Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 November 2022

CSR Pulau Cahaya Terang Bantu Korban Kebakaran di Batam


PATIMPUS.COM - Pabrik Caisar Spring Bed Batam - PT Pulau Cahaya Terang Kota Batam turun langsung membantu sekaligus meringankan beban korban kebakaran Kios Seken Lingkungan RT 07 RW 08, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang terjadi pada 21 Oktober 2022 lalu.


Bantuan berupa kasur bermerk Caisar Spring Bed dan kebutuhan sembako, yakni beras dan mie instan disalurkan managemen PT Pulau Cahaya Terang - Pabrik Caisar Spring Bed Batam untuk membantu meringankan beban ekonomi dan kebutuhan para korban kebakaran. 


Imbas dari kebakaran tersebut, diperoleh informasi, ada tujuh bangunan yang terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, barang-barang pemilik kios dan bangunan rumah ludes terbakar. 


Di sela penyerah bantuan Pabrik Caisar Spring Bed Batam, Hendrik yang mewakili PT Pulau Cahaya Terang mengucapkan, turut berduka atas musibah kebakaran yang dialami para korban.


"Kita (PT Pulau Cahaya Terang) hadir, datang ke sini langsung untuk memberikan bantuan kepada warga yang kios dan rumahnya yang terbakar beberapa minggu yang lalu," katanya, Sabtu (19/11/2022),


Hendrik menyebutkan, aksi sosial ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pulau Cahaya Terang - Pabrik Caisar Spring Bed, yang menyasar pada korban-korban kebakaran.


Baru-baru ini juga, di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, telah dibantu kasur Caisar Spring Bed dan sembako pada 6 orang pegadang korban kebakaran Jalan Jamin Ginting.  


Managemen PT Pulau Cahaya Terang - Pabrik Caisar Spring Bed berharap, para korban yang tertimpa musibah untuk lebih sabar lagi dalam menghadapi cobaan kebakaran ini. "Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban para korban," ucapnya.


Sementara itu, Ramdoni selaku Ketua RT 07 RW 08, mengucapkan terimakasih kepada Pabrik Caisar Spring Bed Batam - PT Pulau Cahaya Terang yang telah membantu meriangkan kesulitan warga yang terdampak kebakaran. 


“Ada 7 KK (Kepala Keluarga) dengan totalnya ada 16 orang yang menjadi korban kebakaran,” ucap Ramdoni didampingi Bhabinkamtibmas Tanjung Sengkuang Bripka Iwan Setiawan.


Dia menyebutkan, 7 KK itu diantaranya Dola, Kuasa, Haidul Sitanggang, Binsar Manurung, Rasul Basri, Samsudin dan Rano Karno. 


Dola, salah satu korban didampingi beberapa warga menyampaikan terimakasih kepada managemen Pabrik Caisar Spring Bed - PT Pulau Cahaya Terang, yang telah perhatian membantu para korban kebakaran. “Semoga usaha Caisar Spring Bed, semakin lancar. Amin,” kata warga. (rel)

Share:

Kamis, 17 November 2022

Korban Kebakaran Terharu, Pabrik Caisar Springbed Bantu Kasur dan Sembako


PATIMPUS.COM - Beberapa waktu lalu terjadi musibah kebakaran hebat di Kota Medan. Tercatat ada 6 kios milik pedagang di Jalan Jamin Ginting, Lingkungan VII Kelurahan Titi Rantai Kecamatan Medan Baru, Kota Medan ludes terbakar, pada 22 Oktober 2022.


Musibah kebakaran itu menyisakan kesedihan bagi para korbannya. Diketahui, 6 orang pedagang yang mengalami kerugian material dan inmaterial adalah Elmida Wati Koto pemilik Warung Minang Muslim Bu Eka; Lemi br Ginting pemilik Rumah Makan Gantang Nasional; Rosalina pemilik Warung Bang Leri; Susiana br Sembiring pemilik Warung Susan; Deni Sitanggang atau Bu Gurning pemilik Toko Jahit Gurning; dan Bu Sinaga pedagang eceran BBM.


Kesedihan para korban kebakaran itu sedikit terobati, dengan datangnya bantuan dari managemen Pabrik Caisar Spring Bed. Bantuan yang diberikan Caisar Spring Bed berupa kasur, beras dan mie instan secara langsung kepada para korban kebakaran, Kamis, 17 November 2022.


"Pabrik Caisar Spring Bed turut berduka atas musibah yang dialami para korban kebakaran di Jamin Ginting. Bantuan ini bagian dari kepedulian pabrik Caisar Spring Bed untuk meringankan beban para korban kebakaran," kata Humas Caisar Spring Bed, Amrul di Medan.


Amrul menambahkan, semoga bantuan sosial dari Caisar Spring Bed ini dapat diterima dan dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi para korban kebakaran.


Sementara itu, Lemi br Ginting pemilik Rumah Makan Gantang Nasional mengaku sangat terharu mendapatkan bantuan dan perhatian dari Caisar Spring Bed.


"Di saat kami mendapatkan musibah, ternyata masih ada yang peduli kepada kami (korban kebakaran). Seperti yang dilakukan Caisar Spring Bed datang mengunjungi kami untuk membantu meringankan beban para korban. Semoga bantuan yang diberikan Caisar Spring Bed mendapatkan balasannya dari Tuhan," jelasnya.


Lemi br Ginting mengaku, pasca kebakaran di Jalan Jamin Ginting, ia secara pribadi mengalami kerugian yang besar, diantaranya uang tunai sebesar Rp 15 juta, 4 buah steling, kursi dan meja yang ada di RM Gantang ludes terbakar.


Ucapan terimakasih juga dicurahkan Elmida Wati Koto, pemilik Warung Minang Muslim Bu Eka. 


"Tidak ada kata lagi yang ingin disampaikan. Cukup-cukup la terimakasih yang dapat saya sampaikan. Kehadiran Caisar Spring Bed ini sangat membantu beban kesulitan yang sedang kami alami," beber Elmida. (don)


Share:

Senin, 14 November 2022

Relawan Anies ​Salurkan Bantuan Korban Banjir Langkat


PATIMPUS.COM - Banjir yang melanda Desa Lalang Gang Inpres Tanjung Pura, Langkat yang sudah memasuki bulan ke dua, mendapat perhatian dari Barisan Relawan Anies Baswedan Presiden Indonesia (Bara Api) Medan.

"Kita dari Bara Api sangat prihatin. Semoga warga sabar dan kuat. Informasi dan aspirasi yang kami terima langsung dari warga di wilayah Desa Lalang ini, sudah digenangi air selama 2 bulan," ujar Fefri Amri Anto, Ketua Bara Api, saat menyalurkan bantuan korban banjir di Desa Lalang, Langkat, Minggu (14/11/2022).


Menurut Fiye sapaan akrab Fefri Amri Anto, kondisi banjir di Desa Lalang sungguh memprihatinkan. Sebab banjir yang telah terjadi selama 2 bulan dan menyebabkan airnya menjadi hitam tersebut belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Padahal warga sangat membutuhkan makanan, air bersih, pakaian dan obat-obatan.


Selain itu terlihat juga Sekolah Dasar yang terendam banjir menyebabkan aktifitas belajar mengajar dipindahkan ke musholla yang jauh dari lokasi banjir.



"Di desa Lalang ini ada 4 dusun. Mungkin ada ratusan KK yang mengungsi. Warga yang mengungsi sangat memprihatinkan dan sangat membutuhkan makanan, air bersih, pakaian, dan obat-obatan jadi perlu mendapatkan perhatian serius dalam penangan banjir ini tidak saja dari Pemkab dan Pemprov tapi juga uluran tangan dari para dermawan," jelas Fiye.


Sementara itu, menurut warga saat tim Bara Api meninjau langsung lokasi banjir ditemani oleh relawan Fokal 1 Langkat, mengatakan selama 2 bulan direndam banjir, baru dari pihak kepolisian setempat yang turun dan memberikan bantuan.


Warga khawatir, jika banjir belum surut, maka warga akan mengalami sakit dan kelaparan karena aktifitas warga terhenti akibat banjir.


Tim Bara Api sendiri menyalurkan langsung bantuan berupa pakaian layak pakai, mi instan, telur dan gula. Bantuan tersebut langsung diserahkan dan diterima langsung di Posko Banjir yang didirikan Relawan Fokal-1 Langkat. (son)

Share:

Kamis, 13 Oktober 2022

Kompensasi PT SJMS Macat, Warga Berencana Tutup Parit Pembuangan Limbah


PATIMPUS.COM - Warga pemilik lahan berencana akan menutup parit yang selama ini diduga tempat pembuangan limbah pabrik PT SJMS, di Lingkungan I Bukit Tangga, Kelurahan Bukit Kubu, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Menurut warga bernama Fiyanti (45) didampingi Azizah (51) dan warga lainnya, mengatakan rencana penutupan parit itu buntut berhentinya kontribusi dari perusahaan berupa beras 15 Kg perbulan dan uang Rp 100 ribu pertahun, sebagai kompensasi perusahaan atas pembuangan limbahnya ke parit warga.

"Kami sudah tidak lagi menerima kontribusi dari perusahaan," sebut warga, kepada wartawan, Kamis 13/10/2022).

Menurutnya, kompensasi dari PT SJMS kepada warga sudah disepakati pada Mei 2016 lalu, namun sejak beberapa bulan ini, kompensasi tersebut tidak mereka peroleh lagi.

"Saya sebagai pemilik tanah, yang di dalamnya terdapat parit persis berada di sebelah pondasi rumah saya. Parit itu akan saya timbun," kata Yanti.

Diungkapkan Yanti, parit mereka sudah bertahun-tahun digunakan untuk membuang limbah pabrik PT SJMS yang mengolah minyak kelapa sawit.

"Selama itu kami menikmati bau busuk limbah pabrik itu yang mengalir ke parit kami," ucap Yanti mengeluh.

Selain Yanti, ada juga Azizah, Nofiani (45), Julifian (37) dan Fiyunarti (41) yang tidak lagi mendapatkan kompensasi dari PT SJMS tersebut. Padahal sebelumnya mereka tercatat sebagai penerima kompensasi dari perusahaan tersebut.

Saat hendak dikonfirmasi, R Sihombing selaku humas PT SJMS tidak berada di kantornya. "Humas baru saja keluar," sebut seorang anggota Satpam.


Sementara Lurah Bukit Kubu, Fitriani SSos, mengatakan, persoalan yang tidak mendapatkan lagi kompensasi itu memang benar.

"Saya dengar warga ada yang merantau, maka dianggap tidak ada di tempat. Kalau pun didaftarkan kembali itu kan urusan perusahaan, tentu ada manajemennya," sebut Lurah Fitriani. (raj)

Share:

Selasa, 06 September 2022

FOZ Sumut Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Kampung Matfa


PATIMPUS.COM - Forum Zakat Sumatera Utara (FOZ Sumut) menyalurkan bantuan untuk para korban terdampak bencana kebakaran yang terjadi di Kampung Matfa Desa Telaga Said, Kec. Sei Lepan, Kab. Langkat Sumatera Utara, Selasa (6/9/2022).

Sebanyak 33 rumah warga di desa ini hangus terbakar dilahap si jago merah. Akibat musibah kebakaran tersebut dari 33 rumah yang terbakar, terdata ada 33 Kepala Keluarga dengan total 136 jiwa terdampak bencana kebakaran.

Terjadinya musibah kebakaran juga menimbulkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah sehingga para korban terdampak untuk sementara harus mengungsi di Rumah Sehat dan Surau terdekat.

Atas musibah ini, FOZ Sumut bersama dengan 11 lembaga kemanusiaan menyalurkan bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, gula, mie, kain sarung, dan air mineral.

Hadir langsung menyalurkan bantuan, Sulaiman selaku Ketua FOZ Sumut menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan berasal dari gabungan lembaga. 

"Kita dari FOZ pada kesempatan ini ada 11 lembaga yang ikut serta menyalurkan bantuan untuk para korban kebakaran. Kami berharap agar bantuan ini bisa diterima dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ucap Sulaiman.

Adapun kesebelas lembaga tersebut yakni Dompet Dhuafa Waspada, Rumah Zakat, IZI, Rumah Yatim, PZU, BSMI, HI, SYU, DT Peduli, DPF, dan Yakesma.

Lebih lanjut, Sulaiman juga menyatakan bahwa bencana kebakaran ini termasuk dalam isu kemanusiaan yang butuh pertolongan segera. 

"Seperti kita tahu ada sampai 33 rumah yang terbakar, mereka tidak sempat menyelamatkan apapun jadi kita upayakan salurkan bantuan yang mendesak seperti sembako," ungkapnya.

Secara simbolis, bantuan ini diterima langsung oleh Pimpinan Kampung Matfa, Tuwan Imam Hanafi. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian FOZ Sumut membantu korban bencana dan dengan senang hati, menerima bantuan yang diberikan dari sebelas lembaga itu.

"Tentunya ucapan terima kasih kami atas kepeduliannya. Ini satu bentuk persaudaraan yang mesti dirawat dan Semoga teman-teman sehat selalu, diberi keberkahan dan keselamatan. Semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat untuk para korban," ucapnya.

Sementara itu, Hendrik Koko selaku koordinator aksi penyaluran bantuan tersebut menyampaikan bahwa bantuan dihimpun oleh sebelas lembaga itu terkumpul dalam waktu lima hari. 

"Terhitung sejak mendapat kabar musibah kebakaran, bersama kawan-kawan lembaga di FOZ Sumut kita himpun bantuan, alhamdulillah terkumpul dan kita turun langsung kesini mengantar bantuannya," ucap Hendrik.

Hendrik berharap kedepannya lembaga yang tergabung dalam FOZ Sumut bisa terus mengedepankan sinergi. 

"Semoga sinergi antar lembaga seperti bantuan semacam ini dapat terus dijalankan dan bisa lebih banyak lagi lembaga lain yang ikut terlibat," harapnya.

Adapun rincian bantuan yang diberikan yakni sebanyak 800 kg beras, 80 kornet kaleng, 60 liter minyak, 72 kg gula, 10 dus mineral, dan 20 dus mie instan dengan total keseluruhan senilai 15 juta.(son)

Share:

Jumat, 15 Juli 2022

Ethics Care : Polrestabes Medan Harus Gelar Razia Kendaraan Knalpot Bising


PATIMPUS.COM - Kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, dilengkapi knalpot sesuai standar pabrikan. 

Namun, tidak jarang sebagian pengguna mengganti atau memodifikasi knalpot bawaan dengan yang tidak standar, sehingga menimbulkan suara bising. 

Masalahnya para pengguna motor akan merasa lebih gahar jika motornya telah menggunakan knalpot free flow (racing), padahal knalpot tidak standar itu menghasilkan polusi suara bahkan sampai memekakkan telinga.

Apalagi suara bising tersebut seringkali terjadi malam hari dan tidak hanya berada dijalan protokol tapi merengsek ke wilayah permukiman warga.

"Secara hukum penggunaan knalpot tidak standar ini tidak dibenarkan, bahkan terdapat sanksi pidananya. Untuk kendaraan dengan knalpot bising ini dapat menjadi salah satu sasaran sasaran petugas polisi ketika menetapkan rasio kepatuhan lalu lintas di jalanan," ujar Farid Wajdi, Founder Ethics Care, kepada wartawan, Jumat (15/07/2022) di Medan.

Petugas kepolisian khususnya Polrestabes Medan, lanjutnya Farid Wajdi, perlu giat razia lalu lintas, dan kembali menertibkan bahkan jika perlu menyita penggunaan knalpot racing atau bising yang tidak sesuai aturan Standar Nasional Indonesia (SNI). Intinya sebagai upaya pencegahan sekaligus tindakan represi petugas dapat menilangnya untuk kemudian diberi sanksi sesuai undang-undang. 

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) juga dijelaskan bahwa knalpot yang laik jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan yang dapat dikemudikan di jalan.

Peraturan ini termaktub dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009. Dalam peraturan ini, disebutkan bahwa motor yang berkubikasi 80-175 cc, tingkat kebisingannya adalah 80 dB. Sedangkan untuk motor di atas 175 cc maksimal bisingnya adalah 83 dB.

Sanksi Pidana

Karena itu, pengguna knalpot bising dapat dikenai sanksi sesuai dengan Pasal 285 ayat (1). Pasal ini berbunyi: “setiap orang yang mengemudikan motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3), dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.”

"Kepada petugas polisi dapat melakukan pendataan terhadap bengkel-bengkel variasi yang selama ini ditengarai menjual dan memasang knalpot bising. Perlu didata dan tindakan edukasi," himbau Farid Wajdi.

Selain itu, petugas kepolisian senantiasa melakukan pendidikan bagi pemilik kendaraan dalam hal melakukan pergantian baik yang berhubungan dengan kebisingan suara, kelayakan jalan, kedalaman alur ban, keterangan lampu, klakson atau spare part yang tidak lulus uji teknis. 

Knalpot racing juga sangat berdampak pada pencemaran udara, karena knalpot ini tidak mempunyai penyaringan emisi gas buang (catalytic converter). 

Emisi gas buang yang dihasilkan oleh knalpot racing menjadi lebih berbahaya. 

Bagi orang di sekitar motor yang menggunakan knalpot racing adalah polusi suara. 

Knalpot ini menghasilkan suara yang berisik dan sangat mengganggu orang lain yang ada di sekitarnya. (rel)

Share:

Jumat, 22 April 2022

Kuburan Muslim Sei Mati Tumpang Tindih, Warga Kampung Aur Cari Lahan Baru


PATIMPUS.COM - Ketersediaan lahan untuk memakamkan jenazah di Pemakaman Muslim Masyarakat Minang Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun sudah penuh.


Jenazah yang dikubur di dalam satu liang pun tidak terhitung lagi jumlahnya. Bahkan, banyak warga yang mengaku kuburan keluarganya sudah hilang karena diganti dengan kuburan orang lain.


Penuhnya kuburan di Pekuburan Sei Mati tersebut disampaikan warga kepada Camat Medan Maimun, Deddy Nasution, saat melakukan kunjungan ke Kampung Aur, Kelurahan Aur, Rabu (19/04/2022) Siang.


"Kami harap Pak Camat membantu mencari solusi untuk pemakaman muslim yang sudah penuh dan tumpang tindih," pinta Sutan Fazli, selaku Ketua BKM Masjid Jami' Kampung Aur.


Sutan Fazli mengatakan, kemungkinan warga akan mencari lahan baru untuk memakamkan warganya, namun lahan di Kota Medan ini sudah terisi semua. Alternatif lain warga akan mencari lahan kosong di kawasan Deliserdang, tetapi itu sangat jauh dan perlu mobil jenazah, sementara warga masih mengandalkan keranda sorong infak dari Nasi Goreng Pemuda.



Menanggapi hal itu, Camat Deddy Nasution mengatakan, Pemko Medan sendiri sudah memiliki kuburan di kawasan Simalingkar B yang saat ini sudah terisi oleh jenazah Covid-19. Namun itu terlalu jauh bagi warga Kampung Aur.


"Saya terima masukan warga dan akan kita koordinasikan kepada pimpinan Walikota Medan untuk mencari solusi lahan pemakaman ini," pungkasnya.


Sementara itu, Harun Buang, penggali kubur di Pemakaman Masyarakat Minang, Sei Mati, Jumat (22/04/2022) mengakui lahan kuburan di lokasi tersebut sudah penuh.


Akibat tidak adanya lagi lahan, dirinya terpaksa membongkar kuburan lama untuk diisi oleh jenazah yang baru. Di lahan itu dalam satu liang terdapat 4 sampai 5 jenazah. Namun sebelum dibongkar, harus koordinasi terlebih dahulu kepada pihak keluarga dan STM setempat.


"Kuburan yang dibongkar masih ada hubungan keluarga, jadi pihak keluarga tidak ada yang keberatan kalau kuburan yang lama dibongkar. Tapi setelah dibongkar sebaiknya cepat dibangun kembali batu nisannya," pungkas Buang yang sudah 42 tahun menjadi penggali kubur saat usianya 10 tahun.


Buang menambahkan, luas Pemakaman Masyarakat Minang ini sekitar 120 meter persegi dan sudah ada sejak tahun 1887. Disamping kuburan masyarakat Minang terdapat kuburan Arab dan kuburan masyarakat Mandailing.


"Nah di bekas Istana Plaza itu dulu adalah kuburan Belanda yang sudah ada sejak tahun 1700. Sekitar tahun 1977, kuburan Belanda dipindah ke kawasan Delitua, Kabupaten Deliserdang," ujarnya yang mengakui ikut memindahkan tulang belulang orang Belanda saat usianya 10 tahun.


Mengenai penuhnya kuburan tersebut, Buang menyarankan agar warga mencari lahan baru. Tetapi jika ingin memcontoh kuburan di Arab Saudi yang berusia 1400 tahun tanpa bangunan di atasnya, itu tidak mungkin dilakukan. Sebab masyarakat muslim di sini masih menjalani tradisi jiarah ke makam keluarganya.


"Kalau tanpa bangunan, pihak keluarga paling nanti jiarahnya di luar, kirim doa tanpa tahu lagi mana kuburan keluarganya," sebutnya.


Dengan sempitnya lahan, Buang terpaksa membuat aturan bagi keluarga agar tidak mendirikan bangunan sendiri, sebab bisa merusak bangunan kuburan lainnya.


"Kadang keluarga yang dirikan bangunan lebar kurang lebar dibuatnya. Makanya kita larang mereka membangun dan aku yang membangunnya sesuai dengan ukurannya," pungkasnya. (don)


Share:

Pegadaian Medan Serahkan 100 Paket Kebutuhan Lansia Ke Panti Werdha


PATIMPUS.COM - PT Pegadaian Kanwil I Medan menyerahkan 100 paket bantuan sosial ke Yayasan Panti Werdha Sei Buluh Kabupaten Deliserdang, Kamis (21/04/2022).


Paket yang berisikan popok orang dewasa, roti kaleng, tisu basah & kering, bedak & sabun mandi, minuman kaleng serta susu yang diperuntukan bagi para penghuni panti werdha yang sudah berusia lanjut.


Aksi sosial ini sebagai salah satu wujud sinergi Holding Ultra Mikro yang bertemakan 'Berbagi Kebahagian Bersama BRI Group' yang merupakan kegiatan positif dalam rangka bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.


PT Pegadaian Kanwil I Medan ikut berperan aktif dalam merealisasikan program nasional yang diadakan setiap tahun oleh BRI Group, melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), dengan sasaran kaum dhuafa dan masyarakat tidak mampu.


“Untuk tahun ini kita melibatkan anak perusahaan BRI Group, yakni PT Pegadaian dan PT PNM dengan sasaran 8 panti asuhan dan 2 panti werdha yang mendapatkan bantuan paket sembako yang dilaksanakan selama Ramadhan,” ujar Regional CEO BRI Medan, Budhi Novianto.


Sementara itu, Arief Rinardi Sunardi, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil I Medan mengatakan, PT Pegadaian yang kini bagian dari BRI Group ingin berbagi kebahagian melalui penyaluran bantuan sembako ke panti asuhan serta masyarakat yang membutuhkan.


"BRI Group hadir agar dapat membantu meringankan beban mereka. Kami tidak hanya menjalankan core bisnis saja, tapi juga memiliki kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar, sehingga keberadaan perusahaan BUMN dapat memberikan manfaat yang besar salah satunya ikut berperan dalam upaya pengentasan kemiskinan," sebut Arief yang baru menjabat Pimpinan PT Pegadaian Kanwil I Medan. (don)

Share:

Selasa, 05 April 2022

KSMN Bagikan Takjil Buka Puasa


PATIMPUS.COM - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kepedulian Sosial Masyarakat Nusantara (DPP KSMN) Sumatera Utara, Zulhamri Daeng beserta jajaran pengurus, berbagi makanan berbuka puasa kepada masyarakat yang menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1443 H/2022 M, di depan Kantor DPP KSMN Jalan Pelajar Kecamatan Medan Kota, Senin (4/4/2022).

Pembagian Takjil sebagai bentuk kegiatan rutinitas KSMN setiap tahunnya dan dilakukan sejak Pukul 17.30 WIB menjelang berbuka puasa.

Saat ditemui wartawan di kantornya, Zulhamri mengatakan, dengan adanya kegiatan ini dia dan jajaran pengurus yakin bisa memberikan sebuah rasa persaudaraan yang tinggi, baik antara teman-teman relawan maupun dengan masyarakat pada umumnya.

"Kegiatan pembagian takjil ini nantinya akan dilakukan di beberapa tempat di seputaran Kota Medan. Dan kami juga akan merencanakan satu bulan penuh pada puasa Ramadhan ini seperti tahun sebelumnya," ujar Zulhamri yang akrab disapa Daeng tersebut.

Lanjut Daeng, Kegiatan pembagian takjil di setiap Bulan Ramadhan adalah wujud kepedulian KSMN terhadap umat muslim yang sedang menjalankan Ibadah Puasa. 

Dalam kegiatan ini, pihaknya menyediakan takjil kurang lebih sekitar 300 kotak kue dan 8 box air mineral kemasan cup gelas yang akan dibagikan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

”Kita bagikan kepada pengendara motor atau pengendara mobil dan pejalan kaki yang sedang menjalankan Ibadah Puasa," jelas Daeng.

Daeng berharap, masyarakat bisa merasakan manfaat kegiatan KSMN ini yang akan berbuka puasa saat mereka berada di jalan atau terjebak kemacetan, dan yang terpenting kegiatan rutinitas berbagi takjil ini sebagai wujud pelayanan KSMN kepada masyarakat.

Selain pembagian takjil setiap Bulan Suci Ramadhan, KSMN sampai saat ini terus eksis membantu masyarakat miskin yang butuh berobat ke rumah sakit tapi tak mempunyai biaya dan administrasi lengkap. KSMN adalah organisasi kemanusiaan yang mana orang-orang yang ada didalamnya bekerja secara ikhlas dan sukarela. (son)

Share:

Sabtu, 19 Maret 2022

Sambut Ramadhan, PP Ranting Aur Berbagi Paket Makanan


PATIMPUS.COM - Melonjaknya harga bahan pokok ditambah keadaan ekonomi yang sedang goyang, membuat masyarakat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan makanan buat keluarganya.


Melihat situasi tersebut, Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Aur berkolaborasi dengan Pimpinan Anak Ranting Pemuda Pancasila (PAR PP) se-Kelurahan Aur berbagi paket makanan Jum'at Berkah kepada Abang Ojol, Supir Angkot, Abang Becak, Pengemis dan pengguna jalan raya di simpang lampu merah Jalan Brigjen Katamso, Jum'at (18/03/2022).


Junaidi Ketua PP Ranting Kelurahan Aur mengatakan disaat sekarang ini, ia melihat banyak kalangan masyarakat sedang kesulitan ekonomi akibat sulitnya lapangan pekerjaan, terjadinya PHK, ditambah mahalnya bahan pokok menjelang Ramadhan, hal ini membuat dirinya serta para pengurus dan Kader PP tergerak berbagi kebahagiaan.


"Kita melihat kondisi masyarakat sedang sulit, dimana sulitnya mencari lapangan pekerjaan, terjadinya PHK, di tambah melonjaknya bahan pokok menjelang Puasa, membuat Kita Pimpinan Ranting PP Aur bersama PAR PP Se- Kelurahan Aur tergerak berbagi makanan," jelas Junaidi yang akrab disapa Juned. 


Junaidi melanjutkan, dengan diadakannya kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat dan sekaligus sebagai wujud syukur dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H.


"Insa Allah kegiatan ini bisa membantu masyarakat dan kita buat kegiatan ini juga sebagai rasa syukur dalam menyambut Puasa Ramadhan," lanjut Juned.


Melihat semangat berbagi para Kader PP Aur, para donatur serta Antusias masyarakat pengguna jalan raya dengan kegiatan berbagi di Jum'at berkah, Pimpinan Ranting PP Aur dalam waktu dekat akan berbagi paket sembako kepada masyarakat dalam menyambut Ramadhan. 


"Melihat animo kader dan donatur untuk berbagi kebahagiaan dan animo masyarakat menyambut baik program PP ini, Do'akan aj bg, dalam menyambut Ramadhan nanti Kita akan mencoba berbagi paket sembako. InsaAllah bisa terwujud, Aamiin," tutup Junaidi (son)

Share:

Senin, 28 Februari 2022

Ketua Fraksi PKS, Syaiful Ramadhan Kirim Sarapan Korban Banjir


PATIMPUS.COM - Buruknya drainase menyebabkan terjadinya banjir di sebagian wilayah Kota Medan, setelah diguyur hujan dalam sehari. 

Warga yang rumahnya berpuluh tahun tak pernah kebanjiran, Senin (28/02/2022) dinihari terpaksa menguras air, karena parit di sekitar kediaman mereka tak berfungsi baik.

Air hujan juga menyebabkan meluapnya Sungai Deli hingga ke permukiman warga. Ratusan rumah warga terendam dan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Melihat kondisi itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, Syaiful Ramadhan lansung gerak cepat berinisiatif membantu warga dengan memberikan sarapan. 

"Karena lokasi rumah saya juga di pinggir Sungai Deli, ketika air meluap kita langsung memberikan bantuan kepada warga," kata Syaiful saat mengunjungi warga di Kawasan Sei Mati Medan Maimun, Senin (28/02/2022).


Politisi PKS asal Medan Maimun ini mengharapkan masyarakat bersabar dengan kondisi saat ini. "Harapan kita tentunya masyarakat tetap sabar, permasalahan banjir di Kota Medan ini Inshaa Allah akan terus diperjuangkan dan dicari jalan keluarnya," katanya.

Saat ditanya terkait persoalan banjir di Kota Medan, Syaiful Rahamdhan yang dikenal sebagai Anak Sungai mengatakan bahwa pihaknya terus memperjuangkan aspirasi warga termasuk urusan banjir.

"PKS yang saat ini memiliki keterwakilan tujuh kursi di DPRD Medan terus memaksimalkan perannya dalam mengadvokasi, memperjuangkan aspirasi masyarakat khusunya dalam permasalahan banjir di Kota Medan," ucapnya.

Ketika hari ini Walikota Medan memiliki kesungguhan dalam menyelesaikan persoalan banjir, Fraksi PKS akan berada di barisan terdepan mendukung program tersebut. Tetapi, PKS sebagai kepanjangan tangan masyarakat akan terus mengingatkan Walikota Medan agar setiap program dilaksanakan dengan baik. 

"Janji Walikota Medan menuntaskan banjir akan senantiasa kita dukung, PKS juga akan terus memberikan pengawasan sesuai fungsinya di parlemen guna memastikan program dengan anggaran yang besar tersebut benar-benar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan," tegasnya.

Kabid Humas DPW PKS Sumut ini juga mengajak masyarakat Kota Medan agar ikut menuntaskan program banjir ini dengan memperhatikan masalah lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan. (son)

Share:

Rabu, 23 Februari 2022

PKS Medan Maimun Bantu Korban Puting Beliung di Marindal


PATIMPUS.COM - Hujan lebat yang disertai angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (20/2/2022) kemarin telah memporakporandakan ratusan rumah warga di Desa Marindal, Kecamatan Patumbak, Deliserdang.

Menurut data yang tercatat sebanyak 216 rumah warga dari 11 Dusun yang ada,  Desa Marindal 1 yang mengalami kerusakan terparah akibat terjangan angin puting beliung tersebut.

Peristiwa tersebut menimbulkan rasa simpati dan empati dari Dewan Pimpinan Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Medan Maimun.

Tim Reaksi Cepat Tanggap PKS Maimun langsung turun ke lokasi musibah dan memberikan dukungan moril serta menyerahkan bantuan dana kepada warga korban angin puting beliung guna membantu meringankan beban dalam hal biaya perbaikan rumah yang rusak.

"Musibah tidak bisa kita hindari, namun akan terasa lebih ringan jika seluruh masyarakat dan segenap komponen anak bangsa mau saling bahu membahu dalam melewatinya," ungkap Ketua DPC PKS Maimun, Ismalik Syahputra SE, kepada Wartawan, Selasa (22/02/2022).


Saat terjun langsung ke daerah tersebut, Ismalik yang akrab disapa Malik, juga turut prihatin dan mendoakan agar warga yang menjadi korban musibah tersebut diberikan kesabaran dan kekuatan serta diberi kemudahan agar segera bisa memperbaiki rumah yang rusak.

Kehadiran Tim Reaksi Cepat Tanggap PKS Maimun ke lokasi bencana puting beliung di Marindal, mendapat sambutan bahagia dari warga karena turun membantu membersihkan puing-puing atap rumah warga yang rusak.

Adriyanto salah satu warga Marindal 1 yang juga Korban Musibah Puting Beliung tersebut menjelaskan saat peristiwa naas tersebut hujan lebat disertai angin kencang tersebut terjadi tiba-tiba sehingga Ia dan keluarganya merasa khawatir.

"Peristiwa angin puting beliung tersebut begitu tiba-tiba dan sangat kencang, sehingga merusak seluruh atap rumah saya. Saat kejadian itu, kami sangat khawatir akan keselamat kami sebab istri dan anak anak sedang di dalam rumah." Jelas Adriyanto.

Pasca berhentinya angin puting beliung tersebut, terlihat atap rumah Adriyanto rusak parah. Ia dan keluarganya kebingungan bagaimana memperbaiki kerusakan rumahnya dikarenakan ketiadaan dana.

"Kami juga bingung bagaimana untuk memperbaiki kerusakan rumah kami sebab kami tidak punya persiapan dana apapun. Alhamdulillah hari ini kami kedatangan Tim dan pengurus PKS Medan Maimun yang turut membantu meringankan beban kami, sehingga kami bisa memperbaiki rumah kami satu satunya tempat kami bernaung," ungkapnya sembari mengucapkan rasa syukur dan terimaksihnya juga kepada Tim Reaksi Cepat Tanggap PKS Maimun.

Tim Reaksi Cepat Tanggap PKS Maimun yang turut terjun langsung ke lokasi bencana Ketua DPC PKS Medan Maimun, Ismalik Syahputra, Sekretaris PKS Maimun Muhammad Endra SE, Kabid Kaderisasi Irwansyah, ST bersama Staff Kaderisasi Yudi Gunawan, Kabid Lestari Rahmad Purnawirawan, Kabid Bipandu Ahmad Yusuf dan Ketua DPRa PKS Hamdan Sofyan Jambak. (son)

Share:

Kamis, 27 Januari 2022

Cegah Demam Berdarah, PKS Maimun Fogging Kelurahan Sukaraja


PATIMPUS.COM - Curah hujan yang meningkat dan cuaca dingin yang disertai banjir membuat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah (DBD) semakin menjadi.

Di wilayah Kelurahan Sukaraja dilaporkan, salah seorang warga terjangkit DBD, dan 4 lainnya mengalami demam. Adanya laporan warga terjangkit DBD, Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Medan Maimun, bersama Kepala Lingkungan setempat melakukan fogging di sekitar lokasi, Rabu (26/01/2022).

Kegiatan fogging tersebut dipimpin Ketua DPRa PKS Sukaraja Fatimah Ismail SPd. Turut hadir juga Ketua DPRa Kelurahan Aur Suwandi dan Ketua DPRa PKS Jati Sapuan Suriadi. 

Fatimah menuturkan fogging tersebut dilakukan guna untuk mencegah terjadinya penyebaran virus demam berdarah dan juga meminimalisir serta mematikan penularan dampaknya terhadap warga sehingga tidak ada lagi penambahan korban yang terpapar DBD.

"Ada laporan warga, ada 5 warga yang mengalami demam dan satu diantaranya terjangkit DBD. Jadi DPRa PKS Sukaraja diperintahkan langsung Ketua DPC PKS Maimun untuk melakukan fogging di Sukaraja," jelas Fatimah.

Lanjut Fatimah selaku Ketua PKS Sukaraja saat memimpin kegiatan penyemprotan, Fogging tersebut dimulai dari wilayah yang terdampak korban DBD yaitu Kelurahan Sukaraja Linkungan 5 Gang Amal, Gang Warni Ujung, Gang Al Falah. Dilanjutkan di Lingkungan 4 Gang Usaga 2, Lingkungan 8 Gang Sederhana dan Gang Warna.

Ketua DPC PKS Medan Maimun Ismalik Syahputra SE, kepada wartawan mengatakan, DPC PKS Medan Maimun selalu menyiagakan tim cepat tanggap dan peralatan fogging terutama di musim hujan seperti saat ini.

Kapan saja warga membutuhkan atau ada yang terjangkit DBD, Tim tersebut yang juga kader dan pengurus PKS Medan Maimun bisa segera memberikan bantuan fogging sehingga warga terjaga dari ancaman penyakit menular.

Menurut Malik mencegah penularan dan penyebaran DBD melalui gigitan nyamuk ini adalah tugas masyarakat bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata. Untuk itu DPC PKS Medan Maimun selalu tanggap untuk bersama melindungi warga dari bahaya penyakit menular tersebut.

Malik juga berharap semoga dengan adanya saling bekerja sama dalam mencegah penyakit menular seperti DBD, akan bisa mengatasi segala keresahan dan kesulitan warga khususnya di wilayah Medan Maimun. (son)


Share:

Kamis, 06 Januari 2022

Wartawan Serahkan Kereta Baru Kepada Petugas Melati Korban Curanmor


PATIMPUS.COM - Suratinem (45) petugas Kebersihan Kota Medan menerima bantuan satu unit kereta (sepeda motor) setelah menjadi korban curanmor saat bekerja menyapu jalanan di Jalan Agus Salim, Kecamatan Medan Polonia.


Sepeda motor itu diterima Suratinem warga Kabupaten Deliserdang, hasil bantuan dari rekan-rekan Warkop Jurnalis, Rabu (5/1/2022).


Fakhruddin salah satu wartawan senior, didampingi Resi Erlangga, Rasyid, Haves, Gibson dan Suriyono serta rekan jurnalis lainnya menyatakan bantuan sepeda motor ini diserahkan, agar Suratinem bisa bekerja kembali seperti sediakala. 


"Inem sebagai pasukan melati, juga bekerja menyapu jalan di sekitar Warkop Jurnalis. Dia kadang-kadang membantu kami para wartawan untuk membuatkan minum dan makanan. Makanya rekan-rekan jurnalis menyisihkan sedikit rezeki untuk menggantikan sepeda motornya yang hilang dicuri," kata Kocu panggilan akrab Fakhruddin.


Setelah menerima bantuan, Suratinem mengaku bantuan yang diberikan kepadanya sangat berarti dan akan terus dijaganya. 


"Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada teman-teman wartawan, semoga motor ini menjadi berkah, dan kedepan saya akan berhati-hati dalam bekerja," pungkasnya. (*)

Share:

Minggu, 28 November 2021

RKI Medan Maimun Santuni Anak Yatim Dan Janda


PATIMPUS.COM - Rumah Keluarga Indonesia dari Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Partai Keadilan Sejahtera (RKI BPKK PKS) Medan Maimun berbagi sembako kepada 20 anak-anak Yatim yang ada di Kecamatan Medan Maimun Jum'at (27/11/2021).

Selain itu, RKI PKS Maimun juga mengadakan pembinaan kepada ibu-ibu dari anak yatim tersebut. 

Menurut Ketua RKI PKS Maimun, Hj Vebby Hardanova ST, kegiatan perdana yang digelar di Musholla Ash Sholah Jalan Brigjend Katamso Gang Bidan Kelurahan Seimati, Kecamatan Medan Maimun tersebut merupakan wujud peduli RKI dari BPKK PKS Maimun kepada masyarakat khususnya anak-anak yatim dan para ibu yatim.

"Hari ini kegiatan perdana RKI, yaitu RKI Peduli yatim dengan berbagi kepada anak yatim dan juga pembinaan kepada ibu dari anak yatim tersebut," papar Vebby.

Menurut vebby, kegiatan peduli yatim tersebut untuk membantu kebutuhan dari anak-anak yatim, ia dan pengurus RKI BPKK Maimun melihat bahwa perekonomian anak-anak yatim hanya ditopang oleh seorang ibu yang berjuang sendirian.

Hal ini menggerakkan hati RKI untuk berbagi peduli yatim dengan harapan kegiatan tersebut bisa membantu kebutuhan dari anak yatim dan ibu nya serta bisa merekrut para ibu yatim untuk dibina sebagai bagian dari dakwah.

"Kita melihat kebutuhan anak-anak yatim ditopang oleh seorang ibu, jadi kegiatan ini kita lakukan agar kebutuhan ekonomi anak yatim bisa terbantu, dan sang ibu kita rekrut untuk kita bina dalam jalan dakwah," tutur vebby.

Diakhir kegiatan vebby berterimakasih kepada para donatur yang juga merupakan kader dan ustad/ustadzah dari PKS yang turut berinfaq, sedekah untuk anak yatim pada kegiatan tersebut.

"Jazakumullah Khoir kepada para donatur yang telah mendonasikan sebagian hartanya buat berbagi kepada anak2 yatim, Semoga menjadi pemberat amal menuju syurga Nya, aamiin," tutup Vebby. (son)

Share:

Selasa, 02 November 2021

KNPI Medan Maimun Bantu Remaja Patah Tulang



PATIMPUS.COM - Dewan Pimpinan Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Medan Maimun melakukan Giat Peduli dengan bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat dimasa pandemi Covid-19.

Kegiatan ini merupakan program sosial kemasyarakatan KNPI Maimun yang telah menjadi agenda rutin.

Banyak masyarakat yang terbantukan dengan program sosial KNPI Maimun ini. Bantuan yang diberikan berupa dana, sembako, kursi roda dan lain-lain.

Terakhir, KNPI Maimun melakukan giat peduli kepada seorang remaja bernama Risky Pratama (13) warga Jalan Kampung Aur, yang mengalami patag tulang tangan kirinya.

Risky Pratama saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Pirngadi Medan.

Bantuan terhadap Risky diberikan langsung oleh Ketua KNP Medan Maimun, Amri Tanjung yang didampingi sejumlah pengurus berupa biaya perobatan. Bantuan tersebut diterima kakek Risky di Jalan Kampung Aur, Kelurahan Aur, Medan Maimun, Selasa (02/11/2021).

Kepada wartawan, Amri mengatakan Giat KNPI Peduli Kemanusiaan ini menjadi program rutin sebagai pengabdian KNPI kepada masyarakat. Program tersebut juga untuk membantu meringankan beban masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan. Masyarakat yang dibantu akan disurvey dulu dan dimusyawarahkan, apakah layak dibantu atau tidak.

"Alhamdulillah!! Giat KNPI Peduli Kemanusiaan ini agenda rutin dari Pengurus KNPI Medan Maimun sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kita kepada masyarakat, selagi kita masih bisa membantu InsaAllah kita coba bantu," Jelas Amri.

Amri juga menjelaskan bahwa program kemanusiaan ini akan terus digalakkan dan sumber dananya dari donasi kepedulian seluruh pengurus KNPI dan juga dari donatur.

Mengenai Tali Asih kepada Risky, Amri memaparkan berawal adanya informasi dari warga.

"Jadi tali asih buat adek Risky awalnya kita dapat info dari seorang warga yang juga sahabat kita dan meminta kita untuk membantu. Jadi setelah kita investigasi dan kita survei, lalu kita musyawarahkan. Maka kita sepakat memberi bantuan," lanjut Amri Tanjung.

Sehubungan Risky Pratama masih dirawat intensif di rumah sakit bantuan Giat KNPI peduli diserahkan langsung kepada kakeknya Risky bernama Zainuddin Chan di rumahnya.

Pihak keluarga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada DPK KNPI Medan Maimun dan berharap kegiatan peduli ini tetap dijalankan.

"Kami dari keluarga mengucapkan terimakasih, buat KNPI. Semoga murah rezeki dan diberi kesehatan. Teruslah berbuat kebaikan ini," ujar Zainuddin Chan. (son)

Share:

Info TNI-Polri

Olahraga

Bencana Alam

Nasional

Kasus Korupsi

Internasional

Ekonomi

Peristiwa

Kriminal

Sekitar Sumut

Kesehatan

PatimpusTV

Dukung Kami

Label

Arsip Blog

Jangan Klik

Info Kuliner

Info Selebritis

Apa Cari?

Religi

Visitor

Artikel

Pendidikan

Politik

Cuci Mata

Jangan Lihat