada jamaah. Tahun ini, jamaah diberangkatkan langsung melalui terminal internasional dengan fasilitas garbarata,” tambah Zulkifli.

‎Zulkifli Sitorus berharap dengan adanya persiapan yang semakin matang dan sistem yang terus diperbaiki, seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan lancar, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan.

‎“Semoga seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Suci Ramadhani SKom MSI mengatakan Kanwil Kemenhaj Embarkasi Medan akan mengedepankan jamaah lansia, dan terkait persiapan dalam pelaksanaan sudah cukup matang, hanya tinggal finishing dalam penyambutan dan pelaksanaan. 

‎"Semua sudah dipersiapkan dengan betul-betul, tinggal finishing pemasangan-pemasangan beberapa stand, tenda, beberapa stand pendukung kegiatan. Kalau untuk teknis semua sudah siap dilaksanakan, karena tidak ada berbeda dari tahun-tahun lalu. Hanya pada saat di bandara saja nanti kita akan melakukan pengantaran calhaj ke pesawat lebih simple, mengingat kita mengedepankan calhaj yang lansia juga," jelas Suci kepada awak media diruang sekretariat Kanwil Kemenhaj Sumut.

‎Suci menambahkan, seluruh petugas haji daerah dan petugas kloter sudah dibekali pelatihan teknis dan manasik. Tujuannya memastikan layanan selama di asrama, dalam perjalanan, hingga di Arab Saudi berjalan lancar dan sesuai standar pelayanan haji.

‎Asrama Haji Medan telah menyiapkan skema penerimaan jamaah secara bergelombang dan setiap kloter akan menjalani proses satu atap meliputi verifikasi paspor, visa, penyerahan living cost, pemeriksaan kesehatan akhir, hingga pembagian gelang identitas dan seragam. 

‎"Kalau untuk teknis disini (Asrama Haji Medan) tidak ada perbedaan dari tahun kemari. Semua dijalankan sebagaimana biasanya," ungkap Suci. 

‎Suci menjelaskan lebih lanjut, Pihak Kanwil Kemenhaj menekankan pentingnya kesiapan fisik jamaah dan Calhaj dihimbau untuk menjaga pola makan, istirahat cukup, dan rutin minum obat bagi yang memiliki penyakit penyerta, Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK) akan mendampingi setiap kloter selama perjalanan.

‎Untuk akomodasi di Arab Saudi, 5.922 Calhaj Sumut akan menempati hotel di Makkah dan Madinah sesuai sistem zonasi yang ditetapkan pemerintah. Jarak hotel ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi bervariasi, sehingga jamaah diminta mengikuti arahan petugas sektor.

‎Kegiatan ini penyambutan jamaah haji Kloter 1 ini, turut dihadiri oleh Kabag TU Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Alfian, S. Ag, M. AP, Sekretaris PPIH Dr. H. Torang Rambe, M.Ag, Pimpinan Yayasan Majelis Taklim Jabal Noor KH. Zulfiqar Hajar, LC, Kabid Keamanan, Kabid Pembinaan, Kabag Kesra Kota Medan, serta perwakilan Pemerintah Kota Binjai.

‎Informasi yang didapat awak media, keberagaman usia turut mewarnai, pada kloter pertama ini Jamaah tertua tercatat atas nama Sonimin Amat Ngariman (81) asal Binjai, sementara jemaah termuda adalah Nazwa Mora Kania Nasution (20) asal Medan. (Soni)


‎M Nuh Ajak Umat Muslim Saling Menghormati Dalam Perbedaan Penetapan 1 Syawal 1447 H

Jumat, Maret 20, 2026


PATIMPUS.COM - Menyikapi perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah / 2026 Masehi pada tahun ini, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), KH Muhammad Nuh MSP mengajak masyarakat Indonesia khususnya Medan- Sumatera Utara untuk saling menghormati.

‎Hal itu disampaikan KH Muhammad Nuh usai dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp dan saat ini, ia sedang mengumandangkan takbir menunggu pelaksanaan sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjidil Haram dalam rangka menjalani ibadah umroh, Jum'at pagi (20/3/2026).

‎"Iya Alhamdulillah, saat Ini, saya sedang nunggu shalat 'Id di Masjidil Haram, sesudah shubuh tadi. Karena padat, kita dapat di lantai paling atas di lokasi  perluasan Masjidil Haram," ungkap M. Nuh.

‎Terkait perbedaan penetapan 1 Syawal, menurut M.Nuh, ada dua aliran besar dalam menentukan awal bulan Hijriah, pertama dunia ini satu mathla' (titik pantau), dimana saja bulan terlihat. 

‎"ada dua aliran besar dalam penentuan awal bulan Hijriah, jadi pertama dunia ini satu mathla' (titik pantau), dimana saja bulan terlihat, seperti saudara -saudara kita Muhammadiyah dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) cukup dengan ijtima' hilal (konjungsi) dinilai sudah masuk tanggal 1," ungkap M Nuh.

‎Kedua, Sambung Senator dari Sumatera Utara ini, namanya Ta'addudul Mathali' (keberagaman titik pantau),  artinya bisa saja terjadi perbedaan antara satu daerah dengan daerah lain dan itu  tergantung pada posisi bulan, terlihat atau tidak, tentunya berdasarkan perhitungan ilmu hisab.

‎"Saya cenderung kepada pandangan kedua. Karena perbedaan antara  Madinah dan Syam terjadi ketika pada masa Rasulullah Saw, Jadi terkait perbedaan penetapan Syawal ini, tentunya kita harus saling menghormati terhadap keberagaman ini," jelas M Nuh.

‎M Nuh mengajak agar masyarakat menyikapi perbedaan tersebut dengan saling menghormati satu sama lainnya dan mengingatkan tentang firman-Nya dalam Qur'an surat Al-Isra' : 36.

‎"Yang terpenting, semua pihak membangun amalnya berdasarkan ilmu dan pemahaman. Bukan semata-mata ikut-ikutan atau fanatisme kelompok.

‎Allah SWT mengingatkan kita dalam firman Allah,

‎وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

‎'Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.' dalam Qur'an Surat Al-Isra' : 36," jelas M Nuh.

‎Dalam kesempatan itu pula, M Nuh juga menyampaikan ucapan selamat berhari raya Idul Fitri kepada seluruh ummat muslim khususnya di Medan Sumatera Utara.

‎"Alhamdulillah... Dengan kerendahan hati ini, Saya M Nuh, Anggota DPD RI Provinsi Sumatera Utara, dari Masjidil Haram mengucapkan Taqobbalallahu hu Minna wamingkum, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, khususnya bagi saudara-saudara kita  dari Muhammadiyah yang sedang merayakannya pada hari Jum'at 20 Maret ini, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin," tutup M Nuh. (Soni)


Keluarga Besar Perguruan Mamiyai Al Ittihadiyah Buka Puasa Bersama dan Sholat Tarawih Ramadhan 1447 H

Sabtu, Februari 21, 2026


PATIMPUS.COM - Dalam rangka menjalin silaturahim sekaligus doa bersama mengenang Alm Soritaon Siregar keluarga besar perguruan Mamiyai Al-Ittihadiyah, melaksanakan buka puasa bersama anak yatim dan anak didik perguruan Mamiyai Al-Ittihadiyah.


Kegiatan dilaksanakan di Masjid dan Amanah Hall Jalan Bromo No.30 Kelurahan Tegal Sari II Kecamatan Medan Area, Sabtu (21/2/2026).


Pembina Yayasan Perguruan Al Ittihadiyah  DR M Syafril Harahap MSi, menyampaikan, kegiatan buka bersama ini sekaligus mengenang Alm Soritaon Siregar. "Semoga almarhum diberikan Allah ampunan dan pahala yang berlipat ganda," harapnya.


Kegiatan ini, lanjutnya, juga untuk mewujudkan silaturahmi kita sehingga apa yang diinginkan pendirinya (Almarhum H Syarif Siregar) bisa terealisasi dengn baik. Sesuai dengan tujuan didirikan untuk mencerdaskan generasi Islam dan berkontribusi untuk mensejahterahkan umat Islam di Indonesia dan khususnya di Medan.


Sementara Ketua Yayasan Perguruan, Mamiyai sekaligus mewakili keluarga Khairuna MPd  mengatakan, momen buka bersama ini mempererat silaturahmi dan persaudaraan kita.


"Semoga kita semakin kompak dan semangat beribadah. Bulan Ramadhan jadikan unttuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Juga mengenang bapak Almarhum Soritaon Siregar," ujarnya.


Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Perguruan Mamiyai Al-Ittihadiyah, Mery Nina Hafni Harahap yang juga istri almarhum Soritaon Siregar, kepala sekolah, guru guru Mamiyai, rekan rekan almarhum dan Anggota DPRD Medan dr Ade Taufik SpOG yang juga alumni SMAN 7 Medan serta undangan.


Dalam tausiyahnya, Al Ustadz Drs  H. Sempurna Silalahi menyampaikan, Ramadhan momentum untuk memperbaiki diri. 


"Ramadhan adalah bulan pengampunan, membersihkan diri. Ramadhan ladangnya pahala," ucapnya yang juga mantan anak panti asuhan Mamiyai.


Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Nurhidayah Siregar, sari tilawah Dinda Melia Sari. Juga 

penampilan sholawat oleh anak anak panti asuhan Perguruan Mamiyai. 


Dalam kesempatan itu diadakan rapat pengurus IKA Alumni SMAN 7 dalam rangka melaksanakan kongres yang direncanakan bulan Juli 2026. (rel)

Ekbis

Pendidikan