Sabtu, 28 Januari 2023

Gerakan Kawan Awen Adakan USG Gratis Kepada Ibu Hamil


PATIMPUS.COM - Gerakan Kawan Awen mengadakan pemeriksaan Ultrasonografi (USG) gratis kepada ibu hamil, Sabtu (28/01/2023) di Kantor Desa Lau Dendang, Kabupaten Deliserdang, Sumut.


Program USG gratis, yang bekerjasama dengan sejumlah pihak diantaranya Dokter Spesialis Kandungan, dr Pebriwarita Pulungan SpOG, Green Smoothie Factory, Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumut dan lainnya itu, dilakukan untuk membantu  ibu hamil memeriksakan kondisi bayi di dalam kandungannya serta mendekatkan akses USG ke masyarakat yang membutuhkan dengan sistem jemput bola.


Selain pemeriksaan USG gratis, warga juga diberikan sejumlah edukasi terkait pentingnya pemberian ASI kepada bayi, edukasi bagaimana agar air ASI lancar dan edukasi bagaimana menjaga kesehatan selama kehamilan. 


Jelas program ini membuat warga sangat senang, seperti ungkapan salah seorang warga Deliserdang ini, Muliati  mengaku sangat senang bisa memeriksakan kehamilannya secara gratis sebab karena keterbatasan ekonomi sampai usia kehamilan 6 bulan  ia belum pernah melakukan pemeriksaan USG. Mulyani berharap program ini terus berlanjut agar dapat membantu warga yang membutuhnya.


Warga lainnya, Dina Utami juga mengaku sangat terbantu dan berharap program ini terus berjalan.


"Usia kandungan saya sudah 8 bulan namun pemeriksaan USG saya lakukan hanya dibulan pertama saja selanjutnya tidak pernah lagi. Saya berharap program ini terus ada sehingga dapat membantu ibu-ibu hamil kurang mampu melakukan pemeriksaan kehamilannya," harap Dina Utami.


Founder KawanAwen, Alwen Ong mengatakan program USG gratis ini dilakukannya berawal rasa prihatinnya terhadap warga di salah satu daerah yang lokasinya jauh untuk mengakses lokasi pemeriksaan USG dan juga ketidakmampuan ekonomi yang mengakibatkan warga itu mengurungkan niatnya untuk memeriksakan kehamilannya.


"Awalnya saya berfikir untuk menghadirkan USG gratis karena pada ramadhan lalu saat kita turun ke lapangan kita bertemu dengan seorang ibu hamil dan saya bertanya kebeliau berapa usia kehamilannya dan apakah sudah USG namun ibu tersebut tidak menjawab malah mengatakan ia memiliki uang Rp 10 ribu tapi aku bingung mau beli odol atau mau beli telur. Jadi saya merasa uang Rp 10 ribu dia sangat berarti sehingga harus   memilih antara mau makan telur atau gosok gigi saat itu. Jadi jawaban untuk USG itu tidak ada, artinya kita hari ini gembar -gembir tentang Pencegahan stunting, kehidupan anak yang generasi gemilang tapi ada hal yang kita alpa. Bahwa ternyata masih ada warga yang terlewatkan diperhatikan Kesehatan kehamilannya," ungkap Alwen Ong. 


Atas itulah program ini sebutnya dilakukan dan ternyata pada pelaksaanan perdana itu diakuinya cukup bagus antusias masyarakat sehingga dari target hanya 20 ibu hamil yang dilayani ternyata bertambah menjadi 26 orang karena hingga akhir kegiatan masih ada warga yang berdatangan untuk melakukan pemeriksaan USG. 


Alwen mengaku, program ini dihadirkannya memang untuk masyarakat kurang mampu dan juga jauh dari akses layanan USG. Sehingga diharapkannya dengan USG gratis dengan sistem jemput bola mendatangi langsung warga ini dapat membantu dN memudahkan warga.


"Gerakan KawanAwen serius bantu pemerintah dari sisi Kesehatan semoga program ini bermanfaat bagi banyak orang," ungkap Alwen Ong yang juga pengelola Narsis Printing Medan ini.


Alwen juga menceritakan bahwa program ini sempat tertunda 2 tahun namun ia bersama timnya terus bersemangat untuk mewujudkan ini. 


"Awalnya kita mengajukann bantuan dari dana CSR, mulai CSR Pemko, Pemprovsu namun apakah karena tidak mau repot atau tidak faham intinya 2 tahun menanti tidak ada hasilnya. Yang kemudian kita mencari tau berapa harga alat dan bagaimana bisa membeli alatnya, alhamdulillah dari Narsis Printing yang kita kelola kita mampu membeli alat USG dan juga langsung mendapat support dari dokter obgyn dan lainnya," ungkap Alwen Ong.


Dokter Spesialis Kandungan, dr Pebriwarita Pulungan, SpOG mengatakan pemeriksaan USG bagi ibu hamil sangat penting untuk mengetahui apakah ada kelainan, atau keterlambatan pertumbuhan sejak dalam kehamilan. 


"Semakin cepat kita tau maka semakin cepat dalam penangannya supaya kehamilannya tidak berisiko.  Resiko itu bukan hanya kepada ihunya saja melainkan kepada bayinya juga jadi pemeriksaan USG memamg  perlu  bagi ibu hamil," tegasnya.


Hal-hal yang dapat terpantau dari USG yaitu  terpantaunya  perkemabngan bayi mulai lingkar kepala, lingkar perut, panjang paha, air ketuban, plasenta dan bahkan bagi ibu hamil yang tidak tau dia hamil bisa  kita melihat usia kehamilan dan taksiran melahirkannya. ataupun dapat kita lihat apakah ada kelainan. Jadi  idealnya USG sebaiknya 6 kali dalam masa kehamilan," jelasnya lagi.


Dipenghujung ia mengaku mau terlibat dalam pemeriksaan gratis bersama gerakan KawanAwen ini karena jiwanya terpanggil dan ia ingin ilmu yang diperolehnya bisa dibagikan untuk ibu hamil. apalagi yang ia mengaku karena sekolah dengan beasiswa sehingga ia merasa harus mengabdi kepada masyarakt salah satunya dengan kegiatan itu.


Sementara itu, para ibu hamil pada kegiatan itu selain bisa melakukan pemeriksaan gratis, edukasi Kesehatan juga mendapatkan bingkisan dan pemberian foto hasil pemeriksaan USG. (rel)

Share:

Jumat, 27 Januari 2023

Usai Ngobrol di Warkop, Mantan Anggota DPRD Langkat Tewas Ditembak


PATIMPUS.COM - Mantan Anggota DPRD Langkat Periode 2014-2019, bernama Paino (47) trwas ditembak saat melintas di Devisi 1 Desa Bukit Lambasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (26/01/2023) sekira jam 23.18 WIB.


Berdasarkan informasi, Kamis malam sekitar jam 21.00 korban sedang mengobrol santai di warung bersama Miran dan Amin di Dusun 1 Desa Besilam Bukit Lambasa Kecamatan Wampu sambil menunggu teman-temannya.


Kemudian pada jam 22.45 Wib Aipda Solomo datang bersama teman-temannya di warung tersebut dan ikut mengobrol bareng. hingga jam 23.00 wib koban pun membubarkan diri dari warung milik Miran menuju arah pulang ke rumah dengan mengendarai kereta Jenis KLX.


Ketika melintas di Devisi 1 Desa Besilam BL Kecamatan Wampu (TKP) terdengar suara letusan dan pada jam 23.18 Wib, saksi Arif melintas di jalan tersebut melihat korban tergeletak di tengah jalan. Karena merasa takut saksi memanggil temannya Hendra ke TKP dan saat dibalikkan tubuh korban ada luka tembak di dadanya.


Selanjutnya jam 23.54 wib, saksi Arif dan Saksi Hendra membawa korban dengan mobil ke RS Putri Bidadari Jalinsum Medan – Sumut Desa Jentera Stabat Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat.


Sekira Jumat (27/01/2023) jam 00.50 Wib mobil yang membawa Paino tiba di RS Putri Bidadari dan langsung dibawa ke UGD. Setelah dilakukan pemeriksaan awal terhadap diri Paino oleh dokter jaga dan dinyatakan bahwa Paino sudah meninggal dunia. 


Di TKP polisi mengamankan barang bukti satu butir selongsong peluru, kereta jenis KLX dan Sendal. (raj)

Share:

Kamis, 26 Januari 2023

Pasca Covid-19, IMO Sumut Mantapkan Kepengurusan Baru


PATIMPUS.COM - Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara, akan kembali aktif pasca masa berkabung atas wafatnya Sekretaris serta pandemi Covid-19.


Hal tersebut terungkap saat pengurus IMO Sumut menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk membentuk dan memantapkan kepengurusan IMO Sumut, di KA KOPI Jalan HM Yamim, Rabu (25/01/2023).


Ketua IMO Sumut terpilih Safrul Daulay SH MM CCPS, mengatakan rapat Musda IMO Sumut kali ini merupakan awal kebangkitan baru organisasi atau wadah perusahaan media Indonseia. 


Selain itu, kata Safrul Daulay, pertemuan ini sekaligus membentuk Panitia Musda agar kedepannya kepengurusan IMO Sumut yang sudah terstruktur dapat dikukuhkan.


"Hari ini, kita akan bentuk panitia musdanya, kedepannya kita kukuhkan kepengurusan IMO Sumut yang sudah ada, kita juga bahas program yang akan kita jalankan nantinya," ucapnya.


Pertemuan tersebut juga membahas sosialisasi IMO dan perkembangan serta peranan media dan industri dalan menjalankan peraturan, regulasi yang penuh tantangan.


Safrul Daulay melanjutkan, IMO sumut juga kedepannya siap bersinergi membangun kemitraan dengan semua stakeholder, baik Pemerintah, BUMN dan swasta yang ada. 


Ia juga siap membesarkan dan mengembangkan IMO di Sumatera Utara secara bersama. Menurutnya peranan IMO di Sumatera Utara harus terstruktur dengan baik dalam mengembangkan perusahaan media online sehingga dapat melahirkan perusahaan-perusahaan media yang lebih profesional dan bermartabat.


“IMO adalah wadah atau organisasinya perusahaan-perusahaan media online yang ada di Sumut, jadi kita di IMO Sumut yang baru terbentuk kembali kepengurusannya siap bersinergi dengan membangun kemitraan yang baik dengan semua stakeholder, baik Pemerintah, BUMN dan swasta yang ada,” tutur Safrul.


Ketua IMO Sumatera Utara yang terpilih secara aklamasi ini juga menegaskan dan mengajak seluruh pengurus IMO Sumut untuk bersama bahu membahu mensosialisasikan untuk membesarkan IMO di Sumut, dan ia juga siap menerima kritikan yang bersifat membangun.


“Terimakasih atas kepercayaan rekan-rekan semua telah mempercayakan saya sebagai Ketua IMO Sumut, mari bersama-sama kita bangkitkan kembali IMO Sumut ini, bersama kita sosialisasikan untuk  membesarkan dan mengembangkan organisasi dan medianya,” tutupnya.


Rapat Musda yang berlangsung dengan hangat dan penuh rasa kekeluargaan tersebut dihadiri oleh beberapa media Online yang tergabung dari beberapa Pimpinan Redaksi dan Wartawan yaitu Ketua IMO Sumut Safrul Daulay SH MM CCPS, Sekretaris IMO Sumut Sunarto, MPsi, Pairin SSos dari media Global Cyber, Fajar Trihatya SE, dari media MetroEkspress.com, Selamat Purba dari media NkriPost.co, Jasrial Husin, Rilekhius Harefa dari media Medan Ekspos, Sri Sundari dari media online Sergap, Soni Muhammad dari media Patimpus.com, Barto Sihotang dari media Waroeng Berita, Nelson dari media Marmata news, Jhonsen Nainggolan dari media Barometeronlinesumut.com, Ayub dari media Info sekitar, Budi Risdianto dari media warta berita.Susandi dari media online Pewarta.co.(son)

Share:

Senin, 23 Januari 2023

Yamin Pimpin Kembali PAC PP Besitang


PATIMPUS.COM - Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (PP) Se Kecamatan Besitang menggelar Rapat Pemilihan Pengurus Anak Cabang (RPP-PAC), Ahad (22/01/2023) di aula Kantor Kepala Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Langkat.


RPP-PAC tersebut dilaksanakan setelah Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP melakukan verifikasi di tingkat PAC dan Ranting PP Se Kecamatan Besitang, akhir 2022 lalu.


RPP tersebut diikuti 9 ranting dari 3 kelurahan dan 6 desa Se Kecamatan Besitang.


Pemilihan Ketua PAC dihadiri pengurus MPW PP Sunut yakni Nikolas Marpaubg, Puspita Sari, Heppy Lain SH dan Faisal Hasibuan.


Kemudian dihadiri MPC PP Kabupaten Langkat yaitu Amir Hamzah, P Sunda, M Ada Sitepu SSos Ngaturken PA SPd, Yuslianto Okk, Herman Sukendar Nasution SH dan sejumlah pengurus lainnya.


Setelah dilakukan tahapan demi tahapan sesuai mekanisme dan tata tertib yang tertuang di AD/ART ormas Pemuda Pancasila, musyawarah pun dilanjutkan dengan tertib.


Dalam musyawarah itu, M Yamin yang merupakan calon tunggal, terpilih secara aklamasi oleh seluruh pengurus pimpinan ranting yang hadir. 


Maka Panitia yang diketuai Yusantoni memutuskan M Yamin sebagai Ketua PAC Pemuda Panchaslila Kec Besitang untuk masa bakti 2023-2026 selanjutnya untuk menyusun komposisi kepengurusan pimpinan Anak Cabang (PAC).


Tim formatur yang telah terbentuk sebanyak 5 orang terdiri dari 1 Ketua PAC terpilih, 1 dari MPC 3 orang dari masing-masing ranting dan susunan pengurus PAC dijadwalkan selesai 10 hari ke depan.


"Saya akan membuat sekretariat untuk PAC. PP dan akan bekerja sama dengan para Forkopimcam baik di kegiatan sosial maupun yang lainnya yang menyangkut kepentingan masyarakat," kata M Yamin. (raj)

Share:

Sabtu, 21 Januari 2023

Kampung Aur Banjir, Ular Pyton Berkeliaran


PATIMPUS.COM - Hujan yang mengguyur kota Medan sejak tadi malam, menyebabkan debit air Sungai Deli meluap dan membanjiri rumah-rumah warga. 


Meluapnya air sungai tersebut membuat seekor ular pyton sepanjang 2 meter keluar dari sarang dan berkeliaran di halaman rumah warga Kampung Aur, Kelurahan Aur, Medan Maimun, Sabtu (21/01/2023).


Seorang warga bernama Budi Bahar Young mengatakan penemuan seekor ular piton dengan ukuran 2 meter awalnya berada tepat di belakang Masjid Jami' Kampung Aur.


Menurutnya ular tersebut diduga berasal dari sungai, yang terikut arus luapan sungai sehingga memasuki kawasan penduduk.


“Ularnya nongol tiba-tiba, sekitar jam 8 pagi cuma mondar-mandir saja di situ. Sempat gak kelihatan juga, dan tepat jam 10 baru kelihatan lagi. Mungkin mau cari jalan keluar arah ke sungai, kebetulan dia nongol di tempat masyarakat mau sarapan,” jelas Budi.


Kemunculan ular tersebut membuat Budi bersama warga lain mencari hewan melata tersebut dan menangkapnya.


Menurut Budi, kemunculan ular di pemukiman rumah penduduk Kampung Aur sudah sering terjadi, karena Kampung Aur terletak si kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Deli.


Budi mengatakan, ular yang ditangkap akan diserahkan ke temannya yang merupakan pecinta ular untuk dipeliharanya.


“Tapi kalau gak datang dia, siapa yang mau ini ambillah. Saya pun bingung mau letak di mana. Kalau ke sungai nanti balik lagi ke rumah warga. Kalau ada tim BBKSDA ambil ini ambil ajalah,“ ujarnya.


Ritual Buang Binatang


Budi menyebutkan, Sungai Deli juga merupakan tempat bagi orang Tionghoa melakukan ritual membuang binatang, seperti kura-kura, ikan, ular bahkan buaya.


"Untuk buang sial katanya. Tapi lebih baik yang dibuang itu jangan binatang buas seperti buaya atau ular, karena di sungai ini masih banyak warga yang menggunakan sungai untuk aktifitas sehari-hari. Kami pernah melihat dari jembatan dibuang gitu aja pakai karung goni ular piton besar,” pinta Budi. (son)

Share:

Gelar Acara Kejati Sumut Dibanjiri Banyak Pertanyaan


PATIMPUS.COM - Masyarakat yang sedang berolahraga di Lapangan Gajah Mada, mendapat tamu istimewa dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) yang menggelar acara 'Sobat Bertanya, Om Jak Menjawab' di jalan Jalan Gajah Medan.


Diskusi santai yang digelar pada Jumat (20/1/2023) tersebut menghadirkan beberapa orang Jaksa yang akan menjawab beberapa pertanyaan dari masyarakat terkait masalah hukum. 


Menurut Kajati Sumut Idianto SH MH, melalui Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan SH MH, bahwa kegiatan 'Sobat Bertanya, Om Jak Menjawab' ini adalah terobosan baru dari Kejaksaan Agung yang oleh Bidang Penkum Kejati Sumut digelar perdana di Lapangan Gajah Mada, Medan. 


"Walaupun masih perdana, ternyata kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari warga masyarakat kota Medan yang sedang berolahraga pagi di Lapangan Gajah Mada Medan," kata Yos A Tarigan. 


Tim Penkum yang turun langsung dan memberikan jawaban kepada masyarakat adalah Jaksa Fungsional Ghufran SH, Lamria Sianturi SH MH, Elisabeth SH, Ernawati Barus SH MH, Juliana PC Sinaga SH CN MHum dan dipandu host Joice V Sinaga, SH. 


Beberapa mahasiswa dan warga masyarakat yang berolahraga di Lapangan Gajah Mada Medan merasa tertarik dengan pembahasan yang disampaikan para jaksa, maka mereka pun ikut nimbrung dan menyampaikan beberapa pertanyaan. 


Salah seorang warga masyarakat yang sedang berolahraga Pdt A Silaban menyampaikan dua pertanyaan terkait hukum. Salah satunya adalah persoalan pembagian harta warisan. Jaksa Juliana PC Sinaga menjawab pertanyaan Pdt A Silaban dengan memberikan beberapa ilustrasi agar yang bertanya bisa mendapatkan jawaban terkait pertanyaannya.


Menanggapi adanya kegiatan Sobat Bertanya Om Jak Menjawab, Pdt A Silaban menyampaikan apresiasinya kepada Kejaksaan yang turun langsung ke tengah-tengah masyarakat dan mendengar apa yang menjadi keresahan masyarakat terutama terkait masalah hukum.


"Harapan kami, semoga Kejaksaan menyelenggarakan acara seperti ini secara berkesinambungan agar masyarakat semakin tercerahkan dengan masalah hukum," tandasnya.


Pertanyaan yang diajukan masyarakat lainnya juga dijawab dengan lengkap oleh para jaksa yang ikut dalam program tersebut, termasuk masalah korupsi dan tuntutan jaksa terhadap pengguna narkoba atau bandar narkoba. (son/rel)

Share:

Kamis, 19 Januari 2023

Rugikan Negara 1,4 Miliar, Kejati Sumut Tahan Dirut PT PKA


PATIMPUS.COM - Tim Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) menahan Direktur Utama (Dirut) PT PKA, berinisial HS tersangka kasus dugaan korupsi dalam Pencairan Kredit Surat Perintah Kerja (SPK) pada PT. Bank Sumut Cabang Stabat pada Tahun 2016, yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp1,4 miliar lebih.


"Benar, tersangka HS diamankan tim Pidsus Kejati Sumut dari kediamannya yang beralamat di Jalan Sederhana, Kota Medan dan hari ini yang bersangkutan sudah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan," kata Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan SH MH saat  dikonfirmasi wartawan pada  Kamis, (19/1/2023).


Yos menjelaskan kasus bermula pada tahun 2016 bertempat di Kantor PT. Bank Sumut Cabang Stabat Jalan KH. Zainul Arifin, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, telah terjadi dugaan peristiwa tindak pidana korupsi dengan modus mendapatkan Kredit SPK di PT. Bank Sumut Cabang Stabat sebesar Rp1.548.000.000. 


"Tersangka mendapatkan Kredit SPK di PT. Bank Sumut Cabang Stabat sebesar Rp.1.548.000.000 dengan dalih untuk melaksanakan kegiatan Kontruksi Gedung Gudang Lumbung Pangan dan Konstruksi Lantai Jemur di Dinas Badan Ketahanan Pangan Pemprovsu tersebut tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," jelasnya.


Selain itu, sambung Yos, tersangka juga mempergunakan dokumen yang tidak benar untuk mendapatkan Kredit SPK kepada PT. Bank Sumut Cabang Stabat. Oleh karenanya, tim Pidsus Kejati Sumut menilai tersangka telah melakukan perbuatan melanggar Hukum yang menyebabkan kerugian keuangan negara.


"Berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara dari Tim Audit BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, akibat perbuatan tersangka telah merugikan keuangan negara sebesar Rp1.484.630.959." ujar Yos.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 2 Subs Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana. (son)

Share:

Awal 2023, Kejati Sumut Amankan DPO Koruptor Pembangunan Jalan di Porsea


PATIMPUS.COM - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejati Sumut berhasil mengamankan terpidana Bernard Jonly Siagian ST yang pada waktu itu menjabat sebagai PPK di Dinas Pekerjaam Umum dan Perumahan Rakyat Toba Samosir (sekarang Kabupaten Toba). 


Terpidana diamankan di rumah orang tuanya di Jalan Purwosari Gang Dame Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Kec. Medan Timur, pada Jam 12.45 WIB, Kamis (19/1/2023). 


Kajati Sumut Idianto SH MH, didampingi Asintel I Made Sudarmawan melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan menyampaikan benar bahwa Tim Tabur Kejati Sumut talah mengamankan terpidana Bernard Jonly Siagian ST dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan jalan Amborgang -Sampuara Porsea/Uluan dengan nilai kontrak Rp. 4.457.540.000.


"Saat kita amankan, terpidana kooperatif dan tidak melakukan perlawanan," papar Yos A Tarigan didampingi Kasi E pada Asintel M Husairi SH MH.


Tim Tabur yang dipimpin langsung Asintel I Made Sudarmawan saat mendengar informasi keberadaan terpidana, tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan terpidana.


Kejari Tobasa telah menetapkan Bernard Jonly Siagian masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena terpidana belum juga hadir memenuhi panggilan Kejaksaan, menyusul keluarnya putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) RI.


"Terpidana akan kita serahkan ke Tim Jaksa dari Kejari Toba Samosir untuk dieksekusi menjalani hukumannya. Kita perlu tegaskan, bahwa Jaksa Agung dalam seruannya menyampaikan agar DPO segera menyerahkan diri, karena tidak ada tempat yang aman bagi DPO," kata mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini.


Lebih lanjut Yos menyampaikan, bahwa Bernard Jonly Siagian sebelumnya didakwa melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama FH selaku Direktur PT Bintang Timur Baru (masih DPO) terkait pekerjaan Peningkatan Jalan Amborgang – Sampuara Porsea/Uluan, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus 2017 lalu sebesar Rp4.457.540.000.


Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Toba Samosir telah menuntut terdakwa Bernad Jonly Siagian dan FH dengan tuntutan penjara selama 5 Tahun 6 bulan dengan denda masing-masing Rp200 juta dengan Uang Pengganti sebesar Rp278.167.685 dari total kerugian negara sebesar Rp511.767.685,20.


Selanjutnya, Pengadilan Tipikor Medan kemudian memvonis terpidana 1 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair 1 bulan kurungan, tanpa dikenakan UP kerugian keuangan negara.


Mahkamah Agung RI per tanggal 5 Agustus 2021 menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Medan dan menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara dengan denda Rp50 juta. (son/rel)

Share:

Kakanwil Kemenag Sumut-Badko HMI Bahas Sertifikasi Halal


PATIMPUS.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Drs H Abd Amri Siregar MAg, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha H Ahmad Qosbi SAg MM dan Kepala Bidang Urusan Agama Islam Drs H Muslim MM menerima audiensi Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Provinsi Sumatera Utara diantaranya Ketua Badko Abdul Rahman, dan kawan-kawan di Ruang Kakanwil, Kamis (19/01).


Agenda pertemuan dalam rangka kerja sama terkait informasi produk halal dan sertifikasi halal untuk pelaku usaha kecil dan menengah serta bagaimana meningkatkan kewirausahaan muda di Sumatera Utara. Agenda pertemuan dalam rangka kerja sama terkait informasi produk halal dan sertifikasi halal untuk pelaku usaha kecil dan menengah serta bagaimana meningkatkan kewirausahaan muda di Sumatera Utara.


Kepala Kanwil Kemenag Sumut mengatakan bahwa saat ini Kementerian Agama melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal menggagas sertifikasi halal gratis kepada satu juta pelaku usaha se Indonesia pada 2022. BPJPH juga membentuk pendamping yang turun untuk mendampingi para pelaku usaha dalam mengurus serta menjelaskan proses persyaratan sertifikasi halal.


Di tahun 2023 ini kata Kakanwil program Sehati (Sertifikat Halal Gratis) untuk pelaku usaha mikro dan kecil melalui skema Self Declare dibuka kembali. Ia berharap dengan dukungan organisasi mahasiswa dapat menginformasikan kepada para pelaku usaha agar mereka dapat mendaftarkan usahanya.


“Kementerian Agama dalam hal ini BPJPH terus mendukung pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikasi halal melalui program Sehati. Tentu saya mengapresiasi organisasi kemahasiswaan yang mendukung program ini. Mudah-mudahan melalui pertemuan ini informasi terkait sertifikasi halal bisa tersebar luas dan para pelaku usaha terbantu dengan informasi tersebut,” ungkapnya.


Ia juga mengatakan bahwa informasi terkait produk halal dan sertifikasi halal dapat dijangkau dengan mengakses portal sehati ataupun melalui media sosial. Masyarakat juga dapat mengetahui informasi terkait hal tersebut melalui aplikasi Pusaka Super Apps.


“Pusaka Super Apps yang beberapa waktu yang lalu diluncurkan sangat mendukung dan memudahkan masyarakat untuk mengetahui informasi terkait layanan di Kementerian Agama terutama sertifikasi halal. Itu salah satu komitmen Kementerian Agama agar lebih dekat dengan masyarakat dan memudahkan segala urusan melalui pemanfaatan teknologi,” tambahnya.


Sementara itu Ketua Badko HMI Sumatera Utara Abdul Rahman mengatakan kunjungan dan silaturahmi dengan Kepala Kanwil Kemenag Sumut adalah dalam rangka silaturahmi dan juga mendapatkan informasi terkait sertifikasi halal. (ahh)

Share:

YPI-CRS Distribusi Bantuan Tunai Multi Guna


PATIMPUS.COM - Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) merupakan mitra CRS Indonesia dalam project Readiness to Respond (R2R) atau Kesiapan untuk Merespon, memberikan Bantuan Tunai Multi Guna bagi pengasuh tunggal di Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (19/01/23).


Bantuan yang diberikan YPI berupa uang tunai sebesar Rp.700.000,- dan diberikan kepada 55 orang pengasuh tunggal melalui Kantor Pos Medan. Proses distribusi Bantuan Tunai Multi Guna (BTMG) tersebut melalui proses yang panjang mulai dari pendataan, verifikasi, uji kelayakan, sosialisasi dan terakhir proses distribusi.


Penanggun Jawab Lapangan Program R2R YPI, Amrizal Nasution menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen YPI dengan dukungan CRS, membantu masyarakat yang terdampak bencana. 


Tentu kita tidak bisa sendirian dalam rangka membantu warga dan masyarakat terdampak, artinya kita butuh kemitraan dan kerjasama dari semua pihak yang sama-sama punya kepedulian sosial seperti halnya kegiatan kita hari ini, distribusi bantuan tunai multi guna kepada warga terdampak banjir beberapa bulan November 2022 lalu.


“Bantuan Tunai dan Kupon ini sangat tepat diberikan untuk memenuhi kebutuhan kelompok rentan yang terdampak bencana. Penggunaan Bantuan Tunai dan Kupon dapat mendorong menghidupkan ekonomi local dan mampu lebih efektif serta efisien dengan sumber daya yang terdapat pada saat menghadapi krisis,” jelas Amrizal.


Warga pengasuh tunggal yang terdampak banjir beberapa bulan lalu merasa sangat senang menerima bantuan  tunai ini. Bantuan ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti gula, beras, minyak atau kebutuhan lainnya atau bisa digunakan untuk nambah modal usaha. Yang penting jangan digunakan untuk belanja hal-hal yang tidak penting dan tidak bermanfaat, rokok atau berlibur apalagi digunakan yang melanggar hukum.


Penyaluran Bantuan Tunai Multi Guna tersebut dihadiri aparatur Desa Paluh Manan. Dalam kesempatan itu Kepala Desa Paluh Manan, Nasrul menyampaikan ucapan terima kasih kepada YPI dan CRS.


“Bantuan yang sudah diberikan kepada warga kami setidaknya dapat meringankan beban para pengasuh tunggal,” ungkapnya.


Ditambahkan Koordinator Pengurangan Resiko Bencana dan Lingkungan YPI, Marjoko, sebagai proses transparansi dan akuntabilitas, YPI menyediakan Mekanisme Umpan Balik sebagai wadah bagi penerima manfaat memberikan masukan ataupun komplain yang berkaitan dengan pelaksanaan program seperti pemasangan spanduk atau banner, tatap muka langsung maupun menyediakan kotak saran. 


“Mekanisme Umpan Balik ini disiapkan untuk memungkinkan penerima manfaat dan mitra menyuarakan keprihatinan, keluhan dan masukan dengan cara yang aman dan terjamin,” tutup Joko. (don)

Share:

CISDI & Pusaka Nobar Film 'Di Balik Satu Batang'


PATIMPUS.COM - Center for Indonesia Strategic Development Initiative (CISDI) & Yayasan Pusaka Indonesia mengadakan diskusi dan nonton bersama Film Dokumenter “Di Balik Satu Batang” di CGV Focal Point, Kota Medan, Rabu (18/1/2023).


Film ini menampilkan potret realita buruh dan petani tembakau dalam ekosistem bisnis rokok.


Project Lead Tobacco Control CISDI sekaligus sutradara film, Iman Zein mengungkap kerap muncul narasi petani dan buruh tembakau akan terdampak buruk kenaikan cukai tembakau. Tapi ini berbanding terbalik dengan temuannya di lapangan.


“Di lapangan, para petani mengeluhkan tentang tata niaga yang belum baik. Mereka tidak memiliki kemerdekaan menentukan harga. Belum lagi faktor cuaca yang kadang membuat petani gagal panen. Jadi, kerugian mereka tidak ada hubungannya dengan cukai. Malah jika dialokasikan dengan tepat, Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) justru berdampak baik untuk petani,” ungkap Iman.


Hal ini dikonfirmasi Sukiman dan Istanto yang menjadi narasumber di film tersebut, dimana  dulunya mereka bekerja sebagai petani tembakau. Kini keduanya memilih menanam secara multikultur.


“Harga rokok naik terus, tapi harga daun tembakaunya segitu saja. Ini membingungkan para petani.  Kami juga ingin sejahtera. Tapi realitanya, kesejahteraan petani dan industri terasa sekali kesenjangannya,” tutur Sukiman dalam film dokumenter tersebut.


Pada kesempatan yang sama, Istanto juga menerangkan tentang kesejahteraan petani yang meningkat setelah melakukan diversifikasi pertanian.


“Dulu sempat ada kemarau panjang. Banyak petani tembakau merugi karena alami gagal panen, bahkan sampai ada yang menjual tanah pertaniannya. Keresahan ini berakhir ketika kami sudah beralih tanam. Di luar dugaan, tanaman seperti buncis, cabe yang ditanam penduduk lokal sudah bisa ekspor. Proses alih tanam ini dibantu dari DBHCHT setelah kita bersurat ke Presiden,” jelas Istanto.


Pro-kontra kenaikan cukai selalu terjadi setiap tahun. Kesejahteraan petani dan pekerja industri tembakau selalu dibenturkan dalam perdebatan cukai rokok. Iman Zein Project Lead CISDI, juga turut mempertanyakan kebenaran narasi tersebut. Menurutnya hampir setiap tahun Kementerian Keuangan konsisten menaikan cukai tembakau namun produksi rokok tidak mengalami penurunan, malah cenderung meningkat.


“Tahun lalu, produksi rokok di Indonesia meningkat sampai 7,27%. Tahun 2020, Indonesia memproduksi 298,4 miliar batang, namun tahun 2021 produksi rokok naik hingga  320,1 miliar batang. Padahal, di tahun itu cukai rokok naik rata-rata 12,5%. Jadi mana buktinya industri akan merugi jika cukai rokok dinaikan?” tutur Iman.


Senada dengan CISDI, Koordinator Divisi Advokasi Pusaka Indonesia, Elisabeth Juniarti juga menuturkan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di ranah pengendalian tembakau.


“Di hilir kita melihat fakta dari data terakhir RISKESDAS perokok anak  terus meningkat menjadi 9,1%, sementeara di hulu, film dokumenter ini berhasil memotret nasib petani tembakau dan buruh rokok belum sejahterah, dimana ada hak yang tidak terpenuhi, seperti jaminan kesehatan, upah minimum rakyat, banyak sektor yang harusnya turut bertanggung jawab menyelesaikan permasalahan ini” tutur Elisabeth.

 

Pemutaran film dokumenter “Di Balik Satu batang” turut dihadiri Narasumber Faisal Amri Tampubolon sebagai Kasubag Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan menyatakan melihat film tadi geram dan cukup  tidak sesuai pembayaran upah serta standar kesehatan dari perusahaan rokok.


Dan Zulfansyah Ali Syahputra dari Kasubag Informasi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan, Kota Medan. Medan sangat kental dengan temakau deli. Ia mengakui tanaman tembakau jejak tembakau deli masih ada di Medan. Diakuinya terlalu banyak dampak terhadap rokok, ia setuju kenaikan cukai rokok untuk menurunkan angka perokok.


Di akhir sesi diskusi film, Iman Zein menyatakan bahwa film dokumenter ini membuka mata kita untuk melihat sisi lain dari para pekerja di sektor pertembakauan. “Ternyata di balik satu batang rokok terdapat realita kehidupan petani tembakau yang sesungguhnya. Masih banyak PR, terutama dalam kebijakan pengendalian tembakau, yang harus diselesaikan. Keterlibatan multisektor sangat diharapkan agar tidak ada lagi kesalahan dalam pengambilan kebijakan,” tutup Iman. (don)

Share:

PWI Sumut Minta Forwakes Ikut Sukseskan HPN


PATIMPUS.COM - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik meminta Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumut, ikut mensukseskan Hari Pers Nasional pada Februari 2023 mendatang.


"Kita minta kerjasamanya Forwakes dalam mensukseskan HPN dengan menggelar donor darah bersama PMI," sebut Farianda Putra Sinik, saat menerima audiensi Pengurus Forwakes Sumut di kantor PWI Jalan Adinegoro Medan, Rabu (17/01/2023).


Kedatangan para wartawan yang bertugas meliput di bidang kesehatan tersebut guna menyampaikan rencana kegiatan Buka Puasa bersama Forwakes yang diagendakan setiap tahun.


"Saya sebagai ketua PWI mendukung kegiatan Forwakes, yakni Forwakes Berbagi di bulan puasa nanti," katanya.


Bahkan saat Forwakes meminta Farianda untuk menjadi salah satu pembicara di kegiatan Forwakes Berbagi beliau dengan senang menerima tawaran tersebut.


"Tapi begitu pun tolong ingatkan saya lagi, karena saat ini saya masih sangat fokus menjelang HPN, di Februari mendatang," ujarnya.


Farianda memberi support yang lebih pada Forwakes dalam setiap kegiatan. Misalnya jika ingin menggelar donor darah, PWI akan memberikan tempat di kantor PWI.


"Jadi nanti saat HPN, Forwakes boleh menggelar donor darah di kantor PWI, jadi nanti jika sudah koordinasi dengan PMI silahkan pakai gedung ini," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Forwakes Berbagi, Diva Suwanda mengatakan bahwa keinginan Forwakes beraudiensi ke Ketua PWI sekalian memperkenalkan bahwa di Medan punya forum wartawan yang khusus membidangi kesehatan.


"Kita semua sangat berterima kasih kepada Ketua PWI Sumut yang mau menerima kami untuk menyampaikan program kerja Forwakes," katanya.


Forwakes berharap, kedepan PWI Sumut dapat menggandeng Forwakes dalam beberapa kegiatan kesehatan, begitu pun sebaliknya. (don)

Share:

Selasa, 17 Januari 2023

Kampung Judi dan Narkoba di Jermal 15 Digrebek


PATIMPUS.COM - Petugas Polsek Percut Sei Tuan Polrestabes Medan menggrebek kampung judi dan narkoba di Jalan Jermal 15 Desa Amplas Kec. Percut Sei Tuan, Selasa (17/01/2024) jam 14.00 WIB.


Dalam penggrebekan itu, petugas melakukan pengecekan di 2 titik yang selama ini dijadikan sebagai lokasi praktek ketangkasan judi ikan dan jakpot serta peredaran narkotika.


Dari ke 2 lokasi diamankan 1 buah mesin judi ikan-ikan, 1 unit Kawasaki Ninja tanpa plat kendaraan, 1 unit Honda Revo, 6 Buah Timbangan Elektrik, 26 Buah alat hisap bong, Plastik klip, Mancis, 4 Sekop sabu2, 1 unit mesin dingdong dan 1 klip daun ganja kering plastik kecil.


Petugas juga mengamankan 1 orang laki-laki yang melakukan provokasi di lokasi saat penggerebekan berinisial RG (31). selanjutnya barang bukti dan 1 orang laki-laki diamankan ke Polsek Percut Sei Tuan untuk di proses lebih lanjut. (rel)

Share:

Dinkes Sumut Butuh Dukungan Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi


PATIMPUS.COM - Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, dr H Alwi Mujahit Hasibuan MKes, mengatakan, masalah kematian ibu dan bayi baru lahir di Sumatera Utara butuh dukungan keteladanan semua pihak. 


"Kalaupun masih terjadi kematian, mestinya setelah ada upaya keras kita untuk mengatasi penyebab agar kematian itu menjadi bermartabat," sebut Alwi Mujahit, Selasa (17/01/2023)  saat membuka kegiatan Orientasi Pedoman Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respon (AMPSR) di Sumatera Utara. 


Alwi menyampaikan bahwa semestinya AKI AKB di Provinsi Sumatera Utara bisa ditekan dan diturunkan dengan memastikan bahwa setiap kematian diketahui penyebabnya dengan perlu melakukan audit yang benar dan dari hati, agar masalah dapat ditemukan untuk dicarikan solusi dan tidak terulang. 


Kegiatan Orientasi AMPSR Sumatera Utara yang dilaksanakan pada Tanggal 17-19 Januari 2023 di Hotel Sibayak Kabupaten Karo ini diikuti perwakilan tim AMP dari 3 Kabupaten dampingan USAID MPHD yaitu Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Karo dan Kabupaten Asahan. 


Satu lagi daerah dampingan Kabupaten Langkat tidak ikut dalam kegiatan ini karena sudah melakukan secara mandiri di Stabat. Pelaksanaan pelatihan orientasi AMPSR merupakan kerjasama USAID – MPHD Sumatera Utara dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.  


Senior Program Manager MPHD – USAID, dr. Apsari Diana Kusumastuti, MARS dalam sesi pembukaan menyatakan bahwa dukungan USAID MPHD untuk pelaksanaan kegiatan orientasi AMPSR ini karena sudah ada amanah dari Peraturan Menteri Kesehatan RI no 21 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan dan Masa Sesudah Melahirkan Pelayanan Kontrasepsi dan Pelayanan Kesehatan Seksual. 


Lebih lanjut dr. Apsari menyebutkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatan kapasitas komite AMPSR di tingkat kabupaten kota, mendorong kabupaten / kota untuk melakukan audit kematian maternal dan perinatal sesuai standar pedoman AMP-SR yang telah ditetapkan. 


Selanjutnya kegiatan juga diharapkan mampu menyampaikan panduan AMP-SR terbaru dan formulir-formulir yang digunakan dalam pelaporan kematian maternal dan perinatal. Lebih lanjut dr. Apsari menekankan AMPSR merupakan nadi utama untuk penurunan Kematian ibu dan Bayi. 


Tim AMPSR yang mewakili Kabupaten dampingan terdiri dari Dinas Kesehatan Kabuapten, Tim RSUD yang terdiri dari Spesialsi Kebidanan dan spesilais Anak, Bidan, Perwakilan Puskesmas dan organisasi profesi (IDI, IBI dan PPNI). Tim AMPSR merupakan tim yang secara formal diatur atau ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Daerah (Bupati). Kehadiran tim AMPSR dari 3 Kabupaten yang diundang berdasarkan informasi dari tim MPHD hampir 100%. Hal ini merupakan bukti keseriusan 3 Kabupaten ini untuk bisa memperbaiki proses Audit yang selama ini sudah dilakukan. Dengan adanya Pedoman AMPSR yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan RI, maka proses hari ini membuktikan dukungan USAID MPHD terhadap program yang dilakukan oleh pemerintah.


Para pelatih atau mentor yang memfasilitasi kegiatan ini cukup beragam. Selain menggunakan para Mentor dari Sumatera Utara, kegiatan juga diperkuat melalui presentasi dari Kementrian Kesehatan. Pada Sesi awal, Kemenkes RI mempresentasikan tentang tentang Kebijakan AMPSR di Indonesia yang disampaikan oleh dr. Florentine Marthatilova dari Tim Kerja Surveilans Gizi dan KIA. Selain itu, dari Kemenkes (dr.Irna Lidiawati, MARS) menyampaikan materi tentang dukungan Akreditasi RS terhadap AMPSR. Sekarang AMPSR menjadi salah satu indikator yang akan diukur untuk Proses Akreditasi Rumah Sakit. 


Kegiatan orientasi AMPSR Sumatera Utara secara konten difasilitasi oleh dr. Nurlely Bethesda Sinaga dari WHO. Tugas dr. Bet mengawal proses pelatihan yang akan berlangsung 3 hari. 


Dalam salah satu sesi, dr. Beth menyebutkan bahwa posisi Sumatera Utara masih tinggi sebagai kontributor AKI AKB di Indonesia. Namun demikian secara palaporan, Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara sudah mengalami peningkatan perbaikan. Namun demikian kualitas Audit kematian ibu dan bayi masih membutuhkan perbaikan. Untuk itulah dilaksanakan kegiatan orientasi sekaligus memastikan Pedoman AMPSR yang dikeluarkan oleh Kemetrian bisa dilaksanakan.  


Sederetan mentor Sumatera Utara ikut memfasilitasi antara lain dr. Ade Rachmat Yudianto, M. Ked (Ped) SpA (K), dr. Iman Helmi Efendi, M.Ked ()G), SpOG (K), Prof.Dr.dr. Sarma Lumbanraja, M.Ked (OG), SpOG (K), dr. Aswan B Nasution beserta tim AMPSR Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.  


MPHD merupakan proyek bidang kesehatan yang dirancang diatas program pemerintah saat ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam rangka upaya penurunan AKI AKB di Indonesia. MPHD bekerja di 25 kabupaten/kota berprioritas tinggi pada rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan primer swasta untuk meningkatkan kapasitas layanan, memperkuat data untuk pengambilan keputusan dan manajemen adaptif, meningkatkan jejaring rujukan, dan mengembangkan model berkelanjutan yang dapat direplikasi dan terukur. (rel)



Share:

Info TNI-Polri

Olahraga

Bencana Alam

Nasional

Kasus Korupsi

Internasional

Ekonomi

Peristiwa

Kriminal

Sekitar Sumut

Kesehatan

PatimpusTV

Dukung Kami

Label

Arsip Blog

Jangan Klik

Info Kuliner

Info Selebritis

Apa Cari?

Religi

Visitor

Artikel

Pendidikan

Politik

Cuci Mata

Jangan Lihat