PATIMPUS.COM - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026 tinggal beberapa hari lagi.
Masyarakat Tionghoa mulai tampak mempersiapkan diri dalam menyambut perayaan imlek yang tahun ini bershio kuda. Dimulai dari bersih-bersih hingga menghiasi rumah, kantor bahkan tempat usahanya.
"Agar tampak meriah kita pasang pernak pernik imlek di rumah dan tempat usaha," sebut Sindy, warga Jalan AR Hakim, yang sedang mencari pernak pernik Imlek di Toko Acai Jaya, yang terletak di Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Aur, Medan Maimun, Kota Medan, Senin (9/2/2026).
Aksesoris yang dicari Sindy beragam. Mulai dari stiker, lampion hingga bunga sakura. Wanita berdarah Tionghoa ini mengaku senang berbelanja di Toko Acai Jaya ini karena menjual pernak pernik imlek terlengkap dan harga yang terjangkau.
Berbeda dengan Putri, wanita yang tinggal di Sunggal ini mencari pernak pernik Tahun Baru Imlek untuk menghiasi kantornya di Jalan Multatuli. Dia bersama teman kantornya tampak memilih barang-barang yang menarik dan murah terjangkau.
"Budget kami cuma Rp 300 ribu, cukuplah untuk membeli hiasan dinding dan lampion," ungkapnya sembari mengaku merasa puas berbelanja di Toko Acai Jaya walau anggarannya kecil.
Di Toko Acai Jaya yang terletak di Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun tak jauh dari Istana Maimun ini, terpajang berbagai hiasan bernuansa merah.
Mulai dari lampion berukuran kecil hingga besar, termasuk lampion elektrik dengan lampu kedap-kedip untuk menghiasi suasana imlek.
Selain lampion, berbagai aksesori lain seperti boneka, hiasan dinding, miniatur kuda, serta angpau didominasi warna merah juga banyak diburu masyarakat yang datang dari berbagai daerah.
"Semuanya ada kita sediakan, lengkaplah. Khususnya lampion elektrik ini, sangat diminati masyarakat. Kita juga ada berbagai macam warna bunga sakura. Bahannya juga ada yang dari kertas, mika hingga plastik," ujar pemilik Toko Acai Jaya, Aliansyah S SHU.
Pria yang akrab dipanggil Bang Acai ini menyebutkan, untuk memenuhi kebutuhan warga, dirinya menyiapkan berbagai stok aksesori Imlek yang sebagian produknya merupakan hasil kerajinan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan sehingga harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. (don)
You are reading the newest post
Next Post »


Posting Komentar