Polsek Pangkalan Brandan Tangkap 2 Pencuri Betor
| Minggu, April 02, 2023

By On Minggu, April 02, 2023


PATIMPUS.COM - Entah apa yang dipikirkan oleh dua pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini. Pasalnya keduanya nekat melakukan pencurian kendaraan bermotor roda tiga (Betor) milik tetangganya sendiri.


Akibat perbuatannya kedua pelaku saat ini harus berurusan dengan hukum dan mendekam di sel tahanan Polsek Pangkalan Berandan.


Kedua pelaku adalah MD (37) dan AT (30) keduanya warga Jalan Babalan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumut. 


Aksi pencurian ini diketahui korbannya yang bernama Yakub (50) warga Jalan Babalan, Gang Tenggiri, Kelurahan Brandan Barat, Kecamatan Babalan pada Jumat (31/03/2023) pagi.


Usai melaksanakan sholat subuh, dirinya tidak melihat Betornya terparkir di tempat biasa di lorong pajak ikan. Korban pun sempat berusaha dicari namun tidak ketemu.


Kemudian korban mendapat informasi dari temannya, ada warga membeli seksi becak miliknya dari lokasi tempat pengepul barang bekas di Jalan Stasiun Kereta Api Babalan. Dari sini identitas pelaku diketahui dimana pelaku sempat membongkar seksi becak bermotor miliknya dan menjualnya ke pengepul barang bekas. Atas kejadian ini korban merasa keberatan dan membuat laporan ke Polsek Pangkalan Brandan dengan kerugian mencapai Rp 5 juta.


Atas perintah Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Bram Candra.SH.MH, Kanit Reskrim Ipda Sihar M T Sihotang SH melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku hingga berhasil ditangkap Minggu (02/04/2023) pagi sekitar Jam 02.00 WIB saat keduanya sedang duduk di simpang Lorgan Lorong Gandhi, Babalan.


"Pelaku ditangkap terkait aksi pencurian kendaraan bermotor berupa becak bermotor (Betor) roda tiga, sesuai dengan LP/B/39/IV/2023/SU/LKT/SEK-BRANDAN.Tgl 02 April 2023, saat ini kedua pelaku sudah kita amankan sembari menunggu proses hukum lebih lanjut," ucap Ipda Sihar M T Sihotang SH mewakili Kapolsek AKP Bram Candra SH MH.


Dari penangkapan ini, petugas juga menyita barang bukti 1 unit kendaraan bermotor merk Yamaha Vega ZR BK 6876 PAB yang sudah dipisah dari seksi becak berikut surat-surat kendaraan. (raj)

Ada Yang Beda Dari “Mie Ayam Jago” Pasti Minta Tamboh
| Minggu, April 02, 2023

By On Minggu, April 02, 2023


PATIMPUS.COM - Ada yang berbeda dengan cita rasa 'Mie Ayam Jago' yang satu ini, Mie Ayam yang berlokasi di Jalan Besar Medan - Deli Tua No. 36 ini, dijamin bikin kamu bakal ketagihan. 


Apalagi buat kamu para pecinta mie ayam, cobain deh Mie Ayam Jago. Secara sekilas mie ayam ini sama seperti mie ayam lain yang ditemui di sejumlah tempat kuliner enak lainnya. Nah, yang membuat berbeda, ada pada cita rasa yang buat lidah kamu bakalan menyantap ludes satu mangkok dan bakalan nambah lagi. 


Tekstur Mie Ayam Jago ini berbeda dari mie ayam biasa, Mie Ayam Jago memiliki tekstur mie lembut dan enggak kenyal, ditambah lagi dengan tambahan isian potongan daging ayam, pangsit, bakso dan sawi hijau, serta siraman kuah kaldu yang gurih.


Mie Ayam Jago yang beroperasi tepatnya di depan Gang Genteng, Desa Kedai Durian Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang ini dibuka setiap hari, hingga pukul 23.00 WIB. Usaha Mie Ayam Jago ini dirintis oleh Hadi Iswanto yang awalnya berprofesi sebagai jurnalis.


Ia menekuni profesinya membuka kuliner mie ayam, berawal saat pandemi Covid-19 dua tahun lalu. “Saat itu banyak waktu luang, karena memang ada pembatasan untuk keluar rumah,” ucapnya.


Berawal Iseng, Hadi membuka sejumlah aplikasi bisnis kuliner di media sosial. Terbersit di hatinya ingin membuka usaha mie ayam dengan hasil olahan sendiri dengan cita rasa yang berbeda dari yang lain.


“Yah mulai membuat mie, toping ayam dan jamur, hingga bakso semuanya hasil racikan sendiri yang membuat rasa mie dan baksonya beda. Kami beli mesin pembuat mie dan bakso,” cerita Hadi.


Hadi mengaku awalnya ia membuka usaha itu di kawasan Jalan Air Bersih dan sudah punya banyak pelanggan. Melihat peluang usahanya terus berkembang, ia menggandeng rekan seprofesinya Dedi Riono untuk memperbesar usaha Mie Ayam Jago di wilayah Deli Tua.


Selain tekstur mue dan citarasa yang berbeda, Harga Mie Ayam Jago dibandrol sangat ekomomis dapat dijangkau dengan kantong semua kalangan, yakni berkisar Rp 10,000 – Rp 20,000-an saja untuk satu Porsi. Dan Dijamin sudah bikin kamu kenyang dan terpuaskan.


Menurut Hadi, mie ayamnya ini, banyak membuat pelanggannya kecarian. “Ada beberapa pelanggan yang spesial datang kesini, awalnya sering beli saat saya buka di Jalan Air Bersih,” tuturnya.


Seiring kemajuan usaha Mie Ayam Jago itu, sebagai wujud syukur Hadi, Ia mengundang sejumlah rekan seprofesi jurnalisnya dengan menggelar acara buka puasa bersama, Sabtu (1/4/2023) kemarin. 


“Ini sebagai bentuk rasa syukur dan kegembiraan saya atas dukungan kawan-kawan,”ucapnya.


Nah, buat kamu para pecinta Mie Ayam, kelebihan lain dari Mie Ayam Jago yaitu suasana tempatnya yang luas, cocok buat Kamu nongkrong Keluarga dan teman-teman.


Buat masyarakat Medan yang punya hajatan, Mie Ayam Jago juga melayani dan menerima pesanan untuk acara-acara spesial Kamu lho…? (son)

Polsek Besitang Ungkap Kasus Kematian Pencari Brondolan Sawit
| Minggu, April 02, 2023

By On Minggu, April 02, 2023


PATIMPUS.COM - Kurang dari 2x24 jam, Polsek Besitang Polres Langkat mengungkap misteri kematian seorang warga yang ditemukan Kamis (30/03/2023) malam di sekitar Dusun X Limo Kapas, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumut.


Korban Heri Bastanta (31), yang berprofesi sebagai pencari brondolan buah sawit, warga Tanjung Morawa yang tinggal di Dusun IV Bukit Pelita, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat tewas akibat dipukul menggunakan kayu dan pelepah sawit oleh temannya sendiri M Iskandar Ridho alias Wakwau (22) warga Dusun IV Bukit Pelita, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.


Kasus ini terungkap dari kecurigaan dan pengamanan yang dilakukan Polsek Besitang terhadap pelaku Wakwau saat dimintai keterangan sebagai saksi kunci utama usai ditemukannya jasad korban.


Hingga Sabtu (01/04/2023) pagi sekitar jam 09.00 WIB, Kanit Reskrim Polsek Besitang beserta anggota dan Kanit Pidum Polres Langkat mendatangi lokasi kejadian bersama pelaku, disini pelaku Wakwau mengaku telah membunuh korban dengan cara memukul kayu di bagian leher belakang korban.


Pembunuhan ini berawal ketika pelaku dan korban pada Kamis (30/03/2023) pagi mengendarai kereta Honda Revo berboncengan untuk mencari brondolan buah sawit di areal perkebunan SBI di Desa Bukit Selamat, Besitang.


Sampai di lokasi tepatnya di areal kebun  blok VIII, keduanya mulai mengutip Brondolan dan berpisah, tak lama berselang pelaku mendatangi korban di areal Blok IV. Saat itu pelaku mengajak korban pulang karena takut ketahuan pekerja kebun SBI yang sedang memanen buah sawit.


Namun ajakan pelaku ditolak hingga terjadi pertengkaran dan korban memukul leher pelaku, keduanya terlibat perkelahian dimana pelaku mengambil batang pelepah sawit dan memukulkannya ke leher belakang korban. Tidak hanya disitu pelaku juga memukul leher belakang korban dengan kayu keras hingga korban tidak sadarkan diri.


Melihat korbannya tidak sadarkan diri, pelaku berusaha membopong korban sejauh lebih kurang 7 meter dan membuang barang bukti pelepah sawit dan kayu yang digunakan untuk memukul korban ke semak-semak. Selanjutnya pelaku meninggalkan korban dengan keadaan telentang di tanah.


Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang SIK SH MH melalui Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.


"Pelaku merupakan teman korban, dimana korban tewas akibat dipukul menggunakan pelepah sawit dan kayu keras. Kasus ini terungkap atas kerja keras Polsek Besitang dibantu Unit Pidum Sat Reskrim Polres Langkat dan Team IT Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut. Saat ini pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan," ucap Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno.


Diketahui, saat ditemukan warga posisi korban dalam keadaan telentang di tanah dengan wajah lembam membengkak serta membiru, sementara dari mata dan mulut mengeluarkan darah. (raj)

YMMA Maksimalkan Dukungan Pencapaian Eliminasi TBC di Sumut
| Sabtu, April 01, 2023

By On Sabtu, April 01, 2023


PATIMPUS.COM - Sub Recipient Manager Yayasan Mentari Meraki Asa (YMMA) Provinsi Sumatera Utara, Zubaidah Pohan, mengatakan peran komunitas dalam penanggulangan Tuberkulosis (TB) di Indonesia menjadi sangat penting.


Penanggulangan TB tersebut baik dalam penemuan kasus maupun pendampingan pasien sampai selesai pengobatan. Komunitas juga turut berkontribusi dalam upaya eliminasi Tuberkulosis 2030.


Hal tersebut disampaikannya saat menjadi Narasumber Webinar Nasional Problematika Eliminasi Tuberkulosis 2030 yang diselenggarakan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Provinsi Sumatera Utara secara virtual, Sabtu (1/4/2023).


“Penanggulangan tuberkulosis tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Namun harus bekerja sama dan kolaborasi seluruh pihak untuk mewujudkan upaya eliminasi tuberkulosis tahun 2030. Komunitas juga punya peran penting seperti penemuan kasus, pencegahan, pendampingan, dan advokasi pihak terkait untuk menguatkan upaya bersama,” ungkap Zubaidah.


Ia juga mengapresiasi pemerintah yang telah mengeluarkan Peraturan Presiden No.67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis sebagai langkah strategis untuk secara bersama menuntaskan masalah TBC tersebut. Ia mengatakan ada 5 strategi yang dilakukan komunitas.


“Peran komunitas tertulis jelas pada 5 strategi yakni memberdayakan masyarakat dengan mengintensifkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terutama pada pencegahan TBC. Koordinasi intens kepada pemerintah, meningkatkan mekanisme umpan balik masyarakat tentang kualitas layanan TBC, memastikan tanggapan terhadap umpan balik dari masyarakat terutama mereka yang terkena TBC, dan mengurangi stigma dan diskriminasi pada populasi yang terpengaruh TBC atau mereka yang berisiko tinggi terhadap TBC,” lanjutnya.


Zubaidah juga mengatakan YMMA Sumatera Utara sejak 2021 hingga kini terus berupaya penuh melaksanakan penanggulangan TBC berbasis komunitas di 10 Kab/Kota se Sumatera Utara. 


“Kegiatan investigasi kontak merupakan salah satu upaya aktif yang dilakukan oleh komunitas dalam meningkatkan penemuan kasus TBC dan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. YMMA pada tahun 2022 telah melakukan investigasi kontak di lebih dari 9000 orang. Hal tersebut kemudian kita laporkan dan dampingi untuk melakukan pengobatan di fasyankes terdekat,” lanjutnya.


Di 2023 ini menurut Zubaidah, YMMA akan terus meningkatkan kapasitasnya dan mendukung upaya pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan dalam mewujudkan eliminasi TBC terutama pentingnya Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).


“Di tahun 2023 ini juga kita terus bekerja maksimal dan mengoptimalkan agar masyarakat mau  diberikan TPT. Harapannya dukungan seluruh pihak untuk bersama mewujudkan Eliminasi TBC 2030 dapat terealisasi dan Indonesia bebas dari penyakit TBC,” tutupnya. (iki)

Mudik Gratis Pegadaian Dari Aceh, Pekan Baru Sampai Ke Padang
| Sabtu, April 01, 2023

By On Sabtu, April 01, 2023


PATIMPUS.COM - Di sela perayaan HUT ke 122 PT Pegadaian, Kanwil 1 Medan dalam menyambut lebaran Idul Fitri 1444 H, menyediakan program Mudik Gratis bagi nasabah dan masyarakat Sumatera Utara - Aceh.


PT Pegadaian Kanwil 1 Medan akan memfasilitasi bagi nasabah dan masyarakat untuk bermudik lebaran di 5 kota. 


"Tujuan mudik yang difasilitasi PT Pegadaian Kanwil 1 Medan ada 5 kota, yakni Jumlah Medan - Padang; Medan - Pekan Baru; Medan - Aceh; Medan - Rantau  Parapat - Medan - Panyabungan. Untuk kuota mudik terbatas, disediakan 6 bus dengan kuota 200 orang," jelas Kepala Bagian TJSL, Nurul Asniar didampingi Kepala Bagian Humas & Protokoler, Gopher Manurung, Sabtu (01/04/2023).


Menariknya dari Mudik Gratis bersama BUMN, PT Pegadaian juga menyediakan bingkisan bagi peserta mudik, diantaranya baju, topi, uang saku hingga snack dalam perjalanan mudik.


"Bagi yang ingin ikut mudik gratis ini silahkan daftar melalui bit.ly/MudikPegadaianMedan2023. Syaratnya hanya KTP dan Kartu Keluarga (KK). Setiap KK diberlakukan untuk 4 orang (suami, istri dan 2 orang anak)," jelas Nurul.


Nurul mengingatkan, pendaftaran terakhir Mudik Gratis Pegadaian Medan ini sampai dengan 10 April 2023.


"Peserta mudik akan dilepas langsung oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil 1 Medan pada 18 April," beber wanita berkacamata ini. 


Sebelumnya Pemimpin PT Pegadaian Kanwil 1 Medan, Arief Rinardi Sunardi membeberkan, bahwa Kanwil 1 Medan cukup berkontribusi bagi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian tahun 2022.


Data pencapaian OSL PT Pegadaian Kanwil 1 Medan pada tahun 2022 tercatat tumbuh 18,8%, begitu juga pendapatan usaha naik 102 persen. 


Kanwil 1 Medan menargetkan pada tahun 2023 akan fokus menggarap pasar UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, sejak ditunjuk menjadi penyelenggara KUR Syariah.


"KUR Syariah tersebut akan mendanai para pelaku UMKM di wilayah Sumatera Utara hingga Aceh, dengan pinjaman mulai dari 1 juta hingga 10 juta rupiah tanpa adanya agunan," ucap Arief. (don)

Genap 122 Tahun, PT Pegadaian Alami Peningkatan Kinerja
| Sabtu, April 01, 2023

By On Sabtu, April 01, 2023


PATIMPUS.COM - Tanggal 1 April adalah momen bersejarah bagi PT Pegadaian sejak didirikan di Sukabumi, Jawa Barat yang telah mengabdi untuk bangsa dan negara selama 122 tahun.


Hari Ulang Tahun (HUT) PT Pegadaian ke 122 pada tahun ini bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1444 H,  yang penuh dengan keberkahan, dimana setiap doa dikabulkan dan kebaikan dilipatgandakan. 


HUT ke 122 PT Pegadaian secara serentak diperingati di tanah air dengan menggelar upacara. Termasuk PT Pegadaian Kanwil 1 Medan yang melaksanakan upacara HUT ke 122 di halaman kantor Jalan Pegadaian Medan.


Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil 1 Medan, Arief Rinardi Sunardi memimpin jalannya upacara yang diikuti puluhan karyawan-karyawati PT Pegadaian Kanwil 1 Medan.


Arief Rinardi Sunardi membacakan Sambutan Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyampaikan apresiasi atas kontribusi terbaik yang telah diberikan oleh Insan Pegadaian di seluruh Indonesia.


Dilaporkan, data kinerja Pegadaian perusahaan milik negara (BUMN) tahun 2022 bertumbuh, jika dibandingkan kinerja tahun 2021, jumlah aset perusahaan naik 11,5% dari Rp 65,77 triliun menjadi Rp 73,33 triliun.


"Pendapatan usaha juga naik 11,1% dari Rp 20,64 triliun menjadi Rp 22,88 triliun. Begitupun dengan Laba Usaha, mengalami kenaikan 13,4% dari Rp 3,24 triliun menjadi Rp 4,32 triliun," sebut Arief.


Direktur Utama PT Pegadaian berpesan, insan Pegadaian di seluruh Indonesia tidak boleh berpuas diri atas pencapaian tersebut. 


"Kita harus terus meningkatkan ikhtiar di masa mendatang, karena tantangan di depan masih membentang dan penuh ketidakpastian. Persaingan usaha semakin ketat. Jumlah pelaku bisnis gadai swasta meningkat hampir dua kali lipat sejak 2019. Di sisi lain volatilitas harga emas sebagai dampak ketidakpastian ekonomi makro juga sangat berpengaruh bagi bisnis perusahaan," pungkasnya.


Melalui momentum HUT PT Pegadaian yang mengangkat tema '122 Tahun Pegadaian Bersatu Tumbuh Bersama', bahwa di era disrupsi saat ini tidak ada perusahaan yang bisa hidup sendiri. Oleh karena itu, inisiatif Holding Ultra Mikro BRI-Pegadaian-PNM harus disukseskan, agar ketiga entitas dapat terus tumbuh bersama sebagai keluarga besar BUMN yang sehat dan kuat.


"Tidak hanya bagi ketiga entitas, kita juga ingin eksistensi Perusahaan juga

bermanfaat bagi masyarakat, pelaku usaha ultra mikro, mikro, serta usaha

kecil dan menengah untuk terus tumbuh dan berkembang dalam memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional. Keberadaan UMKM sebagai pilar ekonomi bangsa harus kita dukung melalui berbagai program, produk dan layanan yang kita berikan. Saya berharap Pegadaian betul-betul menjadi Sahabat UMKM sehingga di benak semua orang tertanam semboyan Ingat UMKM, Ingat Pegadaian," pesan Direktur Utama PT Pegadaian.


Kanwil 1 Medan 


Pemimpin PT Pegadaian Kanwil 1 Medan, Arief Rinardi Sunardi membeberkan, bahwa Kanwil 1 Medan cukup berkontribusi bagi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian tahun 2022.


Data pencapaian OSL PT Pegadaian Kanwil 1 Medan pada tahun 2022 tercatat tumbuh 18,8%, begitu juga pendapatan usaha naik 102 persen. 


Kanwil 1 Medan menargetkan pada tahun 2023 akan fokus menggarap pasar UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, sejak ditunjuk menjadi penyelenggara KUR Syariah.


"KUR Syariah tersebut akan mendanai para pelaku UMKM di wilayah Sumatera Utara hingga Aceh, dengan pinjaman mulai dari 1 juta hingga 10 juta rupiah tanpa adanya agunan," ucap Arief.


BUMN Mudik Gratis


Di sela perayaan HUT ke 122 PT Pegadaian, Kanwil 1 Medan dalam menyambut lebaran Idul Fitri menyediakan program Mudik Gratis bagi nasabah dan masyarakat Sumatera Utara - Aceh.


PT Pegadaian Kanwil 1 Medan akan memfasilitasi bagi nasabah dan masyarakat untuk bermudik lebaran di 5 kota. "Tujuan mudik yang difasilitasi PT Pegadaian Kanwil 1 Medan ada 5 kota, yakni Jumlah Medan - Padang; Medan - Pekan Baru; Medan - Aceh; Medan - Rantau  Parapat - Medan - Panyabungan. Untuk kuota mudik terbatas, disediakan 6 bus dengan kuota 200 orang," jelas Kepala Bagian TJSL, Nurul Asniar didampingi Kepala Bagian Humas & Protokoler, Gopher Manurung.


Menariknya dari Mudik Gratis bersama BUMN, PT Pegadaian juga menyediakan bingkisan bagi peserta mudik, diantaranya baju, topi, uang saku hingga snack dalam perjalanan mudik. "Bagi yang ingin ikut mudik gratis ini silahkan daftar melalui bit.ly/MudikPegadaianMedan2023. Syaratnya hanya KTP dan Kartu Keluarga (KK). Setiap KK diberlakukan untuk 4 orang (suami, istri dan 2 orang anak)," jelas Nurul.


Nurul mengingatkan, pendaftaran terakhir Mudik Gratis Pegadaian Medan ini sampai dengan 10 April 2023. "Peserta mudik akan dilepas langsung oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil 1 Medan pada 18 April," beber wanita berkacamata ini. (don)


Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis