Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Agustus 2022

IKMA-Sergai Gelar Mengajar di SDN 104303 Kampung Ibus


PATIMPUS.COM - Ikatan Mahasiswa Serdang Bedagai (IKMA-Sergai) melakukan mengajar dan pengabdian kepada masyarakat di SD Negeri 104303 Kampung Ibus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, pada 4-6 Agustus 2022.

Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota IKMA-Sergai dan pihak sekolah serta Kepala Desa Sei Rampah.

Muhammad Ramli SAg MA selaku Kepala SDN 104303 Kampung Ibus menyatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh IKMA-Sergai di SDN 104303 Kampung Ibus sesuai dengan nama kegiatan yaitu IKMA-Sergai Mengajar dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

"Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat baik bagi anggota IKMA-Sergai, bagi sekolah, bagi masyarakat dan bagi kabupaten Serdang Bedagai," ucap Muhammad Ramli SAg MA kepada wartawan, Rabu (10/8/2022).

Lanjut Kepsek, bagi anggota IKMA-Sergai yang merupakan mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Lhoksemawe, Aceh Utara akan mendapatkan pengalaman baru dalam kehidupan bermasyarakat terkhusus di dunia pendidikan dasar. Peserta kegiatan tentunya dapat mengakatualisasikan keilmuannya dalam mendidik, mengajar dan melatih anak didik dalam pembelajarannya. 

Sedangkan bagi sekolah tentunya akan memberikan motivasi yang sangat besar untuk  peserta didik agar terus menggantungkan asa dan cita-cita dengan terus belajar dan menuntut ilmu sampai ke Perguruan Tinggi, dengan mengesampingkan segala kekurangan dan hambatan yang ada seperti masalah pembiayaan/ekonomi orang tua. 

Begitu banyak beasiswa saat ini yang diberikan baik oleh pemerintah maupun oleh pihak lainnya, tentunya menjadi motivasi tersendiri bagi peserta didik yang akan kuliah. Yang penting adalah niat dan kemauan.

Bagi masyarakat luas kegiatan ini sangatlah berarti, karena akan memberikan motivasi dan semangat baru bagi daerah untuk mengembangkan potensi daerahnya, baik dari segi ekonomi, sosial dan budaya.

"Saran saya, ke depan, agar IKMA-Sergai merancang kegiatan serupa tapi dengan Sasaran yang lebih banyak, waktu kegiatannya ditambah, jangan cuma 3 hari, dan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten, sehingga kegiatan yang dikemas mendapatkan out put yang lebih baik lagi bagi peserta kegiatan maupun bagi sasaran kegiatan.Terima kasih," ujarnya.

Sementara, Kepala Dusun Ibus mengatakan kegiatannya IKMA-Sergai sangat bagus bagi masyarakatnya.

"Ya bagus, kalau untuk masyarakat. Sebenarnya senang dengan kegiatan seperti ini dan sebagian anak-anaknya belajar seperti ikut les, mengaji bersama. Jadi agak terbantulah," katanya.

Rizki Shubhan Nasution Selaku Ketua Umum IKMA-Sergai mengatakan kegiatan IKMA-Sergai mengajar dan mengabdi ini adalah kegiatan sambil mengisi waktu luang dikala libur semester di Kampung Ibus, Sei Rampah.

"Kami menginap di salah satu rumah warga selama 3 hari dan melakukan kegiatan-kegiatan seperti, mengajar di SD, mengajar les privat dan mengajar ngaji untuk anak-anak di kampung tersebut dan tidak lupa kegiatan pengabdian lainnya yang sangat berkesan dan menjadi pengalaman bagi kami semua. Harapan saya semoga kegiatan ini berlanjut di tahun-tahun berikutnya karena di sini juga kita dapat membangun kekompakan di keluarga IKMA-Sergai ini sendiri," katanya.

Ketua Panitia IKMA-Sergai Mengajar dan Pengabdian Kepada Masyarakat, M Rinaldi Ario Seno menambahkan, kegiatan tersebut sudah selesai. 

"Kami selaku panitia dan anggota IKMA-Sergai sangat berterima kasih kepada SD N 104303 Kampung Ibus dan bapak Kepala Desa Sei Rampah yang telah mengizinkan kami untuk memberikan sedikit ilmu dan pengalam yang kami dapat saat kuliah di Universitas Malikussaleh (UNIMAL). Kegiatan yang dilakukan selama 3 hari sangatlah memberikan sebuah makna dan pengalaman yg berarti bagi kami. Sekali lagi terima kasih untuk kawan kawan hebat IKMA-Sergai," ungkapnya.

M Rinaldi berharap semoga kedepannya IKMA-Sergai bisa membuat kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas terkhususnya di kabupaten Serdang Bedagai dan semoga semakin banyak juga pihak-pihak atau instansi terkait untuk mendukung kegiatan IKMA-Sergai kedepannya. (sar)

Share:

Kamis, 28 Juli 2022

Sekolah Alam TPL Untuk Menjangkau Anak-Anak BHL


PATIMPUS.COM - Toba Pulp Lestari (TPL) merupakan perusahaan HTI yang memiliki luas izin konsesi sebesar 167.912 Ha di lima sektor wilayah operasionalnya. TPL berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. 

TPL berkomitmen untuk mengelola hutan secara berkelanjutan dan memenuhi standard kelas dunia dalam empat aspek berkelanjutan ekonomi, lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan yang baik. 

Di setiap sektor wilayah operasionalnya, TPL memiliki sekolah alam yang dibangun dan diperuntukkan untuk seluruh anak-anak yang tinggal di wilayah operasional perusahaan didirikan sejak tahun 2015 hingga sekarang.

Sekolah alam ini didirikan untuk setiap anak yang orangtuanya bekerja di wilayah sektor khususnya di areal konsesi. Sekolah alam ini juga merupakan sekolah yang mengajarkan anak-anak dengan cara yang lebih menyenangkan. 

Di sekolah alam ini anak-anak juga dapat mendiskusikan pelajaran yang sulit di sekolah formal mereka. Anak-anak ini dapat mengikuti sekolah alam selama 3 kali dalam seminggu. Salah satu sekolah alam TPL, berada di Sektor Aek Nauli, Kabupaten Simalungun. 

Coking Naibaho, Incharge Plantation Askep TPL Sektor Aek Nauli, mengatakan perusahaan sangat peduli terhadap kehidupan Buruh Harian Lepas (BHL), karenanya perusahaan memberikan fasilitas tempat tinggal yang layak huni dan ramah anak dengan lingkungan yang asri. Tempat tinggal layak huni ini dengan fasilitas kamar, dapur, kamar mandi, ruang tengah, dan air bersih. 

Bahkan jelasnya, perusahaan juga sangat memperhatikan kondisi anak dari BHL, dan terus membuka sekolah alam untuk anak yang belum memasuki usia sekolah di setiap sektor operasional perusahaan. Program pendidikan untuk anak-anak pekerja BHL ini, sebagai bentuk perhatian pada anak-anak selama orangtua mereka bekerja. 

“Dengan adanya sekolah alam ini, kita melihat ada peluang untuk mengembangkan pola pikir anak-anak yang belum mendapat pendidikan. Respon dari orang tua mereka juga sangat positif dan mendukung sekolah alam ini. Anak-anak yang sebelumnya tinggal di rumah ketika orangtuanya pergi bekerja, dapat membantu menambah pengetahuan dan mengisi waktu luang mereka. Sehingga kelak di masa depan, mereka dapat mencapai cita-cita yang mereka impikan,” jelas Coking, Kamis (28/07). 

Koordinator Yayasan Bonapasogit Sejahtera (YBS), Roselly Simanjuntak, menyampaikan tujuan didirikannya sekolah alam ini adalah untuk mengenalkan anak kepada lingkungan sekitarnya lewat eksplorasi langsung. Anak juga ditekankan untuk menghargai perbedaan dan memandang keberagaman sebagai sesuatu yang perlu dipelihara. 

“Visi sekolah alam ini yaitu menjadi lembaga pendidikan yang mampu menjangkau anak-anak usia sekolah di sekitar HTI TPL dalam mencerdaskan dan mempersiapkan generasi bangsa untuk mencintai alam semesta. Sedangkan misinya menyiapkan pemimpin masa depan yang tangguh, berilmu, beretika dan cinta lingkungan serta beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa,” terang Roselly. 

Mewakili orangtua murid, Agusman Hulu dan Mawar sangat bersyukur dengan fasilitas sekolah alam yang diberikan TPL kepada anak-anak mereka. 

“Sebelumnya anak saya coba sekolahkan di Parapat, namun karena lokasi yang jauh dan biaya yang besar tidak bisa berlanjut. Saya senang dengan adanya sekolah alam yang disediakan TPL ini, kami para orangtua terbantu karena tidak perlu jauh lagi mengantar anak untuk bersekolah,” ujar Agusman. 

Sekolah alam ini merupakan salah satu komitmen TPL dalam mendukung kesejahteraan anak khususnya dalam dunia pendidikan anak dan pemenuhan hak  dasar anak. Semoga dengan adanya sekolah alam ini dapat memberikan motivasi yang lebih baik lagi dan dapat terus mendukung dunia pendidikan anak Indonesia. (don)


Share:

Minggu, 24 Juli 2022

Ustad Firdaus Fadwa : Perlunya Pemahaman Hidup Sehat Rosulullah Kepada Santri Sejak Dini


PATIMPUS.COM - Enterpreneur dan Motivator Bisnis Herbal Ustad Firdaus Fadwa memberikan presentasi motivasi untuk mengedukasi tentang Ilmu Attibunnabawi (konsep kedokteran dan pola hidup sehat nabi) serta cara bisnis nabi Muhammad Saw kepada santriwan - santriwati Tsanawiyah dan Aliyah Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darul Hikmah Jalan Pelajar Medan, Sabtu (23/7/2022).

Firdaus mengatakan bahwa dirinya diminta mengisi presentasi pada Acara Pekan Perkenalan Santri Baru di Ponpes tersebut untuk mengedukasi para santri-santri dan memberikan pemahaman Konsep Pengobatan dan Kesehatan ala Nabi sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan keseharian dan terbentuk juga karakter yang baik dan sehat para santri.

"Yah alhamdulillah, saya diamanahkan untuk memotivasi dan memberikan edukasi agar terbentuk karakter dan pemahaman kepada para santri tentang Attibunnabawi yaitu konsep sehat ala Nabi Muhammd Saw," ujar Firdaus.

Pengusaha herbal dari Halal Network International (HNI) ini juga mengedukasi tentang pola bisnisnya nabi Muhammad.

"Jadi selain memberikan edukasi Ilmu Attibunnabawi yaitu pengobatan dan cara hidup sehat nya Rosul, saya tadi juga mengedukasi mereka untuk mempelajari cara Nabi Muhammad berbisnis atau berdagang," ujar Ustad Firdaus.

Pada kesempatan tersebut pemilik Bussiness Center HNI Medan 1 di Gaperta mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pihak ponpes, telah mengundang dan memberikan kesempatan pada dirinya untuk menebar kebaikan.


Firdaus yang juga maju sebagai Bakal Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap dengan motivasi dan edukasi yang disampaikannya bisa bermanfaat bagi para santri sehingga dapat menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan dan memahami produk-produk yang halal dan Thoyyib, serta mampu menerapkan ilmu pengobatan Attibunnabawi sehingga lahir generasi yang mampu mengobati diri sendiri, keluarga dan orang lain.

Selain itu, dia juga berharap para santri juga bisa mencontoh cara nabi berbisnis (berniaga) sehingga generasi dari Ponpes Darul Hikmah bisa mandiri dan menjadi pengusaha muslim yang peduli untuk membantu sesama dari penghasilan usahanya.

Sementara itu Asbin dari pengurus pesantren tersebut, mengucapkan terimaksih kepada Ustad Firdaus Fadwa atas motivasi dan edukasi yang telah diberikan kepada santri mereka.

"Terimaksih kepada ustad Firdaus Fadwa atas ilmu, motivasi dan edukasinya kepada santri Kami. InsaAllah kelak dapat dipraktekkan mereka dan bermanfaat bagi mereka," ujar Asbin sembari menutup acara perkenalan siswa baru tersebut. (son)

Share:

Sabtu, 23 Juli 2022

Besi Pagar Dicuri Botot, Siswa SD Sei Mati Terancam Masuk Jurang


PATIMPUS.COM - Keselamatan para siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Jalan Brigjend Katamso, Gang Balai Desa, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, menjadi terancam.

Pasalnya, besi pagar pembatas anak Sungai Batuan yang berada di depan gedung sekolah tersebut hilang diduga akibat dicuri oleh para pencari barang bekas alias tukang botot.

Pantauan wartawan terlihat pagar tersebut sengaja dirusak untuk diambil besinya.

Menurut keterangan Fatimah Gabena Harahap SSos selaku Lurah Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun, menjelaskan sebelumnya ada pagar pembatas besi, tetapi lambat laun habis dibongkari botot.

Lurah mengatakan, tak hanya pagar pembatas yang hilang, bahkan pagar di kantor lurah pun ikut disikat botot. Namun dirinya mengakui pihaknya tidak mungkin selalu bisa menjaga besi yang hilang itu.

"Yah gimana ya. Dulunya pagar besi pembatas memang ada cuma habis, orang sudah dibongkari botot macam mana bisa kita menjaga itu ya kan, apa yang kita buat disitu pun habis dan itu pun juga hilang pagar kami," jelas Fatimah saat dikonfirmasi di kantornya Jumat 22/7/2022).

Lurah Fatimah mengatakan bahwa pihaknya akan coba berkoordinasi dengan atasannya dan pihak terkait untuk memasang kembali pagar pembatas tersebut. Namun kemungkinan akan dilaksanakan pada anggaran tahun depan.

"Untuk saat ini belum bisalah kita buat, kemungkinan tahun depanlah itu paling. Nanti akan kita coba koordinasikan dulu ke atas dan juga dinas terkait," lanjutnya.

Sementara itu Fefri warga setempat, mengatakan dirinya sangat khawatir dua anaknya yang bersekolah di salah satu SD tersebut terperosok ke dalam jurang.

Fefri berharap jurang yang curam dan membahayakan anak-anak tersebut perlu mendapat perhatian dari pemerintah dengan segera dibuat pagar pembatas yang kokoh sebelum timbulnya korban.

"Jurang itu tanpa pagar pembatas sangat berbahaya khususnya bagi anak-anak sekolah disini. Pagar pembatas tersebut seperti diabaikan perlu dapat perhatian pemerintah. Saya dan beberapa orang tua lainnya berharap agar dapat dibuat pagar pembatas yang yang baru dan kokoh, jangan tunggu ada korban dulu baru dibuat," kata Fefri yang tinggal tak jauh dari sekolah tersebut. 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Afdal Tanjung yang anaknya juga bersekolah di salah satu SDN tersebut. Ia mengatakan bahwa jurang tersebut sangat berbahaya bagi anak-anak sekolah dan juga warga yang melintas disana dan memarkirkan keretanya di pinggir jurang untuk mengantar jemput anaknya. 

"Iya itu sangat bahaya buat anak-anak sekolah dan kendaraan orang tua yang terparkir disitu. Terutama buat anak-anak ini harus jadi perhatian pemerintah Kota Medan khusus pihak kelurahan setempat. masak udh tau pura-pura tidak tau diwilayahnya tidak ada pagar pembatas dekat jurang yang ada aliran sungai kecil dibawahnya," ujar Afdal, warga Kampung Aur. (son)

Share:

Senin, 04 Juli 2022

IKMA Sergai Diharapkan Hindari Investasi Bodong


PATIMPUS.COM - Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa (IKMA) Serdang Bedagai di Ruang Kuliah Umum (RKU) kampus Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Nangroe Aceh Darussalam berjalan dengan lancar, Senin (4/7/2022). 

Sosialisasi ini dihadiri oleh dosen-dosen dari Universitas Malikussaleh yaitu Dr Adnan SE MSi, Likdanawati SE MSi, Hamdiah SE MSi, Irada Sinta SE MSi dan dihadiri oleh 50 mahasiswa dan mahasiswi dari IKMA Sergai.

Kemudian disampaikan oleh para pemateri yang sangat luar biasa yaitu Bapak Dr Rico Nur Ilham SE MM RSA CPRM selaku Kepala Lab Investasi dan Pasar Modal Universitas Malikussaleh dan Bapak Fauzaturrahman selaku Branch Representative Phintraco Sekuritas Aceh. 

"Semoga dengan adanya sosialisasi ini kita dapat memahami dan membedakan mana investasi yang memang layak untuk kita jalankan (legal) dan mana investasi yang tidak legal  dalam arti tidak di awasin dalam OJK. Maka dari itu diharapkan untuk teman-teman mendengarkan dan menyimak sosialisasi hari ini. Semoga sosialisasi hari ini menambah wawasan kita mengenai Investasi," ucap Fadli selaku ketua panitia. 

Selain itu Rizki Shubhan Nasution selaku Ketua Umum IKMA Sergai berharap kepada pengurus setelah mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema "sosialisasi menghindari investasi bodong", agar bisa mengenal dan mengetahui apa itu investasi dan bisa mengetahui apa saja investasi yang legal dan ilegal yang disampaikan pemateri pada sosialisasi kali ini.

"Setelah kegiatan ini berlangsung saya harap kepada kawan-kawan bisa mengimplementasikan apa yang didapat di sosialisasi ini ke masyarakat sekitar," pintanya.

Penyelenggaraan kegiatan ini ditujukan untuk memberikan sosialisasi kepada IKMA Sergai dikarenakan meningkatnya kasus penipuan pada Investasi Bodong yang juga viral pada tahun 2022. (sar)

Share:

Jumat, 10 Juni 2022

2 Siswa SDN 060898 Sei Mati Ikut Gebyar Pendidikan Nasional


PATIMPUS.COM - Dinas Pendidikan Kota Medan mengadakan rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka Gebyar Hari Pendidikan Tahun 2022 di Royal Condominium Hotel, Jalan Palang Merah Medan, Jumat (10/6/2022).

Adapun perlombaan yang diadakan adalah baca puisi tingkat SD fan SMP, tari kreasi daerah tingkat PAUD, SD dan SMP.

"Selamat datang para peserta Lomba Baca Puisi Gebyar Pendidikan Nasional Kecamatan Medan Maimun tahun 2022 Tingkat SD SMP," ujar MC saat membuka acara tersebut.

Salah satu peserta adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) O60898 Jalan Brigjend Katamso Gang Balai Desa, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun dengan mengirim 2 siswanya untuk mengikuti lomba baca puisi tingkat SD.

Menurut Drs Inol Siagian selaku guru pembimbing kedua siswa tersebut mengatakan pengiriman 2 orang siswa tersebut untuk mengasah mental keberanian siswa untuk tampil di depan, dan juga ikut menyemarakkan Gebyar Pendidikan Nasional.

"Kita SDN 060898 ikut lomba baca puisi dalam menyemarakkan Gebyar Pendidikan Nasional, kita mengutus 2 Siswa, yaitu Khairul Azzam siswa kelas 5 B dan Nabila Rizky kelas 4. Sekolah kita ikut menyemarakkan kegiatan Gebyar Pendidikan Nasional dan merupakan ajang mengasah talenta, mental dan keberanian siswa kita nantinya," jelas Inol.

Pantauan wartawan di lokasi Lomba Baca Puisi Gebyar Pendidikan Nasional tingkat SD dan SMP tersebut, kegiatan lomba merupakan rangkaian seleksi setiap kecamatan. Bagi siswa yang juara di masing-masing kecamatan akan diikut sertakan dalam Lomba Baca Puisi Kota Medan.

Diakhir kegiatan lomba yang diikuti puluhan siswa dari berbagai SD yang ada di Kecamatan Medan Maimun, salah satu perwakilan dewan juri mengumumkan pemenang hasil lomba.

Juara 1 dimenangkan oleh siswa SD Harapan 1 dan juara kedua serta ketiga dimenangkan oleh siswa SD Global Prima. Pemenang juara berhak mengikuti Lomba Baca Puisi Kota Medan untuk menyemarakkan Gebyar Pendidikan Nasional Kota Medan. (son)

Share:

Jumat, 27 Mei 2022

PKS : Rencana Pemprovsu Bangun 12 Gedung SMAN/SMKN dan Asrama Harus Dikawal


PATIMPUS.COM - Anggota DPRD Sumut Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hendro Susanto menegaskan tentang rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk membangun 12 SMA/SMK Negeri dan asrama sekolah, harus dikawal agar pembangunan tersebut berjalan baik hingga pembangunan selesai tepat sasaran.

“Kita apresiasi rencana Pemprovsu membangun 12 gedung SMA/SMK Negeri, tapi kita minta seluruh stakeholder termasuk aparat penegak hukum untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan gedung sekolah tersebut,” tegas Hendro Susanto kepada wartawan, Rabu (25/5/2022) di Medan.

Menurutnya, rencana 12 gedung SMA/SMK yang akan dibangun tersebut terdiri dari 5 gedung SMA dan 7 SMK di 10 kabupaten/kota, karena masih banyak daerah belum memiliki gedung SMA atau SMK, sehingga para pelajar yang ada didaerah tersebut, harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan sekolah negeri.

Politisi PKS ini menyebutkan secara rinci tentang 12 Gedung SMA/SMK yang akan dibangun Pemprovsu tersebut yakni, SMA Negeri Plus Besitang Langkat (lanjutan). SMA Negeri 1 Batang Serangan Langkat. SMA Negeri 1 Kutambaru Langkat. SMA Negeri 1 Angkola Julu Padangsidempuan. SMK Negeri 1 Batang Lubu Sutan Padang Lawas. SMK Negeri 1 Kualah Hulu L abuhanbatu Utara. SMA Negeri 2 Maniamolo Nias Selatan.

Selanjutnya akan dibangun juga SMK Negeri 1 Pariwisata Panei Simalungun. SMK Negeri Pematang Silima Kuta Pematangsiantar. SMK Negeri 1 Sukabangun Tapanuli Tengah. SMK Negeri Perkebunan Kampung Rakyat Labuhanbatu. SMK Negeri 1 Aek Kuasan Asahan. Bahkan Dinas Pendidikan Sumut juga akan membangun Gedung Asrama SMA Negeri 2 Plus Besitang Langkat.

Terkait hal itu, Hendro yang kini merupakan Anggota Komisi E DPRD Sumut bertugas di Dapil Binjai-Langkat ini dengan tegas meminta semua pihak mengawal dan mengawasi proses tender yang saat ini masih berlangsung, agar diketahui siapa pemenang pelaksanaannya. “Di saat pengerjaan, jangan sampai ada indikasi anggaran yang tidak sesuai, karena sangat merusak tahapan pembangunan menuju Sumut Bermartabat,” ujar Hendro mengingatkan. (son)

Share:

Senin, 14 Maret 2022

Resmi Dilantik, IMTI Sumut Utamakan Pelayanan Ummat


PATIMPUS.COM - Sebanyak 30 Pengurus Ikatan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah Sumatera Utara (IMTI Sumut) resmi dilantik dengan masa bakti 2022-2027 pada Minggu (13/3/2022). 


Pengurus IMTI Sumut tersebut langsung dilantik oleh Dr H Burhanuddin Harahap SAg MPd di Kantor Sekretariat PD Tarbiyah-Perti Jalan Surya Haji Dusun VIII Mawar, Lau Dendang dalam suasana patuh protokol kesehatan.


Dalam sambutannya, Buya Burhanuddin mengatakan, dengan dilantiknya Pengurus IMTI Sumut sebagai salah satu sayapnya Tarbiyah-Perti bersama IPTI (Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiyah) maka diharapkan ke depannya kekuatan ormas Islam yg beridiri sejak tahun 1928 tersebut semakin matang melebarkan sayapnya dalam hal bidang pendidikan, sosial dan agama.


“Mari kita berjuang sungguh-sungguh bersama dan bermanfaat untuk ummat, itulah perjuangan Rasulullah,” ujar Buya Burhanuddin.


Dia juga menyebutkan bahwa ke depannya, target massa Tarbiyah-PERTI di Sumatera Utara (Sumut) bisa mencapai sekira 5.000 orang. Dimana separuhnya, masing-masing 2.500 anggota/kader dan simpatisannya ada di IMTI Sumut dan separuhnya lagi, yaitu 2.500 orang ada di dalam IPTI Sumut bersama IPTI tingkat kabupaten/kota.


Dengan niat dan iktikad baik membangun ormas ini, tegas Buya Burhanuddin lagi, uang bukanlah segalanya, tapi ikhtiar dan istiqomah akan mendatangkan manfaat yang lebih baik buat orang lain.


"Kita dapat memberikan sesuatu manfaat untuk orang lain, insha Allah uang itu akan datang juga untuk kita. Karena rezekipun bisa datang dengan sendirinya,” pungkasnya.


Lanjut Buya dengan mencontohkan, banyak yang bisa dilakukan sembari beramal saleh dan mendapatkan rezeki, yaitu kegiatan keagamaan, apalagi saat memasuki bulan suci Ramadahan nanti, IMTI Sumut bisa mengadakan tempat mengajar agama. Seperti menyediakan tempat mengajar mengaji Alqur’an dan kegaiatan agama yang bermanfaat lainnya. 


“Jadi ini pun bisa menghasilkan, tidak perlu proposal-proposal. Buktikan kepada masyarakat bahwa kita mampu berbuat untuk pelayanan ummat Islam,” ujarnya lagi.


Sementara itu, Ketua IMTI Sumut, Imam Pauzi Siregar didampingi Sekretaris Bahutlan Tanjung dan Bendahara, Isro Hayati Ritonga mengatakan, IMTI Sumut sudah menyusun program jangka pendek, jangka panjang dan menengah yang akan dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan.


"Kita sudah susun program, ada jangka pendek dan menengah, progam jangka pendek diantaranya akan membuat acara pengajian seminggu sekali, belajar Nasyid Al Barjanji dan pelatihan Fardu Kifayah. Sedangkan untuk program menengah kita akan mengadakan pelatihan tahsin bagi kader IMTI Sumut yang belum fasih baca Al-Qur'an," jelas Imam Pauzi.


Selain itu lanjut Imam yang berstatus mahasiswa semester akhir di Sekolah Tinggi Agama Islam AL Hikmah, program jangka panjang IMTI Sumut akan melebarkan sayap dengan membentuk cabang kabupaten dan kota disetiap kampus yag ada di Sumatera Utara. 


Turut hadir dalam acara pelantikan Pengurus IMTI Sumatera Utara ini, diantaranya; Ketua PD Tarbiyah-Perti Sumut, Dr H Burhanuddin SAg MPd yang juga Kepala Sekolah MAN-2 Deliserdang, Bendahara PD Tarbiyah-Perti Sumut, Prof Dr Ir H Hasnudi MS yang juga Dosen USU, dan Pengurus Harian PD Tarbiyah Perti Sumut lainnya, Tengku Abdul Hamid S. Ag dan Dr Habibi Siregar serta Ketua IPTI Sumut, Drs Khairul Muslim, MD diwakili Sekretaris IPTI Sumut Muhammad Ikhwan SKom. (son)

Share:

Selasa, 18 Januari 2022

Lepas Mahasiswa Sumut ke Mesir, Edy Rahmayadi : Catat Nomor Hp Saya


PATIMPUS.COM - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berpesan agar anak-anak Sumut yang kuliah di luar negeri, khususnya di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, harus berhasil menyelesaikan pendidikannya dan jangan sampai gagal. Sehingga kelak dapat berkontribusi membangun daerah ini. 


Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat melepas keberangkatan 59 anak Sumut untuk kuliah di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Senin (17/1/2022), di Masjid Gubernur, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan. 


Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengatakan, apabila mengalami kesulitan, para mahasiswa yang kuliah di Kairo tersebut dapat meminta tolong kepada dirinya. Sebab, Gubernur paham, bahwa kehidupan di luar negeri sebagai mahasiswa tersebut tidaklah mudah. 


"Anda catat nomor hp saya, jika Anda kesulitan di sana. Jangan sampai Anda gagal dalam studi. Menuntut ilmu sulit, nggak ada menuntut ilmu gampang," kata Edy Rahmayadi.


Edy juga berpesan kepada para mahasiswa tersebut agar memiliki cita-cita yang besar. Namun meski begitu keberhasilan cita-cita tergantung upaya yang dilakukan. "Pastikan Anda punya cita-cita yang baik," katanya.


Edy mengharapkan agar seluruh anak-anak Sumut yang belajar di Azhar Kairo dapat berhasil. Sehingga dapat berkontribusi bagi Sumut, khususnya di bidang keagamaan. "Yakinkan Anda berhasil, Anda saya tunggu di Sumut," ujarnya.


Wakil Ketua Umum Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia Sumut Zainal Arifin berpesan kepada para mahasiswa untuk senantiasa membaca buku. Karena buku sangat penting untuk mendapatkan ilmu.


“Anda akan menjadi ulama di Sumut, ilmunya harus ada, ulama kalau tak punya ilmu bukan ulama,” kata Zainal.


Zainal juga meminta para mahasiswa untuk meniatkan diri belajar, bukan hanya karena gelar. Melainkan juga untuk mencari ilmu dan menerapkan ilmu. 


“Niatnya dengan Nama Mu Ya Allah, mudahkan aku belajar, mudahkan aku melangkah, lepaskan hatiku untuk meninggalkan Indonesia dan kembali pulang menjadi ulama, untuk Mu Ya Allah, bukan untuk gelar, untuk mencari ilmu, kemudian menerapkan ilmu,” kata Zainal.


Sekjen Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Indonesia Sumut Asril Pohan menyampaikan ada 500 mahasiswa asal Sumut yang saat ini sedang menempuh studi di Mesir. Dari total jumlah tersebut, mahasiswa S1 mendominasi, disusul S2 dan kemudian S3.


OIAA Sumut juga mengapresiasi berbagai bantuan yang telah diberikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, khususnya untuk mahasiswa yang belajar di Kairo Mesir. Menurutnya kolaborasi semua pihak terkait sangat diperlukan guna mencapai tujuan yang telah dicita citakan.


Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumut Asren Nasution. (*)

Share:

Rabu, 29 Desember 2021

Muhammadiyah Terima Sertipikat Tanah Seluas 21,8 Ha di Desa Sentis Deliserdang


PATIMPUS.COM - Pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN Sofyan A Djalil menyerahkan sertipikat tanah seluas 21,8 hektar di Desa Sentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (28/12/2021) kemarin. 

Sertipikat tanah asal HGU PTPN II itu, direncanakan menjadi lahan Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Sesuai perkembangan UMSU yang demikian pesat maka Kampus milik Muhammadiyah yang kini terakreditasi A itu membutuhkan lahan yang luas untuk rencana pembangunan kampus terpadu. Lahan seluas 21,8 hektar itu kini dijadikan lahan pertanian untuk mahasiswa.

Berbagai jenis tanaman kini tumbuh di sana sebagai praktik siswa. Di lahan itu juga direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan agro-wisata untuk warga Kota Medan sekitarnya.

Pengrusan pembebasan lahan milik PTPN II  sudah dimulai sejak tahun 2000-2021 memang berlangsung alot karena di atas lahan itu sempat berdiam banyak penggarap. Penggarap yang tentu saja enggan keluar harus dimediasi oleh Muhammadiyah melalui UMSU dan akhirnya semua proses selesai. Kemudian pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN mengeluarkan sertipikatnya.

Sertipikat diterima Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti dari Menteri ATR/BPN Sofyan A. Djalil di Kantor Gubernur Sumatera Utara. Hadir pada penerimaan sertipikat itu, Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani MAP dan beberapa pejabat Muhammadiyah lainnya.

“Alhamdulillah, sertifikat tanah untuk Muhammadiyah seluas 21,8 ha akhirnya dapat diserahkan,” ujar Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Prof Abdul Mu’ti, Rabu (29/12). Abdul Mu’ti mengaku bersyukur lantaran perjuangan memperoleh sertifikat tanah milik rakyat dan Muhammadiyah itu cukup panjang dari rezim ke rezim.

Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil sebelumnya mengklaim satu per satu masalah tanah yang ada di Provinsi Sumatera Utara dapat terselesaikan.

Dalam pandangan Mu’ti, implementasi penyerahan sertifikat tanah itu berkat peran dari Forkum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).

Setelah acara penyerahan sertipikat tanah untuk Muhammadiyah dan beberapa pihak lainnya, Menteri ATR/BPN Sofyan A. Djalil menyampaikankuliah umum di depan ratusan civitas academica UMSU. Kuliah Umum yang berlangsung di Auditorium Kampus Utama UMSU, Jl Mukhtar Basri itu mengambil tajuk ” Pendidikan Karakter Berkeunggulan (Tantangan Era Industrri 4.0)” (*)

Share:

Muhammadiyah Peroleh Izin Operasional Sekolah di Australia


PATIMPUS.COM - Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah memperoleh izin operasional sekolah Muhammadiyah di Australia dengan nama Muhammadiyah Australia College (MAC) di 1-3 Killarney Drive Melton Victoria Australia.


Izin operasional sekolah  dari Pemerintah Australia diperoleh melalui Victorian Registration and Qualifications Authority (VRQA) Department Education Victoria pada 21 Desember 2021, kemarin.


Demikian tangkapan layar dari FB Haedar Nashir Ketua Umum PP Muhammadiyah, Rabu (29-12-2021). Sesuai izin yang diterbitkan oleh VRQA Department Education Victoria, MAC adalah sekolah dengan jenis Primary/Co-educational, yaitu dari jenjang taman kanak-kanak sampai ekolah dasar.


Pendirian MAC melengkapi babak baru komitmen Muhammadiyah untuk membangun peradaban bersama yang mencerahkan di bawah panji Islam Berkemajuan yang berwawasan raḥmatan lil-‘ālamīn di dunia internasional melalui program internasionalisasi Muhammadiyah.


Pendirian MAC ini dimaksudkan sebagai perluasan gerakan mencerdaskan kehidupan bangsa dan pengembangan pendidikan di ranah global yang berfungsi strategis mewujudkan kemajuan dan persatuan antarbangsa. (*)

Share:

Kamis, 23 Desember 2021

Cegah Makanan Haram, UMSU Buka Pusat Halal Center



PATIMPUS.COM - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) membuka Halal Center untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sumatera Utara, baru-baru ini di Aula Fakultas Agama Islam kampus tersebut, Jalan Mukhtar Basri.

"Halal Center UMSU untuk melindungi umat Islam terhadap produk-produk non halal dan kehalalannya masih diragukan," ungkap Dr Muhammad Arifin SH MHum, Wakil Rektor I UMSU, dalam sambutannya usai meresmikan Halal Center UMSU.

Sebelum lounching, UMSU melaksanakan Webinar Halal dengan topik "Membangun Kesadarab dan Komitmen Masyarakat Terhadap Kewajiban Produk Makanan Halal di Sumatera Utara".

Halal Center UMSU ini dibentuk berdasarkan surat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 205/1.0/A/2020, yang bertujuan membantu UMKM untuk menghasilkan produk halal melalui pendampingan, pelatihan, pembinaan, riset dan audit terhadap jaminan produk halal (JPH) pada UMKM. 

Dr Muhammad Arifin SH MHum sangat mengapresiasi langkah UMSU dalam mewujudkan pusat makanan halal untuk melindungi umat Islam dari makanan non halal.

Menurutnya produk-produk yang akan dikonsumsi oleh umat Islam harus halal zatnya, halal cara mendapatkannya, dan halal cara memprosesnya seperti yang disyariatkan dalam Islam.  

Sementara Ketua Halal Center UMSU, Dr Ir Desi Ardilla MSi, mengatakan langkah strategis penguatan ekosistem industri halal nasional dapat dilakukan dengan penguatan regulasi, peningkatan preferensi halal, pengembangan riset bahan-bahan pengganti non halal dan awareness masyarakat.

"Strategi lainnya adalah  menciptakan Kawasan Industri Halal (KIH), menciptakan UMKM unggul, serta mewujudkan hubungan internasional dalam produksi dan perdagangan produk halal dunia. UMKM yang telah memenuhi persyaratan serta lulus audit dapat mengajukan self declare," sebutnya.

Hadir sebagai pemateri dalam acara Webinar Halal adalah Ir HM Nadratuzzaman Hosen PhD yang menjabat sebagai Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Acara webinar juga diiukuti oleh Ketua Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, seluruh Ketua Cabang Muhammadiyah Sumatera Utara, seluruh cabang dan ranting A’isyiyah Sumatera utara, dan pelaku UMKM. (*)

Share:

Sabtu, 11 Desember 2021

STIK-P Wisuda Sarjana Angkatan XXX


PATIMPUS.COM - Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi "Pembangunan" (STIK-P) Medan resmi menamatkan 21 lulusan terbaik pada Wisuda Sarjana Angkatan XXX Tahun Akademik 2020/2021 di Hotel Hermes Palace, Jalan Pemuda Medan, Sabtu (11/12).

Ketua STIK-P Medan, Dr H Sakhyan Asmara MSP, berpesan agar para lulusan benar-benar dapat mengaplikasikan ilmunya di tengah-tengah masyarakat dengan tetap menjaga integritas dan reputasi almamater yang dilambangkan pada selempang yang dikalungkan kepada diri mereka.

“Sehingga para lulusan STIK-P Medan ini benar-benar menjadi kebanggaan almamater dan menjadi contoh tauladan bagi adik-adiknya yang saat ini masih dalam proses belajar di kampus,” pinta Sakhyan dalam pidatonya.

"Saudara-saudara adalah sarjana komunikasi, untuk itu performance saudara sebagai kaum intelektual harus mampu membangun citra positif diri dan almamater," tambahnya.

Mantan Deputi Kemenpora ini juga meminta agar para wisudawan dapat menjadikan komunikasi sebagai ilmu yang mampu menjadi solusi dalam mendapatkan kepastian informasi di era digitalisasi sekarang ini.

"Di sinilah letak pentingnya posisi saudara sebagai sarjana komunikasi agar dapat memainkan peran mengedukasi masyarakat, setidaknya anggota masyarakat di sekeliling saudara dapat mengenal dan menyikapi informasi hoax secara arif dan bijaksana. Alhasil, potensi konflik yang ditimbulkan dari informasi tersebut dapat dieliminir sekecil mungkin," katanya.

Ketua Yayasan Pendidikan Ani Idrus (YPAI) yang diwakili dr Hj Rayati Syafrin berpesan agar ilmu yang didapat para lulusan di STIK-P selama berkuliah dapat menjadi modal mencapai cita-cita dengan terjun ke masyarakat.

"Belajar itu penting, tidak mengenal waktu dan tempat, maka teruslah belajar, walaupun saudara tidak lagi berada di kampus STIK-P. Pembelajaran yang jauh lebih paripurna sesungguhnya ada di tengah-tengah masyarakat kita yang beragam," tegas Pemimpin Umum Harian Waspada itu.

Mewakili LLDIKTI Wilayah I Sumut, Dra Faizah Johan MSi mengatakan bahwa STIK-P Medan memberikan gambaran bahwa mereka telah melakukan proses akademik yang baik dengan mengikuti dan menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi.

"Capaian kinerja dan reputasi STIK-P Medan telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan anak bangsa dan terutama dalam pemenuhan indikator kinerja LLDIKTI Wilayah I Sumut. Selamat kepada wisudawan dan wisudawati STIK-P Medan," pungkasnya. 

Tahun ini, dua lulusan terbaik disandang oleh Dwi Icha Fadillah (PR) dengan IPK 3,80 dan Sekar Nasly Bani Putri (Ilmu Jurnalistik) yang meraih IPK 3,66. (son)

Share:

Senin, 29 November 2021

Sambut Kuliah Tatap Muka, FEBI UINSU Gelar Vaksinasi Covid-19


PATIMPUS.COM - Civitas Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FEBI UINSU) menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 pada Senin (29/11/2021).

Bekerja sama dengan Puskesmas Pantai Labu, vaksinasi tersebut guna memenuhi kebutuhan dan menyambut baik kuliah tatap muka yang akan dilaksanakan pada semester genap nanti.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan aula Kampus UINSU tersebut disambut baik oleh mahasiswa, dosen serta tenaga kerja yang ada di lingkungan kampus UINSU.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI UINSU, Royhan Ali Hasyim Hutapea menjelaskan kepada wartawan, saat ini untuk dosis vaksin tahap pertama Puskesmas Pantai Labu menyediakan 1000 vaksin Pfizer dengan dibantu oleh tenaga kesehatan puskesmas Pantai Labu. 

Royhan menjelaskan lebih lanjut, kegiatan vaksin tersebut diikuti oleh 800 peserta terdiri dari mahasiswa, dosen dan tenaga kerja yang ada di lingkungan Kampus UINSU guna memenuhi dan menindaklanjuti persyaratan untuk kuliah tatap muka.

"Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar dan tertib, dengan 1000 vaksin Pfizer, peserta yang hadir 800 orang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kerja UINSU dan juga sebagai syarat untuk memenuhi dan menindak lanjuti kuliah tatap muka di semester genap," jelas Royhan.

Diakhir acara Royhan juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada peserta yang begitu antusias, dan ia juga mengapresiasi dukungan dan support dari dekan FEBI UINSU dr Muhammad Yafiz MAg dan jajaran sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan lancar. 

"Kami mengapresiasi dukungan support dari Dekan FEBI UINSU dr. Muhammad yafiz MAg beserta jajaran, dan rasa terimakasih juga kami sampaikan kepada jajaran organisasi mahasiswa yang ikut terlibat kegiatan ini, juga terimaksih kami kepada Camat Kecamatan Pantai Labu dan tenaga kesehatan puskesmas," sebut Royhan seraya berharap semoga dengan semakin banyak mahasiswa dosen dan tenaga kerja lingkungan UINSU yang telah divaksin nantinya kita dapat segera melakukan kuliah tatap muka. (son)

Share:

Selasa, 26 Oktober 2021

SMAN 14 Medan Harus Bebas Dari Asap Rokok


PATIMPUS.COM - Sarana pendidikan adalah salah satu dari 7 Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Namun tidak dipungkiri sarana pendidikan masih belum  bebas dari asap rokok. 

Hal tersebut terungkap dalam diskusi bersama siswa SMA Negeri 14 Medan melalui zoom meeting yang diselenggarakan oleh Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) bekerjasama dengan Nort Sumatera Youth Tobaco Control Movemen (NSYTCM), Sabtu (23/10/21)

Diakui siswa SMA Negeri 14 Medan bahwa sekolah mereka sudah menerapkan KTR, di Sekolah ada spanduk yang bertuliskan KTR. Akan tetapi diakui di sekitar sekolah masih ada warung penjual rokok, masih ada spanduk iklan rokok serta masih ada orangtua yang mengantar siswa tetapi merokok di pintu gerbang.

Koordinator Program Tobaco Control YPI Elisabeth mengatakan bahwa kawasan bebas rokok tak hanya bebas dari orang merokok saja, tetapi sebenarnya termasuk larangan jual beli rokok dan iklan sponsor rokok di seputaran sekolah.

"Sosialisasi bahaya asap rokok dan penerapan Perda KTR Pemko Medan akan terus digaungkan YPI untuk menyelamatkan kesehatan anak dari zat beracun pada rokok. Sebab, saat ini prevalensi perokok anak dari tahun ke tahun mengalami peningkatan," sebut Elisabeth.

Diskusi kali ini sekaligus untuk mengajak anak SMA Negeri 14 untuk ikut  ambil andil sebagai agen perubahan atau menjadi pemuda penggerak.

Zulkadri salah seorang narasumber yang merupakan alumni SMA 14 Medan ini juga menambahkan bahwa anak dan remaja adalah target bagi perusahaan rokok. Itu sebabnya, remaja harus berani menjadi agen perubahan dan mengajak orang lain pula.

"Kakak percaya, adik-adik OSIS yang hadir ini adalah orang yang kritis. Harus berani mengatakan yang sebenarnya," kata Zulkadri.

Dalam kesempatan ini, moderator acara Khairul Sipahutar memperkenalkan aplikasi pantau KTR. Sebuah cara untuk memperkuat implementadi Perda KTR di Kota Medan. 

Data terakhir Kementrian kesehatan prevalensi perokok anak mencapai 9%. Para OSIS yang hadir dalam zoom meeting antusias bertanya.

"Saya pernah disuruh orang tua membeli rokok,  tapi saya nggak menolak, karena takut durhaka," ujar Rivai.

Siswa lainnya, Rafli juga meminta saran, bagaimana caranya menolak ajakan teman untuk merokok. Narasumber menjawab, agar tidak perlu takut  menolak, kuatkan komitmen dan bila perlu bisa mengajak ke arah yang lebih baik. Karena rokok sangat berbahaya bagi pelajar salah satunya bisa menurunkan motivasi belajar.

Share:

Info TNI-Polri

Olahraga

Bencana Alam

Nasional

Kasus Korupsi

Internasional

Ekonomi

Peristiwa

Kriminal

Sekitar Sumut

Kesehatan

PatimpusTV

Dukung Kami

Label

Arsip Blog

Jangan Klik

Info Kuliner

Info Selebritis

Apa Cari?

Religi

Visitor

Artikel

Pendidikan

Politik

Cuci Mata

Jangan Lihat