Tampilkan postingan dengan label Seleb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seleb. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Januari 2022

Baim Wong Jenguk Korban Begal di RSUD dr Pirngadi


PATIMPUS.COM - Artis tanah air yang juga youtuber, Muhamad Ibrahim alias Baim Wong mengunjungi Rahmadhoni Hasibuan (53) menjadi korban begal yang dirawat di RSUD dr Pirngadi Medan, Rabu (5/1/2021).

Kedatangan Baim Wong tak lain untuk memberikan semangat kepada petugas kebersihan di Pemko Medan itu.

Setibanya di sana, suami dari Paula Verhoeven itu menanyakan bagaimana hingga menjadi korban begal.

Kedatangan Baim Wong juga disambut Direktur RSUD dr Pirngadi, dr Syamsul Arifin, Wadir Keuangan Reza, Kasubbag Hukum dan Humas, Edison Peranginangin dan sejumlah karyawan dan staf.

Kasubbag Hukum dan Humas, Edison Perangin-angin ketika dikonfirmasi membenarkan kedatangan artis tanah air tersebut.

"Cuma sebentar tadi dia datang. Cuma nanya di mana dibegal, kapan, cuma itu aja. Gak lama, paling cuma 5 menit aja, habis itu langsung pulang," sebut Edison.

Dalam perbincangan dengan Rahmadhoni, kata Edison, Baim Wong sempat berbicara kepada pasien akan ada di Medan selama 3 hari.

"Saya di sini 3 hari bu. Gitu tadi dia bilang ke pasien," ungkapnya.

Sebelumnya, petugas kebersihan di Pemko Medan Rahmadhoni Hasibuan (53) yang menjadi korban begal akhirnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi. Sebelumnya, dia sempat ditolak di RS Imelda pada Minggu (2/1/22).

Padahal kondisi Rahmadhoni saat itu mengalami luka-luka di wajah dan tangan. Bahkan motor miliknya raib diambil pelaku begal. 

Dijumpai di RS Pirngadi, Ramadhoni mengaku bahwa usai dibegal dirinya mendatangi RS Imelda untuk mendapat pertolongan. Namun setibanya di RS Imelda, dirinya tidak bisa mendapat pelayanan lantaran pihak RS tidak menerima pembayaran melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Jam 05.15 WIB subuh saya pergi dari rumah di Pasar 8 menggunakan sepeda motor. Kemudian saya berjalan melewati Letjan Sujono untuk bekerja. Tapi ketika di Jalan Pinus, Komplek DPRD Kota Medan saya dibegal,” cerita Rahmadhoni, Senin (3/1/22).

Sebelum dibegal, Rahmadhoni mengaku dirinya dipukul menggunakan balok sehingga terjatuh. “Saya dipukul dari belakang dengan menggunakan balok. Saya langsung terjatuh dan mereka mengambil motor saya,” sebut Ramadhoni.

Karena tidak bisa mendapat perawatan di RS Imelda, akhirnya Rahmadhoni mencoba ke RS Pirngadi Kota Medan. “Akhirnya di sini saya diterima dan sekarang saya mendapat perawatan,” tuturnya. (*)

Share:

Senin, 26 Juli 2021

Anggi Maisarah Mengajak Pemuda Terlibat Di Sahabat Pantau KTR


PATIMPUS.COM - Jumlah perokok di Indonesia begitu tingginya, termasuk untuk usia produktif dan anak-anak. Sehingga ikut ambil andil melakukan pengendalian dampak rokok di Indonesia bukan hal yang mudah. 


Namun bagi Anggi Maisarah itu adalah bagian dari tantangan yang ia hadapi saat ini. Anggi adalah salah satu top 10 world  muslimah tahun 2013- Duta Kemanusiaan. 


Ia menamatkan kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan pernah menjadi juara 3 Mahasiswa berprestasi tahun 2013. Kini ia ikut dalam program yayasan Pusaka Indonesia  dalam pengendalian tembakau.


Perempuan yang memiliki seabrek prestasi ini tidak merasa canggung untuk ikut berkecimpung menjadi aktivis. Bagi Anggi, pengendalian dampak rokok adalah bagian dari memperjuangkan hidup dasar anak-anak Indonesia, yakni hak untuk untuk mendapatkan kesehatan yang layak dan tumbuh kembang yang baik.


Anggi merasa prihatin dengan nasib anak-anak Indonesia yang tidak bisa menikmati hidupnya dengan baik. Menurutnya pemerintah telah gagal mengendalikan dampak rokok sehingga gagal juga menyelamat generasi di masa mendatang.


"Kita bisa lihat perokok di Indonesia yang bebas merokok di mana saja. Padahal kita punya perda KTR yang seharusnya tempat-tempat kawasan tanpa rokok, tidak boleh ada orang yang merokok, tidak boleh menjual rokok, tidak boleh ada iklan rokok, bahkan asbak rokok juga tidak boleh ada," ujar Anggi yang pernah menerima beasiswa Goodwill Internasional dari Australia and Newzeland Assosiation (ANZA)


 Anggi membandingkannya  dengan negara maju tempat asal rokok dipopulerkan pertama kali, justru kontrol terhadap tobacco begitu ketatnya. Kita akan kesulitan melihat orang merokok di ruang publik. 


"Indonesia surganya para perokok, itu yang sangat mengecewakan kita. Kita punya aturan tetapi aturan tidak ditegakkan. Yang lebih memprihatinkan, pejabat kita justru melanggar perda. Miris kan?," ujar Anggi


Anggi Maisarah, Perempuan kelahiran Medan  tahun 1992  memilih pulang ke kampung halamannya di Medan. Baginya, untuk membuat perubahan tidak selalu harus dari ibu kota. 


Saat ini Anggi sedang getol menggerakkan semangat anak muda untuk ikut peduli memperoleh hak anak. Anggi bersama Yayasan Pusaka Indonesia membentuk Sahabat Pantau KTR. Ia mengajak anak muda untuk menggunakan Aplikasi Pantau KTR.  Aplikasi ini adalah perangkat di android untuk melaporkan orang yang merokok di kawasan tanpa rokok. Untuk mendaftar, bisa langsung download aplikasi melalui playstore di android.


"Ini upaya kita untuk mengendalikan dampak rokok. Melarang orang merokok di KTR yang ada kita berantem, dimusuhi, dibilang sok, belagu dan lainnya. Melalui aplikasi pantau KTR, laporan tadi akan ditindak oleh dinas terkait, dan pengelola KTR yang akan dikenakan sanksi," ujar Anggi menjelaskan aplikasi.


Saat ini jumlah sahabat pantau KTR yang mendownload aplikasi 'Pantau KTR' sudah sekitar 600 sahabat. Sahabat Pantau KTR  tersebar di seluruh Indonesia dan 3 daerah Medan, Solo dan Sawahlunto menjadi daerah percontohan.


"Jadi 3 daerah ini nanti akan kita lihat implementasi penegakan kawasan tanpa rokok," terang Anggi.


Semangat Anggi untuk mengajak anak muda peduli begitu getolnya. Ia juga tak sungkan menggandeng influencer bekerjasama agar semakin banyak anak-anak muda yang peduli kesehatan masyarakat. Berbagai lomba video dan give away juga ia buat di bulan Juli ini agar anak muda ikut berpartisipasi.


Bagi Anggi, jika anak muda yang bergerak maka perubahan di depan mata. Menurutnya, saatnya pemerintah konsisten memberikan yang terbaik bagi anak Indonesia, yakni kesehatan yang berkwalitas. (don)

Share:

Senin, 19 Juli 2021

Sekali Posting Tiktok Lucu, Khaby Lame Dapat Rp 300 Juta


PATIMPUS.COM - Pria kocak di TikTok yang menyindir orang-orang melakukan pekerjaan yang sebenarnya mudah malah dibuat susah mungkin pernah kamu lihat.


Siapa lagi kalau bukan Khaby Lame, pria asal Italia yang kini menjadi salah satu kreator TikTok dengan follower terbanyak. Ia bahkan menjadi orang kedua paling diikuti setelah Charli D'Amelio. Tak banyak yang tahu bahwa ia beralih ke TikTok setelah kehilangan pekerjaan sebagai pekerja pabrik.


Khaby Lame dikenal dengan ekspresi kocaknya yang mendapat respon positif dari netizen. Khaby paling sering membuat reaksi dari video-video yang sudah viral. Salah satu videonya yang paling terkenal adalah ketika ia menduetkan video seseorang menggunakan gunting untuk membuka susu.


Sebenarnya tidak banyak yang dilakukannya untuk membuat konten tapi ekspreksi Khaby lah yang dianggap lucu hingga di-like lebih dari jutaan kali. Ia juga tidak terlihat menggunakan alat canggih atau mengedit video dengan rumit tapi bisa menarik atensi netizen dengan ide sederhana. Pria 21 tahun pun itu dinilai punya tatapan sarkastik yang khas ketika 'mengritik' orang-orang yang diduetkannya dalam video sehingga terlihat lucu.


Khaby adalah orang keturunan Senegal yang tinggal di Italia. Seperti kebanyakan orang, pria yang punya 89 juta follower tersebut beralih ke TikTok saat pandemi. Dilansir The New York Times, Khaby mulai membuat video di aplikasi berbasis video itu setelah kehilangan pekerjaannya di sebuah pabrik ketika virus Corona mewabah tahun lalu.


Kini telah menjadi orang kedua paling banyak follower di TikTok, perkembangan akun Khaby memang sangat pesat. Banyak orang memprediksi bahwa pria tersebut bisa terus naik dan menjadi yang pertama setelah secara mengejutkan menggeser popularitas Addison Rae.


Punya banyak follower tentu Khaby bisa menghasilkan banyak uang dari akun TikTok-nya. Dilansir Celeb's Fortune, kekayaan bersih pria tersebut diestimasi berkisar antara $300.000 (Rp 4,3 miliaran) hingga $500.000 (Rp 7,2 miliaran). Sedangkan berdasarkan laporkan Influencer Marketing Hub, satu postingan Khaby Lame bisa bernilai $17.800 (Rp 258 jutaan) hingga $29.800 (Rp 433 jutaan).

Share:

Kamis, 08 Juli 2021

Polisi Tetapkan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Tersangka


PATIMPUS.COM - Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie akhirnya ditetapkan sebagai tersangka bersama seoran supirnya berinisial ZN, usai ditangkap Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2021) malam.

Polisi menetapkan ketiganya menjadi tersangka setelah menjalani pemeriksaan. Kini ketiganya menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus penyalahgunaan narkotika di Mapolres Jakarta Pusat. 

Dikutip dari OkeNews sebelumnya, Ardi Bakrie (AAB) menyerahkan diri ke Polres Jakarta Pusat.

“Tiga orang dijadikan tersangka. ZN, RA dan AAB,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Kamis (7/8/2021).

Dikatakannya, ZN merupakan sopir pribadi. Sedangkan RA dan AAB publik figur dan karyawan swasta. RA dan AAB merupakan suami istri. “Inisial RA dan AAB 42 tahun bekerja sebagai karyawan swasta. Mereka adalah suami istri, sedangkan RA merupakan seorang publik figur,” ujarnya.

Polisi kata Yunus menyita sejumlah barang bukti bukti berupa narkoba jenis sabu dan alat untuk mengisap sabu, yaitu bong. 

“Kita menyita satu klip jenis sabu-sabu dengan berat bruto 0,78 gram, kemudian satu buah bong alat hisap,” tandasnya.

Polisi telah melakukan tes urine kepada tiga orang tersebut. Mereka dinyatakan positif metamfetamin alias sabu-sabu.

"Dilakukan tes untuk tiga orang tersebut, tes urine nyatakan positif mengandung metamfetamin atau sabu-sabu," ujarnya.

Polisi juga sudah melakukan tes swab. Mereka dinyatakan negatif COVID-19.

"Semua sudah dilakukan semalam, sudah dilakukan protokol negatif, tes urine semua positif. Untuk pastikan lagi kita cek lab darah dan juga rambut, tiga-tiganya ditetapkan tersangka," pungkasnya.

Share:

Polisi Tangkap Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Barbut Sabu


PATIMPUS.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan penangkapan artis Nia Ramadhani dan pengusaha Ardi Bakrie.

Menurut Yusri Yunus, artis Nia Ramdhani dan suaminya, l ditangkap polisi diduga terkait penyalagunaan narkoba. 

Saat ini keduanya tengah diperiksa lebih lanjut di Polres Metro Jakarta Pusat. Namun Yusri tak menjelaskan jenis narkoba apa yang digunakan mereka.

"Saya membenarkan NR dan AB sementara dilakukan di Polres Jakarta Pusat," kata Yusri, Kamis (8/7/2021), seperti dikutip dari kumparan.

Yusri Yunus belum bersedia bicara lebih banyak mengenai kasus tersebut. Hanya saja, menurutnya, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditangkap terkait dugaan penyalahgunaan sabu. 

"Iya (sabu)," ujar Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (8/6/2021).

Share:

Minggu, 04 Juli 2021

Melawan Covid-19, Artis Jane Shalimar Meninggal Dunia



PATIMPUS.COM - Perjuangan Jane Shalimar dalam melawan Covid-19 berakhir sudah. Artis sekaligus politikus berusia 41 tahun ini meninggal dunia pada Minggu (4/7/2021) jam 04.20 WIB.

Kabar tersebut diketahui dari keterangan sahabat Jane, Elisya Olive, dalam unggahan di akun Instagramnya.

Olive mengatakan Jane direncanakan akan dikebumikan hari itu juga di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

"Rencana akan dikebumikan pada hari yang sama di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan dan akan menggunakan protokol COVID-19," tulis Olive.

Jane Shalimar diketahui terjangkit COVID-19 pada 24 Juni 2021. Ia langsung dirawat di Rumah Sakit JMC, Mampang Prapatan, Jakarta.

Pada 29 Juni, Jane Shalimar kritis dan mendapatkan perawatan di ICU. Empat hari setelahnya, Jane yang sudah dibuat tertidur dan dipasang ventilator masih tidak bisa melewati masa kritis hingga berpulang.

Anggota keluarga Jane, yakni Karina dan Zarino, mengatakan bahwa Jane dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

"Rencana akan dikebumikan di TPU Jeruk Purut (sekitar pukul 10.00 / 11.00) Jakarta Selatan dan akan menggunakan protokol covid," tulis Karina dan Zarino melalui pesan singkat yang beredar di WhatsApp.

Keduanya meminta agar orang-orang bisa mengikhlaskan kepergian Jane. Mereka juga berharap agar kesalahan Jane bisa dimaafkan.

Jane mulai berkarier di dunia hiburan sejak usia 7 tahun. Kala itu, Jane sering menjadi bintang iklan.

Di era 90-an, ia terpilih menjadi cover girl favorit pilihan pembaca di majalah Aneka. Keberhasilan itu membuatnya dikontrak secara eksklusif oleh Multivision Plus pada era 2000-an.

Jane telah membintangi banyak sinetron, mulai dari Padamu Aku Bersimpuh, Jalan Keadilan, Selendang Sutra Biru, dan Istri Pilihan. Ia juga beberapa kali membintangi FTV, seperti Seleberitis Juga Manusia, Kasih, dan Cinta Yang Hilang.

Setelah berusia 30 tahun, tepatnya pada 2010, Jane memutuskan untuk berfokus pada dunia politik dan meninggalkan industri hiburan. Ia menjadi kader dari Partai Demokrat hingga akhir hayatnya.

Selain karena kesibukannya di sinetron dan politik, Jane juga sering menjadi perbincangan karena pasang surut kehidupan asmaranya. 

Jane pernah berpacaran dengan aktor laga Iko Uwais. Setelah menjalin hubungan yang cukup lama, keduanya putus. Iko kemudian menikah dengan Audy Item pada 2012.

Jane pernah menikah dengan Vebryanto Indra Kusuma Jahja pada 2004. Meski telah dikaruniai seorang anak, Muhammad Zarno, Jane justru menggugat cerai Vebryanto.

Setelah mengajukan gugatan, sempat ada cekcok antara Jane dan Vebryanto mengenai hak asuh Zarno. Pada akhirnya, hak asuh jatuh ke tangan Jane.

Jane Shalimar kemudian menikah secara siri dengan Didi Mahardika pada 2012. Namun, pernikahan siri ini pun gagal di tengah jalan.

Bahkan, Jane sempat bersitegang dengan kekasih Didi kala itu, Vanessa Angel. Perseteruan ini cukup panas dan ramai diperbincangkan publik.

Pada akhirnya, Jane dan Vanessa justru berteman. Hubungan mereka diketahui terjalin baik hingga akhir hayat Jane.

Terakhir, Jane menikah dengan Arsya Wijaya pada 2020. Pernikahan ini juga berakhir tragis karena Jane merasa Arsya telah menipu dirinya.

Sebab, Jane mengetahui bahwa pernikahannya dengan Arsya tidak sah di mata hukum. Arsya pun masih dinyatakan beristri. Jane menggugat Arsya.

Share:

Minggu, 13 Juni 2021

Digarap 4 Tahun, Film parHEREK Launching Juli


PATIMPUS.COM - Film dokumenter bertema lingkungan parHEREK (Penjaga Kera) akan launching pada Juli mendatang setelah 4 tahun (2017 – 2021) proses penggarapannya.

Sang sutradara, Onny Kresnawan, mengatakan, pengambilan gambar terakhir pada proses film tersebut selesai dilaksanakan pada awal pekan kedua Juni lalu.

“Alhamdulillah produksi sudah selesai. Berikutnya masuk fase post production, dan launching mudah-mudahan bisa kita lakukan pada Juli mendatang,” kata Onny Kresnawan yang juga ketua Asosiasi Dokumentris Nusantara (ADN) Korda Medan ini, kepada wartawan di Medan, Sabtu (12/6/2021).

Film parHEREK merupakan kisah hidup keseharian Detim Manik, yang meneruskan cara hidup unik sepeninggalan ayahnya, Umar Manik, sebagai pawang monyet di Hutan Sibaganding, Simalungun, Sumatera Utara, sejak 1980-an. Film ini diproduseri oleh Ria Novida Telaumbanua dari Rumah Inspirasi yang juga Plt. Kadisbudpar Sumut. Film ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Propinsi Sumatera Utara, khususnya Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajeckshah.

Dikatakan Onny, dalam pengerjaan Film parHEREK, setidaknya sudah 50 kali tim melakukan kunjungan ke Hutan Sibaganding dan sekitar kawasan Danau Toba. “Banyak kisah suka duka terangkai selama produksi film ini,” kata Onny yang juga koordinator Komite Film di Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU) ini. 

Meski film belum dirilis, lanjutnya, tapi dalam prosesnya sudah memberikan dampak positif. “Bahkan subjek utama, yakni Detim Manik, kini sudah sukses menjadi Youtuber berpenghasilan fantastis,” ujarnya. Dengan capaian 220 ribu subscriber, Detim Manik mendapat Silver Play Button untuk channel Anak Parherek Si Manik.

Setidaknya, kata Onny, dari penghasilan sebagai Youtuber, Detim kini bisa membeli sendiri makanan tambahan bagi primata di Taman Kera Sibaganding. “Sedikitnya 3 juta rupiah per bulan ia donasikan untuk pakan siamang dan kera,” ungkap direktur Sineas Film Documentary ini.

Sementara Detim Manik mengatakan, capaian yang dia raih tidak terlepas dari peran tim Film parHEREK. “Ini rezeki dari yang kita perbuat. Rezeki tempat ini dari film parHEREK. Belum selesai pun filmnya, sudah ada rezekinya,” ujarnya.

Dia mengakuti, proses film parHEREK yang melibatkannya sebagai subjek utama, membuatnya lebih percaya diri untuk berbicara di depan kamera. 

“Aku ingin tunjukkan ke khalayak melalui media sosial, baik YouTube maupun Facebook, bahwa tempat ini ada. Yang paling aku sering sebut saat live di media sosial adalah mengingatkan para pengguna jalan yang melintas agar jangan pernah memberi makan sekecil apapun kepada kera-kera. Jangan karena rasa kasihan itu akhirny membunuh mereka. Kalau mau kasih makan, datang kemari. Bisa photo-photo, menikmati hutan dan parkirnya aman,” paparnya. (don)



Share:

Jumat, 04 Juni 2021

Ini Nama Kuntilanak Yang Tinggal Bersama Sara Wijayanto


PATIMPUS.COM - Memiliki indera keenam merupakan kelebihan seseorang bisa melihat segala makhluk tak kasat mata. Termasuk salah satunya Sara Wijayanto artis yang istri dari Demian Aditya.

Sara mengaku sangat senang bisa dipercaya memiliki kelebihan seperti ini di saat orang lain tak punya. Hal ini ia ungkapkan dalam kontennya bersama Boy William yang bertajuk #5menitaja. 

Dalam video berjudul SARAH WIJAYANTO: ADA KUNTI TINGGAL SAMA GUE! | #5MENITAJA yang tayang di kanal YouTube Boy William, Sara mengatakan hidupnya menjadi lebih berwarna saat ia bisa melihat kehidupan makhluk lain di sekitarnya, selain manusia. 

"Sangat menyenangkan. Capek, tapi lebih colorful, ya. Bisa dibilang begitu," ujar Sara sambil tertawa.



Sara Wijayanto Lebih Takut kepada Manusia ketimbang Hantu

Sebagai seorang indigo, Sara mengatakan bahwa dirinya memang sudah terbiasa melihat makhluk tak kasat mata. Bahkan, pemain film The Doll ini lebih takut kepada manusia ketimbang hantu-hantu yang sering dilihatnya. 

"Yang paling seram buat aku itu malah manusia. Dendamnya manusia, toxic-nya manusia. Ya, itu lebih mengerikan daripada hantu. Sifat manusia itu lebih seram, iri, dengki, serakah, its like pure evil," ujar Sara. 

"Kalau ekspresi lo saat melihat hantu?" tanya Boy. 

"Are you, okay?" jawab Sara sambil kembali tertawa. 

Sara Wijayanto Tinggal Bersama Kuntilanak Bernama Gadis

Dalam kesehariannya, Sara memang tak asing lagi bertemu dengan hantu. Ia mengakui sosok yang paling sering ditemuinya adalah kuntilanak. 

Bahkan, Sara mengaku bahwa ia juga tinggal bersama kuntilanak di rumahnya. Sosok yang dipanggil tante Kun ini paling menarik buat Sara untuk diajak berkomunikasi. 

"Ada salah satunya, tante Kun. Setelah tahu namanya Gadis, dia ada di rumah sekarang,” ujar Sara.

"I let her stay. Aku bilang, ya, sudah sampai kamu bisa berproses. Not forever but i'm gonna let her to stay," tambahnya.

Share:

Minggu, 30 Mei 2021

Jadi Komisaris Telkom, Gaji Abdee Slank Bikin Ngiler


PATIMPUS.COM - Setelah diputuskan lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST), Jumat (29/5/2021) kemarin, Abdee Negara Nurdin, gitaris Slank resmi menjadi komisari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero).

Menjadi komisaris di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentulah sangat menggiurkan dengan gaji dan fasilitas yang luar biasa. Lantas, berapa gaji Abdee Negara Nurdin?

Mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-04/MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan pDewan Pengawas BUMN, penghasilan Komisaris Utama/Ketua Dewan Pengawas BUMN setara 45 persen dari gaji Direktur Utama.

Selain itu, Dewan Komisaris BUMN memperoleh tunjangan berupa Tunjangan Hari Raya (THR), tunjangan transportasi (bisa diganti dengan fasilitas mobil dinas), dan asuransi purna-jabatan. Komisaris juga memperoleh fasilitas kesehatan dan fasilitas bantuan hukum. Tak lupa, Komisaris Utama BUMN akan mendapatkan bonus tahunan sebesar 45 persen dari tantiem yang diterima Direktur Utama.

Dikutip dari laporan keuangan Telkom Indonesia pada tahun 2020, pembayaran gaji dan tunjangan seluruh komisaris sebesar Rp 96 miliar. Adapun setiap komisaris memiliki total gaji yang berbeda-beda, tergantung kinerja.

Sebagai contoh pada tahun 2020, gaji total jajaran komisaris Telkom Indonesia mencapai Rp 9,8 miliar per tahun yang di dalamnya termasuk honorarium dan tantiem atau insentif. Sementara dengan rincian yang sama komisaris Independen sekitar Rp 1,4 miliar per tahun minimal tanpa insentif.

Adapun total anggaran untuk komisaris pada tahun lalu Rp 96 miliar ini dibayarkan kepada seluruh dewan komisaris yang berjumlah 16 orang. Untuk itu, mengacu pada laporan tahunan Telkom Indonesia gambaran umum gaji yang didapat Abdee Slank sebagai komisaris independen berkisar Rp 1,4 miliar - Rp 11,3 miliar per tahun tergantung insentif dan kinerja.

Share:

Rabu, 26 Mei 2021

Pak Ogah Sakit, Suaranya Hilang Alami Penyumbatan Darah

 


PATIMPUS.COM - Siapa yang tak kenal Pak Ogah? Salah satu tokoh film Si Unyil di stasiun  TVRI era 80-90 an itu sempat menjadi idola anak-anak. Kini pelakon Pak Ogah itu terbaring sakit di rumahnya di kawasan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

Pengisi suara Pak Ogah, Abdul Hamid, mengalami penyumbatan darah yang membuatnya kesulitan dalam berbicara.

Hal ini dibenarkan istri Abdul, Yuyun Widayanti. Yuyun mengatakan bahwa sudah kurang lebih tiga bulan Abdul Hamid alias Pak Ogah mengalami kondisi tersebut.


“Iya penyumbatan (darah) di otak, kiri kanan, dari tiga bulan lalu dan enggak sembuh. Begini aja dan enggak nyambung lagi. Sampai sekarang tiga bulan kuranglah,” ungkap Yuyun, di kawasan Jatiasih, Bekasi, Selasa (25/5/2021).

Awalnya memang tak ada gejala apa pun yang dialami Abdul. Namun, Abdul mulai menunjukkan keanehan ketika dia menyebut handphone-nya rusak.

“Dia cuma mau ngisi suara, mau balas WA dari yang lain. Dia bilang, sambil dilempar HP itu, ‘Kok, ini HP rusak?’ 'Coba sini saya betulin,' saya betulin, ‘Ini HP enggak rusak.’ Dilempar lagi, ‘Rusak ini,'” tuturnya.

“Akhirnya, beberapa kali bilang HP rusak, ini bukan HP yang rusak, tapi otaknya yang rusak. 'Ayo, sekarang ke rumah sakit.' ‘Enggak, ah,'" tambah Yuyun, meniru percakapannya dengan sang suami beberapa waktu lalu.

Abdul memang sempat menolak menjalani perawatan di rumah sakit. Kini, Abdul menjalani serangkaian pengobatan alternatif. Namun, kondisinya belum menunjukkan perubahan.

“Kalau kondisinya ya begitu aja yang tadi dilihat, cuma kadang-kadang ngedrop, ngedropnya seluruh badan panas, suara pun hilang walau cuma ‘E... E...’ aja,” tutur Yuyun.

Yuyun mengatakan, beberapa hari lalu suaminya minta dibelikan obat. Namun, Abdul hanya minta dicarikan obat agar suaranya bisa kembali normal karena selama ini ia mencari nafkah dengan mengandalkan suara.

“Akhirnya karena sekarang ini, suaranya enggak ada, penghasilan pun enggak ada, tambah stres,” pungkasnya.

Share:

Senin, 10 Mei 2021

Idap Diabetes Sapri Pantun Meninggal Dunia



PATIMPUS.COM - Innalillahi wa innailaihi rojiun, kabar duka dari publik figur kembali datang. Kali ini dari komedian Sapri Pantun. Pelawak berkepala plontos ini dikabarkan meninggal dunia, Senin (10/5/2021).  


Kabar meninggalnya Sapri dikonformasi oleh adik kandungnya,  Dolly. Melalui instagramnya, Dolly juga mengabarkan mengenai meninggalnya Sapri.


“Innalillahi wainnailaihi rojiun, Sapri Bin Ahli," tulis Dolly di instagramnya, Senin (10/5/2021).


Kondisi komedian Sapri memang belakangan menurun. Sapri dirawat secara intensif di ICU.  Sapri diketahui menderita penyakit gula. 


“Gulanya lagi tinggi, masuk ICU karena gulanya," kata Bunda Neneng, manajer Sapri beberapa waktu yang lalu.

Share:

Jumat, 07 Mei 2021

Film 'Pulang' Screening Usai Lebaran



PATIMPUS.COM - Film berdurasi 15 menit berjudul “Pulang”, selesai diproduksi. Film pendek ini menjadi medium kampanye anti narkotika yang akan menyentuh perasaan masyarakat luas, karena digarap secara tidak biasa. Screening film akan dilakukan usai Lebaran 2021 ini.


“Semoga film ini hasilnya baik dan baik juga manfaatnya untuk orang lain,” kata sutradara Iejal Van-Thebass saat acara syukuran di Kafe Kopi Darat, Jalan Gagak Hitam Medan, Rabu (5/5/2021) malam. Hadir pada acara itu unsur pengurus DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumatera Utara, talent dan kru film.


Iejal Van The Bass mengatakan, produksi Film Pulang memakan waktu 5 hari shooting dengan lokasi berbeda di Kota Medan dan Kota Binjai, dengan melibatkan 50 kru dan talent. “Serunya, produksi film ini pasti sangat melelahkan karena kami produksi pada bulan puasa Ramadhan,” katanya.


Film yang ditulis Oneth Aditya Rizlan ini berkisah tentang perjuangan seorang ayah untuk menyembuhkan putri kesayangannya, Kayla, dari jeratan Narkotika. Di tengah dampak psikologis, dia terus berusaha untuk mempertahankan keluarganya. Namun akhirnya, perlahan tapi pasti, Narkoba merenggut segalanya darinya. Film ini diperankan oleh Andy Mukly, Bunda Djibril, Adelia Florencia, Herlina Sarumaha dan rekan-rekan dari Granat Sumut. 


Ketua DPD Granat Sumut, Sastra SH Mkn, mengatakan, kampanye anti Narkotika melalui karya seni adalah hal menarik. “Selama ini kan melalui pendekatan hukum. Melalui karya seni, saya yakin ini lebih dapat menggugah penonton,” katanya.


Saat mendengar kabar rencana produksi film kampanye tersebut, Sastra mengaku sangat mengimpikan sebuah media kampanye yang tidak biasa. 


“Saya mau anti mainstream. Bagaimana agar melalui film ini membuat orang jerah. Saya memberi apresiasi setinggi-tingginya terhadap film ini. Terus terang film ini sangat menyentuh perasaan saya dan saya yakin ini juga akan menyentuh perasaan masyarakat luas,” tuturnya. 


Wakil Sekretaris Granat Sumatera Utara yang memproduseri film ini, July Mardiyah, mengaku terharu dan puas melihat cepatnya proses produksi film ini.


“Saya tidak duga secepat ini. Karena ini film bukan karya biasa-biasa aja. Dan saya juga lihat bagaimana apresiasi orang banyak di luar sana terhadap proses film ini. Itulah yang membuat saya optimis bahwa film ini akan sukses sebagai film pendek,” ujarnya.


July juga mengaku keinginannya untuk membuat film kampanye Narkotika sebenarnya sudah lama muncul. “Tapi kemudian semakin membesar saat saya bergabung di Granat. Karena persoalan-persoalan yang sering kita lihat di lingkungan kita saat ini tiada lain karena Narkoba. Inilah yang harus kita lawan,” tandasnya. 



Share:

Sabtu, 01 Mei 2021

Deddy Corbuzier Berharap Anaknya Azka Masuk Islam

 


PATIMPUS.COM - Telah 2 tahun Deddy Corbuzier memeluk agama Islam. Mantan mentalis tersebut juga berharap sang putra, Azka Corbuzier, memeluk agama yang sama dengannya.


“Kalau habib (Habib Husein Ja’far Al Hadar) tanya pengin (Azka jadi mualaf), ya pengin,” ujar Deddy seperti dikutip dari channel YouTube Cahaya untuk Indonesia, pada Jumat (16/4/2021). 


Tetapi Deddy enggan memaksakan keinginannya tersebut kepada sang putra. Ia berharap, sang putra meyakini agama Islam tanpa paksaan, seperti proses yang pernah dia jalani. 





"Saya ini mualaf bukan karena disuruh. Saya mualaf karena ketemu teman-teman seperti habib, Gus Miftah, teman-teman yang positif Islamnya. Nah, saya berharap kalau anak saya menjadi mualaf bisa seperti itu juga," ungkapnya. 


Mantan suami Kalina Oktarani itu berusaha memahami karakter putranya sebagai remaja. Maka itu, dia enggan memaksakan kehendak dan mencontohkan hal baik sebagai mualaf. 


"Dia kan baru 14 tahun, akil baligh juga belum. Jadi nantinya dia akan mencontoh, dibandingkan saya bilang 'Kamu harus begini'. Gue dulu kalau digituin akan menghindar," ujar Deddy Corbuzier.



Share:

Jumat, 23 April 2021

Usai Pesta Besar-Besaran, Atta Halilintar Positif Covid-19, Aurel Demam



PATIMPUS.COM - Untuk kedua kalinya, Atta Halilintar positif terjangkit virus corona (Covid-19), sementara Aurel Hermansyah mengalami demam. Keduanya kini terpaksa melakukan karantina mandiri dan dalam perawatan dokter.


Pasangan selebritis ini, baru-baru ini melangsungkan pernikahan spektakuler yang dihadiri ribuan tamu termasuk Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Pernikahan itu pun disiarkan langsung oleh sejumlah televisi dan menjadi trending topic yang tayang terus menerus setiap hari.


YouTuber Ngeprank ini menuturkan, dirinya terpapar virus corona untuk kedua kalinya tanpa gejala (OTG).


“Hari ini CT ku 30-an dan aku tanpa gejala,” tulis Atta Halilintar di Instagram Story, Kamis (22/4/2021). 


Atta Halilintar berharap bisa segera sembuh. Sehingga, ia bisa merayakan Lebaran dalam kondisi sehat. “Semoga cepat sembuh, enggak turun CT-nya,” tulis Atta.


Atta Halilintar pertama kali terinfeksi virus corona pada November 2020. Atta mengetahui dirinya positif COVID-19 untuk kedua kalinya setelah melakukan tes swab. Laki-laki 26 tahun ini menjalani pemeriksaan karena ia ada pekerjaan di Solo.


Atta shock ketika mengetahui dirinya kembali positif COvid-19. Sebelumnya, ia mencemaskan istrinya, Aurel Hermansyah. Kondisi kesehatan perempuan 22 tahun itu menurun sejak beberapa waktu lalu.


“Dari kemarin istriku yang hangat badannya dan bindeng, sangkaku istriku yang positif, ternyata aku,” tulis Atta.


Atta mengatakan dokter juga melakukan pengecekan terhadap Aurel. Dokter, kata dia, meminta Aurel untuk tidak pergi ke mana-mana selama beberapa hari.


“Dibilang dokter tidak boleh ke mana-mana dulu sampai dilihat perkembangan lima hari ke depan, dikarenakan tidur tiap hari sama aku,” tulis Atta.


Dukungan diberikan keluarga kepada Atta. Salah satunya datang dari ibunya, Lenggogeni Faruk. Ia mendoakan anaknya supaya lekas pulih. 

Share:

Rabu, 10 Maret 2021

Gara-Gara Corona, Mak Oyong Bikin Konten Lucu Di Youtube



PATIMPUS.COM - Konten Mak Oyong mulai aktif di YouTube pada bulan November 2020 yang lalu. Hadirnya Mak Oyong disebabkan kegiatan kegiatan yang mulai berkurang karena wabah covid-19. 


Mak Oyong diprakarsai oleh tiga sahabat yang dari bangku kuliah memang sudah berteman akrab, yakni Hafiz (Mak Sumanto/Afiz), Tazli (Sumanto) dan Kurnia Syahputra. Hafiz dan Tazli sebagai pemain, skenario dan sutradara, sedangkan Kurnia Syahputra sebagai kameramen.


Hafiz mengatakan mereka bertiga adalah sahabat yang awalnya berbeda pekerjaan, dimana Hafiz awalnya seorang pedagang, sedangkan Tazli berkarir seorang wartawan dan Kurnia di dunia pendidikan. 


"Ternyata dengan masa covid-19 ini menjadi sebuah ide untuk membuat sebuah konten ringan, namun mengemasnya dengan cerita keseharian masyarakat kampung yang menarik dan lucu," katanya, Rabu (10/3/2021).


Setelah mereka mulai mencari tempat untuk membuat konten tersebut, mereka inisiatif untuk mengajak kawan Tazli dan Kurnia, dimana mereka memang sudah lama kenal, yakni Nisa Lubis (Mak Nyinyir) yang berprofesi sebagai wartawan juga. Kemudian mengajak kawan sekampus Haykal Abimayu (Pak Kepling).




"Sekarang ini episode demi episode mulai ditonton kawan, saudara hingga melebar ke masyarakat lainnya. Sehingga dalam 3 bulan "Mak Oyong" sudah dikenal orang, khususnya di Kota Medan dan sekitarnya," ujarnya.


Kemudian Tazli dan Hafiz sepakat memanggil senior mereka yakni bang Zul Pulungan untuk bergabung menjadi sutradara tetap, "Alhamdulillah bang Zul mau bergabung dengan kami," ujarnya.


Tazli menambahkan saat ini, Mak Oyong sudah memiliki 14 episode, dimana per episode menghantarkan penonton terpingkal pingkal karena bahasanya yang khas Medan kali, ditambah ide cerita pun lucu dan menarik. Bahkan pemain pun mulai datang silih berganti. 


"Dengan berjalannya waktu kami menambah pemeran untuk anak Mak Nyinyir yakni Syaifullah (Ipul) yang juga kawan sekampus, juga seorang wartawan. Karena selain kak Nisa Lubis (Mak Nyiyir) kami adalah alumni di LKK Unimed," katanya.


Tazli mengatakan, bahwa mereka menjaga kekompakan dalam membangun "Mak Oyong", dan mulai tiap episode dimunculkan beberapa pemain seperti Liza, Izal, Masta, Apri, Kiki ditambah kameramen Rahman. Tak lupa juga dalam menghasilkan tiap episode membutuhkan tim pendukung yang siap melengkapi properti yakni Kang Abien.


"Sampai saat ini "Mak Oyong" masih membutuhkan subcribe dan jumlah jam tayang. Dan kami harus tetap semangat, tetap solid untuk serius melanjutkan konten ini. Sebab kami percaya ketika kemauan dan kerja keras dilakukan, pasti ada kesuksesan," ujar Tazli.


Sedangkan Nisa Lubis (Mak Nyinyir) mengatakan bahwa di "Mak Oyong" beliau memerankan sebagai emak emak yang kepo dengan tetangga tetangganya terutama dengan Mak Sumanto.


"Saya disini berperan sebagai emak emang yang hobi gosip, suka meremehkan semua tetangga tetangganya, jadi bagi kawan kawan yang belum nonton Mak Oyong segera di tonton, subcribe, like dan komen ya!!!," pungkasnya. (don)


Share:

Senin, 08 Februari 2021

Masalah Silih Berganti, Gading Ingin Ikut Roy Marten Ke Penjara



PATIMPUS.COM - Artis Gading Marten ingin ikut Roy Marten ke penjara apabila ayahnya itu ditangkap lagi dalam kasus penjara.


Ungkapan mantan suami Gisela Anastasia ini bernada putus asa setelah mengalami masa-masa terberat dalam hidupnya. Gading Marten sebut pengalaman sang ayah, Roy Marten yang sempat terjerat kasus narkoba menjadi salah satu hal terberat baginya.


Seperti yang diketahui Roy Marten sempat terjerat kasus narkoba selama dua kali. Atas kejadian tersebut, Gading Marten pun mengatakan dirinya akan ikut dihukum jika Roy Marten kembali terjerat kasus narkoba untuk ketiga kalinya.


Hal tersebut, ia katakan dalam acara Okay Bos yang diunggah kanal Youtube TRANS7 OFFICIAL pada Jumat, 5 Februari 2021. Pada segmen pertama, Raffi Ahmad selaku bos besar dalam acara tersebut bertanya pada Gading Marten atas pengalaman terberat dalam hidupnya.


"Semuanya berat pada porsinya masing-masing gitu, bokap ketangkep dua kali, gua udah bilang 'pa kalau misalnya sampai papa ketangkap lagi, papa udah kapok kan kalau sampai ketangkep lagi yang ketiga, mendingan gue ikut masuk ama lu aja deh barengan', gue gituin makanya tuh bokap akhirnya mungkin (mikir) karena disitu 'kok anak gua kayak gini ya' gitu akhirnya udah," kata Gading yang dikutip PikiranRakyat-Pangandaran.com dari kanal Youtube TRANS7 OFFICIAL pada Sabtu, 6 Februari 2021.


Selain hal itu, Gading juga mengatakan bahwa berpisah dengan sang mantan istri, Gisella Anastasia menjadi salah satu hal yang sangat berat baginya.


"Banyak banget kejadian dalam hidup gue yang bikin naik turun gitu ya pas bokap ketangkep, dua kali lagi. Tapi kalau bener-bener yang gua ngalamin sendiri ya pastinya perpisahan dengan Gisel kemarin itu paling-paling drop-nya lah gitu," kata Gading.


Atas perpisahanya Gisel, Gading mengaku bahwa hal tersebut yang membuat dirinya memutuskan untuk menjauh dari dunia hiburan. Ia mengatakan bahwa dirinya sengaja hengkang dari dunia televisi untuk beberapa waktu.


"Makanya gua pisah sama Gisel, Januari 2019 gua nggak ngambil kerjaan di TV sampai sekarang baru kali ini gua ambil lagi," katanya.


Ia juga mengatakan bahwa perpisahan dengan mantan istrinya itu menjadi hal yang paling berat baginya.


"Perpisahan sama Gisel kan jangankan orang-orang ya, guanya aja nggak nyangka kan. Jadi itu itu masalah yang paling berat," katanya.


Meski begitu, Gading tak pernah punya keinginan untuk menceritakan pengalaman pahitnya itu kepada khalayak luas. Ia mengatakan jika dirinya lebih baik menceritakan hal yang baik-baik saja dan menyimpan sendiri kisah pahitnya tersebut.


Selain itu, Gading juga mengatakan bahwa saat ini dirinya telah merasa lebih baik. Saat ini, ia mengaku tidak terlalu terganggu jika ada pembahasan atas pengalaman pahitnya itu.


"Gua nggak pernah mau cerita di mana-mana gue pun punya kanal YouTube sendiri gua enggak akan cerita di situ juga buat gua itu bukan sesuatu yang (perlu) di-share gitu loh, karena kalau gua pengennya share yang baik-baik, biar nular gitu. Tapi maksudnya kalau misalnya sekarang kita jadi bercandaan gua sudah berdamai dengan itu," katanya. (don/pir)


Share:

Info TNI-Polri

Olahraga

Bencana Alam

Nasional

Kasus Korupsi

Internasional

Ekonomi

Peristiwa

Kriminal

Sekitar Sumut

Kesehatan

PatimpusTV

Dukung Kami

Label

Arsip Blog

Jangan Klik

Info Kuliner

Info Selebritis

Apa Cari?

Religi

Visitor

Artikel

Pendidikan

Politik

Cuci Mata

Jangan Lihat