Tampilkan postingan dengan label Berita Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Daerah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Juli 2024

Desa Halaban Krisis Air Bersih, Hanya Dua Sumur Bor Yang Berfungsi

    Kamis, Juli 04, 2024  


PATIMPUS.COM - Pelayanan air bersih di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Halaban kembali mengalami tantangan serius. 

Padalnya, dari empat sumur yang dimiliki, hanya dua yang mampu menyediakan air bersih. Dua sumur lainnya airnya tidak memadai lagi.

Ketua Unit Air Bersih, Zainuddin, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini yang membatasi kapasitas mereka dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga. 

"Kami sedang berupaya keras untuk memperbaiki sumur-sumur yang bermasalah dan kendala utama adalah masalah biaya," ujarnya, Rabu (03/07/2024).

Sementara itu, surat tugas diberikan oleh manager Ngadmini kepada Sekretaris Desa, Eko Wardawi, menegaskan komitmennya untuk menemukan solusi yang tepat guna mengatasi permasalahan ini. 

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan kami dan berjanji untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan," tambahnya.

Masyarakat Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Langkat, menantikan respons cepat dari pihak terkait untuk menangani krisis air bersih ini demi kesejahteraan bersama.

Manager BUMDes mengatakan di lokasi lain, proyek pengembangan infrastruktur air bersih di sana, termasuk bantuan dari APBD Provinsi dan yayasan, memberikan wawasan tambahan terkait manajemen air bersih dan pemeliharaan infrastruktur yang relevan untuk kondisi seperti yang dihadapi BUMDes Halaban saat ini.

Pada tahun 2019, proyek pembangunan sumur bor di BUMDes Ngadimin dimulai dengan bantuan dari APBD Provinsi. Proyek ini melibatkan pembangunan pipa distribusi sepanjang 2000 meter dan bak penampung air bersih berukuran 4x5 meter.

Pada tahun 2020, proyek PAM tersebut berhasil diselesaikan dan diserahkan kepada pemerintah desa. BUMDes kemudian mengelola PAM hingga tahun 2022, menerima tambahan bantuan dari Yayasan BRI berupa pipa distribusi sepanjang 4000 meter, tiga unit poli teng, dan tambahan bak penampung air bersih berukuran 4x4 meter di Dusun 4 Bukit.

Pada tahun 2023, Desa Halaban mendapat dukungan dari Yayasan Baitul Mal BRI, yang meliputi pipa distribusi sepanjang 5000 meter dan satu unit bak penampungan air bersih berukuran 3x3 meter di Dusun 2 Halaban Jati.Dengan adanya bantuan tersebut pendistribusian air bersih bisa maksimal kepada warga di Desa Halaban 

Harapan manager kedepannya ada instalasi pemerintah provinsi, kabupaten, Kecamatan  dan desa bisa memberikan bantuan ke BumDes Desa halaban ini. (raj)

Minggu, 30 Juni 2024

Warga Besitang Sambut Kepulangan Jemaah Haji

    Minggu, Juni 30, 2024  


PATIMPUS.COM - Empat jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 6 asal Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat yang baru tiba dari tanah suci usai menunaikan ibadah haji disambut kepulangannya oleh warga.

Keempat jemaah haji masing-masing Abdul Rasyid bersama istrinya Salamah, warga Lingkungan V Kelurahan Kampung lama, dan Fahri menantu dari Roliyah / Bu Bitah warga Lingkungan VIII Kelurahan Bukit kubu Kecamatan Besitang, Langkat, disambut usai shalat subuh di Masjid Baitul Huda, Besitang.

Rasa bahagia tidak terbendung dari keempat jamaah haji tersebut, yang disambut dengan penuh kehangatan oleh keluarga dan masyarakat sekitar Besitang.

Abdul Rasyid, mewakili rombongan, menceritakan bahwa pelaksanaan ibadah haji mereka selama 41 hari meliputi beberapa tahapan penting. Umrah wajib dapat diselesaikan dalam 1-2 hari, wukuf di Arafah 1-2 hari, aktivitas di Mina 3 hari, Tawaf Ifadah, Sai, dan tahallul dianggap 1 hari.

Perjalanan dari Indonesia ke Jeddah atau Madinah memakan waktu 1 hari, perjalanan ke Arafah 1 hari, perjalanan dari Mina ke Mekkah 1 hari, dan Tawaf Wada 1 hari. Secara keseluruhan, ibadah haji membutuhkan waktu sekitar 12 hari.

"Alhamdulillah, kami berada di sana hampir satu bulan. Kami melaksanakan seluruh rukun ibadah haji dengan baik. Ada banyak tamu Allah yang datang, dan alhamdulillah kami diberi kesehatan dan keselamatan sehingga semua berjalan dengan lancar," ujar Roliyah.

Usai disambut baik oleh keluarga dan masyarakat sekitar, keempat jamaah haji tersebut menjalani prosesi tepung tawar di Masjid Baitul Huda Besitang.

Acara ini diiringi dengan doa bersama oleh para jamaah yang hadir, menambah khidmat suasana penyambutan di Masjid Baitul Huda. (raj)

Jumat, 28 Juni 2024

Kondisi Jalan Kelurahan Kampung Lama Besitang Rusak Parah

    Jumat, Juni 28, 2024  


PATIMPUS.COMKondisi jalan di Lingkungan IV, Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sangat mengkhawatirkan.

Pasalnya, lubang-lubang besar di sisi badan jalan dan genangan air membuat jalan tersebut bagaikan kubangan kerbau. 

Padahal jalan tersebut menjadi akses utama menuju SMA Plus Langkat. Banyak kendaraan yang terjebak ke dalam lubang yang tergenang air hingga kedalaman 5-10 cm.

Namun hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah setempat. Warga berharap kondisi tersebut segera dioerbaiki mengingat jalan ini sering dilalui oleh warga setempat dan akan menjadi jalur utama bagi para pelajar SMA Plus Langkat. 

Jika kondisi jalan rusak belum diperbaiki, dikhawatirkan orangtua siswa enggan mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah ini.

Pantauan wartawan di lokasi menunjukan bahwa hampir sepanjang 100 meter lebih, kondisi jalan di Lingkungan IV, Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Langkat, tergenang air hujan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menimbulkan korban jiwa, terutama bagi warga yang melintasi jalan tersebut setiap hari.

“Parah kali jalan ini, bang. Lubangnya besar-besar. Kalau hujan turun, genangan air ada di lubang itu. Kami warga di sini harus hati-hati lewat sini, bang,” ujar warga setempat.

Masyarakat sangat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan di Lingkungan IV, Kelurahan Kampung Lama, Besitang ini. Perbaikan jalan ini sangat penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan warga serta kelancaran akses menuju SMA Plus Langkat. (raj)

Senin, 17 Juni 2024

Masjid Raya Besitang Sembelih 12 Ekor Hewan Qurban

    Senin, Juni 17, 2024  


PATIMPUS.COM - Masjid Raya Besitang melakukan penyembelihan hewan qurban sebanyak 9 ekor lembu dan 3 ekor kambing di halaman masjid Jalan Sudirman Keluran Pekan Besitang, Kecamatan Besitang Langkat.

Proses penyembelihan dilaksanakan setelah sholat Eid Idul Adha, sekitar jam 10.00 WIB. Sesuai dengan syariat Islam, prosesi pemotongan dilakukan secara berturut-turut dengan dibantu oleh masyarakat sekitar yang turut berperan dalam kesuksesan acara ini.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Raya Besitang, Ardi SPdi, menyampaikan bahwa total ada 9 ekor lembu dan 3 ekor kambing yang siap diqurbankan di Masjid Raya Besitang ini.

Daging hasil kurban ini nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama.

Proses penyelembelihan hewan qurban berjalan lancar berkat kerjasama antara jemaah masjid dan warga sekitar yang turut serta dalam membantu pelaksanaan kegiatan ini. (raj)

Rabu, 12 Juni 2024

Terbengkalai, Aset Gedung SMA Plus Besitang Disikat Maling

    Rabu, Juni 12, 2024  


PATIMPUS.COM - Pembangunan SMA Plus Langkat di Lingkungan VI Bukit Gayor, Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumut, terus menjadi sorotan. 

Dari molornya waktu pengerjaan hingga berdampak pada tertundanya penerimaan siswa baru, buruknya kualitas bangunan juga menjadi pembicaraan hangat masyarakat.

Hal ini mengakibatkan banyaknya bangunan yang mengalami kerusakan dan keretakan usai dikerjakan, padahal bangunan belum diresmikan dan digunakan. 

Selain itu, nama SMA Plus Langkat yang dicetuskan pada masa Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saat ini berubah nama menjadi SMA Negeri 2 Besitang, sehingga menjadi pertanyaan masyarakat.

Dari pantauan di SMA Negeri 2 Besitang, Senin (10/06/2024) siang terlihat sepi tanpa aktivitas, tidak satupun pegawai/guru Dinas Pendidikan Wilayah II Sumatera Utara yang dapat ditemui di lokasi ini guna dimintai keterangan.

Saat ditinjau ke beberapa ruangan terlihat terkunci dan di gembok, banyak ruangan kosong tanpa ada sarana mobiler penunjang kegiatan belajar mengajar dan fasilitas penunjang lainnya, sementara di depan aula utama sudah terpasang spanduk penerimaan siswa baru (PPDB) T.P 2024-2025, pendaftaran tahap I dibuka pada tanggal 21-26 Mei 2024 dan pendaftaran ulang pada tanggal 01-03 Juni 2024.

Sementara itu, dari keterangan warga sekitar yang berhasil dirangkum, banyak bangunan yang mengalami kerusakan, parahnya lagi, lokasi sekolah tanpa ada penjagaan, sehingga banyak aset sekolah yang dinyatakan hilang akibat dicuri orang tak dikenal.

"Sejak akhir 2023 tidak ada penjaga di sekolah ini, banyak aset yang hilang seperti kasur (spring bed), AC, kabel listrik dan bola lampu," ucap Suroso (65) yang tinggal disebelah sekolah.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, barang-barang yang hilang berada di mess bawah, pelaku masuk dengan merusak jendela kamar dan mengambil kasur dan barang lainnya, dari informasi yang berkembang, ada lebih dari 20 kasur spring bed yang hilang, ucapnya.

Di tempat terpisah, Kapolsek Besitang AKP Sutrisno SH melalui Kanit Reskrim Iptu Walmiken Tomorrow, saat dikonfirmasi terkait aksi pencurian ini mengatakan, pihaknya belum menerima laporan pengaduan dari pihak sekolah.

"Begitu ada informasi kita langsung menuju lokasi sekolah, namun sampai saat ini belum ada pihak sekolah yang membuat laporan kehilangan," terang Iptu Walmiken.

Diketahui sebelumnya. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Pendidikan Sumatera Utara, membangun SMA Plus Langkat sejak Juni 2020 di atas lahan seluas 6 hektare. 

Rancangan awal pembangunan meliputi 16 ruang lokal berikut bangunan asrama, masjid, lobby tamu, sarana olah raga dan fasilitas lainnya dengan anggaran awal mencapai Rp 7,5 Miliar bersumber dari APBD Sumut TA 2020.

Namun berjalannya waktu, pengerjaan pembangunan sekolah yang ditargetkan siap dan bisa menerima siswa baru di tahun 2022, terus mengalami keterlambatan dan molor dari waktu yang sudah ditentukan.

Bahkan pengerjaan masih terus berlanjut dari tahap I (2020), tahap II (2022), tahap III (2023) dan tahap IV (2024). 

Pemerintah Provinsi Sumatera terus mengeluarkan biaya mencapai puluhan miliar rupiah, namun pembangunan yang dilaksanakan tidak kunjung siap dan tidak maksimal. (Raj)

Rabu, 05 Juni 2024

PT AR Tanam 60.000 Mangrove, Tebar 50.000 Bibit Kerang Dan Kepiting

    Rabu, Juni 05, 2024  


PATIMPUS.COM - PT Agincourt Resources (PTAR) kembali menggelar Aksi Tanam Mangrove 'Dari Hati Untuk Bumi' untuk kedua kalinya. 

Kali ini, pengelola Tambang Emas Martabe itu menanam sebanyak 60.000 bibit Mangrove serta menebar 50.000 bibit kerang dan kepiting di atas lahan seluas 19 hektar yang berada di Kelurahan Kalangan dan Desa Sitio-tio Hilir, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Sebelumnya, pada Februari 2023, PT Agincourt Resources (PT AR) menanam 30.000 bibit Mangrove di lahan seluas 10 hektar serta menebar 10.000 bibit kerang.  Dengan demikian, PTAR telah memendam 90.000 bibit Mangrove di area seluas 29 hektar. 

Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Muliady Sutio, mengatakan penanaman Mangrove di sekitar lokasi pertambangan merupakan wujud nyata komitmen PTAR dalam menjaga lingkungan hidup dan keberlanjutan ekosistem pesisir. 

Hal ini pun sejurus dengan kewajiban pemegang izin usaha pertambangan (IUP) dalam memenuhi pelaksanaan aspek pengelolaan lingkungan hidup pertambangan, reklamasi, serta pascatambang dan pascaoperasi yang dimuat dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 26 Tahun 2018.

“Aksi Tanam Mangrove ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjalankan praktik pertambangan yang berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekitar wilayah operasional dan secara aktif berkontribusi pada pelestarian lingkungan hidup,” kata Muliady saat membuka acara Aksi Tanam Mangrove di Pandan, Senin (3/6/2024).

Sama seperti sebelumnya, di Aksi Tanam Mangrove 'Dari Hati Untuk Bumi' kali ini, PTAR menggandeng Kelompok Tani Hutan Mandiri Lestari dan bibit Mangrove yang disiapkan kali ini merupakan bibit lokal jenis rhizophora sp, Avicennia spp, Nypa fruticans, Bruguiera sp, siap tanam berusia 3 bulan di persemaian. Sementara, bibit kelompok Crustacea atau kelompok kerang yang disebarkan berjenis lokus dan kepiting berjenis bakau dalam kondisi sehat dan segar.

Selain memiliki manfaat ekologis, Aksi Tanam Mangrove diharapkan berdampak positif pada keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar. Ekosistem Mangrove nantinya dapat dikembangkan menjadi area perikanan dan pariwisata.

“Melalui Aksi Tanam Mangrove ini, kami merealisasikan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan masyarakat dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muliady. 

Aksi Tanam Mangrove tidak hanya mencerminkan komitmen PTAR terhadap kaidah teknis pertambangan yang baik (good mining practice), tetapi juga menunjukkan komitmen PTAR dalam menjalankan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG).

Implementasi aspek ESG secara konsisten dilakukan PTAR. Terbukti, sepanjang 2012 hingga 2023 PTAR telah menanam 73.815 bibit pohon di area reklamasi dan 38.306 bibit di luar area Tambang Emas Martabe. Sementara, lahan yang sudah direklamasi selama 2012 sampai 2023 mencapai 47,18 hekar.

Sebagai bagian dari Grup Astra, Aksi Tanam Mangrove ini bertujuan mendukung Astra 2030 Sustainability Aspirations yang menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca Grup Astra Scope 1 dan 2 sebesar 30%. Hal ini sejalan dengan Nationally Determined Contribution (NDC) yang memuat komitmen negara untuk menetapkan target pengurangan emisi di Indonesia, salah satunya dengan cara membangun ekosistem Mangrove.

Dalam sambutannya secara daring, Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Sunindyo Suryo Herdadi, memberikan apresiasi kepada PTAR yang telah menyelenggarakan penanaman Mangrove dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan subsektor pertambangan mineral dan batu bara untuk terus mendorong penggunaan teknologi serta menerapkan monitoring dan evaluasi dalam melaksanakan reklamasi lahan bekas tambang. Pemangku kepentingan juga diharapkan melakukan upaya pemulihan ekosistem dalam rangka melindungi keanekaragaman hayati serta memberikan dampak positif ke lingkungan.

“Saya berharap dalam penyelenggaraan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kegiatan pengelolaan lingkungan hidup dapat menjadi bagian dari kaidah pertambangan yang baik sehingga dapat berkontribusi ke pembangunan berkelanjutan sesuai amanat Sustainable Development Goals/SDGs,” tuturnya.

Sementara itu, Pj Bupati Tapanuli Tengah, Sugeng Riyanta, berterimakasih kepada PTAR atas kontribusinya dalam melestarikan lingkungan hidup. Harapannya, area Mangrove akan berguna untuk menjadi lokasi ekowisata dan berdampak positif kepada masyarakat sekitar. 

"Terima kasih kepada PTAR yang telah memilih Tapanuli Tengah sebagai lokasi Mangrove. Kiranya penanaman Mangrove yang telah dirintis ini dapat terus berkelanjutan," ujarnya. (Soni)

Minggu, 28 April 2024

Warga Besitang Gotongroyong Renovasi Masjid Baitul Huda

    Minggu, April 28, 2024  


PATIMPUS.COM - Warga Simpang III Besitang dengan semangat gotongroyong bersatu membersihkan sekaligus merenovasi halaman Masjid Baitul Huda, agar terlihat lebih bersih dan rapi, Ahad (28/04/24).

Dimulai jam 07.00 Wib, warga mulai berkumpul di halaman masjid membawa perlengkapan tukang dan peralatan gotongroyong seperti arit, sapu lidi, sekop, cangkul, pasir, semen dan sebagainya.

Laki-laki dan perempuan terlihat antusias mulai memangkas rumput liar, menyangkul tanah, mengutip sampah dan mengaduk semen yang dibantu oleh anak-anak.

Dengan antusias warga memperbaiki bagian masjid yang rusak dan merapikan halaman yang berlubang dengan semen. Menjelang siang, halaman Masjid Baitul Huda terlihat lebih baik dan bersih.

Ketua BKM Baitul Huda, M Nurdin, menyampaikan kegembiraannya atas semangat gotong royong warga Desa Besitang.

"Ini merupakan upaya nyata kami dalam mewujudkan kebersihan dan kerapian yang sering mendapat apresiasi dari pengunjung masjid. Melalui gotongroyong seperti ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian dan keterlibatan aktif seluruh masyarakat untuk melestarikan lingkungan yang bersih dan indah," ungkap M Nurdin dengan penuh semangat.

Tidak hanya itu, kegiatan gotong royong ini diharapkan menjadi penyemangat bagi warga Besitang untuk terus merawat dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Warga berharap kegiatan gotong royong seperti ini dapat dilakukan secara berkala sebagai bentuk kepedulian terhadap masjid dan lingkungan sekitar.

Dengan demikian, kebersihan dan kerapian halaman masjid dapat terjaga dengan baik, memberikan kesan yang indah bagi setiap pengunjung yang datang. (raj)

Sabtu, 06 April 2024

Jalan Lintas Sumut-Aceh KM 115 Desa Halaban Banyak Makan Korban

    Sabtu, April 06, 2024  


PATIMPUS.COM - Para pemudik yang akan melintasi Jalan lintas Nasional Medan-Aceh tepatnya di Km 115 Desa Halaban Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, harap berhati-hati. Pasalnya kerusakannya semakin parah. 


Sarana jalan lintas Nasional yang menghubungkan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, sejak lama dibiarkan

rusak begitu saja. Bahkan dua titik badan jalan terlihat nyaris putus. 


Herman warga setempat mengatakan.di jalan rusak ini telah terjadi beberapa kali kecelakaan dan sekitar 3 bulan lalu dua orang mahasiswa dari Aceh menuju Medan menjadi korban.


Saat melintas di tempat ini sepeda motor yang dikendari kedua mahasiswa tersebut sempat laga kambing dengan sepeda motor lain yang datang dari Medan menuju Aceh. Diduga 

mengelakkan lubang yang ada di badan jalan,


"Akibat dari kecelakaan itu kedua mahasiswa langsung terpental ke badan jalan dengan kondisi keduanya tidak sadarkan diri langsung di bawa keluarganya ke Rumah sakit di Aceh," kata Herman.


Beberapa hari pasca terjadinya kecelakaan itu kedua mahasiswa tersebut di kabarkan meninggal Dunia kata Herman.dia juga mengatakan di jalan rusak ini sudah puluhan sepadan motor yang jatuh. 


Rata-rata yang kecelakaan itu orang dari luar daerah karena di sekitar jalan yang rusak tidak di pasang rambu-rambu oleh Dinas terkait.


Pantauan Wartawan di lapangan Jumat (5/4/2024), dua titik badan jalan terlihat terbelah melintang sehinga menjadi dua sisi yang melekuk. jika pengguna jalan tidak memperhatikan dari jauh dapat dipastikan pengendara akan terperosok ke lubang jalan karena sana-sini di jalan yang rusak tidak diberi tanda. 


Padahal sesuai pasal 24 ayat(1) Undang-Undang Nomor: 22 tahun 2009.

tentang lalulintas dan angkutan jalan, menyatakan penyelengara wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalulintas, 


Pasal 24 ayat (2) dalam hal belum dilakukan perbaikan jalan yang rusak,

penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu jalan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan.


Sementara di pasal 273 setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera memperbaiki jalan yang rusak mengakibatkan kecelakaan lalulintas, hinga mengakibatkan korban luka atau kerusakan pada kenderaan penyelengara jalan dapat dipidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda maksimal Rp 12 juta.(Raj)


Rabu, 27 Maret 2024

Janda Miskin 'Dicueki' Dari Perhatian Pemerintah

    Rabu, Maret 27, 2024  


PATIMPUS.COM - Yang namanya miskin bukanlah suatu pilihan bahibsetiap orang. Akan tetapi bila hal ini terjadi, manusia hanya bisa mengatakan semua itu mubgkin sudah nasib dan takdir dari Yang Maha Kuasa.


Seperti yang dialami Endang Kusmawati alias Rani, janda berusia 38 tahun warga Dusun I Bukit Suka Mulia, Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.


Sejak kematian suaminya, Endang banting tulang untuk menghidup 4 anaknya. Endang tidak memiliki pekerjaan yang tetap sehingga kesulitan untuk menafkahi keluarganya.


Parahnya, selama hidup miskin, Endang tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Langkat dan juga Pemerintah Pusat.


Bahkan dua anaknya yang masih duduk di bangku SD negeri di daerah itu tak pernah mendapatkan bantuan Progeam Indonesia Pintar (PIP).


"Saya rela bekerja apa saja, yang penting semua anakku bisa makan untuk bertahan hidup, walau pun makan dengan lauk-pauk seadanya. Karena aku juga sadar kalau sudah miskin mungkin kami ini hanya dipandang sebagai sampah. Makanya kami tidak pernah dapat bantuan apapun," ratap Endang Kusmawati, 


Berdasarkan UUD 1945 pasal 34 ayat l berbunyi Fakir miskin dan Anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara,merujuk bunyi pasal 34 ayat l tersebut, mengatur tentang tangung jawab Negara dalam memelihara fakir miskin guna memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kemanusian.


Terkait keluhan janda miskin ini, Tamaruddin SAg, Kepala Desa Halaban ketika dikonfirmasi Senin (25/03/2024), melalui Prihatin Suhartoyo, Sekretaris Desa, mengatakan bahwa Endang Kusmawati sudah diusulkan untuk masuk ke DTSK


"Kuotanya belum ada, jadi harus diusulkan ulang dan nanti kami tindaklanjuti," kata Prihatin Suhartoyo. (raj)



Rabu, 20 Maret 2024

Nunggu Cucian Selesai, Rumah Ludes Terbakar

    Rabu, Maret 20, 2024  


PATIMPUS.COM - Satu unit rumah kayu berdinding tepas ludes terbakar saat penghuninya sedang menunggu cuciannya di mesin cuci selesai, Rabu (20/03/2024) Jam 10.30 wib.


Menurut keterangan Wardah (36), warga Lingkungan l Kampung Lalang, Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, mengatakan dirinya bersama tetangga sedang duduk di pondok depan rumah saambil menunggu cucian di mesin cuci.


"Kami bersama tetangga duduk-duduk di pondok depan rumah, sambil menunggu cucian saya selesai yang sudah dimasukan ke mesin cuci. Tak lama berselang saya melihat ada kepulan Asap dan kobaran Api dari dalam rumah. Langsung kami berteriak minta tolong," terang Wardah.


Ketika warga datang, lanjut Wardah, api dengan cepat menjalar sehingga seluruh alat masak dan perabotan di bagian dapur telah habis terbakar.


"Termasuk kasur, tempat tidur dan beberapa perabot rumah tangga yang ada di bagian ruangan tengah juga ludas. Hanya satu unit TV dan kulkas yang dapat di selamatkan warga," kata Wardah.


Pantauan awak media ini di lapangan setelah sekitar 30 menit Api telah dipadamkan warga. Satu unit mobil kebakaran (damkar) milik Pemda Langkat dari Tangkahan Lagan tiba di lokasi kebakaran.


Camat Besitang H Irham Effendi SAg didampingi Lurah Pekan Besitang, Sabarlah SE, mengatakan semoga korban bersama keluarga tetap sabar.


Untuk sementara korban terpaksa tinggal di salah satu rumah warga yang sedang kosong. (raj)

Minggu, 17 Maret 2024

Harimau Pemangsa 2 Warga Berhasil Ditangkap

    Minggu, Maret 17, 2024  


PATIMPUS.COM - Setelah dua hari pencarian, akhirnya tim gabungan BKSDA dan Kementerian Kehutanan berhasil menangkap Harimau Sumatera yang telah menyerang warga di Kecamatan Sei Lepan.


Penangkapan dilakukan dengan menggunakan tembakan bius di kawasan Dusun V Damar Hitam, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada Sabtu (16/03/2024) sore sekitar jam 17.30 WIB.


Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Kementerian Kehutanan dibantu oleh pemerintah setempat dan warga telah melakukan pencarian terhadap harimau yang menyerang warga dengan melacak jejaknya masuk ke dalam hutan dan memasang perangkap besi serta umpan seekor kambing.


Andoko H selaku Kepala Seksi VI Besitang Kementerian Kehutanan dalam keterangannya menyatakan bahwa penangkapan Harimau dilakukan dengan tembakan bius dan kemudian dimasukkan ke dalam kandang yang telah disiapkan oleh tim BKSDA.


"Harimau yang berhasil ditangkap tersebut berjenis kelamin betina dan memiliki tanda kalung di lehernya. Saat ini, harimau tersebut untuk sementara waktu dibawa ke Balai Besar BKSDA Medan," ungkapnya.


Sementara itu, Camat Sei Lepan M Iqbal Ramadhan SE mengucapkan terima kasih kepada tim BKSDA dan Kementerian Kehutanan beserta semua pihak yang telah membantu dalam menangkap harimau penyerang warga.


"Dengan ini, atas nama masyarakat saya ingin mengucapkan terima kasih atas penangkapan harimau penyerang warga. Dua orang warga kita menjadi korban serangan harimau dan saat ini sedang dalam perawatan medis karena luka di bagian kepala dan kaki. Kejadian ini telah menimbulkan kepanikan dan trauma di masyarakat. Semoga kejadian serupa tidak terulang, kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan lingkungan alam karena kita tidak hidup sendiri di dunia ini," ujar Iqbal Ramadhan. (raj)

Jumat, 15 Maret 2024

Kapolsek Besitang Bersama Masyarakat Razia ke Warung dan Hotel

    Jumat, Maret 15, 2024  


PATIMPUS.COM - Untuk memberi rasa aman bagi masyarakat  yang sedang menjalankan ibadah puasa pada bulan Suci Ramadhan 1445 H, Forkopimcam Besitang mengelar Razia terpadu Dalam Rangka Cipta kodusif. Kegiatan digelar Kamis (14/03/2024).

yang dipimpin Kapolsek Besitang AKP Sutrisno SH.


Bersama Camat Besitang H Irham Effendi SAg kegiatan dibekap sejumlah anggota TNI dari Koramil 14  Besitang. Kegiatan razia digelar secara bersama elemen masyarakat yang tergabung di organisasi Islam seperti Dewan Mesjid Indonesia (DMI) oleh ustad Miswanto SPd, Pemuda Muhamadiyah dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang diwakili Aswan SPd, selaku ketua induk organisasi kecamatan Besitang, serta dihadiri sejumlah organisasi lainnya.


Tim bergerak dari Polsek Besitang pada Jam 23.00.wib mendatangi sejumlah warung-warung yang selama ini menjadi isu dijadikan tempat hiburan dan pakter tuak yang menyediakan wanita penghibur Alias PSK. 


Dalam razia, tim sempat masuk ke sejumlah ruang di Hotel Besitang. Namun, di Hotel tersebut terlihat lengang tidak berpenghuni. Kepada tim, Taufik selaku pihak yang bertanggung di hotel tersebut.menjelaslan bahwa selama bulan puasa ini, semua kegiatan hiburan sengaja dihentikan.


"Kami hentikan dan saat ini kami juga sedang merenovasi sejumlah ruangan," pungkasnya, 


Razia berlanjut ke sejumlah warung, termasuk cafe tenda biru yang berlokasi di Dusun ll Bukit Harapan Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, yang sejak bertahun-tahun Cafe tersebut menjadi isu dihuni puluhan wanita penghibur.


Menurut informasi pada saat razia digelar masing-masing PSK telah pulang kampung saat 'meugang' kemarin makanya Cafe itu kosong.


Kepada Asnawi selaku pemilik cafe, Camat Besitang H Irham Effendi SAg didampingi Kapolsek Besitang AKP Sutrisno SH, mengingatkan agar pengusaha cafe selama bulan Ramadhan ini jangan melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan koridor. 


Kepada Asnawi, Kapolsek juga mengatakan kalau untuk cari makan disilahkan saja, tapi dengan cara yang baik apalagi di saat bulan puasa ini.


Dengan adanya  kegiatan ini aktifitas masyarakat selama bulan suci ramadhan dapat berjalan dengan baik dan aman lancar.


Kegiatan berakhir sekira Jam  01.30 WIB, selama kegiatan berlangsung tim tidak menemukan adanya kegiatan yang melanggar aturan. 


Kepada pengusaha warung, Kapolsek mengingatkan agar selama bulan Ramadhan jangan ada yang melakukan kegiatan yang bersifat meresahkan masyarakat yang sedang menjalankan Ibadah puasa. (raj)

Kelang 4 Hari, Harimau Kembali Serang Warga Sei Lepan

    Jumat, Maret 15, 2024  


PATIMPUS.COM - Untuk kesekian kalinya Harimau Sumatera di kawasan Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL) Langkat menyerang warga. Beruntung korban selamat dan hanya mengalami luka sobek di bagian paha dan kaki akibat dicakar dan digigit Harimau.


Kali ini M Ikhwan Sembiring (41) seorang Buruh Harian Lepas (BHL) warga Dusun V Sidorejo, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumut yang menjadi korban terkaman harimau.


Informasi yang diterima, peristiwa terjadi Kamis (14/03/2024) sore sekitar Jam 17.20 WIB, korban diserang harimau saat sedang memanen TBS milik warga di Dusun V Sedorejo Damar Hitam, tak jauh dari tempat tinggal korban.


"Saat itu Ikhwan dengan kencang membawa kereta (Septor) menuju kampung sambil berteriak harimau-harimau, kami lihat kakinya penuh darah dengan luka sobek, saat ditanya dirinya mengatakan baru saja diserang harimau," ucap Wagiman (39) salah seorang warga Sideorejo.


Camat Sei Lepan M Iqbal Ramadhan SE, saat dikonfirmasi terkait kejadian ini, dirinya membenarkan jika ada warganya diserang harimau.


"Iya Bang, ada lagi warga kita yang diserang harimau ketika sedang memanen buah sawit, sebelumnya korban sudah melihat kedatangan harimau dari jauh hingga bisa menghindar, saat akan kabur harimau berusaha mengejar dan menerkam hingga mengenai kaki, korban sempat melawan dan meronta hingga cengkeraman harimau bisa lepas," ucap M Iqbal.


Lebih lanjut Iqbal mengatakan, dengan penuh luka cakaran dan gigitan, korban berusaha menjauh dari harimau dan mengambil sepeda motornya lalu pergi ke perkampungan guna minta pertolongan dan perawatan medis.


"Kuat dugaan harimau ini merupakan harimau yang sama yang menyerang warga Desa Harapan Maju 4 hari lalu, karena ciri-cirinya sama memakai gasper (sabuk) di leher, saat ini korban dirawat di klinik desa dengan luka robek di paha dan kaki, kedepan kita akan bekoordinasi dengan pihak BKSDA dan Polisi Kehutanan terkait masalah ini," terang Camat Sei Lepan M Iqbal Ramadhan SE.


Sementara itu, guna mengantisipasi harimau masuk ke perkampungan dan kembali menyerang warga, sejumlah warga sudah berjaga-jaga di perbatasan desa dan kebun warga.(Raj)

Rabu, 13 Maret 2024

Petani Cabe Kritis Diterkam Harimau Di Kawasan Hutan TNGL

    Rabu, Maret 13, 2024  


PATIMPUS.COM - Seorang pemuda nyaris tewas diterkam Harimau Sumatera saat berada di ladangnya, akibat peristiwa itu korban mengalami luka serius di bagian kepala dan leher hingga harus mendapat perawatan medis di rumah sakit.


Korban bernama Jeri Ginting (28) warga Barak Itir  Dusun V Aman Dame, Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan,Kabupaten Langkat. Dari Informasi yang diterima, peristiwa naas itu terjadi Senin (11/03/2024) sekitar Jam 17.30 WIB


Sore itu korban bersama kedua orangtuanya pergi ke kebun miliknya di areal Taman Nasional Gunung Leuser,(TNGL) yang tidak jauh dari tempat tinggalnya untuk memanen cabai. 


Sebelum peristiwa naas itu terjadi, korban melihat anjing peliharaannya telah mati dengan kondisi mengenaskan. Bagian tubuh anjing telah tercabik-cabik.


Saat korban mendekati hewan peliharaannya yang telah mati, tanpa diduga dari arah semak belukar keluar seekor harimau dan langsung menerkam korban.


Ayah korban, Ramli Ginting (52) yang melihat anaknya diterkam harimau seketika itu langsung dengan sekuat tenaga  berusaha menyelamatkan korban.


Beruntung usaha Ramli Ginting untuk mengusir harimau pun berhasil. Korban yang sudah dalam cengkraman si raja hutan langsung dilepaskan dan pergi meninggalkan korban dalam kondisi luka parah. Dengan perlahan korban dibawa orangtuanya ke gubuk di tengah ladang.


Setelah diberitahu puluhan warga datang ke lokasi kejadian, mendapati korban dalam kondisi bersimbah darah di sekujur tubuh akibat luka cakaran dan gigitan harimau di bagian kepala dan leher.


Dalam kondisi kritis korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Putri Bidadari Stabat untuk mendapatkan perawatan secara medis.


Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Irwanta Sembiring SH MH  ketika dikonfirmasi Selasa (12/03/2024), membenarkan adanya peristiwa tersebut.


"Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Mahkota Bidadari Stabat," ucapnya.


Kapolsek juga menugaskan anggotanya untuk menghimbau kepada warga di sana agar berhati-hati karena areal yang mereka usahai itu adalah daerah kawasan hutan yang tentu banyak dihuni oleh binatang buas. 


"Kalau untuk pengamanan harimau itu adalah wilayahnya KSDA dan bila kami dibutuhkan untuk membackup  di lapanggan kami juga siap," kata Kapolsek.


"Saya menghimbau kepada masyarakat yang ada di sekitar kawasan hutan itu agar waspada, karena harimau lapar tidak pilih siapa saja," kata perwira tiga balok di pundak ini, mengakhiri. (raj)


Sabtu, 02 Maret 2024

Tirtanadi Pastikan Air Bersih Aman Selama F1 Powerboat Danau Toba

    Sabtu, Maret 02, 2024  


PATIMPUS.COM - Direktur Utama Perumda Tirtanadi Kabir Bedi memastikan ketersediaan air bersih selama pelaksanaan F1 Powerboat untuk   mensukseskan perhelatan bergengsi dunia F1 Powerboat yang dilaksanakan di Danau Toba, Sabtu (2/3).


Kabir Bedi yang didampingi Kepala Sekretaris Perusahaan Tengku Diky Anggara bersama seluruh personil Cabang Toba Perumda Tirtanadi  langsung turun ke lokasi perlombaan untuk memastikan ketersediaan air bersih di seluruh lokasi perlombaan F1 Powerboat yang diikuti oleh pembalap luar negeri.


"Kedatangan saya kemari untuk memastikan ketersediaan air bersih selama perlombaan berlangsung sehingga seluruh atlet maupun official serta pengunjung   dapat menikmati perlombaan F1 Powerboat tanpa merasa khawatir akan air bersih," kata Kabir Bedi.


Dalam kesempatan tersebut Kabir Bedi didampingi personil dari Cabang Toba memastikan kondisi pompa dengan baik dan seluruh kran dan keseluruhan pipa dalam kondisi baik.


Kabir Bedi memerintahkan kepada seluruh personil Cabang Toba agar memperhatikan seluruh kondisi pompa dan pipa agar tetap dalam kondisi sangat baik dan dia mengharapkan agar setiap personil tetap berjaga dan melaporkan setiap kendala yang ada dilapngan selama 24 jam.


"Saya perintahkan untuk melaporkan setiap perkembangan selama dilapangan dan segera ditanggapi setiap kali mendapat keluhan dari masyarakat,"kata Kabir Bedi.


Sementara  Kepala Cabang Toba Fetdin Panjaitan mengatakan siap melaksanakan seluruh arahan Dirut Kabir Bedi untuk menyukseskan F1 Powerboat 2024 Danau Toba.


"Kami Cabang Toba akan bekerja maksimal untuk ketersediaan air bersih selama pelaksanaan F1 Powerboat," ujar Fetdin Panjaitan. (don)


Minggu, 25 Februari 2024

Pembacaan Hasil Rekapitulasi 132 TPS di Kecamatan Besitang Selesai

    Minggu, Februari 25, 2024  


PATIMPUS.COM - Pembacaan rekapitulasi hasil pemilu 2024 berakhit Sabtu (24/02/2024) berjalan secara terbuka dan transparan yang dihadiri oleh masing-masing saksi dari partai politik peserta pemilu.


Acara digelar di halaman Depan dan halaman belakang Kantor Camat Besitang, Kabupaten Langkat, Sumut.


Pembacaan kertas Pleno berlangsung sejak Sabtu, 17 Februari 2024 yang dilaksanakan oleh PPS dan KPPS. Pembacaan kertas plano masing-masing PPS juga turut didampingi PPK dan diawasi Panwaslu dan disaksikan masing-masing saksi dari partai politik . 


Pembacaan hasil Pleno untuk Desa Halaban merupakan desa terbesar mencapai 21 TPS, Kelurahan Pekan Besitang 21 TPS. Disusul Kelurahan Bukit Kubu 18 TPS, Desa Bukit Selamat 16 TPS, Desa Bukit Mas 15 TPS, Desa Sekoci 12 TPS, Kelurahan Kampung Lama 10 TPS, Desa PIR ADB 9 TPS, Desa Sukajaya 7 TPS dari 9 Desa dan Kelurahan Se Kecamatan Besitang,


Sudarsono Ketua PPK Kecamatan Besitang didampingi Komisioner PPK Tengku Ardiansyah Bidang Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Suheri Padang Bidang Divisi Data dan Komisioner lainnya, kepada wartawan, Sabtu (24/02/2024) mengatakan, sebelum ditandatangan, hasil rapat pleno terbuka, akan dilakukan koreksi bersama guna meminimalisir jika ada kesalahan, dengan harapan mendapatkan hasil pleno yang baik.


Syahrizal Tanjung saksi pemegang mandat dari Partai Golkar terkait masa rapat pleno terbuka berjalan selama sepekan mengatakan, walaupun kegiatan ini berjalan santai hasil rapat pleno berjalan dengan baik.


"Wajar kalau ada masalah kecil tetapi pihak penyelengara PPK, PPS dan KPPS tetap diawasi Panwas sehingga bisa menyelesaikan masalah tampa ada keributan," sebut Syahrizal Tanjung. 



Sejak awal kegiatan sejumlah personil polisi dari Polsek Besitang tampak berjaga-jaga guna mengamankan jalannya rapat pleno terbuka yang sudah berjalan selama sepekan. 


Ardiansyah SPdi Ketua panwaslu Kecamatan Besitang mengatakan pengawasan ini merupakan bagian dari rangkaian yang harus dijalankan hingga akhir.


"Alhamdulillah Kecamatan Besitang melalui koordinasi yang baik serta seluruh saksi yang kooperatif menghadirkan suasana kondusif dalam proses pembacaan plano di Kecamatan Besitang ini," pungkasnya. (Raj)


© 2023 patimpus.com.