Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Juli 2024

Prof Ridha Diharapkan Dapat Terus Berkontribusi Di Masyarakat

    Senin, Juli 08, 2024  


PATIMPUS.COM - Pimpinan ranting Aisyiyah Pb Selayang, Hesty Amalia menggelar kegiatan khitanan massal yang diinisiasi keluarga besar Aisyiyah, di Jalan Sei Belutu, Minggu (7/7/2024). 

Hesty Amalia mengatakan khitanan massal bekerja sama dengan salah satu tokoh masyarakat Prof. dr Dr. Ridha Darmajaya Sp BS (K) yang telah banyak berinteraksi dengan kalangan masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan..

"Hari ini kami mengadakan khitanan massal bekerja sama dengan Prof Ridha. Alhamdulillah semua berjalan lancar dan diikuti 50 peserta. Terima aksih atas partisipasi Prof Ridha dan timnya. Terimakasih juga bisa terlaksana dengan gratis," ungkap Hesty dalam sambutannya.

Hesty Amalia berharap tokoh masyarakat seperti Prof. dr Dr. Ridha Darmajaya Sp BS (K) bisa terus berkontribusi terkhusus pada kegiatan-kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepada masyarakat kecil. 

Hesty menambahkan lagi, Ia berkeinginan agar Prof Ridha ke depannya bisa trus berkontribusi di Medan terkhusus kepada masyarakat kecil dan kurang mampu. 

"Semoga juga langkah-langkah yang dilakukan Prof Ridha untuk kota Medan bisa berjalan lancar," ungkap Hesty. 

Hal senada disampaikan Tutut Wijayanti selaku pimpinan Aisyiyah Cab Medan Baru. 

Tutut Wijayanti pun tak sungkan memberikan dukungan kepada Prof Ridha sebagai tokoh yang akan bertarung dalam kontestasi Pilkada tahun ini. 

"Prof Ridha memang sosok luar biasa sangat baik. Kini, dengan mencalonkan diri sebagai walikota Medan,  kami semua akan mendukung Prof Ridha," kata Tutut Wijayanti.

Ia juga tak menampik jika Prof Ridha merupakan sosok yang pintar dan memiliki rasa sosial yang tinggi ke masyarakat. Apalagi kegiatan sunatan massal juga menurutnya mendapatkan animo yang tinggi dari masyarakat. 

"Sangat kita apresiasi. Sebagai syiar Aisyiyah cabang Medan baru kegiatan kita ini mendapatkan antusias tinggi, bahkan pesertanya ada yang jauh dari Deliserdang serta dari kecamatan di Kota Medan," jelas Tutut. 

Dukungan lain hadir dari Herry Mariantono. Sebagai tuan rumah pelaksanaan sunat massal dirinya mengaku senang Prof Ridha mengajak peserta melafalkan janji khitanan. 

"Sangat baik tentunya. Anak-anak diajak untuk berbakti kepada orang tua, rajin ibadah dan rajin ke masjid. Ke depannya kegiatan seperti ini bisa terus diadakan agar anak kurang mampu bisa terbantu," kata Herry. 

Sementara itu, Prof. dr Dr. Ridha Darmajaya Sp BS (K) yang juga merupakan Bakal Calon Wali Kota Medan turut hadir menyempatkan membacakan janji khitan untuk bisa diteladani oleh anak-anak peserta khitan massal. (Soni)

Minggu, 30 Juni 2024

PW IWO Sumut Hadiri Mubesda Dan Pengukuhan PD Sergai

    Minggu, Juni 30, 2024  


PATIMPUS.COM - Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Utara (Sumut) menghadiri Musyawarah Bersama Daerah (Mubesda) dan sekaligus Pengukuhan Pengurus Daerah (PD) IWO Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Sabtu (29/6/ 2024).

Acara itu berjalan sukses dan lancar dan dimulai sekitar pukul 10:00 WIB di taman wisata Pantai Romantis, Kabupaten Sergai.

Dalam Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pengurus Wilayah Sumut Amri Abdi S.Kom didampingi Sekertaris PW IWO Zahendra Moeroe Koto ST,  dan Bendahara PW IWO Sumut Budi nyata, serta Ketua Bidang SDM Refija Putra Syariv  Lubis, beserta pengurus lain.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PW IWO Sumut Amri Abdi S.Kom beserta jajarannya. Amri mengucapkan selamat atas kegiatan Mubesda sekaligus pengukuhan pengurus PD IWO Sergai terpilih.

"Kita berharap kepengurusan baru bisa lebih baik dari kepengurusan sebelumnya agar dapat membesarkan nama organisasi IWO di Serdang Bedagai (Sergai) serta dapat merekrut anggota anggota muda yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas," sebut Amri.

"Jangan Pernah membandingkan organisasi lain dengan organisasi kita, tetap fokus untuk membesarkan dan mengembangkan organisasi IWO ditanah Bertuah Negeri Berdat," tambahnya.

Sambung nya lagi menambah anggota adalah hal yang wajib namun dengan catatan tidak tergabung dengan Organisasi Lain, agar tidak terjadi konflik nantinya.

Pesan Ketua PW Sumut  singkat padat namun memberi makna yang luarbiasa. " Untuk Apa Banyak Kalau Menyemak, Lebih Baik Sedikit Tapi Solid," pesan Amri didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) IWO Sumut Zahendra Moeroe Koto ST dan jajarannya.

Hal senada juga disampikan Sekjen IWO Sumut Zahendra Moeroe Koto ST.  Ia mengatakan biarlah IWO dianggap tidak ada apa-apanya, namun seluruh anggota pengurus yang bergabung di IWO merupakan orang yang luar biasa yang bisa membangkitkan nama besar IWO di Kabupaten Serdang Bedagai. 

"Jangan pernah ada dendam diantara kita agar organisasi berjalan lancar dan aman," pesan Zahendra lagi.

Dalam kegiatan Mubesda, Sutrisno terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PD IWO Sergai, Sekertaris Yudi Prawira Putra Lubis, Bendahara Nurhamimah.

Ketua PD IWO Sergai Terpilih Sutrisno dalam sambutan perdananya mengucapkan terimakasih kepada stakeholder yang memberikan suport yang sangat luar biasa dalam kegiatan Mubesda IWO Sergai, semoga organisasi kewartawanan di Sergai ini tetap bisa berkordinasi yang baik untuk menjalankan program-program organisasi.

"PD IWO Sergai tetap mengikuti arahan dan petunjuk dari PW IWO Sumut untuk menjalankan program yang diarahkan, semoga pengurus yang baru ini bisa tetap menjalin kekompakan untuk membesarkan nama baik IWO," imbuhnya. (Soni)

Sabtu, 29 Juni 2024

Dukungan Kepada Edy Rahmayadi Terus Mengalir

    Sabtu, Juni 29, 2024  


PATIMPUS.COM - Menjelang perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Utara (Sumut) pada November 2024 mendatang semakin sengit. 

Berbagai dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir kepada bakal calon (Balon) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, Salah satunya dari Relawan Ayah Edy Rahmayadi Gubernur Sumut 2025 (Ready G-25) dan Zatira Shalihah. 

Ready G-25 bersama Zatira Shalihah sepakat mendekalarasikan dukungan kepada Edy Rahmayadi, di Rumah Pemenangan Edy Rahmayadi, jalan Jenderal Sudirman pada Jumat (28/6/2024).

Sebelumnya Ready G-25 merupakan basis relawan yang berjuang untuk perubahan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu, dan kini dibentuk khusus untuk mendukung dan memenangkan Edy Rahmayadi, menjadi Gubernur Sumut, periode 2025 – 2030, sedangkan Zatira Shalihah merupakan organinasi muslimah, yang akan siap berjuang bersama Ready-25.

Ketua Ready G-25, Mislaini Suci Rahayu dalam deklarasi menyatakan Ready G-25 bersama Relawan Zatira Shalihah siap mendukung dan memenangkan Edy Rahmayadi dalam Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) yang akan berlangsung pada November 2024 mendatang.

“ Assalamualaikum, hari ini Kami Keluarga Besar Ready G-25 bersama Keluarga Besar Zatira Shalihah yang merupakan organisasi muslimah yang mendukung ayah Edy Rahmayadi mendeklarasikan dukungan. Dan yang hadir pada saat ini sekitar 12 Kabupaten Kota yang ada di Sumatera Utara," terang Mislaini.

" Dan Alhamdulillah dari 500 perserta yang kami targetkan mungkin 600 peserta yang hadir saat ini, semuanya siap mendukung ayah Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumatera Utara untuk periode 2025-2030 yang pemilihannya dilkasanakan November 2024,” tambah Mislaini.

Mislaini menambahkan, Ready G-25 sendiri saat ini sudah ada di 33 Kabupaten Kota, namun yang bisa hadir saat deklarasi sekitar 12 Kabupaten/Kota di Sumut diantaranya, Kota Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Batubara, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan dan Karo.

“Kami juga akan terus bergerak mensosialisasikan kinerja yang sudah dilakukan Ayah Edy ke Kabupaten/Kota lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Edy Rahmayadi menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas dukungan yang disampaikan. Edy Rahmayadi juga memohon doa agar semua yang akan dikerjakan diberi kemudahan oleh Allah SWT.

“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan ini, kita bertarung tak mudah, kita melawan siapa ini, tak perlu saya sebutkan, kita semua sudah tau,” kata Edy.

Mantan Gubernur Sumut periode 2018-2023 ini menjelaskan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumut 2024 nanti diperkiraan ada 11 juta pemilih, Edy Rahmayadi mendorong relawan-relawan agar terbentuk di 33 Kabupaten/Kota se-Sumut.

Dengan terbentuknya dan tersebarnya relawan-relawan di 33 Kabupaten/Kota diharapkan dengan kerja-kerja relawan ini dapat menarik dukungan dari masyarakat untuk memenangkan Edy Rahmayadi.

“Kondisi ini yang akan nanti kita lakukan, tadi saya lihat ini ada beberapa kabupaten, saya berharap ada disetiap kabupaten,” kata Edy Rahmayadi. (Soni)

Jumat, 28 Juni 2024

Dorong Perda Penanggulangan TBC, YMMA Gelar FGD di Deliserdang

    Jumat, Juni 28, 2024  


PATIMPUS.COM - Yayasan Mentari Meraki Asa (YMMA) mendorong Kabupaten Deliserdang agar menerbitkan Peraturan Daerah Penanggulangan penyakit menular tuberkulosis.

Hal tersebut penting mengingat angka kasus tuberkulosis yang masih tinggi dan perlu perhatian ekstra dari semua pihak.

Ketua YMMA Ahmad Hakiki mengapresiasi pemerintah daerah Kab. Deliserdang yang selama ini punya komitmen tinggi dan terus bekerja mengeliminasi tuberkulosis sampai ke akar rumput. Menurutnya, terbitnya Perda nantinya menambah kekuatan agar kerja-kerja yang telah dilakukan semakin masif dan terukur.

“Kami mengapresiasi pemerintah daerah Kab. Deliserdang khususnya Dinas Kesehatan yang berjibaku terus mengeliminasi TBC. Dengan adanya Perda, tentu semakin menguatkan pelaksanaan tugas tersebut. Tidak hanya pekerjaan satu instansi saja, namun semua pihak dapat terlibat aktif menuntaskan permasalahan penyakit menular itu,” ucap Hakiki di Hotel D’Prima Kualanamu, Kamis (27/6/2024).

YMMA kemudian menggelar Focus Group Disscusion terkait Usulan Perda dengan mengajak mitra dari OPD, DPRD, dan organisasi masyarakat sipil untuk mendukung adanya Perda tersebut.

“Alhamdulillah kemarin kami melaksanakan FGD terkait usulan Perda TBC di Hotel D’Prima Kualanamu, Rabu 26 Juni 2024. Seluruh peserta sepakat agar penanggulangan dikuatkan dengan adanya regulasi berupa peraturan daerah. Nantinya hasil diskusi ini kami serahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,” tambah Hakiki. 

Hal senada juga disampaikan Ketua YMMA Cab. Deliserdang Taufik Hidayat terkait usulan Perda yang telah dibahas sejak tahun 2018 tersebut. Sebagai penanggung jawab pelaksanaan program TBC berbasis Komunitas di Deliserdang, ia mengajak seluruh pihak untuk turut andil dan memberi sumbangsi saran di dalam naskah Perda nantinya.

“TBC ini tidak dapat ditanggulangi hanya satu instansi saja, tetapi harus melibatkan banyak pihak. Karena TBC bukan sekadar isu kesehatan, tetapi dampak dari penyakit tersebut merambah ke masalah lain seperti ekonomi, sosial, lingkungan, pendidikan, dan lainnya. Maka perlu adanya kekuatan hukum yang pasti untuk bersama-sama menuntaskannya,” ucap Taufik.

Taufik juga mengatkaan acara FGD yang digelar sebagai kebermanfaatan sebesar-besarnya untuk masyarakat di Deliserdang dan bagian dari upaya mewujudkan cita-cita bersama yaitu Indonesia Bebas TBC di tahun 2030.

“Berbagai upaya terus dilakukan dalam penanggulangan TBC. Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 67 Tahun 2021 diterbitkan untuk percepatan eliminasi TBC pada tahun 2030. Saya kira ini penguat untuk pemerintah daerah agar segera menerbitkan Perda,” tambahnya. (rel)

Ketum LPPI Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Cerdas, Bermoral Yang Patut Jadi Teladan

    Jumat, Juni 28, 2024  


PATIMPUS.COM - Banyak ragam pandangan ataupun pendapat publik terkait persoalan pasca Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Anggota Legislatif menimbulkan adanya kekecewaan dari berbagai pihak.

Terkait persoalan itu, Ketua Umum (Ketum) Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ekspresi Iman (LPPI) James E Simorangkir menilai hal tersebut telah mencederai sendi-sendi demokrasi dengan maraknya politik uang (money politic) serta bansos yang ditenggarai dapat mempengaruhi suara pemilih. 

Selain itu, James E. Simorangkir mengaku banyak menerima informasi, pendapat dan pandangan dari masyarakat terkait persoalan pemilu yang lalu sehingga tidak sedikit pula ada beberapa pihak mengungkapkan penyesalan memilih karena mendapat uang dan bansos. 

Menurut James E. Simorangkir, Kondisi seperti ini tentu patut menjadi kajian refleksi bersama dalam menyusun dan membangun moralitas pemilih dengan melakukan edukasi menyeluruh kepada masyarakat mengingat akan digelarnya kembali Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur bahkan memilih Walikota dan Wakil Walikota pada November 2024 mendatang. 

"Yah... Pasca pemilu presiden dan legislatif yang lalu, banyak laporan yang kita dapati di lapangan terkait persoalan pemilu. Persoalan itu, bagi kami Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ekspresi Iman, tentu menjadi perhatian serius yang perlu kita jadikan kajian refleksi untuk menyusun dan membangun moralitas pemilih pada Pilkada Gubernur maupun Walikota pada November 2024 mendatang," jelas James E Simorangkir  kepada awak media melalui via WhatsApp. Kamis (27/6/2024).

Lulusan Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Jakarta ini memaparkan lebih lanjut, perlunya dilakukan edukasi kepada pemilih sehingga diharapkan masyarakat mampu melakukan analisa sosial dan cerdas dalam menentukan pilihannya dan akhir secara otomatis dapat meminimalisir terjadinya replika kecurangan pemilu.

"Jika tidak dilakukannya edukasi menyeluruh,  tidak tertutup kemungkinan persoalan-persoalan pemilu itu akan kembali terulang dalam perhelatan Pilkada serentak ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota pada November 2024 mendatang," kata James E. Simorangkir. 

James E Simorangkir yang juga merupakan  pemegang Diploma Komunikasi Sosial dan Religius dari Crec Avec Lyon, France ini, berpesan kepada masyarakat, bahwa dalam memilih pemimpin agar terlebih dahulu melakukan cek dan ricek dengan menggali informasi lengkap terkait track record calon yang akan dipilih, terutama keteladanan dan moralitas dari calon pemimpin tersebut.

 "Jadi kita berpesan kepada masyarakat saat Pilkada mendatang, sebelum menjatuhkan pilihan terhadap calon-calon apakah itu Gubernur, Bupati, ataupun Walikota sebaiknya  jangan terbius dengan money politic, jangan takut diintimidasi, dan berani menyuarakan keadilan dan kebenaran dengan menggali informasi lengkap track record calon pemimpin yang akan kita pilih," pesan James E. Simorangkir.

James E. Simorangkir yang dikenal sebagai aktivis pekerja sosial dan fasilitator ragam lokakarya di Indonesia ini, mengajak masyarakat untuk berani mengekspresikan kejujuran dengan dilandaskan keimanan dari hati.

"Demokrasi itu sesungguhnya adalah mengekspresikan secara jujur pilihan dengan dasar-dasar penilaian bahwa kepemimpinan merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa melalui suara rakyat. Dan itulah makna slogan Vox Populi Vox Dei," ungkap James Simorangkir.

James E Simorangkir yang juga merupakan tetua dari Barry Simorangkir yaitu salah satu sosok tokoh putra terbaik Sumatera Utara dan juga seorang ahli teknologi digital ini, mengajak masyarakat untuk berani melakukan perlawanan terhadap pembodohan dengan diiming-imingi politik uang pada Pilkada Gubernur, Walikota dan Bupati yang direncanakan akan berlangsung pada November 2024 mendatang.

"Kesalahan memilih pemimpin akan menimbulkan penderitaan panjang bagi rakyat. Sudah saatnya kita berani melakukan perlawanan terhadap pembodohan ini melalui iming-iming money politik ataupun bansos," ajak James Simorangkir.

"Dan khusus semua Kabupaten/Kota dan pemilihan Gubernur di Sumatera Utara, sebagai rakyat Sumut mari kita bangkitkan iman kita untuk memilih pemimpin yang cerdas, memiliki track record dan moralitas yang bisa diteladani dan mempunyai rasa malu untuk takut kepada Tuhan," tambah James Simorangkir sembari menutup percakapan dengan awak media. (Soni)

Selasa, 18 Juni 2024

Ketum LPPI Himbau Stop Ciptakan Kegaduhan di Masyarakat

    Selasa, Juni 18, 2024  


PATIMPUS.COM - Adanya upaya penggiringan opini dari segelintir oknum terkait keberpihakan seorang Pj Bupati Tapanuli Utara (Taput) Dimposma Sihombing terhadap salah satu pihak dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) diduga untuk menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.

Mendapat sorotan dari Ketua umum Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ekspresi Iman (LPPI) James E Simorangkir. 

Padahal, kata James Simorangkir, Dimposma Sihombing notabene merupakan birokrat tulen yang mendapatkan amanah memimpin Kabupaten Tapanuli Utara dalam mengemban tugas menjalankan roda pemerintahan, menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, serta memfasilitasi pelaksanaan persiapan Pilkada serentak tahun 2024.

"Ini perlu disikapi bersama agar tidak menjadi preseden buruk dan menciptakan hoaks di tengah masyarakat Tapanuli Utara. Pak Pj Bupati Taput adalah seorang birokrat tulen," ujar James E Simorangkir, Senin (17/6/2024).

Seperti dimuat dalam sejumlah pemberitaan media baru-baru ini, Menurutnya, kehadiran Pj Bupati Taput bersama Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, dan Dandim 0210 Letkol Inf Saiful Rizal dalam kegiatan senam massal dan jalan santai di Tarutung, merupakan undangan resmi dari Anggota DPRD Sumatera Utara.

"Kita mengajak masyarakat untuk lebih bijaksana dalam beropini sebab kegiatan tersebut tidak dalam ranah Pemilukada," terangnya.

Disebutkan James Simorangkir lagi, sebagaimana dinyatakan dalam sejumlah kesempatan, Pj Bupati Dimposma telah menekankan bahwa dirinya adalah seorang birokrat bukan seorang politisi.

"Makanya, Pak Pj Bupati langsung menjalin komunikasi efektif dengan seluruh unsur Forkopimda serta merangkul seluruh elemen masyakat demi menciptakan kebersamaan dalam mewujudkan Taput yang aman, dan nyaman," terangnya.

James E Simorangkir berharap seluruh masyakat Taput tidak terpancing dan terpengaruh akan opini-opini menyesatkan yang sengaja diciptakan untuk tujuan membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

Kegiatan senam dan olahraga bersama yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan mengorganisir semua komponen masyarakat berpartisipasi aktif untuk senam bersama harus dihargai sebagai upaya mewujudkan pepatah 'Mensano in corpore sano (dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat)' yang menjadi substansi kegiatan sebagai promosi kesehatan masyarakat. 

Pembangunan kesehatan masyarakat sebagai amanat undang undang juga harus dilaksanakan dengan ragam kegiatan. 

"Jadi, semestinya kegiatan ini harus kita apresiasi terutama dengan kehadiran Forkopimda Taput sebagai teladan terdepan dalam melaksanakan kesehatan masyarakat. Pj Bupati pasti berorientasi pada kepentingan masyarakat yang dipimpin. Jangan segala kegiatan yang dipimpinnya dipolitisir sebagai kegiatan politik. Intinya, betapa penting kita bertubuh sehat agar berpikir dan berjiwa sehat," tukasnya. (Soni)

© 2023 patimpus.com.