Tampilkan postingan dengan label Lakalantas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lakalantas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Oktober 2022

BRAAKK..!!! Dua Mobil Saling Cium di Simpang Waspada

    Minggu, Oktober 16, 2022  


PATIMPUS.COM - Dua mobil laga kambing di Simpang Waspada Jalan Brigjend Katamso dan Pemuda, Minggu (17/10/2022) dinihari sekitar Jam 01.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa, namun kedua mobil naas tersebut ringsek berat. Sementara supir dan kedua penumpang dalam keadaan sehat wal afiat.

Berdasarkan informasi, mobil Livina berwarna hitam membawa 4 penumpang melaju dari Jalan Pandu menuju Jalan Letjend Soeprapto, sedangkan mobil warna putih membawa 3 penumpang melaju dari Jalan Brigjend Katamso menuju ke Jalan Pemuda.

Namun sampai di Simpang Waspada, dengan traffic light nya berwarna kuning berkedip-kedip, kedua mobil ini pun terus melaju dengan kecepatan tinggi. Alhasil keduanya saling bertabrakan. Braakkk...!!!

Peristiwa kecelakaan lalulintas ini langsung ditangani petugas kepolisian yang kebetulan sedang patroli, sedang warga terlihat memenuhi lokasi kejadian. (don)

Rabu, 08 Desember 2021

Ugal-Ugalan, Angkot Morina Terguling, Ibu dan Anak Terpental

    Rabu, Desember 08, 2021  



PATIMPUS.COM - Supir angkutan kota di Medan kembali bikin ulah. Satu unit angkot Morina terguling dan menyebabkan ibu dan bayinya kritis di Halan KL Yos Sudarso KM 18,3, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (08/12/2021).

"Ugal-ugalan supir angkotnya. Melaju dengan kencang," sebut Harry keluarga korban yang kritis.

Selain ibu dan anaknya yang terpental keluar dari angkot, tiga pelajar SMP yang menumpang angkot tersebut juga mengalami luka-luka dan trauma berat.

Menurut Harry, sopir Angkot jurusan Hamparan Perak - Belawan tersebut ugal-ugalan sehingga tidak dapat menghentikan kendaraannya ketika bertemu mobil yang berhenti di depan .

Angkot yang dikendarai sopir pun menabrak trotoar pembatas jalan, dan terguling hingga 20 meter ke arah jalan berlawanan.

Sementara itu, Syafar sopir angkot yang tidak memiliki SIM tersebut mengatakan tidak bisa mengendalikan setir angkotnya. Lalu tidak sengaja menginjak gas saat peristiwa terjadi.

"Enggak sengaja bang," klaim Syafar.

Kini para korban masih dirawat di rumah sakit dan puskesmas terdekat. Sementara itu sopir angkot diboyong ke Polsek Medan Labuhan, untuk dimintai keterangan.

Sedangkan Satlantas Polsek Medan Labuhan saat ini masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. (*)

Sabtu, 04 Desember 2021

Sopir Angkot Mabuk Terobos Plang KA, 5 Tewas

    Sabtu, Desember 04, 2021  


PATIMPUS.COM - Kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api Jalan Sekip, Sei Agul Kecamatan Medan Barat, Sabtu (4/11/2021) siang.


Informasi yang didapat, Kereta Api Jurusan Binjai-Medan menabrak Mobil Angkutan Kota (Angkot) trayek 123 bernomor plat BK 1610UE yang menerobos palang pintu kereta api hingga menyebabkan lima orang penumpang tewas dan empat orang luka berat dan dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Setia (43) saksi mata kecelakaan tersebut menyatakan angkot trayek 123 tertabrak kereta api di perlintasan kereta api di Jalan Sekip sekira Jam 15:30 WIB.

Saksi menyebutkan kalau sang sopir melanggar palang pintu kereta api yang telah turun dan menyalakan sirine. Saat itu angkot berwarna kuning nomor 123 plat datang dari arah jalan Sekip menuju ke Jalan Gereja menyebrang perlintasan kereta api.

Sementara itu kereta api melaju dari arah Binjai menuju Medan sudah berulangkali membunyikan klakson, sang sopir angkot tak mengindahkannya dan terus menerobos hingga akhirnya bagian belakang sebelah kiri mobil tertabrak. Terjadilah kecelakaan dahsyat tersebut dengan menewaskan lima orang penumpang dan 4 lainnya luka berat.

"Sudah diingatkan jangan menerobos, tapi diterobosnya juga. Akhirnya tertabrak. Keretanya dari arah Binjai menuju Medan," ujar Setia.

Satria memaparkan lebih lanjut, saat kejadian sang sopir sempat melompat dan hendak melarikan diri. Namun warga yang melihat langsung menangkap sopir tersebut dan langsung masuk ke dalam pos palang pintu kereta api karena warga yang sudah emosi berusaha menghajarnya.


Sementara itu menurut Fikri, salah satu warga yang menangkap sopir yang hendak melarikan diri itu, sopir angkot tersebut diduga menyetir dalam keadaan mabuk alkohol. Tercium aroma alkohol dari mulut dan bau tubuhnya.

"Bau alkohol waktu ditangkap. Kayaknya mabuk," kata Fikri.

Berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) selama Januari-Oktober 2021, terjadi 17 kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api di Sumatera Utara. (son)

Senin, 27 September 2021

Ngantuk, Mobil Driver Online Cium Pot Bunga

    Senin, September 27, 2021  



PATIMPUS.COM - Nasib naas sedang dialami Bambang, 35, warga Jalan Setia Budi, Tanjung Sari, Medan. 

Pasalnya, mobil Daihatsu Sigra BK 1696 GL yang dikendarainya ringsek berat setelah mencium pot bunga pulau jalan di Jalan Pemuda Medan, Senin (27/09/2021) dinihari.

Akibat kejadian itu, pot bunga berbentuk bulat sebagai hiasan pulau jalan dan tiga batang besi terlepas dan hancur.

Sedangkan mobil naas tersebut mengalami rusak parah di bagian depan dan mengalami kebocoran radiator mesin.

Beruntung, Bambang tidak mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja dirinya sempat membentur stiur mobilnya.

Menurut Bambang, dirinya datang dari Jalan Pandu hendak menuju pulang usai mengantar penumpang. Namun saat belok ke arah Jalan Pemuda, dirinya merasa mengantuk.


"Braaakkk…" Tiba-tiba saja suara keras menghentikan laju mobilnya. Sadar dari rasa ngantuknya, Bambang mendapati mobilnya tersangkut di ujung pulau jalan.

Sementara, warga sekitar yang terkejut mendengar suara tabrakan bergegas ke lokasi kejadian.

"Mengantuk aku tadi, Bang," ujat Bambang.

Warga yang berada di lokasi kejadian berusaha mengevakuasi mobil korban yang tersangkut.

Sedangkan Bambang mencoba menghubungi rekan sesama driver onlinenya untuk meminta pertolongan.

Hingga berita ini dimuat, mobil korban masih terparkir di pinggir Jalan Pemuda, menunggu diderek.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena saat kejadian Jalan Pemuda sedang sepi.

Senin, 17 Mei 2021

Pecah Ban Di Tol Medan - Tebing, Toyota Kijang Terguling, Satu Keluarga Nyaris Tewas

    Senin, Mei 17, 2021  

PATIMPUS.COM - Kecelakaan lalulintas tunggal kembali terjadi di Jalan Tol Medan - Tebingtinggi, tepatnya di Km 53/200, Kota Tebingtinggi, Senin (17/5/2021).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu keluarga yang menumpangi mobil Toyota Kijang warna merah BK 1090 OZ, mengalami luka-luka.

Menurut informasi, peristiwa lakalantas tunggal tersebut terjadi sekitar jam 11.00 WIB, saat rombongan dari Tebingtinggi hendak menuju Medan melintas di jalan tol.

Lantaran ban belakang mobil sudah gundul, tepat di Km 53/200 tiba-tiba ban tersebut meletus. Kontan saja sang supir, yang diketahui bernama Saliman, pegawai PTPN 4 Distrik 3, Kebun Pabatu, hilang kendali dan menabrak pembatas jalan hingga terguling.

Beruntung seluruh penumpang yang berisi perempuan dan anak-anak tersebut selamat dan hanya mengalami luka-luka. Hanya saja kondisi mobil rusak parah di bagian depan, atap dan belakang mobil karena sempat terguling.


Warga yang mengetahui kejadian itu segera melakukan pertolongan dengan mengevakuasi seluruh penumpang keluar dari dalam mobil.

Tak lama petugas jasa raharja tiba di lokasi bersama ambulans untuk membawa semua korban ke rumah sakit. (don)


Sabtu, 15 Mei 2021

Ditabrak Truk Tangki, Cewek Mabar Naik Scoopy Tewas di Tempat

    Sabtu, Mei 15, 2021  



PATIMPUS.COM - Kecelakaan lalulintar terjadi di Jalan Tandam Hilir, Deliserdang, menewaskan seorang wanita pengendara kereta Honda Scoopy BK 4879 AHP, Sabtu (15/5/2021) pagi.

Cewek malang itu bernama Restiani, 29 tahun, warga Jalan Mangaan I Gang Rusli, Lingkungan VIII, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Menurut informasi, korban datang dari arah Medan hendak menuju ke arah Stabat. Naas, saat melintas di TKP, kendaraan roda dua berwarna merah yang dikendarai korban ditabrak truk tangki minyak dari arah berlawanan.


Braakkk….!!! Warga yang mendengar suara dentuman keras langsung menuju ke TKP dan mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah di aspal.

Saat diperiksa, kondisi korban sudah tidak bernyawa lagi dan warga pun menutup jasad korban dengan daun pisang sembari menunggu pihak kepolisian lalulintas setempat melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit.

Sabtu, 01 Mei 2021

Pengendara Revo Jungkir Balik Ditabrak Toyota Rush

    Sabtu, Mei 01, 2021  


PATIMPUS.COM - Seorang pengendara kereta terekam CCTV saat ditabrak mobil Toyota Rush di Simpang Empat Kota Tebingtinggi, Jumat (30/4/2021) Pagi, karena menerobos lampu merah.


Berdasarkan hasil rekaman CCTV, seorang pengendara kereta jenis Honda Revo tanpa plat datang dari arah Jalan Jenderal Ahmad Yani, menuju arah Jalan Jenderal Sudirman. Meski pun lampu traffic light sudah menyala merah, pengendara kereta tersebut tetap menerobos.


Saat berada di tengah persimpangan, tiba-tiba muncul mobil Toyota Rush warna putih BK 1185 HU, yang dikendarai Kevin (20) yang datang dari arah Jalan Pierre Tendean.




Braakkk….!!! Benturan keras pun terjadi. Seketika pengendara kereta melayang sambil berputar lalu terhempas ke aspal. Sedangkan keretanya masuk ke kolong mobil dan terseret beberapa meter.


Beruntung korban bernama David (25) tidak kehilangan nyawa dan hanya mengalami luka ringan. Sementara kedua kendaraan mengalami rusak berat.


Warga yang meluhat kejadian langsung mengerumuni lokasi. Tak lama kemudian petugas Polantas Polres Tebingtinggi tiba di lokasi kejadian untuk mengamankan situasi dan mengurai kemacatan.


Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi AKP Joshua Nainggolan, pengendara kereta  tanpa plat bernama David mengalami luka ringan dan telah menjalani perawatan. Sedangkan sopir Toyota Rush Kevin tidak mengalami luka-luka. Kendaraan kedua pihak telah diamankan di Satlantas Polres Tebingtinggi.


Sementara Kanit Laka Lantas Polres Tebingtinggi Ipda Bambang Irawan menyampaikan, antara kedua pengendara yang terlibat sudah terjalin perdamaian. "Iya tidak berobat ke rumah sakit. Dan sudah ada kesepakatan damai," ujarnya.

Selasa, 02 Maret 2021

Pajero Tabrak Kontainer, Bedman Sianipar Tewas

    Selasa, Maret 02, 2021  



PATIMPUS.COM - Bedman Sianipar (46) tewas di temlat ketika mobil Pajero Sport yang ditumpanginya menabrak truk kontainer di Jalan Tol Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, Selasa (2/3/2021).


"Peristiwa terjadi sekitar jam 7.05 WIB, tepatnya di Jalan Tol Tebingtinggi - Belmera Amplas Km 30,300," ujar Kasatlantas Polres Deliserdang, Kompol SL Widodo, kepada wartawan.


Widodo menerangkan, mulanya mobil Pajero Sport  BK 705 JS datang dari arah Tol Tebing Tinggi menuju Tol Balmera Amplas. Mobil itu dikendarai sopir bernama Krismanto Munthe (39) dan korban Bedman Sianipar.


“Sesampainya di tempat kejadian mobil Pajero menabrak bagian belakang sebelah kanan truk yang di depannya,” ujar Widodo.


Usai kejadian sopir truk melarikan diri. Sementara penumpang Pajero, Bedman mengalami luka berat dan tewas saat kejadian. 


“Dia mengalami luka robek di kepala, luka robek di bibir, luka memar di mata kiri dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RSU Mitra Medika Amplas,” ujar Widodo.


Sedangkan sang supir Krismanto Munthe hanya mengalami luka ringan. Lalu untuk penyebab kecelakaan kata Widodo diduga karena kelalain Krismanto.


“Saat mengemudi mobil dia kurang hati-hati, tidak mengamati dan tidak konsentrasi serta tidak menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depannya, sehingga terjadi kecelakaan,” imbuh Widodo. (don)

Jumat, 19 Februari 2021

Ngantuk Nabrak Pick Up, Toyota Vios Telentang di Tengah Jalan

    Jumat, Februari 19, 2021  


PATIMPUS.COM - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Brigjend Katamso, depan Gang Perwira, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, pada Jumat (19/2/2021).


Mobil Toyota Vios berwarna hitam terbalik di tengah jalan setelah menabrak mobil pick up Gran Max yang sedang parkir di pinggir jalan. Tabrakan keras yang menghantam bagian sudut belakang pik up hingga penyok juga menyeret dua pengendara sepeda motor serta membuat kaca di sebuah rumah pecah.


Akibat kecelakaan, mobil sedan warna hitam tersebut mengalami kerusakan parah di bagian depan dan samping. Kemacetan panjang pun terjadi karena banyak warga yang penasaran dan menonton serta merekam kejadian tersebut. Tak lama personel Dinas Perhubungan dan Polisi Lalu Lintas tiba di lokasi kejadian.


Arvin pengendara sepeda motor matic yang terkena musibah tersebut mengatakan, saat itu dirinya sedang mengendarai sepeda motornya dari arah Deli Tua menuju Istana Maimun. Tiba-tiba ada mobil pickup yang mendorongnya dengan keras dari belakang.




"Terkejut kali bang. Kejadiannya sangat cepat. Sempat sekilas nampak mobil mendekat dengan cepat, tahu-tahu aku udah jatuh dan mobil sedan itu terbalik," katanya sembari menunjukkan luka lecet di pergelangan tangan kanannya.


Sementara itu Teguh, pemilik mobil pick up Gran Max mengatakan, dia baru saja memarkirkan mobilnya sekitar 20 menit sebelum kejadian. Saat itu dia sedang berada di lantai 2 rumahnya.


"Ini memang biasanya di situ parkir. Orang baru sampai rumah terus naik ke atas. Terdengar suara keras kali, rupanya mobil disorong sampai rumah sebelah melewati gang," katanya sambil menunjuk kerusakan pada bak dan ban belakangnya yang pecah. 


Ani pemilik rumah, yang saat kejadian sedang berada di dapur mengaku mendengar suara keras dari jalan. Karena terkejut, dia langsung berlari ke depan dan melihat ada mobil pikap yang mendorong sepeda motor hingga membentur dinding kaca rumahnya.


"Saking kerasnya, makanya kaget trus lari ke depan. Kutengok kereta (sepeda motor) yang diparkir di depan disorong sama pikap ini, kena kaca, langsung pecah lah. Katanya dia lagi ngantuk. Ketiduran sebentar terus nabrak. Orang Bajak II (Mariendal) dia," ujar ani.


Sementara itu, Adi, pengemudi mobil Toyota Vios tampak kebingungan dan pucat atas kejadian yang terjadi saat itu.


"Tadi ngantuk. Ketiduran, Bang," katanya sembari minum dan tangannya gemetaran saat memegang ponselnya.


Tak lama kemudian dia pun masuk ke rumah Ani bersama personel polisi untuk dimintai keterangan.


seorang saksi mata bernama Heri mengatakan, dia tidak tahu persis apakah sebelumnya mobil sedan itu ngebut atau tidak, awalnya mobil sedan itu menabrak pick up yang terparkir di depan warung sarapan di dekat Gang Perwira. 


"Aku kan pas di seberang nengok aplikasi, tiba-tiba nampak mobil sedan itu nabrak trus kebalik, orang yang bawa kereta jatuh kena tabrak, terus kaca rumah itu pecah," katanya. 


Heri yang juga driver ojek online itu mengatakan, dia sempat melihat seorang pemuda dengan perawakan sedikit gemuk keluar dari mobil sedan itu kemudian duduk di pinggir jalan.


"Pucat sekali mukanya. Sama warga dibawa duduk ke sudut rumah yang kacanya pecah itu," ungkapnya. 


Agar kemacetan tidak berkepanjangan dan warga yang menonton tidak berkerumunan di lokasi, mobil tersebut pin akhirnya diderek Dinas Perhubungan. (son)



© 2023 patimpus.com.