Sudah 83 Orang Warga Sumut Terkena Covid-19
| Rabu, Januari 10, 2024

By On Rabu, Januari 10, 2024


PATIMPUS.COM - Kepala Dinas Kesehatan Sumut,  dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes, mengatakan, kasus aktif Covid-19 di Provinsi Sumut saat ini mencapai 83 orang. 


"Data ini terhitung dari 14 hari yang lalu sampai 9 Januari," kata Alwi Mujahit Hasibuan MKes kepada wartawan, Rabu (10/1).


Ia mengatakan kasus harian pada tanggal 8 Januari sebanyak delapan orang, tanggal 9 Januari sebanyak tiga kasus, sembuh dan meninggal nihil. "Penambahan tiga kasus ini berasal dari Deliserdang dua kasus dan Medan satu kasus," sebutnya.


Ia mengatakan agar masyarakat melakukan vaksinasi dan kembali menerapkan protokol kesehatan menggunakan masker dan jaga jarak di lokasi keramaian.


Terkait persediaan stok vaksin di Provinsi Sumut saat ini masih ada dan tergolong cukup. Namun guna mengantisipasi persediaan vaksin, Dinkes Sumut sedang melakukan permintaan vaksin ke Kemenkes RI.


Ia menyampaikan lokasi vaksinasi di Kota Medan ada di UPT RS Paru. Kabupaten/kota lainnya juga masih melakukan vaksinasi antara lainnya seperti Labusel, Tapteng dan Nias.


"Sampai saat ini kabupaten/kota yang masih melaksanakan vaksinasi covid 19 itu adalah Labusel, Tapteng dan Nias. Kenapa, karena mereka butuh untuk vaksin, yang baru masuk usia 18 tahun terutama dengan komorbid. Permintaan mereka sudah kita penuhi. Kalau untuk vaksinasi di Kota Medan ada di UPT RS Paru, itu tidak berhenti," ujarnya.


Ia pun mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker karena Covid-19 masih ada. Kemudian mencuci tangan dengan rajin, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Kemudian menjaga jarak harus diterapkan lagi, tapi yang paling utama tolong pakai masker," imbaunya. (don)

KPM BSB Apresiasi Aksi Kampanye Beranyut Masyarakat Sungai Deli
| Selasa, Januari 09, 2024

By On Selasa, Januari 09, 2024


PATIMPUS.COM - Koalisi Pemuda dan Masyarakat Bantaran Sungai Bersatu (KPM BSB) mengapresiasi Aksi Kampanye Peduli Sungai Deli yang dipromotori Majid selaku anak Bantaran Sungai Deli dengan mengajak Warga Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor dan Medan Polonia beranyut mengarungi sungai sepanjang 3 Km memakai ban pada Minggu, 7 Januari 2024 kemaren.


Selain itu, Koalisi Pemuda dan Masyarakat Bantaran Sungai Bersatu (KPM BSB) sepakat dengan ajakan dalam aksi beranyut mulai dari Avros Park hingga Kampung Aur, yaitu menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sungai dengan tidak membuang sampah di sungai.


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Koalisi Pemuda dan Masyarakat Bantaran Sungai Bersatu M Razif Randi SE, usai rapat di kantor sekretariat KPM BSB jalan Lampu 1 Bawah Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimun. Senin (8/1/2024).


" Ya Kita mengapresiasi Aksi Beranyut Peduli Sungai Deli yang digerakkan oleh Saudara Majid dengan mengajak masyarakat Sungai Deli beranyut sepanjang 3 Km dengan hanya memakai ban untuk turut mengingatkan warga bantaran sungai agar tidak membuang sampah dan limbah ke sungai," ujar Randi sapaan akrab M Razif Randi SE.


Randi mengatakan lebihlanjut, ajakan kepada masyarakat yang berada di bantaran sungai untuk menjaga kelestarian dan kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sesuai dengan visi misi dan program dari KPM BSB itu sendiri.


Randi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada promotor aksi beranyut yang telah membantu menyampaikan aspirasi masyarakat bantaran sungai melalui kampanye peduli sungai tersebut.


"Yah, saya merasa salut dan juga tak lupa menyampaikan rasa terimakasih kami kepada saudara Majid yang telah membantu kami menyampaikan aspirasi masyarakat bantaran sungai deli melalui aksi beranyut kemaren dengan turut serta mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah disungai, dan menyuarakan untuk tidak menebang pohon-pohon di pinggiran sungai deli," tutup Randi.


Sementara itu, saat di konfirmasi awak media melalui via WhatsApp terkait atas apresiasi dari Ketua Koalisi Pemuda dan Masyarakat Bantaran Sungai Bersatu, Majid merasa bersyukur dan senang atas support yang diberikan oleh KPM BSB.


Majid juga berharap kerjasama serta bimbingannya terkait kelangsungan ataupun kesejahteraan sungai dan masyarakatnya.


"Alhamdulillah, ternyata bukan saja masyarakat sungai deli yang mendukung aksi kami, tapi dukungan juga datang dari saudara kami dari Koalisi Pemuda dan Masyarakat Bantaran Sungai Bersatu. Untuk itu saya ucapkan terimakasih atas supportnya, salam kenal dari kami, dan semoga kita bisa bersinergi." Ujar Majid asli anak bantaran sungai deli yang maju sebagai Caleg DPRD Kota Medan Dapil 5 Nomor Urut 4 dari Partai Ummat. (Soni)

Ahli Waris GG Djawak Hibahkan Samurai Jepang dan Golok
| Minggu, Januari 07, 2024

By On Minggu, Januari 07, 2024


PATIMPUS.COM - Ahli Waris pejuang kemerdekaan Indonesia Gendek Ginting (GG) Djawak menghibahkan sepucuk pedang samurai Jepang dan sepucuk golok peninggalan almarhum untuk Museum Djoeang 45 Sumut. 


Benda-benda pusaka bernilai sejarah itu diserahkan putri bungsu almarhum GG Djawak, Ingeten Ginting kepada Kepala Sekretariat Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan  (DHD 45) Provinsi Sumatera Utara Drs Harun Al Rasyid didampingi Bendahara Umum DHD 45 Sumut Ir. Vivi Savitri, Rabu (3/1/2024) di Gedung Juang 45 Jalan Pemuda No. 17 Medan. 


Demikian siaran pers diterima redaksi pada Sabtu (6/1/2024), Penyerahan tersebut turut disaksikan Kepala Museum TNI Kapten Inf. Sumarno dan anggota Letda Inf. Zamhuri dan dari pihak keluarga selain Ingeten Ginting juga hadir cucu almarhum Andiko Imanuel Sembiring dan beberapa keluarga besar almarhum GG Djawak.


Selain samurai Jepang dan golok, keluarga juga menyerahan 8 buah bintang jasa diantaranya Bintang Gerilya dan 3 buah lencana TNI dan DHD serta kartu anggota DHN 45 atas nama GG Djawak (NRI 0286250904) yang ditandatangani langsung Ketua Umum Dewan Harian Nasional (DHN 45) Jenderal TNI Surono. 


Ketua Umum DHD 45 Sumut Mayjen TNI (Purn.) M. Hasyim mengatakan sangat berterima kasih dan menghargai sikap keluarga GG Djawak yang menghibahkan benda-benda bernilai sejarah peninggalan almarhum untuk dipamerkan di Museum Djoeang 45 sehingga koleksi Museum Djoeang 45 semakin banyak.




“Kami menghargai dan memberi apresiasi yang tinggi atas niat baik, inisiatif dan sikap keluarga almarhum yang menghibahkan benda-benda bersejarah itu untuk disimpan dan dijadikan koleksi Museum Djoeang 45 Sumut. Inisiatif dan niat baik ahli waris GG Djawak ini patut dihargai dan dijadikan contoh agar benda-benda bernilai sejarah para pejuang kemerdekaan itu bisa disimpan di Museum Djoeang 45 Sumut,” kata M. Hasyim.


Menurutnya, Museum Djoeang 45 siap menerima benda-benda bersejarah milik para pejuang kemerdekaan untuk dipamerkan sehingga masyarakat terutama generasi muda, mahasiswa dan pelajar yang datang berkunjung ke Museum Djoeang 45 dapat mengambil pelajaran tentang nilai-nilai juang yang dulu menjadi karakter para pejuang kemerdekaan.


Sementara itu cucu almarhum Andiko Imanuel Sembiring yang juga hadir dalam kesempatan itu mengatakan pedang samurai Jepang itu adalah pedang samurai yang berhasil direbut kakeknya dari tentera Jepang yang kemudian dijadikan senjata dalam berperang melawan penjajahan Jepang. 


Tentang kisah perjuangan si kakek, Andiko tidak bisa menceritakannya secara detail karena dia belum lahir pada saat kakeknya meninggal dunia. Menurutnya, Bulang (kakeknya) lahir di Sibolangit tanggal 25 Agustus 1925 dan meninggal pada tanggal 8 Februari 2000. Sedangkan Tigan (neneknya) lahir pada tanggal 31 Desember 1926 dan meninggal tanggal 25 Maret 2016. Keduanya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kabanjahe.


“Kami merasa bahagia telah menempatkan barang-barang peninggalan Bulang di tempat yang sepantasnya di Museum Djoeang 45 ini. Semoga bermanfaat bagi generasi penerus,” kata Andiko yang berdomisili di Jakarta.


Usai menyerahkan benda-benda bernilai sejarah itu, keluarga meninjau Museum Djoeang 45 yang terletak di lantai 2 Gedung Juang 45. (Soni)

Masyarakat Sungai Deli Gelar Aksi Beranyut Pakai Ban Sepanjang 3 Km
| Minggu, Januari 07, 2024

By On Minggu, Januari 07, 2024


PATIMPUS.COM - Ratusan Masyarakat Sungai Deli melakukan aksi mengarungi pakai ban seadanya sepanjang 3 km, mulai dari Avros Park hingga finish di jalan Kampung Aur saat banjir pada Minggu (7/1/2024).

Koordinator Aksi Masyarakat Sungai Deli Beranyut Mengarungi Sungai sepanjang 3 km, Majid mengatakan bahwa aksi beranyut tersebut merupakan aksi peduli sungai yang diikuti oleh warga Medan Maimun dari Kelurahan Aur, Kelurahan Sei Mati, dan Kelurahan Kampung Baru, serta beberapa dari Medan Johor dan Medan Polonia.

Majid yang juga pelopor utama aksi beranyut menyusuri sungai deli dari Avros hingga Kampung Aur menjelaskan lebih lanjut, bahwa kegiatan tersebut untuk mengajak masyarakat peduli sungai dengan menjaga kebersihan dan melestarikannya.

"Alhamdulillah kita masyarakat Sungai Deli hari ini melakukan aksi Beranyut mengarungi Sungai Deli dari Avros hingga nanti finishnya di Kampung Aur. Aksi ini kami lakukan untuk mengkampanyekan dan mengajak masyarakat untuk menjaga keberaihan dan melestarikan sungai sebagai wujud kita masyarakat peduli Sungai Deli," ujar Majid.

Majid yang juga merupakan Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan daerah pemilihan 5 dari Partai Ummat ini, mengajak Masyarakat Sungai Deli untuk mendukung program Pemerintah Kota Medan dengan tidak membuang sampah di sungai.

"Jadi Aksi Kami ini juga untuk mengkampanyekan dan mengajak masyarakat untuk tidak buang sampah disungai, kita dukung program pemerintah dengan mengajak warga tidak lagi buang sampah di sungai," Jelas Majid yang juga asli anak bantaran Sungai Deli.


Selain itu, Majid juga menyayangkan disepanjang menyusuri Sungai Deli banyak terlihat pohon-pohon dipinggiran sungai habis ditebangi yang bisa berdampak terjadinya erosi dan abrasi sehingga dikhawatirkan suatu saat bisa saja terjadinya longsor yang dapat menyeret rumah warga saat banjir besar terjadi.

"Alhamdulillah, tadi kita sudah mengarungi Sungai Deli pakai ban lebih kurang sepanjang 3 km dimulai dari Avros Park hingga Finish di Kampung Aur. Kita sangat menyayangkan tidak adanya lagi pohon-pohon di pinggir sungai, padahal pohon tersebut bisa menjadi penopang untuk menghindari terjadinya longsor atau abrasi akibat derasnya arus sungai saat banjir yang berdampak bmrumah warga bisa saja terseret arus air banjir, " ungkap Majid usai sampai finish di Kampung Aur.

Sementara itu, dari Tim SAR Rescue Aksi Beranyut Masyarakat Sungai Deli Budi Bahar Young mengapresiasi antusias masyarakat di bantaran sungai deli yang saling mendukung, Budi melihat mulai dari Lampu 1 Kelurahan Kampung Baru hingga Kelurahan Sei Mati dan Aur ramai warga menyaksikan aksi beranyut tersebut dan ikut bergabung beranyut dari lingkungannya hingga ke finish.

Budi yang merupakan aktivis lingkungan sungai dari Laskar Bocah Sungai Deli (Labosude) menjelaskan lebih lanjut bahwa ia dan tim Labosude ikut aksi peduli sungai dengan memakai perahu karet, sebagai tim SAR kita membantu sebagai pendamping untuk memantau dan mengamankan serta mengevakuasi jika ada warga atau peserta yang terluka ataupun tidak tahan beranyut sepanjang perjalanan.

"Ya, kita dari Labosude mengapresiasi semangat dan antusias masyarakat untuk ikut Aksi Beranyut sebagai wujud peduli sungai deli, Kita tim Rescue atau Tim SAR untuk membantu, mamastikan keamanan peserta ngarung sungai, jika ada peserta beranyut yang tidak tahan pakai ban atau terluka sepanjang perjalanan akan kita evakuasi ke perahu, " jelas Budi.

Budi juga menyayangkan adanya pengrusakn penghijauan disungai. Ia mengatakan sepanjang mengarungi sungai deli dia melihat tidak ada lagi pohon dipinggiran sungai.

Syafri Tanjung salah satu warga yang ikut aksi beranyut pakai ban dari Kampung Aur menyatakan terimakasihnya kepada panitia penyelenggara yang juga ikut mengkampanyekan kelestarian Sungai Deli.

Pak Icap sapaan akrab Syafri Tanjung, mendukung penuh ajakan untuk tidak membuang sampah di Sungai Deli. Ia menegaskan bahwa sungai itu bukan tempat pembuangan sampah ataupun limbah.

"Alhamdulillah kita senang bisa ikut aksi beranyut, ini wujud kita peduli kelestarian sungai deli. Saya mendukung ajakan dari bang Majid dan Panitia untuk tidak Buang sampah disungai karena dapat merusak dan mencemari kebersihan sungai," ungkapnya.

Syafri Tanjung yang juga pelopor Bank Sampah di Kelurahan Aur mengajak masyarakat untuk mengolah sampah jadi duit.

"Bapak ibu, dari pada sampah-sampah kita buang ke Sungai lebih baik kita olah menjadi duit, tukarkan sampah anda melalui Bank Sampah agar dapat tambahan keuangan, " ajak Syafri Tanjung yang juga pendiri Komunitas Peduli Anak (KOPA). (Soni).

Forwakes Sumut Gelar Gathering Bersama Keluarga
| Minggu, Januari 07, 2024

By On Minggu, Januari 07, 2024


PATIMPUS.COM - Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumut menggelar  Gathering dengan konsep Strangthen Friendship di  Central Park Zoo Jalan Djamin Ginting, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang, Sabtu (6/1). 


Acara yang mengusung tema "Memupuk Kebersamaan dalam Bingkai Kekeluargaan" ini berhasil menciptakan suasana penuh keceriaan dan keakraban bagi semua anggota Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumut. 


Ketua Forwakes Mahbubah (Budi) Lubis, mengungkapkan rasa terima kasih kepada para mitra kerja Forwakes di antaranya JNE, BPJS Kesehatan, Alfamidi, Pemprov Sumut, Pemko Medan, dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan. 


"Dukungan mereka menjadi kunci kesuksesan acara kita ini," ujar Budi. 


Dalam kegiatan tersebut, peserta Forwakes Gathering tidak hanya menikmati kolam renang bersama keluarga, tetapi juga melihat hewan dan satwa yang ada di Central Park Zoo. 


Kemudian, kejutan menyenangkan bagi semua anggota dengan adanya sesi lucky draw yang membagikan beragam hadiah yang menarik. Acara juga ditutup dengan makan bersama dan berdoa. 


"Acara ini diharapkan dapat mempererat tali persahabatan dan kekeluargaan di antara anggota Forwakes. Semoga kehangatan dan kebersamaan ini terus membawa inspirasi bagi kegiatan-kegiatan mendatang, mempererat hubungan di antara anggota Forwakes," tutupnya. (don)

M Nuh Dan UAS Sepakat Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Yang Baik
| Kamis, Januari 04, 2024

By On Kamis, Januari 04, 2024


PATIMPUS.COM -  Ribuan masyarakat mengikuti Tabligh Akbar yang digelar oleh Alumni Al-Azhar Kairo Mesir dan Pesantren Al-Muttaqin Bulan-Bulan Batubara bersama Ustad kondang Prof Dr KH Abdul Shomad Lc MA sebagai penceramah di lapangan Pasar Tradisional Bulan-Bulan, Lima Puluh Pesisir, Batubara, Kamis (4/1/2024).


Tabligh Akbar tersebut turut dihadiri para tokoh ternama Sumatera Utara (Sumut) di antaranya yaitu Prof Irwan Prayitno, Prof Usman Jakfar, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Sumut KH Muhammad Nuh MSP, Andi Pranata, Zainuddin Razali, Dr Abdullah Sani, Ust Ansory Siregar dan lainnya.


Dalam ceramahnya Ustad Abdul Somad (UAS)  sapaan akrab Prof Dr KH Abdul Shomad Lc MA mendoakan semoga kelak dari para santri Pesantren Al-Muttaqin Bulan-Bulan Batubara akan lahir pemimpin yang sholeh di tengah masyarakat.


UAS juga mendoakan agar keluarga-keluarga para jama'ah yang hadir menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warohmah, serta dijauhkan dari kemaksiatan, narkoba dan hal-hal dapat yang merusak, ia juga merasa bahwa dirinya saat ini bukan sedang berceramah tapi lebih merasa seperti pulang kampung sebab asal usulnya memang dari Batubara.


Dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang UAS berpesan dan mengajak para jama'ah agar memilih pemimpin dan wakil rakyat yang sholeh dan amanah, agar negeri ini lebih baik di masa yang akan datang.


" Semoga Kita dan keluarga kita yang hadir pada hari ini menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah, dijauhkan dari kemaksiatan, narkoba dan hal-hal yang dapat merusak. Dalam menghadapi Pemilu 14 Februari 2024 mendatang agar memilih pemimpin dan wakil rakyat yang sholeh dan amanah, agar negeri ini menjadi lebih baik dimasa yang akan datang. in sya Allaah, Aamiin," harap UAS.


Dalam Tabligh Akbar tersebut juga diadakan penggalangan dana untuk Palestina. dalam donasi tersebut, ada peristiwa yang unik dan mengharukan yaitu ada anak yang membuka tabungannya sebesar Rp. 10 juta untuk di sumbangkan ke Palestina. 


Sementara itu, senator DPD RI perwakilan dari Sumatera Utara KH Muhammad Nuh MSP yang turut hadir pada Tabligh Akbar itu dalam sambutannya menyampaikan, agar kiranya masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 14 Februari 2024 yang tinggal menghitung hari.


" Bahwa kurang lebih satu bulan 10 hari lagi, kita akan melaksanakan Pemilihan Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Marilah kita pilih yang terbaik untuk Indonesia yang lebih baik," ajak M. Nuh sapaan akrab KH. Muhammad Nuh, M.SP.


Selain itu, M. Nuh yang juga merupakan Wantim (Dewan Pertimbangan) MUI Sumut menyampaikan apresiasi kepada ribuan  masyarakat yang memenuhi lokasi kegiatan. 


" Meski suasana panas tapi hati tetap dingin, banyaknya peserta yang menggunakan atribut Palestina menginspirasi kita untuk tidak mengalah dengan keadaan. Israel yang dianggap hebat dan tak terkalahkan, ternyata lemah di hadapan para pejuang  Palestina, begitulah kita dalam berupaya untuk kebaikan dan perbaikan, jangan mengalah dengan adanya opini kalangan tertentu yang tidak boleh kalah, " jelas M. Nuh.


Pada kesempatan yang baik tersebut, Prof Usman Jakfar, Lc. MA sebagai tokoh Sumatera Utara asal Batubara, dalam sambutannya mengutip penjelasan Dr Yusuf Qardhawi, dalam menghadapi pilihan.


"Kita pilih yang terbaik. Jika semua punya kekurangan, maka pilihlah yang paling minim kekurangannnya," kata Usman Jakfar.


Usman Jakfar mengatakan bahwa bangsa ini perlu perubahan, melihat kondisi saat ini tidak baik-baik saja. "Kita ingin bangsa ini perlu perubahan, Apakah kondisi saat ini baik-baik saja," taya Usman Jakfar  yang langsung disambut hadirin dengan menjawab tidak baik-baik saja. (soni)

Dirut Tirtanadi Ungkap Status Dana Penyertaan Modal di Bank Sumut
| Kamis, Januari 04, 2024

By On Kamis, Januari 04, 2024


PATIMPUS.COM - Mengawali Tahun 2024 Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi melaksanakan zikir bersama di Mesjid Ma'ul Hayah  kantor pusat  Jl. Sisingamangaraja Medan, Kamis (4/1/2024).


Zikir bersama  yang berlangsung pagi menjelang siang dihadiri Direktur Utama Perumda Tirtanadi Kabir Bedi, Direktur Air Minum Ewin Putra, Direktur Administrasi Keuangan Humarkar Ritonga, Direktur Air Limbah Fauzan Nasution, Prof DR H Anshari Yamamah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) pusat KH Hambali, Dato Adil Freddy (kesultanan Deli), Ustadz Amhar Nasution serta para pegawai kantor pusat dan jamaah Mesjid Ma'ul Hayah.


"Zikir bersama serta doa-doa yang dilantunkan diawal Tahun 2024 ini, tidak lain bertujun untuk memhon kepada Allah SWT untuk kebaikan serta dimudahkan segala urusan dan kiranya pelayanan kepada masyarakat dapat lebih baik lagi," kata Dirut Kabir Bedi.


Disamping itu kata Kabir Bedi tahun 2024 ini Perumda Tirtanadi akan memberangkatkan delapan orang pegawai untuk melaksanakan ibadah umroh.


Selanjutnya dalam konferensi pers yang dihadiri Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Pendidikan dan Perwakilan Mahasiswa. Kabir Bedi menjelaskan tentang dana  penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dia menyatakan bahwa dana tersebut aman dan ada di Bank Sumut dalam bentuk deposito berjangka, selanjutnya  hal ini ditegaskan juga oleh Kepala Divisi (Kadiv) Keuangan Perumda Tirtanadi Sahrim Siregar bahwa dana penyertaan modal dari Pemprovsu tersebut sudah didepositokan di Bank Sumut dalam surat deposito berjangka sehingga masih utuh dan aman, hal ini dibenarkan juga oleh pihak Bank Sumut yaitu pejabat pemimpin seksi pemasaran dana M Jassir (mewakili) yang ikut hadir dalam acara konferensi pers tersebut.


Kabir Bedi juga menjelaskan bahwa dana penyertaan modal tersebut nantinya akan digunakan untuk peningkatan kapsitas air di Instlasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal dan Deli tua, dan saat ini kata Kabir Bedi Perumda Tirtanadi telah melaksanakan pembangunan instalasi Mebidang yang berkapasitas 1.100 liter/detik.


"Sedang dibangun juga instalasi air yang baru di daerah Kecamatan Medan Johor serta di Pulo Brayan Darat  yang akan menambah kapasitas 2000 liter/ detik dan InsyaAllah tahun 2024 ini akan selesai mudah - mudahan air semakin lancar dan pembangunannya berjalan dengan baik dan benar,"ujar Kabir Bedi yang juga Ketua Aquatik Sumut. (don)

Tirtanadi Raih Peringkat Biru  Hasil Evaluasi Pengelolaan Lingkungan
| Selasa, Januari 02, 2024

By On Selasa, Januari 02, 2024


PATIMPUS.COM - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi yang juga mengelola air limbah berhasil meraih peringkat biru berdasarkan hasil evaluasi kinerja pengelolaan lingkungan Daerah Provinsi Sumatera Utara untuk periode 2022 - 2023.


"Penilaian hasil evaluasi pengelolaan lingkungan dari Pemprovsu tersebut berdasarkan keputusan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara Nomor 660.11/6506/DISLHK- PPHPK/XII/2023 tertanggal 19 Desember 2023," sebut Direktur Air Limbah Perumda Tirtanadi Fauzan Nasution didampingi Kepala Instalasi Pengelolaan Air Limbah (Ka. IPAL) Abdi Ridha, Selasa (2/1).


Menurut Fauzan Nasution hasil evaluasi dengan peringkat biru maksudnya adalah perusahaan yang telah menerapkan pengelolaan lingkungan dengan cukup baik dan memenuhi sebagian besar peraturan perundang-undangan.


Direktur Utama Perumda Tirtanadi Kabir Bedi, Selasa (2/1) mengatakan dirinya sangat mengapresiasi hasil evaluasi lingkungan dari Dinas Lingkungan dan Kehutanan Pemprovsu, karena Perumda Tirtanadi merupakan yang pertama di Indonesia memperoleh sertifikat proper, hal ini dikarenakan adanya terobosan-terobosan baru yang dilakukan Tirtanadi.


"Hasil evaluasi ini harus dipertahankan bila perlu ditingkatkan sehingga meraih kategori hijau dan juga kategori emas untuk tahun berikutnya," kata Kabir Bedi.


Kabir Bedi berharap untuk mencapai kategori yang lebih tinggi diperlukan kerjasama semua pihak baik masyarakat pelanggan maupun stakeholder sehingga Tirtanadi yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprovsu mampu bersaing untuk skala nasional maupun internasional dengan telah terbukti memenuhi ketentuan perundang-perundangan. (don)

PTPN IV Serahkan 7 Unit Sepeda Motor ke Pomdam I/BB
| Sabtu, Desember 30, 2023

By On Sabtu, Desember 30, 2023


PATIMPUS.COM - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional 2 menyerahkan bantuan alat transportasi berupa tujuh unit sepeda motor kepada Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan (Pomdam I/BB), Jumat (29/12/2023), di Mako Pomdam I/BB, Kota Medan.


Menurut Senior Executive Vice President (SEVP) Business Support PTPN IV Regional 2 Budi Susanto, bantuan tujuh unit sepeda motor tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV Regional 2 Tahun 2023. 


Program TJSL merupakan komitmen PTPN IV Regional 2 untuk dapat berkontribusi lebih banyak kepada seluruh lapisan secara luas. Budi berharap bantuan alat transportasi dapat memperlancar operasional petugas Pomdam I/BB dalam rangka melakukan pengamanan dan pengawalan. 


“Harapan kami penyaluran ini dapat memberikan kontribusi dan meningkatkan kerja sama antara perusahaan dengan Pomdam,” ujar Budi saat menyampaikan kata sambutan. 


Sementara itu, Komandan Pomdam I/BB Kolonel CPM Zulkarnain menyampaikan terima kasih atas segala perhatian yang telah diberikan PTPN IV selama ini. Ia berharap kolaborasi kedua pihak dapat terus terjalin demi kemajuan bangsa.


“Kami atas nama keluarga besar Pomdam mengucapkan terima kasih kepada PTPN IV Regional 2 Medan yang telah memberikan bantuan alat transportasi. Kami merasa terhormat karena terus mendapatkan perhatian dari PTPN. Kita harap jalinan kerja sama ini terus meningkat,” ujarnya.


Terpisah, Plt Kepala Bagian Sekretariat & Hukum PTPN IV Regional 2 Muhammad Ridho Nasution menjelaskan bahwa PTPN IV sedang memasuki babak baru dalam industri perkebunan kelapa sawit nasional.


Setelah ditetapkan sebagai surviving entity dalam pembentukan sub holding PalmCo, PTPN IV kini terbagi atas lima regional. Demi mewujudkan tujuan dari aksi korporasi ini, perusahaan membutuhkan dukungan dari semua pihak. Termasuk Pomdam I/BB.


“Mari bersama-sama menjaga stabilitas keamanan Sumatera Utara sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” pungkas Ridho. (rel)

PLN UIP3B Sumatera Bangun Kelurahan Sei Mati Melalui Program TJSL
| Sabtu, Desember 30, 2023

By On Sabtu, Desember 30, 2023


PATIMPUS.COM - PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera melalui PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Sumbagut memberikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (30/12).


Program-program yang dihadirkan oleh PLN UIP3B Sumatera merupakan bentuk kepedulian dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat, seperti hasilnya PLN membangun program desa berdaya di Kelurahan Sei Mati. Program yang berfokus pada tiga pilar yaitu sosial, lingkungan dan ekonomi.


Program desa berdaya diawali dengan audiensi pihak PLN UIP3B Sumatera ke kantor Kecamatan Medan Labuhan, kemudian melakukan assessment kepada warga. Fokus program hasil dari assessment yang dilakukan berfokus kepada isu sosial diantaranya pembanguan depot air sebagai jawaban dari kesulitan air di kalangan masyarakat Kelurahan Sei Mati. Depot air yang difasilitasi oleh PLN tersebut dapat diakses dengan mudah oleh seluruh kalangan warga setempat.


Untuk pilar ekonomi, PLN UIP3B Sumatera juga memberikan perhatian lewat Kelompok Tani Tambak Udang Sejatera dengan memberikan dukungan lewat penyediaan perahu sebagai sarana dalam meningkatan hasil panen. Selama ini petani tambak udang harus menyewa perahu untuk melakukan pengangkatan hasil panen yang akan dijual.Program yang dihadirkan oleh PLN ini diharap memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat. 


Hal ini disampaikan oleh PLN UIP3B Sumatera diwakili Aimanuddinil Bilad selaku Assistant Manager Operasi PLN UP2B Sumatera. “Melalui program TJSL yang diberikan di Kelurahan Sei Mati adalah bentuk kepedulian PLN untuk meningkatkan sumberdaya masyarakat dan dapat meningkatkan kesejahteraan di lingkungan Kelurahan Sei Mati. Selain pemberian program, kami dari pihak PLN juga melakukan pendampingan dan pelatihan untuk Kelompok Tani Tambak Udang dan UMKM Baby Nila Crispy. Untuk peningkatakan SDM diperlukan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dari masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.


Selain itu, Selamat selaku ketua Kelompok Tani Tambak Udang Sejahtera juga sangat berterimakasi kepada PLN yang sudah peduli kepada masyarakat yang ada di Kelurahan Sei Mati yang bisa merasakan manfaat secara kelompok maupun individu.


“Program bantuan pemberian perahu untuk kelompok tambak dan sekaligus pelatihan operasi dan perawatan juga memberikan dampak yang signifikan untuk kami petani tambak. Karena selama ini kami untuk melakukan panen harus mengeluarkan biaya sewa perahu dan itu diambil dari hasil panen udang tersebut. Setelah adanya perahu kami sudah bisa menghemat ongkos sewa perahu dan mengalokasikan untuk hal lain dalam hal peningkatan hasil panen,” tambahnya.


Selain itu PLN juga fokus pada isu lingkungan, dimana keresahan Kelompok Tani Tambak Udang terhadap limbah baby ikan nila yang didapati saat panen udang. Baby ikan nila tersebut tidak memiliki nilai jual sehingga sering kali petani tambak membuangnya karena tidak dapat dijual ke pasar ikan. 


Diawali dengan keresahan oleh para petani tersebut, PLN menginisiasi program Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Baby Nila Crispy yang diisi oleh 7 perempuan yang dibentuk dalam satu kelompok. Baby ikan nila yang dianggap limbah tersebut maka di dalam kelompok UMKM ini diolah menjadi makanan siap konsumsi yang berbentuk keripik ikan. PLN UIP3B Sumatera juga memberikan pelatihan dalam pengolahan, pengemasan hingga pemasaran. 


UMKM Baby Nila Crispy ini harapkan dapat menampung baby ikan-ikan nila buangan dari petani yang awalnya hanya memiliki nilai yang sangat rendah menjadi bernilai ekonomis. Program yang hadir karena isu lingkungan yang akhirnya diurai menjadi program ekonomi yang bernilai tinggi.


Loli Gunali selaku pendamping yang dipilih oleh PLN UIP3B Sumatera memberikan pelatihan kepada kelompok UMKM guna mendapatkan hasil keripik yang bisa mendapatkan nilai jual. 


“Pada kelompok kita berikan pelatihan cara pembuatan dan melakukan uji coba rasa agar baby nila yang diolah mendapat tempat di lidah masyarakat,” katanya.



UMKM Baby Nila Crispy ini diharap terus bisa dijalankan agar dapat menambah pendapatan untuk para masing-masing peserta. 


“Kami sangat bersyukur mendapatkan program ini, dapat menambah pendapat kami sebagai seorang perempuan. Selain mendapatkan kemampuan pembuatan keripik baby nila crispy, kami juga bisa menjualnya. Dan apabila ini terus berjalan, bisa saja produk ini menambah nilai tersendiri untuk Kelurahan Sei Mati,” harap Nur Aisyah. (rel)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis