Selasa, 31 Agustus 2021

Wanita Muda Mendadak Meninggal Di Trotoar Jalan Gajah Mada


PATIMPUS.COM - Erlina Puspita (31) tiba-tiba turun dari sepeda motornya saat melintas di Jalan Gajah Mada, Simpang Mojopahit, Selasa (31/8/2021) jam 09.00 WIB.

Saat didatangi warga, ibu muda ini sudah tergeletak tidak bernyawa. Diduga korban yang mengenakan jaket kuning ini terkena serangan jantung.

"Wanita itu awalnya naik Vario merah BK 5775 RBC. Tiba-tiba dia berhenti di dekat trotoar, lalu terduduk hingga akhirnya tergeletak dan ditemukan sudah meninggal dunia," sebut Rusdi, warga sekitar.

Dari e-KTP diketahui wanita itu bernama Erlina Puspita, warga Jalan Pembangunan, Desa Mulio Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Rusdi menyebutkan, saat berhenti korban sempat merintih kesakitan dan minta tolong, namun tak lama korban tergeletak dan meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim, setelah petuga Inafis Polrestabes Medan melakukan olah TKP. 

Sementara di akun media sosial facebook korban Er Lina Puspita, ucapan turut berduka cita berdatangan dari kerabat korban. Korban dikabarkan pegawai RSU Sylvani Binjai.
Share:

Motif Pemuda Bunuh Ayah dan Abang Kandung Karena Dendam Dikeroyok 2



PATIMPUS.COM - MAK alias Kertonawi (20) nekat membunuh ayah dan abang kandungnya sendiri lantaran saat bertengkar merasa dikeroyok dua.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Jalan Tengku Amir Hamzah Lingkungan X, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (28/8/2021) malam.

 "Tersangka dendam kepada kepada abangnya bernama Muhammad Rizki Sarbaini dan ayahnya bernama Sugeng," ujar Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji dalam siaran persnya di Mapolrestabes Medan, Selasa (31/8/2021).

Dendam tersebut, lanjut Irsan, karena setiap ada persoalan antara tersangka dan abangnya, sang ayah tidak berpihak kepada dirinya.

"Dendam tersebut terjadi karena setiap ada permasalahan antara tersangka dengan Muhammad Rizki Sarbaini, ayahnya selalu menyalahkan tersangka," jelas mantan Kapolres Madina ini.

Puncaknya, terjadi pada Sabtu malam minggu tersebut. MAK bertengkar dengan abangnya dan dibela oleh ayahnya.

"Tersangka khilaf lalu mengambil pisau dari dapur dan menikam ayah dan abangnya hingga keduanya meninggal di tempat," sebut Wakapolres.

Tersangka langaung ditangkap petugas Polsek Medan Barat untuk dilakukan pemeriksaan.

Sedangkan jasad kedua korban, tutur Wakapolres, langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi.

"Untuk tersangka sendiri, personel kita telah membawanya tes urine. Hasilnya negatif narkoba," tuturnya.

Selain itu, kata Wakapolres, tersangka juga telah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Mahoni.

"Sesuai pemeriksaan dokter, masih diperlukan observasi lebih lanjut," pungkas AKBP Irsan seraya menambahkan tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan matinya orang.

Sementara itu, tersangka sendiri tampak menyesali perbuatannya. Ia hanya tertunduk sedangkan nada suaranya terasa berat sehingga apa yang dikatakannya tidak terdengar jelas. 

Share:

Senin, 30 Agustus 2021

Polda Sumut Tegaskan Pelaku Perampokan Belum Ditangkap


PATIMPUS.COM - Beredarnya photo seorang diduga pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun Medan, Sumatera Utara yang ditangkap aparat kepolisian di media sosial facebook menjadi heboh.

Ternyata photo tersebut bukan pelaku perampokan yang menggondol sekitar 7 kg emas dari 2 toko emas tersebut. Melainkan photo pelaku begal terhadap seorang ibu dan anaknya di Tebo Provinsi Jambi.

“Postingan di Facebook tentang ditangkapnya seorang perampok toko emas di Pasar Simpang Limun hoax,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (29/8/2021).

Menurutnya, Tim Dit Reskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polrestabes Medan masih melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan tersebut.

“Mohon doanya agar kawanan perampok ini secepatnya ditangkap. Tim masih terus berada di lapangan melakukan pengejaran,” tutur Hadi.

Sebelumnya akun media sosial facebook atas nama Diky Hardianto memposting sebuah photo yang menyatakan seoran pelaku perampokan toko emas Pasar Simpang Limun berhasil ditangkap.

Photo itu langsung viral dan mendapat tanggapan berbeda di oleh netizen Sumatera Utara khususnya Medan.

Share:

Minggu, 29 Agustus 2021

Pelaku Perampokan Toko Emas Simpang Limun Ditangkap Hoax



PATIMPUS.COM - Seorang pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun, Medan, Sumatera Utara, ditangkap viral di media sosial facebook, Minggu (29/8/2021) ternyata hoax.

Sebelumnya, informasi tersebut diunggah oleh akun facebook bernama Deky Hardianto, yang mengaku sebagai anggota Polri. Deky memposting personil Polri mengapit seorang pria berbaju kaos dan celana boxer warna hitam serta di lengan kirinya bertatoo.

"Asalamualaikum, Perampok toko emas Kota Medan Simpang limun 1 orang Sudah Tertangkap 3 Orang lagi Masih DPO," tulis akun facebook Deky Hardianto.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian perihal kebenaran informasi ini.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas), Kombes Pol Hadi Wahyudi belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan lewat pesan Aplikasi WhatsApp.

Saat ditelusuri ternyata photo tersebut merupakan penangkapan pelaku begal ibu dan anak di Tebo, Jambi.



Sebelumnya, dua toko mas di Pasar Simpang Limun Medan dirampok oleh kawanan rampok bersenjata pada Kamis (27/8/2021).

Dalam peristiwa itu, dikabarkan 7 kilogram emas raib dibawa kawanan rampok bersenjata itu.

Bahkan, salah seorang juru parkir, Pasar Simpang Limun, Julius Ardi Simanungkalit, warga Jalan M Nawi Harahap Gang Suka No. 14, Kelurahan Siti Rejo III, Kecamatan Medan Amplas terkena tembakan dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhyangkara Polda Sumut hingga saat ini.

Sedangkan dua toko yang dirampok masing-masing Toko Mas Aulia Chan milik Kasmawati (53), warga Jalan Medan Area Selatan, kehilangan 2 kilogram emas.

Kemudian Toko Emas Permata Masrul milik Ade Irawan (34), warga Jalan Bromo, Gang Jermal 2, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai kehilangan 5 kilogram.

Share:

Pemuda Bunuh Bapak dan Abang Kandung di Jalan Karya Sei Agul



PATIMPUS.COM - Peristiwa pembunuhan yang menewaskan dua orang terjadi di Jakan Karya Gang Wakaf, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sabtu (28/8/2021) Malam.

Seorang pemuda berinisial MK (21) nekat membunuh Sugeng (51), ayah kandungnya sendiri dan RS (24) abang kandungnya.

Peristiwa tersebut kontan membuat gempar warga Kota Medan yang masih trauma dengan peristiwa peranpokan bersenjata api di toko emas Pasar Simpang Limun.


Kedua korban mengalami sejumlah luka tikaman senjata tajam jenis pisau di tubuhnya, dan sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim. Sedangkan pelaku sudah diamankan pihak kepolisian.

"Jenazahnya sudah dibawa tadi," kata warga di lokasi kejadian.

Belum diketahui motif dari aksi yang membuat pelaku tega menghabisi nyawa ayah dan kakak kandungnya tersebut.

Namun menurut informasi pembunuhan itu diawali dengan pertengkaran antara MK dengan ayah dan abang kandungnya.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan meski sudah terlihat turun ke lokasi dan memintai keterangan sejumlah saksi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, AKP Prasetio Wibowo yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Iya mas. Benar. Ada peristiwa tersebut," ujar Prasetio singkat.

Share:

Sabtu, 28 Agustus 2021

Walikota Medan Santuni Jukir Korban Penembakan Perampok Simpang Limun


PATIMPUS.COM - Cerita kepahlawanan Julianus Simanungkalit, juru parkir yang mencoba menghalangi pelarian empat perampok bersenjata api laras panjang dan bersenjata tajam di toko emas Pasar Simpang Limun sampai ke telinga Walikota Medan, Bobby Nasution.

Bersama Kapolresta Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Bobby datang didampingi istrinya Kahiyang Ayu, menjenguk Julianus Simanungkalit, di RS Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan, Sabtu (28/8/2021).

Kepada Julianus, Bobby mengucapkan terima kasih dan bersimpati atas keberanian Julianus dalam usaha menggagalkan aksi perampokan yang membawa lari 5 kilogram emas dari dua toko emas milik Aulia Chan dan Masril. 

“Tetap semangat, dan kami doakan agar Bapak Julianus cepat sehat. Kami juga mengucapkan terima kasih karena keberanian bapak yang berusaha mencegah perampokan tersebut,” kata Bobby kepada Julianus sembari memberikan santunan untuk meringankan beban keluarga.

Saat ini kondisi Julianus cukup stabil setelah mendapatkan perawatan berupa pembedahan.

Hal itu dibenarkan dokter ahli forensik yang turut melakukan autopsi bagian luar kepada Julianus. “Kondisi bapak Julianus saat ini dalam keadaan sadar dan cukup stabil. Kami sudah autopsi luar, dan dokter bedah telah melakukan operasi,” kata dokter ahli forensik didampingi direktur RS Bhayangkara, AKBP Nelson.

Pihak keluarga Julianus Simanungkalit juga tidak perlu merisaukan biaya perawatan. Karena seluruh biaya perawatan telah digratiskan oleh pihak RS Bhayangkara tingkat 2 Kota Medan.

Hal itu dibenarkan oleh kepala Rumah Sakit Bhayangkara tingkat 2 Kota Medan AKBP Nelson.

“Pasien sempat ditolak oleh dua rumah sakit karena tidak ada ahli bedah yang mampu menangani. Akhirnya pasien atas nama bapak Julianus dirawat di sini dan sudah dilakukan tindakan operasi. Dan kami tegaskan bahwa pasien tidak dikutip biaya sepeserpun,” kata AKBP Nelson.

Julianus yang sehari-hari jadi juru parkir di sekitar lokasi kejadian perampokan, sempat berusaha menghalangi terduga perampok yang akan melarikan diri usai melancarkan aksinya.

Melihat itu, Julianus melempar terduga perampok dengan kotak tahu. Akibatnya perampok menembaknya dan peluru mengenai bagian kiri lehernya. (*)

Share:

Jumat, 27 Agustus 2021

KPK : Walikota Tj Balai Terima Rp 200 Juta Dari Sekda Yusmada


PATIMPUS.COM - Walikota Tanjungbalai M Syahrial diduga menerima suap ratusan juta rupiah dari Sekda Tanjungbalai Yusmada.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Irjen Pol Karyoto dlaam jumpa pers di kantornya, Jumat (27/8/2021) mengatakan, kasus suap ini terkait jual beli jabatan. Yusmada menyuap Syahrial untuk bisa menempati posisi sebagai Sekda Tanjungbalai.

Berawal pada Juni 2019, Syahrial menerbitkan surat perintah terkait seleksi jabatan tinggi pimpinan pratama Sekda Kota Tanjungbalai. Saat itu, Yusmada masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Tanjungbalai. Ia ikut dalam seleksi terbuka tersebut.

Setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi, Yusmada bertemu dengan orang kepercayaan Syahrial bernama Sajali Lubis pada Juli 2019 di Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Tanjungbalai.

Dalam pertemuan itu, Yusmada menyampaikan kepada Sajali ingin memberikan uang Rp 200 juta kepada Syahrial agar dapat terpilih menjadi Sekda. Sajali kemudian menyampaikan hal itu ke Syahrial dan disetujui.

Hasilnya, pada September 2019, Yusmada dinyatakan lulus dan terpilih sebagai Sekda Tanjungbalai berdasarkan Surat Keputusan Walikota Tanjungbalai yang ditandatangani oleh Syahrial

"Atas terpilihnya YM (Yusmada) sebagai Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai, Sajali Lubis atas perintah MSA (Syahrial) kembali menemui YM untuk menagih dan meminta uang sebesar Rp 200 juta," kata Karyoto.

Atas permintaan tersebut, Yusmada langsung menyiapkannya dengan melakukan penarikan tunai Rp 200 juta di salah satu bank di Tanjungbalai. Uang itu langsung diberikan kepada Sajali untuk diserahkan kepada Syahrial.

Atas perbuatannya, Syahrial dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sementara Yusmada dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Karyoto mengatakan, saat ini pihaknya masih terus menelusuri perkara ini. Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang turut terlibat.

"Saat ini kita belum sampai ke sana (menduga pergantian posisi Yusmada juga ada suap), kita enggak bisa berandai-andai, asumsi tidak boleh andai kata ada pengembangan yang lain dari hasil penggeledahan kemarin ada apa, kalau yang kaya gini memang catatannya minim. Tapi yang jelas siapa pun yang nanti terlibat di perkara ini, kalau mungkin berkembang nanti kita lihat saksi-saksi alat bukti atau ada informasi," kata dia.

Untuk Syahrial, ini kali kedua dia dijerat tersangka oleh KPK. Ia sudah dijerat sebagai tersangka terkait suap kepada penyidik KPK.

Dalam perkara pertama, Syahrial diduga menyuap eks penyidik KPK Robin Rp 1,69 miliar. Suap itu agar kasus jual beli jabatan ini tidak dilanjutkan ke tingkat penyidikan oleh KPK.

Robin sudah dipecat dari KPK. Sementara Syahrial sedang menjalani sidang terkait suap penyidik KPK itu.


Share:

Lima Warga Tewas Ditimbun Longsor Kabanjahe


PATIMPUS.COM - Tanah longsor akibat hujan deras terjadi di Gang Lau Bawang, Kelurahan Padangmas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Kamis 26/8/2021) malam menewaskan 5 warga.

Kelima warga tersebut tak sempat menyelamatkan dirinya karena pada saat longsor sekira jam 21.00 WIB, kelima korban sedang berada di dalam rumah yang tertimbun material longsor.

Petugas BPBD Kabupaten Karo, Polres Tanah Karo, TNI, dan SAR Medan turun ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Dari proses pencarian hingga Jumat siang, 5 korban meninggal dunia telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yang dibantu oleh warga.

Kelima korban meninggal yakni Tia Monika Novi Sari Silitoga (28) warga Jalan Krakau Ujung Medan, seorang anak perempuan berumur 3 tahun, anak perempuan berumur 5 Tahun, Dewi br Marpaung (48), anak laki-laki berumur 2 tahun.

Sementara, korban yang ditemukan dalam keadaan selamat, yakni Tutri br Silitonga (26), Aktavius Tarigan (33), Dedi Simbolon (30), dan Rudi Silalahi (30).

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Hendrik Tarigan, Jumat (27/8/2021) menuturkan, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi korban meninggal maupun luka-luka.

"Semua korban sudah ditemukan dan dievakuasi, kemudian akan dilakukan tindakan medis di Rumah Sakit Umum Kabanjahe," sebut Hendrik Tarigan.


Share:

Kamis, 26 Agustus 2021

Walikota Medan Bolehkan Mall dan Restoran Beroperasi



PATIMPUS.COM - Pusat perbelanjaan seperti mall dan restoran sudah diperbolehkan beroperasi. Namun pihak pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah lonjakan penularan Covid-19.

“Sampai sekarang penularan masih cukup tinggi, jadi perlu kita antisipasi agar tidak semakin melonjak,” kata Walikota Medan Bobby Nasution saat rapat bersama unsur Forkopimda Kota Medan, di Makodim 0201/BS Medan, Kamis (26/8/2021).

Rapat tersebut diikuti oleh Dandim 0201/BS Kolonel Inf Agus Setiandar, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Kapolresta Pelabuhan Belawan AKBP. R. Dayan, dan Plt Kadis Kesehatan Kota Medan dr. Mardohar.

Bobby Nasution juga meminta testing dan tracing terus ditingkatkan khususnya di Kecamatan yang berzona merah. Bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 akan langsung ditempatkan di lokasi Isoter yang telah disediakan guna menghindari penyebaran yang semakin meluas.

Bobby Nasution juga akan memerintahkan jajaran Camat untuk mendata warganya yang terkonfirmasi agar langsung ditempatkan di lokasi Isoter.

“Testing dan tracing ini akan terus kita tingkatkan dan optimalkan, kita juga bekerjasama dengan Kodim dan Polres untuk melakukan testing dan tracing ini agar berjalan dengan optimal, bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 maka akan kita tempatkan di lokasi Isoter supaya menghindari penyebaran virus dan petugas dapat dengan mudah memantau kesehatan pasien,” jelas Bobby Nasution.

Untuk mendukung dilakukannya testing dan tracing tersebut, Bobby Nasution mengatakan akan menambah jumlah petugas dan menjalin kerjasama dengan berbagai Lab Rumah Sakit yang ada di Kota Medan untuk mempercepat hasil tes PCR keluar.

“Kita akan menambah jumlah petugasnya, termasuk juga bekerjasama dengan Lab Rumah Sakit yang ada di Kota Medan, agar hasil tes PCR masyarakat dapat dengan cepat diketahui hasilnya,” tambah Bobby Nasution lagi.

Sedangkan terkait vaksinasi Covid-19 yang telah dilakukan Pemko Medan sampai dengan hari ini, Bobby Nasution menyebutkan jumlahnya sudah mencapaikan 17,73%. Jumlah tersebut diluar dari jumlah vaksinasi yang dilakukan oleh TNI dan Polri.



Share:

Perampok Gasak 2 Toko Emas Simpang Limun, Emas 7 Kg Raib, Jukir Ditembak


PATIMPUS.COM - Peristiwa perampokan toko emas terjadi siang bolong di Pasar Simpang Limun, Jalan SM Raja, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Kamis (26/8/2021) sekira jam 14.30 WIB.

Menurut informasi siang itu empat pelaku bersenjata api laras panjang dan parang memakai sebo, dengan cepat mendatangi toko emas Aulia Chan dan Masrul yang berdampingan.


Keempat pelaku langsung menodongkan senjata ke korban dan menggasak seluruh emas yang terpajang di etalase dan brankas.

Usai menggasak seluruh emas milik korban di dua toko emas tersebut. Pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan H Nawi Harahap.


Menurut keterangan pemilik toko emas Masrul (34), warga Jalan Bromo Gg Jermal, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, empat pelaku bersebo mengancamnya dengan senjata api dan dan senjata tajam.

"Jangan bergerak," ujar Masrul menirukan ancaman perampok, sambil mengambil barang emas sebanyak 5 kilogram milik toko emas Masrul dan 2 kilogram milik toko emas Aulia Chan.

Menurut Satpam PT Inatek, bernama Halawa (26) warga mengatakan keempat perampok langsung kabur ke arah Jalan M Nawi Harahap, sambil mengacungkan senjata laras panjang.

Sementara menurut informasi seorang tukang parkir yang mencoba membantu menghalangi keempat pelaku terluka akibat tembakan.

Saat ini personil kepolisian sedang melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah CCTV. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Share:

Rabu, 25 Agustus 2021

H Anif Meninggalkan 9 Anak, 29 Cucu dan 7 Cicit


PATIMPUS.COM - Tokoh panutan masyarakat Sumatera Utara, H Anif bin Gulrang Shah telah berpulang ke Rahmatullah, Rabu (25/8/2021) sekitar jam 04.15 WIB.

Kabar duka tersebut disampaikan langsung Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah di rumah duka Jalan Tembakau Deli, Medan.

Almarhum akan dikebumikan di halaman Masjid Al Musanif, Cemara Asri, Jalan Cemara, Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Rabu (25/8/2021) siang, usai Salat Zuhur. “Mohon dimaafkan salah dan khilaf Almarhum Ayahanda kami,” katanya.

Ayhanda Wagubsu Musa Rajekshah, tutup usia 82 tahun dan meninggalkan 9 orang anak, yakni Zainurah, Masturah, Chairunishah, Kahfilwara, Musa Ichwanshah, Dewi Pertiwi, Sri Rezeki, Musa Rajekshah dan Musa Idishah. Dari 9 anak itu lahirlah 29 orang cucu dan 7 orang cicit.

Musa Rajekshah juga mendoakan, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan kebaikan, serta mengampuni dosa almarhum ayahanda tercinta. Dilimpahkan keberkahan kepadanya, serta diterangkan dan dilapangkan kuburnya.

“Semoga Allah SWT menempatkan Almarhum di tempat terbaik di surga-Nya kelak, Aamiin ya Rabbal Alamin. Insya Allah husnul khotimah,” tuturnya.

Sebelum dikebumikan, Almarhum H Anif disemayamkan di rumah pribadi di Jalan Tembakau Deli, Medan. Sejumlah keluarga, kerabat termasuk Gubernur Sumut Edy Rahmayadi datang ke rumah duka.

Diketahui, H Anif lahir 23 Maret 1939 di Perlanaan, Bandar, Kabupaten Simalungun. Semasa hidup, Almarhum dikenal sebagai pengusaha sukses, tokoh yang sangat dermawan, tokoh umat yang sangat pemurah dan peduli terhadap kepentingan umat di Sumut. Juga dipercaya menduduki jabatan penting di berbagai lembaga dan organisasi, serta banyak menerima penghargaan.

Antara lain, H Anif pernah menjadi Komisaris Utama PT Anugerah Langkat Makmur & Group, Presiden Komisaris PT Kurnia Sampali Asri dan Pembina Yayasan H Anif. Ketua Harian PENGDA Perbakin Sumut tahun 1983-2010.

Kemudian menjadi Ketua Dewan Penyantun di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Medan sejak 2008 hingga sekarang. Ketua Gabungan Karya Pembangunan Indonesia (GAPKI) Sumut sejak 1987 sampai sekarang. Anggota Majelis Pimpinan Organisasi Pemuda Pancasila (PP) Pusat pada 2009 – 2014. Sebagai Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Indonesia mulai 2005 hingga sekarang.

Semasa hidupnya, H Anif juga menerima sekitar 67 penghargaan dari berbagai pihak. Diantaranya, piagam penghargaan Anugerah Tanda Mitra dari Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Pancasila. Primakarya Dharma Award 1999 juga diberikan atas prestasi kerja dan kepedulian terhadap SDM, Kelestarian Lingkungan dan Kesosialan Kemasyarakatan Tingkat Nasional.

H Anif juga memperoleh predikat The Best Executive Award Insan Pejuang Demi Bangsa Menuju Milenium III tahun 1990-2000. Penghargaan lainnya juga diberikan dalam kegiatan ulang tahun Emas Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai donatur.

Piagam penghargaan dari Yayasan Pendidikan Marsipature Hutanabe atas partisipasi pembangunan SMA unggulan Tapanuli Selatan, Sipirok oleh Raja Inal Siregar pada November 1995. Piagam penghargaan dari PMII atas partisipasi sebagai donatur study bela negara pendidikan kader lanjutan tingkat nasional pada 5 – 18 November 1995 oleh Mayjen TNI Soedaryanto.

Piagam penghargaan pada MTQ ke XXVI tingkat Provinsi Sumut di Gunung Sitoli pada 10-17 Januari 1996 oleh Raja Inal Siregar, piagam penghargaan dari Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) Sumut atas dukungan moril dan materil H Anif di pelaksanaan HUT ke 50 SPS pada 8 Juni 1996.

H Anif juga mendapatkan gelar Doctor Honoris Causa (DR HC) yang diberikan oleh Jakarta Institut Of Management Studies (JIMS) yang mendapatkan akreditasi penuh dari World Association Of Universities and Colleges (WAUC) pada 21 Desember 1997 di Pan Pacific Hotel Singapore.

Piagam Anugerah Pers sebagai tanda penghormatan atas darmabakti, pengabdian, kepedulian & perhatian tulus terhadap kemajuan serta perkembangan pers, sehingga untuk mengenang jasa-jasa tersebut Anugerah Pers diberikan kepada H Anif pada 26 April 2000.

Piagam penghargaan dari Menteri Koperasi UMKM karena berhasil dalam membina dan mengembangkan Koperasi dan UMKM tahun 2003. Piagam Penghargaan dari ASEAN INFO SARANA has awrded the Indonesian Best Executive 2005 di Jakarta pada 27 Mei 2005.

Selanjutnya piagam penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup kepada atas partisipasi H Anif sebagai donor bibit pohon dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan oleh Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkuangan dan Pembedayaan Masyarakat Drs Sudariyono.

Terkahir, piagam penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) dianugerahkan kepada H Anif sebagai individu yang merayakan ulang tahun (milad) dengan menyelenggarakan MTQ dengan jumlah peserta terbanyak pada Maret 2020.

Share:

Evakuasi 11 Pekerja, 4 TNI-Polri Terluka Ditembaki Teroris KKB Papua


PATIMPUS.COM - Empat anggota TNI-Polri tertembak ketika terlibat baku tembak dengan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua, Senin (23/8/2021).

Saat itu Satgas Nemangkawi TNI-Polri hendak mengevakuasi 11 pekerja yang terjebak teror KKB.

Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol AM Kamal, membenarkan, 4 anggota TNI-Polri mengalami luka akibat ditembaki KKB.

“1 anggota terkena rechoset peluru di leher, 1 terkena tembakan di helm, 1 rechoset peluru di kaki dan 1 orang terkena rechoset di tangan kanan,” kata Kamal dalam keterangannya, Selasa (24/8/2021).

Kamal menyebut, 4 anggota TNI-Polri tersebut telah menjalani perawatan medis. Kondisi mereka terus membaik, begitu juga dengan 11 karyawan PT Indo Papua yang terjebak usai diserang KKB.

“Tidak ada korban jiwa dalam penyelamatan tersebut,” ujar Kamal.

Kamal menegaskan, pihaknya akan terus mengejar KKB yang melakukan aksi penembakan sadis terhadap 2 pekerja PT Indo Papua pada Minggu (22/8/2021) sore.

“Kita akan tegakkan hukum terhadap para pelaku kekerasan dan pembunuhan,” tandasnya.

Kedua pekerja tersebut tewas saat sedang membangun jembatan di Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Mereka adalah Rionaldo Raturoma dan Dedi Imam Pamuji.

Share:

Selasa, 24 Agustus 2021

Marko Andersen, Pilot F-16 Turunan Tionghoa Andalan TNI-AU


PATIMPUS.COM - Sejak duduk di bangku SMA, Marko Andersen Sasmita bercita-cita menjadi pilot. Dengan semangat dan kerja kerasnya, pemuda keturunan Tionghoa ini pun menjadi salah satu pilot pesawat tempur F-16 Fighting Falcon yang menjadi andalan TNI AU.

Meski pun berdarah Tionghoa, Marko tidak pernah ragu dan bertekad untuk menjadi seorang pilot. Marko lolos seleksi dan menjadi taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2008 dan lulus dibtahun 2012.

"Sewaktu taruna, dia pernah menjadi Kepala Sekretariat Wing Korps Karbol dan kami biasa panggil dia Acong," kenang Lettu Pas Kholik Maulana, teman seangkatan Marko.


Dilansir dari Riau Online, dari wisudawan AAU 2012, Marko menjadi satu dari delapan perwira muda yang terpilih masuk skadron tempur. Setidaknya saat ini, sudah memilki 100 lebih jam terbang di pesawat F-16.

"Saya bangga bisa menjadi penerbang tempur F-16. Kami latihan terbang di F-16C/D, karena di Pekanbaru kami pakai yang A/B," ujar Marko.

Sebelumnya Marko ditempatkan di Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak yang mengawaki pesawat BAE Hawk 109/209. Seiring meningkatnya kebutuhan penerbang di Skadron 16 dan Skadron 3 pasca pembelian 24 pesawat F-16C/D, ia pun terpillih untuk menjalani konversi ke pesawat supersonik itu.

Saat ini Marko adalah satu-satunya Tentara di keluarga besanya. Namun, Ia sangat bersyukur karena mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya untuk menggapai cita-citanya sejak SMA itu.

Kedepannya Marko berharap agar TNI AU semakin maju dan kuat dalam menjaga wilayah kedaulatan NKRI.

Di lingkungan skadron tempur TNI AU, bisa dibilang Marko adalah penerbang kedua dari keturunan Tionghoa. Sebelumnya, di tahun 1960-an, predikat itu dipecahkan oleh Marsda (Pur) Rudi “Tarantula” Taran.

Rudi Taran adalah penerbang pesawat MiG-21 Fishbed yang kemudian menjadi komandan Wing 300 Buru Sergap.

Menurut catatan Iwan "Ong" Santosa, setidaknya ada 1.000 orang keturunan Tionghoa bertugas di TNI pada masa pasca kemerdekaan.

Iwan adalah wartawan kompas yang banyak menulis tentang kiprah keturunan Tionghoa dalam sejarah Indonesia.

"Namun, memang peran peranakan Tionghoa menurun drastis pasca 1960-an" ujarnya. Kiranya, Profil Lettu Pnb Marko Andersen dapat membangun kesadaran masyarakat Indonesia tentang Hak dan Kewajiban setiap warga negara yang berhak ikut serta dalam upaya bela negara tanpa melihat etnis atau ras apapun. (*)

Share:

Minggu, 22 Agustus 2021

Remaja Kampung Aur Gelar Senam Sehat Guna Cegah Covid-19 dan Narkoba



PATIMPUS.COM - Usai pengajian dan sarapan basamo yang diadakan Badan Kenaziran Masjid Jami' Aur (BKMJA) setiap hari minggu subuh, warga kemudian mengikuti senam sehat dan olahraga sepak takraw di halaman masjid, Minggu (22/8/2021).

Senam sehat dan sepak takraw dilaksanakan oleh Sanggap Perkasa (Perkumpulan Remaja Kampung Aur dan Syahbandar) dan Remaja Masjid Jami' Aur (RMJA) guna menyehatkan raga serta meningkatkan imun agar terhindar dari Covid-19 dan narkoba.

"Kami bersama RMJA mengajak warga bersatu untuk berolahraga menjaga kesehatan dan meningkatkan imun agar virus corona dapat kita cegah. Selain itu kita juga mengajak para pemuda agar menjauhi narkoba dengan berolahraga," sebut Majid, Ketua Sanggar Perkasa, Minggu (22/8/2021).

Sementara Luthfi, Ketua RMJA mengatakan kegiatan senam sehat dan sepak takraw tersebut mereka lakukan 2 kali sebulan setiap hari minggu.

"Alhamdulillah, kegiatan positif di Minggu sehat ini terjadi berkat sinergi kita pemuda-pemudi di Kampung Aur, BKMJA dan Masyarakat Aur," ujar Luthfi, Ketua RMJA.

Luthfi menambahkan sebagai instruktur senam sehat ebekerjasama denan Badan Keoanduan Organisasi (BKO) DPC PKS Medan Maimun.

Luthfi berharap kegiatan positif tersebut sebagai wujud kebersamaan untuk mempererat ukhuwah sesama warga Aur agar dapat meramaikan masjid, dan bangkit melawan corona dengan hidup sehat. (son)

Share:

LazisMu Siapkan 10.000 Paket untuk Warga Isoman Covid-19


PATIMPUS.COM - Dengan keprihatinan musibah Pandemi Covid-19 yang panjang, Lembaga Zakit Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Sumatera Utara ingin berbagi peran untuk membantu para korban yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah sendiri dengan memberikan santunan sembako berupa beras, telur, minyak makan dan Vitamin-C.

Demikian dijelaskan Ketua LazisMu Sumatera Utara Muhammad Basir Hasibuan MPd seputar program ”10.000 Paket Isoman LazisMu Sumut” yang digelar selama sebulan. 

Kata Basir, program ini dikerjasamai antara LazisMu bersama Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah dan MCCC (Muhammadiyah Covid19 Command Center).

Ketua Program 10.000 Paket Isoman LazisMu, Muhammad Irsyad, yang juga Wakil Ketua LazisMu Sumut itu menjelaskan, paket bantuan isoman bernilai Rp 200 ribu, yang berisi beras, telur dan Vitamin-C.

LazisMu menawarkan program kemanusiaan ini kepada semua pihak yang memiliki empati terhadap derita para korban Covid19. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban mereka yang sedang ditimpa musibah  dan sekaligus  menggembirakan mereka guna meningkatkan imunitas  agar cepat sembuh.

Kata Irsyad, program ini berlaku untuk seluruh daerah di Sumatera Utara, terutama bagi daerah yang sudah memiliki Kantor Layanan Lazismu daerah.

Masyarakat yang ingin ambil bagian pada program kemanusiaan yang digelar LazisMu ini dapat menyalurkan infaq atau sadaqahnya melalui rekening LazisMu Sumatera Utara melaui Bank Syariah Indonesia nomor rekening 7730 33333 8 atu mellui Bank Muamalat dengan nomor rekening 48.2000.9433 an. Kemanusiaan Lazismu Sumut.

Setiap pengiriman transfer tambahkan angka 19 diujung  nominal, contoh Rp 200.019  atau mengantarkannya langsung ke Kantor LazisMu Sumatera Utara di Jalan Sisingamangaraja No.136 pada jam kerja. Atau dapat menghubungi Kantor LazisMu di berbagai daerah atau Pimpinan Muhammadiyah setempat.

LazisMu akan mendistribusikan paket kemanusiaan ini langsung ke rumah ‘pasien’ yang sedang melakukan isolasi mandiri. (*)

Share:

Sabtu, 21 Agustus 2021

Pegadaian Medan Gelar Vaksinasi Massal di Kota Tarutung


PATIMPUS.COM - Pegadaian Kantor Wilayah I Medan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara berkolaborasi melaksanakan vaksinasi massal yang diikuti ratusan peserta di halaman Kantor Pegadaian Cabang Tarutung, Sabtu (21/8/2021).

Vaksinasi ini ditujukan kepada seluruh pegawai dan keluarga pegawai sektor jasa keuangan termasuk masyarakat umum di Kota Tarutung, Tapanuli Utara.

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Camat Tarutung yang diwakili oleh Kasi Kesos Sahala H. Lumbantobing, Kelurahan 7 Frisko Samosir, Pimpinan Pegadaian Kanwil Medan Edwin S. Inkiriwang, Deputi Bisnis Area Rantau Prapat Dede Kurniawan, Pimpinan Pegadaian Cabang Tarutung Onggung Rajagukguk dan panitia pelaksana vaksinasi.

Kasi Kesos Kecamatan Tarutung, Sahala H. Lumbantobing menyampaikan terimakasih atas dukungan Pegadaian dan OJK yang telah membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kota Tarutung melalui proses vaksinasi.

"Tingkat kesadaran akan pentingnya vaksin di masyarakat semakin tinggi, sehingga kami sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pegadaian bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara", ungkap Sahala.

Pimpinan Pegadaian Kanwil I Medan, Edwin S. Inkiriwang sangat senang melihat antusias masyarakat yang ikut pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang pertama ini, dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Edwin mengharapkan, pelaksanaan vaksinasi ini akan menjadi herd immunity bagi masyarakat Tarutung. "Pegadaian juga berkomitmen untuk membantu percepatan proses Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan memberikan Tabungan Emas secara gratis kepada masyarakat yang berhasil melakukan proses vaksin yang pertama ini," ucap Edwin.

"Pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan untuk 250 kuota untuk pegawai dan keluarga industri keuangan, serta masyarakat umum yang berdomisili di kota Tarutung," tambah Edwin.

Budi Saragih, salah satu masyarakat Tarutung yang ikut vaksinasi covid 19 tahap pertama, mengaku merasa lega setelah divaksin. "Semoga antibodi saya jauh lebih baik dan kuat dalam menjalani aktivitas sehari-hari," cetus Budi.

Budi juga bercerita bahwa dirinya tidak merasakan sakit saat penyuntikan dan duduk dengan tenang sambil menunggu masa observasi vaksinasi.

Untuk persiapan vaksinasi ini, Budi mengatakan, sebelumnya dia sarapan terlebih dahulu agar kondisi tubuh tetap fit.

Rangkaian pelaksanaan vaksinasi massal ini berjalan dengan lancar dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Share:

Jumat, 20 Agustus 2021

Tiba-Tiba Air Sungai Deli Meluap, Ini Penyebabnya


PATIMPUS.COM - Tiba-tiba saja air Sungai Deli meluap menggenangi pemukiman warga di Kampung Aur, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kamis (19/8/2021) jelang tengah malam. Padahal hari itu Kota Medan tidak turun hujan.

Air sungai dengan cepat meluap sekitar jam 23.00 WIB dan dalam hitungan menit, air sudah memasuki rumah-rumah warga. "Belum 10 menit sudah masuk ke rumah," ujar Iyen, warga Kampung Aur.

Saat meluap, warga sedang beraktifitas berjualan di halaman masjid. Dengan datangnya tiba-tiba, warga pun terpaksa mengungsikan harta bendanya seperti kendaraan roda dua dan mengemas dagangannya ke tempat yang lebih tinggi.

"Biasanya ini banjir kiriman. Mungkin lagi hujan deras di gunung. Kalau di Medan belum ada hujan satu harian ini. Kalau pun hujan, tak mungkin terjadi banjir. Banjir terjadi kalau hujan gunung," sebut Sonny.

Hingga berita ini dimuat, air Sungai Deli terus naik. Sejumlah anak-anak yang tadinya sedang bermain, semakin senang dengan mandi-mandi di halaman masjid.

Share:

Kamis, 19 Agustus 2021

IDI Sumut Latih Relawan Dokter Yang Akan Bertugas Dampingi Masyarakat


PATIMPUS.COM - Diharapkan menjadi solusi pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19, relawan dokter di Sumut akan bertugas mendampinhi masyarakat melalui layanan Telemedicine.

"Rabu (18/8/2021), dilakukan kerjasamanya, antara IDI Sumut, IDI Medan, USU, Pemko Medan, Satgas Covid-19 Provinsi Sumut. Acara tadi dibuka Rektor Universitas Sumatera Utara, Pak Muryanto, narasumbernya ada 7 orang," kata Ketua IDI Sumut dr Ramlan Sitompul SpTHT-KL (K), Kamis (19/8/2021).

Disebutkannya, antusias para dokter sangat luar biasa dalam menyukseskan program ini. 

"Untuk tahap pertama ini antusias para dokter sangat luar biasa untuk mengikuti pelatihan, hanya dalam 3 hari saja sudah mendaftar hampir 500 dokter yang siap menyukseskan program ini," imbuhnya.

Dikatakannya, IDI Sumut dan Medan yang melatih relawan dokter yang terlibat mendampingi masyarakat melalui layanan Telemedicine. Sebab, para relawan dokter akan melakukan pemantauan keadaan kesehatan masyarakat bergejala atau terkonfirmasi Covid-19. 

"Dengan adanya layanan Telemedicine ini rujukan ke rumah sakit bisa terkendali," katanya lagi sembari mengatakan, Koordinator Tim Telemedicine ini adalah dr. Inke Nadia. D. Lubis, SpA, Ph.D.

Dia juga menuturkan, para relawan dokter yang terlibat nantinya, akan memantau perkembangan pasien Covid-19 yang memanfaatkan layanan Telemedicine ini. "Misalkan ada pasien Covid-19 Isoman, setidaknya kita pantau perkembangannya pagi dan sore. Jika semakin berat, kita fasilitasi untuk mendapatkan layanan di RS, jadi jangan mengantre di RS semua," jelasnya.

Ditegaskannya, program Telemedicine ini akan terus dievaluasi agar bisa lebih baik lagi layanannya kepada masyarakat. "Kita harapkan masyarakat nanti mengakses sistem ini. Kita harapkan sistem ini terkoneksi semua pelaku kesehatan. Artinya, semua fasilitas kesehatan terkoneksi sistem ini. Nanti akan ada link yang kita bagikan ke masyarakat," imbuhnya.

Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan BPJS Kesehatan guna mendukung sistem layanan Telemedicine tersebut.

"Kita juga sudah menjajaki dengan teman-teman di BPJS Kesehatan untuk mendukung sistem kita ini, karena kita tahu sistem mereka bagus. Pada prinsipnya mereka oke, kita sudah ada komunikasi untuk menyatukan sistem, tapi itu nanti kedepannya, sambil evaluasi, karena kita sudah buat sistem kita sendiri dari tim dari Teknologi Informasi USU," pungkas mantan Ketua IDI Medan ini.

Ditambahkannya, masyarakat yang ragu apakah terpapar Covid-19 karena mengalami gejala bisa memanfaatkan layanan Telemedicine ini. 

"Bisa konsultasi melalui layanan ini. Kalau dia positif tapi bergejala minimal atau tidak bergejala bisa kita dampingi terus, kita tanya pagi dan sore. Kalau memerlukan obat, kita beri obat, kita antar. Karena prinsip kita melayani masyarakat, dokter itu sahabat masyarakat," tambahnya. 

Share:

Info TNI-Polri

Olahraga

Bencana Alam

Nasional

Kasus Korupsi

Internasional

Ekonomi

Peristiwa

Kriminal

Sekitar Sumut

Kesehatan

PatimpusTV

Dukung Kami

Label

Arsip Blog

Jangan Klik

Info Kuliner

Info Selebritis

Apa Cari?

Religi

Visitor

Artikel

Pendidikan

Politik

Cuci Mata

Jangan Lihat