Minggu, 31 Oktober 2021

Medan Masih Banjir, DPC PKS Medan Maimun Bantu Warga


PATIMPUS.COM - Hujan yg melanda kota Medan dari Sabtu malam hingga Minggu pagi menyebabkan meluap nya air Sungai Deli hingga merendam pemukiman warga disepanjang bantaran Sungai Deli.

Melihat kondisi hujan yg cukup lebat dan panjang pada Sabtu malam, Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Medan Maimun mempersiapkan Tim Cepat Tanggap Darurat untuk memonitor perkembangan naik nya air Sungai Deli mulai dari Kelurahan Kampung Baru hingga Kelurahan Hamdan. 

Menurut Ketua DPC PKS MAIMUN Ismalik Syahputra Hingga sampai Minggu (31/10/2021) subuh kondisi air terus naik hingga mencapai 2 meter terutama di Kelurahan Aur dan Kelurahan Seimati. TIM Yang selalu Standby di Posko Cepat Tanggap Darurat DPC PKS Medan Maimun dan bermarkas di Jl. Brigjen Katamso GG. Indra No.4 Kel. Kp. Baru Kec. Medan Maimun sudah sejak malam memantau perkembangan kenaikan air dan langsung bergerak cepat untuk melakukan aksi pertolongan bagi warga yg terdampak banjir. 

Seluruh kader PKS Medan Maimun di kerahkan dalam aksi tersebut. Relawan PKS yg terdiri dari Para Kader PKS Medan Maimun Pengurus dan Juga Ranting PKS Kelurahan se Kecamatan Medan Maimun di bagi menjadi 2 (dua) tugas pertolongan. Tim pertama bertugas membantu warga mengevakuasi barang2 berharganya, tim ke dua bertugas untuk menyiapkan sarapan dan makanan siap saji bagi warga yang terdapat.

"Kita sudah punya Tim Cepat Tanggap Darurat Bencana Banjir, yang terlatih dan dibagi menjadi 2 Tim. Tim 1 untuk membantu evakuasi warga dan barang-barang berharga warga yang kebanjiran, Tim 2 untuk menyiapkan dan menyajikan Makanan sarapan pagi berupa nasi dan roti." Jelas Ismalik.

Untuk mendukung aksi tersebut, Lanjut Ismalik PKS memanfaatkan post dana siaga banjir yang selalu di siapkan di unit Relawan DPC PKS Maimun sebagai antisipasi dan langkah awal jika sewaktu-waktu terjadi banjir. PKS Medan Maimun juga mengumpulkan donasi dari para kader dan simpatisan utk di salurkan pada korban banjir yg di belanjakan bahan makanan siap saji. 

Melihat banjir merupakan hal yang sering melanda Sungai Deli terutama sepanjang wilayah kecamatan Medan Maimun, maka DPC PKS dari jauh jauh hari memang sudah memiliki tim relawan yang sudah di latih untuk memberikan pertolongan reaksi cepat tanggap darurat berupa bantuan pada kondisi banjir, sehingga kapan saja banjir terjadi di wilayah Medan Maimun, Tim Relawan Cepat Tanggap Darurat sudah siap untuk terjun ke wilayah banjir dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. 

Begitu juga dengan pendanaan Aksi Gerak Cepat Tanggap, DPC PKS sudah mempunyai post anggaran khusus untuk aksi awal saat terjadi kejadian banjir di wilayah Medan Maimun.

Aksi Gerak Cepat Tanggap bencana banjir ini bertujuan memberikan bantuan pada masyarakat yg terdampak banjir di wilayah Medan Maimun, agar masyarakat cepat mendapatkan bantuan sebelum bantuan dari unsur unsur lain berdatangan, sehingga kerugian dan korban bisa lebih di minimalisir.

Ismalik berharap Banjir yang menimpa warga di bantaran Sungai Deli terutama wilayah Medan Maimun tidak kembali terulang di masa masa yang akan datang, sebab sangat banyak kerugian yang di alami warga oleh sebab banjir. Untuk itu harapannya kepada warga untuk bisa bersabar menghadapi kondisi saat banjir dan tetap menjaga kesehatan serta keselamatan jika terjadi banjir. 

Ketua DPC PKS Maimun tersebut berharap juga kepada pemerintah untuk lebih fokus dan perhatian akan masalah banjir di bantaran sungai Deli ini, serta harus bergerak cepat dan mengerahkan segala potensi untuk menanggulangi hal tersebut, karena seluruh masyarakat termasuk warga yang terdampak banjir di Medan Maimun merupakan masyarakat yang sudah memberikan pilihan dan amanah kepada pemerintah, baik pusat ataupun daerah. 

Pemerintah juga harus segera duduk bareng dengan elemen elemen yang berkaitan dengan Sungai Deli ini, agar masalah banjir ini tidak terus berulang yang pada akhirnya merugikan masyarakat.

Dari pantauan wartawan saat TIM Relawan PKS turun langsung ke wilayah Banjir Kampung Aur. Tim tersebut bergerak cepat membantu dengan membagikan nasi untuk sarapan pagi yang sangat dibutuhkan warga.

Ratna warga Kampung Aur berterimakasih kepada Tim Relawan Cepat Tanggap PKS Maimun. Yang telah singgap dan tanggap membantu berbagi sarapan pagi yang dibutuhkan warga. Menurutnya baru Tim Relawan Cepat Tanggap PKS yang datang pertama kali membantu.

"Terimaksih PKS, yang sudah sigap membantu kami berupa Nasi Sarapan Pagi. Baru PKS yang hadir membantu, unsur lain dan pihak lain belum ada turun membantu," ucap Ratna. (son)

Share:

DPRD Medan Akan Dorong Pemko Fokus Atasi Persoalan Banjir


PATIMPUS.COM - Banjir Sungai Deli yang merendam ratusan rumah warga yang berada di sepanjang pinggiran Sungai Deli pada Sabtu (29/10/2021) hingga Minggu (31/10/2021) khususnya di Kawasan Kelurahan Aur dan Babura merupakan yang tertinggi.

Terkait hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Medan, Syaiful Ramadhan terus mendorong Pemko Medan untuk dapat merealisasikan program-program yang dijanjikan kepada masyarakat, salah satunya terkait permasalahan banjir. 

“Permasalahan banjir termasuk permasalahan yang menjadi perhatian Walikota Medan. Kita ketahui bersama ketika kampanye, Walikota Medan berkomitmen untuk menyelesaikannya. Untuk itu kita akan terus mendorong supaya Pemko Medan bisa fokus dalam menyelesaikan persoalan tersebut, salah satunya dengan mendukung penganggaran di APBD,” jelas Syaiful Ramadhan kepada wartawan di Medan, Minggu (31/10/2021).

Persoalan banjir di masyarakat akan bisa tercapai dengan tepat sasaran jika komitmen terhadap permasalahan tersebut dibarengi dengan tindak lanjut penganggaran. 

“Komitmen Walikota sangat mendapat sambutan yang positif dari masyarakat, untuk itu kita juga akan mendorong terhadap OPD terkait agar memberikan porsi penganggaran yang memadai,” ujar Syaiful.

Menurut Politisi Muda PKS ini, Persoalan banjir telah menjadi persoalan yang terus menerus terjadi tanpa adanya solusi. “Kawasan Kampung Aur dan beberapa lagi yang ada di pinggiran Sungai Deli kerap hanya menerima janji dan harapan saja, eksekusinya tidak ada,” jelasnya.

Banjir hari ini, kata Syaiful harus menjadi momentum Walikota, DPRD Medan serta masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi dan menyelesaikannya. “Kalau Warga di pinggiran Sungai saya kira sudah sangat terbuka, mereka sangat mengharapkan persoalan banjir bisa dituntaskan,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Badan Anggaran DPRD Medan ini akan berupaya membawa persoalan ini ke rapat-rapat strategis di DPRD Medan, salah satunya dalam pembahasan RAPBD 2022 mendatang. 

“Persoalan keresahan warga pinggir sungai ini sudah kita sampaikan jauh-jauh hari. Banjir hari ini semoga menjadi momentum untuk menjadikan persoalan ini bisa diselesaikan nantinya, kita akan mendorong supaya ada porsi anggaran di APBD 2022,” ucap Aleg Anak Sungai menutup pembicaraan. (son)

Share:

Pasca Banjir Warga Bersihkan Lumpur, PKS dan Lurah Aur Bagikan Makanan


PATIMPUS.COM - Banjir akibat meluapnya Sungai Deli yang merendam rumah warga dinihari kemarin hingga saat ini sudah mulai surut, Minggu (31/10/2021) pagi.

Pantauan wartawan, di kawasan Jalan Kampung Aur, debit air yang mencapai tinggi 2 meter dan menggenangi Masjid Jami' sudah mulai surut. Melihat lumpur sisa banjir yang tinggal di masjid, warga langsung bergotongroyong membersihkan lumpur. 

Hingga jam 10.00 WIB, terlihat air sudah surut dan menyisakan lumpur tebal di halaman depan masjid yang menjadi sentral aktivitas warga. Warga pun mulai bersihkan sisa lumpur yang merendam rumah mereka. 

Sejumlah warga yang terdiri dari pemuda, orangtua serta anak-anak bergotong royong membersihkan lumpur tebal tersebut dengan peralatan seadanya seperti cangkol, sekop, beko dan mesin pompa air yang dipasang di pinggir sungai untuk menyaring dan mengaliri air.

I

Hingga banjir surut, belum ada bantuan yang datang dari pemerintah setempat atau pun pihak dermawan.

Wartawan sempat melihat ada bantuan dari beberapa relawan PKS Medan Maimun yang berusaha menembus banjir untuk membagikan sarapan pagi kepada warga yang terjebak tak bisa keluar rumah.

Dedek Cahyo, seorang warga yang ditantai berharap adanya perhatian pemerintah untuk memberikan bantuan berupa makanan atau minuman.

"Kita berharap mendapat bantuan dan perhatian baik berupa makanan dari pemerintah serta persoalan banjir dapat teratasi," jar Dedek.

Hingga jam menjelang malam, Lurah Kelurahan Aur, Liza Harahap, terlihat memantau kondisi warga pasca banjir dan memberi bantuan makanan untuk warganya. (son)

Share:

Maulid di Masjid Ubudiyah Pelita I, Jadikan Nabi Muhammad Suri Tauladan


PATIMPUS.COM - Nabi Muhammad SAW yang diutus Allah SWT bagi umat manusia hendaklah dijadikan suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Al Ustadz Drs KH Samin Pane MA dalam tausyiyahnya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H/2021 M, Sabtu (30/10/2021) di Mesjid Jamik Ubudiyah Jln.Pelita 1 Kelurahan Sidorame Barat II Kec.Medan Perjuangan.

Al Ustadz yang juga dikenal dengan sebutan Ustadz Sampan itu menyampaikan sabda Rasulullah yang mengatakan, tidaklah aku diutus kecuali untuk memperbaiki akhlak.

"Peringatan ini hanya sarana mengulang kaji biar kita dapat ilmu. Nabi Muhammad mengatakan, orang yang mulia itu adalah orang yang tidak sempat bertemu denganku tapi dia sangat mencintaiku dan merindukanku dan mereka mendapat safaatku," ujar Al Ustadz.

Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW itu mengambil tema "Mari kita tingkatkan Akhlakul Karimah dan Cinta kepada Rasulullah SAW".

"Akhlakul karimah itu adalah kejujuran. Makanya rasul digelar al amin (yang dipercaya/jujur). Kalau jado orang jujur itu nikmat. Beruntunglah orang yang sibuk mencari kekurangan diri sendiri dan tidak sempat mengingat kekurangan orang lain," ujar Samin Pane.

Dalam tausyiyahnya, Ustadz Samin Pane juga menyampaikan, Rasul mencintai ibadah. Ibadah harus dikerjakan dengan Ikhlas.

"Orang yang cinta itu (cinta kepada Nabi Muhammad), akan mengikuti apa yg dikerjakan yang dicintainya. Semua ini hanya titipan. Sebaik baik manusia yang bermanfaat bagi manusia," tuturnya.

Sementara ketua panitia Drs Syahdin Setia Budi Pane  menyampaikan, dua agenda yang dilaksanakan hari ini yaitu melaksanakan sholat tasbih dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Juga pemberian santunan, minyak makan dan sabun kepada anak yatim piatu dan yang tidak mampu," katanya.

Syahdin Setia Budi Pane yang juga Camat kecamatan Patumbak menyampaikan, santunan yang diberikan merupakan stimulan ketika kita hidup. "Mari kita sayangi anak yatim, dan juga  berakhlakul karimah," imbaunya.

Ketua BKM Jamik Ubudiyah A. Rahman Siregar mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan dan berharap agar kita semua mengingat dan mengikuti apa yang dikerjakan Nabi Muhammad.

Mewakili pemerintahan setempat dari Kelurahan Sidorame Barat II Zulfansyah Harahap berharap kegiatan berjalan lancar dan menerapkan protokol kesehatan.

Juga berharap agar tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua BKM dan masyarakat bersinergi membangun Kota Medan untuk menjadikan Medan lebih maju, kondusif, bermartabat, nyaman, rapi dan indah.


Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan ayat ayat suci Al Quran dan sari tilawah serta Marhaban oleh ibu ibu pengajian mesjid jamik Ubudiyah, dihadiri dari perwakilan BKM di Kecamatan Medan Perjuangan dan lainnya dengan menerapkan prokol kesehatan. (*)


Share:

Hujan Semalaman, Sungai Deli Meluap Kampung Aur Terendam


PATIMPUS.COM - Hujan deras yang berkepanjangan dari Sabtu (30/10/2021) malam hingga Minggu (31/10/2021) subuh membuat air Sungai Deli Kota Medan meluap dan merendam pemukiman warga. 

Pantauan wartawan, banjir mulai merendam puluhan rumah warga di Jalan Kampung Aur mulai dari Jam 23.00 WIB, Sabtu (29/10/2021).

Debit air semakin tinggi, hingga masuk ke masjid setinggi betis orang dewasa. Terlihat warga sibuk mengevakuasi harta bendanya, seperti sepeda motor, alat-alat elektronik dan juga barang berharga lainnya.

Di Masjid Jami' Aur, para pengurus badan kenaziran, terlihat mengevakuasi peralatan masjid.

Mereka bergotong royong mengangkat ambal sajadah masjid ke lantai dua, hingga mengangkat mimbar khutbah Jum'at.

Jasa Irawan warga kampung Aur yang turut membantu evakuasi peralatan dan perlengkapan masjid mengatakan, hujan lebat dari sore hari hingga saat ini membuat air sungai meluap ke rumah warga, cuaca dingin menandakan di daerah pegunungan juga hujan lebat tanpa henti.P

"Biasanya kalau hujan lebat tanpa henti di pegunungan kita tandai dengan dinginnya cuaca disini, ditambah lagi hujan lebat disini jadi air sungai membanjiri rumah warga dengan kencang bg, cepat tdi naiknya air," ujar Irawan.

Luthfi Akbar Prakipsa, Ketua Remaja Masjid Jami' Aur yang turut membantu evakuasi di masjid mengatakan, karena air sungai sudah masuk ke masjid jadi mereka bersiap siaga ke masjid dan membantu warga yang sedang butuh pertolongan mengevakuasi barang-barangnya. Ia juga berharap air sungai segera tenang dan surut cepat.

"Alhamdulillah.. Kami siap siaga di masjid bang. In sya Allah air bisa tenang dan segera surut. Mari sama-sama kita berdo'a agar air segera surut. Aamiin," aarap Luthfi. (son)

Share:

Sabtu, 30 Oktober 2021

LBH Medan Minta Kapolres Tidak Kabulkan Pengiriman Personil di Lahan PTPN II


PATIMPUS.COM - Adanya surat permohonan pengamanan dan memohon bantuan personil untuk pengamanan pembongkaran rumah pensiunan di Jalan Melati dan Jalan Karya Ujung tepatnya Dusun I Desa Helvetia, Labuhan Deli, Deli Serdang pada Kamis 4 Nopember 2021 yang akan datang dengan dilayangkan oleh kuasa hukum PTPN II, Kantor Advokat Sastra SH MKn kepada Kapolres Pelabuhan Belawan, memunculkan reaksi dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan.

LBH Medan meminta Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Belawan tidak mengabulkan permintaan tersebut, sebab permasalahan ini merupakan perkara perdata dan diduga karena selama ini PTPN-II tidak berhasil mengusir Masidi dan kawan-kawan.

“Kapolres Pelabuhan Belawan, sekiranya tidak mengabulkan permohonan pengamanan pembongkaran rumah yang dilakukan pada Kamis 4 Nopember 2021 kepada klien kami (Masidi dkk) huni saat ini demi menjaga citra baik kepolisian sebagai pengayom dan pelindung masyarakat terlebih permasalahan hukum yang terjadi antara Klien dan PTPN-II merupakan perkara perdata yang hingga saat ini tidak satupun putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang menyatakan Klien melawan hukum dalam menghuni tanah eks HGU dan perumahan karyawan PTPN-II, sebab diduga oleh karena selama ini PTPN-II tidak berhasil mengusir dan mencampakkan Masidi,dkk dan untuk tidak mengotori tangannya sendiri akhirnya mencoba menggunakan kekuatan Kepolisian untuk melaksanakan niat tidak baik ini terhadap Masidi, dkk,” sebut Kepala Divisi LBH Medan, Muhammad Alinafiah Matondang SH MHum, Sabtu (30/20/2021).

Dijelaskan juga Muhammad Alinafiah Matondang, S  MHum yang biasa disapa Ali ini mengungkapkan bahwa sehubungan dengan hak atas tanah dan hak atas perumahan di atas lahan eks PTPN-II ini, kliennya sebagai pensiunan karyawan PTPN-II mendapatkan kesempatan untuk memiliki tanah eks HGU PTPN-II serta perumahan karyawan di atasnya yang telah dihuni selama berpuluhan tahun secara terus menerus yang terletak di Dusun 1 Desa Helvetia Kec. Labuhan Deli Kab. Deli Serdang berdasarkan rekomendasi Panitia B Plus saat itu dan didukung dengan terbitnya SK Kepala BPN Nomor 58/HGU/BPN/2000, tertanggal 6 Desember 2000 dan didukung oleh Surat Menteri BUMN Nomor : 567/MBU/09/2014, tertanggal 30 September 2014. Namun hak ini dicoba dirampas oleh pihak PTPN-II serta diduga juga melibatkan PT. Citraland sebagai pihak yang akan menggunakan lahan tersebut untuk proyek pembangunan Kota Deli Megapolitan.

“Selain daripada itu secara hubungan ketenagakerjaan berdasarkan perjanjian kerja bersama yang berlaku di lingkungan PTPN-II, klien kami yang tidak diberikan uang pensiunan oleh PTPN-II berhak untuk menghuni dan mendapatkan perumahan karyawan yang hingga saat ini dihuni klien, sehingga dengan demikian secara hukum klien merupakan penghuni yang sah atas tanah eks HGU dan perumahan karyawan PTPN-II,” ungkap Ali.

“Namun dengan tanpa rasa kemanusiaan, pihak PTPN-II berusaha keras untuk mencampakkan klien dari penguasaan tanah dan perumahan yang dihuni namun mendapatkan perlawanan dari klien mulai dari upaya aksi demonstrasi ke Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rapat Dengar Pendapat di Komisi A DPRD Propinsi Sumatera Utara dan di Komisi 1 DPRD Kabupaten Deli Serdang walau saat ini dilapangan terkesan pihak PTPN-II ini kebal hukum,” jelas Ali lagi.

Selanjutnya Ali menjelaskan bahwa patut disampaikan saat dilaksanakannya Rapat Dengar Pendapat di Komisi A DPRD Propinsi Sumut PTPN-II menunjukan sertifikat HGU dan peta pendaftarannya akan tetapi ternyata yang ditunjukan adalah peta pendaftaran yang sudah tidak berlaku lagi yaitu peta pendaftaran terbitan tahun 1997 sementara sesuai Lampiran SK BPN No. 58/HGU/BPN/2000, tanggal 6 Desember 2000 diketahui telah ada perubahan pengurangan luasan areal lahan PTPN-II di lokasi Kebun Helvetia milik PTPN-II dengan peta pendaftaran terbitan tahun 2000.

“Sehingga klien kami (Masidi dkk) sangat meragukan netralitas Komisi I DPRD Kabupaten Deli Serdang dalam melaksanakan rapat dengar pendapat yang akhirnya menerbitkan surat No. 171/938, tanggal 21 April 2021 Perihal: Penjelasan Hasil Peninjauan Lapangan Pengambilan Titik Kordinat Sertifikat HGU No. 111 terlebih yang menjadi dasar peninjauan lapangan dan pengambilan titik kordinat tidak berdasarkan data yang dimiliki oleh pihak BPN Kabupaten Deli Serdang,” sebut Ali lagi.

Selanjutnya pada hari Jumat pada tanggal 29 Oktober 2021 setelah surat dilayangkan oleh kuasa hukum PTPN II Kantor Advokat Sastra SH MKn pada tanggal 28 Oktober 2021 kepada Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Belawan, beberapa personil Satuan Intelkam Polres Pelabuhan Belawan, yang mengaku Kanit II, Iptu Agung dan bersama dua personil mendatangi para pensiunan untuk meminta penjelasan permasalahan yang terjadi selama ini.

Namun para pensiunan menyerahkan permasalahan mereka kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan untuk melakukan perlindungan hukum dan memberikan kuasa agar permasalahan yang mereka bisa dilindungi dari persoalan hukum perdata maupun hukum pidana.

“Permasalahan ini, kami serahkan kepada LBH Medan yang merupakan kuasa hukum para pensiunan agar kami dapat perlindungan hukum,” jelas Masidi bersama para pensiunan kepada para personil Satuan Intelkam. (*)

Share:

Kamis, 28 Oktober 2021

BPJS Kesehatan Diberi Tugas Khusus Dalam Penanganan Covid-19


PATIMPUS.COM - BPJS Kesehatan menggelar kegiatan Media Workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan Tahun 2021. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai media yang ada di Indonesia secara virtual pada Kamis (28/10).

Selain kegiatan media workshop dan anugerah lomba karya jurnalistik BPJS Kesehatan, dilaksanakan juga webinar dengan tema Peran BPJS Kesehatan dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19

Disampaikan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, BPJS Kesehatan sebagai penyelenggaran Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) juga berperan dan berkontribusi dalam penanggulangan pandemi Covid-19 bahkan manajemen BPJS Kesehatan pun secara khusus menjadikan hal tersebut sebagai salah satu fokus utama BPJS Keseahatan di Tahun 2021.

“BPJS Kesehatan telah diberikan penugasan khusus oleh Pemerintah untuk memverifikasi administrasi klaim Covid-19 di Rumah Sakit walaupun pembiayaan untuk klaim Covid-19 menggunakan anggaran dari Kementrian Kesehatan,” jelas Ali Ghufron Mukti

Selain mendapatkan tugas khusus verifikasi klaim Covid-19, dalam penanganan Pandemi Covid-19 BPJS Kesehatan juga berkontribusi pada pengembangan aplikasi P-Care Vaksinasi yang digunakan untuk registrasi faskes pemberi layanan vaksinasi dan Pencatatan pelayanan Vaksinasi di Faskes dan ikut pemberikan penjaminan pelayanan kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) Covid-19 bagi Peserta JKN.

Pada kegiatan webinar tersebut juga hadir Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementrian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi sebagai salah satu narasumber

Dalam paparannya Siti Nadia Tarmidzi menyampaikan bahwa sampai dengan 27 Oktober 2021 total kumulatif vaksinasi dosis 1 dan 2 yang sudah dilaksanakan mencapai 186,2 juta dengan rincian 115 ,8 juta dosin 1 dan 70,4 juta dosis 2

“Pencapaian vaksinasi ini tidak lepas dari kontribusi BPJS Kesehatan dalam menyediakan aplikasi P-Care Vaksinasi untuk memudahkan pemberian dan pencataan pelaksanaan vaksinasi,” terang Siti Nadia Tarmidzi

Ditambahkan Siti Nadia Tarmidzi walaupun capaian vaksinasi sudah cukup banyak dan kasus yang semakin rendah Indonesia tidak boleh lengah karena banyak negara lain yang mengalami kenaikan kasus signifikan meskipun tingkat vaksinasi tinggi.

Diakhir paparan Siti Nadia Tarmidzi mengajak masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol Kesehatan dan Pemerintah berharap dengan dukungan teknologi digital seperti aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu kunci penanganan pandemi di Indonesia. (don)

Share:

Selasa, 26 Oktober 2021

SMAN 14 Medan Harus Bebas Dari Asap Rokok


PATIMPUS.COM - Sarana pendidikan adalah salah satu dari 7 Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Namun tidak dipungkiri sarana pendidikan masih belum  bebas dari asap rokok. 

Hal tersebut terungkap dalam diskusi bersama siswa SMA Negeri 14 Medan melalui zoom meeting yang diselenggarakan oleh Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) bekerjasama dengan Nort Sumatera Youth Tobaco Control Movemen (NSYTCM), Sabtu (23/10/21)

Diakui siswa SMA Negeri 14 Medan bahwa sekolah mereka sudah menerapkan KTR, di Sekolah ada spanduk yang bertuliskan KTR. Akan tetapi diakui di sekitar sekolah masih ada warung penjual rokok, masih ada spanduk iklan rokok serta masih ada orangtua yang mengantar siswa tetapi merokok di pintu gerbang.

Koordinator Program Tobaco Control YPI Elisabeth mengatakan bahwa kawasan bebas rokok tak hanya bebas dari orang merokok saja, tetapi sebenarnya termasuk larangan jual beli rokok dan iklan sponsor rokok di seputaran sekolah.

"Sosialisasi bahaya asap rokok dan penerapan Perda KTR Pemko Medan akan terus digaungkan YPI untuk menyelamatkan kesehatan anak dari zat beracun pada rokok. Sebab, saat ini prevalensi perokok anak dari tahun ke tahun mengalami peningkatan," sebut Elisabeth.

Diskusi kali ini sekaligus untuk mengajak anak SMA Negeri 14 untuk ikut  ambil andil sebagai agen perubahan atau menjadi pemuda penggerak.

Zulkadri salah seorang narasumber yang merupakan alumni SMA 14 Medan ini juga menambahkan bahwa anak dan remaja adalah target bagi perusahaan rokok. Itu sebabnya, remaja harus berani menjadi agen perubahan dan mengajak orang lain pula.

"Kakak percaya, adik-adik OSIS yang hadir ini adalah orang yang kritis. Harus berani mengatakan yang sebenarnya," kata Zulkadri.

Dalam kesempatan ini, moderator acara Khairul Sipahutar memperkenalkan aplikasi pantau KTR. Sebuah cara untuk memperkuat implementadi Perda KTR di Kota Medan. 

Data terakhir Kementrian kesehatan prevalensi perokok anak mencapai 9%. Para OSIS yang hadir dalam zoom meeting antusias bertanya.

"Saya pernah disuruh orang tua membeli rokok,  tapi saya nggak menolak, karena takut durhaka," ujar Rivai.

Siswa lainnya, Rafli juga meminta saran, bagaimana caranya menolak ajakan teman untuk merokok. Narasumber menjawab, agar tidak perlu takut  menolak, kuatkan komitmen dan bila perlu bisa mengajak ke arah yang lebih baik. Karena rokok sangat berbahaya bagi pelajar salah satunya bisa menurunkan motivasi belajar.

Share:

Minggu, 24 Oktober 2021

Longsor di PDAM Tirtanadi Sibolangit, Satu Avanza Tertimbun


PATIMPUS.COM - Arus Lalu Lintas Kawasan Wisata Sibolangit Lumpuh total dan di tutup dikarenakan terjadinya Longsor di Tikungan PDAM Tirtanadi.

Menurut Kanit Lantas Polsek Pancurbatu, Iptu Rizal Purba, ada satu unit mobil tertimbun longsor. Namun belum bisa dipastikan, apakah ada korban jiwa atau tidak.

"Kabarnya ada kendaraan yang tertimpa. Cuma belum tahu pasti ada korban jiwa atau enggak," kata Rizal, Sabtu (23/10/2021).

Rizal mengatakan, saat ini petugas kepolisian bersama TNI serta pihak terkait sudah meninjau lokasi.

Petugas saat ini sudah menyiagakan alat berat dan membersihkan bebatuan akibat runtuhan longsor. 

Dia pun mengimbau kepada warga yang hendak pergi dari Medan ke Karo atau sebaliknya, sebaiknya menunda perjalanan.

Menurut laporan warga, sejak longsor terjadi, kemacetan panjang terjadi di sekitar lokasi longsoran oleh karena itu petugas menutup sementara arus lalu lintas Medan-Berastagi.

Menurut info dari akun resmi Instagram Polda Sumut mengabarkan bahwa titik longsor ada di sekitar tikungan PDAM Tirtanadi hingga ke RM Cindelaras dan saat ini ada kendaraan yang tertimbun longsor.

Berkaitan dengan longsor tersebut maka di himbau kepada warga yang datang dari Medan menuju Karo dan sebaliknya diminta berputar arah dan tidak melakukan perjalanan tersebut. (son)

Share:

Jumat, 22 Oktober 2021

Taqwa Mulia Membantah Sengsara


PATIMPUS.COM - Secara fitrah manusia diciptakan Allah semata-mata untuk Ibadah, yang tercantum dalam Al Quran surah Adzariyat ayat :56 ; dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk ibadah.

Ketika Allah perintahkan Malaikat sujud kepada Adam, hanya ada satu makhluk yang melawan serta membantah yaitu Iblis, yang tercantum dalam Al Quran surah Al Baqarah ayat : 34. 

Kedua ayat ini dimana Allah SWT begitu perhatian dan peduli kepada manusia diciptakan untuk ibadah dan diperintahkan Malaikat sujud, bahkan Allah dan Malaikat bersholawat kepada sosok manusia yaitu Nabi Muhammad SAW. 

Ketika kita menjalankan perintah maka tergolonglah kita orang yang bertaqwalah, karena memang kita diciptakan untuk itu. 

Apabila tidak menjalankan perintahnya, tidak mau sujud bahkan menganggap semua yang ia dapat dan yang dimilikinya adalah hasil kerjanya. 

Maka saat itulah kita tergolong makhluk membantah, karena membantah dan melawan bahkan sombong itu adalah sifat Iblis. 

Oleh karena itu jadilah manusia bertakwa, tunduk dan patuh atas perintahnya, Insha Allah mulia dan bahagia, jika sebaliknya maka akan sengsara bahkan tergolong Iblis yang dengan sombongnya mengatakan aku lebih mulia dari Adam.

Semoga bermanfaat, Amin ya Rabbal Alamin. (*)

Share:

Kamis, 21 Oktober 2021

BPJS Kesehatan Ajak Swasta Bantu Bayar Tunggakan Iuran Peserta Yang Menunggak


PATIMPUS.COM - BPJS Kesehatan mengajak pihak swasta untuk meningkatkan jumlah kepesertaan JKN-KIS, dan juga membantu peserta yang menunggak iuran. Tujuannya tidak lain, agar masyarakat bisa aktif kembali mengakses layanan kesehatan.


Sebab pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak terhadap aspek kesehatan saja, tetapi juga aspek ekonomi. Akibatnya, banyak peserta JKN-KIS khususnya Kelas III yang menunggak iuran karena tidak mampu lagi membayar.


Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan, dr Mahlil Ruby mengatakan, dukungan pihak swasta kepada pemerintah sangat dibutuhkan khususnya dalam membantu persoalan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Terlebih, kondisi saat ini tengah dilanda pandemi dimana banyak peserta JKN-KIS khususnya Kelas III yang menunggak iuran karena tidak mampu lagi membayar.


Mahlil menuturkan, dukungan swasta dimaksud dalam ini yaitu memberikan donasi bagi masyarakat yang belum terdaftar sehingga menjadi peserta JKN-KIS Kelas III. Sedangkan bagi peserta mandiri Kelas III yang menunggak iuran, dibantu dibayarkan tunggakan iurannya. 


"Peran swasta, badan usaha, pelaku usaha hingga pihak-pihak yang mampu secara ekonomi menjadi salah satu inovasi kedepannya membantu mengatasi persoalan tersebut. Dengan kata lain, kolaborasi antara yang mampu membantu yang kurang mampu," ungkap Mahlil dalam kegiatan penyaluran donasi secara simbolis oleh PT Royal Prima di RSU Royal Prima, Medan, Kamis (21/10/2021).


Disebutkan Mahlil, donasi tersebut sifatnya tidak memaksa. Artinya, donasi itu benar-benar tulus diberikan pihak swasta termasuk rumah sakit. 


"Kami tidak hanya mendorong donasi itu kepada rumah sakit saja, karena khawatir terjadi konflik interest. Seolah-olah kami mendorong rumah sakit untuk memberikan donasi, karena kalau tidak mau maka akan memutuskan kontrak kerjasama. Padahal, kenyataannya tidak seperti itu. Jadi, kalau rumah sakit mau memberikan donasi maka secara ikhlas. Lain halnya kepada pelaku usaha, kami memang mendorong mereka untuk memberikan donasi tersebut," sebutnya.


Mahlil menjelaskan, bagi pihak swasta yang ingin memberikan donasi, ada beberapa pilihan metode. Pertama, pihak swasta memberikan data masyarakat yang akan dibantu kepesertaan baru dan membayar tunggakan iuran. Kedua, pihak swasta memberikan memberikan langsung dana donasi dan selanjutnya BPJS Kesehatan yang memilih pesertanya. Terakhir, bisa juga pihak swasta memberikan sebagian data masyarakat yang akan dibantu kepesertaannya dan sisanya BPJS Kesehatan yang memilih.


Lebih jauh dia mengatakan, secara nasional saat ini ada sekitar 33 juta peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Dari jumlah tersebut, yang menunggak sekitar 17 juta lebih. Artinya, ada sekitar 58 persen peserta PBPU yang tidak aktif dan 42 persen lagi peserta yang aktif.


Ia melanjutkan, dari jumlah peserta yang menunggak tersebut, sekitar 70 persen menunggak iuran di atas 12 bulan lebih. Maka dari itu, peran swasta untuk membantu melalui donasi betul-betul diharapkan. Disisi lain, pihaknya membuat kebijakan bagi peserta yang menunggak iuran dapat mencicil tunggakannya. Setelah lunas, maka kepesertaannya bisa aktif kembali. "Di Sumut ada sekitar 2 juta peserta PBPU. Dari jumlah ini, peserta yang tidak aktif (menunggak iuran) sekitar 60 persen. Begitu juga di Medan, ada 500 peserta PBPU tapi yang aktif hanya 40 persen," beber Mahlil didampingi Kepala Deputi Aceh dan Sumut BPJS Kesehatan, Mariamah, Kepala Cabang Medan BPJS Kesehatan dr Sari Quratulainy.


Menurut dia, pihaknya tidak bisa lagi mengharapkan sepenuhnya dari masyarakat yang menjadi peserta untuk membayar iuran. Karena, di Indonesia hingga saat ini sekitar 60 persen masih banyak penduduk yang bekerja secara informal. Artinya, penghasilan dari pekerjaan masyarakat tidak menentu. "Kita sulit menentukan kapan harus membayar iuran. Misalnya, bulan ini mampu membayar iuran. Namun, bulan depan belum tentu karena ada kebutuhan masyarakat yang mendesak sehingga terpaksa harus menunggak iuran.

Apalagi, ada masyarakat yang menunggak iuran sampai 24 bulan maka sangat tidak memungkinkan lagi untuk membayar tunggakan iuran tersebut," paparnya.


Untuk itu, Mahlil menambahkan, diharapkan peran Pemko Medan mendorong sistem donasi tersebut ke pihak swasta baik itu rumah sakit, badan usaha atau pelaku usaha yang mampu secara ekonomi. "Diharapkan juga donasi ini dapat dicontoh oleh rumah sakit swasta lain atau badan usaha khususnya di Kota Medan. Kehadiran swasta menjadi alternatif untuk menjadikan Medan UHC (Universal health Coverage), yaitu menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan," pungkasnya.


Kepala Deputi Aceh dan Sumut BPJS Kesehatan, dr Mariamah mengatakan, jumlah pihak yang ikut program donasi tersebut di Sumut sebanyak 25 badan usaha. Sedangkan di Medan sebanyak 17 badan usaha. "Jumlah pesertanya, di Sumut lebih kurang 3.500 peserta dan Medan 3.141 peserta," ujar Mariamah.


Sementara, perwakilan PT Royal Prima dr Suhartina Darmadi mengatakan, ada 2.429 peserta JKN-KIS yang dibantu, dengan rincian 1.000 untuk peserta baru dan 1.429 peserta Kelas III yang menunggak. "Donasi ini bertujuan agar masyarakat Kota Medan yang menunggak iuran BPJS Kesehatan bisa aktif kembali kepesertaannya. Selain itu, bagi masyarakat yang belum terdaftar maka bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan," katanya. (*)

Share:

PT Royal Prima Salurkan Donasi kepada 2.429 Peserta JKN-KIS



PATIMPUS.COM - Sebagai dukungan dan ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Program JKN-KIS, PT Royal Prima menyalurkan donasi dengan mendaftarkan sebanyak 1.000 jiwa masyarakat menjadi peserta JKN-KIS dan membayarkan tunggakan iuran JKN-KIS sebanyak 1.429 jiwa. 


Penyaluran donasi secara simbolis diserahkan oleh perwakilan dari PT Royal Prima, melalui Direktur Rumah Sakit Royal Prima, Suhartina, yang diterima Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan, Mahlil Ruby, Kamis (21/10/2021).


Direktur Rumah Sakit Royal Prima, Suhartina, menyampaikan, donasi ini merupakan bentuk komitmen PT. Royal Prima untuk dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan asuransi kesehatan.


“Hari ini PT. Royal Prima menyalurkan donasi kepada 1.000 jiwa melalui BPJS Kesehatan untuk dapat didaftarkan menjadi Peserta JKN-KIS dan membayarkan tunggakan iuran JKN-KIS sebanyak 1.429 jiwa, semoga donasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat penerimanya,” jelas dia.


Sementara itu, Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan, Mahlil Ruby, menyambut baik kepedulian dari PT. Royal Prima dengan berdonasi untuk mendaftarkan masyarakat ke Program JKN-KIS dan membayarkan tunggakan iuran peserta JKN-KIS.


“Tentu saya mewakili BPJS Kesehatan menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kepedulian dari PT Royal Prima, semoga semakin banyak lagi pihak-pihak lain yang tergerak untuk berdonasi sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak memiliki jaminan kesehatan” ucap Mahlil Ruby.


Ditambahkan Mahlil Ruby, penerima donasi dari PT. Royal Prima adalah masyarakat yang ada di Kota Medan yang kurang mampu dan belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, serta masyarakat yang memiliki tunggakan iuran JKN-KIS.


Di tempat yang sama, Walikota Medan Bobby Nasution melalui Plt Kadis Kesehatan, dr Mardohar Tambunan mengapresiasi langkah dari Royal Prima yang sudah memberikan donasi untuk peserta JKN KIS.


Dengan adanya program ini, Mardohar mengaku, persentase masyarakat Medan yang menjadi peserta JKN KIS hampir 80 persen. 


"Kita tahu saat ini masih masa masa pandemi. Memang betul yang dikatakan Bapak Direktur, kalau 12 bulan nunggak sudah luar biasa, enggak kan terbayar itu lagi. Itu yang menjadi antisipasi kita," singkatnya.


Dalam penyerahan donasi tersebut juga hadir perwakilan dari masyarakat yang menerima donasi salah satunya Antoni Sinaga. 


“Terima kasih kepada PT. Royal Prima yang telah mendaftarkan saya sebagai penerima donasi peserta JKN-KIS,” ujar Antoni Sinaga, orangtua dari Joko Sandi. 


Sebagaimana diketahui, penyaluran donasi dari PT. Royal Prima merupakan rangkaian perayaaan HUT BPJS Kesehatan melalui Program Peduli yang mengajak seluruh stakeholder dalam pelaksanaan Program JKN-KIS untuk dapat berperan aktif dan berkontribusi lebih dalam pelaksanaan Program JKN-KIS itu sendiri.


"Jumlah pihak yang ikut program donasi dan crowdfunding di Sumatera Utara sebanyak 25 badan usaha, sedangkan di Medan sebanyak 17 badan usaha. Untuk pesertanya di Sumatera Utara lebih kurang 3500 peserta dan Kota Medan sebanyak 3141 peserta," ujar Kepala Deputi Aceh dan Sumut BPJS Kesehatan, dr Mariamah.

Share:

Rabu, 20 Oktober 2021

Anak Medan Raih Award The Best Reborn Milad HNI Ke 9


PATIMPUS.COM - Indri Febriani LCED, satu-sarunya anak Medan yang meraih penghargaan Award The Best Reborn dalam acara spektakuler Milad ke 9 perusahaan herbal Halal Network Internasional (HNI) yang berlangsung di Hotel Intercontinental, Jakarta, pada Minggu (17/10/2021).

HNI merupakan perusahaan asli dari Indonesia yang memproduksi produk-produk herbal halal berkualitas yang mempunyai ide besar menjadi pemimpin pasar halal dunia.

Selain mengajari para agen untuk hidup sehat dan menjadi dokter d irumah sendiri, HNI juga menjadi solusi bisnis syariah untuk meningkatkan ekonomi rakyat Indonesia bahkan dunia.

Indri Febriani mewakili Medan untuk mendapat penghargaan sebagai leader terbaik dan berprestasi. Ibu rumah tangga dengan 3 orang anak ini berhak membawa pulang hadiah sepeda motor senilai Rp 18 juta.

Indri yang merupakan great team HNI Medan binaan dari Mentor Couple terbaik Jendral Tempur (Jenpur) Firdaus Fadwa LCED dan Halimah Tusakdiah LCED ini tak menyangka mendapatkan award tersebut. 

Saat dikonfirmasi via whatsapp, Indri  yang tinggal di Komplek Perumahan Grand Gading Mutiara Medan Sunggal tak henti-hentinya mengucap syukur bisa mendapat Award The Best Reborn.

"Masya Allah....Hadza min Fadli robbi … Makasih buanyak ibu suri, jendpur pak Firdaus kita, eyank² mentor semuanya, Hanya Allah sebaik-baik pembalas tiap ilmu dan kebaikan para guru terkhusus all my great team serta sahabat tercinta semua, tanpa kalian saya tak akan bisa mendapatkan prestasi award ini, ini merupakan kemenangan kita bersama," ucap Indri.

Selain Indri, anak medan berikutnya yang dianugrahi runner up II The Best Reborn pada ajang tersebut adalah Rabiatul LCED, warga yang tinggal di Jalan Brigjend Katamso Medan. (son)

Share:

Selasa, 19 Oktober 2021

PKS Masuk 4 Besar, Syaiful Ramadhan : Kami Optimis


PATIMPUS.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara mengungkapkan rasa syukurnya atas naiknya elektabilitas PKS ke posisi 4 besar partai politik se tanah air.

"Terima kasih atas kepercayaan rakyat Indonesia secara umum dan khususnya Sumatera Utara. Kami akan jaga amanah ini," ujar Syaiful Ramadhan, selaku juru bicara PKS Sumut, Selasa (19/10/2031). 

Lebih lanjut anggota DPRD Medan ini mengaku optimis bahwa PKS bisa memenuhi target untuk meraih 15 persen suara di 2024. 

"Alhamdulillah di 2021 ini saja kita sudah dapat 6,3 persen. Insyaallah mesin partai akan terus dipacu dengan bekerja melayani rakyat, " tukas anggota legislatif yang akrab dengan sebutan "Anak Sungai".

Hasil survei Litbang Harian Kompas menempatkan PKS di posisi 4 elektabilitas tertinggi yang dimiliki partai politik di Tanah Air hingga Oktober 2021.

Adapun survei tersebut berlangsung pada 26 September-9 Oktober 2021 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak di 34 provinsi di Indonesia.

Menurut hasil survei tersebut posisi pertama diduduki PDIP dengan 19,1 persen disusul Gerindra dengan 8,8 persen.

Sementara itu di urutan ketiga ada Golkar yang mengantongi 7,3 persen. Sedangkan PKS sendiri bersaing ketat dengan angka 6,3 persen. (son)

Share:

Jumat, 15 Oktober 2021

PPKM Turun Level, IDI Sumut Khawatirkan Peningkatan Mobilitas Warga

 


PATIMPUS.COM - Aktivitas masyarakat di Sumut khususnya di Medan mulai menggeliat pasca turunnya kasus Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari 4 ke 2. Jika, protokol kesehatan diabaikan, dikhawatirkan kasus kembali melonjak.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumut dr. Ramlan Sitompul SpTHT-KL (K) menegaskan, mobiltas masyarakat harus terukur, terkendali dan diawasi dengan sistim yang baik.

“Kemudian, protokol kesehatan terutama menggunakan masker harus menjadi kewajiban buat seluruh masyarakat sampai pemerintah membuat keputusan yang baru,” kata Ramlan kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).

Menurutnya, adaptasi kebiasaan baru harus digalakkan melalui sosialisasi dan pendampingan terutama bila sekolah/kuliah dilakukan secara tatap muka.

“Diimbau kepada masyarakat tidak menyebarluaskan atau memberitakan hal-hal yang tidak terkonfirmasi baik tentang Covid,” imbuhnya.

Dia juga menyarankan, tindakan kekarantinaan yang profesional harus tetap dilakukan di seluruh pintu masuk negara, terutama isolasi bagi WNI / WNA yang datang dari Luar Negeri.

“Jangan sampai kecolongan seperti Selebgram yang kabur dari tempat isolasi di Jakarta yang dibantu oknum petugas bandara. Perlu integritas yang baik dari petugas. Termasuk juga tindakan kekarantinaan terhadap alat angkut dan barang,” imbuhnya sembari menambahkan, pemutusan mata rantai penyebaran Covid ditengah-tengah masyarakat tetap dilaksanakan sesuai kebutuhan. (*)

Share:

Golongan Yang Didoakakan Malaikat


Dalam Al Quran Surah Al Baqarah ayat 34 : Bahwa Allah SWT memerintahkan Malaikat dan Iblis sujud kepada Nabi Adam.

Namun Iblislah makhluk yg membantah dan menganggap dirinya lebih mulia dari Adam, sedangkan Malaikat tidak pernah membantah apalagi melakukan maksiat. 

Malaikat adalah makhluk yang suci jika dia bermohon dan berdoa pastilah dikabulkan oleh Allah, siapa saja yg senantiasa didoakan Malaikat :

1. Yang senantiasa tidur dalam keadaan berwudhu

2. Yang senantiasa sholat berjamaah disaf paling depan

3. Menunggu waktu sholat berikutnya

4. Mengucapakan amin bersamaan dengan imam disaat sholat berjamaah

Apa doa Malaikat, "Ya Allah ampuni hambàmu, lindungi lah dia, Panjangkan umurnya dan tambahkan rezekinya".

Jadi manusia yg menganggap dirinya lebih dan mulia tak beda jauh dari iblis. 

Mudah mudahan kita termasuk golongan yang didoakan Malaikat. Aamiin ya Rabbal Alamin.

Share:

Info TNI-Polri

Olahraga

Bencana Alam

Nasional

Kasus Korupsi

Internasional

Ekonomi

Peristiwa

Kriminal

Sekitar Sumut

Kesehatan

PatimpusTV

Dukung Kami

Label

Arsip Blog

Jangan Klik

Info Kuliner

Info Selebritis

Apa Cari?

Religi

Visitor

Artikel

Pendidikan

Politik

Cuci Mata

Jangan Lihat