Demi Masyarakat, XLSMART Hadirkan Layanan AXIS 5G AF Super Ngebut, Stabil, Responsif Dan Terjangkau  ‎
| Jumat, Januari 30, 2026

By On Jumat, Januari 30, 2026


PATIMPUS.COM - Mengawali semangat tahun 2026, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan telekomunikasi yang handal untuk masyarakat di Kota Medan, Binjai, dan Deli Serdang dengan menghadirkan layanan AXIS 5G AF (Absolute Fast).

‎Kehadiran layanan AXIS 5G AF (Absolute Fast) ini XL SMART memastikan pelanggan dapat menikmati koneksi internet kecepatan hingga 250Mbps, stabil, serta responsif untuk berbagai kebutuhan digital 'Bersama, Melalui Tanpa Batas'.

‎Perluasan dan penguatan infrastruktur jaringan ini dilakukan XLSMART, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat di Kota Medan, Binjai, Deli Serdang terhadap akses internet berkecepatan tinggi serta aktivitas digital seperti streaming, gaming, hingga produktivitas kerja, pendidikan yang kini membutuhkan jaringan yang kuat juga konsisten.

‎Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, mengatakan, mengawali tahun 2026, XLSMART menghadirkan secara resmi layanan AXIS 5G AF. XLSMART merupakan penyedia jaringan pertama yang menghadirkan layanan 5G secara merata di semua area yang terjangkau.

‎“Pengembangan jaringan AXIS 5G AF di di Medan, Binjai, dan Deli Serdang tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang XLSMART untuk menghadirkan inovasi layanan digital yang inklusif. Dengan dukungan infrastruktur yang kuat dan teknologi terkini, XLSMART berharap AXIS 5G AF dapat mendorong produktivitas, kreativitas, serta pengalaman digital yang lebih optimal bagi pelanggan dan masyarakat di di ketiga wilayah tersebut,” ujarnya.

‎Kehadiran AXIS 5G AF ini menjadi tonggak penting dalam upaya XLSMART memperluas pemerataan jaringan 5G, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan konektivitas cepat dan andal di wilayah Sumatera Utara.

‎Sementara itu, Direktur & Chief Teknologi Officer XL SMART, Shurish Subbramaniam mengatakan, kehadiran jaringan AXIS 5G AF di Kota Medan, Binjai, dan Deli Serdang memberikan pengalaman baru bagi pelanggan dalam menikmati teknologi digital terkini.

‎“Kecepatan internet hingga 250Mbps yang lebih optimal memungkinkan pengguna mengakses konten berkualitas tinggi dengan lebih efisien dan nyaman. Pelanggan AXIS kini tidak hanya menikmati internet yang lebih cepat, tetapi juga kualitas jaringan yang lebih konsisten di berbagai titik lokasi. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen XLSMART dalam menghadirkan layanan telekomunikasi yang terpercaya,” ujar Shurish.

‎Shurish menambahkan, dengan semakin luasnya jangkauan AXIS 5G AF, pihaknya berharap masyarakat di Kota Medan, Binjai, dan Deli Serdang dapat merasakan manfaat konektivitas generasi terbaru yang mendukung produktivitas, hiburan, dan transformasi digital. XLSMART akan terus berinvestasi dan berinovasi dalam pengembangan jaringan demi memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan.

‎Salah satu langkah strategis yang dilakukan XLSMART adalah penambahan BTS-BTS baru di berbagai lokasi keramaian. Area seperti pusat perbelanjaan, kawasan perkantoran, pemukiman padat penduduk, hingga pusat aktivitas publik menjadi prioritas utama dalam pengembangan jaringan ini.

‎Freddyben Simanjuntak, Regional Technical Head Northern Sumatera XLSMART menyebutkan, tidak hanya menambah jumlah BTS, XLSMART juga melakukan peningkatan kapasitas BTS yang sudah ada. Optimalisasi ini bertujuan untuk memastikan kualitas jaringan tetap stabil meskipun digunakan secara bersamaan oleh banyak pelanggan, terutama pada jam-jam sibuk.

‎“Dengan peningkatan tersebut, pelanggan AXIS di Kota Medan, Binjai, dan Deli Serdang kini dapat merasakan kecepatan akses internet yang lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah. Aktivitas digital menjadi lebih lancar tanpa hambatan, baik untuk hiburan maupun kebutuhan profesional,” ujarnya dalam acara media update di Medan, Jumat (30/1/2026).

‎XLSMART juga memastikan bahwa penguatan jaringan ini dilakukan secara berkelanjutan. Evaluasi dan pemantauan kualitas jaringan terus dilakukan agar layanan yang diberikan selalu sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan di Kota Medan, Binjai dan Deli Serdang.

‎Regional Group Head Northern Sumatera XLSMART, Winetou Lubis menyebutkan, langkah perluasan jaringan ini sejalan dengan visi XLSMART dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. Dengan konektivitas yang semakin luas dan kuat, masyarakat diharapkan dapat lebih produktif dan terhubung tanpa batas.

‎“Melalui penguatan jaringan dan kehadiran AXIS 5G AF di Kota Medan, Binjai, dan Deli Serdang, XLSMART optimistis dapat terus menjadi mitra digital masyarakat. Ke depan, XLSMART akan terus berinovasi dan memperluas jaringan demi menghadirkan pengalaman konektivitas terbaik bagi seluruh pelanggan,” tambahnya.

‎AXIS 5G AF Hadir dengan Paket Internet Super Ngebut dan Terjangkau

‎Sementara itu, Head Brand Marketing Youth Segment, Rizki Akbar menyampaikan, AXIS 5G AF hadir dengan harga terjangkau. 

‎Mulai dari Rp25 ribu, pelanggan bisa menikmati 25 GB internet atau sekitar Rp1.000 per GB. Paket ini juga dilengkapi Bonus 5G Unlimited Gaming dan TikTok, menjadikannya pilihan tepat bagi generasi muda yang aktif streaming, gaming, dan media sosial. Paket dapat dibeli dengan mudah melalui aplikasi AXISNET. 

‎AXIS 5G AF menghadirkan pengalaman internetan yang semakin cepat dan seru dengan harga yang ramah di kantong. Mulai dari Rp25 ribu, pelanggan sudah bisa menikmati internetan SEBUASNYA untuk berbagai kebutuhan digital, dari hiburan hingga produktivitas sehari-hari.

‎Didukung kecepatan hingga 250 Mbps, AXIS 5G AF memungkinkan aktivitas streaming, gaming, dan browsing berjalan lebih lancar tanpa hambatan. Koneksi yang cepat dan stabil ini memberikan pengalaman internet generasi terbaru yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan.

‎“Menariknya, paket AXIS 5G AF juga sudah termasuk Bonus 5G Unlimited Gaming dan TikTok, sehingga pelanggan bisa bebas bermain game favorit dan menikmati konten TikTok tanpa khawatir kuota cepat habis. Ini menjadikan AXIS 5G AF pilihan tepat bagi generasi digital yang aktif dan kreatif,” ujarnya.

‎Untuk menikmati semua keuntungan tersebut, pelanggan dapat dengan mudah membeli paket AXIS 5G AF melalui aplikasi AXISNET. Cukup beberapa langkah, paket langsung aktif dan siap menemani aktivitas online dengan koneksi yang lebih cepat dan menyenangkan.

‎AXIS 5G AF Hadir di Car Free Day Kota Medan

‎Pada kesempatan itu, Regional Group Head Southern Sumatera XLSMART, Desy Sari Dewi menyampaikan, AXIS 5G AF dari XLSMART akan hadir memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) Kota Medan pada Minggu, 1 Februari 2026 mendatang.

‎Melalui kegiatan CFD ini, XLSMART ingin memperkenalkan layanan jaringan generasi terbaru tersebut dan semakin mendekatkan teknologi AXIS 5G AF kepada warga Medan secara langsung dalam suasana yang santai dan penuh kebersamaan.

‎Dalam kegiatan tersebut, XLSMART memperkenalkan keunggulan jaringan AXIS 5G AF yang menawarkan akses internet lebih cepat, stabil, dan responsif. Pengunjung Car Free Day dapat memperoleh informasi seputar layanan AXIS 5G AF, manfaatnya untuk aktivitas digital sehari-hari, serta perkembangan jaringan XLSMART di Kota Medan dan sekitarnya.

‎Tidak hanya menghadirkan edukasi teknologi, XLSMART juga memberikan berbagai hiburan menarik untuk masyarakat yang hadir. Beragam aktivitas interaktif, permainan, dan hiburan disuguhkan untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat kedekatan dengan pelanggan AXIS.

‎“Melalui kehadiran AXIS 5G AF di Car Free Day, XLSMART berharap masyarakat Kota Medan dapat merasakan langsung semangat konektivitas digital yang lebih cepat dan inklusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam mendukung gaya hidup digital masyarakat sekaligus menghadirkan hiburan yang positif di ruang publik,” pungkasnya. (Soni)

Kerusakan Jembatan Penghubung di Besitang Jadi Sorotan Warga
| Kamis, Januari 29, 2026

By On Kamis, Januari 29, 2026


PATIMPUS.COM - Kondisi jembatan penghubung yang berada di perbatasan Kelurahan Bukit Kubu menuju Desa Sunga Merah, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, menjadi perhatian warga setempat.


Jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting yang digunakan masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.


Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (29/01/2026), sekitar pukul 08.00 WIB, terlihat adanya kerusakan pada beberapa bagian struktur jembatan, khususnya pada sisi penyangga. Kondisi tersebut menyebabkan fungsi jembatan tidak lagi optimal dan dinilai memerlukan penanganan lebih lanjut.


Sebagai langkah sementara, diketahui telah dilakukan pemasangan penopang tambahan menggunakan batang kelapa. Penanganan tersebut bersifat sementara dan belum mencakup perbaikan struktur secara menyeluruh.


Jembatan ini digunakan oleh pejalan kaki maupun pengendara roda dua sebagai jalur penghubung antarwilayah. Keberadaan jembatan dalam kondisi aman dan layak dinilai sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat sekitar.


Warga berharap pihak terkait dapat melakukan pengecekan serta mengambil langkah penanganan yang diperlukan agar jembatan tersebut dapat digunakan dengan aman dan nyaman. Hingga saat ini, masyarakat yang melintas diimbau untuk tetap berhati-hati. (raj)

"Kami Merasa Tidak Sendiri", Suara Hati Penerima Manfaat MBG 3B di Sumatera Utara
| Selasa, Januari 27, 2026

By On Selasa, Januari 27, 2026


PATIMPUS.COM - Bagi sebagian keluarga di Sumatera Utara, hidup sering kali berjalan dengan keterbatasan. Keterbatasan pengetahuan, keterbatasan ekonomi, hingga keterbatasan akses terhadap layanan pendampingan keluarga.


Dalam situasi seperti itu, banyak orang tua hanya bisa bertahan dengan apa yang mereka tahu dan miliki. Namun kehadiran Program MBG 3B membawa harapan baru—harapan bahwa negara benar-benar hadir di tengah keluarga, bukan hanya lewat kebijakan, tetapi lewat sentuhan nyata di lapangan.


Itulah yang dirasakan Maysarah (25), seorang ibu di Kabupaten Serdang Bedagai. Dengan mata berkaca-kaca, ia menceritakan bagaimana pendampingan yang diterimanya perlahan mengubah cara pandangnya dalam merawat anak.

“Dulu saya pikir anak kurus itu biasa, karena kami juga hidup pas-pasan. Yang penting anak tidak sakit parah. Setelah didampingi, saya baru tahu kalau gizi dan pola asuh itu sangat penting. Sekarang saya merasa lebih percaya diri sebagai seorang ibu,” tuturnya lirih.


Bagi Maysarah, Program MBG 3B bukan sekadar sosialisasi atau kunjungan formal. Program ini menjadi ruang aman untuk bertanya, didengar, dan dipahami tanpa rasa dihakimi. Setiap kunjungan pendamping menjadi momen berharga untuk belajar hal-hal sederhana namun berdampak besar—mulai dari pengaturan pola makan anak, kebersihan lingkungan rumah, hingga cara berkomunikasi yang lebih hangat dengan keluarga.

“Saya jadi tahu cara masak makanan yang lebih bergizi dari bahan yang ada di rumah. Pendamping juga tidak pernah marah atau menyalahkan. Mereka ngajari pelan-pelan. Rasanya seperti punya keluarga sendiri yang peduli,” tambahnya.


Hal serupa dirasakan Armansyah (35), kepala keluarga dari Kabupaten Deli Serdang. Ia mengaku sebelumnya jarang terlibat dalam urusan kesehatan dan pengasuhan anak. Dalam pandangannya dulu, urusan anak adalah wilayah ibu, sementara dirinya fokus mencari nafkah.

“Biasanya urusan anak itu ibu-ibu saja. Saya pikir tugas saya cuma kerja. Tapi lewat MBG 3B, saya diajak ikut bertanggung jawab. Saya jadi paham peran saya sebagai ayah. Keluarga kami sekarang lebih kompak,” katanya.


Armansyah juga mengungkapkan bahwa pendampingan yang ia terima membuatnya lebih terbuka terhadap perubahan. Ia mulai ikut memperhatikan tumbuh kembang anak, menemani ke posyandu, dan berdiskusi dengan istrinya tentang perencanaan masa depan keluarga.

“Sekarang saya tahu kenapa 1.000 Hari Pertama Kehidupan itu penting. Dulu saya tidak pernah dengar soal itu. Kalau bukan karena MBG 3B, mungkin saya tetap menganggap semua ini sepele,” ujarnya.


Program MBG 3B hadir dengan pendekatan mendampingi, bukan menghakimi. Melalui dialog yang sederhana dan solusi yang disesuaikan dengan kondisi nyata keluarga, program ini membantu masyarakat memahami pentingnya perencanaan keluarga, pemenuhan gizi, serta penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi masa depan anak.


Para kader dan pendamping keluarga menjadi ujung tombak program ini. Mereka hadir secara rutin ke rumah-rumah warga, membangun kepercayaan, dan memastikan setiap keluarga merasa tidak sendirian dalam menghadapi persoalan hidup.

BKKBN Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa testimoni para penerima manfaat adalah cermin keberhasilan program. Lebih dari sekadar angka dan laporan, MBG 3B adalah tentang perubahan kecil yang berarti besar bagi kehidupan keluarga.


“Ketika keluarga merasa diperhatikan dan didampingi, di situlah perubahan dimulai. MBG 3B adalah upaya kami memastikan setiap keluarga memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan sejahtera,” ujar Dr. Fatmawati, ST. M.Eng , selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara.


Ia menambahkan bahwa keberlanjutan program menjadi kunci agar dampak yang dirasakan masyarakat tidak berhenti di satu titik. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, kader, dan mitra pembangunan terus diperkuat agar semakin banyak keluarga yang terjangkau.

Di balik setiap senyum anak yang tumbuh sehat dan setiap orang tua yang kini lebih percaya diri, Program MBG 3B terus bergerak. Perlahan, namun pasti, membangun keluarga yang lebih kuat dan menyalakan harapan bagi generasi masa depan Sumatera Utara.


Bagi Maysarah dan Armansyah, MBG 3B bukan hanya program pemerintah. Ia adalah simbol kepedulian, penguat semangat, dan bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari hal-hal sederhana—selama ada yang mau mendampingi. (don)

Sepanjang 2025, 122 Penyakit Kusta Baru Ditemukan Di Sumut
| Senin, Januari 26, 2026

By On Senin, Januari 26, 2026

foto : istimewa

PATIMPUS.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mencatat sebanyak 122 kasus baru kusta dari Januari hingga Desember 2025. 


Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Faisal Hasyrimi, kepada awak media, Senin (26/1/2026).


Menurut Faisal, seluruh pasien kusta telah mendapatkan terapi MDT (Multi Drug Therapy) yang tersedia gratis di seluruh puskesmas. Terapi ini diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan tipe kusta yang diderita pasien


Faisal menjelaskan, ada beberapa tipe dan masa pengobatan dalam kasus ini. Di mana, Tipe PB (Pausi Basiler) dengan masa pengobatan selama 6–9 bulan, sementara Tipe MB (Multi Basiler) dengan masa pengobatan selama 12–18 bulan.


“Obat tersedia di puskesmas tanpa biaya. Kami pastikan pasien mendapatkan terapi sesuai standar WHO,” ujar Faisal.


Dinas Kesehatan juga melaksanakan berbagai kegiatan pencegahan dan pengendalian, antara lain deteksi dini dan skrining kusta di puskesmas, pemeriksaan kontak penderita di lingkungan sekitar dan pemberian kemoprofilaksis atau obat pencegahan kepada individu yang berisiko.


Faisal menambahkan, tidak ada pasien kusta yang dirawat inap selama periode tersebut. 


Penularan kusta, lanjutnya, umumnya terjadi melalui kontak erat dan berkepanjangan dengan penderita yang belum diobati, terutama melalui droplet saat batuk atau bersin. (don)

Sambut Bulan Ramadan, Warga Bersihkan Masjid Baitul Huda Simpang III Besitang
| Minggu, Januari 25, 2026

By On Minggu, Januari 25, 2026


PATIMPUS.COM – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H, masyarakat bersama pengurus Masjid Baitul Huda Simpang III, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, melaksanakan kegiatan gotongroyong membersihkan lingkungan masjid, Ahad (25/01/2026).


Kegiatan gotongroyong ini diikuti oleh pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), tokoh masyarakat, serta warga sekitar.


Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias dan kompak melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari membersihkan halaman masjid, mencuci karpet, menyemprot lantai, membersihkan selokan, hingga merapikan area depan masjid.


Kegiatan gotongroyong tersebut juga merupakan bentuk kepedulian warga terhadap Masjid Baitul Huda pasca terjadinya banjir bandang, di mana masih terdapat sisa-sisa lumpur dan material banjir yang menempel di sejumlah bagian masjid dan lingkungan sekitarnya. Pembersihan ini dilakukan agar masjid kembali bersih, layak, dan nyaman digunakan oleh jamaah.


Selain bagian dalam masjid, warga juga membersihkan lingkungan sekitar, termasuk area parkir dan akses jalan. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi meningkatnya jumlah jamaah selama bulan Ramadan, baik untuk salat berjamaah, salat tarawih, maupun kegiatan keagamaan lainnya.



Dalam kegiatan tersebut, Sucipto turut memberikan bantuan melalui kawannya dari Tebing Tinggi berupa air mineral, cairan pembersih, serta kain sarung. Bantuan tersebut sangat membantu kelancaran gotongroyong dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan serta kenyamanan rumah ibadah.


Ketua Badan Kemakmuran Masjid Baitul Huda menyampaikan bahwa gotongroyong ini merupakan agenda rutin sekaligus bentuk respon bersama atas kondisi masjid pasca banjir.


“Selain menyambut Ramadan, kegiatan ini kami lakukan untuk membersihkan sisa-sisa lumpur akibat banjir bandang. Kami ingin memastikan masjid benar-benar bersih dan jamaah dapat beribadah dengan nyaman,” ujarnya.


Salah seorang warga yang ikut bergotongroyong juga mengungkapkan bahwa kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan utama masyarakat.


“Kami merasa terpanggil untuk bersama-sama membersihkan masjid, apalagi setelah terdampak banjir. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai warga,” katanya.


Kegiatan gotongroyong diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar Masjid Baitul Huda kembali berfungsi dengan baik dan Bulan Suci Ramadan membawa keberkahan bagi seluruh umat, khususnya masyarakat Simpang III Besitang. (rajali)

Capaian Imunisasi Bayi Turun, Dinkes Medan Minta Orangtua Tak Termakan Isu Hoax
| Rabu, Januari 21, 2026

By On Rabu, Januari 21, 2026


PATIMPUS.COM – Dinas Kesehatan Kota Medan menaruh perhatian serius terhadap menurunnya capaian imunisasi bayi pascapandemi COVID-19.


Padahal, imunisasi menjadi benteng paling awal untuk melindungi anak dari berbagai penyakit menular yang bisa berakibat fatal.


Ketua Tim Kerja Surveilans & Imunisasi Dinkes Medan, Julhilminil Amani Hasibuan, SK, mengungkapkan bahwa hingga kini cakupan imunisasi di Medan belum kembali mencapai target tahunan. Kondisi ini justru terjadi di tengah minimnya ancaman wabah serius di awal tahun.


“Kalau melihat laporan puskesmas, penyakit yang muncul masih tergolong penyakit biasa, seperti flu musiman. Tidak ada lonjakan signifikan. Justru yang menjadi pekerjaan rumah kami adalah imunisasi bayi yang capaiannya menurun,” ujar Julhilminil kepada wartawan, Selasa (20/01/2026).


Ia menyebutkan, sebelum pandemi, capaian imunisasi bayi di Medan relatif stabil. Namun setelah COVID-19, banyak orang tua menjadi ragu membawa anak ke puskesmas. Keraguan itu sebagian besar dipicu oleh informasi yang beredar di media sosial dan grup percakapan, yang kerap tidak memiliki dasar ilmiah.


“Kadang masyarakat lebih cepat percaya informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Padahal imunisasi itu sudah terbukti secara ilmiah sebagai cara paling efektif mencegah anak sakit,” katanya.


Julhilminil menegaskan, kekhawatiran orang tua seharusnya tidak berlebihan, apalagi jika hanya bersumber dari isu atau cerita yang belum jelas kebenarannya.


Menurutnya, imunisasi bayi justru menjadi kunci penting untuk menjaga daya tahan tubuh anak, terutama di masa penyakit musiman seperti flu. Anak yang imunisasinya lengkap akan jauh lebih terlindungi dari komplikasi penyakit.


Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, Dinkes Medan telah melakukan berbagai upaya, mulai dari menggandeng Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) hingga turun langsung ke puskesmas dan sekolah-sekolah.


Orang tua dikumpulkan dan diberi penjelasan langsung oleh dokter spesialis anak tentang manfaat dan keamanan imunisasi.


“Kami sudah keliling puskesmas, bertemu orang tua, guru, dan tokoh masyarakat. Tapi harus kami akui, hasilnya belum signifikan. Karena itu kami sangat berharap peran media untuk membantu menyuarakan pentingnya imunisasi bayi,” ujarnya.


Julhilminil juga menekankan bahwa imunisasi berbeda dengan vaksin COVID yang sempat menuai pro dan kontra di masyarakat. Imunisasi bayi telah digunakan puluhan tahun, diteliti secara panjang, dan terbukti menurunkan angka kesakitan serta kematian anak.


“Ini bukan hal baru. Imunisasi sudah lama ada dan manfaatnya nyata. Jadi kami mengajak ibu-ibu di Kota Medan, jangan ragu, bawa anak ke puskesmas, lengkapi imunisasinya,” katanya.


Ia berharap, dengan semakin banyak informasi yang benar dan mudah dipahami, kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi bayi bisa pulih, sehingga generasi Medan tumbuh lebih sehat dan terlindungi sejak dini. (don)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis