Syaiful Ramadhan Resmikan Kampung Ramadhan ke III
| Minggu, Maret 26, 2023

By On Minggu, Maret 26, 2023


PATIMPUS.COM - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Syaiful Ramadhan reami membuka Kampung Ramadhan yang ke III pada tahun ini di Jalan Kampung Aur Lingkungan IV Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (25/03/2023). 


Kampung Ramadhan menyajikan Bazzar Kuliner, Berbagi Takjil, Musik Islami, Pangkas Gratis, Lomba Adzan, Juz Ama, Busana Muslim dan Foto Selfie, acara juga dimeriahkan Bang Evans Food Vlogger, Dheny Barber, Kasmaran Entertainment. 


Syaiful Ramadhan mengajak masyarakat Kota Medan khusunya di Kampung Aur untuk terus menebarkan kebaikan kepada sesama.


"Dalam kesempatan ini kami mengajak masyarakat terus melakukan kebaikan, karena kebaikan bisa dilakukan oleh siapa saja, baik si kaya maupun si miskin, apalagi di bulan Ramadhan ini. InshaAllah kebaikan-kebaikan yang dilaksanakan akan dilipatgandakan," kata Syaiful kepada masyarakat saat memberikan sambutannya.


Bang SR sapaan akrab Syaiful Ramadhan menjelaskan lebih lanjut, bahwa Kampung Ramadhan yang dilaksanakan di Kampung Aur ini diinisiasi untuk memotivasi dan membangkitkan ekonomi masyarakat. 


"Kampung Ramadhan ini semula saya inisiasi karena melihat kondisi ekonomi di Kampung Aur, dimana selalu ramai setiap Ramadhan," katanya. 


Atas dasar itulah politisi Dapil 5 Kota Medan ini kembali menggelar Kampung Ramadhan. "Kita fasilitasi kupon Ramadhan untuk masyarakat. Mudah-mudahan bisa membantu ekonomi masyarakat," jelasnya. 


Syaiful Ramadhan yang juga dikenal warga sebagai Aleg Anak Sungai ini mengajak masyarakat turut serta membangkitkan pelaku ekonomi di Kampung Aur ini dan berharap niat baik tersebut bisa didukung semua pihak. 


"Harapan kita semoga kampung Ramadhan bisa menjadi ikon, kita juga sudah menyampaikan program yang sama kepada Pemko Medan untuk Kampung-Kampung lain di daerah lain, harapannya bisa membangkitkan ekonomi dan masyarakat akan merasakan dampaknya lebih luas lagi," tutur Syaiful.


Dalam Kesempatan tersebut, Ketua Badan Kenaziran Masjid Jami' Aur St Fazli mengapresiasi diadakannya kembali Kampung Ramadhan yang ke III ini, dan berharap kegiatan yang baik seperti ini terus ditingkatkan dan setiap tahunnya harus lebih baik lagi. (son)

Buka Puasa Ke 2, Disuguhkan Fenomena Bulan Sabit dan Venus
| Jumat, Maret 24, 2023

By On Jumat, Maret 24, 2023


PATIMPUS.COM - Jelang berakhirnya Ramadhan ke 2 tahun ini, warga Medan dihebohkan dengan munculnya fenomena bulan sabit dan ada titik yang mirip bintang saat usai berbuka puasa, Jum'at (24/3/2023).


Fenomena tersebut muncul di langit mirip huruf Zai terbalik dalam huruf hijaiyyah saat usai sholat magrib. Di Jalan Kampung Aur, ramai warga mengabadikan bulan dan bintang tersebut dan juga mengucapkan syukur.


"MasyaAllah... Allahu Akbar ada bulan dan bintang," kata Keke usai mengabadikan foto bulan tersebut.


Sementara itu Soimah warga Tanjung Selamat yang saat itu usai sholat magrib di salah satu masjid di Sei Mencirim mengungkapkan rasa takjubnya yang terus melafaskan Subhanallah, MasyaAllah dan Tabarakallah.


Ibu rumah tangga kesehariannya berdagang produk herbal Halal Network International (HNI) yaitu salah satu perusahaan herbal ternama berasal dari Indonesia ini mengatakan, dia saat itu berada di Sei Mencirim mengantarkan pesanan produk herbal HNI kepada mitranya, berhubung karena sudah masuk maghrib dia singgah di salah satu masjid di Jalan Sei Mencirim. 


Usai berbuka dan sholat dia melihat banyak orang menengadah ke langit, lalu dia pun merasa takjub melihat kebesaran Allah yaitu adanya bulan dan bintang.


"Subhanallah, MasyaAllah ada bulan dan bintang bg, tadi saya yang kesehariannya dagang produk herbal HNI hendak mengantar pesanan mitra, saat usai magrib saya lihat banyak orang mengabadikan penampakan bulan dan bintang diatas langit, lalu saya lihat juga dan ikut memfotokannya memakai HP," jelas Soimah.


Soimah berharap adanya fenomena seperti ini di bulan Ramadhan pertanda baik buat seluruh ummat manusia. (son)

Tak Ikut Tes Wawancara, Calon Kepling Datangi Pengacara
| Kamis, Maret 23, 2023

By On Kamis, Maret 23, 2023


PATIMPUS.COM - Sejumlah Calon Kepala Lingkungan di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, mendatangi kantor pengacara untuk menggugat panitia pemilihan kepling, Rabu (22/03/2023).


Hal ini terkait tidak dipanggilnya mereka untuk tes wawancara di Kantor Lurah Kelurahan Sei Mati dan Sekolah Dasar Al Washliyah 14 Jalan Brigjend Katamso Medan, Selasa (21/3/2023) kemarin dan belum adanya kepastian jawaban dari Lurah Kelurahan Sei Mati pasca protes beberapa calon kepling.


Calon Kepling tersebut masing-masing, Perri Sutrisno Nasution Calon Kepala Lingkungan VII, Taufik Hidayat Ginting Calon Kepala Lingkungan VIII, M Syahputra Imam Munandar Calon Kepala Lingkungan XII, mereka dianggap tidak memenuhi syarat 30 persen dukungan dari warga.


Ketiga mendatangi dan meminta bantuan hukum dari Lawyer Beni Arbi Batubara SH MH dan Partners di kantor hukum Batu Bara And Partners Jalan Eka Warni I Kelurahan Gedung Johor, Medan Johor.


"Kita serius dalam hal ini. Kita tidak main-main terkait masalah ini, saya Perri dan Kawan yang senasib sepakat untuk mempersiapkan langkah-langkah hukum dengan mendatangi Kantor Hukum Batu Bara and Partners dan meminta bantuan kepada pak Beni Arbi Batubara," kata Perri kepada wartawan usai konsultasi bantuan hukum, Rabu (22/3/2023).


Menurut Perri dan juga kandidat lain yang mengalami hal yang sama, Ia merasa adanya kejanggalan dalam hasil verifikasi berkas dukungannya yang dinyatakan tidak lulus syarat karena tidak mencapai 30 persen suara dukungan warga di lingkungannya.


"Kita minta bantuan hukumlah saat ini, saya merasa ada kejanggalan dalam verifikasi berkas dukungan dari warga yang katanya, dukungan saya tak sampai 30 persen padahal saya ada bukti salinan dukungan warga yang langsung ditanda tangani oleh warga," jelas Perri.


Lanjut Perri, tidak hanya dirinya, ada juga Nandar calon Kepling XII yang dianggap tak memenuhi 30 persen suara dukungan warga.


"Tapi kenapa kepling petahana lolos memenuhi 30 persen padahal lebih dari 80 persen warga di lingkungan kami mengeluhkan kinerja kepling yang lama," lanjut Perri.


Menurut Perri dan kawan-kawan adanya kejanggalan diduga curang dalam persoalan 30 persen dukungan ini, jadi mereka meminta pihak kelurahan melakukan verifikasi ulang dan membandingkan berkas data dukungan mereka dengan calon petahana yang sudah selesai ikut tes ujian wawancara kemaren.


"Kami heran saja, kita punya bukti salinan berkas dukungan warga kepada kita mencapai 30 persen tapi dianggap tidak mencapai 30 persen sementara kepling petahana lolos. Kan aneh, kita minta bukti datanya kemarin agar kita bandingkan dan buktikan langsung tapi tak bisa ditunjukkan saat itu," ujar Perri.


Sementara itu, Beni Arbi Batubara, SH MH membenarkan di kantornya kedatangan tamu yang meminta bantuan hukum perihal pencalonan kepala lingkungan yang sudah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwal) No.21 Tahun 2021.


Beni juga membeberkan hasil konsultasi cliennya dan akan melakukan langkah-langkah hukum jika persoalan yang dialami cliennya tidak ditanggapi.


"Benar kita kedatangan klien dari calon kepling Kelurahan Sei Mati. Jadi hasil konsultasi tadi, dengan dilengkapinya beberapa kelengkapan diantaranya informasi, data, dan dokumen-dokumen penting sebagai syarat pelengkap dari para calon kepala lingkungan, jadi dalam pelaksanaan pemilihan kepala lingkungan yang telah diatur dalam Peraturan Walikota Medan Nomor 21 Tahun 2021," jelas Beni


"Dan juga ada Keputusan Camat Medan Maimun Nomor 141 tahun 2022 terkait persyaratan menjadi kepala lingkungan Sei Mati untuk tahun 2023 s/d 2026, Kami menduga ada hal-hal indikasi kecurangan dan jika benar itu terjadi dan dapat dibuktikan kita akan tempuh langkah dan upaya hukum," tegas Beni.


Beni juga mengingatkan kepada Lurah Kelurahan Sei Mati untuk tidak main-main dalam pelaksanaan pemilihan kepala lingkungan ini, karena sudah diatur dalam Peraturan Walikota Medan Nomor 21 Tahun 2021 dan Keputusan Camat Medan Maimun Nomor 141 tahun 2022 terkait persyaratan menjadi kepala lingkungan, harus dijalankan secara transparansi, karena yang berhak memilih kepala lingkungannya adalah warga lingkungan itu sendiri.


Ia juga menegaskan jika tidak ditanggapi dengan serius, Beni dan klien Calon Kepling tersebut akan menempuh upaya hukum serta membawa permasalahan ini ke pihak Kecamatan, DPRD Kota Medan, hingga ke Bapak Bobby Nasution selaku Walikota Medan untuk ditindak secara tegas jika adanya kecurangan. (son)

Musim Ziarah Berkah Rezeki Bagi Penjual Bunga dan Pembersih Kubur
| Kamis, Maret 23, 2023

By On Kamis, Maret 23, 2023


PATIMPUS.COM - Disetiap menjelang Ramadhan ada suatu tradisi yang sering dilakukan umat Islam untuk mengunjungi makam keluarga yang dikenal dengan sebutan ziarah kubur untuk mendoakan arwah keluarga yang ada di dalam kubur. 


Ramainya pengunjung untuk berziarah, ternyata menjadi berkah rezeki bagi para penjual bunga, pembersih kubur dan juga tukang parkir yang juga ikut meramaikan suasana Tempat Pemakaman Umum (TPU) tersebut.


Lapak penjual bunga terlihat ramai  menjajakan bunga dan juga air di sepanjang jalan depan pintu masuk TPU.


Salah satu penjual bunga yang ditemui wartawan bernama Sari Rahmawati mengatakan bahwa ia sudah setiap tahunnya menjelang Ramadhan menjual bunga di pintu masuk kuburan Mandailing Jalan Brigjend Katamso, Keluraham Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun.


Sama seperti penjual bunga lainnya, Sari juga menjual berbagai jenis bunga untuk keperluan para pengunjung ziarah dengan harga berpariasi seperti bunga tangkai, bunga tabur yang diracik sendiri dari bermacam bunga yaitu daun pandan, bunga dahlia, bunga pacar air, bunga kertas, bunga jarum yang diracik jadi satu dan dimasukkan dalam 1 kantong plastik.


"Sari sudah lama jualan bunga disini bang, setiap mau jelang puasa saja bang. Sama seperti pedagang lainnya Sari menjual bermacam bunga untuk keperluan pengunjung ziarah. Ada bunga tangkai aster, ada bunga tabur yang diracik sendiri dan dijadikan satu dalam kantong plastik," jelasnya saat ditemui wartawan Rabu (22/3/2023).


"Untuk bunga tabur ada banyak macam bunga seperti bunga dahlia, pandan, pacar air, bunga jarum, bunga kertas. Yah ke semua kami jual dengan harga yang berbeda pula," lanjut sari.


Harga bunga yang dijual para pedagang bunga juga terbilang murah dan banyak. Sari menjelaskan bahwa harga bunga tangkai aster dijual dengan harga Rp 10 ribu pertangkai, bunga tabur 1 plastik dijual seharga Rp 5 ribu dan air 1 botol aqua besar sdijual seharga Rp 5 ribu.


Sari juga mengaku, bahwa pendapatan yang ia dapat tidak menentu dikala sepi sekitar Rp 150 ribu dan disaat ramai mencapai Rp 750 ribu.


Pantauan wartawan di di TPU Muslim Minang dan Mandailing, selain rezeki bagi penjual bunga juga menjadi berkah rezeki bagi pembersih kuburan yang kebanyakan anak-anak Sekolah Dasar. Terlihat saat pengunjung memasuki pintu pemakaman anak-anak tersebut mendekati pengunjung agar dapat memakai jasa mereka dengan membersihkan kuburan. (son)

Jelang Ramadhan, Ratusan Warga Ziarahi Makam Kerabat
| Kamis, Maret 23, 2023

By On Kamis, Maret 23, 2023


PATIMPUS.COM - Sudah menjadi tradisi bagi umat Islam Indonesia khususnya di Kota Medan saat menjelang bulan Ramadhan untuk melakukan ziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU).


Di TPU Jalan Brigjend Katamso Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun ratusan warga dari berbagai daerah memadati TPU Mandailing dan TPU Minang untuk berziarah ke makam atau kuburan keluarganya pada Rabu (22/3/2023).


Banyak dari warga datang ke kuburan membawa bunga, air, dan juga buku yasin. Tujuan warga mendatangi kuburan untuk berziarah selain menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan, juga mendoakan keluarga-keluarga yang telah mendahului mereka.


Seperti yang dikatakan Rizaldi pengunjung yang berdomisili di jalan Mantri Kelurahan Aur, berziarah bersama ibunya untuk mengunjungi kuburan keluarga dengan mendoakan dan berharap keluarga yang didoakan mendapat ampunan dan mendapat berkah agar terhindar dari siksa kubur. Selain itu juga untuk introfeksi dirinya mengingat kematian.


"Iya, saya dan ibu tiap tahun menjelang Ramadhan selalu menyempatkan ziarah ke makam paman, kakek dan keluaraga yang telah meninggal dengan membersihkan kuburannya, menaburkan bunga dan mendoakan mereka, insaAllah tersampaikan pahala bacaan kami agar diampuni dosa mereka, selain itu paling utama pengingat kematian bahwa kita tak abadi dan bakalan mati," ujar Rizaldi.


Sementara itu, salah satu penggali kubur Dundung TPU Muslim Minang kepada wartawan mengatakan, bahwa antusias masyarakat untuk berziarah pada tahun ini menjelang Ramadhan sangat ramai. Dari pagi hingga memasuki maghrib masih juga dipadati pengunjung.


Dundung yang juga warga Jalan Ir Juanda juga menjelaskan lebih lanjut kehadiran warga pengunjung ke kuburan tidak lain adalah berdoa untuk keluarga, selain itu juga menjadi berkah rezeki bagi dirinya dan kawan-kawan seprofesi, banyak warga yang memesan kepadanya mempercantik kuburan keluarga mereka dengan membuat batu nisan dan juga membuat kuburan tersebut menjadi permanen keramik.


"Antusias warga rame bang, apalagi besok mau puasa, dari pagi hingga maghrib pengunjung masih berdatangan dan berlangsung uda dari 3 hari yang lalu, kebanyakan pengunjung berdo'a dan juga ada juga berkah rezeki kami penggali kubur dengan banyaknya pesanan buat batu nisan dan memperbagus kuburan dengan permanen keramik," ujarnya. (son)

Ketua DPD PKS Medan Lantik Satgas Pengamanan Pemilu dan Kordapil
| Rabu, Maret 22, 2023

By On Rabu, Maret 22, 2023


PATIMPUS.COM - Berdasarkan instruksi DPP PKS yang meminta setiap DPD PKS se Indonesia membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Pemilu 2024, Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Medan langsung mengambil tindakan.


Ketua DPD PKS Kota Medan, Kasman Marasakti Lubis langsung membentuk dan mengukuhkan satuan tugas (satgas) pengamanan pemilu dan koordinator daerah pemihan (Dapil) untuk menyongsong pemilu 2024 yang mulai bekerja sejak ditetapkannya pengukuhan pengurus.


Adapun tugas dari Satgas tersebut yaitu untuk mengikuti dan memantau pelaksanaan tahapan pemilu yang dilakukan oleh KPU agar berjalan sesuai dengan aturan yang ada karena Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginginkan tahapan pelaksanaan pemilu harus berjalan secara jujur, adil dan demokratis.


Hal tersebut dikatakan oleh Kasman Marasakti Lubis yang memaparkan alasan filosofis DPP memerintahkan membuat Satgas.


"PKS yang telah ditetapkan sebagai salah satu peserta pemilu dengan nomor 8 tentu ingin pelaksanaaan pemilu berjalan dengan jujur, adil dan demokratis. Jadi harapan kita bersama juga dengan dibentuknya satgas ini bisa segera bekerja dan memaksimalkan proses kemenangan pada pemilu 2024 yang akan datang," ujar Kasman, Senin (20/03/2023).


Selain beberapa hal diatas, lanjut Kasman. Satgas dan kordinator dapil ini juga bertugas untuk mengawal proses pendaftaran dan penetapan Calon Anggota Legislatif (Caleg) PKS, sampai dengan penyiapan saksi, penghitungan suara, dan advokasi jika ada sengketa Pilkada. 


Turut hadir dalam pelantikan ini Ketua MPD PKS Kota Medan Wahyudi, Sekretaris MPD PKS Medan Erna Daulay, Bendahara Sri Rezeki dan unsur pengurus lainnya.


Adapaun susunan pengurus Satgas Pengamanan Pemilu, yaitu Ketua Satgas Doli Indra Rangkuti yang juga merupakan Sekretaris DPD PKS Kota Medan, Wakil Ketua Muhammad Taufiq Lubis yang merupakan Ketua Pemenangan Pemilu Pilkada,


Bidang Pengamanan Data Pemilih Koordinator Muhammad Fauzi Matondang, Anggota Annisa Siregar dan Nanda Guntara, Bidang Hukum dan Advokasi Partai Sufrizal Lubis, Anggota Putri Nurmalasari Siahaan, Bidang Manager Saksi Bukhori, Anggota Ronal Suhendri, Bidang Tenaga Pendukung Keamanan Partai Khairil Anwar didampingi anggota 10 orang, Bidang Pengelolaan Hasil Pemilu Koordinator Bukhori, Anggota Nura Mifta.


Dan Kordapil 1 Bag Kinantan, Kordapil 2 Taufiqqurahman, Kordapil 3 Dedi Hidayat, Kordapil 4 Taufiq Tembal Siregar, Kordapil 5 Adrosaddeq. (son)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis