Dirawat RS Pirngadi, Bayi Perempuan Yang Ditemukan di Jalan Sambu Akan Diserahkan Ke Dinsos
| Jumat, Agustus 29, 2025

By On Jumat, Agustus 29, 2025


PATIMPUS.COM - Bayi perempuang yang ditemukan warga di lantai sebuah kios kosong di Jalan Sambu, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur pada Selasa, 10 Juni 2025 lalu kini dalam kondisi sehat setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Pirngadi Medan (RSPM).


Kepala Tim Humas dan Hukum, Gibson Girsang kepada wartawan, Jumat (29/08/2025), mengatakan, bayi yang belum diberi nama tersebut kini menjadi primadona di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut.


"Perawat disini sudah terlanjur sayang. Banyak yang mau adopsi, tapi kita tidak bisa memberikannya begitu saja," ungkap Gibson.


Menurut Gibson, pihaknya siap melepaskan bayi malang tersebut ke Dinas Sosial Medan, karena kondisi bayinya sudah semakin sehat.


"Kita sedang menyiapkan surat-suratnya untuk menyerahkannya kepada Dinas Sosial Medan yang disaksikan oleh pihak kepolisian nantinya. Nanti kita infokan kapan penyerahan bayinya," sebut Gibson.


Bayi perempuan berkulit putih dan bermata cipit tersebut saat diserahkan ke RS Pirngadi, dalam kondisi baru dilahirkan dengan berat badan 2,7 kg dan panjang 48 cm.


Bayi tersebut ditemukan warga yang hendak beraktifitas di sekitar kios dalam bungkusan plastik asoy. Kemudian diantar ke RS Pirngadi oleh aparat kepolisian bersama lurah setempat.


Gibson menambahkan, saat ini bayi tersebut masih dirawat di ruang anak RSU dr Pirngadi. 


Sementara, Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, dr Suhartono, ketika ditemui usai Shalat Jumat, seperti enggan diwawancarai dan terlihat sibuk berbicara dengan kerabatnya. (don)


Jika Belum Dijemput Keluarga, RS Pirngadi Akan Kubur 12 Mayat Mr X
| Kamis, Agustus 28, 2025

By On Kamis, Agustus 28, 2025


PATIMPUS.COM - Sebanyak 12 jenazah Mister X (Mr X) yang tersimpan di dalam peti es di Kamar Mayat RSUD dr Pirngadi Medan, akan dikebumikan apabila belum dijemput oleh pihak keluarganya.


"Iya, ada 12 Mr X saat ini. Ada yang sudah 2 bulan dan belum dijemput keluarganya," ungkap Kepala Tim Humas dan Hukum, Gibson Girsang, saat ditenui wartawan, Kamis (28/08/2025), di RSPM.


Gibson menyebutkan, apabila tidak ada keluarga yang menjemput, maka ke 12 jenazah tersebut akan dikebumikan di pemakaman jenazah Mr X di Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.


"Biasanya kalau sudah dua minggu baru dikebumikan, tapi sekarang maksimal dua bulan," ungkapnya lagi.


Disebutkannya, dikarenakan ke 12 jenazah tersebut berstatus Mr X alias tidak dikenali, maka pemakamannya dilakukan tanpa upacara keagamaan apa pun. Namun, dikarenakan jenazah tersebut adalah jenazah manusia, maka tetap dikenakan kain kafan.


"Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, silahkan dicek ke kamar mayat RS Pirngadi ini, sebelum jenazahnya dikebumikan," himbau Gibson Girsang.


Dia juga tak menyangkal bahwa rata-rata jenazah yang berada di kamar mayat tersebut merupakan para gelandangan atau pun ODGJ yang diantar oleh Dinas Sosial Medan. Selain itu ada juga korban kecelakaan lalulintas yang tak memiliki identitas.


Pantauan wartawan di kamar mayat RS Pirngadi, tidak tampak satu pun mayat yang terbaring di meja otopsi. Mayat-mayat tersebut disimpan di dalan lemari es agar tidak membusuk.


Sementara di dalam ruangan kamar mayat tersebut tercium bau busuk yang sangat menusuk hidung dan membuat perut menjadi mual. (don)

‎Kakanwil Kemenag Sumut Tinjau Cek Kesehatan Gratis Di MAN 2 Labura  ‎
| Kamis, Agustus 28, 2025

By On Kamis, Agustus 28, 2025


PATIMPUS.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H Ahmad Qosbi SAg MM melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Madrasah Aliyah Negeri 2 Labuhanbatu Utara (Labura), Selasa (26/08/2025). 

‎Dalam kunkernya ke Madrasah Aliyah Negeri 2 Labura, Ahmad Qosbi melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya Cek Kesehatan Gratis (CKG) para siswa.

‎H. Ahmad Qosbi mengungkapkan, pihaknya tengah melaksanakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto berupa Cek Kesehatan Gratis (CKG) di madrasah, pesantren, dan satuan pendidikan keagamaan di Sumatera Utara (Sumut).

‎“Ini merupakan bagian suksesi pelaksanaan program PHTC Bapak Presiden RI. Beberapa waktu yang lalu kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara juga diteruskan oleh Kementerian Agama di daerah. Alhamdulillah saat ini prosesnya sedang berjalan dan insya Allah kita siap sukseskan ke pada seluruh anak-anak siswa di seluruh satuan kerja,” ucap Ahmad Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga mengatakan CKG merupakan langkah strategis dalam menanamkan budaya hidup sehat sejak dini sehingga akan tumbuh sehat baik jasmani dan rohani.

‎“Kita lihat anak-anak kita di sini sehat-sehat dan semoga kesehatan tersebut selalu menyertai dalam langkah mereka meraih cita-cita. Program ini harus kita sukseskan,” tutur Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Labura dan para petugas yang ikut menyukseskan pelaksanaan CKG di MAN 2 Labura.

‎Selain Cek Kesehatan Gratis, Ahmad Qosbi juga meresmikan Smart Digital Classroom sebagai bagian dari mewujudkan program Asta Cita Kementerian Agama RI.

‎Dengan adanya Smart Digital Classroom, Qosbi berharap seluruh siswa, guru, tenaga pendidik, kepala madrasah agar melek digitalisasi dan selalu memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memudahkan pelaksanaan pembelajaran di madrasah.

‎Qosbi juga meminta para siswa untuk taat pada guru, berkolaborasi dengan guru, dan bersama-sama meraih prestasi sebanyak-banyaknya.

‎“Jadikan teknologi sebagai bagian dari mencapai prestasi madrasah baik untuk para siswa dan guru juga. Mari sama-sama kita bekerja sama untuk masa depan yang cerah,” Ucap Qosbi. 

‎Sementara itu, Kakankemenag Labuhanbatu Utara Agus Priadi mengungkapkan Labuhanbatu Utara terus meningkatkan kualitas terutama pada pendidikan agama dan keagamaan di Labura. Ia mengatakan saat ini tengah melakukan sosialsiasi Kurikulum Cinta baik di madrasah, pendidikan agama dan keagamaan.

‎Sementara itu Kepala MAN 2 Labura Nasrah Bina Sejahtera mengungkapkan MAN 2 Labura terus berupaya mewujudkan program Asta Cita Kementerian Agama RI terutama digitalisasi pembelajaran.

‎Nasrah juga mengatakan bahwa para siswa di MAN 2 Labura banyak meraih prestasi di berbagai bidang terutama pada bidang teknologi informasi.

‎“Selain itu kami juga melakukan pembinaan dan upaya disiplin para guru dengan merealisasikan absensi digital untuk para guru agar seluruh guru bertugas dengan baik dan tertib,” ucap Nasrah.

‎Hadir dalam kunjungan kerja tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Labuhanbatu Utara H Agus Priadi SAg MSi, Kepala MAN 2 Labura Nasrah Bina Sejahtera SPdI MSi, Kasubbag TU dan para Kasi Kantor Kemenag Labuhanbatu Utara. (Soni)

Persediaan Hanya 68 Kantong, RS Pirngadi Butuh Banyak Darah
| Rabu, Agustus 27, 2025

By On Rabu, Agustus 27, 2025


PATIMPUS.COM - RSUD dr Pirngadi Medan (RSPM) sedang mengalami krisis darah. Pasalnya ketersediaan darah di rumah sakit milik Pemko Medan ini hanya 68 kantong.


"Saat ini persediaan darah di Instalasi Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr Pirngadi Medan yang siap pakai 38 kantong, sedangkan yang belum diskrining 30 kantong. Jadi total 68," ungkap Kepala Tim Hukum dan Humas RSPM, Gibson Girsang, kepada wartawan, Rabu (27/08/2025).


Gibson menyebutkan, ke 38 kantong darah siap pakai tersebut terdiri dari A=, B=, O dan AB.


"Sejauh ini darah yang dihasilkan berasal dari pegawai di RS Pirngadi dan keluarga pasien," sebutnya.


Dengan krisisnya darah di RS Pirngadi Medan, pihaknya berupaya untuk mengajak masyarakat, TNI/Polri dan komunitas sosial lainnya untuk mendonorkan darahnya ke Instalasi UTD RSUD dr Pirngadi Medan.


"Kita berharap rumah sakit ini memiliki cukup persediaan darah dan tidak mengalami krisis darah lagi," tukasnya. (don)

Direktur RSJ Dr M Ildrem Sapa Pasien Disabilitas Mental Lagi Olahraga
| Selasa, Agustus 26, 2025

By On Selasa, Agustus 26, 2025


PATIMPUS.COM – Direktur RS Jiwa Prof Dr Muhammad Ildrem, drg Ismail Lubis, MM menyapa keluarga disabilitas mental yang tengah berolahraga pagi di halaman rumah sakit. Aktivitas olahraga ini merupakan rutinitas pasien setelah sarapan untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus pemulihan mental.


Kehadiran Ismail Lubis disambut hangat para pasien. Mereka yang sedang berolahraga tampak mendekat dan bersalaman dengan dirinya. Beberapa diantaranya juga menyampaikan keinginan untuk segera pulang dan berkumpul bersama keluarga.


Kepada pasien yang masih dalam tahap perawatan, Ismail memberikan motivasi agar tetap semangat menjalani proses pengobatan. Ia menekankan bahwa semangat dan kepatuhan terhadap terapi akan mempercepat kesembuhan sehingga mereka bisa segera kembali ke rumah.


“Kalau nanti sudah pulang, jangan lupa rutin mengonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter, serta hilangkan semua pikiran buruk,” kata Ismail kepada keluarga disabilitas mental, Selasa (26/8/2025). 


Ia juga mengungkapkan banyak pasien yang masih merindukan keluarganya. Tidak sedikit dari mereka jarang bahkan tidak pernah dijenguk. Ada pula pasien yang sudah bertahun-tahun tidak dijemput meski kondisinya sudah stabil.


Untuk itu, Ismail mengajak keluarga pasien agar lebih peduli dan mau menjemput anggota keluarganya yang telah dinyatakan sembuh. “Kehadiran keluarga sangat berarti bagi mereka. Jangan biarkan mereka terlalu lama menunggu, karena dukungan keluarga adalah bagian penting dari kesembuhan,” tegasnya. (don)


Sejak Januari Puskesmas di Medan Tangani 114 Kasus Kecacingan
| Senin, Agustus 25, 2025

By On Senin, Agustus 25, 2025


PATIMPUS.COM - Berdasarkan laporan 41 puskesmas di Kota Medan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mencatat 114 kasus penyakit kecacingan sepanjang Januari hingga Juni 2025. 

"62 orang dialami laki-laki dan 52 perempuan," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Medan, dr Pocut Fatimah Fitri, Senin (25/8/2025).

Pocut menjelaskan, penyakit kecacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia, khususnya yang ditularkan melalui tanah. Kondisi ini dapat menurunkan kesehatan, gizi, kecerdasan, hingga produktivitas penderita, serta berdampak pada kerugian ekonomi.

“Cacingan menyebabkan kehilangan karbohidrat, protein, dan darah sehingga menurunkan kualitas sumber daya manusia. Prevalensinya tinggi terutama pada masyarakat kurang mampu dengan kondisi sanitasi yang buruk,” terangnya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, selain malaria, lebih dari separuh penyakit di negara berkembang disebabkan oleh infeksi parasit cacing. Sementara itu, Bank Dunia menilai pemberian obat cacing pada anak sekolah merupakan langkah kesehatan masyarakat yang paling efektif dari sisi biaya.

Untuk mendukung pengendalian kecacingan, pemerintah telah menetapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri—yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pendidikan Nasional—melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Pocut menambahkan, penyakit kecacingan bisa berdampak serius pada masyarakat karena memengaruhi pencernaan, penyerapan, serta metabolisme makanan. Jika dibiarkan, kecacingan dapat menghambat pertumbuhan fisik, menurunkan kecerdasan, dan melemahkan daya tahan tubuh.

“Untuk memutus rantai penularan, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki sanitasi, dan rutin mengonsumsi obat cacing, terutama bagi anak-anak usia sekolah,” tegasnya. (don)


Direktur Suhartono Bersyukur Warga Kembali Percaya Berobat Di RS Pirngadi
| Jumat, Agustus 22, 2025

By On Jumat, Agustus 22, 2025


PATIMPUS.COM - RSUD dr Pirngadi Medan sedang naik daun. Pasalnya kunjungan pasien ke rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan ini terus meningkat.

Direktur RSUD dr Pirngadi, dr Suhartono SpPD Subsp HOM (K) Finasim, kepada wartawan, Jumat (22/08/2025), mengungkapkan rasa syukurnya atas kembalinya kepercayaan warga Kota Medan dan luar Kota Medan, untuk berobat di RS Pirngadi.

"Kita bersyukur ya, ada peningkatan jumlah pasien dalam dua bulan terakhir. Artinya warga kembali percaya untuk berobat disini," ungkap dr Suhartono, yang kemarin baru merayakan HUT Ke 97 RS Pirngadi Medan.

Menurutnya, banyak faktor kenapa terjadi lonjakan pasien dalam dua bulan terakhir ini. Selain faktor fasilitas dan pelayanan, faktor cuaca ekstrim juga menjadi warga memeriksakan kesehatannya di RS Pirngadi.

Berdasarkan data yang diperoleh, pada bulan Juli, pasien yang rawat inap mencapai 143 orang. Sedangkan rawat jalan mencapai 8147 pasien.

"Rata-rata pasien yang datang berobat mengeluhkan sesak napas dan penyakit dalam," ujarnya.

Suhartono pun berharap lonjakan pasien di RS Pirngadi terus bertahan dan semakin meningkat. Selain itu, pihak terus berbenah baik dari segi pelayanan, sarana dan juha fasilitas. (don)


‎Sepakat Kolaborasi, Kemenag Dan Dinkes Sumut, Siap Sukseskan CKG
| Jumat, Agustus 15, 2025

By On Jumat, Agustus 15, 2025


PATIMPUS.COM - Dalam rangka mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto berupa Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara (Sumut) H. Ahmad Qosbi, S.Ag,MM melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara.

‎Koordinasi Kakanwil Kemenag Sumut ini diterima langsung oleh Kadis Kesehatan Sumut H. Muhammad Faisal Hasrimy AP MAP, pada Kamis (14/8/2025).

‎Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi mengatakan kunjungan kooordinasi ini sebagai tindak lanjut Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor 22 Tahun 2025 tentang Dukungan Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Madrasah, Satuan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren.

‎Ahmad Qosbi mengharapkan Kementerian Agama Sumut dan Dinas Kesehatan Sumut dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk dapat mensukseskan program ini. 

‎“Kolaborasi dan Kerjasama antara Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan Sumut hingga ke kabupaten/kota sangat penting sehingga setiap masyarakat khususnya anak usia sekolah akan mendapatkan manfaat dari program kesehatan yang telah diinisiasi oleh pemerintah ini,” ungkap Ahmad Qosbi.

‎Ahmad Qosbi menegaskan bahwa pelaksanaan CKG merupakan momentum penting dalam mendukung Visi Indonesia Emas 2045, khususnya dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

‎Qosbi meminta seluruh lembaga pendidikan agama dan keagamaan untuk mendukung program ini. ”Guru dan tenaga kependidikan juga diminta terlibat dalam proses pendampingan teknis,” pinta Qosbi.

‎Ahmad Qosbi juga meminta agar seluruh Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/Kota mengawal program CKG tersebut dengan melibatkan Penyuluh Agama untuk mensukseskan program ini.

‎Sementara itu, Kadis Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy menyambut baik kunjungan Kakanwil Kemenag Sumut dan pihaknya siap untuk berkolaborasi serta bekerjasama untuk mensukseskan Program CKG.

‎Faisal Hasrimy mengatakan bahwa Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan akses layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

‎Faisal Hasrimy mengungkapkan lagi, saat ini pihaknya tengah memfinalisasi peluncuran program Cek Kesehatan Gratis yang menyasar kepada pelajar,  mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Madrasah, Pesantren dan satuan pendidikan keagamaan di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.

‎Menurutnya lagi, pemeriksaan yang dilakukan dalam Program CKG Sekolah bersifat skrining awal, sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan, murid dirujuk ke puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan.

‎Faisal juga mengungkapkan, Program CKG Sekolah untuk tingkat Provinsi Sumatera Utara segera diluncurkan dan Rencananya akan dipusatkan di salah satu sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada tanggal 20 Agustus 2025.

‎Faisal Hasrimy juga menyebut, program CKG yang ditujukan untuk pelajar ini merupakan bagian dari edukasi yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka persiapan menuju Indonesia Emas 2045. 

‎"Apalagi, CKG juga bersinggungan erat dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui pemenuhan kedua kebutuhan utama masyarakat ini, diharapkan dapat menghasilkan generasi yang sehat dan cerdas," tutup Faisal Hasrimy.

‎Pada pertemuan tersebut disepakati untuk membuat Perjanjian Kerjasama antara Kanwil Kemenag Sumut dengan Dinas Kesehatan Sumatera Utara. (Soni).

Meriahkan HUT RI Ke 80, RSU Haji Medan Gelar Perlombaan
| Kamis, Agustus 14, 2025

By On Kamis, Agustus 14, 2025


PATIMPUS.COM - Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, RSU Haji Medan menyelenggarakan berbagai perlombaan dan kegiatan sosial yang melibatkan seluruh unsur pegawai rumah sakit. 

Direktur RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati SSi Apt MKes, berkesempatan membuka turnamen mini soccer dengan tendangan bola pertama di lapangan Mini Soccer Jalan Pancing.

Dengan semangat kemerdekaan, kebersamaan, dan pelayanan, Direktur RSU Haji Medan berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum positif untuk memperkuat solidaritas dan semangat kerja di lingkungan rumah sakit.

"Tujuannya bukan hanya kompetisi, tapi juga mempererat silaturahmi dan menjunjung tinggi sportivitas antar pegawai,” ujar Direktur, Kamis (14/8/2025) pagi.

Sementara itu, Ketua Panitia Perlombaan sekaligus Kepala Instalasi Humas dan Pelayanan Pengaduan RSU Haji Medan, Arfan Ansari menjelaskan, salah satu kegiatan utama adalah turnamen mini soccer yang berlangsung hingga besok. 

Di mana, sebanyak 10 tim yang terdiri dari co-assistant (coas), cleaning service (CS), petugas keamanan, perawat, dan manajemen dibagi ke dalam 2 grup dan bertanding dengan sistem jumpa. 

"Enam tim terbaik akan melaju ke babak semifinal dan final yang dijadwalkan akan dilakukan besok," ujar Arfan.

Besok juga, sambung Arfan, suasana akan semakin semarak dengan berbagai perlombaan tradisional yang unik dan menghibur, di antaranya tarik tambang, memasukkan bola menggunakan terong, estafet memindahkan belut, menjatuhkan kotak dengan bergoyang dan memukul paku dengan palu.

Selain perlombaan, RSU Haji Medan juga menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pengecekan gula darah dan tekanan darah bagi peserta dan pengunjung.

"Akan ada jalan santai juga sekaligus memberikan bendera merah putih kepada pengguna jalan," tuturnya. (don)


Secara Sederhana, RSUD dr Pirngadi Medan Rayakan HUT Ke 97
| Senin, Agustus 11, 2025

By On Senin, Agustus 11, 2025


PATIMPUS.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Pirngadi Medan merayakan hari jadinya yang ke-97 dengan semangat pembaruan dan refleksi terhadap cita-cita luhur para pendahulu. 

Dibawah kepemimpinan Direktur dr Suhartono Sp.PD Subsp.HOM (K) Finasim, peringatan HUT ini menjadi titik tolak untuk menjadikan RS Pirngadi sebagai institusi kesehatan yang lebih baik, humanis, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, dr Suhartono menekankan pentingnya rasa memiliki di kalangan seluruh jajaran RS Pirngadi. 

“Hari ulang tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama. Mari kita wujudkan RS Pirngadi yang lebih baik, sesuai dengan harapan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi perjuangan ini,” ujar Suhartono, Senin (11/8/2025) saat upacara apel pagi di pelataran parkir rumah sakit tersebut.

Oleh karena itu, pada peringatan HUT ke-97 yang digelar sederhana ini, Suhartono Kembali mengajak dan mengingatkan seluruh jajaran mulai dari tenaga medis hingga staf administrasi, untuk terus berinovasi dan menjaga semangat pelayanan yang inklusif dan profesional.

"Kepada seluruh jajaran Pirngadi untuk terus menciptakan rasa memiliki terhadap RS Pirngadi, sehingga semua dari kita benar-benar berperan untuk memajukan rumah sakit ini bersama-sama," tutupnya. (don)

‎Dukung Program PHTC, Kemenag Sumut Siap Sukseskan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
| Jumat, Agustus 08, 2025

By On Jumat, Agustus 08, 2025


PATIMPUS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, berupa Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak usia sekolah.

‎Hal itu dikatakan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sumatera Utara (Sumut) H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM saat memimpin Zoom Meeting Tindak Lanjut Surat Edaran Sekjen Kemenag Nomor 22 Tahun 2025, Kamis (7/8/2025).

‎Ahmad Qosbi mengatakan Program ini bertujuan untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

‎Ahmad Qosbi menjelaskan lebih lanjut,  bahwa berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal (Sekjend) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Nomor 22 Tahun 2025 Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama merupakan salah satu sasaran dari pelaksanaan program PKG tersebut.

‎“Seluruh satuan Pendidikan di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara diminta untuk mensukseskan program PKG ini, melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan agar program ini terlaksana dengan baik,” ungkap Ahmad Qosbi. 

‎Ahmad Qosbi menegaskan kepada Madrasah, Satuan Pendidikan Keagamaan, dan Pesantren agar bergerak cepat menindaklanjuti program tersebut. 

‎“Jangan sampai ada satuan Pendidikan di Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang tidak melaksanakan program ini,” ucap Qosbi.

‎Qosbi juga meminta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota untuk melakukan pemantauan pelaksanaan PKG di Madrasah, Satuan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren serta melaporkan pelaksanaan kegiatan PKG ke Kanwil Provinsi Sumatera Utara.

‎Ahmad Qosbi mengharapkan dukungan penuh dan kerjasama yang baik dari Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kabupaten/kota dan satuan Pendidikan di Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara agar program ini berjalan sukses dan lancar sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup sehat serta menciptakan generasi muda yang berkualitas, tidak hanya cerdas dan kompeten, tetapi juga memiliki moral dan etika yang baik. (rel/soni)


Kepala Biro Kemenko Polhukam Apresiasi Program Cek Kesehatan Gratis di Sumut
| Kamis, Agustus 07, 2025

By On Kamis, Agustus 07, 2025


PATIMPUS.COM - Kepala Biro Manajemen Kinerja Organisasi dan Kerja Sama Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Nizhamul SE, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pemantauan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Terpilih 2024-2029.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan situasi pelaksanaan CKG oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, H Muhammad Faisal Harimy AP MAP. 

Dalam paparannya, Faisal menyampaikan, Sumatera Utara telah menjalankan program CKG sebagai bentuk konkret dukungan terhadap program prioritas nasional. Atas hal tersebut, Nizhamul dan tim memberikan apresiasi atas capaian dan kesiapan daerah.

Agenda dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Puskesmas Glugur Darat, didampingi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Hery Valona B Ambarita SKep MKes, serta pejabat Kesmas Kota Medan.

Di lokasi, Nizhamul memberi arahan langsung untuk percepatan pelaksanaan CKG, terutama setelah menerima pemaparan situasi dan kendala dari Kepala Puskesmas. Ia juga meninjau langsung fasilitas, sarana, dan prasarana yang digunakan dalam layanan kesehatan gratis tersebut.

Sementara itu, Hery Valona juga memberikan arahan agar pelaksanaan CKG sesuai dengan data dan laporan yang disampaikan, demi menjamin akuntabilitas program.

"Kesimpulan dari kunjungan tersebut, pelaksanaan CKG di Provinsi Sumatera Utara dinilai sudah berjalan baik. Namun, perlu dilakukan percepatan di berbagai lini agar target capaian yang telah ditetapkan secara nasional dapat terpenuhi tepat waktu," ujar Heri ketika dikonfirmasi, Kamis (7/8/2025). (don)

Direktur RS Haji Medan Akui Warga Kerap Berobat Ke Luar Negeri Sambil Liburan
| Senin, Agustus 04, 2025

By On Senin, Agustus 04, 2025


PATIMPUS.COM - Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati Ssi Apt MKes, menegaskan pelayanan Rumah Sakit (RS) milik pemerintah tidak kalah bagus dari RS di luar negeri. 

"Melalui dukungan dari pemerintah, khususnya Kementeriaan Kesehatan (Kemenkes) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) layanan kita tidak kalah dengan luar negeri," ujarnya kepada Wartawan, Senin (4/8/2025).

Dijelaskan Sri, khususnya dalam kompetensi dokter dan juga alat-alat yang canggih, hingga layanan-layanan yang terbaru, Indonesia khususnya Sumut tidak kalah dengan luar negeri. 

"RSU Haji sudah miliki 103 dokter spesialis, dengan perincian yaitu 64 dokter spesialis, 36 dokter sub spesialis dan juga tiga dokter gigi spesialis," tuturnya. 

Menurut Sri, mengapa masih banyak masyarakat Indonesia melakukan pengobatan di luar negeri, terutama ke Malaysia karena merasa biaya pengobatan lebih terjangkau.

"Kemudian masyarakat merasa kualitas pelayanan lebih baik dan teknologi lebih canggih, serta sekaligus melakukan berobat sekalian berlibur (medical tourism)," ucapnya. 

Sri berharap khususnya kepada masyarakat Sumut, dapat menggunakan pelayanan RS Pemerintah khususnya RSU Haji Medan Provinsi Sumut untuk kedepannya. (rel)


Medan Panas, RS Pirngadi Alami Lonjakan Pasien Sesak Napas
| Kamis, Juli 31, 2025

By On Kamis, Juli 31, 2025


PATIMPUS.COM - Cuaca panas yang melanda Kota Medan sepanjang bulan Juni dan Juli 2025 berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, sehingga menyebabkan orang menjadi sakit.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Tim Hukum dan Humas, RSUD dr Pirngadi Medan, Gibson Girsang, Kamis (31/07/2025), mengatakan, rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan itu mengalami peningkatan kunjungan pasien dalam 3 minggu terakhir.

"Dalam 3 minggu ini, kita mengalami peningkatan jumlah pasien. Baik yang rawat inap maupun rawat jalan," sebut Gibson Girsang kepada wartawan.

Gibson menjelaskan, untuk rawat inap biasanya mencapai 115-120 pasien, namun dalam 3 minggu terakhir mengalami peningkatan hingga mencapai 143 pasien.

Sementara untuk rawat jalan pada bulan Juni 2025 sebanyak 6794 pasien, mengalami peningkatan di bulan Juli 2025 menjadi 8147 orang pasien.

"Rata-rata pasien penyakit dalam, yaitu gangguan pencernaan dan infeksi pernapasan. Ini mungkin disebabkan faktor cuaca yang panas belakangan ini," sebutnya. (don)

Kemendukbangga BKKBN Sumut Gelar Harganas Ke 32 Di Labuhanbatu
| Selasa, Juli 22, 2025

By On Selasa, Juli 22, 2025


PATIMPUS.COM - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara menggelar acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/7), di Gedung Serbaguna Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu

Mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, acara ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dr Fatmawati ST MEng, Wakil Gubernur Sumut, H Surya BSc, Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita SpOg MKM, serta jajaran Forkopimda, OPD-KB Kabupaten Labuhanbatu.

Dr Fatmawati menyampaikan bahwa keluarga adalah pondasi utama pembangunan nasional. Menurutnya, kualitas keluarga sangat menentukan arah kemajuan bangsa, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Keluarga yang tangguh dan berkualitas akan melahirkan generasi yang unggul. Untuk itu, BKKBN menginisiasi berbagai program strategis seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Lansia Berdaya (Sidaya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia, serta pengembangan Super Apps pembangunan keluarga,” jelasnya.

Fatmawati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, sesuai amanat Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Ia mengajak semua pihak, baik pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya ini.

“Sinergi pentahelix harus kita wujudkan bersama. CSR dari pihak swasta diharapkan menyentuh keluarga berisiko stunting, media menyuarakan pemberitaan positif, dan akademisi berkontribusi melalui penelitian. Kita juga terus mendorong perubahan pola pikir dan pola asuh masyarakat,” ungkap Fatmawati.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Harganas di Labuhanbatu.

Ia berharap momentum ini menjadi pengingat pentingnya menciptakan keluarga yang bahagia sebagai kunci kemajuan daerah.

“Di Kabupaten/Kota di Sumut, tentunya mempersiapkan program-program Keluarga Berencana (KB) dengan baik. Untuk penurunan stunting, ada Program Orang Tua Asuh. Tentu ini sudah cukup efektif dalam mencegah stunting. Ini harus terus diperkuat,” ujarnya.

Kegiatan puncak Harganas ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pelayanan KB, penghargaan kepada keluarga teladan, dan penyuluhan terkait pembangunan keluarga berkualitas. (don)

Hadapi Emak-Emak Anti Vaksin, Dinkes Sumut Pakai Medsos Sebagai Senjata Baru
| Selasa, Juli 15, 2025

By On Selasa, Juli 15, 2025


PATIMPUS.COM – Imunisasi kini tak lagi hanya urusan ruang tunggu puskesmas. Di era digital, kampanye kesehatan ikut bergerak dinamis di dunia maya. 


Selama dua hari, Selasa-Rabu (15-16 Juli), para tenaga kesehatan dari 28 kabupaten/kota di Sumatera Utara dikumpulkan untuk satu misi: belajar bikin konten imunisasi yang relate, lokal, dan powerful di media sosial. 


Pelatihan ini digelar atas kolaborasi Direktorat Imunisasi dan Promosi Kesehatan Komunitas Kemenkes RI bersama Global Health Strategies (GHS). Dua puskesmas di Medan, yakni Helvetia dan Amplas, jadi pilot project dan hasilnya mulai terlihat. 


“Dinas Kesehatan itu sebenarnya objeknya ya, dan GHS ini membantu kami lewat pelatihan dan pembuatan konten yang sebelumnya sudah disiapkan. Ini betul-betul jadi warna baru buat kami,” kata Kabid P2P Dinkes Sumut, Novita Rohdearni Saragih, dalam keterangan persnya usai membuka kegiatan pelatihan yang diikuti 28 kabupaten/kota di Sumut itu. 


Menurut Novita, capaian imunisasi dasar lengkap di Sumut kini sudah 32,39 persen dengan target 58 persen. Sumut bahkan berada di posisi kelima nasional dalam cakupan imunisasi. Tapi targetnya tak berhenti di angka. Ada pekerjaan rumah soal awareness dan perubahan sikap masyarakat. 


Kampanye ini tak hanya soal unggahan. Ganendra Awang Kristandya, Senior Director Global Health Strategies untuk Indonesia dan ASEAN, menegaskan bahwa proyek bertajuk Facts Social ini menyasar perilaku masyarakat lewat platform yang akrab mereka buka setiap hari. 


“Rata-rata orang Indonesia menatap layar selama lebih dari tujuh jam sehari. Jadi kenapa tidak kita isi layar itu dengan konten imunisasi yang akurat?” ujar Ganendra. 


Sejak dimulai, lebih dari 150 konten digital telah disebar melalui kanal resmi Dinas Kesehatan Medan dan dua puskesmas. Hasilnya: lebih dari 8 juta akun terjangkau. 


Bukan hanya itu, GHS juga membentuk WhatsApp Group Ibu Pandai, ruang diskusi daring bagi para ibu untuk berbagi info kesehatan langsung dari tenaga profesional. Data awal menunjukkan bahwa setiap tiga informasi yang dibagikan, satu ibu menunjukkan minat baru untuk mengimunisasi anaknya. 


Dr dr Anung Sugihantono, Senior Advisor GHS, menambahkan bahwa pendekatan lokal jadi kunci. “Yang menentukan imunisasi anak bukan cuma ibunya. Di Medan beda dengan Langkat, di Bitung beda dengan Manado. Itulah kenapa pesan-pesan ini harus dikemas secara lokal,” jelasnya. 


Dalam pelatihan, para peserta juga diajak memilih platform yang tepat—Facebook, WhatsApp, Instagram, hingga X (dulu Twitter)—sesuai karakter masyarakat di wilayah masing-masing. 


Ke depan, GHS dan Kemenkes akan membagikan alat ukur efektivitas kampanye berbasis media sosial. Ini penting, kata Anung, agar promosi kesehatan tidak lagi dianggap sekadar “cuap-cuap” tanpa hasil. 


“Kita harus bisa buktikan bahwa kampanye di medsos berdampak langsung pada peningkatan imunisasi. Kalau jalannya benar, hasilnya bisa diukur,” tutupnya.


Kabid P2P Dinkes Sumut Novita Rohdearni Saragih (dua dari kanan) berfoto bersama Senior Director Global Health Strategies Ganendra Awang Kristandya (dua dari kiri) usai pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Promosi Imunisasi Berbasis Media Sosial di Medan, Selasa (15/7). (don)

Hari Pertama Sekolah, Seratus Siswa SRMP 2 Sentra Bahagia Cek Kesehatan Gratis
| Senin, Juli 14, 2025

By On Senin, Juli 14, 2025


PATIMPUS.COM - Hari pertama diresmikannya program Sekolah Rakyat, sebanyak 100 siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 2 Sentra Bahagia, ditargetkan mengikuti pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).


Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Medan, Masrita Lumbantobing mengatakan jika program CKG diberlakukan ke semua siklus hidup seperti ibu hamil, lansia hingga anak sekolah.


“Saat ini kita melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap usia anak sekolah. Sebenarnya selalu kita sampaikan di semua sekolah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan diawal tahun ajaran, sehingga tidak hanya di SR saja,” ujarnya kepada Mistar, Senin (14/7/2025).


Lebih lanjut, Masrita mengatakan jika pemeriksaan kesehatan bagi para siswa meliputi, pemeriksaan tinggi badan, berat badan, kesehatan mata, gigi, screaning keterpaparan dengan asap rokok.


“Selain itu ada juga pemeriksaan gula darah, jadi tujuannya itu ingin mengetahui status kesehatan anak dan apabila terdeteksi misalnya kecenderungan suatu penyakit bisa diketahui secara dini dan bagaimana mencegah atau mengobatinya,” tuturnya.


SRMP 2 Sentra Bahagia, dikatakan Masrita, yang juga termasuk diwilayah Kecamatan Medan Tembung, nantinya Puskesmas Sering akan rutin setiap bulannya mengunjungi SR untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para siswa. (don)

Kepada Forwakes, Sri Suriani Purnamawati Ungkap Sejumlah Penghargaan Yang Diraih RS Haji Medan
| Sabtu, Juli 12, 2025

By On Sabtu, Juli 12, 2025


PATIMPUS.COM - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan terus menunjukkan kemajuan signifikan di tengah berbagai keterbatasan.


Direktur RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati SSi Apt MKes, menyampaikan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya telah meraih sejumlah prestasi membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.


Salah satunya adalah penghargaan bintang tiga dari BPJS Kesehatan, sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan mutu layanan.


“Kita sudah mendapat penghargaan bintang tiga dari BPJS. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, dan capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujar Sri Suriani saat menerima audiensi Forwakes Sumut, Jumat (11/7/2025).


RSU Haji Medan juga menjadi salah satu rumah sakit penerima WSO Angels Award Platinum dari World Stroke Organization atas pencapaian luar biasa dalam penanganan stroke akut. Penghargaan ini diberikan kepada rumah sakit yang berhasil memenuhi standar tinggi dalam pelaksanaan trombolisis — sebuah prosedur penting untuk pasien stroke akut.


Penilaian dilakukan sepanjang Januari hingga Juni 2025, dan hasilnya menunjukkan hanya empat rumah sakit di Sumut yang menerima penghargaan tersebut:


1. RS Siloam (Gold)

2. RSU Haji Medan (Platinum)

3. RSUP H. Adam Malik (Platinum)

4. RS Bunda Thamrin (Platinum)



“Ini membuktikan bahwa RSU Haji Medan mampu bersaing dengan rumah sakit besar lainnya, meskipun dengan keterbatasan yang ada,” ungkap Sri Suriani.


Ia menekankan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk terus berinovasi. Salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan RSU Haji Medan adalah obgin sosial, yaitu layanan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk menangani kasus-kasus sosial seperti kehamilan di luar nikah atau kekerasan terhadap perempuan dan remaja.


“Obgin sosial ini sangat penting. Belum banyak rumah sakit yang memiliki layanan seperti ini. Di RSU Haji Medan, layanan ini ditangani oleh dr Errol Hamzah SpOG, yang bahkan diundang sebagai narasumber ke KBRI Australia untuk memaparkan pengalaman penanganan kasus-kasus sosial secara humanis,” jelasnya.


Selain itu, RSU Haji Medan juga terus menjalin berbagai kemitraan strategis dengan organisasi masyarakat seperti BKOW dan Aisyiyah. Rumah sakit ini juga aktif mengembangkan layanan Medical Check Up (MCU) ke berbagai lembaga. Namun, kerja sama dengan Angkasa Pura hingga saat ini masih dalam tahap negosiasi dan belum mulai dilaksanakan. Sedangkan MCU dengan BPKP sudah terlaksana. 


“Kita tidak hanya menunggu pasien datang, tapi juga melakukan pendekatan jemput bola melalui layanan MCU. Sudah ada ratusan pegawai dari berbagai instansi yang kita layani,” tambahnya.


Dalam upaya peningkatan kualitas SDM, RSU Haji Medan juga rutin menyelenggarakan pelatihan dan seminar, termasuk in-house training dengan melibatkan tenaga medis internal sebagai narasumber.


Di bidang operatif, rumah sakit ini mencatat volume tinggi, dengan rata-rata 20 hingga 30 tindakan operasi setiap harinya. Kinerja pelayanan tersebut juga sejalan dengan pencapaian keuangan. “Hingga semester pertama 2025, kami telah merealisasikan anggaran 49,88 persen,” sebut Sri Suriani.


Ia berharap seluruh pihak dapat terus mendukung kemajuan RSU Haji Medan. 


“Kami mohon dukungan dari semua pihak. RSU Haji Medan punya potensi besar untuk menjadi pusat layanan kesehatan unggulan, tidak hanya di Sumatera Utara, tapi juga bertaraf internasional,” pungkasnya. (don)


Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis