Medan Panas, RS Pirngadi Alami Lonjakan Pasien Sesak Napas
| Kamis, Juli 31, 2025

By On Kamis, Juli 31, 2025


PATIMPUS.COM - Cuaca panas yang melanda Kota Medan sepanjang bulan Juni dan Juli 2025 berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, sehingga menyebabkan orang menjadi sakit.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Tim Hukum dan Humas, RSUD dr Pirngadi Medan, Gibson Girsang, Kamis (31/07/2025), mengatakan, rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan itu mengalami peningkatan kunjungan pasien dalam 3 minggu terakhir.

"Dalam 3 minggu ini, kita mengalami peningkatan jumlah pasien. Baik yang rawat inap maupun rawat jalan," sebut Gibson Girsang kepada wartawan.

Gibson menjelaskan, untuk rawat inap biasanya mencapai 115-120 pasien, namun dalam 3 minggu terakhir mengalami peningkatan hingga mencapai 143 pasien.

Sementara untuk rawat jalan pada bulan Juni 2025 sebanyak 6794 pasien, mengalami peningkatan di bulan Juli 2025 menjadi 8147 orang pasien.

"Rata-rata pasien penyakit dalam, yaitu gangguan pencernaan dan infeksi pernapasan. Ini mungkin disebabkan faktor cuaca yang panas belakangan ini," sebutnya. (don)

‎Rayati Syafrin Kembali Pimpin PBI Sumut
| Rabu, Juli 30, 2025

By On Rabu, Juli 30, 2025


PATIMPUS.COM - Dr Hj Rayati Syafrin MBA MM kembali dipercaya memimpin Pengurus Daerah Persatuan Boling Indonesia (PBI) Sumatera Utara untuk masa bakti 2025-2029.

Hj Rayati Syafrin terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PBI Sumut yang digelar di GOR Boling Rayati Syafrin, Jalan Pancing Medan, Rabu (30/7) sore.

‎Rayati melanjutkan kepemimpinannya yang berbuah sukses pada periode 2021-2025, diantanya ia sukses membawa Boling Sumut meraih juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dengan raihan 4 medali emas, 2 perak dan 6 perunggu.

Musprov PBI Sumut dibuka Wakil Ketua Umum IV KONI Sumut M Syahrir dengan didampingi Kabid Organisasi M Zeini Zen, Wakabid Humas & Multimedia Johny Ramadhan Silalahi serta Wakabid Sport Science dan Iptek, OK Ilham Irsyam.

‎Dalam sidang pleno pemilihan ketua yang diikuti perwakilan dan pengurus, seluruh peserta secara bulat kembali menunjuk Rayati Syafrin karena dinilai berhasil membangun prestasi dan infrastruktur boling Sumut selama masa jabatan sebelumnya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Tentu amanah ini harus dijalankan dengan komitmen yang tinggi demi kemajuan boling Sumut,” kata Rayati usai terpilih.

"Saya pun berharap agar Pemprov Sumut tidak berhenti untuk mendukung kami. Karena memang perjuangan belum berakhir," tambahnya.

Selama masa kepemimpinannya, Rayati Syafrin dikenal sebagai sosok yang sangat aktif mendorong lahirnya venue boling bertaraf internasional yang kini bernama GOR Boling Hj Rayati Syafrin.

Gedung tersebut dibangun oleh Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga di Sumut Sport Center Jalan Pancing Medan. Itu menjadi satu-satunya fasilitas boling milik daerah yang lengkap dan modern di Indonesia.

Seperti diketahui, GOR Boling ini menjadi tempat pelaksanaan cabang olahraga boling pada PON 2024 dan mendapat apresiasi dari PB PBI atas kualitas dan kelayakannya sebagai lokasi pemusatan pelatnas nasional.

Dalam masa kepengurusan barunya, Rayati menegaskan akan melanjutkan program pembinaan atlet, serta pemanfaatan GOR Boling sebagai pusat pelatihan dan kompetisi.

Dia juga menyoroti pentingnya pengadaan peralatan latihan dan peningkatan kualitas pelatih sebagai fondasi menuju prestasi jangka panjang.

“Kami ingin memastikan bahwa prestasi PON bukan puncak, tapi awal dari era emas boling Sumut,” tekadnya.

‎>>>Dukungan KONI Sumut

‎Ketua Umum KONI Sumut Hatunggal Siregar diwakili Waketum IV M Syahrir dalam sambutannya, memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program PBI Sumut pimpinan Rayati.

“Kami percaya Ibu Rayati masih menjadi figur terbaik untuk memajukan boling di Sumut. Prestasi dan komitmen beliau sudah terbukti,” ujarnya.

Syahrir pun mengajak para Pengurus PBI Sumut ke depan agar mampu berinovasi. Tidak hanya melahirkan atlet berprestasi tapi juga menjadi olahraga boling, sebagai industri.

"Sayang rasanya kalau gedung GOR Boling Hajjah Rayati Syafrin yang dibangun dengan dana puluhan miliar ini, tidak dimanfaatkan dengan baik,” tutur Syahrir.

“Kalau bisa, bagaimana Pengurus PBI Sumut menjadikan tempat ini sebagai tempat anak muda untuk nongkrong-nongkong, sehingga bisa menjadi industri olahraga," pungkasnya. (rel/soni)


‎MAI Dan IBI Salurkan Program Air Bersih Untuk Masjid Salam Al Qadir Di Karo
| Minggu, Juli 27, 2025

By On Minggu, Juli 27, 2025



PATIMPUS.COM - Mandiri Amal Insani (MAI) dan Ikut Berbagi Indonesia (IBI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program sosial berkelanjutan. 

‎MAI dan IBI menyalurkan bantuan air bersih untuk Masjid Salam Al Qadir yang terletak di Desa Perbulan, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara dan turut hadir dalam proses peresmian program sumur bor, Sabtu (26/7/2025).

‎Bantuan yang disalurkan MAI dan IBI berupa penyediaan air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh jamaah masjid dan warga sekitar. Program itu hadir sebagai respons atas kebutuhan masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan dalam mengakses air bersih, khususnya untuk keperluan ibadah dan kegiatan harian.

‎T. Benny, selaku perwakilan pemerintah dan masyarakat Desa Perbulan mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas program sumur bor tersebut.

‎"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari Mandiri Amal Insani dan Ikut Berbagi Indonesia. Selama ini, kami kesulitan untuk mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. Kini, dengan adanya instalasi air bersih di masjid kami, ibadah menjadi lebih khusyuk dan kebutuhan warga pun dapat terpenuhi," ucapnya.

‎Ketua MAI Region 1, Yudhistira Permana Bangun, menyatakan bahwa program ini adalah bagian dari visi jangka panjang lembaga tersebut dalam mendukung akses dasar masyarakat terhadap air bersih, terutama di daerah-daerah yang terdampak krisis air.

‎“Air bersih adalah kebutuhan mendasar setiap manusia. Kami berharap bantuan ini bukan hanya menunjang aktivitas ibadah di Masjid Salam Al Qadir, tetapi juga menjadi sumber manfaat bagi masyarakat sekitar dalam jangka panjang,” terangnya.

‎Sementara itu, Direktur Ikut Berbagi Indonesia, Koko Cihuy menekankan pentingnya sinergi dalam aksi sosial.

‎"Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci dari perubahan. Program ini adalah bukti nyata bahwa dengan bekerjasama, kita bisa memberikan dampak yang lebih luas. Semoga fasilitas ini tidak hanya bermanfaat bagi masjid, tapi juga menjadi sumber kebaikan bagi masyarakat di sekitarnya," ungkap Koko.

‎Program air bersih ini menjadi bagian dari komitmen kedua lembaga dalam menjalankan misi kemanusiaan dan memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, khususnya di wilayah terpencil dan terdampak keterbatasan infrastruktur. (Soni)

‎Ustad Syafrizal Harahap Dilantik Jadi Ketua PD DMI Kota Medan  ‎
| Minggu, Juli 27, 2025

By On Minggu, Juli 27, 2025


PATIMPUS.COM - Ribuan warga Medan dari berbagai elemen organisasi Islam menghadiri acara Medan Berzikir, Seminar Masjid dan sekaligus Pelantikan Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Medan Periode 2025-2030 di Masjid Al Jihad, Jalan Abdullah Lubis Medan, Sabtu (26/7/2025).

‎Seminar Masjid yang diselenggarakan DMI Kota Medan menghadirkan narasumber seperti H. Sugiat Santoso, M. SP Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI yang juga sebagai Pembina PD DMI Kota Medan memaparkan tentang Masjid dan Kekuatan Ummat, Gerakan Masjid dimasa Nabi yang disampaikan Ustadz H. Abdul Latif Khan, S.Ag., Peran, Fungsi Masjid dan Kesultanan Deli hingga kini disampaikan oleh Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam.

‎Hadir narasumber, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, SE., M.SP. dalam materinya menyoroti tingginya angka peredaran narkoba di Sumut khususnya Kota Medan.

‎"80 persen penghuni lapas kasusnya narkoba, dan mirisnya para pelaku narkoba itu sebagian besar saudara kita muslim. Dan saat ini bagaimana generasi muda kita saat ini sudah jauh dari ghiroh semangat perjuangan dan sejarah para sahabat, sudah jauh dari masjid. jika ini terjadi terus menerus bisa jadi Indonesia bisa dikalahkan tanpa kekerasan, oleh karena itu pada pelantikan Dewan Masjid Indonesia Kota Medan ini saya menegaskan bahwa ini menjadi tugas kita, tugas sebagai aktivis Masjid," ungkap Sugiat Santoso.


‎"Jadi Selamat sukses atas pelantikan DMI Kota Medan, insyaallah dibawah kepemimpinan Ustad Syafrizal, dari 1400 masjid di kota Medan ini menjadi garda yang kuat, menjadi masjid yang solid, menjadikan masjid menjadi tempat solusi dari persoalan ummat," tutup Sugiat yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina DMI Kota Medan.

‎Selain itu, dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan turut hadir Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap. Dalam sambutanya, Zaki yang juga sebagai Ketua Majelis Mustasyar DMI Kota Medan  menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat sukses atas pelantikan PD DMI Kota Medan.

‎Zakiyuddin mengatakan, dirinya bersama Wali Kota Medan Rico Waas tengah berupaya agar seluruh masjid yang ada di kota Medan disertifikatkan sehingga diharapkan tidak ada lagi timbul persoalan akibat tanah-tanah yang diwakafkan tersebut.

‎Hal lain diungkapkan oleh Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam.

‎Tuanku Sultan Mahmud menyampaikan rasa bahagianya bisa diundang menjadi narasumber pada pelantikan DMI Kota Medan. 

‎"Alhamdulillah, saya merasa senang, sangat bahagia dan juga sebagai Dewan Pembina saya sangat bersyukur bisa menjadi pembicara di acara pelantikan DMI Kota Medan, tadi saya banyak berbicara tentang kesultanan Deli dalam keislaman nya dan peran-perannya dari dulu hingga kini. Saya berharap dengan kehadiran DMI Kota Medan, kita bisa memperkuat ukhuwah islamiyah dan mensejahterakan masjid-masjid yang ada di Kota Medan di Tanah Deli," ungkap Seripaduka Sultan Deli.

‎Sementara itu, Ketua PD DMI Kota Medan Periode 2025-2030, H. Syafrizal Harahap, SH.I  mengatakan Pelantikan DMI Kota Medan kali ini sengaja dilakukan di Masjid dengan dirangkaikan Zikir dan Seminar  Masjid yang bertujuan selain mempererat silaturahmi, juga membangkitkan semangat religius bahwa hakikat masjid itu sebagai tempat dan solusi terbaik bagi umat melakukan berbagai aktivitas di dalamnya.

‎"Alhamdulillah, hari ini Pelantikan Dewan Masjid Kota Medan kami merangkainya dengan Medan Berzikir, kemudian Seminar Masjid ya. Jadi dengan Zikir kita berharap ini  menjadi substansi daripada masjid, karena masjid adalah rumah Allah, maka dengan berzikir kita mengingat Allah didalam rumah-NYA," ungkap ungkap Syafrizal Harahap kepada awak media usai acara.

‎Ustadz Syafrizal sapaan akrabnya menambahkan DMI merupakan tempat berhimpun dan berkumpulnya para takmir Masjid sehingga kehadirannya diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada para Badan Kenaziran/Kemakmuran Masjid (BKM) agar menjadikan masjid-masjid khususnya yang ada di Kota Medan bisa makmur dan keberadaan Masjid juga bisa memakmurkan jamaahnya terkhusus masyarakat sekitarnya sehingga bisa menjadi solusi persoalan ummat.

‎Ustadz Syafrizal Harahap juga menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya kepada Pemko Medan, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI H. Sugiat Santoso, M.SP, para undangan, tokoh, terkhusus kepada panitia serta pengurus DMI Kota Medan atas atensi, dukungan, bantuannya sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan sukses.

‎" Dukungan dari semua pihak inilah yang menguatkan DMI Kota Medan, bahwa DMI ini milik kita bersama karena masjid milik kita bersama," ungkapnya penuh syukur.

‎Saat ditanya terkait program kedepan DMI Kota Medan khususnya untuk generasi muda, Syafrizal menjelaskan DMI Kota Medan tetap akan melakukan silaturahim dan berdiskusi bersama antar BKM terkait bagaimana pengelolaan SDM dan masjid.

‎"Kita mencoba merubah mindset para BKM, bagaimana memberdayakan SDM, mengurus dan mengelola masjid yang baik sehingga masjid bisa menjadi tempat berkumpul, masjid menjadi tempat solusi yang menyejukkan bagi para jamaah khususnya generasi muda, jadi kita berharap ketika visi SDM dalam mengelola Masjid sudah baik, maka secara alami para jamaah khususnya generasi muda akan terberdayakan serta terbina," jelas Syafrizal.

‎Pantauan awak media, turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Medan

‎H. Zakiyuddin Harahap, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, SE., M.SP (Pemateri), Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam (Pemateri), Ust. H. Abdul Latif Khan (Pemateri), Ketua MUI Kota Medan Dr. H. Hasan Matsum, MA., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, MA., Wakil Ketua DPRD Kota Medan H. Zulkarnaen, S.KM., Ketua DMI Sumatera Utara H. Irhamuddin Siregar, MA., Ketua Majelis Pakar DMI Kota Medan Ir. H. Ahmad Parlindungan Batubara, M.Si, Ketua Al Washliyah Kota Medan H. Abdul Hafizh Harahap, M.Kom.I., Ketua BAZDA Kota Medan M. Nursyam, S.Pd.I, Perwakilan Muhammadiyah Kota Medan, Perwakilan Kodim 0201 Medan, Perwakilan Polrestabes Medan, Perwakilan Bank Sumut Syariah, Perwakilan Bank BCA Syariah, Ibu-ibu Pengajian BKMT, Muslimat Al Washliyah, Aisiyah, Muslimat NU, BKM se Kota Medan dan BKPRMI Kota Medan. (Soni)

Toko Acai Jaya Mulai Dimeriahkan Pernak Pernik HUT RI Ke 80
| Sabtu, Juli 26, 2025

By On Sabtu, Juli 26, 2025


PATIMPUS.COM - Jika kita melintas di Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Aur, dekat Istana Maimun Medan, pandangan mata kita langsung dimanjakan oleh pernak pernik bercorak merah putih.

Ya, pernak pernik bernuansakan merah putih itu begitu kentara terlihat karena dipajangkan tepat di depan Toko Acai Jaya hingga nyaris menutup keseluruhan toko.

Ketika kita memasuki lebih dalam ke toko itu, terlihat betapa meriahnya pajangan hiasan yang terdiri dari berbagai macam corak dan ukuran.

Menurut Bang Acai, selaku pengelola Toko Acai Jaya, moment HUT Kemerdekaan RI Ke 80 ini, dimanfaatkan dengan menjual segala pernak pernik terlengkap, agar warga yang merayakan hari kemerdakaan terlihat bersemangat dan meriah.

"Toko Acai Jaya selalu memiliki pernak pernik terlengkap di Kota Medan, dimulai dari harga ribuan hingga ratusan ribu rupiah," ungkap Bang Acai, kepada patimpus.com, Sabtu (26/7/2025).

Berbagai macam pernak pernik seperti umbul-umbul, lampu hias, bendera merah putih dari ukuran besar dan kecil, balon merah putih, lampion merah putih, stiker merah putih hingga lambang burung Garuda Pancasila tersaji lengkap.

Tentu saja barang-barang tersebut berkualitas baik dan sebagian besar dibuat oleh UMKM yang ada di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

Menurut Bang Acai, antusias pembeli cukup besar, terlebih mendekati hari kemerdekaan pada 17 Agustus nanti. Para pembeli sebagian besar dari kalangan perkantoran karena mereka ingin menghias kantornya dengan nuansa merah putih semeriah mungkin.

"Jauh hari mereka sudah memesan pernak pernik bahkan datang sendiri ke toko untuk melihat-lihat pernak pernik yang akan dibeli," ujarnya.

Terlebih adanya himbauan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto yang mewajibkan memasang bendera merah putih dan pernak perniknya di setiap instansi pemerintahan maupun swasta, serta rumah-rumah penduduk.

"Harganya cukup terjangkau dan kualitas barangnya juga bagus. Sangat recomended lah bagi yang ingin menghiasi lingkungan dan instansi dengan pernak pernik di toko ini," sebut Surya, seorang ASN saat mengunjungi toko Acai Jaya. (don)

Forwakes Sumut Gelar Hari Anak Nasional
| Rabu, Juli 23, 2025

By On Rabu, Juli 23, 2025


PATIMPUS.COM - Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara menggelar Seminar Hari Anak Nasional 2025 dengan tema Melindungi Anak Menjaga Masa Depan Bangsa di Murni Teguh Memorial Hospital, Medan, Rabu (23/7/2025). 

Seminar ini diisi oleh penampilan yang menggugah dari Agus Susilo, selaku pendiri Teater Rumah Mata, yang membawakan theatrical seorang pengemis yang hidup di bawah kolong jembatan, namun ingin anaknya berhasil dan bisa menjadi seorang presiden. 

Pesan itu pula yang ingin disampaikannya di perinatan Hari Anak Nasional 2025 kepada khalayak ramai dan dari kalangan manapun agar bisa memanfaatkan masa sekolah untuk belajar bersungguh-sungguh demi masa depan yang cerah.

Ketua Panitia, Berry Sanjay mengatakan seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya perlindungan, kesehatan, dan kesejahteraan anak sebagai generasi penerus bangsa. 

"Kita sepakat bahwa membangun masa depan anak-anak adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya orang tua, tapi juga pemerintah, tenaga kesehatan, pendidik, media, dan masyarakat secara luas," ucap Berry. 

Sementara itu, Ketua Forwakes Sumut, Mahbubah Lubis mengatakan momentum Hari Anak Nasional bukan hanya sekadar peringatan, tetapi merupakan refleksi menjadikan anak sebagai prioritas pembangunan bangsa.

"Melalui kegiatan seminar ini, Forwakes Sumut ingin menegaskan kembali peran penting media dalam edukasi publik, khususnya dalam isu kesehatan anak," jelasnya.

Mahbubah menambahkan informasi yang benar, mudah diakses, dan disampaikan secara humanis dapat menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang ideal.

"Kami juga mengapresiasi kolaborasi luar biasa dengan Murni Teguh Memorial Hospital Medan para narasumber, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini," urainya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, HM Faisal Hasrymi, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hery Valona Bonatua Ambarita, S.Kep, M.Kes menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) dengan dukungan penuh dari Rumah Sakit Murni Teguh, yang turut memfasilitasi pelaksanaannya.

Ia menekankan bahwa momen ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan pengingat bagi seluruh pihak tentang tanggung jawab bersama dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan tangguh.

"Kami sangat mengapresiasi Forwakes yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Tujuannya sangat mulia, yakni memastikan anak-anak kita tumbuh sesuai standar perkembangan yang ditetapkan secara nasional, mulai dari level pusat hingga posyandu," ujar Heri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak harus dilakukan secara berkesinambungan sejak usia dini. Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat menjadi ujung tombak untuk memantau kondisi anak-anak di masyarakat.

"Anak adalah investasi bangsa. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga dan merawat mereka agar tumbuh dan berkembang sesuai tahapan usianya. Dengan menjaga anak, kita sedang menjaga masa depan bangsa," tambahnya.

Direktur Murni Teguh Memorial Hospital, dr Jong Khai, MARS, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara yang menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025.

"Kami sangat mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi Forwakes ini. Saat diajak bekerja sama, kami langsung menyambut baik karena kami menyadari pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia," ujar dr. Jong Khai.

Dalam kesempatan itu, Forwakes Sumut juga memberikan bingkisan sekolah kepada puluhan anak-anak, yang menjadi simbol nyata kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

Sebagai bentuk dukungan, Alwen Ong selaku pemilik Tutu Kambing membagikan 100 botol minuman susu kambing secara gratis kepada seluruh peserta. Acara itu dihadiri 100 orang lebih peserta dari mahasiswa FK USU, FK UMSU, FKM USU, mahasiswa Ilmu Komunikasi USU, SMP Bina Bersaudara dan MAN 1 Medan. 

Seminar itu menghadirkan tiga orang narasumber antara lain Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Roima Harahap S.Ag MAP, Wakil Ketua IDAI Sumatera Utara, Dr. 

Mahrani Lubis, SpA(K) dan Administrator Kesehatan di Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Medan, dr Verawati, M.K.M.


Acara ini dapat terselenggara berkat dukungan  BPJS Kesehatan Medan, PERSI Sumatera Utara, Dinas Kesehatan Sumut, Dinas Kesehatan Medan, IDAI Sumut, Rumah Zakat, Tutu Kambing dan Murni Teguh Memorial Hospital Medan. (rel)

Kemendukbangga BKKBN Sumut Gelar Harganas Ke 32 Di Labuhanbatu
| Selasa, Juli 22, 2025

By On Selasa, Juli 22, 2025


PATIMPUS.COM - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara menggelar acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/7), di Gedung Serbaguna Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu

Mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, acara ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dr Fatmawati ST MEng, Wakil Gubernur Sumut, H Surya BSc, Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita SpOg MKM, serta jajaran Forkopimda, OPD-KB Kabupaten Labuhanbatu.

Dr Fatmawati menyampaikan bahwa keluarga adalah pondasi utama pembangunan nasional. Menurutnya, kualitas keluarga sangat menentukan arah kemajuan bangsa, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Keluarga yang tangguh dan berkualitas akan melahirkan generasi yang unggul. Untuk itu, BKKBN menginisiasi berbagai program strategis seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Lansia Berdaya (Sidaya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia, serta pengembangan Super Apps pembangunan keluarga,” jelasnya.

Fatmawati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, sesuai amanat Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Ia mengajak semua pihak, baik pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya ini.

“Sinergi pentahelix harus kita wujudkan bersama. CSR dari pihak swasta diharapkan menyentuh keluarga berisiko stunting, media menyuarakan pemberitaan positif, dan akademisi berkontribusi melalui penelitian. Kita juga terus mendorong perubahan pola pikir dan pola asuh masyarakat,” ungkap Fatmawati.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Harganas di Labuhanbatu.

Ia berharap momentum ini menjadi pengingat pentingnya menciptakan keluarga yang bahagia sebagai kunci kemajuan daerah.

“Di Kabupaten/Kota di Sumut, tentunya mempersiapkan program-program Keluarga Berencana (KB) dengan baik. Untuk penurunan stunting, ada Program Orang Tua Asuh. Tentu ini sudah cukup efektif dalam mencegah stunting. Ini harus terus diperkuat,” ujarnya.

Kegiatan puncak Harganas ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pelayanan KB, penghargaan kepada keluarga teladan, dan penyuluhan terkait pembangunan keluarga berkualitas. (don)

Pemko Medan Akan Relokasi Warga Pinggir Sungai Rawan Banjir dan Bangun 6 Underpass
| Selasa, Juli 22, 2025

By On Selasa, Juli 22, 2025


PATIMPUS.COM - Pemerintah Kota Medan dipastikan akan membangun enam underpass baru dan melakukan relokasi warga di pinggir sungai dalam periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. 

Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung SE SH MH, didampingi Anggota Pansus lainnya Zulham Efendi dan dr Dimas Sofani usai pembahasan bersama pihak eksekutif di ruang rapat Badan Musyawarah, Selasa (22/07/2025).

Menurut Henry Jhon, pembangunan underpass menjadi opsi yang paling realistis dan memungkinkan dibanding pembangunan jalan tol maupun flyover. 

“Kita sudah tanya ke Pemko Medan, apa yang bisa dibangun? Jalan tol tidak mungkin, flyover juga tidak mungkin katanya. Maka yang memungkinkan adalah underpass. Di Medan itu sudah ada delapan titik yang direncanakan, dua sudah terealisasi, jadi masih ada enam lagi,” jelasnya. 

Salah satu underpass yang direncanakan segera dibangun berada di kawasan Kampung Lalang. 

"Yang akan segera dibangun yaitu underpass di Kampung Lalang. Namun, yang lain mereka belum mau merinci di titik-titik mana saja yang akan menjadi lokasi pembangunan selanjutnya," katanya seraya mengatakan pembiayaan proyek ini direncanakan berasal dari dana APBD atau pembiayaan APBN.

Selain pembangunan infrastruktur, DPRD juga menyoroti masalah penanganan banjir, khususnya relokasi warga yang bermukim di bantaran sungai. 

Henry Jhon menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah menyatakan kesediaannya mendukung relokasi asalkan Pemerintah Kota Medan segera mengajukan proposal.

"Sebenarnya persoalan ini sudah kita sampaikan sejak lama dan pemerintan pusat kabarnya juga sudah setuju, tapi proposal dari Pemko Medan belum juga diajukan," katanya. 

Terkait persoalan lahan diamuj Henry Jhon sebenarnta tidak ada masalah. "Kita sudah punya rumah susun di Kayu Putih, dan lahan seluas tiga hektare di Johor,” tambahnya.

Henry juga menyinggung pentingnya lokasi relokasi yang tidak jauh dari tempat tinggal warga saat ini agar tidak mengganggu mata pencaharian dan keseharian mereka.

“Pernah ada usulan agar rusun yang dibangun tidak jauh dari lokasi asal warga. Ini penting agar mereka tidak kehilangan pekerjaan dan tetap terhubung dengan komunitasnya,” pungkasnya. (rel)

Kampanyekan LGBT, Komisi II DPRD Medan Serukan Tolak Konser Honne
| Sabtu, Juli 19, 2025

By On Sabtu, Juli 19, 2025


PATIMPUS.COM - Ketua Komisi II DPRD Kota Medan H Kasman bin Marasakti Lubis Lc MA, menolak keras dilaksanakannya konser grup musik asal Inggris, Honne, yang dikenal secara terbuka mengampanyekan nilai-nilai LGBT. 

Seperti diketahui, konser duo musisi asal Inggris tersebut rencananya akan digelar di Medan pada Kamis, 31 Juli 2025 di Hotel Santika Medan. 

"Penolakan ini bukan semata-mata bentuk intoleransi, melainkan wujud kepedulian terhadap nilai-nilai budaya, moral, dan pendidikan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Kota Medan, " tegas Kasman, kepada wartawan di Medan, Sabtu (19/07/2025). 

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan pihaknya bukan menolak dan anti dengan musik atau pertunjukan seni. Tapi, pihaknya tegas menolak penyebaran nilai-nilai yang bertentangan dengan norma agama dan budaya lokal. 

"Kota Medan yang religius dan multikultural selama ini menjaga keharmonisan dengan menjunjung tinggi etika, sopan santun, nilai kekeluargaan dan budi pekerti," tegasnya. 

Kehadiran grup musik yang secara terang-terangan menyuarakan kampanye LGBT dikhawatirkan memberi dampak buruk, terutama bagi generasi muda. 

"Nilai-nilai yang mereka bawa dinilai bertolak belakang dengan sistem pendidikan, norma sosial, dan semangat pembinaan karakter genarasi muda di tengah masyarakat Kota Medan," tegasnya. 

Terkait persoalan ini, Kasman mengingatkan pemerintah kota Medan dan aparat berwenang dapat mengevaluasi secara serius izin kegiatan hiburan yang membawa misi ideologis bertentangan dengan konstitusi dan nilai Pancasila. 

"Kebebasan berekspresi memang dijamin, namun tidak boleh menginjak hak masyarakat untuk mempertahankan jati diri budayanya. Kita minta Pemko Medan dan aparat terkait mengevaluasi izin konser tersebut, " tegasnya. 

Berbicara kepada wartawan, Kasman menyampaikan pihaknya menyambut baik kreativitas anak muda, tapi bukan dengan menggadaikan prinsip moral dan budaya yang menjadi ruh Kota Medan, pungkasnya. (rel)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis