Alwi Mujahit Kembali Jabat Kadis Kesehatan Sumut
| Kamis, Januari 05, 2023

By On Kamis, Januari 05, 2023


PATIMPUS.COM - Kepala Dinas Kesehatan Sumut termasuk salah satu pejabat yang dirotasi oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Kamis (5/1). 


Edy Rahmayadi kembali mempercayakan jabatan Kadis Kesehatan Sumut kepada dr Alwi Mujahit Hasibuan menggantikan drg Ismail Lubis yang telah ditunjuk sebagai Direktur UPTD Khusus Rumah 

Sakit Jiwa Prof Dr M Ildrem. 


Alwi sendiri sebelum periode keduanya menjabat Kadis Kesehatan, menempati jabatan sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).


Alwi mengaku, akan kembali melanjutkan rencana program yang sebelumnya telah dirancangnya. 

Terutama, sebut dia, terkait pengembangan pelayanan kesehatan di Sumut. 


"Kita akan kembali melanjutkan apa yang sudah kita rancangan kemarin yang terhambat oleh Covid 

dan belum bisa diwujudkan," ungkapnya," kepada wartawan.


Salah satunya, jelas dia, adalah program Bakti Kesehatan Bermartabat (BKB). Karena menurut Alwi, 


program ini dianggap sangat tepat untuk memberikan kepada masyarakat pelayanan kesehatan yang bermutu. 


"Program ini baru menjangkau 72 persen di Sumut. Sedangkan 28 persen yang belum, ternyata berada di daerah yang sulit dijangkau dengan akses yang sangat lemah untuk masyarakat 

mendapatkan pelayanan kesehatan bermutu," jelasnya.


Oleh karena itu, kata Alwi, program BKB ini ke depan harus dilaksanakan dengan metode jemput bola. Sehingga diharapkan, program itu bisa menjangkau seluruh wilayah di Sumut termasuk di daerah kepulauan Nias. 


"Setelah Covid mereda kita harus melakukan ke hal-hal yang harus dilakukan sesuai program yang 

terencana dengan baik," pungkasnya. (don)

Pasca Kebakaran Pelayanan BPJS Kesehatan Kembali Normal
| Selasa, Januari 03, 2023

By On Selasa, Januari 03, 2023


PATIMPUS.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Medan memastikan pelayanan peserta tetap berjalan pasca kebakaran di Kantor BPJS Kesehatan Medan Jalan Karya Medan, Senin (2/1) malam.


“Pasca kebakaran di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Medan, kami pastikan bahwa pelayanan peserta tetap berjalan seperti biasa,” kata Kabid  SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Medan Rahman Cahyo, Selasa (3/1).


Disebutkannya, mulai per tanggal 3 Januari 2023 Pelayanan peserta tetap dapat dilaksanakan seperti biasanya secara online melalui Mobile JKN, Care Center 165 dan Pelayanan Administrasi Via WA dengan nomor 08118165165.


Sedangkan pelayanan secara tatap muka, dapat dilaksanakan di Kantor BPJS Kesehatan di JL Prof HM Yamin, tepat didepan RS Pirngadi Medan (Prioritas), Halaman gedung kantor BPJS Kesehatan Cabang Medan, Jalan Karya No 135 Sei Agul Medan Barat dan Kantor Camat Medan Johor (Mobile Customer Service) serta Kantor Camat Medan Labuhan (Mobile Customer Service). (don)

Jones : Pelayanan BPJS Kesehatan Semakin Baik dan Mudah
| Selasa, Januari 03, 2023

By On Selasa, Januari 03, 2023


PATIMPUS.COM - Usia yang tidak muda lagi, nyatanya tak menghalangi semangat Jones Lumbantobing (55) untuk terus mempelajari jaminan pelayanan kesehatan. Selain itu dengan memahami peraturan Program JKN, ia menilai hal tersebut bisa memudahkannya jika perlu mengakses layanan kesehatan.


“Sebetulnya sudah lama saya jadi peserta BPJS Kesehatan ini. Dari tahun 90-an saya sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), kami didaftarkan ke dalam PT Askes (Persero) yang akhirnya berubah menjadi BPJS Kesehatan. Meskipun saya belum pernah dirawat inap, tapi saya senang pelayanannya makin baik. Kemarin saya baru dapat kacamata dari BPJS Kesehatan, tidak susah prosesnya,” jelas Jones ketika berjumpa dengan Jamkesnews, Selasa (13/12/2022).


Sebagai informasi, kacamata merupakan salah satu dari sekian alat bantu kesehatan yang dijamin manfaatnya oleh Program JKN. Sejalan dengan komitmen BPJS Kesehatan untuk mempermudah pelayanan bagi pesertanya, kini alur untuk memperoleh kacamata pun telah dipersingkat. Proses pemeriksaan mata dan pelayanan kacamata bisa dilakukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tanpa harus melalui proses rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).


“Saat itu saya dengar ada peraturan baru yang memudahkan pelayanan kacamata.  Saya coba dengan datang ke klinik tempat saya terdaftar. Waktu itu saya sudah cukup lama merasa pandangan saya kurang jernih. Sesampainya di klinik, mereka bisa langsung memeriksa saya. Akhirnya setelah selesai diperiksa, saya diberikan surat legalisasi lalu saya diinfokan kalau bisa mengambil kacamata saya di optik yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Senang juga saya, bisa dapat pelayanan yang baik dan mudah,” tutur Jones.


Di akhir perbincangan, Jones berterima kasih atas kemudahan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan. Ia berharap BPJS Kesehatan dapat terus menyosialisasikan inovasi serta program terbaru kepada seluruh masyarakat agar informasi dan manfaat yang dihadirkan oleh Program JKN dapat semakin dipahami. (don)

Ka Sekper : P3M USU Pelaksana Capeg Perumda Tirtanadi
| Selasa, Januari 03, 2023

By On Selasa, Januari 03, 2023


PATIMPUS.COM - Kepala Sekretaris Perusahaan (Sekper) Perumda Tirtanadi, Jamal Usman Ritonga mengatakan, seleksi calon pegawai Perumda Tirtanadi dilaksanakan oleh Pusat Pelayanan Psikologi Pada Masyarkat (P3M) Universitas Sumatera Utara (USU).


"Pelaksanaan seleksi calon pegawai Perumda Tirtanadi yang baru saja berlangsung itu, mulai dari awal seleksi hingga wawancara pelaksanaannya adalah P3M Fakultas Psikologi USU," ujar Jamal Usman Ritonga, di ruang kerjanya Kantor Perumda Tirtanadi Jalan SM Raja, Medan, Senin (2/1/2023).


Dikatakannya seleksi yang berlangsung dari 22 s/d 24 Des 2022 tersebut juga dilaksanakan di P3M Fakultas Psikologi USU, sehingga hasil seleksi yang dilaksanakan dapat benar-benar bersih dan berharap akan diperoleh calon-calon pegawai yang benar-benar berkualitas.


Lebih jauh dikatakan Jamal saat ini Perumda Tirtanadi masih menunggu hasil dari P3M USU. "Memang sampai saat ini kami (Perumda Tirtanadi-red) belum menerima hasil dari pelaksanaan seleksi itu," kata Jamal Usman Ritonga.


Ditambahkannya adanya berita di beberapa media online yang menyatakan beberapa orang peserta seleksi mengadu ke Ombudsman Sumut dikarenakan ketidakpuasan atas hasil  dari seleksi. Jamal Usman mengatakan proses itu berada di pihak P3M USU, Perumda Tirtanadi masih menunggu hasil seleksi yang dilakukan oleh Panitia Pelaksana.


"Jadi Perumda Tirtanadi menunggu hasil yang sudah valid dari pìhak P3M Fakultas Psikologi USU," tegas Jamal Usman Ritonga. (don)

Pemerintah Harus Komitmen Penuhi Hak Kesehatan Anak
| Jumat, Desember 30, 2022

By On Jumat, Desember 30, 2022


PATIMPUS.COM - Selama tahun 2022, banyak persoalan yang menyangkut kesehatan anak terjadi di Indonesia.  Diantaranya adalah kasus gagal ginjal akut, cacar monyet, covid, stunting anak, dan masih tingginya angka perokok anak serta narkoba.


Dalam catatan akhir tahun 2022, Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) melihat ada 5 moment penting bidang kesehatan yang terjadi di Medan. Pertama, hadirnya Walikota Medan dalam event Healthy Cities Summit di Semarang pada bulan Maret.


Meskipun Kota Medan belum pernah ikut serta dalam penilaian branding Kota Sehat yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2005 lalu.


Kedua, dilaksanakannya sosialisasi dan penegakan kebijakan pelanggaran Protokol Kesehatan pencegahan Covid 19, serta penegakan tipiring Perda KTR.  


Terlepas dari kelemahan yang masih ada, edukasi dan penegakan tipiring Prokes Covid serta program vaksinasi dapat mengendalikan penyebaran Covid 19 di masyarakat.


Sementara untuk  tipiring pelanggaran Perda KTR pada tanggal 31 Mei belum dilakukan secara kontiniu, sehingga belum dapat disebut berhasil memaksa kepatuhan masyarakat untuk tidak merokok di wilayah KTR. Hal ini juga dapat terlihat dari masih banyaknya laporan masyarakat terkait pelanggaran KTR melalui Aplikasi PANTAU KTR.


Selama tahun 2022, khusus untuk Kota Medan terekam 2452 pelanggaran, dimana pelanggaran KTR di tempat umum tercatat paling tinggi (1270), tempat proses belajar mengajar 563 pelanggaran, tempat kerja 238 pelanggaran, 168 pelanggaran terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan.


Moment Ketiga adalah ketika Kota Medan kembali mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Madya. Dalam beberapa tahun terakhir Medan belum berhasil menaikkan peringkat Madya ini ke Nindya.


Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh Pemko Medan adalah dengan memastikan penegakan Perda KTR dan pelarangan iklan dan sponsor rokok di seputar sekolah. Sebab KTR dan implementasi KTR masuk dalam salah satu indikator penilaian KLA.


Selanjutnya, moment Keempat adalah tingginya temuan stunting anak di Kota Medan. Tercatat 550 kasus yang terbanyak tersebar di 4 kecamatan (Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Deli). 


Temuan ini paralel dengan hasil survey prevalensi perokok Balitbang Medan tahun 2016 lalu. Oleh karenanya di butuhkan langkah-langkah cepat dan terintegrasi lintas OPD untuk menanganinya sehingga stunting anak dapat dicegah dan diturunkan.


Terakhir, moment diluncurkannya Universal Health Coverage (UHC) oleh Walikota Medan pada  9 Desember lalu. Program ini diharapkan Pemko dapat memberi pelayanan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan kepada seluruh warganya tanpa ribet dan diskriminasi. Program ini patut didukung namun harus diimbangi dengan program yang sifatnya kuratif agar penyakit dapat dicegah.


Pembangunan Kesehatan bukan hanya pada sarana, prasarana dan layanan (seperti UHC) tetapi juga pada  program promotive preventif yang bertujuan untuk perubahan mindset (pola pikir) dan perubahan perilaku dari yang tidak/kurang sehat menjadi lebih sehat.  


Kampanye dan edukasi masyarakat untuk lebih mengutamakan belanja telur dan susu daripada belanja produk tembakau keluarga dapat mencegah terjadinya stunting pada anak, dengan melibatkan multistakeholder. (don)

Dinkes Sumut Peringati Hari Ibu dan Dharma Wanita Persatuan
| Kamis, Desember 29, 2022

By On Kamis, Desember 29, 2022


PATIMPUS.COM - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut), Erniza SAg, mengatakan sepanjang sejarah peranan Ibu sangat menentukan bagi perkembangan dan keberadaan manusia. 


"Oleh karena itu pentingnya peranan ibu ini tidak masanya lagi  seseorang meremehkan kaum ibu khususnya dalam era pembangunan sekarang ini. Banyak kedudukan dan jabatan dipegang kaum ibu. Namun ditegaskan bahwa bagaimanapun sibuknya diluar rumah  hendaknya jangan lupakan kewajiban sebagai ibu," sebut Erniza SAg saat membuka kegiatan Dirgahayu DWP Ke 23 dan Hari Ibu ke 94, Kamis (29/12) di Halaman Parkir Kantor Dinkes Sumut.


Emiza mengingatkan bahwa kaum ibu walau sibuknya di luar rumah hendaknya jangan melupakan kewajiban sebagai seorang ibu. Ibu sebagai seorang pendamping suami yang mampu memberi motivasi dan spirit serta mendorong kemajuan karir suaminya.


Ia juga bahkan mengatakan ibu sebagai pengembangan keturunan dan sekaligus sebagai pendidik atau mengasuh anak-anaknya agar kelak menjadi anak yang dapat diandalkan bagi kemajuan bangsa dan negara. 


Sementara itu, Memperingati HUT DWP dan Hari Ibu itu diramaikan dengan sejumlah kegiatan yakni Bazar UMKM, Pemberian bantuan Sembako secara simbolis kepada sejumlah Cleaning Service (CS) wanita di Lingkungan Dinkes Sumut dan juga pemotongan nasi tumpeng yang disaksikan seluruh pengurus dan anggota DWP Dinkes Sumut serta hadir Wakil Ketua DWP Provsu, Ny Mahreni Aspan Sopian, dan Kadis Kesehatan Sumut, drg Ismail Lubis.


Pada giat yang bertemakan membangun perempuan cerdas untuk memperkuat ketahanan keluarga di era digital itu, Kadis Kesehatan Sumut, drg Ismail Lubis menyampaikan ucapan selamat dan sangat bergembira kepada DWP Dinkes Sumut karena menjadi juara dua dalam hal kegiatan terbanyak DWP dari 54 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sumut. Ia juga menyebutkan kegiatan Bazar yang meramaikan HUT DWP dan Hari Ibu ini menjadi moment kegembiraan yang dapat  melunturkan masalah yang ada. 


Pada kesempatan itu, Kadiskes, Ismail juga tidak ketinggalan mengatakan sangat bangga dengan kinerja DWP Dinkes Sumut, dan ditahun depan ia meminta harus lebih banyak lagi kegiatan yang dilakukan bukan hanya interaksi sosial, tapi berupaya saling bahu -membahu untuk bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat agar bisa membangun Sumut dengan visi Gubernur Sumut mewujudkan Sumut yang bermartabat dimana masyarakatnya hidup dalam  Kesehatan yang prima.


"Kedepan DWP semuanya meng-hayokan agar bisa merubah prilaku yang tidak baik bagi kesehatan menjadi baik. Kita harus semua berperan karena kaum ibu ini berada di lini-lini terkecil masyarakat, di kelurahan, di desa-desa," ujarnya.


Ismail juga menyinggung soal arti Kesehatan bagi kaum perempuan atau kaum ibu yakni sebutnya kaum perempuan itu harus sehat.


"Pertama kita tau bagaimana kita menyelesaikan stunting di Sumut yaitu remaja harus dipersiapkan karena banyak remaja putri kita anemia. Jadi kita harus mendampingi remaja putri mengkonsumsi pil tambah darah dan makanan yang sehat. Begitu juga kaum ibu harus melakukan IVA test  yang gunanya untuk melihat Kesehatan organ reproduksinya," tegasnya. 


Pantauan bazar UMKM sangat disambut antusias oleh para ASN dilingkungan Dinkes Sumut, dan juga para undangan yang hadir pada kegiatan itu. Ada beragam jenis kuliner yang disajikan para pedagang UMKM tersebut. (don)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis