Perumda Tirtanadi Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air, Ardian Surbakti : Demi Pelayanan Air Minum yang Aman dan Layak
| Selasa, Desember 30, 2025

By On Selasa, Desember 30, 2025


PATIMPUS.COM - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melakukan sosialisasi penyesuaian tarif air kepada masyarakat di Kantor Pusat Perumda Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja No 1 Medan, Selasa (30/12/2025).


Kegiatan ini dihadiri Kabiro Perekonomian Setdaprovsu, jajaran Direksi Perumda Tirtanadi, Dewan Pengawas, Sekretaris Komisi C DPRD Sumut, Sekda Kota Medan, camat dan lurah se-Kota Medan, elemen mahasiswa, LSM, dan perwakilan tokoh masyarakat dari 21 kecamatan se-Kota Medan.


Direktur Utama Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti mengatakan, penyesuaian tarif air ini sudah melakukan kajian mendalam. "Kebijakan ini demi keberlangsungan pelayanan air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan," kata Ardian.


Dirut juga berharap masukan dari para pemangku kepentingan dan masyarakat guna mendukung peningkatan kualitas layanan Perumda Tirtanadi kepada masyarakat. “Masukan yang membangun sangat diperlukan agar Perumda Tirtanadi dapat terus berbenah dan pada akhirnya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.


Sementara Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Poppy Marulita Hutagalung menyampaikan, prinsipnya Pemprov Sumut memberikan perhatian serius terhadap rencana penyesuaian tarif air minum tersebut.


Menurut Poppy, Pemprov Sumut telah menyampaikan rekomendasi rentang tarif kepada Perumda Tirtanadi sejak Juni 2024, yakni mulai dari sekitar Rp4.885 hingga Rp13.000 per meter kubik, dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan keberlanjutan perusahaan. “Sebelumnya kita telah melakukan sosialisasi untuk zona 1, dan ke depan sosialisasi akan dilanjutkan ke zona 2 yang mencakup kabupaten dan kota,” jelasnya.


Ia juga menegaskan, ada dua sisi yang harus dipertimbangkan secara matang dalam penyesuaian tarif air ini. Pertama, jika tarif tidak disesuaikan, dapat berdampak pada kesehatan keuangan BUMD. Namun di sisi lain, kenaikan tarif juga berpotensi memengaruhi tingkat inflasi.


Poppy berharap, kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi ruang dialog yang produktif antara Perumda Tirtanadi, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, sehingga kebijakan penyesuaian tarif air minum dapat diterapkan secara adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.


Sementara Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirtanadi Salman  Sihotang mengungkapkan, penyesuaian tarif air ini merupakan program Pemprov Sumut yang dituangkan dalam program Perumda Tirtanadi sebagai program sosial ke masyarakat, terutama membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yaitu dengan kategori rumah sangat sederhana sesuai ketentuan Permendagri Nomor 71 tahun 2020.


"Untuk membantu dan memudahkan masyarakat tersebut kami dalam setahun ini bersama tim ahli telah melakukan kajian dalam memutuskan perubahan tarif yang lebih rendah dibandingkan tarif sebelumnya," ujar Salman.


Dampak dari perubahan tarif ini, menurut Salman, tidak hanya berlaku kepada masyarakat berpenghasilan rendah, tapi juga pada tarif seluruh pelanggan, baik sosial, rumah tangga, niaga, dan industri, yang dikelompokkan dalam kelompok baru sesuai Permendagri dengan perubahan tarif lebih rendah pada kelompok kategori 1 dan 2. "Pada prinsipnya penyesuaian yang lebih rendah dibanding tarif tahun lalu terkhusus kepada masyarakat MBR. Disamping itu ada perubahan tarif untuk pengguna atau pelanggan yang  mengkonsumsi air di atas 20.000 kubik (diluar kebutuhan dasar air ) untuk pelanggan konsumtif dan komersial. Untuk itu dihimbau kepada pelanggan agar menggunakan air seperlunya,"ujar Salman.


Penyesuaian tarif yang berlaku mulai pemakaian Bulan Februari 2026 ini didasari blok-blok tarif dasar pelanggan. Yakni Kelompok 1 merupakan MBR dan sosial yang dikenakan tarif rendah atau subsidi. Kemudian pelanggan kelompok 2 merupakan rumah tangga, dikenakan tarif lebih tinggi dari tarif rendah. Kemudian kelompok 3 yang memanfaatkan air minum untuk mendukung kegiatan perekonomian, membayar dengan tarif minimum.


Adapun penetapan tarif disesuaikan dengan blok-blok tarif air yang telah ditetapkan. Pertama, Blok tarif 1 dengan konsumsi 0-10 meter kubik yakni pelanggan yang menggunakan air minum untuk memenuhi standar kebutuhan hidup sehari hari. 

Blok 2 merupakan pelanggan dengan konsumsi pemakaian 10-20 meter kubik yakni pelanggan menggunakan air minum tingkat atas atau standar. Kemudian Blok 3,  pemakaian 20-30 meter kubik, pelanggan menggunakan air minum dua tingkat di atas kebutuhan standar, dan terakhir Blok 4, pemakaian di atas 30 meter kubik dengan menggunakan air minum untuk mendukung kegiatan perekonomian dengan nilai tambah atau komersial.


Adapun tarif lama yang dipergunakan sejak 2017 hingga saat ini, dimana masih menggunakan 2 kategori blok tarif air yaitu di bawah 10 meter kubik sampai 10 meter kubik dan di atas 10 meter kubik. Dengan paling rendah tarif untuk sosial yakni 1,30 per liter per rupiah masih dibawah tarif batas atas 12,61 per liter per rupiah.


Sedangkan tarif baru yang akan digunakan tidak ada perubahan signifikan, hanya saja kategori blok tarif yang berubah dari dua blok tarif menjadi empat blok kategori tarif.


Salman mencontohkan, tarif baru yang akan diberlakukan untuk sosial umum dan sosial khusus, sebelumnya di angka 1,30 per liter per rupiah, pada tarif baru ini mengalami penurunan menjadi 0,15 per liter per rupiah. "Untuk tarif rumah tangga juga terjadi penurunan dari 1,30 ke 0,94 dan seterusnya," pungkasnya. (don)

Pasca Banjir, Dirut Perumda Tirtanadi Tegaskan Pelayanan Air Bersih Diutamakan
| Kamis, Desember 18, 2025

By On Kamis, Desember 18, 2025


PATIMPUS.COM - Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (Perumda) Tirtanadi Ardian Surbakti menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat terlebih pasca banjir di Sumatera Utara.


Pihaknya juga sekaligus menurunkan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang saat ini masih tergolong tinggi mencapai 40 persen.


Upaya tersebut akan dilakukan melalui langkah teknis dan non-teknis serta didukung keterbukaan informasi kepada publik.


“Saat ini tantangan terbesar kami adalah tingginya tingkat kehilangan air. Di beberapa wilayah, angkanya bahkan mencapai sekitar 40 persen. Ini menjadi fokus utama kami untuk segera diturunkan,” ujar Direktur Utama Ardian Surbakti dalam pertemuan bersama Pengurus Forum Wartawan Tirtanadi di Aula Perumda Tirtanadi, Kamis 18 Desember 2025.


Ia menegaskan, seluruh jajaran direksi dan tim tengah menyiapkan berbagai langkah konkret guna mengatasi persoalan tersebut.


“Penanganan kehilangan air ini kami lakukan melalui pendekatan teknis maupun non-teknis. Semua sedang kami siapkan agar hasilnya bisa optimal,” katanya.


Selain pembenahan internal, Ardian juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan media dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.


“Kami sangat berharap bisa berkolaborasi dengan rekan-rekan wartawan. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan membangun,” ucapnya.


Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.


“Kami berkomitmen membuka ruang informasi seluas-luasnya agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat,” lanjut Ardian.


Terkait bencana banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah, Ardian Surbakti mengakui pelayanan air bersih sempat terganggu akibat terdampaknya beberapa instalasi pengolahan air yang terendam.


“Banjir kemarin sempat mengganggu pelayanan karena ada instalasi yang terdampak. Namun kami bergerak cepat agar pelayanan bisa kembali normal,” jelasnya.


Ke depan, Tirtanadi berupaya meningkatkan keandalan sistem pelayanan agar tetap berjalan meski di tengah kondisi cuaca ekstrem.


“Kami ingin memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan dan tidak terlambat,” pungkasnya. (don)

Buru Aksesoris Natal dan Tahun Baru, Toko Acai Jaya Ramai Pembeli
| Jumat, Desember 12, 2025

By On Jumat, Desember 12, 2025


PATIMPUS.COM - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Toko Acai Jaya yang terletak di Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Aur, Medan, mulai ramai dikunjungi calon pembeli dari berbagai kalangan.


Menurut Aliansyah SHU, selaku pengelola Toko Acai Jaya, Jumat (12/12/2025), aksesoris atau pernak-pernik yang dipajang rata-rata sesuai kebutuhan untuk natal dan tahun baru.


"Dari tahun sebelumnya, permintaan pernak-pernik natal dan tahun baru mulai mengalami peningkatan," ujar pria yang kerap disapa Bang Acai ini.


Mantan pengurus Karang Taruna Medan ini menerangkan, Toko Acai Jaya menyediakan berbagai jenis aksesoris, antara lain Pohon Natal berbagai ukuran, dari kecil hingga 5 meter, Slinger, Bola-bola dekorasi, Pucuk bintang, Lilin, Pita, Kotak hampers, Aneka plastik dan kebutuhan pembungkus, Snack, Lampu tirai, Lampu LED, Topi dan bando tematik, Sarung bantal, Keset kaki, Senter kecil, Boneka Santa mulai ukuran UKM hingga 1,8 meter.


Aliansyah SHU, juga mengakui adanya peningkatan jumlah pembeli menjelang perayaan natal dan pergantian tahun 2025 ini. 


"Saya perkirakan keramaian pengunjung akan terus meningkat hingga satu pekan ke depan menjelang hari-H perayaan," pungkasnya.


Bang Acai membeberkan Toko Acai Jaya juga melayani kebutuhan konsumen pada momen hari besar lainnya seperti Idul Fitri, Imlek, 17 Agustus, Halloween, dan perayaan lainnya dengan menyediakan aksesoris yang lengkap.


Pantauan Patimpus.com, sejumlah konsumen terlihat memilih aksesoris yang telah dipajang di etalase toko, untuk hiasan rumahnya dalam menyambut natal dan tahun baru.


"Kami sudah berlangganan sejak lama. Toko ini selalu menjual pernak pernik natal yang terbaru dengan kualitas baik. Cocok untuk merayakan natal bersama keluarga," ujar Richard, warga, Padang Bulan, Medan.


Menurut Richard, dirinya kerap membeli pernak-pernik natal dan tahun baru di Toko Acai Jaya karena harganya terjangkau dan kualitasnya tidak murahan.


"Tempatnya pun strategis karena berada di dekat Istana Maimun dan tengah kota," ujarnya sembari mengatakan pelayanan Tolo Acai Jaya sangat ramah dan murah senyum sehingga betah berbelanja di tempat tersebut. (doni)




Jaga Kualitas Air Perumda Tirtanadi Cuci Reservoir 2 IPAM Sunggal
| Jumat, Desember 12, 2025

By On Jumat, Desember 12, 2025


PATIMPUS.COM - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi terus menjaga kualitas air minumnya yang disalurkan ke masyarakat pelanggan, dengan melaksanakan pencucian reservoir 2 di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM)  Sunggal.


"Pelaksanaan pencucian reservoir itu dilaksanakan sejak tanggal 13 s/d 14 Desember 2025 (Sabtu mulai pukul 20.00 WIB s/d Minggu Pukul 03.00 WIB)," kata Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi dan Publikasi Perumda Tirtanadi Lokot Parlindungan Siregar, Jumat (12/12/2025).


Dikatakan Lokot Parlindungan Siregar, pelaksanaan pencucian reservoir ini selain untuk menjaga kualitas air juga untuk mengangkat endapan lumpur maupun kotoran yang ada pada bak penampungan air di IPAM Sunggal. 


Untuk itu lanjut Lokot Parlindungan Siregar akibat dari pencucian reservoir ini mengakibatkan air menjadi mati/kecil dan keruh, adapun wilayah yang terdampak seperti Cabang Sunggal, Cabang Padang Bulan dan Cabang Diski yaitu di Jl Setiabudi, Jl Perjuangan, Jl Dr. Mansyur, Jl Sei Serayu, Jl. Sudirman, Jl Abdullah Lubis, Jl Sri Gunting, Jl Suka Maju dan Booster Pump Pasar IV Padang Bulan. 


Lebih jauh Lokot Parlindungan Siregar mengatakan atas nama Manajemen mohon maaf atas ketidaknyamanan ini , dan Perumda Tirtanadi akan menyiapkan mobil tangki air untuk masyarakat pelanggan dengan menghubungi call center 1500-922.


"Kami mohon maaf kepada masyarakat pelanggan yang terdampak dan mohon doanya kiranya petugas yang bekerja dalam mencuci reservoir tersebut dapat bekerja sesuai waktu dan tanpa ada halangan apapun dan disarankan untuk menampung air pada tandon-tandon atau bak air yang ada di rumah masing-masing," ujar Lokot Parlindungan Siregar. (don)

PalmCo Salurkan 500 Ton Minyak Goreng untuk Korban Banjir Sumatera
| Kamis, Desember 04, 2025

By On Kamis, Desember 04, 2025


PATIMPUS.COM - Pemerintah mempercepat operasi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatra. Sebanyak 207 truk logistik berisi kebutuhan pokok—mulai dari telur, minyak goreng, gula, susu, mie instan, air mineral, hingga beras—diberangkatkan menuju Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Nilai bantuan mencapai Rp34,8 miliar.


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pasokan pangan untuk masyarakat di wilayah bencana dipastikan aman. Pemerintah, kata dia, menyiapkan cadangan beras hingga tiga kali lipat dari kebutuhan provinsi terdampak.


“Kita ingin tidak satu orang pun kekurangan beras. Cadangan kita besar,” ujar Mentan.


Dalam kesempatan itu, ia juga memberi apresiasi kepada Sub Holding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo yang dinilai berperan besar mendukung stabilitas pasokan minyak goreng di lapangan.


“Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Dirut PTPN IV PalmCo. Partisipasinya luar biasa, terutama dalam membantu menjaga ketersediaan minyak goreng. Pengiriman terus dilakukan untuk masyarakat kita di wilayah bencana,” kata Amran.


Komitmen 500 Ton Minyak Goreng


PTPN IV PalmCo menjadi salah satu BUMN dengan kontribusi signifikan dalam operasi bantuan ini. Direktur Utama Jatmiko K. Santosa menyampaikan bahwa selain 26 ton minyak goreng yang disalurkan melalui program Kementan Peduli, perusahaan juga telah menyediakan dan siap untuk menyalurkan total 470 ton lainnya sehingga total 500 ton minyak goreng akan disalurkan di tiga provinsi terdampak. Bantuan kni memiliki nilai sekitar Rp9,3 miliar.


“Pagi ini kami bersama Pak Menteri dan jajaran BUMN melepas lebih dari 200 truk bantuan ke Sumatra. Untuk PalmCo, kami mengirimkan 26 ton minyak goreng beserta kebutuhan pokok lainnya,” ujar Jatmiko.


Selain bantuan pangan, unit-unit regional PalmCo juga mengerahkan peralatan dan tenaga untuk mendukung percepatan pemulihan di wilayah banjir.


“Semoga bantuan ini meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.


*Kolaborasi Pemerintah dan BUMN*

Sinergi pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha menjadi langkah penting memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara cepat. Selain memperkuat operasi kemanusiaan, kontribusi PalmCo membantu menjaga stabilitas pasokan minyak goreng di Sumatra, terutama di tengah terganggunya distribusi akibat banjir.


Upaya bersama ini diharapkan mempercepat pemulihan wilayah terdampak, sekaligus memberi kepastian bagi masyarakat bahwa pasokan pangan tetap terjaga selama masa tanggap darurat. (don)

Pasca Banjir, Perumda Tirtanadi Berjibaku Pulihkan Sistem Penyediaan Air Minum - SPAM
| Senin, Desember 01, 2025

By On Senin, Desember 01, 2025


PATIMPUS.COM - Hujan deras yang terus menerus sajak 25 sampai 27 Nopember 2025 mengakibatkan banjir hampir di seluruh Kota Medan dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa.


Terjadinya banjir tersebut mengakibatkan terendamnya seluruh pompa yang ada di Instalasi Pengolahan Air (IPA), petugas Tirtanadi masih berjibaku secara ekstra melakukan recovery Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terhadap seluruh kerusakan pompa akibat terendam banjir yang ada di IPA maupun Booster Pump dan pipa distribusi.


"Perbaikan kerusakan yang ada di IPA dan Booster Pump serta pipa distribusi akibat  banjir di Kota Medan sudah 90 %," ujar Direktur Utama Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti, Senin (1/12/2025).


Dikatakan Ardian hanya 1 Water Treatment Plant (WTP) yang belum beroperasi secara maksimal yaitu di IPA Martubung.


"Hanya di IPA Martubung yang pompa transmisinya masih diperbaiki," ucap Ardian Surbakti.


Lebih jauh Ardian Surbakti mengatakan untuk menunggu pemadatan air yang di jalur pipa distribusi yang sempat kosong setelah perbaikan pompa Perumda Tirtanadi menyiapkan mobil tangki air bagi masyarakat pelanggan yang air di rumahnya masih kecil ataupun mati.


Progres Perbaikan di Tapanuli Selatan 


Selain progres perbaikan jalur distribusi air pelanggan di Kota Medan, Ardian Surbakti mengatakan untuk pelayanan air bersih di  Kota Padang Sidempuan masih sekitar 30 % hal ini disebabkan sulitnya lokasi "medan" yang dilalui maupun menuju lokasi kerusakan karena banyak material kayu dan lumpur.


"Lokasi menuju perbaikan pipa banyak material kayu dan lumpur juga akibat terjadinya longsor  sehingga petugas kami kesulitan dalam memperbaiki pipa," ujar Ardian Surbakti.


Ardian Surbakti menyampaikan titik lokasi pipa yang putus seperti di Desa Sihopur dan Desa Sisundung terdapat pipa yang harus diperbaiki sepanjang 100 meter.


"Di Kota Sidempuan kondisi pipa yang akan diperbaiki sudah berada di tepi tebing yang curam sehingga petugas kami hanya siang hari dapat memperbaiki pipa tersebut," ucapnya.


Untuk itu Ardian Surbakti memohon maaf kepada seluruh masyarakat pelanggan atas ketidaknyamanan ini dan memohon do'a kiranya petugas secepatnya dapat memperbaiki pipa yang rusak tanpa ada halangan. (don)

Dirut Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti Terima Audiensi Forwadi Bahas Silaturahmi Akhir Tahun
| Rabu, November 19, 2025

By On Rabu, November 19, 2025


PATIMPUS.COM - Direktur Utama Perumda Tirtanadi Sumatera Utara, Ardian Surbakti, menerima audiensi Forum Wartawan Tirtanadi (Forwadi) di ruang kerjanya, Selasa (18/11/2025) sore.


Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, membahas rencana kegiatan silaturahmi akhir tahun antara jajaran Direksi Tirtanadi dan para wartawan yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan.


Dalam kesempatan itu, Ardian Surbakti didampingi Kepala Sekretaris Perusahaan (Ka.Sekper) Perumda Tirtanadi Nurlin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Forwadi. Ia menegaskan pentingnya hubungan kemitraan yang sehat antara Tirtanadi dan insan pers, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepada masyarakat. “Sinergi dengan teman-teman wartawan sangat penting bagi kami. Informasi mengenai pelayanan air bersih harus sampai ke publik secara tepat,” ujarnya.


Ardian juga menilai kegiatan silaturahmi akhir tahun merupakan momen strategis untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara perusahaan dan media. Menurutnya, kebersamaan seperti itu menjadi ruang untuk saling bertukar pandangan serta mengevaluasi sepanjang tahun tentang pelayanan Tirtanadi untuk dapat terus ditingkatkan.


Sementara itu, Ketua Forwadi Ahmad Rivai Parinduri  didampingi Sekretaris Forwadi Adi Siswoyo Wasgo dan Bendahara Forwadi Hj Laswiyati Wakid menyampaikan terima kasih kepada Dirut Perumda Tirtanadi Ardian atas sambutan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa Forwadi siap terus mendukung penyampaian informasi publik yang berimbang, terutama terkait program-program pelayanan air bersih dan sanitasi kepada masyarakat Sumut.


Dalam audiensi tersebut, Forwadi juga memaparkan beberapa gagasan terkait format kegiatan silaturahmi akhir tahun. Usulan tersebut meliputi dialog terbuka antara Direksi dan wartawan, penyampaian evaluasi program, serta diskusi interaktif mengenai tantangan pelayanan air bersih ke depan. Usulan itu disambut positif oleh pihak Tirtanadi.


Ardian menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dengan media. Ia menilai bahwa kehadiran wartawan bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra evaluasi yang membantu perusahaan memperbaiki pelayanan. “Kritik yang membangun dari kawan-kawan wartawan juga menjadi bagian penting dalam upaya kami meningkatkan kualitas layanan,” katanya.


Pertemuan audiensi tersebut ditutup dengan foto bersama serta kesepakatan untuk menindaklanjuti rencana kegiatan silaturahmi akhir tahun dalam waktu dekat. Baik Tirtanadi maupun Forwadi berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi dan memberikan manfaat besar bagi publik, khususnya pelanggan Perumda Tirtanadi di  Sumatera Utara. (don)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis