Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

Dorong Perluasan Pasar UMKM, Walikota Medan Minta Indomaret Tambah Kuota Produk Lokal

Jumat, Juli 24, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak Indomaret untuk berkolaborasi memberi porsi lebih besar bagi produk UMKM unggulan lokal Medan masuk di gerai-gerainya.


Langkah ini diambil Rico Waas guna memperluas pasar usaha lokal sekaligus membanggakan identitas Kota Medan di kancah ritel modern.


Ajakan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi dari manajemen Indomaret, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Kamis (23/7/2026). 


Audiensi ini juga sekaligus mengundang Wali Kota Medan untuk dapat hadir dalam acara Indomaret Fun Run 2026 yang dijadwalkan akan berlangsung pada 2 Agustus mendatang di Lapangan Benteng Medan.


Dalam audiensi itu, Rico Waas mencatat, saat ini porsi produk UMKM Kota Medan yang berhasil masuk di rak-rak Indomaret baru berkisar antara 10 -15 %. Ia berharap angka tersebut bisa meningkat signifikan.


"Kalau bisa ditingkatkan menjadi sekitar 20%. UMKM itu adalah karakter dan identitas kota ini. Kami tentu bangga sekali jika produk-produk UMKM lokal Medan dipajang dan dipasarkan di gerai Indomaret," kata Rico Waas.


Kendati demikian, Rico Waas menegaskan bahwa kuantitas harus berjalan seiring dengan kualitas. Pemko Medan telah berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendampingi para pelaku UMKM agar produk lokal memenuhi standar ritel modern. 


"Artinya produk yang masuk harus lolos kurasi ketat, terjamin kualitasnya, serta mengantongi izin resmi seperti BPOM dan sertifikasi halal," ujar Rico Waas menambahkan.


Selain menyoroti potensi ekonomi lokal, Wali Kota Medan juga memberikan dukungan penuh terhadap gelaran Indomaret Fun Run 2026 yang akan menempuh rute sepanjang 4,8 kilometer.


Mengetahui antusiasme warga yang begitu tinggi, di mana seluruh kuota 6.000 peserta telah ludes terjual dalam waktu kurang dari sepekan, Rico Waas mewanti-wanti panitia untuk tidak mengabaikan faktor keselamatan dan kesehatan para pelari.


"Ambulans harus tetap siaga. Mudah-mudahan acaranya berjalan lancar dan masyarakat merasa senang mengikutinya," Harap Rico Waas.


Sebagai bentuk dukungan konkret, Rico Waas juga memerintahkan Dinas Kesehatan agar menurunkan tim medis serta menyiagakan ambulans di sepanjang jalur lari dan lokasi acara.


Sementara itu, Branch Manager Indomaret Yonanta Kusuma menyampaikan bahwa ajang olahraga ini tidak hanya menghadirkan kegiatan lari santai, tetapi juga akan diramaikan dengan berbagai hiburan, seperti pembagian lucky draw, serta menghadirkan stan-stan UMKM lokal untuk menyemarakkan suasana. (rel/don)

Dukung Haul Syekh Abdul Latif Deli, Rico Waas Tegaskan Komitmen Perkuat Kehidupan Beragama

Kamis, Juli 23, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Menyambut Haul ke 9 Syekh Abdul Latif Deli yang dirangkaikan dengan Zikir Akbar dan santunan kaum duafa, Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk terus menyokong kegiatan keagamaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan keselamatan bangsa.


Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Badan Kemakmuran Masjid (BKM) TQN Nurul Yakin di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (23/7/2026).


Hadir Nazir Masjid TQN Nurul Yakin, Buya Rasyidin Abdul Latif dan rombongan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Adlan dan Kabag Kesra Agus Maryono.


Dijelaskan Rico Waas, di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat, penguatan nilai-nilai keagamaan dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga moral, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa. 


"Kemajuan zaman harus diimbangi dengan pembinaan spiritual agar masyarakat, terutama generasi muda, tetap memiliki karakter yang kuat serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” jelas Rico Waas. 


Dalam pertemuan itu Rico Waas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan dan semangat kebangsaan. Menurutnya, Pemerintah Kota Medan akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang membawa manfaat bagi masyarakat.


"Terima kasih atas kehadirannya. Ini menjadi penguatan bagi pemerintah. Kami akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan positif dalam keberagaman dan kehidupan keagamaan di Kota Medan," kata Rico Waas.


Rico Waas menilai, perkembangan teknologi yang begitu cepat saat ini harus diimbangi dengan penguatan pemahaman agama. Ia mengingatkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya mengikuti kemajuan zaman, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat sehingga tidak kehilangan arah dalam menjalani kehidupan.


Menurut Rico Waas, kegiatan keagamaan yang mampu merangkul masyarakat perlu terus diperkuat. Selain membentuk karakter, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan kecintaan kepada bangsa dan negara.


"Kalau seseorang mencintai agamanya, tentu ia juga akan mencintai negaranya. Agama mengajarkan kita menjaga keutuhan bangsa, negara, dan lingkungan tempat kita hidup," ujarnya.



Sementara itu, Nazir Masjid TQN Nurul Yakin, Buya Rasyidin Abdul Latif, menjelaskan bahwa pihaknya mengundang Wali Kota Medan untuk menghadiri Haul ke-9 Syekh Abdul Latif Deli (Wakil Talqin TQN Suryalaya Korwil Medan) yang akan dirangkaikan dengan Zikir Akbar dan Doa Bersama Keselamatan Bangsa pada 17 Desember 2026.



“Kegiatan tersebut juga akan diisi dengan pemberian santunan kepada sekitar 200 hingga 300 kaum duafa dan fakir miskin dalam bentuk beras. Untuk itu, kami berharap melalui audiensi tersebut, pihaknya berharap memperoleh arahan dan dukungan dari Wali Kota Medan agar pelaksanaan acara berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan keselamatan bangsa,” ungkapnya. (rel/don)

Warga Minta Polsek Medan Labuhan Tindak Tegas Geng Kereta

Sabtu, Juli 18, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Warga Kecamatan Medan Labuhan meminta Polsek Medan Labuhan meningkatkan patroli rutin, terkait semakin kerapnya terjadi tawuran dan konvoi kawanan geng kereta (motor) di kawasan Kelurahan Sei Mati sekitarnya, pada larut malam.


Menurut warga, ulah kawanan geng motor tersebut sangat mengganggu kenyamanan warga, karena bukan sekedar melintas, juga melakukan pengrusakan dengan melempar rumah warga dengan benda keras.


Hal tersebut diungkapkan Janses Simbolon, di Lapangan Parkir Futsal, Pajak Rambe, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (18/7) Sore.


Menurut warga permintaan tersebut mengacuh pada Perda Kota Medan tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum yang menyebutkan: Setiap orang atau badan memilik hak untuk merasakan dan menikmati ketenteraman dan ketertiban umum, yang bebas dari segala bentuk gangguan dan hambatan, sehingga dapat menjalankan kegiatan sesuai dengan norma-norma yang berkembang dalan kehidupan masyarakat".


"Kami meminta pihak kepolisian meningkatkan patroli, dan menindak tegas para pelaku, karena ulah kawanan geng motor sudah sangat meresahkan, menimbulkan ketakutan, terutama warga yang pulang kerja larut malam," ujar salah seorang peserta sosialisasi.


Menyikapi keluhan dan permintaan tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda DJ Mataniari mengatakan, akan menyampaikan keluhan warga itu kepada atasannya, dan menurutnya terkait dengan semakin kerapnya terjadi akai konvoi kawanan geng motor, pihak kepolisian juga telah meningkatkan patroli, terutama pada jam rawan.


Menurutnya, untuk mencegah terjadi hal - hal yang tidak diinginkan di lingkungan pemukiman penduduk, warga juga diharapkan dapat mengaktifkan Pos Keamanan Lingkungan.


Sebelumnya, anggota DPRD Medan, Janses Simbolon mengatakan, selain memiliki hak untuk merasakan dan menikmati ketenteraman dan ketertiban umum, warga maupun badan, juga memiliki kewajiban menciptakan, memilihara dan melestarikan, serta mencegah terjadinya gangguan ketenteraman dan ketertiban umum. (rel/don)

Datangi Pertamina, Pemko Medan Minta Kepastian Penyebab Antrean Panjang BBM di SPBU

Rabu, Juli 15, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Pemerintah Kota Medan mendatangi kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Rabu (15/7/2026), untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan penanganan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Medan.


Langkah ini dilakukan atas instruksi Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas guna mengawal persoalan distribusi BBM hingga kembali normal.


Pertemuan tersebut dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah bersama jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.Turit hadir dalam pertemuan itu Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kabag Prokopim Arafat Syam, dan Kabag SDA Soeflie Putra. 


Di hadapan pihak Pertamina, Citra menjelaskan bahwa kedatangan Pemko Medan merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah dilakukan pada 8 Juli 2026. Saat itu, selain dihadiri Pertamina, pertemuan juga melibatkan Hiswana Migas, Ditjen Migas secara virtual, serta Polda Sumut.


Dalam pertemuan sebelumnya, kata Citra, Pertamina menjelaskan terganggunya distribusi BBM disebabkan persoalan teknis operasional, yakni pergantian sejumlah sopir mobil tangki yang berdampak pada penyaluran BBM ke SPBU. Saat itu Pertamina juga menyampaikan bahwa kondisi diperkirakan kembali normal pada Jumat (10/7/2026).


Namun, perkembangan di lapangan justru menunjukkan kondisi yang belum membaik. Antrean kendaraan semakin panjang dan sejumlah SPBU bahkan dilaporkan sempat kehabisan pasokan, baik BBM subsidi maupun nonsubsidi, sehingga tidak dapat melayani masyarakat.


"Karena itu kami datang untuk meminta kejelasan. Masyarakat membutuhkan kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Apakah kendala yang dihadapi masih sama seperti yang disampaikan sebelumnya atau ada persoalan lain yang menyebabkan distribusi BBM belum kembali normal," kata Citra.


Ia menegaskan, Pemko Medan tidak hanya meminta penjelasan, tetapi juga menawarkan dukungan agar persoalan distribusi segera teratasi.


"Kami atas instruksi Pak Wali Kota terus mengawal persoalan antrean BBM ini. Kami juga menawarkan kepada Pertamina, apabila ada hal-hal yang perlu dibantu, Pemko Medan siap membantu," ujarnya.


Sebagai langkah konkret di lapangan, Pemko Medan telah mengerahkan personel Dinas Perhubungan dan Satpol PP ke sejumlah SPBU untuk membantu mengatur arus lalu lintas dan antrean kendaraan agar tetap tertib.


Dalam pertemuan itu, Pertamina juga memastikan bahwa stok BBM di Kota Medan dalam kondisi aman. Menurut Citra, penjelasan yang diterima Pemko Medan menyebutkan persoalan yang terjadi murni merupakan kendala teknis distribusi, bukan karena kekurangan pasokan BBM.


Pemko Medan berharap upaya percepatan distribusi yang dilakukan Pertamina dapat membuahkan hasil sehingga pelayanan di seluruh SPBU kembali normal.


Sementara itu, Sales Area Manager Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tito Rivanto mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Medan yang datang langsung melakukan koordinasi terkait distribusi BBM.


Ia menegaskan, stok BBM aman, tidak kekurangan, dan bisa memenuhi kebutuhan.


Dia mengakui, saat ini  Pertamina memang sedang melakukan pembenahan internal, khususnya pada sistem penyaluran BBM menggunakan armada mobil tangki. Meski demikian, pembenahan dilakukan secara paralel dengan upaya menjaga kelancaran distribusi ke seluruh SPBU.


Untuk mempercepat normalisasi, Pertamina telah menambah armada mobil tangki, mendatangkan sopir dari pihak eksternal, serta menambah jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Kota Medan.


"Kami berharap langkah-langkah tersebut secara bertahap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi lagi antrean panjang yang mengganggu kondusivitas di Kota Medan," ujar Tito.


Menjawab pertanyaan mengenai target penyelesaian, Tito mengatakan Pertamina terus berupaya semaksimal mungkin agar penyaluran dan distribusi BBM ke seluruh SPBU dapat segera normal. 


"Kami terus berupaya agar proses normalisasi bisa berlangsung secepat mungkin," katanya. (rel/don)

Saipul Bahri Minta Inspektorat Bantu Walikota Tindak Tegas ASN Terlibat Judol dan Narkoba

Rabu, Juli 15, 2026

MEDAN (patimpus.com) - Anggota Komisi I DPRD Medan Saipul Bahri SE dorong Walikota Medan Rico Waas melalui Inspektorat untuk menindak tegas dan terus melakukan pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan yang terlibat Judi Online (Judol) maupun Narkoba. 


Menurut politisi Partai Nasdem itu, bila ada oknum yang terlibat dengan kedua penyakit masyarakat tersebut supaya diberi efek jera sanksi tegas. "Ada saja informasi, keterlibatan oknum di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan dengan Judol bahkan Narkoba. Untuk itu, kita minta supaya dilakukan penyelidikan berikut sanksi tegas," sebut Saipul Bahri SE (foto) kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).


Disampaikan Saipul yang membidangi hukum dan pemerintahan itu, mudah mudahan saja informasi keterlibatan ASN Pemko Medan dengan Judol dan Narkoba tidak ada benar. "Kalau ada yang terlibat supaya ditindak tegas. Karena sangat berdampak buruk terhadap kinerja sebagai pelayan masyarakat. Intinya jangan sampai berdampak buruk lebih besar," tukas Saipul pensiunan TNI AL itu.


Maka itu, Saipul Bahri sangat berharap agar setiap pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan supaya masing masing mendeteksi anak buahnya jangan sampai terlibat Judol dan Narkoba. "Bila ada yang terlibat, dampak buruknya sangat besar, kondisi ekonomi keluarganya pasti terganggu. Begitu juga dengan dampak kinerja buruk di lingkungan kerjanya seperti korupsi waktu maupun anggaran," ungkapnya.


Dikatakan Saipul, berharap kepada masyarakat bila ada mengetahui ada keterlibatan ASN terlibat Judi dan Narkoba supaya dilaporkan kepada pihak berwajib, ke inspektorat maupun Kepolisian. 


"Begitu juga terhadap pimpinan OPD yang terbukti melindungi bawahannya supaya ikut diberi sanksi. Inspektorat diharapkan dapat menjalan tugasnya dengan baik, membantu Walikota penegakan disiplin dan aturan," tandas Saipul. (rel)

Bikin Rusak Moral, Wakil Anggota DPRD Medan, Dukung RUU Pidana LGBT

Selasa, Juli 14, 2026


MEDAN (patimpus.com) - Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra SH, mendukung penuh Rancangan Undang-undang (RUU) Pidana LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender).


Hadi Suhendra menegaskan, RUU Pidana LGBT tersebut harus segera disusun dan disahkan untuk menyelamatkan anak bangsa dari krisis moralitas yang saat ini tengah terjadi di tanah air.


"Saya mendukung penuh RUU Pidana LGBT. RUU ini sangat kita butuhkan untuk menyelamatkan anak bangsa dari prilaku tidak bermoral yang sangat meresahkan masyarakat," ucap Hadi Suhendra kepada wartawan, Selasa (14/7/2025) petang.


Dikatakan Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Golkar itu, saat ini pemerintah harus tegas menyatakan kesiapannya untuk 'berperang' melawan kampanye LGBT yang semakin gencar terjadi di Indonesia. Sebab bila terus dibiarkan, praktik LGBT akan terus berkembang dan semakin merusak moral anak bangsa.


"Pelaku LGBT harus dipidana, ini langkah penting untuk menekan praktik LGBT dan menghentikan kampanye penyimpangan seksual tersebut secara masif. RUU ini adalah 'alat perang' bagi pemerintah terhadap praktik LGBT, maka tentu RUU ini sangat kita butuhkan untuk segera diberlakukan," tegasnya.


Dijelaskan Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Medan Belawan tersebut, tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk tidak segera menyusun dan mengesahkan RUU Pidana LGBT. Mengingat, korban LGBT terus bertambah dari waktu ke waktu.


"RUU Pidana LGBT ini justru akan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menyelamatkan anak bangsa dari jerat kehancuran. Ingat, pelaku LGBT seringkali menjadi 'predator' bagi orang-orang di sekitarnya, bahkan anak di bawah umur seringkali menjadi korban dari aksi tidak bermoral para pelaku LGBT," ujarnya.


Hadi Suhendra pun mendukung penuh langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang tengah menyusun naskah akademik RUU Pidana LGBT untuk didorong masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI.


"Urgensi akan RUU Pidana LGBT ini sangat tinggi, dan kita melihat hal itu dengan nyata. MUI pun melihat RUU Pidana LGBT ini sebagai langkah untuk mengatasi kekosongan hukum positif di Indonesia terkait praktik dan kampanye LGBT. RUU ini sekaligus memberikan sanksi pidana yang jauh lebih berat dari sekadar delik perzinaan biasa kepada para pelaku LGBT," pungkasnya.

(rel/don)

Ketua DPRD Medan sambut Audiensi FORWAKA Belawan

Senin, Juli 13, 2026

MEDAN (patimpus.com) - Semangat membangun sinergi antara insan pers dan lembaga legislatif tampak begitu kuat saat Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA), Budi Yanto SH, bersama jajaran pengurus dan anggota melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor DPRD Kota Medan, Senin (13/7/2026).


Kedatangan rombongan FORWAKA disambut langsung dengan penuh kehangatan oleh Ketua DPRD Kota Medan, Drs Wong Chun Sen MPd.B. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Medan yang lebih baik.


Dalam kesempatan tersebut, Wong Chun Sen menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pelantikan FORWAKA Belawan. Menurutnya, organisasi wartawan memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi yang mampu menjaga keseimbangan informasi sekaligus mengawal jalannya pemerintahan melalui karya jurnalistik yang profesional.


Ia berharap FORWAKA Belawan mampu menjadi penyeimbang terhadap berbagai kebijakan Pemerintah Kota Medan, sekaligus peka terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, khususnya di kawasan Medan Utara.


“Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah. Wartawan harus hadir di tengah masyarakat, mendengar suara mereka, lalu menyampaikannya secara objektif dan bertanggung jawab,” ujar Wong Chun Sen.


Sementara itu, Ketua FORWAKA, Budi Yanto, SH, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan yang diberikan Ketua DPRD Kota Medan terhadap keberadaan FORWAKA Belawan.


Menurut Budi Yanto, SH, dukungan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata, integritas, dan profesionalisme seluruh insan pers yang tergabung dalam FORWAKA.


“FORWAKA Belawan akan terus menjaga marwah profesi wartawan dengan mengedepankan kode etik jurnalistik, menyajikan informasi yang berimbang, serta menjadi penyambung aspirasi masyarakat. Kami ingin hadir sebagai mata yang melihat, telinga yang mendengar, dan suara yang memperjuangkan kepentingan rakyat. Kepercayaan yang diberikan Ketua DPRD Kota Medan menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengawal kebijakan pemerintah demi kemajuan Kota Medan, khususnya kawasan Medan Utara,” tegas Budi Yanto SH.


Ia juga menegaskan bahwa FORWAKA Belawan siap membangun sinergi dengan seluruh unsur pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial yang menjadi roh kebebasan pers dalam negara demokrasi.


Silaturahmi tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara DPRD Kota Medan dan FORWAKA Belawan.


Diharapkan, sinergi yang terjalin mampu melahirkan kolaborasi yang konstruktif, menghadirkan informasi yang mencerdaskan masyarakat, serta mendorong terwujudnya kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan harapan warga, khususnya di wilayah Medan Utara. (rel/don)

Ekobis

Pendidikan

Hukum

Kesehatan

Komunitas