Driver Ojol Rentan TBC, Dinkes Sumut Gelar Cek Kesehatan
| Kamis, November 09, 2023

By On Kamis, November 09, 2023


PATIMPUS.COM - Untuk memutus mata rantai penularan penyakit tuberkulosis (TB) paru, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) melakukan skrining (pemeriksaan) kesehatan terhadap pengemudi ojek online (ojol) di Kota Medan.


"Pemeriksaan TB Paru pada pengemudi ojol guna memutus mata rantai penularan. Apalagi, Sumut menempati posisi ke-4 provinsi seluruh Indonesia," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dr Alwi Mujahit Hasibuan melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal Lubis SKM MKes, di Kantor Grab Medan, CBD Polonia, Rabu (8/11/2023).


Hamid juga mengatakan, eliminasi TB Paru ditargetkan pada tahun 2030. Akan tetapi, target tersebut diminta dapat dipercepat.


"Karena itu, upaya mempercepat mencapai target tersebut salah satunya dengan melakukan skrining kesehatan pekerja sektor informal dengan target sasaran pengemudi ojek online. Makanya, hari ini kita lakukan skrining kesehatan kepada pengemudi ojol yang bermitra dengan Grab dan Gojek," jelas Hamid.


Selain skrining TB Paru, Dinkes Sumut juga melakukan pemeriksaan penyakit tidak menular (PTM) dan penginderaan (mata).


“Jika ditemukan ada pengemudi ojol yang terdeteksi TB Paru, PTM dan mata, maka akan kita rujuk ke Puskesmas.


Dengan begitu, penularan TB Paru dan PTM cepat diketahui sehingga penanganan yang dilakukan juga lebih cepat,” sambung Hamid.


Dia menuturkan, skrining kesehatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59.


"Puncak kegiatan HKN ke-59 akan kita lakukan pada 19 November di Gedung Eks Medan Club. Ada Festival Ayo Sehat,” tandas Hamid.


Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Pulo Rijal Togatorop menambahkan, kegiatan pemeriksaan kesehatan ini juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.


Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tersebut bekerja sama dengan UPT Rumah Sakit Paru, RS Mata, Laboratorium Kesehatan Sumut, Dinas Kesehatan Kota Medan dan beberapa Puskesmas.


"Skrining kesehatan yang dilakukan antara lain pemeriksaan PTM, penyakit menular, kesehatan jiwa hingga kesehatan mata.


Targetnya, sekitar 350 pengemudi ojol. Namun demikian, kita tidak membatasi berapa jumlah pengemudi ojol yang dilakukan skrining kesehatan. Untuk pelaksanaannya, khusus hari saja sampai pukul 15.00 WIB," sebutnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Teknis HKN ke-59 Dinkes Sumut, Jefri Manurung menuturkan, skrining kesehatan tersebut dilakukan juga bertujuan agar pekerja sektor informal khususnya pengemudi ojol yang tidak memiliki waktu untuk pemeriksaan kesehatan karena sibuk maka bisa mengikuti kegiatan ini.


"Tak hanya skrining, ada juga diberikan penyuluhan kesehatan. Selain skrining kesehatan fisik, mereka juga dilakukan skrining kesehatan jiwa," ujar Jefri didampingi Enda Mora Dalimunthe SKM MKes yang juga Ketua Panitia Teknis HKN ke-59 Dinkes Sumut. (don)

Muhammad Haris ST Perjuangkan 4500 Program BPBL Bersama Anggota DPR RI
| Sabtu, November 04, 2023

By On Sabtu, November 04, 2023


PATIMPUS.COM - Sosok milenial Muhammad Haris ST warga Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumut, menjadi pelopor penerangan desa terhadap keluarga tidak mampu dengan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di desa tempatnya dilahirkan.


Usaha Muhammad Haris ST tidak terlepas dari kerja kerasnya melakukan survey dan pendataan terhadap warga yang tidak memiliki penerangan (listrik) dan melakukan koordinasi dengan Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Nasril Bahar dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).


Atas usahanya ini, Nasril Bahar merespon keluhan masyarakat, bersama mitra kerja Komisi VII DPR RI melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyalurkan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi rumah tangga tidak mampu.


Program ini resmi disalurkan dengan penyalaan pertama Program BPBL yang dilakukan oleh Koordinator Usaha Penunjang Ketenagalistrikan Ditjen Gatrik, Kementerian ESDM, Didit Waskito, di Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (03/11/2023).


“Realisasi pada akhir tahun 2022 berhasil menyala melebihi target yaitu sebanyak 80.183 rumah tangga atau 100,2%. Pada tahun 2023 ini, program BPBL akan dilanjutkan kembali dengan menyasar 125.000 rumah tangga di seluruh Indonesia. Direncanakan Provinsi Sumatera Utara akan mendapat alokasi sebesar 4.500 rumah tangga penerima BPBL di tahun 2023 ini.,” ujar Disita Waskito.


Didit menyampaikan, bahwa target penerima BPBL 2023 di Provinsi Sumatera Utara sebanyak 4.500 rumah tangga telah terpasang seluruhnya. Program BPBL merupakan kegiatan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dan mendapat dukungan penuh dari Komisi VII DPR RI.


Sementara itu, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Nasril Bahar, yang turut hadir menyampaikan bahwa program ini banyak memberi manfaat dan perlu untuk dilanjutkan.


Bantuan penyambungan listrik akan terus diperjuangkan agar infrastruktur dapat diselesaikan untuk menutupi kekurangan elektrifikasi 0,3%," jelas Nasril.


Executive Vice President Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero) Agung Nugraha menyampaikan bahwa PLN berkomitmen penuh dalam pemerataan akses dan percepatan penyediaan tenaga listrik  bagi seluruh lapisan masyarakat.


“PLN siap melaksanakan tugas sebagai penggerak dibidang ketanagalistrikan, serta siap bekerjasama dengan seluruh stakeholder dan mitra strategis guna mendukung rasio elektrifikasi sebesar 100%," ungkap Agung.


Di tempat yang sama, Muhammad Haris ST saat ditemui mengatakan, target pemerintah tahun 2023 ada 125.000 rumah tangga di Indonesia akan mendapatkan sambungan listrik gratis, dari angka tersebut 4.500 keluarga berada di Provinsi Sumatera Utara, dan kita di Kabupaten Langkat mendapat jatah 517 keluarga.


"Terimakasih atas bantuannya, terutama kepada Bapak Nasril Bahar dan Kementerian ESDM yang sudah mewujudkan impian masyarakat, hingga masyarakat kita tidak kegelapan lagi," ucap pria yang ikut mencalonkan diri sebagai anggota Legislatif Kabupaten Langkat Pemilu 2024 dari Fraksi PAN Daerah pemilihan V (Dapil V).


Dalam kesempatan ini, Nasril Bahar beserta Kementerian ESDM dan Executive Vice President Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero) juga menyerahkan bantuan bahan Pokok kepada keluarga penerima program BPBL, dan bantuan pribadi Nasril Bahar sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan masjid di Desa Harapan Maju.(raj)

FJP Sumut Kunjungi Ibunda Joe Sidjabat Di RS Advent
| Sabtu, November 04, 2023

By On Sabtu, November 04, 2023


PATIMPUS.COM - Pengurus dan Anggota Forum Jurnalis Pemprovsu (FJP) Sumut menggelar bakti sosial (Baksos) kunjungan ke Rumah Sakit Advent di Jalan Gatot Subroto, Room Anggrek 5, pada Sabtu (4/11).


Dalam kunjungan tersebut turut dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal FJP Sumut S Purba di dampingi oleh AH. Lubis, R Harefa, A Gulo, M Zai dan ibu Rahmadani guna menjenguk ibunda dari salah satu anggota FJP Sumut atas nama Joe Sidjabat yang sedang sakit keras.


"Kunjungan ini merupakan program FJP yang telah kita agendakan sejak awal. Semoga kunjungan ini dan bantuan yang kita salurkan dapat meringankan beban orang tua dari Bung Joe Sidjabat," ujar Sekjend FJP Sumut S Purba.


Bung Joe mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan Pengurus dan Anggota FJP Sumut yang telah membesuk ibundanya dan telah mendoakan sang ibu.


"Akhir kata kembali daya ucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya dengan harapan kedepan agar semakin Solid," ungkapnya.


Usai berkunjung, Sekjend FJP Sumut S Purba menjelaskan, langkah yang dilakukan FJP Sumut adalah wujud kepedulian dan panggilan kemanusiaan untuk ikut bersama merasakan derita yang sedang dihadapi Joe Sidjabat dan keluarganya. (rel)

Dinkes Sumut Akan Selesaikan 4 Persoalan Sebabkan Kematian Tinggi
| Sabtu, November 04, 2023

By On Sabtu, November 04, 2023


PATIMPUS.COM - Dinas Kesehatan Sumatera Utara akan menyelesaikan empat persoalan yang sangat penting di dalam sektor kesehatan, sebab mengakibatkan angka kematian yang cukup banyak pada masyarakat.


"Empat persoalan ini cukup tinggi di Sumut yaitu penyakit jantung, stroke, ginjal dan kanker. Sehingga secara umum kita akan menyelesaikan persoalan yang ada," sebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes,

pada wartawan, Jumat (3/11/23).


Di Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 pada 12 November 2023 mendatang sesuai tema Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju diharapkan bisa melakukan lompatan dan menyelesaikan persoalan-persoalan kesehatan yang ada di Indonesia khususnya di Sumut.


"Kita menyadari dengan kejadian Covid-19 ternyata struktur kesehatan kita itu rapuh, daya tahan sistem kesehatan kita itu rapuh. Sehingga kita harus berbenah. Suatu saat nanti diharapkan kita bisa mengatasi tantangan itu dan kita bisa lebih siap. Jadi tema transformasi itu seperti itu arahnya nanti. Jadi, secara umum kita akan menyelesaikan persoalan yang ada seperti empat persoalan tadi," terangnya. 


Untuk itu, kedepan secara mendasar akan dilakukan promosi pencegahan, upaya promotif dan preventif. Sehingga penekanan prioritasnya itu terpusat disana apalagi ada angka kematian karena empat persoalan itu maka ini akan segera diselesaikan.


"Selanjutnya, kita akan menata promotif dan preventif kita lebih maju, lebih siap dalam menyelesaikan masalah. Terutama kita melakukan pencegahan. Pencegahan ini akan membuat biaya lebih ringan, karena kalau masuk ke dalam pengobatan biayanya akan lebih mahal," bebernya.


Tahun ini, pihaknya akan melibatkan seluruh komponen yang ada terutama yang aktif dibidang kesehatan termasuk dalam hal ini institusi kesehatan yang ada, kelompok kelompok masyarakat peduli kesehatan termasuk wartawan yang peduli dalam bidang kesehatan.


"Jadi kita harapkan seluruhnya terlibat untuk menyelesaikan persoalan ini. Termasuk rumah sakit, klinik, perguruan tinggi dibidang kesehatan. Kita harapkan institusi kesehatan ini melakukan kegiatan internal dan kegiatan keluarga dan HKN ini milik kita sama-sama," jabarnya.


Ditambahkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal Lubis SKM MKes menjelang HKN ini Dinas Kesehatan Sumut mencoba berkolaborasi dengan berbagai pihak. 


"Diawali dari pelayanan di KB kemudian akan dilanjutkan dengan kolaborasi dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat USU untuk memberikan layanan skrining kesehatan pada lansia di tanggal 7 November. Selanjutnya kita melakukan skrining kesehatan berupa penginderaan, Penyakit Tidak Menular (PTM) dan TBC pada pekerja informal sasaran driver ojol di tanggal 8-9 November. Kita juga melakukan upacara peringatan HKN lalu ada aksi bergizi pada siswa di Medan. Puncaknya ada Festival Ayo Sehat di 19 November nanti di eks Medan Club," pungkasnya. (don)

Pergeseran PMT Sumut untuk Optimalisasi Penanggulangan Stunting
| Rabu, November 01, 2023

By On Rabu, November 01, 2023


PATIMPUS.COM - Pergeseran anggaran belanja pemberian makanan tambahan (PMT) lokal tahun 2023 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumut hakekatnya untuk optimalisasi penanggulangan stunting.


“Pergeseran dari PMT lokal menjadi belanja susu balita usia di atas tiga tahun dan susu ibu hamil itu juga untuk efektivitas anggaran sekaligus menghindari duplikasi anggaran,” ujar Kadis Kesehatan Sumut Alwi Mujahit melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Hamid Rijal Lubis SKM MKes, Rabu (1/11).


Hal ini ditanyakan wartawan sehubungan info seolah-olah diduga ada penyimpangan petunjuk teknis (juknis) tentang PMT dalam penanggulangan masalah stunting di Sumut.


Kabid memaparkan Dinkes Sumut tahun 2023 ini memiliki anggaran belanja penambah daya tahan tubuh yang semula direncanakan untuk PMT Lokal. Sasarannya ibu hamil kurang energi kronis (KEK), balita berat badan tidak naik, balita berat badan kurang dan balita gizi kurang.


“Rencana lokasi pemberian PMT adalah di Kabupaten Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Dairi dan Batubara,” jelasnya.


Kemudian pada Mei 2023 Kemenkes RI menerbitkan Juknis PMT Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil. Pada Bagian 3 Juknis disebutkan pembagian peran pada penyelenggaran PMT Lokal adalah Pusat sebagai Penyusunan Petunjuk Teknis, Sosialisasi dan Orientasi PMT kepada Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota/Puskesmas/Mitra serta Monitoring Evaluasi.


Kemudian Provinsi/Kabupaten/Kota berperan dalam Sosialisasi/Orientasi Kegiatan PMT dan Monitoring Evaluasi. Selanjutnya Puskesmas berperan dalam Pertemuan Tingkat Kecamatan untuk penentuan sasaran, lokasi pelaksanaan PMT, menu dan jadwal, pembekalan kepada penyelenggara PMT di desa dan pemantauan PMT.


Untuk Desa berperan dalam Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), Perencanaan PMT, Pelaksanaan PMT dan Pemantauan PMT dan terakhir Posyandu berperan dalam pendataan sasaran, deteksi gangguan tumbuh kembang, edukasi dan pencatatan


“Berdasarkan juknis PMT Lokal bahwa tahapan penyelenggaraan mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai pencatatan dan pelaporan, peranan utamanya adalah puskesmas dan desa,” jelasnya.


Masih dari Bagian 3 Juknis tersebut disimpulkan bahwa pelaksana PMT Lokal sebaiknya langsung dilaksanakan oleh Puskesmas bersama Desa. Sementara Dinas Kesehatan Provinsi berperan untuk Sosialisasi Orientasi Kegiatan PMT dan Monitoring Evaluasi.


Dalam hal ini lanjutnya Dinas Kesehatan Sumut juga kesulitan untuk melaksanakan langsung kegiatan PMT Lokal. Hal itu mengingat tahapan kegiatannya harus terlibat secara penuh pada seluruh proses, mulai dari pembelian bahan makanan, pengolahan bahan makanan, penyiapan makanan dan mendistribusikan makanan kepada sasaran termasuk pencatatan dan pelaporan pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak serta Aplikasi Sigizi Terpadu.


Faktor lain yang menjadi penyulit bagi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara adalah rentang kendali yang begitu jauh apabila langsung terlibat dalam pelaksanaan PMT Lokal, mengingat area geografis untuk daerah yang ditetapkan sebelumnya yaitu Kabupaten Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Dairi dan Batubara.


“Kemudian pada sisi lain, untuk Tahun Anggaran 2023, Kemenkes RI melalui mekanisme BOK Salur juga menganggarkan PMT Lokal senilai Rp 96.207.772.995 kepada 29 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara termasuk Kabupaten Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Dairi dan Batubara,” jelasnya.


Dikemukakan pelaksanaan PMT Lokal dari Kemenkes RI ini langsung dikelola oleh Puskesmas mulai dari Perencanaan, Pelaksanaan sampai kepada Pelaporan.


“Dengan adanya anggaran PMT Lokal di Puskesmas (BOK Salur) maka seluruh sasaran Ibu Hamil KEK dan Balita bermasalah gizi dinilai dapat diintervensi. Jadi apabila Dinas Kesehatan Sumut tetap melaksanakan PMT Lokal maka dikhawatirkan akan terjadi Duplikasi Sasaran atau Duplikasi Anggaran sehingga menyalahi prinsip pembiayaan sebagaimana pada Bagian 6 tentang Pembiayaan dan Administrasi Juknis PMT Lokal,” jelasnya.


Dikemuakkan penanggulangan Stunting tidak hanya melalui pendekatan Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk kelompok sasaran mulai dari remaja, pasangan usia subur, ibu hamil, bayi dan balita.


Beberapa kajian ilmiah menyebutkan pendekatan yang saling melengkapi dengan PMT Berbahan Lokal untuk mencegah Stunting antara lain Kajian Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan MS (Guru Besar Pangan dan Gizi IPB) pada 1.600 Balita di Sumba dengan intervensi susu dan telur selama 3-6 Bulan maka ditemukan anak berat badan sangat kurang turun dari 42,1 % menjadi 4,2 %. Selanjutnya ditemukan juga anak gizi baik naik dari 13,6 % menjadi 68 %.


Kemudian penelitian Nita Dwi Astikasari dan Wa Ode Sitti Apri Harliyanti menemukan bahwa Ibu hamil yang mengkonsumsi susu ibu hamil memiliki ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) dan Berat Badan yang lebih besar dari ibu yang tidak mengkonsumsi susu ibu hamil.


Selanjutnya penelitian Sri Sumarni menyatakan terdapat peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil setelah pemberian susu ibu hamil maupun setelah pemberian tablet Fe dan terdapat perbedaan kadar hemoglobin antara ibu hamil yang diberi susu dan ibu hamil yang diberi tablet Fe.


Lebih jauh bila dilihat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: HK.01.07/MENKES/1928/2022 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting pada bagian Pencegahan Primer (Promotif) disebutkan pencegahan dapat dilakukan pada saat Posyandu dengan mengupayakan PMT yang mengandung protein hewani, seperti telur, ayam, ikan, daging, susu dan produk olahan susu.


“Berdasarkan peran Dinas Kesehatan Provinsi dalam pelaksanaan PMT Lokal, Rentang Kendali Pelaksanaan yang terlalu jauh, Pengalokasian Anggaran PMT Lokal di Puskesmas TA 2023 (BOK Salur), Pencegahan Duplikasi Sasaran dan Anggaran, kajian ilmiah manfaat susu untuk Balita dan Ibu Hamil serta Keputusan Menteri Kesehatan RI tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting maka Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melakukan pergeseran anggaran Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh dimana didalam rincian kegiatan semula Belanja Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal menjadi diantaranya Belanja Susu Balita untuk usia diatas 3 Tahun dan Susu Ibu Hamil,” jelasnya. (don)

Kemenkes RI Siapkan Vaksin Untuk Eliminasi TBC
| Rabu, November 01, 2023

By On Rabu, November 01, 2023


PATIMPUS.COM - Guna mengeliminasi kasusnya di Indonesia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  (Kemenkes RI) sedang mempersiapkan vaksin Tuberculosis (TBC) dari tiga negara termasuk Jerman dan China.


"Indonesia lagi siapkan vaksin TBC. Hal ini sebagai upaya percepatan eliminasi TBC di 2030. Ada tiga kandidat yang sudah sudah kita uji klinik tahap dua, diantaranya dari Jerman dan China. Sehingga dalam satu atau dua tahun ke depan vaksinasi TBC kita harapkan bisa berjalan di negara kita dan negara lain," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MAR, kepada wartawan, Rabu (1/11) di Medan.


Ditambahkannya, untuk situasi dalam tahun ini Kemenkes RI menargetkan hampir sejuta kasus baru TBC yang harus dicari atau minimal 800 ribu.


Hingga saat ini kondisi sampai triwulan tiga masih 535 ribu lebih. Selanjutnya penemuan kasus baru tersebut akan diobati sampai tuntas.


"Target kita harusnya 90 persen ditemukan dan diobati. Sebab tiap tahun ada 144 ribu angka kematian di Indonesia. Maka dari itu kita akan lawan TBC ini seperti kita berhasil tanggulangi Covid-19. Setiap kasus minimal 10 orang harus kita tracing, kita cari kontak eratnya dan yang positif diberikan terapi pencegahan. Dari satu TBC aktif kita cari 10 orang, kemudian treatment pengobatan TBC. Kita sudah punya pengalaman dan punya ruang isolasi Covid-19. Jadi kita rawat di rumah sakit sampai tuntas dan ini butuh dukungan dari masyarakat lintas sektor," terangnya.


Sementara itu, untuk di Sumatera Utara (Sumut) sendiri, disebutkan Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahit Hasibuan, MKes guna memperjuat komitmet seluruh pihak, Pemerintah Provinsi Sumut sudah menerbitkan SK Gubernur No.188.44/667/KPTS/2023 Tentang Tim Pecepatan Penanggulangan TBC per 18 Agustus 2023, dan sudah disosialisasikan kepada seluruh anggota tim percepatan pada tanggap 23-24 Oktober 2023.


"Tim percepatan penanggulangan TBC ini juga harus segera diterbitkan oleh Bupati/Walikota sehingga dapat menjadikan acuan atau regulasi tim penanggulangan TBC di Kabupaten/Kota masing-masing dengan melibatkan berbagai pihak," jelasnya. 


Selain itu, dalam meningkatkan penemuan kasus TBC di Sumut juga melakukan perjanjian kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk pelaksanaan skrining. 


"Skrining ini juga akan dilakukan di Universitas, Perguruan Tinggi, Sekolah, Pesantren, Lapas/Rutan bahkan di perusahaan," pungkasnya. (don)

RS Pirngadi Kerjasama Dengan Travel Sambut Pasien Luar Negeri
| Senin, Oktober 30, 2023

By On Senin, Oktober 30, 2023


PATIMPUS.COM - Rumah Sakit Umum (RSUD) Dr Pirngadi Medan sudah melakukan kerjasama dengan pihak-pihak pendukung wisata medis seperti travel untuk menyambut pasien lokal maupun mancanegara.


"Secara fasilitas sarana dan prasarana RSUD Dr Pirngadi Medan siap 

memberikan pelayanan kepada pasien wisata medis. Upaya komunikasi dengan pihak-pihak lain yang terkait dengan pariwisata seperti rencana kerjasama dengan pihak tour and travel dalam promosi wisata medis sudah dilakukan," ungkap Wadir SDM dan Pendidikan RSUD Pirngadi, Rina Amelia SPSI Mpsi, Senin (30/10).


Ia juga menjelaskan RS Pirngadi juga sudah merencanakan berbagai fasilitas pendukung seperti penambahan jenis layanan.


"Recana penambahan jenis pelayanan kesehatan yang menjadi unggulan wisata medis. Rencana pengembangan untuk pelayanan dalam mewujudkan menu pelayanan yang sesuai dan menarik untuk wisata medis," tegasnya.


Rina juga menjelaskan bahwa pihaknya sangat optimis masyarakat akan berobat di dalam kota.


"Kita sangat optimis, karena program wisata medis dijalankan oleh 12 rumah sakit yang ada di Kota Medan dengan berbagai macam bidang layanan kesehatan yang menjadi unggulan di masing-masing rumah sakit, sebagai contoh RSUD dr Pirngadi Medan mengedepankan pelayanan Gigi Spesialis dan THT


Keunggulan rumah sakit yang terletak di Jalan Profesor HM Yamin Medan yakni Pelayanan Gigi Spesialis dan THT. 


Sementara itu, Program Medan Medical Tourism atau Wisata Medis di Medan tengah dipromosikan oleh Dinas Pariwisata Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Melalui program tersebut, masyarakat bisa berobat dan berwisata. (don)

Jelang HKN, Dinas Kesehatan Sumut Gelar Pelayanan BKB
| Minggu, Oktober 29, 2023

By On Minggu, Oktober 29, 2023


PATIMPUS.COM - Hari Kesehatan Nasonal (HKN) diperingati setiap tahunnya pada 12 November dan untuk Tahun 2023, Tema HKN yang ditetapkan adalah Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju.


Tema ini diharapkan dapat mendorong institusi kesehatan bersama para pemangku kepentingan lainnya di bidang Kesehatan untuk memperkuat implementasi transformasi Kesehatan.


Tujuan dilaksanakan peringatan HKN Tahun 2023 adalah untuk mengakselerasi program kemitraan institusi kesehatan dengan lintas organisasi pemerintah, profesi, dan masyarakat dalam rangka mendukung transformasi Kesehatan. Selain itu diharapkan juga HKN ini dapat mendukung gaya hidup sehat pada setiap siklus hidup melalui kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.


Menyambut HKN Tahun 2023, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara akan menyelenggarakan berbagai kegiatan yaitu Pelayanan Kesehatan BKB, Aksi Bergizi, Skrining Massal Kesehatan Pekerja Informal, Skrining TBC, Donor Darah, Anjangsana Panti Sosial/Jompo bersama DWP Unit Dinkes Sumut, berbagai perlombaan dan diakhiri dengan Festival Ayo Sehat.


Untuk Pelayanan BKB, maka kegiatan diselenggarakan di acara Road Show Bus KPK yang dipusatkan di Area Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) pada tanggal 26-27 Oktober 2023. Dari pelaksanaan kegiatan tersebut tercatat dilakukan pelayanan khitanan kepada 147 anak, pengobatan spesialistik penyakit dalam kepada 102 orang, pemeriksaan laboratorium sederhana kepada 197 orang dan pelayanan obat kepada 100 orang.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dr H Alwi Mujahit Hasibuan MKes menjelaskan bahwa HKN Tahun 2023 adalah momentum untuk menggerakkan seluruh potensi masyarakat dalam mendukung transformasi Kesehatan.


“Transformasi Kesehatan adalah agenda besar Kementerian Kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat Indonesia dan untuk itu harus kita dukung bersama dalam pelaksanaannya,” katanya kepada Wartawan di Medan, Sabtu (28/10).


Lebih lanjut, dr Alwi menyampaikan Pelayanan BKB di acara Road Show Bus KPK merupakan bentuk dukungan untuk kegiatan tersebut sekaligus merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan HKN tahun 2023 di tingkat Provinsi Sumatera Utara. 


“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan kita terhadap acara Road Show Bus KPK dan kita masukkan juga sebagai bagian dari rangkaian HKN Tahun 2023”, terangnya. (rel)


Wakil Ketua KPK Apresiasi Dirut Tirtanadi Cegah Korupsi
| Minggu, Oktober 29, 2023

By On Minggu, Oktober 29, 2023


PATIMPUS.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron meyambut baik program Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtanadi Kabir Bedi yang telah melaksanakan program pencegahan korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khususnya di Perumda Tirtanadi. 


Hal itu terlihat ketika Kabir Bedi memaparkan capaian Perumda Tirtanadi dan program anti penyuapan yang telah dilaksanakan  Tirtanadi di hadapan Pj Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Hasanudin bersama Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat menyambangi stand Perumda Tirtanadi pada pembukaan Roadshow Bus KPK yang berlangsung di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) pada Kamis (26/10) yang lalu, Nurul ghufron dan Hasanudin memberikan apresiasi kepada Dirut Kabir Bedi.


Kabir Bedi ketika dihubungi wartawan Minggu (29/10) mengatakan Perumda Tirtanadi sejak 2021 sudah melaksanakan aplikasi sistem keuangan akuntansi berbasis web, aplikasi E-Procurement, pembacaan meter berbasis android dan aplikasi whistle blowing system


Selanjutnya kata Kabir Bedi pada tahun 2022 sudah dilaksanakan implementasi good corporate governance serta memperoleh sertikifat ISO 37001 : 2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). 


“Kita sudah laksanakan program KPK yang diantaranya Sistem manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Tirtanadi dan sistem keuangan yang berbasis web sehingga di Tirtanadi tidak ada lagi kebocoran keuangan dan penyuapan karena semuanya sudah terprogram,” ujar Kabir Bedi. 


Lebih jauh Kabir Bedi menyampaikan terkait adanya pemberitaan di media online tentang dana penyertaan modal sebesar Rp 73,2 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bahwa dana tersebut masih utuh dan tersimpan di salah satu bank pemerintah, yang nantinya akan digunakan untuk uprating pada Instalasi Pengolanhan Air Minum (IPAM) Sunggal dan Delitua. 


“kita sangat hati-hati sekali menggunakan uang negara ini dan proses pelelangan Uprating IPA Sunggal dan IPA Deli Tua akan dilakukan secara baik dan benar serta transparan,”ungkap Kabir Bedi yang juga Ketua Aquatik Sumut ini. (don)


Mess Milik PT AFR Ludes Terbakar
| Sabtu, Oktober 28, 2023

By On Sabtu, Oktober 28, 2023


PATIMPUS.COM - Mess milik perusahaan eks produksi kayu lapis/tripleks PT Raja Garuda Mas (RGM) atau PT Asia Forestama Raya (AFR) di Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Privinsi Sumatera Utara ludes terbakar Sabtu (28/10/2023) pagi.


PT AFR milik konglomerat Sukanto Tanoto itu sudah tidak lagi beroperasi sejak tahun 2006 silam.


“Diperkirakan ada 10 unit rumah yang merupakan bekas mess karyawan PT RGM yang ludes terbakar,” kata Marwan, salah seorang warga di sekitar TKP kebakaran.


Kebakaran diketahui warga sekitar Jam 06.00 WIB dini hari.


“Api terlihat sudah membesar dari salah satu rumah warga, dengan cepat menjalar dan membakar rumah lainnya yang berada disampingnya, warga sudah berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya namun kobaran api cepat membesar,” kata Marwan lagi.


Api dapat dipadamkan sekitar jam 10.00 WIB setelah mobil dinas pemadam kebakaran dari Pemkab Langkat turun ke lokasi kebakaran.


Informasinya, asal api kebakaran disebabkan dari kompor yang meledak dari salah satu rumah yang terbakar.


Pihak Polsek Besitang hingga berita ini dilansir, masih melakukan olah TKP. (raj)


Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis